Selasa, Februari 3, 2026
BerandaNewsAT&T dan T-Mobile Dominasi Jaringan Seluler, Apa Kabar Verizon?

AT&T dan T-Mobile Dominasi Jaringan Seluler, Apa Kabar Verizon?

Pergeseran Strategi Jaringan

Selama bertahun-tahun, Verizon dikenal sebagai jaringan terbaik dalam hal jangkauan, penerapan teknologi, dan jumlah pelanggan. Meskipun harganya mahal, banyak pengguna yang bersedia membayar karena reputasinya yang kokoh. Namun, reputasi ini mulai memudar dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor yang berkontribusi pada perubahan ini adalah CEO T-Mobile, John Legere, yang berhasil menarik banyak pelanggan baru dan menggambarkan Verizon serta AT&T sebagai perusahaan yang kehilangan sentuhan dengan kebutuhan konsumen.

Merger T-Mobile dengan Sprint pada tahun 2020 juga menjadi titik balik yang signifikan. Di saat Verizon fokus pada penerapan teknologi mmWave untuk jaringan 5G, yang memungkinkan kecepatan lebih tinggi tetapi dengan jangkauan terbatas, T-Mobile mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memanfaatkan spektrum mid-band 2.5 GHz yang diperoleh dari Sprint, yang memungkinkan mereka untuk menawarkan kecepatan yang lebih baik dengan jangkauan yang lebih luas.

Peluang dan Tantangan di Depan

Seiring berjalannya waktu, Verizon mulai beradaptasi dengan mengalihkan fokusnya dari mmWave ke C-band. Namun, meskipun Verizon berusaha mengejar ketertinggalan, T-Mobile tetap unggul dalam hal ketersediaan 5G, kecepatan, dan persepsi publik. Dengan harga yang tinggi dan layanan pelanggan yang dianggap kurang memuaskan, tidak mengherankan jika pasar mulai bergeser. Di daerah pedesaan, di mana Verizon sebelumnya sangat dominan, T-Mobile kini mulai menguasai banyak pasar.

Memasuki tahun baru, T-Mobile meluncurkan rencana baru yang menawarkan nilai lebih bagi keluarga, sementara AT&T semakin agresif dalam iklan dan memperluas spektrum mereka. Persaingan di pasar jaringan seluler semakin ketat. Sementara AT&T dan T-Mobile terus tumbuh, Verizon justru kehilangan 7.000 pelanggan pascabayar pada kuartal ketiga tahun 2025.

Verizon: Masih Ada Harapan?

Meskipun tampaknya Verizon berada di posisi yang kurang menguntungkan, jangan salah sangka. Meskipun reputasinya merosot, perusahaan ini masih memiliki jumlah pelanggan terbesar di AS dan terus mengembangkan merek prabayar yang menarik. Verizon juga berfokus pada promosi dan tawaran yang menarik, yang membantu mereka mendapatkan tambahan 616.000 pelanggan baru dalam tiga bulan terakhir tahun 2025.

Situasi saat ini memang mengkhawatirkan bagi Verizon, namun mereka tetap berupaya untuk memperbaiki reputasi dan stabilitas pelanggan. Di tengah tantangan ini, Verizon perlu mengambil risiko lebih besar dan berinvestasi dalam infrastruktur jaringan, bukan hanya melakukan pemotongan biaya. Dengan lelang spektrum C-band yang diharapkan akan segera diadakan, ini bisa menjadi peluang penting bagi Verizon untuk meningkatkan layanan 5G mereka.

Di akhir hari, Verizon tidak akan pergi ke mana-mana. Mereka akan tetap menjadi pemain besar di pasar jaringan seluler, meskipun masa depan apakah mereka akan tetap menjadi yang terbesar dalam hal jumlah pelanggan masih belum jelas. Hanya waktu yang akan menentukan apakah mereka dapat mempertahankan basis pelanggan mereka atau jika AT&T dan T-Mobile akan mengambil alih posisi teratas.

Sumber: https://www.androidauthority.com/att-tmobile-rivalry-3623249/

Baca Juga

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular