Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda blog Halaman 306

5 rekomendasi jam tangan pintar untuk lari akhir pekan

0

Tren Lari Santai dan Peran Smartwatch dalam Mendukung Aktivitas Olahraga

Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat melalui olahraga lari santai atau fun run semakin populer di kalangan masyarakat perkotaan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan kesehatan fisik, tetapi juga memicu permintaan terhadap perangkat pendukung yang bisa membantu pelari dalam memantau performa mereka selama berlari.

Salah satu perangkat yang menjadi pilihan utama adalah smartwatch. Berdasarkan laporan Year in Search Google 2025, lari menjadi salah satu olahraga yang paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, pencarian terkait “cara menghitung pace lari” menduduki posisi teratas. Dengan adanya smartwatch, para pelari dapat lebih mudah memantau metrik seperti detak jantung, kecepatan (pace), dan lokasi secara akurat.

Smartwatch kini dianggap sebagai alat penting bagi pelari untuk mengevaluasi kemampuan mereka secara real-time. Dengan fitur-fitur canggih seperti GPS presisi tinggi, pemantauan kesehatan, dan pengukuran aktivitas, smartwatch membantu pelari merencanakan latihan dengan lebih efektif.

Namun, dengan banyaknya pilihan smartwatch di pasar, konsumen seringkali menghadapi tantangan dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Untuk membantu mempermudah proses tersebut, berikut ini adalah rekomendasi 5 smartwatch terbaik untuk aktivitas lari yang menawarkan kombinasi fitur canggih dan performa andal di berbagai segmen harga.

Huawei Watch Fit 4: Desain Tipis dengan Performa Canggih

Dirilis pada Mei 2025, Huawei Watch Fit 4 hadir dengan desain “Fashion Active” yang sangat tipis, hanya 9,5 mm. Layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan hingga 2.000 nits membuat data esensial tetap terbaca meski digunakan di bawah sinar matahari.

Perangkat ini dilengkapi teknologi Sunflower Positioning System untuk pelacakan rute yang akurat, serta fitur pemantauan kesehatan canggih seperti analisis aritmia jantung. Daya tahan baterai mencapai 10 hari dan kompatibilitas lintas platform menjadikannya pilihan yang ideal untuk pelari yang membutuhkan durabilitas tinggi. Harganya sekitar Rp1.999.000.

Garmin Fenix 7 Pro: Multisport Tangguh untuk Segmen Premium

Di segmen premium, Garmin Fenix 7 Pro menawarkan kualitas yang luar biasa. Hadir dalam tiga ukuran casing, yaitu 42mm, 47mm, dan 51mm, perangkat ini dilengkapi layar transflective MIP LCD yang tahan air hingga 10 ATM.

Fitur senter LED terintegrasi dan ketahanan fisik yang kuat membuatnya cocok digunakan dalam kondisi ekstrem, baik untuk lari lintas alam maupun aktivitas air. Harganya dimulai dari Rp16 jutaan, menjadikannya pilihan untuk pelari yang ingin memiliki perangkat premium.

Apple Watch Series 9: Kombinasi Performa dan Gaya

Apple Watch Series 9 dirancang untuk para pecinta lari yang menginginkan keseimbangan antara performa dan gaya. Ditenagai cip S9 SiP dual-core 64-bit, perangkat ini memiliki layar Retina LTPO OLED yang mampu mencapai kecerahan 2.000 nits.

Fitur gestur “Double Tap” memudahkan kontrol tanpa menyentuh layar saat berlari. Dari sisi kesehatan, Series 9 dilengkapi sensor jantung optik generasi ketiga dan fitur deteksi tabrakan. Harganya mulai dari Rp4.099.000.

Samsung Galaxy Watch 7: Performa Lebih Baik dengan Teknologi Terbaru

Samsung Galaxy Watch 7 dilengkapi prosesor 3nm Exynos W1000 yang memberikan efisiensi daya dan kecepatan CPU tiga kali lipat dibandingkan pendahulunya. BioActive Sensor generasi terbaru dan Galaxy AI memberikan fitur Energy Score untuk menganalisis kesiapan fisik harian.

Untuk para pelari, Galaxy Watch 7 menawarkan akurasi pelacakan rute melalui GPS frekuensi ganda (L1 dan L5) yang sangat berguna dalam lingkungan perkotaan. Harganya mulai dari Rp3 jutaan.

Xiaomi Mi Watch Lite: Opsi Paling Terjangkau untuk Pelari Pemula

Di segmen entry-level, Xiaomi Mi Watch Lite menjadi pilihan ideal bagi pelari pemula yang memiliki anggaran terbatas. Mengusung layar sentuh TFT berwarna 1,4 inci, perangkat ini hadir dalam desain minimalis dengan bobot hanya 35 gram.

Meskipun harganya terjangkau, sekitar Rp849.000, Xiaomi Mi Watch Lite tetap dilengkapi sertifikasi tahan air 5 ATM, sehingga aman digunakan saat berkeringat atau beraktivitas di air hingga kedalaman 50 meter.

Galaxy S25 FE, Mitra Latihan yang Bantu Wujudkan Resolusi Tahun Baru

0

Menjelang Akhir Tahun, Banyak Orang Mulai Merancang Kebiasaan Hidup Sehat

Di penghujung tahun dan saat musim liburan tiba, banyak orang mulai merancang rencana untuk memulai kebiasaan hidup sehat. Tujuan utamanya bisa beragam, mulai dari menurunkan berat badan, menjaga stamina, hingga membentuk otot. Namun, tidak semua orang memiliki waktu atau kesempatan untuk datang ke pusat kebugaran atau mencari pelatih pribadi.

