Rabu, Maret 25, 2026
Beranda blog Halaman 257

Jutaan HP Android Terancam Diretas, Banyak Pengguna Tidak Sadar

0

Risiko Keamanan pada Ponsel Android yang Masih Menggunakan Sistem Lama

Sejumlah besar pengguna ponsel Android di seluruh dunia menghadapi risiko keamanan yang serius. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa banyak perangkat masih menggunakan sistem operasi yang sudah tidak lagi mendapat pembaruan rutin dari Google. Diperkirakan sekitar 1,35 miliar ponsel Android berisiko terkena celah keamanan, karena masih menjalankan versi Android 13 atau lebih lama.

Data yang dirilis oleh StatCounter menunjukkan bahwa hingga November 2025, sekitar 35 persen perangkat Android aktif di dunia masih menggunakan sistem operasi yang dianggap “lawas”. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 14,99% perangkat masih menggunakan Android 13
  • 10,88% menjalankan Android 12
  • 8,98% masih menggunakan Android 11

Jika dijumlahkan, totalnya mencapai 34,85% perangkat Android aktif yang berpotensi rentan terhadap ancaman keamanan. Angka ini sangat signifikan mengingat jumlah pengguna Android global diperkirakan mencapai sekitar 3,9 miliar orang.

Android 13 pertama kali dirilis pada tahun 2022, sedangkan Android 12 dan 11 dirilis pada 2021 dan 2020 masing-masing. Saat ini, ponsel Android terbaru sudah menjalankan sistem operasi Android 16 atau Android 15. Namun, banyak pengguna masih menggunakan versi lama yang tidak lagi menerima patch keamanan dari Google.

Masalah ini semakin memburuk karena pembaruan keamanan Android biasanya menutup puluhan hingga ratusan kerentanan sekaligus. Misalnya, pembaruan keamanan bulan Desember lalu berhasil menutup 107 kerentanan. Jika pengguna tidak menerima update otomatis, maka celah tersebut tetap ada di perangkat mereka, meningkatkan risiko pencurian data, kata sandi, hingga informasi pribadi.

Perbandingan dengan iPhone: Kebijakan Pembaruan yang Berbeda

Perbedaan utama antara ekosistem Android dan iPhone terletak pada cara pembaruan sistem dilakukan. Di sisi iPhone, sebagian besar pengguna masih menerima dukungan software dari Apple. Data StatCounter menyebutkan bahwa sekitar 90 persen iPhone aktif di dunia masih menerima pembaruan sistem, sementara hanya 10 persen yang sudah tidak lagi mendapat update. Angka ini jauh lebih baik dibanding Android.

Hal ini terjadi karena iPhone dikembangkan dan didistribusikan oleh satu perusahaan, sehingga pembaruan bisa diberikan secara serentak dan lebih lama. Sebaliknya, ekosistem Android melibatkan ratusan produsen ponsel dengan kebijakan pembaruan yang berbeda-beda. Akibatnya, banyak perangkat Android berhenti menerima update hanya dalam beberapa tahun saja.

Tips untuk Meningkatkan Keamanan Pengguna Android

Bagi pengguna Android, para ahli keamanan menyarankan beberapa langkah penting untuk mengurangi risiko keamanan:

  • Pastikan perangkat masih menerima pembaruan rutin.
  • Hindari instalasi aplikasi dari sumber tidak resmi.
  • Pertimbangkan untuk membeli ponsel baru jika dukungan software telah berakhir.

Untuk memastikan apakah ponsel Anda termasuk dalam kategori berisiko, Anda dapat melakukan pengecekan versi sistem operasi yang digunakan. Caranya adalah:

  1. Buka menu Settings/Pengaturan.
  2. Tekan menu About Phone/Tentang Ponsel.
  3. Lihat opsi Android Version/Versi Android.

Jika sistem operasi yang digunakan adalah Android 13 atau lebih lama, coba lakukan update jika perangkat masih kompatibel. Jika tidak, maka sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti perangkat dengan model yang lebih baru. Dengan demikian, pengguna dapat melindungi diri dari ancaman keamanan yang terus berkembang.

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Ludes Terjual, Cek Spesifikasinya!

0

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition: Ponsel dengan Kamera yang Mengguncang Pasar

Xiaomi kembali mencuri perhatian dunia teknologi melalui peluncuran Xiaomi 17 Ultra Leica Edition. Perangkat ini baru saja diperkenalkan pada 25 Desember 2025 di Tiongkok dan langsung menjadi sorotan berkat fitur fotografi yang luar biasa. Bahkan sebelum unit dikirimkan ke tangan konsumen, ponsel ini dilaporkan telah habis terjual.

Antusiasme yang sangat tinggi membuat Xiaomi 17 Ultra Leica Edition menjadi target empuk bagi para scalper atau penjual gelap. Di platform jual beli barang bekas, harga ponsel ini melonjak signifikan, melebihi harga resmi yang ditetapkan oleh perusahaan.

Fenomena Harga “Gaib” di Pasar Bekas

Menurut laporan Gizmochina, Xiaomi mulai menjual perdana produk ini pada 27 Desember 2025. Namun, permintaan untuk membeli unit bekas sudah muncul lebih awal. Berikut adalah perbandingan harga antara harga resmi dan harga di pasar bekas:

  • Varian 16GB/512GB: Harga resmi Rp19 Juta (7.999 yuan).
  • Varian 16GB/1TB: Harga resmi Rp21,4 Juta (8.999 yuan).
  • Harga di Pasar Gelap: Varian tertinggi ditawarkan mulai dari Rp23,8 Juta hingga Rp23,9 Juta (9.999 – 10.000+ yuan).

Harga yang meningkat drastis menunjukkan betapa diminatinya ponsel ini di kalangan pengguna.

Desain Ikonik ala Kamera Leica Seri M

Mengapa Xiaomi 17 Ultra Leica Edition begitu diminati? Jawabannya terletak pada desain dan fitur eksklusif yang menyerupai kamera profesional. Ponsel ini dirancang khusus untuk para pecinta fotografi dengan estetika Leica M-Series.

Beberapa detail desain yang mencuri perhatian antara lain:

  • Body Two-Tone: Mengadopsi gaya kamera klasik yang elegan.
  • Logo Red Dot: Kehadiran logo titik merah khas Leica di bagian bodi belakang yang menambah kesan premium.
  • Cincin Zoom Manual: Terletak pada modul kamera, cincin ini dapat diputar untuk mengatur bidikan lensa secara presisi hingga 0,03 milimeter.

Fitur Fotografi Eksklusif: “Leica Moment”

Selain desain yang menarik, Xiaomi menyematkan mode Leica Moment yang tidak ditemukan di seri standar. Mode ini mampu mereproduksi warna legendaris khas Leica M9 serta simulasi film hitam putih M3 dan MONOPAN 50.

Selain itu, rasio gambar klasik 3:2 full-frame turut disematkan untuk memberikan sensasi memotret menggunakan kamera profesional. Cincin manual pada kamera juga bersifat programmable, yang artinya pengguna bisa mengaturnya untuk fungsi eksposur maupun fokus manual sesuai kebutuhan.

Kapan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Akan Hadir di Pasar Global?

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan perangkat edisi spesial ini akan diboyong ke pasar global, termasuk Indonesia. Namun, melihat kesuksesannya di Tiongkok, banyak penggemar fotografi mulai menantikan kehadirannya. Dengan desain yang unik dan fitur fotografi yang luar biasa, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition benar-benar menjadi pesaing tangguh di pasar smartphone.

Tak Perlu DSLR! Xiaomi 17 Ultra Hadir dengan Lensa Periskop 200 MP dan Sensor 1 Inci

0

Peluncuran Xiaomi 17 Ultra: Teknologi Kamera yang Mengubah Dunia Fotografi Mobile

Xiaomi mengakhiri tahun 2025 dengan kejutan besar berupa peluncuran smartphone terbarunya, Xiaomi 17 Ultra. Ponsel ini dirilis pada 25 Desember di Tiongkok dan langsung menarik perhatian publik karena membawa inovasi teknologi kamera yang belum pernah ada sebelumnya. Salah satu fitur utamanya adalah lensa periskop 200 MP dengan zoom optik berkelanjutan, yang menjadi ciri khas dari ponsel ini.

Kamera Leica 200 MP: Revolusi Fotografi Mobile

Xiaomi 17 Ultra dilengkapi sistem kamera yang merupakan hasil kolaborasi bersama Leica. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen penting:

  • Sensor utama 50 MP dengan teknologi LOFIC dan ukuran 1 inci Light Fusion 1050L untuk detail lebih tajam.
  • Lensa periskop telefoto 200 MP Samsung HPE 1/1.4 inci yang mendukung continuous optical zoom antara 75 mm hingga 100 mm.
  • Kamera ultra-wide 50 MP dengan autofocus.
  • Kamera depan 50 MP untuk pengambilan gambar selfie berkualitas tinggi.

Keunggulan utama Xiaomi 17 Ultra terletak pada zoom optik berkelanjutan, yang berbeda dari periskop biasa. Teknologi ini menggunakan desain 3G + 5P dual floating lens dengan sertifikasi Leica APO, mengikuti prinsip optik kamera profesional.

Layar dan Desain Premium

Xiaomi 17 Ultra ditenagai layar AMOLED LTPO M10 berukuran 6,9 inci dengan resolusi 2608 × 1200 piksel. Layar ini memiliki refresh rate adaptif 1–120Hz dan kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Dilindungi oleh Dragon Crystal Glass 3.0, layar ini juga mendukung Dolby Vision dan HDR10+.

Performa dan Baterai

Di bagian performa, Xiaomi 17 Ultra menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB LPDDR5X dan penyimpanan internal hingga 1TB UFS 4.1. Untuk daya tahan, ponsel ini dibekali baterai 6.800 mAh berbasis silikon-karbon yang mendukung pengisian cepat 90W kabel dan 50W nirkabel. Dengan kapasitas besar ini, Xiaomi 17 Ultra mampu bertahan seharian penuh bahkan untuk penggunaan intensif.

Edisi Khusus Leica

Selain versi standar, Xiaomi juga merilis Xiaomi 17 Ultra Leica Edition. Varian ini hadir dengan desain unik berupa cincin zoom mekanis yang bisa diputar untuk mengaktifkan kamera secara otomatis. Fitur ini memberikan pengalaman fotografi yang lebih mirip kamera profesional, sekaligus memperkuat identitas Leica di dunia mobile.

Harga dan Varian

Xiaomi 17 Ultra dijual di China dengan harga mulai sekitar CNY 6.999 (±Rp15 juta) untuk varian 12GB/512GB, dan mencapai CNY 8.499 (±Rp18 juta) untuk varian tertinggi 16GB/1TB. Harga ini menempatkan Xiaomi 17 Ultra di segmen ultra-premium, bersaing langsung dengan Samsung Galaxy S25 Ultra dan iPhone 17 Pro Max.

Tabel Ringkas Xiaomi 17 Ultra

| Aspek | Detail |
|——-|——–|
| Peluncuran | 25 Desember 2025, China |
| Harga | CNY 6.999 – 8.499 (±Rp15–18 juta) |
| Layar | 6,9 inci AMOLED LTPO, 120Hz, 3.500 nits |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| RAM & Storage | 12–16GB RAM, 512GB–1TB storage |
| Baterai | 6.800 mAh, fast charging 90W, wireless 50W |
| Kamera | 50 MP utama 1 inci, 200 MP periskop Leica, 50 MP ultra-wide, 50 MP selfie |
| Edisi Khusus | Leica Edition dengan cincin zoom mekanis |

Dengan kamera periskop 200 MP Leica, sensor utama 1 inci, layar AMOLED 6,9 inci 120Hz, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan baterai jumbo 6.800 mAh, Xiaomi 17 Ultra layak disebut sebagai pengganti DSLR di saku Anda. Kehadiran edisi khusus Leica dengan cincin zoom mekanis semakin menegaskan ambisi Xiaomi untuk menghadirkan pengalaman fotografi profesional dalam bentuk smartphone.

Xiaomi 17 Pro 2026: HP Berkualitas dengan Suara Kuat, Aplikasi Lengkap, dan Baterai Tahan Lama

0

Desain Elegan dan Layar Berkualitas Tinggi

Xiaomi 17 Pro 2026 menawarkan desain yang sangat menarik, dengan bodi premium yang nyaman digenggam. Ponsel ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern yang menginginkan kenyamanan, kepraktisan, serta teknologi terkini dalam satu perangkat. Layarnya menggunakan panel berkualitas tinggi dengan tingkat kecerahan optimal, sehingga tetap jelas digunakan baik di dalam maupun luar ruangan. Tampilan visual yang tajam membuat aktivitas seperti menonton video, bermain gim, hingga berselancar di media sosial terasa lebih menyenangkan.

Speaker Bertenaga dan Kualitas Audio yang Jernih

Salah satu keunggulan utama dari Xiaomi 17 Pro 2026 adalah sektor audio. Dibekali speaker stereo bertenaga, ponsel ini mampu menghasilkan suara yang lantang dan jernih. Baik untuk mendengarkan musik, menonton film, maupun melakukan panggilan video, kualitas audio tetap stabil dan nyaman di telinga. Pengguna dapat menikmati pengalaman audio yang luar biasa tanpa harus menghubungkan perangkat eksternal.

Performa Andal dengan Aplikasi Lengkap

Dari sisi performa, Xiaomi 17 Pro ditenagai prosesor kelas atas yang dipadukan dengan RAM besar. Hal ini membuat ponsel mampu menjalankan berbagai aplikasi dengan lancar, termasuk multitasking dan aplikasi berat. Sistem operasinya juga dilengkapi beragam fitur dan aplikasi bawaan yang mendukung produktivitas serta hiburan pengguna. Pengguna bisa menjalankan berbagai tugas dengan mudah dan efisien, baik untuk pekerjaan maupun hiburan.

Baterai Tahan Lama untuk Aktivitas Seharian

Untuk urusan daya, Xiaomi 17 Pro 2026 dibekali baterai berkapasitas besar yang dirancang tahan lama. Pengguna dapat menjalankan aktivitas seharian tanpa khawatir kehabisan daya. Selain itu, dukungan teknologi pengisian cepat membuat proses pengisian baterai menjadi lebih efisien. Pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali menggunakan ponsel setelah diisi ulang.

Keunggulan yang Menarik untuk Pengguna Modern

Dengan desain premium, speaker bertenaga, aplikasi yang lengkap, serta baterai tahan lama, Xiaomi 17 Pro 2026 menjadi salah satu pilihan menarik di segmen smartphone flagship. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang menginginkan perangkat berkualitas tinggi untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk kerja maupun hiburan. Perpaduan antara inovasi teknologi dan fungsionalitas membuat ponsel ini menjadi pilihan yang sangat menarik bagi calon pembeli.

Harga iPhone Air Turun, Saatnya Beli?

0

Penurunan Harga iPhone Air di Indonesia

Harga iPhone Air kini mengalami penurunan yang cukup signifikan di pasar Indonesia. Kini, varian 256 GB bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 19 jutaan, turun sekitar Rp 2,2 juta dibandingkan harga awal rilis pada Oktober 2025. Penurunan harga ini terjadi pada semua varian dengan besaran yang berbeda-beda.

Berikut adalah daftar harga terbaru untuk setiap varian iPhone Air:

  • iPhone Air 256 GB: Rp 18.999.000
  • iPhone Air 512 GB: Rp 22.749.000
  • iPhone Air 1 TB: Rp 26.999.000

Sebelumnya, harga iPhone Air 256 GB sempat mencapai Rp 20,6 jutaan. Kini, harga telah turun sebesar Rp 1,6 jutaan. Untuk varian 512 GB, harga pekan lalu mencapai Rp 25,249 juta dan kini menjadi Rp 22,7 jutaan. Sementara itu, varian 1 TB sebelumnya dijual seharga Rp 29,4 juta dan kini turun menjadi Rp 27 jutaan.

Penurunan harga ini menunjukkan bahwa iPhone Air semakin terjangkau bagi konsumen yang ingin membeli ponsel kelas atas. Namun, penting untuk dicatat bahwa harga dapat bervariasi antar distributor resmi dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Spesifikasi Lengkap iPhone 17 Air

iPhone 17 Air hadir dengan desain yang modern dan spesifikasi yang mumpuni. Berikut beberapa fitur utamanya:

  • Bodi: Menggunakan material titanium dengan dimensi 156,2 x 74,7 x 5,64 mm dan bobot 165 gram. Terdapat tombol Action Button dan Camera Control.
  • Layar: Layar Super Retina XDR OLED 6,5 inci dengan resolusi 2736 x 1260 piksel dan kecerahan hingga 3.000 nits. Mendukung ProMotion Display dengan refresh rate 120 Hz.
  • Kamera: Kamera utama 48 MP dengan lensa 26 mm, aperture f/1.6, dan stabilisasi OIS. Kamera selfie beresolusi 18 MP (f/1.9).
  • Chipset: Menggunakan chipset Apple A19 Pro dengan teknologi fabrikasi 3 nm, CPU 6 core, GPU 5 core, dan Neural Engine 16 core.
  • Memori Internal: Tersedia dalam empat varian yaitu 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
  • Baterai: Bisa digunakan selama 27 jam pemutaran video dengan dukungan pengisian daya cepat 20 watt via USB-C.
  • Fitur Tambahan: Dukungan jaringan 5G, Dual SIM, port USB C, Face ID, NFC, WiFi 7, Bluetooth 6, sertifikasi tahan air IP68, serta fitur Apple Intelligence seperti Image Playground, Image Wand, Genmoji, Writing Tools, dan Photo Eraser.

iPhone 17 Air tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Space Black, Cloud White, Light Gold, dan Sky Blue. Dengan kombinasi spesifikasi dan fitur yang canggih, iPhone Air cocok untuk pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan harga yang lebih terjangkau.

Tips Membeli iPhone Air

Jika Anda tertarik membeli iPhone Air, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Periksa harga di berbagai distributor resmi untuk mendapatkan penawaran terbaik.
  • Pastikan ketersediaan stok sebelum melakukan pembelian.
  • Jangan lupa untuk memeriksa garansi dan layanan purna jual yang tersedia.

Dengan penurunan harga yang signifikan, saat ini mungkin menjadi waktu yang tepat untuk mempertimbangkan pembelian iPhone Air.

China gunakan robot AI Walker S2, gantikan manusia di perbatasan Vietnam

0

Penggunaan Robot Humanoid di Tiongkok

Tiongkok mulai memasukkan robot humanoid ke dalam penggunaan sehari-hari, dengan mengadopsi konsep Embodied AI. Konsep ini menggabungkan kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu berpikir, tetapi juga dapat mengendalikan tubuh fisik untuk bergerak dan bekerja di dunia nyata.

UBTECH Robotics, sebuah perusahaan teknologi asal Shenzhen, telah menciptakan robot humanoid bernama Walker S2. Perusahaan ini berhasil meraih kontrak senilai US$37 juta atau sekitar Rp620,5 miliar. Robot ini akan dikirim ke kota Fangchenggang, yang terletak di Provinsi Guangxi, dekat dengan perbatasan Vietnam. Peluncuran robot cerdas ini direncanakan dimulai pada bulan ini.

Walker S2 dirancang dengan kecerdasan buatan yang mampu mengendalikan tubuh fisiknya untuk menavigasi lingkungan dunia nyata. Robot ini juga memiliki kemampuan untuk mengganti baterainya sendiri secara otomatis, sehingga bisa beroperasi lebih lama. Unit Walker S2 merupakan robot humanoid berukuran dewasa dengan kaki, lengan, dan badan yang dapat digerakkan, memungkinkannya beraktivitas di ruang yang biasa digunakan manusia.

Di wilayah perbatasan, Walker S2 akan menjalankan berbagai tugas untuk membantu pekerjaan manusia. Beberapa tugas yang dilakukan antara lain mengatur antrian penumpang, memberikan petunjuk arah, menjawab pertanyaan sederhana, berpatroli di area tunggu, mengawasi kerumunan di sekitar pintu darurat, serta membantu pemeriksaan kargo seperti kontainer, segel, dan identifikasi barang. Robot-robot ini juga akan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

Tantangan dalam Pengoperasian Robot Walker S2

Aktivitas penyeberangan yang padat menjadi tantangan besar bagi robot. Pergerakan robot sangat bergantung pada kamera, sensor kedalaman, serta umpan balik gaya pada persendian, yang membantu mereka menjaga keseimbangan dan menghindari tabrakan di area ramai.

Untuk memastikan keamanan, robot Walker S2 akan terus diawasi selama beroperasi. Keselamatan manusia menjadi prioritas utama, meskipun sebagian orang mungkin merasa tidak nyaman dengan kehadiran robot di ruang publik. Namun, penggunaan robot ini diharapkan dapat membuat proses menjadi lebih cepat dan tertata.

Sebelum diterjunkan ke lapangan, robot-robot tersebut telah dilatih di pusat pelatihan khusus di Beijing. Mereka berlatih menjalankan berbagai tugas sehari-hari, seperti membersihkan area, merawat tanaman, dan pekerjaan lainnya, sehingga siap beroperasi saat tiba di lokasi.

Pengerahan robot di Fangchenggang menjadi salah satu proyek besar UBTECH pada tahun ini. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga telah mengirimkan robot ke pabrik-pabrik dan pusat data di sejumlah provinsi lain di Tiongkok. Hingga tahun 2025, total pesanan robot Walker S2 dilaporkan mencapai sekitar US$157 miliar atau Rp2,6 kuadriliun.

Uji coba ini menjadi salah satu penerapan terbesar robot humanoid di ruang publik. Saat ini, robot humanoid dipandang sebagai industri strategis yang memiliki potensi besar di masa depan.

ITSEC dan RTN Tandatangani Kontrak Pelatihan Siber-AI Rp1 Triliun untuk Dukung Program Kemenhan

0

Kerja Sama Strategis ITSEC Asia dengan Republik Technetronic Nusantara

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), perusahaan keamanan siber, melalui anak usahanya PT ITSEC Cyber Academy telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Republik Technetronic Nusantara (RTN). Perusahaan penyedia layanan ini menjadi mitra dalam pemberian layanan kepada Kementerian Pertahanan. Nilai kontrak yang ditandatangani mencapai US$60 juta atau sekitar Rp1 triliun. Kontrak ini berlaku selama empat tahun sejak penandatanganan pada 24 Desember 2025.

Dalam kontrak tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy, yang sahamnya dimiliki oleh CYBR sebesar 99%, ditunjuk untuk menyelenggarakan pelatihan Keamanan Siber dan Kecerdasan Buatan. Kurikulum pelatihan mengacu pada standar internasional. Program ini dirancang agar peserta mendapatkan kemampuan praktikal serta pemahaman terkini tentang tren ancaman siber global dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

Manajemen CYBR menilai bahwa kontrak ini memiliki potensi dampak strategis bagi perseroan. Salah satunya adalah memperkuat portofolio layanan edukasi dan pengembangan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan melalui ITSEC Cyber & AI Academy. Selain itu, kontrak ini dinilai dapat berkontribusi terhadap pendapatan Perseroan melalui lini bisnis pelatihan. Namun, hal ini bergantung pada realisasi jadwal dan ruang lingkup layanan. Kerjasama ini juga diharapkan dapat meningkatkan posisi CYBR sebagai penyedia solusi keamanan siber yang terintegrasi serta memperkuat kapabilitas sumber daya manusia.

Keterlibatan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam kerja sama ini berada dalam konteks end-user melalui RTN. Sementara itu, ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati dalam kontrak.

Sebelumnya, ITSEC mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp297,2 miliar pada kuartal III/2025, tumbuh 78% secara tahunan (year-on-year/YoY). Dari sisi laba, perusahaan mempertahankan laba bersih Rp11,5 miliar dengan margin kotor 46%, didukung efisiensi operasional serta peningkatan kontribusi produk bernilai tambah.

Total liabilitas perusahaan turun 28%, sementara total aset meningkat 24%, menghasilkan posisi ekuitas yang lebih kuat senilai Rp316,8 miliar. Kas dan setara kas melonjak 105% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp22,9 miliar.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan pertumbuhan pendapatan konsolidasi dengan profitabilitas yang terjaga didorong oleh pelaksanaan strategi yang disiplin dan keberhasilan ekspansi platform Intellibron. “Pertumbuhan ITSEC pada kuartal III/2025 didorong oleh kinerja kuat di segmen Managed Security Services, OT [Operational Technology] Security, serta kesuksesan komersial Intellibron, platform intelijen ancaman berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim riset dan pengembangan ITSEC,” ujar Dannacher dalam keterangan resmi.

Platform Intellibron awalnya dirancang untuk mendukung 60 juta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Namun, kini platform tersebut menjadi kontributor pendapatan terbesar ITSEC pada 2025 karena mampu menghadirkan layanan keamanan siber yang skalabel, otomatis, dan prediktif bagi berbagai jenis organisasi. Intellibron telah diadopsi oleh perusahaan di sektor keuangan, telekomunikasi, dan infrastruktur, serta memperluas jangkauannya ke India, Afrika, dan Timur Tengah.

Google Izinkan Ganti Alamat Gmail Mulai Desember 2025, Data Tetap Aman & Alias Aktif

0

Fitur Baru Google: Mengganti Alamat Gmail Tanpa Membuat Akun Baru

Google akhirnya meluncurkan fitur yang sangat dinantikan oleh pengguna, yaitu kemampuan untuk mengganti alamat Gmail tanpa harus membuat akun baru. Pembaruan ini mulai diimplementasikan sejak Desember 2025 dan memungkinkan pemilik akun tetap mempertahankan seluruh data, layanan, serta akses ke berbagai aplikasi Google yang terhubung.

Fitur ini ditujukan khusus bagi pengguna yang ingin meninggalkan alamat email lama yang dianggap tidak profesional atau sudah tidak relevan lagi. Dalam dokumen bantuan yang beredar, Google menjelaskan bahwa pengguna dapat mengganti alamat email mereka tanpa perlu khawatir kehilangan data penting.

Peluncuran Bertahap dan Indikasi Awal

Meski fitur ini telah dirilis, Google belum memberikan informasi lengkap mengenai negara-negara awal penerapan. Namun, indikasi pertama dari peluncuran fitur ini muncul dari halaman dukungan Google berbahasa Hindi. Di sana, terdapat instruksi terbaru tentang cara mengganti alamat Gmail. Hal ini menunjukkan bahwa India atau wilayah berbahasa Hindi menjadi pasar awal sebelum ekspansi global.

Sementara itu, halaman dukungan berbahasa Inggris masih menyajikan kebijakan lama yang menyebutkan bahwa alamat Gmail “biasanya tidak dapat diubah”. Perbedaan informasi ini memperkuat dugaan bahwa distribusi fitur dilakukan secara bertahap dan regional.

Keuntungan yang Didapat Pengguna

Dengan fitur baru ini, pengguna yang mengganti alamat Gmail akan mendapatkan beberapa manfaat, antara lain:

  • Tetap menyimpan alamat lama sebagai alias aktif
  • Masih menerima email yang dikirim ke alamat lama
  • Bisa login menggunakan alamat sebelumnya
  • Tetap memiliki akses ke layanan Google seperti Drive, Maps, dan YouTube
  • Tidak perlu melakukan migrasi manual atau memindahkan data satu per satu

Selain itu, foto, pesan, email, dan file yang tersimpan di akun akan tetap aman dan tidak terganggu.

Batasan Penggunaan

Meskipun fitur ini memberikan kemudahan, Google juga menetapkan beberapa batasan penggunaan:

  • Setelah mengganti alamat, pengguna tidak bisa membuat alamat Gmail baru lain selama 12 bulan
  • Alamat baru yang dipilih tidak dapat dihapus
  • Kebijakan bisa berubah seiring proses peluncuran global

Hingga saat ini, Google belum merilis pengumuman resmi atau siaran pers yang menjelaskan jadwal rilis universal fitur tersebut.

Persiapan untuk Masa Depan

Dengan adanya fitur ini, Google menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna. Kemampuan untuk mengganti alamat Gmail tanpa harus membuat akun baru adalah langkah besar dalam upaya memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin kompleks.

Pengguna diharapkan dapat memanfaatkan fitur ini dengan bijak dan memperhatikan batasan yang diberlakukan. Meski belum ada pengumuman resmi, kemungkinan besar fitur ini akan segera tersedia secara global dalam waktu dekat.

Xiaomi Watch 5 diluncurkan: Smartwatch premium dengan EMG, eSIM, dan baterai 18 hari

0

Desain Premium dengan Layar Safir yang Tahan Gores

Xiaomi Watch 5 menegaskan posisinya sebagai jam tangan pintar kelas atas melalui desain fisik yang sangat menarik. Jam tangan ini dilengkapi dengan:

  • Casing dari bahan stainless steel 316L berukuran 47 mm
  • Layar AMOLED berukuran 1,54 inci dengan resolusi 480 × 480 piksel
  • Bezel ultra tipis sebesar 2,6 mm
  • Kecerahan hingga 1500 nits, sehingga tetap terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari

Baik layar maupun area sensor pada Xiaomi Watch 5 dilindungi oleh sapphire glass, material yang biasa digunakan pada jam tangan mewah. Hal ini membuat perangkat ini tidak hanya terlihat modern, tetapi juga tahan lama dan cocok digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari.

Pilihan strap yang tersedia pun sangat fleksibel, mulai dari bahan silikon untuk aktivitas olahraga, kulit untuk tampilan formal, hingga strap titanium yang memberikan kesan eksklusif.

Dual Chip Snapdragon W5 Gen 1

Salah satu fitur utama dari Xiaomi Watch 5 adalah penggunaan arsitektur dual-chip dan dual-system.

  • Chip Snapdragon W5 Gen 1 (4 nm) yang menangani performa berat dan animasi antarmuka
  • Chip hemat daya BES2800 yang bertugas untuk pemantauan kesehatan nonstop

Dengan penyegaran ini, baterai Xiaomi Watch 5 mampu bertahan selama 6 hari dalam penggunaan penuh dan hingga 18 hari dalam mode hemat daya. Angka ini sangat kompetitif untuk sebuah smartwatch premium dengan layar besar dan fitur lengkap.

Smartwatch Lebih Mandiri dengan Dukungan eSIM dan HyperOS

Xiaomi Watch 5 tersedia dalam beberapa varian, termasuk versi dengan eSIM yang memungkinkan pengguna:

  • Menelepon dan menerima panggilan tanpa perlu smartphone
  • Mengirim pesan
  • Menggunakan aplikasi tertentu langsung dari jam
  • Melakukan pembayaran via NFC (tergantung wilayah)

Jam tangan ini menjalankan sistem HyperOS 3, yang dirancang untuk meningkatkan integrasi dengan ekosistem Xiaomi, mulai dari smartphone, earbuds, hingga perangkat AIoT lainnya.

Sensor EMG untuk Kontrol Gestur yang Inovatif

Fitur paling menarik dari Xiaomi Watch 5 adalah kehadiran sensor EMG (electromyography), yang pertama kali hadir di smartwatch Xiaomi. Sensor ini mampu membaca sinyal listrik otot dan digunakan untuk:

  • Kontrol gestur seperti mengangkat atau menolak panggilan tanpa menyentuh layar
  • Navigasi antarmuka
  • Analisis kelelahan otot

Selain EMG, Xiaomi Watch 5 juga dilengkapi dengan fitur-fitur kesehatan lainnya seperti ECG bersertifikasi, pemantauan detak jantung, SpO2, analisis tidur dan stres. Fitur ini menunjukkan fokus Xiaomi pada kesehatan preventif, bukan sekadar pencatat data.

150+ Mode Olahraga dengan Navigasi Lengkap

Untuk pengguna aktif, Xiaomi Watch 5 dilengkapi lebih dari 150 mode olahraga. Fitur unggulan meliputi:

  • Animasi latihan 3D
  • Hitung repetisi otomatis
  • GPS multi-satelit (GPS, Galileo, GLONASS, QZSS)
  • Peta offline dan fitur navigasi kembali

Fitur ini membuat Xiaomi Watch 5 cocok untuk berbagai jenis olahraga, baik indoor maupun outdoor seperti lari jarak jauh dan hiking.

Harga dan Varian yang Tersedia

Di pasar China, Xiaomi Watch 5 dibanderol mulai dari sekitar 1.999 yuan atau setara Rp4 jutaan untuk versi standar. Sementara itu, varian dengan dukungan eSIM dijual seharga 2.299 yuan atau sekitar Rp5 jutaan.

Xiaomi menawarkan beberapa varian untuk Watch 5, yaitu:

  • eSIM + NFC (untuk pasar China)
  • Bluetooth + NFC (untuk pasar China)
  • Bluetooth only (untuk pasar internasional)

Dengan desain premium, baterai tahan lama, sensor EMG inovatif, serta dukungan eSIM, Xiaomi Watch 5 resmi meluncur sebagai salah satu smartwatch Xiaomi yang paling matang sejauh ini. Bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga menawarkan pengalaman penggunaan yang praktis dan relevan untuk kebutuhan harian. Jika perkembangan ini terus berlanjut, Xiaomi Watch 5 bisa menjadi fondasi baru bagi arah wearable Xiaomi ke depan.

Xiaomi 17 Ultra Bawa Teknologi Kamera Leica, Ini Keunggulan Telefoto dan Sensor Pro!

0

Inovasi Fotografi dan Teknologi Terkini

Xiaomi kembali menunjukkan kekuatannya di pasar ponsel flagship dengan meluncurkan Xiaomi 17 Ultra. Perangkat ini tidak hanya menghadirkan desain yang menarik, tetapi juga inovasi teknologi yang mampu memberikan pengalaman fotografi yang luar biasa.

Kolaborasi dengan Leica

Salah satu hal yang membuat Xiaomi 17 Ultra sangat menonjol adalah kolaborasinya dengan Leica, salah satu merek optik ternama asal Jerman. Kombinasi ini membawa standar baru dalam dunia fotografi mobile. Xiaomi 17 Ultra dilengkapi dengan sensor primer Light Fusion 1050L berukuran 1 inci yang dioptimalkan dengan fitur LOFIC untuk mengatasi pencahayaan ekstrem. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dalam kondisi cahaya yang sulit tanpa kehilangan kualitas gambar.

Fitur Kamera yang Mengesankan

Selain sensor utama, Xiaomi 17 Ultra juga dilengkapi dengan kamera periskop 200MP yang menggunakan sensor besar berukuran 1/1.4 inci. Dengan sensor ini, pengguna dapat melakukan zoom optik fleksibel tanpa perlu proses cropping. Lensa APO yang bersertifikat Leica juga menjamin ketajaman visual di setiap rentang fokus. Tidak hanya itu, terdapat juga sensor ultra-wide dan kamera swafoto yang masing-masing memiliki resolusi 50MP. Dengan kombinasi ini, Xiaomi 17 Ultra siap menjadi alat fotografi yang mampu menggantikan peran kamera profesional.

Performa dan Daya Tahan

Dapur pacu Xiaomi 17 Ultra dipersenjatai oleh chipset terbaru Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini diklaim mampu memberikan performa yang cepat dan stabil. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan teknologi layar hemat energi yang menjaga daya tahan baterai. Untuk urusan daya, Xiaomi menanamkan baterai jumbo berkapasitas 7000 mAh. Proses pengisian daya juga sangat cepat berkat dukungan fast charging 100W (kabel) dan 80W (nirkabel).

Fitur Tambahan yang Menarik

Xiaomi 17 Ultra sudah dilengkapi dengan sertifikasi ketahanan air dan debu, sehingga cocok digunakan dalam berbagai kondisi lingkungan. Selain itu, terdapat teknologi ultra-wideband (UWB) yang meningkatkan akurasi penggunaan perangkat. Model tertentu juga menyediakan opsi konektivitas satelit untuk pengguna yang sering bepergian ke daerah yang tidak memiliki jaringan seluler.

Estimasi Harga

Harga Xiaomi 17 Ultra diprediksi akan mulai dari 6.999 Yuan atau sekitar Rp16,6 juta. Prediksi ini didasarkan pada kenaikan harga komponen global yang terjadi saat ini. Meskipun harganya cukup tinggi, spesifikasi yang ditawarkan membuat Xiaomi 17 Ultra layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mengutamakan kualitas fotografi dan performa.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Xiaomi 17 Ultra bukan sekadar ponsel pintar biasa, melainkan alat fotografi serius yang mampu mengaburkan batas antara kamera profesional dan perangkat seluler. Dengan perpaduan sensor primer kelas pro, ketajaman lensa telefoto periskop, serta sentuhan magis optik Leica, perangkat ini siap memenuhi kebutuhan dokumentasi berkualitas tinggi bagi siapa saja. Dari segi performa hingga fitur tambahan, Xiaomi 17 Ultra menawarkan pengalaman yang lengkap dan menarik.