Minggu, Maret 29, 2026
Beranda blog Halaman 325

LTI Gelar Lintas Teknologi Solutions Day Edisi ke-8

0

Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition: Membangun Kolaborasi untuk Kecerdasan Buatan di Indonesia

PT. Lintas Teknologi Indonesia (LTI) kembali menyelenggarakan acara tahunan yang dinamai Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition. Acara ini menjadi ajang pertemuan penting antara para regulator, pemimpin industri, penyedia layanan, serta mitra teknologi untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Dengan mengusung tema “Living with AI: Opportunity, Risk, or Reality?”, forum ini memberikan wadah untuk memperkuat pemahaman tentang peran AI dalam kehidupan sehari-hari dan bisnis.

Acara ini diselenggarakan di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, dengan format yang menarik dan beragam. Peserta dapat mengikuti Fun Run 8K, konferensi teknologi, serta turnamen golf dalam satu hari penuh. Hal ini menciptakan keseimbangan antara inovasi, kolaborasi, dan gaya hidup sehat bagi profesional di bidang teknologi.

Tema utama dari acara ini menggambarkan realitas bahwa AI tidak lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas masyarakat dan bisnis modern. Namun, sebagian besar pengguna masih belum menyadari betapa dalamnya pengaruh AI dalam kehidupan mereka.

President Director PT. Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol, menjelaskan bahwa ada perubahan signifikan dalam perilaku manusia dan budaya digital global. Ia juga menyoroti perkembangan AI di tingkat global dan nasional. Di dunia, sebagian besar perusahaan sudah mengadopsi AI, sementara di Indonesia pertumbuhan AI mencapai 47% dalam setahun terakhir. Meski begitu, hanya sebagian kecil perusahaan yang sudah menggunakan AI secara lanjut.

Di sisi masyarakat, sebagian besar pengguna di dunia sudah berinteraksi dengan AI. Namun, lebih dari 70% masyarakat Indonesia belum menyadari penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi dan edukasi publik mengenai AI.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa percepatan adopsi AI tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan masyarakat dan institusi dalam beradaptasi terhadap perubahan cara bekerja, berpikir, dan berinteraksi. Lintas Teknologi melihat bahwa membangun ekosistem yang sehat melalui edukasi, literasi digital, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar transformasi AI dapat membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Melalui Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition, Lintas Teknologi menegaskan perannya sebagai jembatan kolaborasi antara dunia bisnis, regulator, dan penyedia teknologi. Dengan semangat “Living with AI”, forum ini menjadi panggilan untuk bersama-sama membentuk masa depan AI Indonesia yang berorientasi pada manusia, berdaya saing global, dan membawa manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pertumbuhan AI Indonesia Mencapai 47%, Warga Harus Beradaptasi

0

Pertumbuhan Kecerdasan Buatan di Indonesia yang Mencapai 47% Tahunan

Pertumbuhan adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia tercatat mencapai 47% per tahun. Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dan bisnis. Menurut Muhamad Paisol, President Director PT Lintas Teknologi Indonesia, perilaku manusia semakin berubah seiring dengan perkembangan dunia digital.

Ia menyebutkan bahwa mayoritas perusahaan global kini sudah mengadopsi AI, sementara di Indonesia pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan mencapai angka yang signifikan dalam setahun terakhir. Meski demikian, hanya sebagian kecil perusahaan yang masuk kategori pemanfaatan tingkat lanjut.

Di sisi masyarakat, penggunaan AI sudah sangat umum di seluruh dunia. Namun, lebih dari 70% masyarakat Indonesia belum menyadari betapa dalamnya penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan edukasi publik mengenai AI.

Paisol menekankan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan kenyataan yang tidak bisa dihindari. Ia menilai, masyarakat tidak memiliki pilihan selain beradaptasi dengan AI. “Pertanyaannya bukan lagi apakah kita harus beradaptasi, tetapi seberapa cepat dan seberapa cerdas kita memanfaatkannya untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan industri,” ujarnya.

Transformasi di berbagai industri tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial dan budaya. Perubahan yang dibawa oleh AI tidak hanya terjadi di industri, tetapi juga pada cara manusia berpikir, bekerja, dan berinteraksi. “Kita memasuki era baru di mana sinergi antara manusia dan mesin menjadi standar, dan kemampuan adaptasi menjadi fondasi utama,” tambah Paisol.

Forum Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition

Dalam rangka membahas arah perkembangan kecerdasan buatan di Indonesia, Lintas Teknologi Indonesia menggelar Lintas Teknologi Solutions Day 8th Edition. Forum tahunan ini mempertemukan regulator, pemimpin industri, service providers, dan mitra teknologi untuk mendiskusikan berbagai aspek terkait AI.

Dengan tema “Living with AI: Opportunity, Risk, or Reality?”, forum ini menyoroti fakta bahwa AI tidak lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah sepenuhnya melekat dalam aktivitas masyarakat dan bisnis modern. Meski demikian, sebagian besar pengguna masih belum menyadari kehadiran AI dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Penerapan AI di Industri Telekomunikasi

Dalam diskusi tersebut, Dian Siswarini, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia, menjelaskan bahwa Telkom Group telah mengimplementasikan AI for Network untuk mengotomasi operasi jaringan, mengoptimalkan capacity planning dan network design, serta meningkatkan efisiensi routing lalu lintas jaringan. Tujuannya adalah untuk memastikan kinerja jaringan yang lebih andal dan hemat biaya.

Selain itu, pemanfaatan AI juga diperluas ke domain komersial melalui precision marketing untuk mendukung strategi iklan dan optimasi pengalaman pelanggan. Untuk mendukung pemanfaatan AI, Telkom Group membangun infrastruktur digital yang kuat agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan internet yang memadai sebagai dasar percepatan adopsi AI.

Pentingnya Kolaborasi untuk Visi Nasional AI

Ismail, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, operator, pelaku bisnis, akademisi, dan sektor privat sangat penting dalam mewujudkan visi nasional AI. Ia menyarankan pembuatan program bersama yang melibatkan diskusi tentang jaringan, sumber data, hingga spektrum frekuensi.

Tujuan dari kolaborasi ini adalah menciptakan kompetisi yang kolaboratif, sehingga layanan publik yang relevan dapat dihadirkan. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk mempersiapkan Indonesia menuju adopsi AI yang lebih luas dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Hindari Kekacauan! Pichai Minta AS Atur AI Secara Nasional

0

Pemimpin Google Mendorong Regulasi Kecerdasan Buatan di Tingkat Nasional

CEO Google, Sundar Pichai, dalam sebuah wawancara yang dilakukan pada hari Minggu waktu setempat, menyampaikan pentingnya segera mengembangkan regulasi kecerdasan buatan (AI) di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa Amerika Serikat harus menemukan keseimbangan yang tepat dalam pengaturan AI agar tidak tertinggal dalam persaingan global.

Pichai menjelaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 1.000 RUU terkait AI yang sedang dipertimbangkan oleh berbagai lembaga legislatif negara bagian. Situasi ini dinilai dapat menyebabkan kekacauan dalam regulasi dan merugikan perusahaan-perusahaan teknologi AS dalam kompetisi internasional. Menurutnya, langkah terbaik adalah menciptakan kerangka regulasi yang bisa diterapkan secara nasional, sehingga mampu mendorong inovasi sekaligus membangun standar yang jelas.

Selain fokus pada regulasi domestik, Pichai juga menyoroti pentingnya penguatan pertahanan bagi pemerintah dan perusahaan teknologi. Ia menyarankan adanya kerja sama antar negara untuk menciptakan kerangka kerja internasional yang bertujuan mencegah penggunaan AI sebagai alat serangan satu sama lain.

“Sementara kami sebagai bisnis perlu terus meningkatkan kualitas produk kami, pemerintah juga harus bekerja sama dalam mengembangkan standar dan kerangka kerja agar teknologi ini dapat digunakan secara kolaboratif,” ujar Pichai.

Ia mengakui bahwa AI memiliki potensi besar, termasuk dalam bidang kesehatan, seperti pengembangan obat baru dan pengobatan kanker. Namun, ia juga memperingatkan bahwa teknologi ini bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Google sendiri telah menggunakan AI dalam upaya memerangi kejahatan digital, seperti penipuan dan peretasan.

Salah satu contoh inisiatif Google dalam hal ini adalah pengembangan SynthID oleh Google DeepMind. Alat ini dirancang untuk mengidentifikasi gambar dan video yang dihasilkan oleh AI, sehingga memudahkan deteksi konten palsu atau manipulasi.

Menghadapi kekhawatiran bahwa AI dapat mengurangi kemampuan berpikir manusia, Pichai membandingkannya dengan kritik yang pernah dialami Google Search beberapa dekade lalu. Ia optimis bahwa masyarakat akan mampu beradaptasi dengan teknologi ini, dan berharap bahwa kreativitas manusia akan semakin berkembang di masa depan.

Selain itu, Pichai juga sempat menyampaikan rencana proyek “Suncatcher” Google. Proyek ini bertujuan membangun pusat data AI yang bertenaga surya di luar angkasa. Ia yakin bahwa inisiatif ini akan menjadi solusi yang lebih konvensional dalam waktu sekitar sepuluh tahun ke depan.