Kini, solusi praktis hadir dalam bentuk teknologi yang dapat membantu siapa pun tetap aktif dan sehat tanpa harus repot-repot pergi ke gym. Salah satu contohnya adalah Samsung Galaxy S25 FE yang dilengkapi dengan fitur Gemini Live dan Note Assist (Galaxy AI). Fitur-fitur ini tidak hanya menjawab pertanyaan biasa, tetapi juga mampu bertindak sebagai asisten olahraga pribadi yang bisa memberikan rekomendasi latihan, membuat jadwal, hingga membantu mencatat perkembangan latihan pengguna secara real-time.

Gemini Live: Personal Trainer Digital yang Siap Kapan Saja

Berbeda dari asisten digital pada umumnya, Gemini Live di Galaxy S25 FE mampu memberikan saran latihan yang personal sesuai kebutuhan pengguna. AI ini bisa memberikan ide latihan harian, rekomendasi workout sesuai tujuan tubuh, serta tips menjaga stamina agar progres semakin optimal.

Contoh prompt sederhana yang bisa digunakan adalah: “Gemini, bantu buat jadwal olahraga 3 hari seminggu untuk pemula yang ingin menurunkan berat badan.” Dalam hitungan detik, Gemini akan menyusun rencana latihan lengkap, termasuk variasi gerakan, durasi, dan rekomendasi intensitas.

Jika ingin fokus pada pembentukan otot atau tubuh ideal, pengguna bisa mempersempit instruksi, misalnya: “Gemini, rekomendasikan workout 15 menit untuk perut rata dan bisa dilakukan di rumah tanpa alat.” Selain itu, Gemini juga bisa menjadi motivator yang memberikan pengingat, tips pola makan, hingga strategi pemulihan otot agar proses latihan tetap aman dan efektif.

Galaxy AI – Note Assist untuk Catat Progress Lebih Rapi & Terukur

Setelah mendapatkan rencana latihan dari Gemini, pengguna dapat memanfaatkan Galaxy AI – Note Assist untuk mencatat perkembangan latihan secara otomatis. AI ini akan membantu merapikan catatan, merangkum data harian atau mingguan, hingga mengubah catatan acak menjadi format rapi yang mudah dibaca.

Integrasi yang seamless dengan aplikasi Samsung Health memungkinkan pengguna melihat progres lebih jelas secara otomatis, mencakup:

  • Durasi olahraga
  • Jumlah langkah harian
  • Detak jantung
  • Kualitas tidur
  • Perkembangan berat badan

Dengan fitur-fitur ini, Galaxy S25 FE menjadi partner gaya hidup sehat yang fun dan ringan, terutama bagi generasi muda dan pekerja yang padat aktivitas namun tetap ingin menjaga kebugaran.

Solusi Fitness Modern: Sehat Tanpa Ribet, Kapan Saja & Di Mana Saja

Berkat dukungan AI lengkap, pengguna tidak lagi membutuhkan alat rumit, ruang gym besar, atau pelatih profesional untuk memulai hidup sehat. Semua dapat dilakukan dari rumah, kantor, atau bahkan saat traveling.

Bagi pemula yang biasanya bingung mau mulai dari mana, fitur ini membantu menyusun langkah realistis agar tidak cepat menyerah. Sedangkan bagi yang sudah berpengalaman, Gemini dapat membantu membuat variasi rutinitas ketika latihan mulai terasa monoton.

Galaxy S25 FE menciptakan pengalaman multitasking yang nyaman, terasa ringan digenggam, dan tampil stylish sehingga cocok untuk menemani gaya hidup modern yang aktif dan mobile.

Jika kamu ingin memulai latihan tetapi bingung harus mulai dari mana, biarkan Galaxy S25 FE dan Gemini AI jadi partner training kamu. AI ini membuat gaya hidup sehat lebih mudah, terencana, dan menyenangkan cukup dari smartphone di tanganmu.

Coba fitur Gemini Live dan Galaxy AI langsung di Samsung Experience Store terdekat atau lihat promo Galaxy S25 FE di Samsung.com. Sudah waktunya resolusi sehatmu tidak sekadar rencana, tapi benar-benar terwujud.

Review Realme P3 Lite, Harga Rp1 Jutaan dengan Fitur AI dan Baterai Besar

0

Desain Realme P3 Lite

Realme P3 Lite hadir dengan desain yang cukup ramping, memberikan kesan modern dan nyaman di tangan. Menurut spesifikasi resmi, ponsel ini memiliki ketebalan hanya 7,79 mm dan bobot sekitar 196 gram. Meskipun tergolong ringan, perangkat ini masih mampu membawa baterai besar, yaitu 6.300 mAh.

Secara keseluruhan, bodi Realme P3 Lite terbuat dari plastik, namun kualitasnya cukup baik sehingga tidak menimbulkan suara derit saat digunakan. Panel belakang sedikit lentur, tetapi hal ini tidak menjadi masalah signifikan bagi pengguna. Realme juga menghadirkan teknologi ArmorShell yang memperkuat sudut-sudut ponsel serta dilengkapi gasket karet dan rangka aluminium untuk meningkatkan ketahanan. Meski demikian, ketahanan terhadap debu dan air masih menggunakan standar IP54.

Salah satu fitur menarik yang tersedia adalah Pulse Light, sebuah cincin berwarna di sekitar kamera belakang yang berkedip sebagai sinyal notifikasi. Pengguna dapat memilih sembilan warna dan lima mode kedip sesuai keinginan.

Layar Realme P3 Lite

Realme P3 Lite dilengkapi layar berukuran 6,67 inci dengan resolusi HD+ (1604 x 720 piksel). Meski resolusi tidak terlalu tinggi, layar ini mendukung refresh rate 120Hz untuk pengguliran yang lebih mulus. Kecerahan maksimum mencapai 725 nits, membuatnya nyaman digunakan bahkan di luar ruangan.

Reproduksi warna pada layar ini mencakup 16,7 juta warna dengan cakupan NTSC sebesar 83 persen. Meski bukan tampilan profesional, layar ini tetap mampu memberikan pengalaman visual yang menyenangkan.

Performa Realme P3 Lite

Dapur pacu Realme P3 Lite didukung oleh chipset Unisoc T7250, yang memiliki dua inti Cortex-A75 1,8GHz dan enam inti Cortex-A55 1,6GHz. Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 12nm, yang tidak termasuk dalam kelas unggulan, tetapi cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari.

Dalam uji AnTutu 11, Realme P3 Lite mencatatkan skor sekitar 400 ribu. Meski tidak mengesankan, hasil ini wajar untuk perangkat dengan harga terjangkau. Pengguna mungkin merasa sedikit lambat saat membuka aplikasi, tetapi ponsel hampir tidak terasa panas bahkan saat bekerja dengan beban berat.

Realme P3 Lite menjalankan Realme UI berbasis Android 15 dan dilengkapi beberapa fitur AI seperti AI Eraser, AI Noise Cancellation Call 2.0, AI Clear Face, serta dukungan Google Gemini dan Circle to Search.

Kamera Realme P3 Lite

Realme P3 Lite dilengkapi dua kamera belakang, yaitu kamera utama 50MP dan kamera depan 5MP. Namun, ‘mata’ lain di bagian belakang hanya berupa penutup dekoratif.

Kamera utama menghasilkan foto yang cerah dan jenuh, cocok untuk kebutuhan media sosial. Kamera ini memiliki autofocus yang cepat dan akurat, serta efek blur yang baik. Namun, rentang dinamisnya masih rendah, sehingga mengalami kesulitan dalam mengambil foto di malam hari.

Di bagian depan, kamera 5MP cukup bagus untuk swafoto kenang-kenangan atau panggilan video, meski bukan untuk menangkap detail yang sangat tajam.

Baterai Realme P3 Lite

Baterai 6.300 mAh menjadi salah satu keunggulan Realme P3 Lite. Meskipun menggunakan baterai lithium-ion biasa, kapasitas besar ini memberikan daya tahan yang cukup lama. Menurut klaim Realme, ponsel ini bisa bertahan lebih dari 9 jam saat bermain game dan hingga dua hari untuk penggunaan normal.

Sayangnya, ponsel ini hanya dilengkapi adaptor 15W, yang membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi penuh baterai. Namun, ada fitur pengisian daya balik 6W yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai powerbank untuk perangkat lain.

Harga Realme P3 Lite

Di Indonesia, Realme P3 Lite ditawarkan dengan harga Rp1.399.000, yang mencakup RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB. Ponsel ini tersedia dalam dua warna, yaitu Pine Green dan Cloud White.

Nama-nama Pemimpin Apple yang Direbut Proyek AI Meta dan OpenAI

0

Kehilangan Pemimpin dan Teknisi di Apple: Tanda-Tanda Krisis Internal

Apple, perusahaan teknologi terkemuka yang dikenal dengan inovasi dan kualitas produknya, sedang menghadapi tantangan besar dalam hal kestabilan internal. Sejak pertengahan hingga akhir tahun ini, banyak talenta senior dari berbagai divisi Apple memilih untuk meninggalkan perusahaan. Mereka tidak hanya beralih ke kompetitor seperti Meta dan OpenAI, tetapi juga ada sejumlah petinggi yang pensiun, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan perusahaan.

Eksodus Karyawan Senior ke Kompetitor

Salah satu pihak yang paling banyak merekrut karyawan Apple adalah Meta. Banyak desainer dan insinyur AI yang telah bekerja selama bertahun-tahun di Apple bergabung dengan tim Meta. Salah satu nama penting yang keluar adalah Alan Dye, mantan VP Human Interface Design Apple. Dye, yang telah memimpin tim desain produk Apple selama 20 tahun, kini menjadi pemimpin creative studio baru di Reality Labs Meta. Ia akan mengawasi desain perangkat keras dan lunak serta produk berbasis AI milik Meta.

Selain Dye, Bill Sorrentino, Senior Director Apple Design Team, juga meninggalkan Apple untuk bergabung dengan Meta. Di sana, ia bekerja di bawah Dye dalam studio Reality Labs. Sementara itu, Ruoming Pang, mantan kepala model AI Apple, pindah ke Meta Superintelligence Labs. Pang merupakan arsitek utama di balik model dasar AI Apple dan membawa sejumlah bawahannya ke Meta, termasuk Tom Gunter, Mark Lee, Bowen Zhang, dan Yun Zhu.

Di bidang robotika, Jian Zhang, peneliti utama AI Apple untuk bidang robotika, juga pindah ke Meta Robotics Studio. Ke Yang, mantan kepala divisi Answers, Knowledge, and Information (AKI) Apple, juga meninggalkan perusahaan untuk bergabung dengan Meta. Divisinya di Apple berperan dalam pengembangan pencarian berbasis AI.

Pembajakan Talent oleh OpenAI

Selain Meta, OpenAI juga aktif merekrut karyawan Apple, terutama dari tim pengembang hardware. OpenAI membutuhkan tenaga ahli di bidang ini setelah mengakuisisi startup io Products, yang dibuat oleh Jony Ive, mantan Chief Design Officer Apple. Dengan akuisisi ini, OpenAI mulai gencar merekrut para teknisi Apple.

Menurut laporan Bloomberg, OpenAI telah mempekerjakan lebih dari 40 orang untuk tim pengembang perangkat kerasnya dalam sebulan terakhir. Tim tersebut kebanyakan terdiri dari para talenta pengembang iPhone. Cheng Chen, mantan Senior Director Display Technologies Apple, dan Tang Tan, mantan Vice President iPhone & Apple Watch Product Design, juga bergabung dengan OpenAI. Selain mereka, John Peebles dan Nan Du, dua peneliti model AI Apple, juga pindah ke OpenAI.

Pensiunnya Petinggi Apple

Tidak hanya perpindahan ke kompetitor, Apple juga kehilangan beberapa petinggi karena pensiun. Kate Adams, Senior Vice President and General Counsel, Lisa Jackson, Vice President of Environment, Policy and Social Initiatives, serta John Giannandrea, AI Chief, resmi pensiun. Jeff Williams, Chief Operating Officer, dan Luca Maestri, Chief Financial Officer, juga pensiun awal tahun ini.

Isu lain yang muncul adalah kemungkinan mundurnya CEO Apple, Tim Cook, pada tahun depan. Laporan Financial Times menyebut bahwa dewan direksi dan tim internal Apple sedang menjalankan rencana pergantian kepemimpinan. John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering, disebut sebagai calon kuat untuk menggantikan Cook. Namun, hingga saat ini, keputusan masih belum sepenuhnya ditentukan.

Ancaman dari Kepindahan Johny Srouji

Kabar kepergian Cook turut memicu aksi serupa dari salah satu petinggi penting Apple, yaitu Johny Srouji, Senior Vice President Hardware Technology. Ia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan perusahaan. Srouji memiliki peran kunci dalam desain chip Apple dan transisi ke silikon Apple. Untuk mempertahankannya, Cook disebut menawarkan paket gaji dan jabatan yang lebih tinggi. Beberapa eksekutif juga menyarankan agar Srouji diangkat menjadi Chief Technology Officer.

Perubahan-perubahan ini menunjukkan bahwa Apple sedang menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas internal dan daya saing di pasar teknologi global.

DANA Rilis AI Enablement Playbook Tingkatkan Kesiapan Industri

0

Panduan Praktis untuk Mengadopsi Kecerdasan Buatan

DANA, sebuah perusahaan teknologi keuangan yang berbasis di Indonesia, baru-baru ini meluncurkan AI Enablement Playbook. Panduan ini dirancang sebagai alat bantu bagi pelaku industri dalam mengevaluasi dan meningkatkan kesiapan mereka untuk mengadopsi kecerdasan buatan (AI). Dengan menggabungkan wawasan, metrik, serta prinsip implementasi AI yang aman, inklusif, dan dapat diperluas, AI Enablement Playbook menjadi sumber referensi penting bagi perusahaan yang ingin mempercepat proses transformasi digital.

Panduan ini disusun berdasarkan hasil diskusi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan para ahli di bidang AI. Proses penyusunan dilakukan melalui forum AI@Work Lab, yang bertujuan untuk membangun kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan teknologi AI secara berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, AI Enablement Playbook tidak hanya menjadi panduan teknis, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata DANA dalam mendukung visi nasional terkait penerapan AI.

Kontribusi Nyata untuk Peta Jalan Nasional

AI Enablement Playbook hadir sebagai bagian dari upaya DANA dalam mendukung penerapan Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional (AI Roadmap), yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Peta jalan ini bertujuan untuk mempercepat penerapan AI di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor keuangan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Dengan adanya panduan ini, pelaku industri memiliki pedoman yang lebih jelas dalam merancang strategi penggunaan AI yang sesuai dengan standar nasional.

Salah satu fitur utama dari AI Enablement Playbook adalah AI Enablement Checklist. Checklist ini berisi daftar periksa yang mencakup berbagai aspek kesiapan industri dalam menghadapi transformasi digital. Mulai dari infrastruktur teknologi hingga kapasitas SDM, checklist ini membantu perusahaan memastikan bahwa mereka sudah siap untuk mengadopsi AI secara efektif dan berkelanjutan.

Langkah Awal Menuju Transformasi Digital

Adopsi AI bukanlah hal yang mudah, terutama bagi perusahaan yang belum memiliki pengalaman dalam mengelola teknologi digital. Oleh karena itu, AI Enablement Playbook menyediakan langkah-langkah praktis yang bisa diikuti oleh berbagai ukuran perusahaan. Dari persiapan awal hingga implementasi dan evaluasi, panduan ini memberikan panduan lengkap yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi.

Selain itu, AI Enablement Playbook juga menekankan pentingnya prinsip-prinsip seperti transparansi, keamanan data, dan inklusivitas. Hal ini sangat relevan dalam konteks penggunaan AI di Indonesia, di mana kepercayaan publik terhadap teknologi digital semakin meningkat. Dengan mematuhi prinsip-prinsip tersebut, perusahaan tidak hanya dapat memaksimalkan manfaat AI, tetapi juga menjaga keandalan dan keamanan sistem yang digunakan.

Masa Depan yang Lebih Cepat dan Inovatif

Melalui inisiatif seperti AI Enablement Playbook, DANA menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri teknologi di Indonesia. Dengan memberikan akses kepada pelaku bisnis terhadap panduan yang terstruktur dan mudah dipahami, DANA berharap dapat mempercepat adopsi AI di seluruh negeri. Tidak hanya itu, inisiatif ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih inovatif dan kompetitif, di mana perusahaan dapat bersaing secara global dengan menggunakan teknologi terkini.

Dengan demikian, AI Enablement Playbook tidak hanya menjadi panduan teknis, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi perusahaan yang ingin mempercepat transformasi digital. Di tengah tantangan dan peluang yang semakin kompleks, adopsi AI akan menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan berinovasi.

