Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 389

Cara Membuat Jadwal Latihan 3 Hari Seminggu dengan Gemini AI di Samsung Galaxy S25 FE

0

Membangun Gaya Hidup Sehat dengan Bantuan Teknologi

Menjelang akhir tahun dan musim liburan, banyak orang mulai merancang rencana untuk memulai kebiasaan hidup sehat dan mengejar target kebugaran sebagai bagian dari resolusi tahun baru. Tujuan-tujuan seperti menurunkan berat badan, menjaga stamina, atau membentuk otot membutuhkan konsistensi dan perencanaan yang tepat. Namun, tidak semua orang memiliki waktu untuk datang ke pusat kebugaran, mencari pelatih pribadi, atau belajar berbagai metode latihan secara mandiri.

Kini, solusi praktis muncul melalui Samsung Galaxy S25 FE yang dilengkapi dengan fitur Gemini Live serta Note Assist (Galaxy AI). Fitur AI ini tidak hanya menjawab pertanyaan biasa, tetapi juga bertindak sebagai asisten olahraga personal yang dapat memberikan rekomendasi latihan, membuat jadwal, hingga membantu mencatat perkembangan latihan pengguna dengan mudah dan real-time.

Gemini Live: Personal Trainer Digital yang Siap Kapan Saja

Berbeda dari asisten digital pada umumnya, Gemini Live di Galaxy S25 FE dapat memberikan saran latihan yang personal dan sesuai kebutuhan pengguna berdasarkan prompt spesifik. AI ini bisa memberikan ide latihan harian, rekomendasi workout sesuai tujuan tubuh, dan tips menjaga stamina agar progres semakin optimal.

Contoh prompt sederhana yang bisa digunakan adalah:
“Gemini, bantu buat jadwal olahraga 3 hari seminggu untuk pemula yang ingin menurunkan berat badan.”

Dalam hitungan detik, Gemini akan menyusun rencana latihan lengkap, termasuk variasi gerakan, durasi, dan rekomendasi intensitas. Jika ingin berfokus pada pembentukan otot atau tubuh ideal, pengguna bisa mempersempit instruksi, misalnya:
“Gemini, rekomendasikan workout 15 menit untuk perut rata dan bisa dilakukan di rumah tanpa alat.”

Gemini juga bisa menjadi motivator yang memberikan pengingat, tips pola makan, hingga strategi pemulihan otot agar proses latihan tetap aman dan efektif.

Galaxy AI – Note Assist untuk Catat Progress Lebih Rapi & Terukur

Setelah mendapatkan rencana latihan dari Gemini, pengguna dapat memanfaatkan Galaxy AI – Note Assist untuk mencatat perkembangan latihan secara otomatis. AI akan membantu merapikan catatan, merangkum data harian atau mingguan, hingga mengubah catatan acak menjadi format rapi yang mudah dibaca.

Integrasi yang seamless dengan aplikasi Samsung Health memungkinkan pengguna melihat progres lebih jelas secara otomatis, mencakup:
– Durasi olahraga;
– Jumlah langkah harian;
– Detak jantung;
– Kualitas tidur; dan
– Perkembangan berat badan.

Semua ini membuat Galaxy S25 FE menjadi partner gaya hidup sehat yang fun dan ringan, terutama bagi generasi muda dan pekerja yang padat aktivitas namun ingin tetap menjaga kebugaran.

Solusi Fitness Modern: Sehat Tanpa Ribet, Kapan Saja & Di Mana Saja

Berkat dukungan AI lengkap, pengguna tidak lagi membutuhkan alat rumit, ruang gym besar, atau pelatih profesional untuk memulai hidup sehat. Semua dapat dilakukan dari rumah, kantor, atau bahkan saat traveling.

Bagi pemula yang biasanya bingung mau mulai dari mana, fitur ini membantu menyusun langkah realistis agar tidak cepat menyerah. Sedangkan bagi yang sudah berpengalaman, Gemini dapat membantu membuat variasi rutinitas ketika latihan mulai terasa monoton.

Galaxy S25 FE menciptakan pengalaman multitasking yang nyaman, terasa ringan digenggam, dan tampil stylish sehingga cocok untuk menemani gaya hidup modern yang aktif dan mobile.

Jika kamu ingin memulai latihan tetapi bingung harus mulai dari mana, biarkan Galaxy S25 FE dan Gemini AI jadi partner training kamu. Mulai gaya hidup sehat lebih mudah, terencana, dan menyenangkan—cukup dari smartphone di tanganmu.

Cek Keunggulan dan Harga iPhone 13 128GB Original iBox Indonesia Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

0

Keunggulan dan Harga iPhone 13 128GB di Pasaran Indonesia

iPhone 13, yang sebelumnya menjadi salah satu ponsel flagship terpopuler, kini menawarkan penawaran menarik bagi pengguna yang mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi namun harga lebih terjangkau. Di tengah momentum Natal dan Tahun Baru 2026, iPhone 13 128GB original iBox Indonesia menunjukkan penurunan harga signifikan, mencapai Rp 6,7 jutaan.

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, iPhone 13 tetap menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan performa maksimal tanpa harus membeli model terbaru. Meskipun telah bertahan selama empat tahun di pasar Indonesia, perangkat ini masih memiliki daya tarik yang kuat berkat desain yang elegan, teknologi canggih, dan fitur-fitur unggulan.

