MediaSage: Solusi untuk Playlist yang Lebih Personal
MediaSage adalah alat open-source yang menjembatani antara koleksi musik lokal dan kecerdasan buatan dari model bahasa besar (LLM) seperti Gemini. Alat ini memungkinkan pengguna untuk memindai koleksi musik mereka dan meminta AI untuk membuat playlist berdasarkan prompt bahasa alami. Dengan pendekatan ini, MediaSage memberi pengguna kontrol yang lebih besar dibandingkan dengan algoritma yang ada di platform streaming lainnya.
Pengalaman Menggunakan MediaSage
Setelah menginstal MediaSage, penulis merasakan perbedaan yang signifikan. Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan untuk melakukan “Seed Track”. Ketika ia memilih lagu tertentu, MediaSage tidak hanya memberikan daftar lagu berdasarkan genre, tetapi juga melakukan analisis yang lebih mendalam untuk menciptakan playlist yang sesuai dengan energi dan suasana lagu tersebut. Misalnya, ia bisa mendapatkan playlist dengan judul “Neon Pulse Riot” yang menyertakan lagu-lagu yang cocok dengan vibe yang diinginkan, termasuk lagu-lagu dari artis yang kurang dikenal.
Namun, MediaSage juga memiliki keterbatasan. Ketika penulis meminta playlist musik funk Turki, AI tidak dapat memenuhi permintaan tersebut karena keterbatasan koleksi musik yang dimilikinya. Meskipun demikian, MediaSage berhasil menciptakan playlist dengan lagu-lagu funk yang positif dari koleksinya, menunjukkan bahwa meskipun tidak bisa memberikan yang diminta, ia tetap dapat menyesuaikan dengan apa yang tersedia.
Penting untuk dicatat bahwa menggunakan MediaSage membutuhkan sedikit usaha dalam pengaturannya, terutama jika Anda tidak terbiasa dengan teknologi seperti Docker. Namun, bagi mereka yang memiliki server Plex dan koleksi musik yang sudah ada, ini bisa menjadi proyek yang menyenangkan untuk dilakukan di akhir pekan.
Dengan menggunakan MediaSage, penulis merasa kembali mendapatkan kendali atas pengalaman mendengarkan musiknya. Ia bisa mengeksplorasi lagu-lagu yang mungkin terabaikan dan menemukan kembali karya-karya yang sudah lama tidak didengarnya. Ini adalah pengalaman yang tidak bisa diberikan oleh layanan streaming, yang sering kali mengandalkan metadata yang tidak dapat diubah oleh pengguna.
MediaSage menunjukkan bahwa meskipun kita berada di era akses musik yang mendominasi, masih ada ruang untuk interaksi yang lebih mendalam dengan koleksi musik pribadi. Dengan alat ini, penulis merasa bahwa ia bisa mengeksplorasi musiknya dengan cara yang lebih berarti dan sesuai dengan preferensinya.
Sumber: https://www.androidauthority.com/gemini-plex-playlist-spotify-3641124/

