Rabu, April 1, 2026
BerandaNewsAyaneo Hentikan Produksi Pocket FIT 8Elite Karena Kenaikan Biaya Komponen

Ayaneo Hentikan Produksi Pocket FIT 8Elite Karena Kenaikan Biaya Komponen

Spesifikasi Pocket FIT 8Elite

Bagi para penggemar gadget dan gamer, Pocket FIT 8Elite merupakan konsol game handheld yang menarik. Konsol ini dilengkapi dengan layar LCD 6 inci beresolusi 1080p dengan refresh rate 144Hz, serta baterai berkapasitas 8,000mAh. Pocket FIT ini juga menawarkan pilihan prosesor antara Snapdragon G3 Gen 3 dan Snapdragon 8 Elite, dengan versi terakhir yang kini dihentikan produksinya. Meskipun permintaan untuk chip gaming-oriented G3 tampaknya lebih sedikit, versi tersebut akan tetap tersedia.

Dampak di Pasar Gaming

Namun, bukan hanya Ayaneo yang merasakan dampak dari situasi ini. Pasar gaming secara keseluruhan sedang mengalami kesulitan. Konsol berbasis Windows, Ayaneo NEXT 2, juga terpaksa menghentikan penjualannya. NEXT 2 adalah perangkat yang sangat kuat, mengusung AMD Ryzen AI Max+ 395 (Strix Halo) dengan pilihan RAM 32/64/128GB, kapasitas SSD 1/2TB, serta layar OLED 9.06 inci dengan refresh rate 165Hz dan resolusi 2,400 x 1,504 piksel. Dengan harga yang mencapai $2,000, perangkat ini memang dirancang untuk para gamer serius. Namun, mengingat biaya yang terus meningkat, penjualan perangkat ini tidak lagi berkelanjutan.

Kenaikan Biaya dan Tantangan di Masa Depan

Dalam pengumumannya, Ayaneo menjelaskan bagaimana situasi saat ini sangat tidak menguntungkan. Setelah Tahun Baru Imlek, saat mereka berkomunikasi kembali dengan pemasok untuk mengonfirmasi harga pengadaan komponen penyimpanan terbaru, mereka mendapati bahwa harga telah meningkat beberapa kali lipat dibandingkan sebelum liburan. Situasi ini membuat biaya keseluruhan produk jauh melebihi harga jual yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menghentikan pre-order untuk NEXT 2.

Hal ini menggambarkan betapa sulitnya kondisi yang dihadapi oleh banyak perusahaan di industri ini. Sementara itu, Valve dengan Steam Deck-nya juga mengalami kekurangan stok, dan peluncuran Steam Machine serta Steam Frame VR harus ditunda tanpa kepastian kapan akan dilanjutkan. Bahkan, Intel baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan harga CPU hingga 10%, dan AMD mengikuti langkah yang sama dengan kenaikan harga hingga 15%.

Dengan semua tantangan ini, masa depan perangkat gaming dan konsol handheld tampaknya penuh ketidakpastian. Namun, bagi para penggemar teknologi, tetap menarik untuk menyaksikan bagaimana perusahaan-perusahaan ini akan beradaptasi dengan perubahan pasar dan tantangan yang ada.

Sumber: https://www.gsmarena.com/ayaneo_discontinues_snapdragon_8_elite_based_pocket_fit_console_due_to_rising_costs-news-72163.php

Baca Juga

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular