Selasa, April 21, 2026
Beranda blog Halaman 433

Harga dan Spesifikasi Hp Samsung A17 5G Terbaru November 2025, Baru Dirilis 3 Bulan

0

Samsung Galaxy A17 5G: Spesifikasi dan Harga Terbaru di Indonesia

Samsung Galaxy A17 5G telah dirilis ke pasar Indonesia pada Agustus 2025 lalu. Dengan usia yang baru sekitar tiga bulan, ponsel ini menjadi salah satu perangkat terbaru dari Samsung yang menawarkan berbagai fitur canggih dan performa mumpuni. Sebagai penerus dari Samsung A16 5G, yang dikenal sebagai ponsel paling laris di pasaran, Galaxy A17 5G kini hadir dengan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek.

Fitur Unggulan yang Terintegrasi

Menurut Verry Octavianus, Senior Manager MX Product Samsung Electronics Indonesia, Galaxy A17 5G dirancang khusus untuk pengguna aktif yang membutuhkan perangkat yang dapat mendukung produktivitas harian. Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah kemudahan akses ke fitur AI seperti Circle to Search dan tombol shortcut ke Gemini Live. Kedua fitur ini langsung terintegrasi dalam perangkat, sehingga pengguna bisa lebih cepat dan efisien dalam melakukan pencarian informasi atau mengakses layanan tertentu.

Circle to Search memungkinkan pengguna mencari informasi hanya dengan melingkari teks atau gambar di layar tanpa perlu beralih aplikasi. Sementara itu, Gemini Live bisa diakses secara instan dengan menekan tombol daya selama beberapa detik. Fitur-fitur ini membantu pengguna dalam menjalani aktivitas kerja, belajar, atau hiburan dengan lancar dan stabil.

Spesifikasi Lengkap

Galaxy A17 5G memiliki layar Super Amoled berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 90 Hz. Layar ini dilengkapi dengan pelindung Gorilla Glass Victus untuk melindungi dari goresan dan benturan. Di bagian kamera, ponsel ini dibekali tiga kamera belakang, yaitu kamera utama 50 MP (OIS), kamera ultrawide 5 MP, dan kamera makro 2 MP. Ketiganya ditempatkan dalam modul berbentuk pil di bagian belakang ponsel.

Sementara itu, kamera depan memiliki resolusi 13 MP dan ditempatkan dalam modul setengah lingkaran di bagian atas layar. Untuk dapur pacu, Galaxy A17 5G menggunakan chipset Exynos 1330 dengan proses fabrikasi 5nm. Perangkat ini dilengkapi RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB, yang bisa diperluas hingga 16 GB RAM dan 2 TB penyimpanan eksternal melalui slot microSD.

Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 dengan antarmuka One UI 7. Baterai berkapasitas 5.000 mAh didukung oleh pengisian cepat 25 watt. Selain itu, Galaxy A17 5G juga dilengkapi dengan fitur keamanan seperti Samsung Knox Vault untuk melindungi data sensitif dan Auto Blocker untuk mencegah instalasi aplikasi berbahaya. Ponsel ini juga dilengkapi sensor sidik jari yang terintegrasi dengan tombol daya serta sertifikasi IP54 yang tahan terhadap air dan debu.

Harga Terbaru di Pasaran

Di Indonesia, Galaxy A17 5G tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Blue, Gray, dan Black. Dimensi ponsel ini adalah 164,4 x 77,9 x 7,5 mm dengan bobot 192 gram. Saat pertama kali dirilis, harga Galaxy A17 5G adalah Rp 3.699.000. Namun, saat ini harga perangkat tersebut sedikit turun di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee.

Pada 3 November 2025, varian 8/256 GB Galaxy A17 5G dijual mulai dari Rp3.306.000 di Shopee dan Rp3.000.000 di Tokopedia. Harga ini bisa berbeda tergantung toko dan promo yang tersedia. Pengguna disarankan untuk memperhatikan reputasi toko online dan ulasan pembeli sebelum melakukan pembelian. Dengan harga yang relatif terjangkau dan spesifikasi yang lengkap, Galaxy A17 5G menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari ponsel dengan performa unggul dan fitur canggih.

Jabar Siapkan Arjuna untuk Informasi Pajak Kendaraan

0

Layanan Pajak yang Lebih Mudah dan Cepat dengan Arjuna

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat telah meluncurkan layanan inovatif berupa asisten virtual berbasis artificial intelligence (AI) bernama Arjuna. Layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait pajak kendaraan bermotor. Dengan adanya Arjuna, warga tidak perlu lagi datang ke kantor Samsat untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka.

Arjuna merupakan akronim dari Asisten Ramah, Responsif untuk Urusan Pajak dan Retribusi Daerah. Nama tersebut diambil dari tokoh pewayangan yang dikenal bijaksana dan tangguh. Hal ini mencerminkan tujuan dari layanan ini, yaitu memberikan bantuan yang cepat dan akurat kepada masyarakat.

Layanan Arjuna bisa diakses melalui beberapa saluran, termasuk Samsat Information Center dan aplikasi WhatsApp dengan nomor 0811-2230-1818. Masyarakat dapat bertanya apa pun yang berkaitan dengan pajak kendaraan, mulai dari cara mengecek pajak hingga perhitungan denda dan mekanisme pembayaran. Arjuna bekerja dengan mengumpulkan data relevan sesuai pertanyaan pengguna, lalu menyusun jawaban yang mudah dipahami.

Pengelolaan data oleh Arjuna dilakukan melalui proses kurasi yang ketat, sehingga semua informasi yang diberikan pasti akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting karena masyarakat membutuhkan jawaban yang jelas dan benar untuk mengurus pajak kendaraan mereka.

Sejak diluncurkan, layanan Arjuna telah menerima lebih dari 122.956 interaksi. Mayoritas pertanyaan yang masuk adalah tentang verifikasi pembayaran pajak kendaraan tahunan secara online. Layanan ini juga hadir selama 24 jam, memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mendapatkan informasi kapan saja dan di mana saja.

Meskipun berbasis teknologi AI, Arjuna tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran pegawai Samsat. Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menegaskan bahwa kompetensi sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama. Pegawai tetap harus siap melayani dan memberikan solusi secara langsung. Arjuna hanya sebagai opsi tambahan bagi wajib pajak yang membutuhkan informasi cepat.

Dengan adanya layanan seperti Arjuna, Bapenda Jawa Barat berupaya memperkuat transformasi digital dalam sektor layanan publik. Selain itu, layanan ini juga bertujuan meningkatkan literasi pajak dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.

Dengan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, diharapkan kontribusi pajak kendaraan terhadap pendapatan daerah semakin optimal. Hal ini akan berdampak positif pada kemajuan pembangunan di Jawa Barat secara keseluruhan.

Logo Institut Resmi Diperkenalkan, Lomba Robotik Pertama di NTT Diadakan

0

Inovasi Pendidikan dan Teknologi di NTT Hadirkan Lomba Robotik Pertama

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini menunjukkan langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Logosi Institute, sebuah lembaga pendidikan inovatif yang berada di bawah naungan PT Filosi Exider Inovasi, mengumumkan akan menyelenggarakan lomba robotik pertama di wilayah NTT pada Maret 2026 mendatang. Kompetisi ini akan melibatkan peserta dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di sekitar Kota Kupang.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Vivin da Silva, Co-Founder Logosi Institute, dalam acara Lomba Cerdas Cermat Fisika (CFC) ke-XIII tingkat SMP/MTs se-NTT tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana). Acara ini berlangsung di Kupang pada Senin (23/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, PT Filosi Exider Inovasi Kupang menjadi sponsor utama kegiatan CCF Fisika ke-XIII. Lomba ini menjadi ajang bergengsi yang mengumpulkan puluhan sekolah dari berbagai kabupaten di NTT untuk beradu pengetahuan di bidang Fisika. Di hadapan para peserta dan dosen FKIP Undana, Vivin da Silva mewakili Direktur PT Filosi Exider Inovasi dan seluruh jajarannya untuk memperkenalkan profil perusahaan yang menaungi empat brand besar yang terus berinovasi dalam bidang teknologi dan pendidikan digital.

Fokus pada Pengembangan Sumber Daya Manusia

Logosi Institute hadir sebagai salah satu brand unggulan yang bertujuan menjawab kebutuhan sumber daya manusia di NTT. Menurut Vivin, kebutuhan ini sangat penting mengingat kemajuan teknologi yang terus berkembang. Salah satu program yang telah dikembangkan adalah kelas teknisi laptop, yang saat ini sudah memasuki Batch ke-5. Kelas ini memiliki tiga kategori, yaitu pemula, profesional, dan expert.

Sebagian besar peserta kelas ini adalah pelaku UMKM yang ingin meningkatkan keterampilan mereka. Dengan belajar di tempat kursus, peserta dapat memperoleh ilmu yang lebih terarah dan efisien dibandingkan autodidak. Selain itu, banyak mahasiswa juga ikut dalam kelas pemula karena ingin terjun di bidang reparasi laptop.

Selain kelas teknisi laptop, Logosi Institute juga menyediakan kelas robotik yang ditujukan bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Kelas ini juga dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu pemula, menengah, dan profesional. Peserta tidak hanya diambil dari pendaftar biasa, tetapi juga dilakukan kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran robotik ke dalam kurikulum sekolah.

Tujuan Membangun Ekosistem Teknologi Inovatif

Vivin menyampaikan bahwa PT Filosi Exider Inovasi berharap dengan adanya kelas robotik ini, nalar kritis siswa di NTT dapat meningkat. Hal ini akan membantu mereka menjadi lebih kreatif dan siap menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Lomba robotik yang akan digelar pada 2026 diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif mereka. Dengan kolaborasi yang dibangun bersama sekolah dan kampus-kampus, Logosi Institute berharap bisa menciptakan ekosistem teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.

“Kami di Logosi berharap, melalui kerjasama yang dibangun dengan sekolah dan kampus-kampus untuk berkolaborasi menghelat lomba robotik pertama di NTT ini, kita dapat membangun ekosistem teknologi yang inovatif dan berkelanjutan serta optimis untuk terus bergerak menuju kemajuan,” tutup Vivin.

Bramantyo Suwondo: Kebijakan AI Harus Lindungi Masyarakat

0

Kunjungan BKSAP DPR RI ke Telkom University Fokus pada Pengembangan Kecerdasan Buatan yang Berkelanjutan

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Telkom University dalam rangka memperdalam gagasan tata kelola kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan AI dapat berjalan secara aman, etis, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan lembaga legislatif untuk menjembatani antara hasil riset kampus dengan kebutuhan regulasi nasional. Dengan demikian, inovasi teknologi bisa terus berkembang tanpa mengabaikan aspek sosial dan ekonomi.

Peran Pemerintah dalam Mengatur Pengembangan AI

Dalam forum diskusi yang dihadiri oleh Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo, M.IR., disampaikan bahwa arah kebijakan AI harus mampu memadukan kemajuan teknologi dengan perlindungan terhadap masyarakat. Bramantyo menekankan pentingnya mengatur agar AI terus berkembang, tetapi eksesnya terhadap masyarakat dapat dikurangi.

“Yang menjadi kunci saat ini adalah bagaimana mengatur agar AI terus berkembang, tetapi eksesnya terhadap masyarakat dapat dikurangi. Kita membutuhkan smooth transition menuju dunia baru dengan AI, agar tidak berubah menjadi bencana sosial-ekonomi,” ujar Bramantyo.

Bramantyo juga menjelaskan bahwa BKSAP memiliki mandat diplomasi parlemen dengan cakupan isu global yang luas, termasuk AI sebagai salah satu prioritas strategis. Ia menyoroti perhatian dunia, termasuk dalam kerangka OECD, bahwa AI memengaruhi ekosistem pendidikan dan industri serta menuntut penguatan kemampuan berpikir kritis dan adaptif bagi generasi muda.

Perspektif dari Pihak Perguruan Tinggi

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya, menyampaikan bahwa AI menjadi salah satu fokus riset unggulan kampus selain keamanan siber dan komputasi kuantum. Menurutnya, AI kini bukan sekadar alat teknologi, melainkan instrumen geopolitik dan geoekonomi yang menuntut kesiapan nasional.

“Teknologinya berkembang pesat kita tidak boleh terburu-buru, namun juga tidak boleh tertinggal. Prinsip kami adalah harmonizing empathy and professionalism for human enlightenment,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi disrupsi digital, Telkom University menerapkan strategi penguatan fondasi kognitif bagi mahasiswa, seperti membaca buku cetak, menulis, dan storytelling, termasuk pembatasan penggunaan AI bagi mahasiswa tahun pertama.

Potensi AI dalam Proses Penyusunan Kebijakan Publik

Diskusi juga menggali pemanfaatan AI dalam proses penyusunan kebijakan publik. AI dinilai berpotensi membantu analisis kebijakan melalui data crawling untuk mendeteksi tumpang tindih atau pertentangan antar-regulasi, sehingga memperkuat koherensi kebijakan nasional.

Anggota Komite AI Telkom University, Dr. Tomhert Suprapto Siadari, menegaskan pentingnya penyusunan peta jalan dan pedoman etika AI yang berorientasi pada harmonisasi lintas regulasi. “Inovasi sudah banyak; yang mendesak adalah respons terhadap dampaknya. Regulasi dan etika harus berlari secepat inovasi. Kami mendorong pemerintah mempercepat rule-making agar kepastian hadir,” ujarnya.

Langkah Konkret untuk Pengembangan Kebijakan Nasional

Menindaklanjuti masukan akademik tersebut, Bramantyo menegaskan perlunya arah kebijakan nasional yang jelas, berbasis kebutuhan nyata, dan responsif terhadap perubahan global. Ia menjelaskan pembentukan Panitia Kerja (Panja) AI di DPR RI yang akan memotret kebutuhan bisnis, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menjadi masukan bagi komisi terkait serta pandangan resmi kepada pemerintah, termasuk dalam penyusunan RUU tentang AI.

“Masukan kampus akan kami bawa ke komisi terkait dan proses legislasi termasuk Panja AI agar regulasi nasional benar-benar berpihak pada masyarakat,” tegas Bramantyo.

Bramantyo Suwondo: Transisi Lancar ke Dunia AI untuk Hindari Krisis Sosial-Ekonomi

0

Kunjungan BKSAP DPR RI ke Telkom University Fokus pada Regulasi dan Etika Kecerdasan Buatan

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Telkom University dalam rangka memperdalam gagasan tata kelola kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk membangun jembatan antara hasil riset kampus dan kebutuhan regulasi nasional, serta mendorong inovasi AI yang aman dan etis.

Dalam forum diskusi yang berlangsung, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Bramantyo Suwondo, M.IR., menekankan bahwa arah kebijakan AI harus mampu memadukan kemajuan teknologi dengan perlindungan terhadap masyarakat. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak boleh menciptakan masalah sosial baru.

“Yang menjadi kunci saat ini adalah bagaimana mengatur agar AI terus berkembang, tetapi eksesnya terhadap masyarakat dapat dikurangi. Kita membutuhkan smooth transition menuju dunia baru dengan AI, agar tidak berubah menjadi bencana sosial-ekonomi,” ujar Bramantyo.