Galaxy AI pada Galaxy S25 FE dukung komunikasi bebas hambatan bahasa

0

Teknologi AI Samsung Membantu Traveler Mengatasi Tantangan Bahasa

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para traveler saat mengunjungi negara atau daerah baru adalah perbedaan bahasa. Banyak wisatawan merasa canggung ketika harus bertanya arah, membaca papan petunjuk, atau bertransaksi di pasar lokal karena tidak memahami bahasa setempat. Namun, kini teknologi AI dari Samsung hadir sebagai solusi yang sangat membantu dalam memudahkan perjalanan.

Samsung Galaxy S25 FE dilengkapi dengan fitur Gemini Live dan Galaxy AI – Live Translate yang memungkinkan pengguna menerjemahkan bahasa secara real-time hanya dengan satu genggaman. Baik saat sedang berbelanja, mencari lokasi, berbicara dengan pedagang, hingga membaca teks di papan informasi asing—semuanya bisa dilakukan secara instan tanpa perlu membuka aplikasi penerjemah manual.

Dengan kemampuan AI yang semakin canggih, Galaxy S25 FE menjelma menjadi asisten perjalanan sekaligus alat bantu komunikasi yang andal bagi siapapun, terutama traveler muda yang gemar berpetualang ke berbagai kota dan negara.

Gemini Live: Terjemahan Real-Time Hanya dengan Arahkan Kamera

Fitur Gemini Live memungkinkan pengguna menerjemahkan bahasa secara cepat dan natural. Cukup arahkan kamera Galaxy S25 FE ke teks yang ingin diterjemahkan—seperti menu makanan, papan petunjuk, petunjuk keselamatan, atau tanda harga di pasar tradisional—dan AI akan menampilkan terjemahan otomatis langsung di layar.

Contoh prompt sederhana:
“Gemini, tolong terjemahkan tulisan di papan ini ke Bahasa Indonesia.”

Tak hanya teks, Gemini Live juga bisa dimanfaatkan untuk membantu memandu percakapan langsung dengan penduduk lokal. Misalnya, saat menawar harga, bertanya lokasi tempat wisata, atau sekadar berinteraksi santai untuk mendapatkan insight budaya lokal, dengan visual teks yang tampil di layar.

Selain untuk traveler, kemampuan memahami tulisan lokal ini juga bermanfaat bagi content creator yang sering membuat konten jelajah budaya seperti kain tradisional, kuliner daerah, hingga signboard unik yang sedang trending di media sosial.

Galaxy AI – Live Translate: Percakapan Dua Arah Tanpa Hambatan

Kemampuan AI di Galaxy S25 FE tidak berhenti pada penerjemahan visual saja. Fitur Live Translate menghadirkan penerjemahan percakapan dua arah secara real-time. Baik saat berbicara tatap muka maupun melalui panggilan telepon, pengguna bisa berkomunikasi dengan lancar meski lawan bicara menggunakan bahasa yang berbeda. Live Translate menerjemahkan suara secara langsung dengan output suara maupun teks—sehingga dialog tetap terasa natural dan cepat.

Fitur ini sangat berguna ketika:
– Menanyakan arah ke warga lokal.
– Bernegosiasi dengan penjual atau supir transportasi.
– Mengonfirmasi pemesanan hotel atau restoran.
– Menghubungi penyedia tur wisata.
– Mengatasi kendala informasi darurat.

Dengan kombinasi Gemini Live dan Live Translate, Galaxy S25 FE memberi kenyamanan komunikasi lintas bahasa tanpa rasa takut salah paham.

Solusi Ideal untuk Traveler & Konten Kreator

Teknologi AI ini menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin sering berpindah kota, menjelajah budaya baru, dan mencari pengalaman autentik. Bagi travel enthusiast, fitur ini membuat perjalanan lebih praktis dan menyenangkan tanpa harus membawa kamus, membuka banyak aplikasi, atau bergantung pada sinyal internet untuk menerjemahkan bahasa asing.

Bagi konten kreator, AI membantu memahami makna tulisan tradisional atau signage historis—sehingga dapat memberikan konteks informasi yang lebih akurat dalam konten edukasi maupun travel story.

Alhasil, Galaxy S25 FE bukan hanya smartphone biasa, tapi partner perjalanan cerdas yang memudahkan komunikasi dan membuka kesempatan eksplorasi yang lebih luas.

Jika kamu hobi traveling, suka eksplor budaya baru, atau butuh asisten komunikasi yang selalu siap di genggaman, Galaxy S25 FE adalah pilihan tepat. Rasakan sendiri pengalaman berbelanja, bertanya arah, atau membuat konten jelajah tempat wisata tanpa hambatan bahasa.

Setelah Ancaman Pembekuan, Bea Cukai Hadirkan Pemindai Kontainer Baru dan Aplikasi Kepabeanan Berbasis AI

0

Penggunaan Teknologi Pemindai Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Priok

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah meresmikan penggunaan alat pemindai peti kemas berbasis X-Ray di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Alat ini dilengkapi kemampuan deteksi bahan nuklir dan zat radioaktif dalam kontainer, yang menjadi langkah penting dalam memperkuat keamanan arus barang.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi pemindai serta pengembangan kecerdasan buatan (AI) adalah strategi penting untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan daya saing ekonomi. Ia menyatakan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk memerangi penyelundupan dengan cara yang lebih modern dan efisien.