Spesifikasi Utama iPhone 13 di Indonesia

iPhone 13 hadir dengan dimensi yang ramping dan bobot ringan, yaitu panjang 146,7 mm, lebar 71,5 mm, tebal 7,65 mm, serta berat 174 gram. Layarnya menggunakan teknologi OLED 6,1 inci dengan resolusi Super Retina XDR (1170 x 2532 pixels), memberikan tampilan yang jernih dan tajam. Perangkat ini juga dilengkapi sistem operasi iOS 15 yang stabil dan mudah digunakan.

Untuk kinerja, iPhone 13 ditenagai oleh chip Apple A15 Bionic (5 nm) dengan kecepatan hingga 3,22 GHz, didukung oleh GPU Apple (4-core graphics). RAM sebesar 4GB atau 6GB memastikan multitasking yang lancar, sementara penyimpanan internal tersedia dalam varian 128GB, 256GB, atau 512GB. Kamera belakang dan depan masing-masing berkekuatan 12 MP, memungkinkan pengambilan foto dan video berkualitas tinggi.

Baterai berkapasitas 3240 mAh mendukung penggunaan sehari-hari, dengan kemampuan pengisian daya hingga 20W. Untuk koneksi, iPhone 13 dilengkapi dengan teknologi 5G, Wi-Fi dual-band, Bluetooth v5.0, NFC, dan port Lightning. Pilihan warna yang tersedia antara lain Midnight, Starlight, Blue, Pink, Green, dan Red.

Penurunan Harga dan Faktor yang Mempengaruhi

Harga iPhone 13 128GB saat ini dibanderol sekitar Rp 8.249.000, turun drastis dari harga sebelumnya. Penurunan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kapasitas penyimpanan, kondisi fisik dan baterai, kelengkapan aksesori, garansi, warna, serta status aktivasi dan IMEI. Semakin besar kapasitas penyimpanan, semakin tinggi pula harganya. Sementara itu, kondisi fisik yang baik dan baterai yang masih optimal akan meningkatkan nilai jual.

Garansi resmi juga menjadi salah satu faktor penting. Unit yang memiliki garansi resmi biasanya memiliki harga yang lebih tinggi karena memberikan perlindungan purna jual yang lebih aman. Selain itu, warna tertentu yang langka bisa memiliki harga jual yang lebih tinggi.

Tips Memilih iPhone 13 yang Tepat

Jika Anda ingin membeli iPhone 13, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan jenis garansi dan sumber pembelian yang terpercaya

    Pilih unit yang memiliki garansi resmi seperti iBox, TAM, atau Digimap untuk memastikan layanan purna jual yang baik. Garansi resmi biasanya menyediakan suku cadang asli Apple dan servis yang terjamin.

  2. Periksa kondisi fisik dan performa secara menyeluruh

    Pastikan layar tidak memiliki dead pixel, retakan, atau bekas ganti layar. Uji fungsi kamera, Face ID, speaker, mikrofon, serta daya tahan baterai.

  3. Verifikasi keaslian perangkat dan status iCloud

    Gunakan situs resmi Apple untuk memverifikasi nomor IMEI dan memastikan perangkat tidak terkunci iCloud. Hindari membeli iPhone yang masih terkunci atau bypass iCloud karena berisiko tinggi terhadap keamanan data.

  4. Pertimbangkan kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan

    Varian 128 GB cocok bagi pengguna umum, sedangkan versi 256 GB atau lebih besar ideal untuk kreator konten, fotografer, atau pengguna yang sering menyimpan banyak video dan aplikasi berat.

Dengan pertimbangan yang matang, iPhone 13 128GB masih menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan, terutama bagi mereka yang ingin memiliki perangkat berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Harga Turun! Realme NARZO 80x 5G Kini Lebih Menggiurkan dengan Fitur Premium

0

Perangkat Kencang dengan Harga Terjangkau

Pasar smartphone kelas menengah semakin sibuk, dan Realme kembali menunjukkan kekuatannya dengan menurunkan harga salah satu perangkat andalannya, yaitu Realme NARZO 80x 5G. Penurunan harga ini cukup signifikan, membuat ponsel tersebut kembali menjadi sorotan bagi para pencari smartphone 5G yang ingin mendapatkan performa tinggi, baterai besar, dan fitur premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Realme NARZO 80x 5G kini dijual dengan harga sekitar ₹11.499, turun dari harga awal ₹15.999—diskon sekitar 28%. Selain itu, beberapa sumber melaporkan penurunan harga lain yang mencapai 24%, menjadikan harga perangkat ini hanya ₹12.998 dari sebelumnya ₹16.999. Penurunan harga yang drastis ini membuat NARZO 80x 5G kembali menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelasnya.

Performa Kencang Berkat Chipset Dimensity 6400 5G

Salah satu daya tarik utama Realme NARZO 80x 5G adalah penggunaan chipset MediaTek Dimensity 6400 5G. Chipset ini dikenal memiliki performa stabil untuk multitasking, gaming ringan hingga menengah, serta konektivitas 5G yang cepat dan efisien. Pengguna dapat menikmati pengalaman penggunaan yang mulus dan responsif, bahkan untuk aplikasi berat sekalipun.

Dipadukan dengan RAM 6GB atau 8GB serta penyimpanan internal 128GB, ponsel ini mampu menjalankan berbagai aplikasi tanpa hambatan. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur ekspansi RAM virtual untuk meningkatkan performa multitasking.

Baterai Besar untuk Penggunaan Seharian

Salah satu fitur paling menonjol dari Realme NARZO 80x 5G adalah kapasitas baterainya yang sangat besar, yaitu 6000mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna dapat menikmati penggunaan intens seperti bermain game, streaming video, atau bekerja seharian tanpa khawatir kehabisan daya.