Bramantyo juga menyampaikan bahwa BKSAP memiliki mandat diplomasi parlemen dengan cakupan isu global yang luas, termasuk AI sebagai salah satu prioritas strategis. Ia menyoroti perhatian dunia, termasuk dalam kerangka OECD, bahwa AI memengaruhi ekosistem pendidikan dan industri serta menuntut penguatan kemampuan berpikir kritis dan adaptif bagi generasi muda.

Peran Telkom University dalam Pengembangan AI

Dari pihak perguruan tinggi, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya, menyampaikan bahwa AI menjadi salah satu fokus riset unggulan kampus selain keamanan siber dan komputasi kuantum. Menurutnya, AI kini bukan sekadar alat teknologi, melainkan instrumen geopolitik dan geoekonomi yang menuntut kesiapan nasional.

“Teknologinya berkembang pesat kita tidak boleh terburu-buru, namun juga tidak boleh tertinggal. Prinsip kami adalah harmonizing empathy and professionalism for human enlightenment,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi disrupsi digital, Telkom University menerapkan strategi penguatan fondasi kognitif bagi mahasiswa, seperti membaca buku cetak, menulis, dan storytelling, termasuk pembatasan penggunaan AI bagi mahasiswa tahun pertama.

Pemanfaatan AI dalam Proses Penyusunan Kebijakan Publik

Diskusi juga menggali pemanfaatan AI dalam proses penyusunan kebijakan publik. AI dinilai berpotensi membantu analisis kebijakan melalui data crawling untuk mendeteksi tumpang tindih atau pertentangan antar-regulasi, sehingga memperkuat koherensi kebijakan nasional.

Anggota Komite AI Telkom University, Dr. Tomhert Suprapto Siadari, menegaskan pentingnya penyusunan peta jalan dan pedoman etika AI yang berorientasi pada harmonisasi lintas regulasi. Ia menilai bahwa inovasi sudah banyak, tetapi yang mendesak adalah respons terhadap dampaknya.

“Regulasi dan etika harus berlari secepat inovasi. Kami mendorong pemerintah mempercepat rule-making agar kepastian hadir,” ujarnya.

Langkah Selanjutnya untuk Arah Kebijakan Nasional

Menindaklanjuti masukan akademik tersebut, Bramantyo menegaskan perlunya arah kebijakan nasional yang jelas, berbasis kebutuhan nyata, dan responsif terhadap perubahan global. Ia menjelaskan pembentukan Panitia Kerja (Panja) AI di DPR RI yang akan memotret kebutuhan bisnis, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menjadi masukan bagi komisi terkait serta pandangan resmi kepada pemerintah, termasuk dalam penyusunan RUU tentang AI.

“Masukan kampus akan kami bawa ke komisi terkait dan proses legislasi termasuk Panja AI agar regulasi nasional benar-benar berpihak pada masyarakat,” tegas Bramantyo.

Bapenda Jabar Hadirkan Asisten AI Arjuna untuk Pajak Kendaraan

0

Layanan Digital Arjuna: Inovasi Bapenda Jabar dalam Pemrosesan Informasi Pajak Kendaraan

Bapenda Provinsi Jawa Barat kini hadir dengan layanan inovatif yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi pajak kendaraan. Layanan ini diberi nama Arjuna, sebuah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk memberikan jawaban cepat dan akurat terkait berbagai hal seputar pajak kendaraan bermotor.

Arjuna merupakan singkatan dari Asisten Ramah, Responsif untuk Urusan Pajak dan Retribusi Daerah. Nama tersebut diambil dari tokoh pewayangan yang dikenal bijaksana dan tangguh, yaitu Arjuna. Hal ini mencerminkan komitmen Bapenda dalam memberikan layanan yang profesional dan tepat sasaran.

Layanan Arjuna dapat diakses melalui Samsat Information Center atau via aplikasi WhatsApp dengan nomor 0811-2230-1818. Masyarakat bisa bertanya apapun terkait pajak kendaraan, seperti cara cek pajak, perhitungan denda, hingga mekanisme pembayaran. Arjuna bekerja dengan mengumpulkan data relevan sesuai pertanyaan pengguna, lalu menyusun jawaban secara mudah dipahami dan cepat.

“Arjuna adalah bagian dari inovasi dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif dan semakin dekat dengan kebutuhan warga. Layanan ini tersedia 24 jam, tanpa harus datang ke kantor Samsat,” ujar Asep Supriatna, Kepala Bapenda Jabar.

Selain itu, Arjuna juga bertugas untuk memandu masyarakat dalam memahami dan mengurus pajak. Data yang disampaikan pasti akurat dan dapat dipertanggungjawabkan karena proses pendataannya melalui kurasi ketat. Sejak diluncurkan, layanan ini telah menerima lebih dari 122.956 interaksi, dengan mayoritas pertanyaan terkait verifikasi pembayaran pajak kendaraan tahunan secara online.

Meski menggunakan teknologi, Arjuna tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran pegawai Samsat. Asep menegaskan bahwa kompetensi SDM tetap menjadi prioritas utama. Pegawai tetap siap melayani dan memberikan solusi secara langsung. Arjuna hadir sebagai opsi tambahan bagi wajib pajak yang membutuhkan informasi cepat kapan saja dan di mana saja.

