Asus Hentikan Produksi Kartu Grafis RTX 5070 Ti Akibat Krisis RAM
Asus, salah satu produsen perangkat keras terkemuka, telah mengumumkan penghentian produksi kartu grafis GeForce RTX 5070 Ti. Keputusan ini terungkap melalui saluran YouTube Hardware Unboxed yang mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak Asus. Menurut informasi tersebut, model RTX 5070 Ti kini telah memasuki status akhir produksi atau end-of-life.
Pembatalan produksi ini juga berdampak pada model RTX 5060 Ti dengan kapasitas 16GB yang juga diproduksi oleh Asus. Sejumlah pengecer di Australia melaporkan kesulitan dalam mendapatkan stok untuk kedua produk ini dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai ketersediaan kartu grafis tersebut di pasaran.
Menanggapi berita tersebut, Nvidia, sebagai penyedia chip GPU, menyatakan bahwa proses produksi chip untuk RTX 5070 Ti masih berjalan. Ben Berraondo, Direktur Global Public Relations GeForce Nvidia, mengungkapkan bahwa permintaan untuk GPU saat ini sangat tinggi, namun pasokan memori masih mengalami tekanan. Ia menegaskan, “Permintaan GeForce RTX sangat kuat dan pasokan memori sedang tertekan. Kami tetap mengirim seluruh SKU GeForce dan bekerja sama dengan pemasok untuk memaksimalkan ketersediaan memori.”
Penghentian produksi oleh Asus ini menjadi perhatian karena mencerminkan tantangan yang sedang dihadapi dalam industri perangkat keras. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa keputusan ini hanya berlaku untuk Asus dan tidak memengaruhi semua mitra manufaktur Nvidia. Hardware Unboxed menegaskan bahwa ketersediaan pasokan bagi mitra AIB (add-in-board) menjadi faktor kunci dalam kelanjutan produksi. Dalam hal ini, Asus dinilai tidak mendapatkan pasokan yang cukup untuk mempertahankan lini produknya.
Dari sisi lain, tidak semua produsen mengalami masalah yang sama. PNY, misalnya, telah memastikan bahwa kartu grafis RTX 5070 Ti versi Dual-Slot Slim (DSS) akan tetap sesuai jadwal dan dijadwalkan untuk mulai dikirim pada bulan Februari mendatang. Produk ini akan tersedia di berbagai pengecer besar seperti Best Buy, Micro Center, dan Amazon, memberikan harapan bagi para penggemar yang menantikan kehadiran kartu grafis terbaru.
Kondisi krisis pasokan ini tidak terlepas dari masalah yang lebih luas dalam industri memori global. Christopher Moore, Wakil Presiden Micron untuk pemasaran bisnis mobile dan klien, menjelaskan bahwa produsen saat ini sedang berupaya untuk menyederhanakan variasi produk demi memaksimalkan output. Hal ini disebabkan perubahan kapasitas memori, seperti peningkatan dari 12GB menjadi 16GB atau 24GB, yang dapat berdampak negatif pada volume produksi secara keseluruhan.
Di tengah tantangan ini, para pengguna dan penggemar kartu grafis harus bersabar menghadapi situasi yang tidak menentu. Meskipun ada beberapa produsen yang tetap dapat menyediakan produk mereka, situasi pasokan yang terbatas ini dapat menyebabkan harga yang lebih tinggi dan waktu tunggu yang lebih lama untuk mendapatkan perangkat yang diinginkan.
Seiring berjalannya waktu, kita dapat berharap bahwa industri akan menemukan solusi untuk mengatasi krisis ini. Namun, bagi Asus, keputusan untuk menghentikan produksi RTX 5070 Ti dan RTX 5060 Ti menunjukkan bahwa mereka harus beradaptasi dengan realitas pasar saat ini, di mana pasokan memori menjadi faktor yang sangat krusial.
Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8310823/asus-setop-produksi-rtx-5070-ti-gegara-krisis-ram