Dengan pendekatan yang seimbang antara inovasi dan regulasi, Pichai berharap AI dapat dimanfaatkan secara positif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Alibaba Cloud Juara AI di NeurIPS, Jadi Pemain Global dalam Efisiensi LLM

0

Posisi Alibaba Cloud di Dunia Kecerdasan Buatan

Dalam dunia kecerdasan buatan (AI), Alibaba Cloud menegaskan dirinya sebagai salah satu pemain utama. Tim peneliti perusahaan ini menjadi satu-satunya wakil dari Tiongkok yang meraih penghargaan tertinggi di NeurIPS 2025, konferensi paling bergengsi dalam industri AI. Penghargaan ini diperoleh berkat inovasi signifikan dalam meningkatkan efisiensi model bahasa besar (Large Language Model/LLM).

Hasil penelitian ini diproyeksikan mampu mengurangi biaya pelatihan dan inferensi generasi berikutnya dari model Qwen tanpa mengorbankan akurasi. Inovasi ini memperlihatkan keunggulan Alibaba Cloud, terutama ketika tim tersebut bekerja sama dengan rekan penulis dari universitas internasional ternama seperti University of Edinburgh, Stanford University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Tsinghua University.

Teknik Baru untuk Meningkatkan Mekanisme Attention

Tim peneliti Alibaba Cloud memperkenalkan teknik baru untuk menyempurnakan mekanisme attention dalam model dasar AI. Menurut penjelasan CTO Alibaba Cloud, Zhou Jingren, “Model bahasa besar menggunakan mekanisme attention internal untuk memfokuskan pada kata-kata paling relevan dalam sebuah kalimat, membantu mereka memahami dan menghasilkan respons yang lebih baik.” Inovasi yang disebut gated attention ini memungkinkan model menentukan secara dinamis informasi mana yang perlu diproses lebih lanjut, sehingga mengurangi beban komputasi.

Teknik ini telah diuji melalui lebih dari 30 eksperimen dengan berbagai ukuran dan arsitektur model. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi komputasi yang konsisten tanpa mengorbankan stabilitas maupun akurasi. Hal ini menegaskan bahwa metode ini robust dan berpotensi diaplikasikan secara luas di industri AI.

Penghargaan Best Paper NeurIPS 2025

Penghargaan Best Paper NeurIPS 2025 diperoleh di tengah persaingan ketat dari 21.575 naskah yang dikirim. Alibaba Cloud termasuk dalam empat pemenang terbaik, yang menegaskan posisi Tiongkok dalam riset AI fundamental. Di tengah tren perusahaan-perusahaan Barat yang semakin menutup rapat penelitian mereka, keberhasilan ini menunjukkan perkembangan pesat dalam riset AI di Tiongkok.

Dampak pada Model Qwen

Dalam konteks model Qwen, inovasi ini memiliki implikasi besar. Zhou Jingren menekankan, “Teknik gated attention, bersama terobosan seperti hybrid attention, ultra-sparse Mixture of Experts, dan multi-token prediction, akan secara signifikan menurunkan biaya pelatihan dan inferensi generasi berikutnya dari model Qwen.”

Keputusan Alibaba untuk mempublikasikan penelitian ini, alih-alih menyimpannya sebagai rahasia, mendapat pujian luas dari komunitas ilmiah. Juri NeurIPS menekankan, “Pembagian hasil penelitian seperti ini sangat patut diapresiasi, terutama di tengah pergeseran industri yang semakin menutup akses hasil riset LLM.”

Perkembangan Tiongkok dalam Riset AI

Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa Tiongkok, melalui perusahaan seperti Alibaba Cloud, semakin matang dalam riset dan rekayasa AI. Dominasi teknologi global kini tidak lagi eksklusif di tangan Barat; sebaliknya, Tiongkok mulai menetapkan standar dalam efisiensi dan akses terbuka terhadap AI.

Sinyal Penting bagi Industri Global

Kemenangan tim Alibaba Cloud di NeurIPS 2025 menjadi sinyal penting bagi industri global. Generasi baru model AI kini berpotensi lebih efisien, lebih terjangkau, dan lebih mudah diakses secara luas, menandai lompatan besar dalam evolusi kecerdasan buatan di tingkat global.

Rekomendasi Ponsel Mulai Entry Level hingga Flagship Desember 2025

0

Rekomendasi Smartphone untuk Kebutuhan Harian

Jika kamu sedang mencari smartphone yang sesuai dengan kebutuhan harian, berikut ini adalah rekomendasi pilihan dari berbagai kategori mulai dari entry level hingga flagship. Semua model yang disebutkan telah tersedia di Indonesia dan bisa dipesan melalui gerai resmi maupun platform belanja online.