Menurut Asep, Arjuna menjadi bagian dari upaya Bapenda Jawa Barat dalam memperkuat transformasi digital dalam sektor layanan publik. Selain itu, layanan ini juga berkontribusi pada peningkatan literasi pajak dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan pajak kendaraan.

Dengan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, diharapkan kontribusi pajak kendaraan terhadap pendapatan daerah semakin optimal. Hal ini akan berdampak positif pada kemajuan pembangunan di Jawa Barat secara keseluruhan.

Manfaat dan Keunggulan Layanan Arjuna

Berikut beberapa manfaat dan keunggulan yang ditawarkan oleh layanan Arjuna:

  • Akses 24 Jam: Masyarakat dapat mengakses layanan kapan saja dan di mana saja tanpa batasan waktu.
  • Jawaban Cepat dan Akurat: Arjuna memberikan jawaban yang cepat dan berdasarkan data yang telah diverifikasi.
  • Peningkatan Literasi Pajak: Layanan ini membantu masyarakat memahami lebih baik tentang pajak kendaraan.
  • Kemudahan Transaksi: Masyarakat dapat melakukan berbagai proses seperti cek pajak, hitung denda, dan pembayaran secara online.
  • Pendukung Transformasi Digital: Arjuna menjadi salah satu langkah Bapenda dalam mendorong modernisasi layanan publik.

Dengan adanya Arjuna, diharapkan masyarakat lebih mudah dalam mengurus pajak kendaraan, sehingga meningkatkan rasa percaya dan kenyamanan dalam menjalankan kewajiban pajak.

Telkomsel Kolaborasi dengan OpenAI, Hadirkan ChatGPT Go untuk Akses AI Terjangkau di Indonesia

0

Inovasi Teknologi AI di Indonesia dengan Bundel ChatGPT Go

Telkomsel, salah satu penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia, menghadirkan inovasi baru dalam bentuk bundel ChatGPT Go. Ini merupakan langkah pertama di Asia Tenggara yang menawarkan akses ke teknologi kecerdasan buatan (AI) secara lebih terjangkau dan inklusif.

Dengan harga mulai dari Rp50.000, pelanggan Telkomsel dapat memperoleh paket data khusus untuk mengakses aplikasi ChatGPT serta berlangganan ChatGPT Go selama dua bulan. Hal ini dirancang untuk memastikan pengalaman pengguna yang mudah dan efisien, didukung oleh jaringan terdepan dan terluas dari Telkomsel.

Fitur Unggulan ChatGPT Go

ChatGPT Go menawarkan berbagai fitur yang lebih luas dibandingkan paket premium lainnya. Beberapa di antaranya adalah:

  • Batas pesan dengan GPT-5 hingga 10 kali lebih banyak.
  • Pembuatan gambar per hari hingga 10 kali lebih banyak.
  • Unggah file atau gambar per hari hingga 10 kali lebih banyak.
  • Memori percakapan yang 2 kali lebih panjang untuk respons yang lebih personal.

Paket ini cocok untuk pelanggan SIMPATI (prabayar) dan Halo (pascabayar), yang bisa membeli paket promo melalui aplikasi MyTelkomsel. Harga Rp50.000 sudah termasuk 3 GB paket data khusus, akses berlangganan ChatGPT Go hingga 2 bulan, dan pilihan paket data internet hingga 100 GB.

Opsi Tambahan untuk Pelanggan

Selain itu, pelanggan juga bisa memilih ChatGPT Go sebagai bagian dari digital lifestyle benefit atau menukar 1.000 Telkomsel Poin untuk mendapatkan akses berlangganan ChatGPT Go. Selain itu, Telkomsel dan OpenAI juga menyediakan layanan tambahan bagi pelanggan baru berupa IndiHome (paket >75 Mbps) melalui program retensi pelanggan terbatas. Promo ini berlaku hingga 30 April 2026.

Cara Aktivasi Paket

Untuk mengaktifkan paket ini, pelanggan perlu melakukan beberapa langkah sederhana:

  1. Pastikan telah menginstal aplikasi ChatGPT di perangkat iOS atau Android.
  2. Beli paketnya melalui aplikasi MyTelkomsel.
  3. Klaim voucher via SMS, login, dan pilih metode pembayaran default untuk perpanjangan otomatis.
  4. Setelah masa paket promo berakhir (1–2 bulan sesuai paket), harga normal Rp75.000/bulan akan berlaku. Pelanggan dapat membatalkan kapan saja sebelum perpanjangan otomatis.

Tanggapan dari Pihak Terkait

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk membawa teknologi AI terdepan kepada semua pelanggan di Indonesia. Ia menilai layanan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dari berbagai lapisan.

“Layanan ini benar-benar relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Melalui layanan beyond connectivity seperti Bundel ChatGPT Go, Telkomsel terus mendorong produktivitas dan menginspirasi kreativitas, sekaligus memimpin inovasi berbasis AI yang mengakselerasi kemajuan Indonesia di berbagai sektor,” ujar Derrick.

