Pixel Desktop vs Samsung DeX: Memilih Pengalaman PC Berbasis Ponsel yang Terbaik
Dalam beberapa waktu terakhir, saya telah merasakan pengalaman menarik menggunakan Mode Desktop Pixel yang baru dari Google di ponsel Pixel 10 Pro XL. Rasanya, pengalaman ini memberikan nuansa baru dalam dunia smartphone yang sudah akrab. Namun, Google bukanlah pelopor dalam menggabungkan pengalaman smartphone dan desktop; sejak 2017, pengguna di AS telah menikmati Samsung DeX, yang telah berkembang dengan berbagai fitur baru dan menetapkan standar tinggi bagi sistem baru Google. Lantas, bagaimana kedua platform ini dibandingkan? Mari kita telusuri lebih dalam.
Mempersiapkan Penggunaan: Keterhubungan yang Mudah
Baik Pixel Desktop maupun Samsung DeX menawarkan cara yang sangat mudah untuk memulai. Kedua platform ini mendukung output DisplayPort melalui USB-C, dan Anda dapat dengan mudah menghubungkannya melalui HDMI menggunakan adaptor dongle. Meskipun beberapa model Samsung yang lebih tua menawarkan cara lain untuk terhubung, seperti kabel DeX atau Wireless DeX, Pixel tidak memiliki opsi tersebut. Ponsel yang saya gunakan juga mendukung pengisian daya dan koneksi plug-and-play yang sederhana untuk keyboard dan mouse Bluetooth.
- Kedua platform mendeteksi perangkat Bluetooth, termasuk earbud, saat beralih antara mode.
- Saya juga menghubungkan kartu microSD, USB stick, dan perangkat penyimpanan eksternal USB SSD tanpa masalah.