Setiap smartphone memiliki keunggulan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pastikan kamu mempertimbangkan budget dan fitur yang dibutuhkan sebelum memutuskan untuk membeli.

Entry Level

  1. Samsung Galaxy A07

    HP ini dirilis pada tahun ini dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp1.649.000 untuk varian 4GB/128GB. Salah satu keunggulannya adalah jaminan pembaruan sistem operasi hingga enam kali. Selain itu, performa Helio G99 mampu menjalankan game dengan grafik rata kiri hingga rata tengah.

  2. Infinix Smart 10 Plus

    Meskipun menggunakan prosesor UNISOC T7250, perangkat ini cocok digunakan untuk komunikasi dan media sosial. Baterai besar dengan kapasitas 6000 mAh membuatnya tahan seharian. Harga yang ditawarkan adalah sekitar Rp1.449.000 untuk varian 8GB/128GB.

  3. Vivo Y19sGT 5G

    Dengan harga sekitar Rp2.199.000 untuk varian 8GB/128GB, smartphone ini dilengkapi chipset Dimensity 6300 yang bagus untuk bermain game. Selain itu, perangkat ini lolos uji militer MIL-STD 810H dan SGS 5-Star Drop Resistance, sehingga lebih tahan banting.

Mid Level

  1. POCO M7 Pro 5G

    Menggunakan chipset Dimensity 7025 Ultra, smartphone ini cocok untuk bermain game dengan kualitas rata kanan. Layar AMOLED 120 Hz dengan lapisan Gorilla Glass 5 memberikan kenyamanan saat digunakan. Harga yang ditawarkan adalah sekitar Rp2.699.000 untuk varian 8GB/256GB.

  2. Nubia Neo 3 GT

    Jika kamu mencari smartphone khusus gaming tanpa menggunakan prosesor Snapdragon atau MediaTek, Nubia Neo 3 GT bisa menjadi pilihan. Prosesor UNISOC T9100 yang digunakan menawarkan performa stabil. Terdapat dua tombol trigger khusus untuk memainkan game tertentu. Harganya sekitar Rp2.899.000 untuk varian 8GB/256GB.

Flagship

  1. Realme GT 7T

    Masuk dalam daftar rekomendasi smartphone kelas flagship, Realme GT 7T menggunakan chipset Dimensity 8400 Max yang mampu menjalankan game dengan kecepatan 60FPS tanpa gangguan. Baterai besar dengan kapasitas 7000 mAh dan dukungan fast charging 120W membuatnya sangat unggul. Harga yang ditawarkan adalah sekitar Rp5.499.000 untuk varian 12GB/256GB.

  2. OPPO Reno11 Pro 5G

    Dengan harga sekitar Rp5.999.000 untuk varian 12GB/512GB, smartphone ini dilengkapi chipset MediaTek Dimensity 8200. Layar OLED seluas 6,7 inci serta dukungan fast charging 80 watt menjadi daya tarik utamanya.

Dengan berbagai pilihan tersebut, kamu bisa memilih smartphone yang sesuai dengan kebutuhan dan budget. Pastikan untuk memperhatikan spesifikasi dan fitur yang dibutuhkan agar mendapatkan pengalaman penggunaan yang optimal.

DeepSeek Umumkan Dua Model AI Terbaru untuk Lawan GPT-5 dan Gemini 3.0 Pro

0

Perkembangan Terbaru dalam Dunia Kecerdasan Buatan

Perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, DeepSeek, baru saja meluncurkan dua model AI terbaru yang diklaim mampu bersaing dengan GPT-5 dari OpenAI dan Gemini 3.0 Pro dari Google. Model-model tersebut adalah DeepSeek-V3.2 dan DeepSeek-V3.2-Speciale, yang dikenal memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.

Kedua model ini dirancang sebagai model akal imitasi yang berfokus pada penalaran atau reasoning-first. Mereka ditujukan untuk membantu alur kerja dan otomatisasi tugas-tugas kompleks yang sering diminta oleh pengguna. Dengan pendekatan ini, DeepSeek berusaha memberikan solusi yang lebih efisien dan akurat dibandingkan produk sebelumnya.

Menurut Chen Fang, salah satu kontributor proyek AI teranyar ini, DeepSeek tidak hanya memberikan inovasi sesaat, tetapi juga menawarkan kinerja yang jauh lebih optimal. Ia menyatakan bahwa perusahaan ini telah melakukan banyak perbaikan untuk mencapai tingkat keunggulan yang signifikan.