Managing Director of International dari OpenAI, Oliver Jay, juga memberikan tanggapan positif atas kerja sama ini. Menurutnya, dengan ChatGPT Go dan akses ke model GPT-5 terbaru, Telkomsel berkomitmen menjadikan teknologi AI terdepan sebagai sesuatu yang sederhana, ekonomis, dan bermanfaat bagi semua orang.

“Melalui kolaborasi dengan Telkomsel, kami antusias menghadirkan ChatGPT kepada lebih banyak orang di seluruh Indonesia, membantu mereka menemukan jawaban lebih cepat, mengeksplorasi ide-ide baru, dan membuka berbagai peluang dalam kehidupan sehari-hari,” kata Oliver.

Masa Depan Kolaborasi

Telkomsel berencana untuk menjajaki kolaborasi lebih dalam bersama OpenAI. Tujuannya adalah untuk menghadirkan pengalaman AI yang semakin seamless dan terintegrasi, mendorong penerapan solusi AI lintas industri yang berdampak nyata, serta mendukung kemajuan bangsa melalui pengembangan talenta AI.

Samsung Gila Promo! Galaxy Buds3 FE dengan ANC dan Baterai Tahan Lama, Harganya Membuat Kaget!

0

Desain yang Menarik dan Nyaman Digunakan

Galaxy Buds3 FE hadir dengan desain yang khas dan menarik. Mengusung konsep Blade, earbuds ini dilengkapi dengan sentuhan akhir matte dual-tone serta aksen semi-transparan. Bobot masing-masing earbud hanya 5 gram, sedangkan casing pengisi daya memiliki berat sekitar 41,8 gram. Hal ini membuat perangkat ini sangat ringan dan nyaman digunakan dalam waktu lama.

Desain ini tidak hanya memberikan kesan modern dan stylish, tetapi juga memperkuat identitas visual Galaxy Buds. Cocok untuk pengguna muda yang aktif dan ingin tampil menarik tanpa mengorbankan kenyamanan. Tidak heran jika Galaxy Buds3 FE menjadi pilihan banyak orang yang mencari perangkat audio dengan penampilan menarik.

Fitur ANC dan AI Audio: Suara Jernih Tanpa Gangguan

Salah satu fitur utama dari Galaxy Buds3 FE adalah Active Noise Cancelling (ANC) yang mampu meredam suara bising di lingkungan sekitar. Baik saat berada di keramaian, transportasi umum, atau ruangan terbuka, pengguna tetap bisa menikmati musik atau podcast dengan kualitas suara jernih dan imersif.

Selain itu, Samsung juga menyematkan teknologi Crystal Clear Call yang menggunakan model pembelajaran mesin untuk mengisolasi suara pengguna saat melakukan panggilan. Hasilnya, suara terdengar lebih jelas dan alami, bahkan di lingkungan yang ramai. Ini menjadikan Galaxy Buds3 FE sebagai perangkat ideal untuk pengguna yang sering melakukan panggilan telepon.

Daya Tahan Baterai yang Cukup Lama

Galaxy Buds3 FE dirancang untuk menemani aktivitas sepanjang hari. Dengan sekali pengisian daya, earbuds ini mampu bertahan hingga 6 jam pemakaian aktif dengan ANC, dan hingga 21 jam total waktu pemakaian jika digabungkan dengan daya dari casing pengisi daya.

Fitur pengisian cepat juga tersedia, sehingga pengguna bisa langsung menikmati musik selama beberapa jam hanya dengan isi daya selama beberapa menit. Ini sangat berguna bagi pengguna yang sering bepergian atau memiliki jadwal padat.

Integrasi dengan Ekosistem Galaxy dan Teknologi AI

Sebagai bagian dari ekosistem Galaxy, Buds3 FE terintegrasi dengan Galaxy AI yang memungkinkan pengalaman audio lebih cerdas. Contohnya, earbud dapat menyesuaikan mode suara berdasarkan aktivitas pengguna seperti berpindah dari mode musik ke mode panggilan saat mendeteksi percakapan.

Pengguna juga bisa mengakses fitur seperti Bixby Voice, Auto Switch antar perangkat Galaxy, dan SmartThings Find untuk melacak lokasi earbud jika hilang. Semua ini membuat Galaxy Buds3 FE bukan hanya perangkat audio, tetapi juga asisten pintar yang mendukung gaya hidup digital.

Harga yang Terjangkau Meski Dilengkapi Fitur Premium

Meskipun dibekali fitur-fitur kelas atas, Galaxy Buds3 FE hadir dengan harga yang ramah di kantong. Di pasar global, Samsung menetapkan harga sekitar USD 99–119, sementara di Indonesia, harga resmi diperkirakan berada di kisaran Rp1.299.000 hingga Rp1.499.000, tergantung promo dan bundling dengan perangkat Galaxy lainnya.

Samsung juga menawarkan diskon tambahan hingga Rp200.000 jika pembelian dilakukan bersamaan dengan Galaxy S Series atau Z Series selama periode promo. Hal ini menjadikan Galaxy Buds3 FE sebagai salah satu TWS paling kompetitif di kelasnya.