Selain itu, ponsel ini juga didukung fast charging 45W, sehingga pengisian daya menjadi lebih cepat dan efisien. Baterai besar ini menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan ekstra untuk aktivitas outdoor atau mobilitas tinggi.

Layar 120Hz untuk Pengalaman Visual Lebih Halus

Realme membekali NARZO 80x 5G dengan layar 120Hz Eye Comfort Display, yang memberikan pengalaman visual lebih halus saat scrolling, bermain game, atau menonton video. Refresh rate tinggi ini biasanya hanya ditemukan pada smartphone kelas menengah atas, sehingga kehadirannya di perangkat ini menjadi nilai tambah yang signifikan.

Layar berukuran 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ membuat tampilan konten terlihat tajam dan nyaman di mata. Fitur Eye Comfort juga membantu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam waktu lama.

Desain Tangguh dengan Sertifikasi IP69

Salah satu fitur premium yang jarang ditemukan di kelas harga ini adalah sertifikasi IP69. Realme NARZO 80x 5G memiliki ketahanan terhadap air, debu, dan bahkan tekanan air berintensitas tinggi. Hal ini membuatnya cocok untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan atau membutuhkan perangkat yang tahan banting.

Selain itu, ponsel ini juga memiliki military-grade durability, memberikan perlindungan ekstra terhadap benturan dan kondisi ekstrem.

Kamera yang Cukup Andal untuk Kebutuhan Harian

Meskipun fokus utama perangkat ini adalah performa dan daya tahan, Realme tetap membekalinya dengan kamera yang mumpuni. Kamera utama 50MP mampu menghasilkan foto yang tajam dan detail dalam kondisi cahaya cukup. Sementara itu, kamera depan 8MP cukup memadai untuk kebutuhan selfie dan video call.

Dengan dukungan AI Scene Enhancement, hasil foto menjadi lebih optimal tanpa perlu banyak pengaturan manual.

Harga Turun, Nilai Jual Meningkat

Dengan penurunan harga yang cukup drastis, Realme NARZO 80x 5G kini menjadi salah satu smartphone paling worth it di kelasnya. Pengguna mendapatkan:

  • Chipset 5G bertenaga
  • Baterai super besar 6000mAh
  • Fast charging 45W
  • Layar 120Hz
  • Sertifikasi IP69
  • Desain tangguh dan stylish

Semua fitur tersebut biasanya hanya ditemukan pada smartphone dengan harga lebih tinggi. Penurunan harga ini membuat NARZO 80x 5G semakin menarik, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat tahan lama, bertenaga, dan tetap ramah di kantong.

Realme NARZO 80x 5G adalah pilihan tepat bagi pengguna yang mencari smartphone 5G dengan fitur lengkap namun tetap terjangkau. Penurunan harga yang signifikan membuatnya semakin kompetitif di pasar. Dengan performa kuat, baterai besar, layar 120Hz, dan ketahanan tingkat tinggi, perangkat ini menawarkan nilai yang sulit ditandingi di kelasnya.

Disney Investasi 1 Miliar Dolar untuk OpenAI, Beri Lisensi Mickey Mouse ke Sora AI

0

Kemitraan Besar antara Disney dan OpenAI

Disney, salah satu perusahaan hiburan terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan investasi sebesar US$1 miliar di OpenAI. Selain itu, perusahaan juga memberikan lisensi penggunaan karakter-karakter ikonik seperti Mickey Mouse dan Cinderella untuk platform video berbasis kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI.

Kemitraan yang berlangsung selama tiga tahun ini memungkinkan Sora, platform AI dari OpenAI, untuk menggunakan lebih dari 200 karakter animasi dan makhluk ciptaan Disney. Mulai dari Lilo & Stitch, Ariel, hingga Simba, semua karakter tersebut bisa digunakan untuk membuat video pendek sesuai permintaan pengguna.

Namun, kesepakatan ini tidak mencakup kemiripan atau suara dari para aktor. Artinya, Sora dapat menampilkan karakter Woody dari Toy Story tanpa suara Tom Hanks. Hal ini menunjukkan bahwa Disney tetap menjaga hak kreatif dan hak cipta para aktor.

CEO Disney, Bob Iger, menyampaikan bahwa perkembangan pesat kecerdasan buatan menjadi momen penting bagi industri. Melalui kolaborasi dengan OpenAI, Disney ingin memperluas jangkauan cerita secara hati-hati dan bertanggung jawab melalui teknologi AI sambil tetap menghormati dan melindungi kreator serta karyanya.

Kesepakatan ini menjadi investasi ekuitas terbesar yang pernah dilakukan sebuah studio besar Hollywood terhadap pengembang model AI. OpenAI telah melakukan diskusi selama beberapa bulan dengan sejumlah studio besar Hollywood, termasuk Disney, Universal Pictures, dan Warner Bros. Discovery Inc., terkait potensi kreatif dan komersial dari Sora.

Namun, studio-studio tersebut cenderung berhati-hati dalam bekerja sama dengan perusahaan AI karena kekhawatiran tentang penggunaan data kreatif dan sensitivitas hubungan mereka dengan serikat pekerja. Sebelumnya, Disney dan Comcast menggugat Midjourney Inc. atas dugaan pelanggaran hak cipta.