Dalam laporan teknologi terbaru, disebutkan bahwa versi terbaru DeepSeek mampu memberikan kinerja yang lebih baik dibanding GPT-5. Hal ini menjadi pencapaian penting bagi DeepSeek, mengingat sebelumnya mereka kesulitan bersaing dengan OpenAI. Bahkan, varian Speciale dari DeepSeek diklaim lebih unggul daripada Gemini 3.0 Pro dari Google. Keunggulan ini terlihat dari kemampuannya dalam penalaran dan kemampuan mencegah halusinasi saat menerjemahkan permintaan pengguna.

Model V3.2-Speciale DeepSeek juga menunjukkan kecerdasan luar biasa dalam kompetisi akademik dan pengkodean yang ketat. Model ini berhasil meraih skor setara medali emas dalam Olimpiade Matematika Internasional dan Olimpiade Internasional dalam Informatika. Hasil ini menjadikannya salah satu model AI teratas di dunia dalam hal penalaran dan pemecahan masalah.

Salah satu faktor utama yang membuat DeepSeek sukses adalah arsitektur teknisnya yang inovatif, yaitu DeepSeek Sparse Attention (DSA). Mekanisme ini memungkinkan model untuk secara selektif memeriksa ulang perintah yang relevan, sehingga memberikan respons yang akurat dan presisi, bahkan untuk teks yang sangat panjang. Dengan demikian, DeepSeek dapat menjaga kualitas tinggi tanpa memberatkan sistem komputasi secara berlebihan.

Selain itu, DeepSeek juga menawarkan akses open-source untuk model-modelnya. Hal ini memberikan dampak besar bagi pasar teknologi global, karena pengembang, peneliti, atau perusahaan mana pun dapat mengunduh, memodifikasi, dan menerapkan model DeepSeek. Model ini tersedia di bawah lisensi MIT, yang memungkinkan penggunaan kode sumber dan pustaka perangkat lunak untuk pengembangan aplikasi kecerdasan buatan dan machine learning.

Keberadaan model-model ini diyakini akan memberikan tekanan signifikan kepada Google dan OpenAI, yang saat ini memiliki versi pro yang lebih eksklusif dan hanya tersedia untuk segelintir pengguna. Kondisi ini menunjukkan bahwa kedua perusahaan tersebut perlu meninjau kembali strategi harga dan aksesibilitas model mereka, mengingat persaingan global semakin ketat.

Huawei Cloud Siap Perluas Pusat Data, Tumbuhkan Potensi AI Indonesia

0

Peran Teknologi AI dan Cloud dalam Perekonomian Nasional

Huawei Cloud Indonesia menunjukkan keyakinannya bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) dan layanan komputasi awan (cloud) akan menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun ke depan. Dalam rangka menghadapi peluang tersebut, perusahaan berencana untuk menambahkan data center pada 2026.

Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia, menyatakan bahwa AI akan semakin terintegrasi dalam berbagai sektor industri, sesuai dengan tren yang terjadi di negara-negara maju. Ia menjelaskan bahwa AI akan semakin memengaruhi berbagai bidang, termasuk perekembangan ekonomi di Indonesia. Hal ini disampaikan Leon dalam acara Media Roundtable Huawei Cloud Indonesia Summit 2025 pada Selasa (2/12/2025).

Leon menilai bahwa pengembangan AI dan cloud akan memberikan dampak signifikan bagi Indonesia. Menurutnya, penggunaan teknologi serupa di Tiongkok dan Amerika Serikat menjadi contoh bagaimana otomasi dapat mempercepat efisiensi dan menurunkan biaya operasional industri. Meski Indonesia masih berada pada tahap yang berbeda dibandingkan kedua negara tersebut, Leon yakin bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk melakukan lompatan.

Dia menyarankan agar Indonesia dapat belajar dari pengalaman Tiongkok dan Amerika Serikat dalam pengembangan AI. Teknologi ini, menurutnya, bisa menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi di berbagai sektor bisnis.

Perkembangan Infrastruktur Huawei Cloud di Indonesia

Sejak 2022, Huawei Cloud telah mengoperasikan tiga availability zone (AZ) data center di Indonesia. Kapasitas pemanfaatan ketiga AZ tersebut kini mencapai 90,99%, mengingat meningkatnya kebutuhan pemrosesan data di dalam negeri.

Leon menjelaskan bahwa penggunaan data center tersebut telah berhasil menurunkan latency menjadi 20 milidetik, angka yang sangat rendah. Untuk menopang permintaan yang terus meningkat, Huawei Cloud akan meluncurkan AZ keempat pada tahun depan. Ekspansi ini akan disesuaikan dengan pertumbuhan bisnis dan kebutuhan pasar Indonesia.

Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai Prioritas

Selain infrastruktur, Huawei Cloud menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Perusahaan bekerja sama dengan pemerintah serta sejumlah universitas untuk memperluas kompetensi talenta digital Indonesia.

Leon mengklaim bahwa dalam empat tahun terakhir, Huawei Cloud telah membina lebih dari 100.000 talenta lokal. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian dari pembangunan ekosistem digital nasional. Melalui jaringan global Huawei, perusahaan juga berencana mendorong masuknya lebih banyak mitra dan investor ke Indonesia.

“Kita akan inovasi kerjasama dengan ekosistem yang ada di Indonesia dan kita juga membawa atau mengundang teman-teman dari China atau di seluruh dunia yang terlibat dalam ekosistem ini untuk investasi dan masuk ke Indonesia. Jadi kita sebagai platform bisa mengundang investasi lebih banyak dari luar,” ujar Leon.

Spesifikasi POCO C65 Harga 1 Jutaan, Mulai dari Chipset Helio hingga Kamera AI 50 MP!

0

POCO C65: Smartphone Entry-Level dengan Spesifikasi Menarik

POCO kembali menghadirkan ponsel entry-level yang menarik, yaitu POCO C65. Dengan harga sekitar 1 jutaan, spesifikasi POCO C65 cukup mengejutkan di kelasnya. Mari kita ulas komponen utamanya, mulai dari chipset hingga kamera, agar kamu bisa memahami mengapa POCO C65 menjadi pilihan menarik di segmen ini.

Chipset yang Memadai untuk Penggunaan Harian dan Gaming Ringan

POCO C65 ditenagai oleh MediaTek Helio G85, prosesor octa-core dengan konfigurasi dua inti Cortex-A75 (2,0 GHz) dan enam inti Cortex-A55 (1,8 GHz). Chipset ini dibangun pada proses fabrikasi 12 nm, yang cukup efisien untuk penggunaan harian dan gaming ringan. Prosesor ini mampu memberikan kinerja yang stabil dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk multitasking dan menjalankan aplikasi yang tidak terlalu berat.

RAM dan Penyimpanan yang Fleksibel

RAM ponsel ini tersedia dalam varian 6 GB dan 8 GB, serta mendukung teknologi ekstensi RAM hingga 16 GB (versi 8 GB), sehingga banyak ruang untuk multitasking. Penyimpanannya pun lega, dengan pilihan 128 GB atau 256 GB, dan bisa diperluas hingga 1 TB melalui microSD. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang sering menyimpan foto, video, atau file lainnya.

Layar Luas dan Nyaman Dipandang

Satu daya tarik utama POCO C65 adalah layarnya yang besar: 6,74 inci beresolusi HD+ (1600×720), dengan refresh rate hingga 90 Hz. Layar ini juga dilapisi kaca Corning Gorilla Glass untuk perlindungan, plus sertifikasi cahaya biru rendah dan bebas kedip dari TÜV Rheinland, membuat tampilan lebih nyaman di mata. Layar yang luas dan responsif cocok digunakan untuk menonton video, bermain game, atau browsing internet.

Kamera yang Mumpuni untuk Fotografi dan Selfie

Di bagian belakang, POCO C65 mengusung sistem triple kamera, dengan kamera utama 50 MP (lensa 5P, f/1.8), plus kamera makro 2 MP. Ada pula lensa tambahan untuk efek tertentu. Sementara itu, kamera depan punya resolusi 8 MP (f/2.0) dengan fitur ring cahaya lembut agar hasil selfie tetap terang meski dalam kondisi kurang cahaya. Rekaman video di kedua kamera (depan dan belakang) mendukung hingga 1080p @ 30 fps. Kamera yang mumpuni membuat POCO C65 cocok untuk pengguna yang suka mengabadikan momen sehari-hari.

Baterai Besar dan Pengisian Cepat

POCO C65 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh, cukup untuk penggunaan seharian. Untuk pengisian, mendukung fast charging 18 W via USB-Type C dengan protokol PD. Namun, adaptor dalam kotak hanya 10 W — jadi jika ingin pengisian cepat optimal, perlu membeli adaptor 18W secara terpisah. Meskipun begitu, kapasitas baterai yang besar tetap menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bepergian.

Fitur Tambahan dan Konektivitas Lengkap

Beberapa fitur unggulan lain dari POCO C65:
– Sensor sidik jari di samping + Face Unlock berbasis AI.
– NFC tersedia untuk versi tertentu.
– Dukungan jaringan 4G, dual-SIM, dan microSD.
– Konektivitas lainnya: Wi-Fi 2.4/5 GHz, Bluetooth 5.3, radio FM.
– Navigasi lengkap dengan GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou.
– Sistem operasi: MIUI 14 untuk POCO (berdasarkan Android).

POCO C65 adalah pilihan menarik bagi kamu yang mencari smartphone harga jutaan dengan performa layak dan kamera yang mumpuni. Spesifikasi POCO C65 benar-benar paket lengkap untuk pengguna yang sadar anggaran tapi tetap menginginkan spesifikasi solid.

Ulasan Lengkap iQOO 15: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Kamera Telefoto 50MP, Apakah Harganya Sebanding?

0

Desain iQOO 15

Desain iQOO 15 secara keseluruhan tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Namun, terdapat penyempurnaan halus yang membuat bodi ponsel terlihat lebih datar. Sisi belakang dan depan sepenuhnya rata, begitu pula dengan rangka samping. Lampu Monster Halo telah didesain ulang dan kini tersembunyi di bawah modul kamera, hanya menyala ketika ada panggilan masuk, notifikasi, atau sedang mengisi daya.

Selain itu, iQOO 15 dilengkapi sertifikasi IP68/IP69 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan semburan air bertekanan serta bersuhu tinggi. Hal ini menjadikannya pilihan yang cocok untuk pengguna yang sering bepergian atau beraktivitas di lingkungan yang tidak terlalu ramah.

Layar iQOO 15

Layar iQOO 15 menggunakan panel AMOLED LTPO berukuran 6,85 inci dengan resolusi QHD+ (3168 x 1440 piksel). Layar ini mendukung refresh rate hingga 144Hz dan memiliki sertifikasi video HDR seperti HDR10+, HDR Vivid, dan Dolby Vision. Pabrikan menjanjikan kecerahan puncak lokal hingga 6.000 nits dan 2.600 nits dalam mode HBM.

Saat diuji, layar mencapai kecerahan puncak 3.014 nits dalam mode otomatis, melebihi beberapa pesaing lainnya. Layar juga dilengkapi lapisan anti-reflektif sebagai pelindung bawaan. Selain itu, terdapat tiga sensor cahaya sekitar yang memastikan penyesuaian kecerahan otomatis yang lebih baik.

Performa iQOO 15

Dapur pacu iQOO 15 ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibangun dengan proses manufaktur 3nm. Chip ini menggunakan inti CPU Oryon generasi ketiga, menawarkan peningkatan performa sebesar 20 persen dan efisiensi energi 30 persen. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi chip SuperComputing Q3 yang membantu tugas-tugas tertentu, termasuk meningkatkan pengalaman bermain game.

Skor AnTuTu 11 dari iQOO 15 mencapai 3,8 juta, angka yang kuat dan setara dengan pesaing seperti Realme GT 8 Pro dan POCO F8 Ultra. Tidak ada gangguan saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Ruang uap satu lapis berukuran 8.000 mm2 menawarkan pembuangan panas yang 47 persen lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya. Meski demikian, karena Snapdragon 8 Elite Gen 5 cukup menuntut, panas masih terasa di bodi ponsel.

Ponsel ini juga hadir dengan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16. Meskipun bukan yang paling bersih, software ini terasa lancar dan menawarkan fleksibilitas kustomisasi. Terdapat berbagai fitur AI, termasuk untuk editing foto.

Kamera iQOO 15

Kamera utama iQOO 15 tetap berkekuatan 50MP, sama dengan lensa ultrawide 50MP. Namun, kamera telefoto kini menggunakan sensor yang lebih besar dan mampu melakukan zoom optik hingga 3x. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 32MP.

Kualitas gambar kamera utama menunjukkan peningkatan dalam warna, menghasilkan gambar yang menarik secara visual. Gambar terlihat bersih, tajam, dan detail, dengan rentang dinamis yang lebar. Saat malam hari, kamera secara otomatis beralih ke Night Mode, menghasilkan jepretan yang luar biasa dengan kontras dan warna yang baik serta detail yang melimpah.

Kamera telefoto juga menawarkan performa yang mengesankan. Kemampuan fokus cepat dan kemampuan menangkap gambar dalam kondisi minim cahaya maupun terang membuatnya mampu menyaingi kamera utama. Sayangnya, kamera ultrawide hanya menawarkan hasil yang standar, dengan foto yang terlalu lembut dan kurang detail. Saturasi warna juga tidak sebaik kamera utama dan telefoto.

Kamera depan pun terlihat biasa. Swafoto tampak artifisial, meskipun masih terlihat bagus di layar ponsel.

Baterai iQOO 15

Baterai iQOO 15 berkapasitas 7.000 mAh, yang diharapkan memberikan daya tahan lama. Dalam sesi streaming YouTube selama satu jam, daya hanya turun 5 persen. Namun, pengisian daya cepat hanya mencapai 100W, turun dari model sebelumnya. Dalam 30 menit pertama, baterai terisi sekitar 60 persen, sedangkan pengisian penuh memakan waktu sekitar 60 menit, tertinggal dari pesaing seperti Vivo X300.