Ketersediaan dan Pilihan Warna

Galaxy Buds3 FE akan tersedia secara bertahap mulai 5 September 2025, dan bisa dibeli melalui toko resmi Samsung, e-commerce, serta mitra ritel di seluruh Indonesia. Varian warna yang ditawarkan meliputi Black, White, dan Lavender, memberikan pilihan sesuai gaya dan preferensi pengguna.

Siapa Saja yang Cocok Menggunakan Galaxy Buds3 FE?

TWS ini cocok untuk berbagai kalangan:
– Pelajar dan mahasiswa yang butuh perangkat audio berkualitas untuk belajar online atau hiburan.
– Pekerja kantoran dan remote worker yang sering melakukan panggilan kerja dan butuh ANC.
– Pecinta musik dan podcast yang menginginkan kualitas suara jernih tanpa gangguan.
– Pengguna Galaxy yang ingin memperluas ekosistem perangkat mereka dengan earbud pintar.

Galaxy Buds3 FE membuktikan bahwa perangkat audio berkualitas tinggi tidak harus mahal. Dengan desain stylish, fitur ANC dan AI, baterai tahan lama, serta harga yang bersahabat, TWS ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal tanpa kompromi. Dengan fitur-fitur lengkap dan harga yang terjangkau, Galaxy Buds3 FE siap menjadi favorit baru di tahun 2025!

OJK Siapkan Kebijakan Tata Kelola AI untuk Perkuat Transformasi Digital

0

OJK Siapkan Kebijakan Tata Kelola Kecerdasan Buatan di Sektor Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mempersiapkan kebijakan tata kelola kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dalam sektor perbankan. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap percepatan transformasi digital yang semakin pesat di industri keuangan. Tujuannya adalah untuk memastikan penerapan AI dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020–2025 (RP2I). Dalam peta jalan ini, OJK menempatkan digitalisasi sebagai salah satu pilar utama penguatan sektor perbankan, khususnya melalui Pilar 2: Akselerasi Transformasi Digital. Pilar ini menekankan pentingnya pengembangan produk dan layanan digital yang aman, efisien, serta sesuai dengan ekspektasi masyarakat dan nasabah.

Sebagai tindak lanjut dari rencana tersebut, OJK telah menerbitkan Buku Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia pada 29 April 2025. Dokumen ini menjadi panduan bagi industri perbankan dalam mengimplementasikan teknologi AI secara hati-hati, transparan, dan beretika. Penyusunan buku ini juga merupakan bentuk dukungan OJK terhadap akselerasi transformasi digital perbankan, sekaligus menjawab antusiasme pemangku kepentingan dalam memahami arah pengembangan AI di sektor keuangan.

Prinsip Dasar dalam Tata Kelola AI

Tata kelola AI yang dirumuskan oleh OJK berlandaskan prinsip AI yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Prinsip ini disesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku di Indonesia, serta mengacu pada praktik terbaik internasional. Terdapat tiga nilai utama yang menjadi fondasi dari prinsip tersebut:

  1. Keandalan (Reliability)

    Memastikan bahwa keputusan sistem AI sejalan dengan strategi dan tujuan bank. Aspek ini mencakup explainability (keputusan yang bisa dijelaskan) serta security & resilience (keamanan dan ketahanan sistem).

  2. Akuntabilitas (Accountability)

    Menjamin bahwa sistem AI dapat dipertanggungjawabkan. Di dalamnya termasuk aspek transparency dan data privacy, untuk memastikan perlindungan data nasabah tetap menjadi prioritas.

  3. Pengawasan oleh Manusia (Human Oversight)

    Elemen penting agar AI tetap berlandaskan etika dan keadilan. Prinsip ini juga menekankan aspek inklusivitas, keberlanjutan, serta perlindungan bagi kelompok rentan.

Selain tiga nilai tersebut, Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, menegaskan pentingnya integrasi tiga elemen utama dalam tata kelola AI, yaitu sumber daya manusia, proses kebijakan dan manajemen risiko, serta teknologi yang transparan dan adaptif.

Tujuan dan Harapan Masa Depan

Dengan penerapan tata kelola AI yang baik, OJK berharap dapat mendorong efisiensi, inovasi, dan inklusi keuangan secara berkelanjutan. Teknologi AI diharapkan mampu meningkatkan daya saing perbankan nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan digital.

OJK menekankan pentingnya tata kelola AI yang bijak dan adaptif agar pemanfaatan teknologi ini dapat memperkuat stabilitas dan daya saing perbankan nasional. Dengan langkah-langkah ini, OJK berkomitmen untuk memastikan bahwa transformasi digital di sektor perbankan berjalan secara harmonis, aman, dan bermanfaat bagi seluruh pihak.

Samsung Galaxy S25 Edge: Ponsel Samsung Terpaling Tipis dengan Tenaga Hebat

0

Desain yang Mengubah Pandangan tentang Ponsel Flagship

Samsung kembali menarik perhatian dunia dengan peluncuran Galaxy S25 Edge. Ponsel ini menawarkan desain yang sangat berbeda dari seri sebelumnya, dengan bodi yang super tipis dan ringan. Ketebalannya hanya 5,8 mm dan bobotnya 163 gram, menjadikannya salah satu ponsel terkecil yang pernah dibuat oleh Samsung. Angka-angka ini sulit dipahami tanpa merasakan langsung di tangan.