Industri kreatif, baik film, musik, maupun buku, kini menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan perlindungan hak cipta dengan teknologi AI yang semakin diminati konsumen dan menawarkan peluang pertumbuhan baru. Pelaku industri media berpendapat bahwa pengembang model AI harus membayar lisensi jika ingin melatih model mereka menggunakan karya berhak cipta.

Tahun lalu, label musik besar menggugat dua startup AI audio. Namun, Warner Music Group dan Universal Music Group baru-baru ini mencapai penyelesaian dengan Udio dan menandatangani kesepakatan untuk mengembangkan layanan baru pembuatan musik komersial dan platform streaming berbasis AI.

OpenAI meluncurkan versi baru Sora sebagai aplikasi sosial mandiri yang tersedia melalui undangan pada September lalu. Seperti versi awal yang dirilis Desember tahun lalu, pengguna dapat membuat video pendek berbasis perintah teks. Versi terbaru memungkinkan pengguna melihat karya video buatan pengguna lain dan menciptakan avatar AI realistis lengkap dengan suara untuk dimasukkan ke dalam video—baik oleh pemilik avatar maupun teman yang mendapat izin.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa Disney adalah standar emas global dalam dunia storytelling, dan mereka sangat antusias bermitra untuk memungkinkan Sora dan ChatGPT Images memperluas cara orang menciptakan dan menikmati konten hebat.

OpenAI telah mengumpulkan dana puluhan miliar dolar untuk membiayai kebutuhan talenta, chip, dan pusat data dalam membangun serta mengoperasikan model AI mutakhir. Perusahaan tersebut bernilai US$500 miliar dalam transaksi penjualan saham sekunder yang selesai awal tahun ini.

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Disney akan menjadi pelanggan utama OpenAI dengan memanfaatkan berbagai alatnya untuk mengembangkan produk dan pengalaman baru, serta mengimplementasikan ChatGPT bagi karyawan internal. Karakter-karakter Disney diperkirakan mulai dapat digunakan dalam pembuatan video melalui Sora dan ChatGPT Images pada awal 2026.

OpenAI umumkan GPT-5.2, AI paling canggih untuk pekerjaan kantor

0

Peluncuran GPT-5.2, Model AI Terbaru yang Menjanjikan

OpenAI baru saja meluncurkan versi terbaru dari model AI mereka, yaitu GPT-5.2. Model ini hadir dalam tiga varian, yakni Instant, Thinking, dan Pro, yang diklaim lebih cerdas, lebih cepat, serta lebih andal untuk berbagai pekerjaan profesional. Dari coding hingga analisis dokumen panjang, GPT-5.2 menawarkan kemampuan yang sangat luas.

Menurut Fidji Simo, Chief Product Officer OpenAI, GPT-5.2 dirancang khusus untuk tugas-tugas kantoran seperti membuat spreadsheet, presentasi, menulis kode, memahami konteks panjang, hingga menghubungkan berbagai alat dalam proyek multi-langkah. Pengguna diharapkan merasakan bahwa GPT-5.2 lebih mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lebih terstruktur, lebih andal, dan tetap menyenangkan untuk berinteraksi.

Model ini tersedia dalam tiga versi untuk pengguna ChatGPT berbayar dan developer API. Pertama, GPT-5.2 Instant, yang merupakan versi tercepat untuk tugas ringan seperti menulis, menerjemahkan, dan pencarian informasi. Kedua, GPT-5.2 Thinking yang dirancang untuk pekerjaan rumit seperti coding, analisis dokumen panjang, perencanaan, dan matematika. Ketiga, GPT-5.2 Pro sebagai versi paling presisi untuk masalah pemecahan tingkat tinggi.

Peluncuran GPT-5.2 terjadi di tengah situasi kompetitif antara OpenAI dan Google, setelah laporan internal yang menyebutkan bahwa CEO Sam Altman mengeluarkan memo “code red” akibat kekhawatiran bahwa ChatGPT mulai kalah dari Google Gemini.

Performa GPT-5.2 yang Mengesankan

OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.2 adalah model dengan performa terbaik yang mereka rilis untuk penggunaan profesional. Hal ini terlihat dari capaian GPT-5.2 Thinking di berbagai tolok ukur atau benchmark. Misalnya, model ini menduduki posisi puncak di SWE-Bench Pro, sebuah benchmark untuk menilai kemampuan agen AI dalam menyelesaikan tugas coding. Selain itu, GPT-5.2 juga menempati posisi terdepan dalam GPQA Diamond, tes penalaran ilmiah setingkat pascasarjana.

Kinerja GPT-5.2 juga diuji pada GDPval, sebuah evaluasi yang dirilis OpenAI awal tahun ini untuk mengukur kemampuan AI menyelesaikan tugas-tugas kerja terstruktur di 44 jenis profesi berbeda. Dalam benchmark tersebut, GPT-5.2 Thinking mengalahkan atau menyamai kinerja profesional industri pada 70,9 persen tugas. Tugas-tugas ini mencakup pembuatan presentasi, spreadsheet, hingga penulisan laporan kompleks.

OpenAI mengklaim bahwa model ini menyelesaikan tugas serupa 11 kali lebih cepat dengan biaya kurang dari 1 persen dibanding tenaga ahli. Rentang profesi dalam pengujian GDPval cukup luas, mulai dari software developer, pengacara, akuntan, perawat, analis keuangan, manajer proyek, jurnalis, hingga penyedia manufaktur dan tenaga pelayanan publik.