“Kita harus menjaga kepercayaan publik dan menjaga daya tanya ekonomi. Selain itu, kita juga harus memerangi penyelundupan dengan cara yang lebih modern,” ujar Purbaya saat peresmian alat pemindai berbasis AI di Terminal 3 PT Mustika Alam Lestari (MAL) Tanjung Priok, Jumat (12/12/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi besar menuju ekosistem kepabeanan yang modern, adaptif, dan berlandaskan data. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan inovasi ini berjalan optimal dan mampu merespons perkembangan modus kejahatan perdagangan internasional.

“Dengan berbagai inovasi tersebut, pengawasan kepabeanan akan semakin adaptif, berbasis data, dan mampu mengantisipasi perkembangan modus kejahatan. Pada saat yang sama, pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha harus lebih cepat, akurat, dan tetap berintegritas,” tambahnya.

Purbaya menilai momen ini menandai langkah besar transformasi digital Bea Cukai. Dari sisi fungsi alat, ia menjelaskan bahwa alat tersebut dilengkapi dengan fitur radiation portal monitor (RPM). Pemeriksaan dapat dilakukan tanpa harus membuka fisik peti kemas, sehingga layanan menjadi lebih cepat sekaligus aman.

Teknologi ini dinilai dapat memperkuat pencegahan pelanggaran impor-ekspor dan menutup celah kecurangan yang selama ini merugikan perekonomian.

Selain itu, Bea Cukai juga mulai mengimplementasikan pelaporan mandiri berbasis aplikasi CEISA 4.0 Mobile melalui fitur Self Service Report Mobile (SSR-Mobile). Fitur ini sebelumnya telah diresmikan di PT Multistrada Arah Sarana, Cikarang, pada Selasa (09/12/2025).

Melalui aplikasi tersebut, perusahaan dapat melakukan gate in, stuffing, pembongkaran, hingga gate out secara mandiri dengan dukungan geotagging, pencatatan real-time, dan analisis risiko otomatis berbasis AI. Sistem ini memungkinkan petugas melakukan tindak lanjut bila ditemukan indikasi tertentu, baik melalui pemeriksaan dokumen maupun fisik.

Purbaya menegaskan, penggunaan aplikasi tersebut diharapkan memangkas birokrasi, meningkatkan kepatuhan, dan menutup ruang penyalahgunaan seperti ekspor fiktif atau switching product.

Bea Cukai juga mulai memperkenalkan Trade AI, sistem berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menganalisis impor secara lebih akurat. Teknologi ini diproyeksikan mampu mendeteksi praktik manipulasi nilai transaksi, seperti underinvoicing dan overinvoicing, sekaligus memantau potensi pencucian uang berbasis perdagangan.

Trade AI akan dilengkapi kemampuan klasifikasi barang, validasi dokumen, verifikasi asal barang, hingga rekomendasi profil risiko importir, dan selanjutnya terintegrasi dengan CEISA 4.0. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kepabeanan yang lebih efektif dan transparan.

Prompt Gemini AI Wanita Berpose Anggun untuk Tahun Baru dan Natal

0

Tips Menggunakan Prompt AI Gemini untuk Edit Foto Natal dan Tahun Baru

Prompt AI Gemini adalah alat yang sangat berguna bagi pengguna yang ingin mengedit foto dengan hasil yang lebih menarik dan realistis. Dengan memberikan instruksi yang jelas dan detail, kamu bisa memanfaatkan AI untuk menciptakan gambar yang sesuai dengan tema tertentu, seperti Natal atau Tahun Baru.

Dalam konteks pengeditan gambar, prompt berfungsi sebagai petunjuk yang memberi tahu AI tentang tujuan, gaya, dan batasan dari gambar yang diinginkan. Misalnya, kamu bisa menulis “buat gambar wanita elegan dengan gaun merah di pohon Natal, HD 4K”. Semakin detail dan spesifik prompt yang kamu buat, semakin akurat hasilnya karena AI akan memprosesnya sebagai konteks multimodal (teks + gambar referensi).

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa kamu gunakan untuk mengedit foto dengan tema Natal dan Tahun Baru:

Prompt Natal untuk Wanita

  • Potret sinematik wanita duduk santai di samping pohon Natal berhias ornamen merah-emas, mengenakan kardigan merah oversized dan atasan rajut putih, rambut panjang hitam bergelombang dengan pita satin merah besar, pencahayaan lembut hangat, HD 4K realistis.
  • Wanita glamor bertema Natal memegang ornamen kaca merah dekat wajah, gaun beludru merah strapless berkilau, sarung tangan panjang berumbai, ponytail tinggi dengan pita merah dramatis, bokeh latar ruangan festive, ultra realistis.
  • Foto wanita cozy di sofa merah dengan stocking dan mug cokelat panas, sweater hijau pinus oversized, latar perapian dan lampu natal kuning hangat, ekspresi hangat manis, tekstur kain nyata, cinematic 8K.

Tema Tahun Baru untuk Wanita

  • Wanita elegan menyambut 2026 di balkon kota malam hari, gaun silver sequin pendek dengan mantel bulu putih, memegang gelas sampanye, kembang api belakang gemerlap, rambut blowout sleek, pose percaya diri, bokeh lights HD.
  • Potret pesta Tahun Baru wanita dengan dress hitam velvet off-shoulder, aksesoris emas, confetti emas jatuh, latar balon hitam-emas dan jam countdown, makeup smokey eye bold, lighting dramatis pesta, fotorealistik 4K.
  • Wanita romantis countdown NYE berdua, piyama satin merah-hitam lucu, duduk di tempat tidur dengan bantal hati dan lilin, latar jendela cityscape fireworks, rambut messy bun, suasana intim cozy, natural light.