Harga iQOO 15

Harga iQOO 15 tersedia dalam beberapa varian:
– iQOO 16GB/256GB: Rp12.999.000
– iQOO 16GB/512GB: Rp13.999.000
– iQOO 16GB/1TB: Rp15.999.000

Secara keseluruhan, iQOO 15 adalah ponsel serbaguna yang luar biasa. Meskipun bukan ponsel kamera yang mengesankan, ia memiliki layar yang cerah, baterai yang awet, dan performa yang sangat memadai, termasuk untuk gaming.

Unduh DLS26 Android 2025: APK + OBB & Data Lengkap, Grafis HD

0

Pengalaman Bermain Sepak Bola di Ponsel dengan Dream League Soccer 26

Dream League Soccer 26 (DLS26) menjadi salah satu game sepak bola mobile yang paling diminati pada tahun 2025. Dengan grafis berkualitas tinggi, kontrol yang mudah, dan fitur tim yang lengkap, DLS26 menawarkan pengalaman bermain yang seru dan menarik bagi para penggemar olahraga sepak bola. Jika kamu tertarik untuk mengunduh versi terbaru dari game ini, berikut panduan lengkapnya.

Pastikan Sumber Unduh Aman

Agar terhindar dari virus atau file ilegal, penting untuk memilih sumber unduh yang terpercaya. File yang dibutuhkan biasanya terdiri dari tiga bagian utama:

  • APK → file utama yang digunakan untuk instalasi game.
  • OBB → file tambahan yang berisi grafis, suara, dan data penting.
  • Data → berisi save game atau mod tambahan (opsional).

Pastikan semua file tersebut diunduh dari situs resmi atau platform yang sudah dikenal aman agar tidak terkena risiko keamanan.

Persiapan Sebelum Instalasi

Sebelum memulai instalasi, pastikan perangkat Android kamu memenuhi persyaratan berikut:

  • Versi Android minimal 5.0 Lollipop.
  • Memori internal cukup untuk menyimpan APK + OBB + Data (sekitar 2GB).
  • Aktifkan opsi “Instal dari sumber tidak dikenal” di pengaturan keamanan Android.

Dengan persiapan yang baik, proses instalasi akan berjalan lebih lancar.

Langkah-langkah Mengunduh File DLS26

Berikut langkah-langkah dalam mengunduh file DLS26:

  1. Unduh file APK DLS26 terlebih dahulu.
  2. Unduh file OBB DLS26 dan letakkan di folder:

    Android/obb/com.firsttouchgames.dls26/
  3. Jika ada file Data tambahan, letakkan di folder:

    Android/data/com.firsttouchgames.dls26/

Pastikan struktur folder sesuai agar game dapat membaca semua file tambahan secara benar.

Instalasi APK DLS26

Setelah file APK berhasil diunduh, lakukan langkah berikut:

  1. Buka file APK yang telah diunduh.
  2. Klik tombol Install dan tunggu hingga proses selesai.
  3. Jangan langsung membuka game sebelum file OBB dan Data ditempatkan dengan benar.

Tempatkan OBB dan Data dengan Benar

Gunakan aplikasi file manager untuk memindahkan folder OBB dan Data. Pastikan struktur folder tepat agar game dapat membaca semua file tambahan. Misalnya, folder OBB harus berada di direktori yang sudah ditentukan, begitu pula dengan file Data jika tersedia.

Jalankan Game DLS26

Setelah semua file berada di lokasi yang benar, buka game DLS26. Game akan memuat semua data tambahan dan siap dimainkan. Nikmati berbagai fitur menarik seperti:

  • Mode turnamen internasional.
  • Kustomisasi tim dan jersey.
  • Grafis HD realistis dan animasi pemain yang halus.
  • Kontrol gameplay yang mudah dan responsif.

Tips Tambahan

Untuk memaksimalkan pengalaman bermain, ikuti beberapa tips berikut:

  • Gunakan koneksi internet stabil saat pertama kali membuka game agar update otomatis dapat terunduh.
  • Cadangkan data game jika ingin berpindah perangkat.
  • Pastikan ponsel memiliki kapasitas memori cukup agar game berjalan lancar tanpa lag.

Dengan panduan ini, kamu bisa mengunduh DLS26 Android 2025 APK + OBB & Data lengkap dengan aman. Nikmati pengalaman bermain sepak bola yang seru langsung dari ponsel Android dengan grafis HD dan fitur terbaru.