Dari sisi akurasi, GPT-5.2 juga membawa peningkatan signifikan. Dibanding GPT-5.1 Thinking, model ini 30 persen lebih jarang menghasilkan jawaban keliru pada kumpulan pertanyaan nyata dari ChatGPT. Peningkatan ini penting bagi profesional yang mengandalkan AI untuk riset, analisis, penulisan, hingga pengambilan keputusan harian. Meski begitu, perusahaan tetap mengingatkan agar pengguna melakukan pengecekan ulang pada tugas-tugas kritis.

Peningkatan paling mencolok lainnya ada pada kemampuan bekerja dengan konteks panjang. Model AI GPT-5.2 Thinking memecahkan rekor baru di MRCRv2, evaluasi yang menguji kemampuan AI menggabungkan informasi dalam dokumen yang sangat panjang. Model ini menjadi yang pertama mencapai akurasi hampir 100 persen pada varian “4-needle”, yang menguji pemahaman konteks hingga 256.000 token (setara 180.000–200.000 kata).

Secara praktis, ini memungkinkan GPT-5.2 mengolah dokumen super panjang, seperti laporan riset, kontrak, transkrip rapat, hingga proyek multi-file, sambil tetap menjaga koherensi dan konsistensi informasi. OpenAI menilai kemampuan ini akan sangat berguna untuk analisis mendalam, sintesis informasi, dan workflow profesional yang bersumber dari banyak dokumen sekaligus.

Tidak Ada Update Image Generation

Di sisi lain, GPT-5.2 tidak membawa update image generation, padahal memo “code red” Altman sebelumnya menyoroti kebutuhan OpenAI untuk mengejar Google, yang viral lewat Gemini 2.5 Flash Image “Nano Banana” dan kini Banana Pro (alias Gemini 3 Pro Image). Bocoran menyebut OpenAI baru akan merilis model dengan image generator lebih canggih, lebih cepat, dan lebih ekspresif pada Januari 2026.

ITS Terpilih Jadi Pabrik Talenta AI oleh Komdigi

0

Kolaborasi ITS dan Komdigi dalam Membangun AI Talent Factory

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Digital untuk membangun AI Talent Factory. Proyek ini bertujuan menciptakan tenaga digital yang mampu memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara optimal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi yang berkelanjutan.

Dalam acara AI Talent and Innovation Day (ATID) 2025 yang digelar di Grha Sepuluh Nopember ITS, Selasa (9/12/2025), Kepala Badan Pengembangan SDM Komdigi RI, Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto MEng hadir sebagai salah satu pembicara utama. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki populasi daring yang sangat besar. Berdasarkan data, tercatat ada sekitar 229,4 juta pengguna internet, yang setara dengan 80,6 persen dari total penduduk. Namun, jumlah tersebut tidak sejalan dengan jumlah talenta digital yang tersedia.

“Talenta digital di Indonesia masih kurang,” ujar Boni, seperti dilansir dari situs ITS. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya bersama ITS melakukan upaya pembinaan talenta AI. Menurutnya, AI adalah sumber daya strategis yang mampu menciptakan sumber daya teknologi yang lebih andal. “Kami membangun AI Talent Factory untuk menciptakan kreator dan inovator masa depan guna menyelesaikan masalah di berbagai sektor,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Boni juga menyampaikan pesan kepada para guru dan siswa se-Jawa Timur. Ia mengajak para pengajar untuk memasukkan AI dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, generasi muda bisa lebih siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Ia menyarankan agar guru meningkatkan kompetensi mereka dalam bidang digital, sehingga AI bisa dimanfaatkan secara bijak dan efektif.

Rektor ITS, Prof. Dr (HC). Ir. Bambang Pramujati S.T., M.Sc Eng PhD, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai AI dapat menjadi alat bantu dalam menyelesaikan berbagai masalah. Namun, ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus sesuai dengan aturan yang berlaku. “Penggunaan AI yang baik haruslah sesuai dengan kaidah yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menyatakan komitmen ITS untuk mewujudkan ITS AI Campus, sebuah pusat bagi para talenta digital. Dalam acara tersebut, juga dilakukan peluncuran Roadmap ITS AI Campus sebagai bentuk komitmen institusi tersebut. Roadmap ini didukung penuh oleh Kementerian Komdigi RI.

“Kolaborasi antara ITS dan Komdigi melalui AI Talent Factory ini tentunya dapat memberikan dampak nyata bagi kemandirian teknologi bangsa,” ujarnya. Dengan adanya proyek ini, diharapkan akan lahir banyak inovator dan kreator yang mampu menghadapi tantangan global serta memperkuat posisi Indonesia di dunia teknologi.

Ulasan dan Perbandingan AI Terbaik 2025: Samsung, iPhone, dan Huawei

0

Perkembangan Teknologi AI di Smartphone Tahun 2025

Tahun 2025 menjadi momen penting dalam dunia teknologi smartphone. Sebelumnya, produsen berlomba meningkatkan kamera, desain, dan performa chipset. Kini, fokus utama beralih ke kecerdasan buatan (AI). Samsung, Apple, dan Huawei menjadi pemain utama dengan pendekatan AI yang berbeda, menciptakan pengalaman unik pada masing-masing perangkat.

Perbedaan ini membuat persaingan semakin menarik. Setiap brand menawarkan keunggulan teknis sesuai kebutuhan pengguna. Artikel ini akan membahas bagaimana Galaxy AI, Apple Intelligence, dan Huawei Pangu AI membentuk pengalaman smartphone di tahun 2025, dengan analisis mendalam yang mudah dipahami.