Dengan menggunakan prompt yang tepat, kamu bisa mengubah foto biasa menjadi karya seni yang menarik dan sesuai dengan tema tertentu. Pastikan untuk menambahkan detail seperti jenis pakaian, warna, pencahayaan, dan ekspresi agar hasilnya lebih realistis dan menarik. Jika kamu ingin mengedit foto dengan tema Natal atau Tahun Baru, cobalah beberapa contoh prompt di atas dan sesuaikan dengan kebutuhanmu.

10 tren terpopuler Google Indonesia 2025

0

Tren Terpopuler di Google Indonesia Tahun 2025

Tahun 2025 telah berlalu dan meninggalkan banyak momen yang menjadi sorotan masyarakat. Di akhir tahun ini, Google merangkum berbagai topik yang paling banyak dicari oleh pengguna di Indonesia. Dari berbagai kategori seperti Apa, Gimana, Siapa, Lirik Lagu, hingga Top Tren, terdapat beberapa fenomena yang menarik perhatian publik. Berikut adalah daftar tren teratas yang menjadi perbincangan hangat sepanjang tahun.

10. Brave Pink Hero Green

Kata kunci “Brave Pink Hero Green” menempati posisi ke-10 sebagai tren yang paling banyak dicari di Google Indonesia. Kombinasi warna ini menjadi simbol perlawanan damai rakyat dalam media sosial untuk gerakan 17+8 Tuntunan Warga saat aksi demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Warna pink terinspirasi dari aksi berani sosok ibu berjilbab pink yang ikut terjun melawan aparat, sedangkan hijau identik dengan jaket pengemudi ojek online yang terkait dengan Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas karena terlindas rantis Brimob. Gerakan ini menjadi viral di Instagram dengan pengguna mengubah foto profil mereka menggunakan efek duotone Brave Pink dan Hero Green.

9. Diogo Jota

Diogo Jota, pemain sepak bola asal Portugal, menjadi salah satu nama yang paling banyak dicari. Ia meninggal secara mendadak pada 3 Juli 2025 dalam kecelakaan mobil bersama adiknya di Spanyol. Kabar kematiannya menyebar cepat dan memicu duka cita dari komunitas sepak bola internasional, termasuk klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, PSG, dan Manchester United. Bintang-bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes juga memberikan tribute pribadi.

8. Danantara

Danantara resmi dibentuk pada 24 Februari 2025 sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Tujuannya adalah mengelola aset besar milik negara (BUMN) dan melakukan investasi strategis. Pencarian mengenai Danantara meningkat drastis karena skala dan dampaknya terhadap ekonomi Indonesia. Isu ini menarik perhatian masyarakat luas karena menyentuh aspek fundamental ekonomi dan kebijakan publik.

7. Film Pabrik Gula

Film horor supranatural “Pabrik Gula” yang disutradarai oleh Awi Suryadi menjadi salah satu film terlaris tahun ini. Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang diceritakan oleh akun SimpleMan di media sosial. Dalam waktu 6 hari sejak tayang, film ini mencatat sekitar 2 juta penonton dan terus melonjak hingga menjadi salah satu film paling laris tahun ini.

6. Timnas Indonesia

Sepak bola tetap menjadi olahraga favorit di Indonesia. Kata kunci “Timnas Indonesia” sering dicari di Google. Salah satu peristiwa yang menarik perhatian adalah penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih. Nama besar ini memicu perdebatan tentang perbandingan dengan Shin Tae Yong serta harapan dan kritik terhadap pergantian pelatih.

5. Coretax

Coretax adalah sistem inti administrasi perpajakan baru yang dirancang untuk memodernisasi tata kelola pajak di Indonesia. Sistem ini menggabungkan proses pendaftaran wajib pajak, pelaporan pajak, pembayaran, faktur, dan pemeriksaan dalam satu platform. Dampaknya terhadap seluruh warga dan pelaku usaha membuat Coretax menjadi topik penting nasional ketika diimplementasikan mulai 1 Januari 2025.

4. Titiek Puspa

Kabar duka datang dari penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa, yang meninggal dunia pada 10 April 2025 di usia 87 tahun. Kabar ini memicu reaksi emosional dan nostalgia publik mengenai sosoknya. Banyak orang mencari kenangan, lagu-lagu lawas, atau informasi terkait warisan beliau.

3. Purbaya Yudhi Sadewa

Nama Purbaya Yudhi Sadewa muncul pertama kali pada September 2025 ketika ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Gaya komunikasi yang lugas dan gebrakan pada kebijakannya membuatnya dikagumi masyarakat dan dianggap sebagai wajah baru yang menjanjikan perubahan nyata.

2. Gemini AI

Gemini AI adalah sistem kecerdasan buatan (AI) buatan Google yang bisa menjawab pertanyaan pengguna, membantu membuat konten, riset, coding, hingga analisis gambar/audio/video. Versi Pro dari Gemini AI diluncurkan dan memperluas akses global, termasuk di Indonesia. Dengan fitur multifungsi dan ekspektasi tinggi terhadap teknologi AI, banyak orang mencari informasi mengenai Gemini AI.

1. Jumbo

Jumbo menjadi kata kunci yang paling banyak dicari di Google Indonesia tahun ini. Film animasi lokal ini dirilis pada 2025 dan langsung mencuri perhatian karena kualitas animasinya yang tak kalah dengan animasi luar negeri. Film ini juga menggandeng beberapa nama besar sebagai pengisi suara dan memiliki original soundtrack yang viral di media sosial. Dengan tema cerita anak yang relevan untuk semua umur, Jumbo menjadi film bioskop paling laris tahun ini.

Harga iPhone Terbaru: 15, 16, 16E, 17, 17 Pro Max, 17 Air

0

Daftar Harga iPhone Terbaru 2025

iPhone terus menjadi salah satu perangkat paling diminati di pasar smartphone. Tahun 2025 membawa berbagai inovasi dan penawaran menarik dari berbagai model yang tersedia. Berikut adalah daftar harga lengkap untuk beberapa model iPhone terbaru, termasuk seri iPhone 17 yang baru saja dirilis.