Meski memiliki ketebalan yang minim, Galaxy S25 Edge tetap memberikan kesan premium. Samsung mempertahankan penggunaan material kelas atas seperti rangka titanium dan pelindung Gorilla Glass Ceramic 2. Kombinasi ini membuat ponsel ini terasa solid dan elegan, meskipun bentuknya ramping. Bagi yang khawatir tentang ketahanannya, ponsel ini masih memiliki sertifikasi IP68 yang menjamin perlindungan terhadap air dan debu.

Banyak orang bertanya mengapa nama “Edge” masih digunakan padahal layarnya datar. Samsung tampaknya ingin memberi makna baru pada nama tersebut—bukan lagi tentang layar melengkung, tapi tentang batas teknologi yang mereka dorong sejauh mungkin. “Edge” dalam konteks ini berarti berada di ujung inovasi, melampaui standar desain smartphone modern.

Performa yang Tetap Mengesankan

Di balik penampilan minimalisnya, performa Galaxy S25 Edge tetap selevel flagship sejati. Samsung menyematkan chipset Snapdragon 8 Elite 4 Galaxy dengan RAM 12GB dan penyimpanan hingga 512GB. Sistem operasi One UI terbaru berbasis Android dilengkapi fitur Galaxy AI serta dukungan pembaruan perangkat lunak hingga tujuh tahun. Semua fitur kelas atas tersedia tanpa kompromi berarti.

Layar AMOLED LTPO 120Hz dengan resolusi 2K menjadi salah satu keunggulan utama. Warna yang kaya, tingkat kecerahan tinggi, dan refresh rate adaptif menjadikannya nyaman untuk segala kebutuhan—mulai dari menonton hingga bermain game. Namun, berbeda dengan varian Ultra, Galaxy S25 Edge tidak dilengkapi lapisan anti-reflektif sehingga pantulan cahaya masih terlihat dalam kondisi tertentu.

Kamera yang Menarik Perhatian

Kamera menjadi bagian yang menarik untuk dibahas. Galaxy S25 Edge hanya membawa dua kamera belakang: kamera utama 200MP dan kamera ultrawide 12MP. Tidak ada lensa telephoto maupun laser autofocus seperti di S25 Ultra. Walau demikian, sensor 200MP yang sama dengan milik Ultra tetap memberikan hasil foto detail dengan warna natural khas Samsung.

Perbedaan lain yang mencolok adalah kapasitas baterai. Dengan bodi setipis ini, S25 Edge hanya mampu menampung baterai 3.900 mAh, jauh lebih kecil dibanding 5.000 mAh pada S25 Ultra. Dalam klaim resmi, perbedaan daya tahan bisa mencapai sekitar tujuh jam untuk pemutaran video. Untuk pengguna aktif, ini bisa menjadi pertimbangan penting.

Keunggulan dan Kelemahan

Selain itu, S25 Edge juga tidak memiliki stylus S Pen bawaan. Keputusan ini wajar karena keterbatasan ruang dalam bodi tipis. Namun, bagi sebagian pengguna, absennya S Pen mungkin terasa mengurangi ciri khas khas seri premium Samsung. Meski begitu, bagi yang mengutamakan portabilitas dan kenyamanan, desain ini justru memberi keunggulan tersendiri.

Menariknya, meski lebih ramping, Samsung memastikan performa tetap maksimal. Ada perdebatan mengenai jumlah core pada chipset-nya, namun pihak resmi memastikan bahwa S25 Edge tetap menggunakan konfigurasi penuh delapan core tanpa pengurangan. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi dan pendinginan internal dioptimalkan dengan baik.

Harga dan Pertimbangan Pembelian

Dengan spesifikasi yang hanya sedikit berbeda dari S25 Ultra, harga Galaxy S25 Edge pun tak terpaut jauh. Meski Ultra kini bisa didapatkan di kisaran 17–18 jutaan, S25 Edge berada di sekitar 20 jutaan, terlebih jika memanfaatkan promo atau cashback dari Samsung. Perbedaan harga yang kecil membuat calon pembeli perlu menimbang antara performa maksimal atau keunggulan desain tipis.

Kesimpulan

Dari segi pengalaman, Galaxy S25 Edge menawarkan sensasi genggaman yang benar-benar unik. Rasanya ringan, nyaman, dan berbeda dari flagship kebanyakan. Ini bukan ponsel yang dibeli karena angka spesifikasi, melainkan karena kenyamanan dan gaya yang ditawarkan. Samsung tampak ingin menunjukkan bahwa desain bisa menjadi daya tarik utama tanpa harus mengorbankan performa.

Pada akhirnya, Galaxy S25 Edge adalah ponsel yang dibuat untuk mereka yang menginginkan keanggunan dan kepraktisan dalam satu paket. Ia bukan flagship yang paling kuat di atas kertas, tapi menjadi salah satu yang paling menyenangkan untuk digunakan sehari-hari. Dengan desain ultra-tipis, performa andal, dan build premium, S25 Edge membuktikan bahwa inovasi tidak selalu tentang menambah, tapi juga tentang menyederhanakan dengan cerdas.