Samsung Galaxy AI 2025: Fleksibel, Terbuka, dan Sangat Produktif

Samsung memperkuat posisinya di pasar global lewat Galaxy AI generasi terbaru yang ditempatkan pada Galaxy S26 Series dan perangkat foldable mereka. Fokus utama teknologi ini adalah mempermudah aktivitas harian, mendukung kreativitas, dan meningkatkan produktivitas.

Salah satu fitur yang diperbaiki adalah Circle to Search. Kini AI Samsung dapat memahami konteks multi-objek, membuat pencarian lebih intuitif ketika pengguna menemukan informasi dari gambar, produk, atau teks apa pun di layar.

Samsung juga meluncurkan Live Translate 2.0, yang mampu menerjemahkan panggilan, pesan teks, hingga rapat online secara real-time tanpa harus beralih aplikasi. Di sisi kreatif, AI Photo Assist memberikan kemampuan editing generatif, retouch natural, hingga memindahkan objek foto dalam hitungan detik, memberikan nilai tambah besar bagi kreator konten dan pekerja visual.

Karakter utama Galaxy AI adalah keterbukaannya. Integrasi dengan layanan Google, Microsoft, dan aplikasi pihak ketiga membuat perangkat Samsung terasa lebih fleksibel bagi pengguna yang membutuhkan AI serbaguna dalam pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

Apple Intelligence 2025: Stabil, Natural, dan Berfokus pada Privasi

Apple memasuki era AI dengan karakter yang sangat khas: minimalis, stabil, dan mengutamakan privasi. Apple Intelligence, yang dioptimalkan untuk iPhone 17 Series, menjadi pondasi baru pengalaman pengguna ekosistem Apple.

Transformasi terbesar terjadi pada Siri. Asisten virtual ini kini mampu memahami konteks percakapan, menjalankan perintah kompleks lintas aplikasi, serta mengeksekusi tugas otomatis yang biasanya membutuhkan langkah manual. Mulai dari mengedit foto, membuat ringkasan email, hingga mempersiapkan pesan balasan, semuanya dapat dijalankan dengan satu permintaan saja.

Apple juga memperkuat sisi kreatif lewat Genmoji dan Image Playground, yang memungkinkan pengguna membuat konten visual personal. Sementara itu, AI Writing Tools membantu menyunting, memperbaiki tone, atau mengatur gaya bahasa pengguna secara otomatis.

Keunggulan utama Apple Intelligence adalah keamanan data. Dengan mayoritas pemrosesan yang berjalan langsung di perangkat (on-device processing), Apple menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang ingin AI cerdas tanpa mengorbankan privasi.

Huawei Pangu AI 5.0: Kamera Mantap, Navigasi Cerdas, dan Smart Home Terintegrasi

Huawei tampil agresif dengan Pangu AI 5.0 yang kini menjadi tulang punggung perangkat Mate Series dan P Series. Tanpa dukungan Google, Huawei justru memaksimalkan AI pada aspek kamera, navigasi, dan ekosistem rumah pintar.

Di sektor fotografi, Pangu AI membawa peningkatan signifikan. Teknologi Ultra Vision Camera mendapatkan pembaruan berupa pengenalan objek yang lebih akurat, stabilisasi otomatis, serta peningkatan kualitas low-light berbasis model generatif. Pengguna bisa menghasilkan foto berkualitas tinggi tanpa pengaturan rumit.

Huawei juga memperluas kemampuan AI Map & Navigation, yang mampu memberikan rute cerdas secara real-time. Dari sisi ketahanan daya, AI SuperCharge Optimizer mempelajari pola penggunaan untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang.

Asisten virtual Xiaoyi 3.0 kini lebih cerdas berkat integrasi mendalam dengan perangkat IoT Huawei, memungkinkan pengguna mengatur rumah pintar, memutar audio, atau mengatur jadwal hanya dengan perintah suara.

Pendekatan Huawei ini membuatnya sangat cocok untuk penggemar fotografi, pengguna smart home, serta mereka yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan kamera dan daya tahan optimal.

Kesimpulan: AI Mana yang Paling Unggul di Tahun 2025?

Setiap brand memiliki filosofi dan arah pengembangan AI yang berbeda. Pemilihan “AI terbaik” pada akhirnya bergantung pada kebutuhan dan gaya hidup pengguna:

  • Samsung unggul dalam fleksibilitas, kreativitas, dan produktivitas. Ideal untuk pengguna dinamis dan kreator konten.
  • Apple menawarkan AI paling stabil dan aman, cocok bagi pengguna yang ingin pengalaman cerdas tanpa kerumitan teknis.
  • Huawei menonjol dalam fotografi, daya tahan, dan ekosistem smart home bagi pengguna yang fokus pada kamera dan perangkat terhubung.

Ketiga AI tersebut sama-sama kuat di kelasnya, tetapi masing-masing memiliki DNA dan karakter unik. AI terbaik di 2025 adalah yang paling sesuai dengan kebiasaan, kebutuhan, dan ekosistem yang sudah digunakan oleh pengguna.

Desain iPhone, Ini Spesifikasi 5 HP Honor Terbaik 2025

0

Rekomendasi Ponsel Honor yang Mirip iPhone dengan Harga Terjangkau

Honor menawarkan berbagai ponsel yang memiliki desain mirip iPhone tetapi dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penampilan yang elegan, performa tinggi, dan fitur canggih, ponsel-ponsel ini menjadi pilihan yang sangat menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat premium tanpa harus membayar mahal. Berikut adalah lima rekomendasi terbaik dari Honor yang patut dipertimbangkan.