Seri iPhone 17: Empat Model dengan Harga Beragam

Seri iPhone 17 hadir dalam empat varian utama, yaitu iPhone 17 (model dasar), iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max. Setiap model memiliki spesifikasi dan harga yang berbeda-beda, sesuai dengan kapasitas memori internalnya.

  • iPhone 17
  • 256 GB: Rp 17.249.000
  • 512 GB: Rp 21.999.000

  • iPhone 17 Air

  • 256 GB: Rp 21.249.000
  • 512 GB: Rp 25.999.000
  • 1 TB: Rp 30.249.000

  • iPhone 17 Pro

  • 256 GB: Rp 23.749.000
  • 512 GB: Rp 28.249.000
  • 1 TB: Rp 32.999.000
  • 2 TB: Belum tersedia

  • iPhone 17 Pro Max

  • 256 GB: Rp 25.749.000
  • 512 GB: Rp 30.249.000
  • 1 TB: Rp 34.999.000
  • 2 TB: Rp 43.999.000

Harga ini bisa berubah tergantung pada promosi atau diskon yang diberikan oleh distributor resmi.

Harga iPhone Seri Lain di Tahun 2025

Selain model terbaru, beberapa seri sebelumnya masih tetap diminati oleh konsumen. Berikut rincian harga iPhone untuk beberapa model lama:

  • iPhone 13
  • 128 GB: Rp 8.249.000 (dari harga awal Rp 10.299.000)

  • iPhone 14

  • 128 GB: Rp 9.699.000 (dari harga awal Rp 12.499.000)
  • 256 GB: Rp 11.949.000 (dari harga awal Rp 15.299.000)

  • iPhone 15

  • 128 GB: Rp 10.999.000 (dari harga awal Rp 14.400.000)
  • 256 GB: Rp 13.499.000 (dari harga awal Rp 17.499.000)

  • iPhone 15 Plus

  • 128 GB: Rp 12.999.000 (dari harga awal Rp 16.499.000)
  • 256 GB: Rp 15.499.000 (dari harga awal Rp 19.499.000)

Seri iPhone 16 dan iPhone 16E

Model-model seperti iPhone 16 dan iPhone 16E juga hadir dengan berbagai variasi kapasitas memori. Berikut harga terkini:

  • iPhone 16
  • 128 GB: Rp 14.999.000
  • 256 GB: Rp 15.999.000 (sebelumnya Rp 17.499.000)

  • iPhone 16e

  • 128 GB: Rp 10.999.000 (sebelumnya Rp 12.749.000)

  • iPhone 16 Plus

  • 128 GB: Rp 15.999.000 (sebelumnya Rp 18.999.000)
  • 256 GB: Rp 18.499.000 (sebelumnya Rp 21.499.000)
  • 512 GB: Rp 22.999.000 (sebelumnya Rp 25.499.000)

  • iPhone 16 Pro

  • 128 GB: Rp 17.499.000 (sebelumnya Rp 18.749.000)
  • 256 GB: Rp 19.999.000 (sebelumnya Rp 21.749.000)
  • 512 GB: Rp 23.499.000 (sebelumnya Rp 26.249.000)

  • iPhone 16 Pro Max

  • 256 GB: Rp 21.499.000 (sebelumnya Rp 22.749.000)
  • 512 GB: Rp 25.499.000 (sebelumnya Rp 28.249.000)
  • 1 TB: Rp 29.499.000 (sebelumnya Rp 33.249.000)

  • iPhone 16e

  • 128 GB: Rp 11.499.000 (sebelumnya Rp 12.740.000)
  • 256 GB: Rp 13.999.000 (sebelumnya Rp 15.240.000)
  • 512 GB: Rp 17.999.000 (sebelumnya Rp 19.240.000)

Model Lain dan Harga Spesial

Beberapa model lain seperti iPhone 11 dan iPhone SE 3rd Gen juga masih tersedia dengan harga yang relatif terjangkau:

  • iPhone 11
  • 64 GB: Rp 6.999.000
  • 128 GB: Rp 8.499.000

  • iPhone SE 3rd Gen

  • 64 GB: Rp 6.999.000
  • 128 GB: Rp 8.499.000
  • 256 GB: Rp 9.999.000

Cara Pre Order iPhone 17 di Distributor Resmi

Beberapa distributor resmi seperti iBox, Digimap, dan Erafone telah membuka sistem pre order untuk iPhone 17. Berikut langkah-langkahnya:

1. iBox Indonesia
  • Buka situs resmi iBox.
  • Pada halaman utama, klik tombol Registrasi.
  • Isi data pribadi seperti nama lengkap, email, dan nomor HP.
  • Pilih varian iPhone yang diinginkan, misalnya iPhone 17 Pro Max.
  • Klik Simpan dan tunggu notifikasi pemesanan berhasil.
2. Digimap
  • Buka situs resmi Digimap.
  • Cari promosi iPhone 17 dan klik Registrasi.
  • Isi data pribadi dan pilih model yang diinginkan.
  • Klik Simpan dan tunggu notifikasi pemesanan.
3. Erafone
  • Buka situs resmi Erafone.
  • Temukan promosi iPhone 17 dan klik Registrasi.
  • Isi data dan pilih model yang diinginkan.
  • Klik Simpan dan tunggu notifikasi pemesanan.

Pre order iPhone 17 akan dimulai pada 10 Oktober 2025 pukul 00:01 WIB, sementara pengambilan barang dilakukan pada 17 Oktober 2025.