“`html
Notifikasi Ponsel: Biang Kerok Distraksi yang Mengganggu Fokus
Pernahkah Anda merasa sangat sulit untuk berkonsentrasi saat mengerjakan tugas penting? Satu bunyi notifikasi dari ponsel sering kali cukup untuk mengalihkan perhatian kita. Ketika kita berusaha menyelesaikan pekerjaan, berbincang dengan teman, atau bahkan saat bersantai, ponsel kita menginterupsi dengan deretan notifikasi yang tak ada habisnya.
Notifikasi tersebut bisa berasal dari berbagai sumber, mulai dari aplikasi pesan instan, pengingat sistem, hingga pemberitahuan yang sebenarnya tidak mendesak. Semua itu saling berebut perhatian kita, dan secara perlahan menggerus kemampuan fokus yang kita miliki. Tanpa kita sadari, kebiasaan ini menjadikan aktivitas yang tampaknya sederhana menjadi lebih melelahkan dan pekerjaan pun terasa lebih sulit untuk diselesaikan.
Gangguan yang Menguras Energi Mental
Banjir notifikasi di era digital saat ini menjadi salah satu sumber gangguan terbesar. Seperti yang dilaporkan oleh The Guardian, notifikasi yang berasal dari aplikasi kerja, media sosial, hingga sistem operasi terus-menerus mengganggu aktivitas penting kita, baik saat bekerja maupun saat bersosialisasi.
Gangguan sekecil apapun, baik berupa bunyi atau pop-up notifikasi, memaksa otak kita untuk berpindah perhatian. Hal ini bisa memecah alur pikir dan membuat kita sulit untuk kembali ke tingkat konsentrasi awal. Menurut Sophie Leroy, seorang peneliti gangguan kerja dari University of Washington, setiap kali perhatian kita beralih, ada biaya kognitif yang harus kita bayar.
Menariknya, notifikasi yang tidak segera kita buka juga tetap menguras energi mental karena menimbulkan rasa penasaran dan ketidakpastian. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan singkat ini dapat menurunkan kualitas keputusan dan produktivitas kita. Bahkan, hal ini dapat memperpanjang waktu yang kita perlukan untuk menyelesaikan tugas, karena kita terus-menerus terputus dari fokus yang seharusnya.
Dampak pada Kesehatan Mental dan Sosial
Dampak dari notifikasi tidak hanya terbatas pada produktivitas. Gangguan ini juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sosial kita. Kebiasaan untuk merespons notifikasi secara refleks membuat kita sulit untuk hadir sepenuhnya dalam momen yang kita jalani bersama orang lain. Hal ini pada gilirannya dapat meningkatkan stres dan menurunkan kepuasan hidup kita.
Melindungi Konsentrasi dengan Kesadaran
Meskipun notifikasi tidak merusak kemampuan konsentrasi kita secara permanen, kita perlu secara sadar melindungi perhatian kita. Ada beberapa langkah yang dapat kita ambil untuk mengatasi masalah ini:
- Batasi Notifikasi: Tentukan notifikasi mana yang benar-benar penting dan matikan yang tidak perlu.
- Gunakan Mode Fokus: Manfaatkan fitur mode fokus atau mode tidak mengganggu pada ponsel Anda saat sedang bekerja atau bersantai.
- Pilih Waktu dan Cara Merespons: Bangun kebiasaan untuk memilih kapan dan bagaimana Anda akan merespons gangguan digital.
Dengan langkah-langkah ini, kita dapat mengurangi distraksi dari notifikasi ponsel dan meningkatkan konsentrasi serta kualitas hidup kita secara keseluruhan.
Bergabunglah dengan kami untuk mendapatkan berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Anda bisa mengklik tautan untuk bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/01/16/16350017/sering-terdistraksi-notifikasi-ponsel-bisa-jadi-biang-keroknya
“`