Honor 500 Pro

Honor 500 Pro menjadi pilihan utama untuk mereka yang ingin memiliki desain mirip iPhone Air tetapi dengan spesifikasi yang lebih mengesankan. Modul kamera yang tersusun secara horizontal terlihat sangat premium, dilengkapi layar AMOLED LTPO 6,55 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan maksimal hingga 6000 nits. Performa dari Snapdragon 8 Elite memastikan kegiatan berat seperti pengeditan video, bermain game, dan multitasking berjalan dengan lancar. Baterai berkapasitas 8000 mAh dengan pengisian cepat 100W menjadikannya salah satu ponsel dengan daya tahan terbaik di kelasnya. RAM 16GB juga memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menjalankan aplikasi secara stabil sepanjang hari.

Honor 500

Jika Anda mencari ponsel dengan tampilan yang mirip iPhone 17 Air namun dengan harga yang lebih ramah di kantong, Honor 500 adalah pilihan yang sempurna. Modul kamera dirancang datar seperti iPhone terbaru, memberikan kesan yang elegan dan premium. Perangkat ini didukung oleh Snapdragon 8 Gen 3 yang sangat cepat untuk berbagai keperluan, termasuk merekam video berkualitas tinggi. Kamera 200MP dan telephoto 50MP menghasilkan foto yang tajam dan detail. Honor juga menyertakan fitur AI lengkap untuk pengeditan foto otomatis, sehingga hasil visual terlihat lebih profesional tanpa memerlukan aplikasi tambahan.

Honor 400

Honor 400 hadir sebagai pilihan yang stylish dengan fitur AI terinspirasi teknologi iPhone terbaru. Bahan bodi datar memberikan nuansa premium saat dipegang, sedangkan layarnya menggunakan AMOLED dengan lekukan tipis yang enak dilihat. Ponsel ini sangat ideal untuk Anda yang sering melakukan komunikasi video karena kamera depannya memiliki desain boba yang terkenal jelas dan natural. Dengan harga sekitar 4 juta, Honor 400 menyuguhkan teknologi terkini tanpa memerlukan anggaran yang besar.

Honor 400 Lite

Bagi mereka yang mencari penampilan menarik tetapi tetap ingin harga terjangkau, Honor 400 Lite menjadi pilihan yang menarik. Desain kamera belakangnya mengikuti gaya boba ala iPhone 16, memberikan kesan modern yang mudah dikenali. Dengan bobot yang ringan dan desain ramping, ponsel ini nyaman digunakan setiap hari. Kapasitas baterai 5000 mAh sudah cukup untuk mendukung aktivitas sehari-hari, sementara notch minimalis pada layar memberikan tampilan konten yang lebih luas dan bersih. Perangkat ini sangat pas bagi pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda yang ingin tampil trendi.

Honor X9b

Honor X9b merupakan pilihan solid dengan tampilan premium berkat layar AMOLED melengkung yang mengingatkan pada seri iPhone Pro. Keunggulan utamanya adalah daya tahan bodi yang terkenal anti pecah, menjadikannya aman bagi pengguna yang aktif di luar ruangan. Performa dari Snapdragon 6 Gen 1 dipadu dengan RAM 12GB menawarkan kinerja yang stabil saat multitasking. Dengan kamera 108MP yang cukup handal untuk kebutuhan fotografi sehari-hari. Dengan harga sekitar 3,3 juta, Honor X9b memberikan kombinasi desain, daya tahan, dan performa yang sukar ditandingi.

Jika Anda menginginkan ponsel Honor yang paling mirip iPhone dengan kualitas keseluruhan terbaik, Honor 500 Pro patut menjadi pilihan utama. Desain premium, kapasitas baterai besar, performa bertenaga, serta kamera berkualitas tinggi menjadikannya pilihan yang paling seimbang untuk tahun 2025.

Xiaomi Luncurkan “Mi Chat”, Chatbot AI Lawan ChatGPT dan Google Gemini

0

Xiaomi Siapkan Chatbot AI Baru yang Siap Bersaing dengan ChatGPT dan Google Gemini

Xiaomi, perusahaan teknologi ternama asal Tiongkok, sedang mempersiapkan sebuah chatbot AI baru bernama Mi Chat. Chatbot ini dikabarkan akan menjadi pesaing langsung dari ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI serta Gemini dari Google. Dengan kehadirannya, Mi Chat diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna dalam berbagai skenario penggunaan.

Mi Chat ditenagai oleh model bahasa besar (LLM) internal Xiaomi, yaitu MiMo-7B-RL. Model ini dirancang untuk dapat melakukan coding dan reasoning seperti manusia, sehingga mampu memberikan respons yang lebih mendalam dan akurat. Pengembangan model ini dipimpin oleh Luo Fuli, seorang peneliti AI yang sebelumnya bekerja di DeepSeek, sebuah startup AI yang terkenal dengan model reasoning mereka, DeepSeek R1.

Pengembangan Mi Chat dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Xiaomi dalam memperkuat ekosistem perangkat pintarnya. Mi Chat tidak hanya akan menjadi asisten tanya-jawab cerdas, tetapi juga akan terintegrasi secara penuh dengan seluruh perangkat Xiaomi, termasuk smartphone, smart home, hingga mobil listrik Xiaomi SU7. Hal ini menunjukkan bahwa Xiaomi ingin menjadikan Mi Chat sebagai “otak” dari ekosistem HyperOS mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi telah meningkatkan investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI). Lu Weibing, Partner dan Presiden Xiaomi Group, menyatakan bahwa AI kini menjadi prioritas utama perusahaan. Ia juga mengungkapkan bahwa progres tim internal dalam mengembangkan model LLM berjalan lebih cepat dari yang diharapkan.

