Microsoft Rilis Patch Darurat Setelah Masalah Pada Windows
KOMPAS.com – Belum lama ini, Microsoft mengeluarkan pembaruan darurat yang dikenal sebagai out-of-band (OOB) update untuk sistem operasi Windows. Keputusan ini diambil setelah munculnya sejumlah masalah serius yang dialami pengguna setelah pembaruan keamanan Januari 2026 diluncurkan pada 11 Januari lalu.
Di antara berbagai masalah yang teridentifikasi, kegagalan login pada fitur Remote Desktop menjadi keluhan yang paling banyak disuarakan oleh pengguna. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengendalikan komputer dari perangkat lain melalui jaringan internet. Microsoft mengonfirmasi bahwa setelah pembaruan keamanan diinstal, banyak pengguna yang mengalami kesulitan saat mencoba masuk ke Remote Desktop.
“Setelah menginstal update keamanan Windows Januari 2026, beberapa pengguna mengalami kegagalan login saat menggunakan Remote Desktop,” kata Microsoft dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman Support Microsoft. Ketika tombol Connect ditekan, proses autentikasi langsung gagal, sehingga sesi tidak dapat dimulai. Masalah ini terjadi pada tahap credential prompt, yang mengakibatkan koneksi ditolak tanpa adanya dampak pada data pengguna.
Selain masalah pada Remote Desktop, terdapat juga bug kedua yang mengganggu pengguna Windows 11 versi 23H2. Pengguna yang mengaktifkan fitur System Guard Secure Launch melaporkan bahwa perintah shutdown atau hibernasi justru menyebabkan perangkat mereka melakukan restart otomatis. Meskipun masalah ini terbilang terbatas, terutama di kalangan pengguna korporat, Microsoft tetap merasa perlu untuk merilis perbaikan khusus.
Untuk menanggulangi kedua masalah ini, Microsoft merilis update darurat pada tanggal 17 Januari 2026. Pembaruan ini tersedia untuk berbagai versi Windows, termasuk Windows 11, Windows Server, dan Windows 10 yang masih terdaftar dalam program Extended Security Updates (ESU) pasca berakhirnya dukungan resmi pada Oktober 2025.
Berbeda dari update rutin yang secara otomatis muncul melalui Windows Update, patch darurat ini memerlukan tindakan manual dari pengguna untuk diunduh. Pengguna bisa mengakses Microsoft Update Catalog untuk mendapatkan file patch darurat tersebut.
Bug Lain yang Masih Menghantui
Tidak hanya dua masalah di atas, Microsoft juga mengakui adanya bug ketiga yang hingga kini belum mendapatkan solusi. Bug ini terjadi pada aplikasi Outlook Classic, yang mengalami crash terutama pada pengguna yang menggunakan akun Post Office Protocol (POP). Setelah pembaruan Januari 2026 terpasang, aplikasi ini mengalami masalah yang membuatnya tidak dapat dibuka, meskipun prosesnya berjalan di latar belakang.
Sebagai solusi sementara, pengguna disarankan untuk membuka Task Manager dan menghentikan proses Outlook.exe secara manual. Namun, hal ini perlu dilakukan setiap kali aplikasi ditutup, yang tentunya cukup merepotkan. Selain itu, pengguna juga melaporkan adanya layar hitam yang muncul sebelum desktop ditampilkan, wallpaper yang tiba-tiba berubah menjadi hitam, serta gangguan pada file desktop.ini yang ada di File Explorer.
Masalah-masalah ini belum secara resmi ditangani oleh pihak Microsoft, dan saat ini pengguna masih harus bersabar menunggu perbaikan yang diharapkan dapat diumumkan dalam waktu dekat. Microsoft terus memantau situasi dan berkomitmen untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh penggunanya.
Dengan berbagai masalah yang muncul, para pengguna diingatkan untuk selalu melakukan backup data penting dan mengikuti perkembangan terbaru dari Microsoft terkait pembaruan yang diperlukan untuk menjaga kinerja perangkat mereka.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/01/19/15030027/windows-mendadak-bermasalah-usai-update-microsoft-rilis-patch-darurat