Menurut informasi yang beredar, Mi Chat akan menjadi lapisan dasar yang menghubungkan seluruh perangkat dalam visi “Human x Home x Vehicle”. Artinya, chatbot ini akan mampu memahami konteks penggunaan pengguna di berbagai situasi, baik di rumah, di jalan, maupun saat menggunakan layanan digital Xiaomi.

Meskipun detail resmi tentang Mi Chat masih belum sepenuhnya terungkap, Xiaomi dijadwalkan akan mengumumkan proyek ini pada ajang Human x Car x Home Ecosystem Partner Conference 2025 di Beijing pada tanggal 17 Desember. Pada acara tersebut, bos Xiaomi, Lu Weibing, dan kepala tim MiMo, Luo Fuli, diperkirakan akan memaparkan strategi AI Xiaomi serta masa depan Mi Chat sebagai pesaing ChatGPT dan Google Gemini.

Selain itu, Mi Chat juga akan digunakan untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari tanya-jawab cerdas dengan konteks real-time, mengontrol perangkat rumah pintar, integrasi dengan kendaraan pintar Xiaomi, hingga meningkatkan produktivitas harian pengguna.

Dengan kehadiran Mi Chat, Xiaomi semakin menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama dalam industri teknologi dan kecerdasan buatan. Dengan dukungan model internal MiMo-7B-RL yang canggih, Mi Chat diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih personal dan efisien bagi pengguna.

Perbandingan S25 dan iPhone 17: Ponsel dengan Spesifikasi Menarik

0

Perbandingan Samsung Galaxy S25 dan iPhone 17: Pesaing Utama di Pasar Ponsel Pintar

Samsung Galaxy S25 dan iPhone 17 menjadi dua perangkat yang menarik minat konsumen di pasar ponsel pintar tahun ini. Kedua model ini menawarkan fitur-fitur canggih yang bisa membuat pengguna bingung dalam memilih yang terbaik untuk kebutuhan mereka. Dari segi spesifikasi hingga harga, berikut perbandingannya.

Fitur Unggulan iPhone 17

iPhone 17 hadir sebagai varian entry-level dari seri iPhone 17, tetapi tidak mengurangi kualitasnya. Ponsel ini dilengkapi layar ProMotion 120Hz dengan refresh rate variabel, fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada model Pro. Layar ini memberikan pengalaman visual yang mulus saat menjelajah internet atau bermain game. Selain itu, iPhone 17 juga memiliki layar OLED 6,3 inci dengan resolusi 2.622 x 1.206 piksel dan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, menjadikannya salah satu layar terang di jajaran iPhone.

iPhone 17 juga dilengkapi dengan chip A19 yang memberikan performa lebih cepat dibanding pendahulunya. Tidak hanya itu, ponsel ini juga mendukung fitur kustomisasi tampilan Liquid Glass melalui pembaruan iOS 26.1. Sejumlah ulasan menyebutkan bahwa peningkatan ini membuat iPhone 17 menjadi lompatan besar dibanding seri sebelumnya.

Fitur Unggulan Samsung Galaxy S25

Samsung Galaxy S25 juga menjadi pesaing kuat dengan fitur-fitur yang menarik. Ponsel ini sudah dilengkapi refresh rate variabel 120Hz sejak seri Galaxy S20, dan fitur ini kembali hadir di Galaxy S25 lengkap dengan mode layar selalu aktif yang bisa diatur sesuai kebutuhan pengguna. Meskipun layar AMOLED 6,2 inci milik S25 memiliki resolusi lebih rendah, yakni 2.340 x 1.080 piksel, serta kecerahan puncak 2.600 nits, pengalaman visualnya tetap solid.

Galaxy S25 juga telah menerima pembaruan Android 16 dan One UI 8, yang menawarkan personalisasi berbasis AI serta antarmuka yang lebih optimal. One UI 8 juga telah diuji dalam ulasan Galaxy Z Flip 7, menunjukkan bahwa ponsel ini siap untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Perbedaan Utama

Dari segi kejernihan layar dan kecerahan maksimal, iPhone 17 unggul dibanding Galaxy S25. Namun, Galaxy S25 tetap menawarkan pengalaman visual yang solid dengan konsumsi daya yang efisien dan fitur kustomisasi khas Samsung. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, tergantung kebutuhan pengguna.

Harga dan Pemilihan

iPhone 17 dijual mulai dari Rp 23 jutaan di toko-toko resmi Indonesia. Meski menjadi varian entry-level, fitur premium seperti layar ProMotion 120Hz dan kamera yang ditingkatkan membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi sebagian pengguna.

Sementara itu, harga Samsung Galaxy S25 belum diumumkan secara resmi, tetapi kemungkinan akan bersaing dengan harga iPhone 17. Pengguna dapat memilih berdasarkan preferensi sistem operasi, yaitu iOS atau Android.

Kesimpulan

Samsung Galaxy S25 dan iPhone 17 sama-sama menawarkan fitur-fitur canggih yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna modern. Jika Anda lebih suka pengalaman pengguna yang mulus dan inovasi teknologi Apple, iPhone 17 mungkin menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda menginginkan fleksibilitas dan kustomisasi yang lebih besar, Galaxy S25 bisa menjadi alternatif yang menarik.