Senin, April 13, 2026
Beranda blog Halaman 444

Daftar Prompt Gemini AI, Ubah Foto Jadi Sinematik, Cocok untuk Cowok dan Cewek

0

Kumpulan Prompt Keren Gemini AI yang Membuat Foto Jadi Potret Sinematik

Dunia media sosial kini tengah diramaikan oleh tren baru yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mempercantik tampilan foto pribadi. Banyak pengguna mencoba berbagai fitur AI agar hasil potretnya terlihat lebih estetik, modern, dan menarik perhatian. Salah satu tren yang sedang populer adalah penggunaan prompt khusus di Gemini AI. Dengan bantuan prompt tersebut, foto yang biasa saja bisa berubah menjadi hasil visual yang jauh lebih menarik—tajam, artistik, dan memiliki nuansa sinematik seperti hasil jepretan fotografer profesional.

Dengan satu sentuhan prompt yang tepat, AI mampu mengubah pencahayaan, mempertegas kontras, dan memperhalus detail hingga menghasilkan foto dengan kualitas menawan. Setiap ekspresi wajah terlihat lebih hidup dan alami, sementara pencahayaan lembut memberikan kedalaman visual seperti adegan dalam film layar lebar. Latar belakang juga bisa disesuaikan sesuai selera, mulai dari pemandangan senja yang hangat, interior modern nan elegan, hingga efek bayangan lembut yang menambah kesan realistis dan artistik.

Tidak hanya untuk mempercantik foto pribadi, prompt Gemini AI ini juga banyak digunakan untuk berbagai keperluan lain, seperti membangun personal branding, membuat foto profil profesional, hingga memperindah konten kreatif di platform digital. Keunggulan utamanya terletak pada detail luar biasa yang dihasilkan—tekstur pakaian terlihat nyata, warna tampak hidup, dan pencahayaan terasa sangat alami. Yang paling menarik, semua keajaiban visual itu bisa kamu dapatkan tanpa perlu menyewa fotografer atau studio mahal.

Prompt AI untuk Foto Pria

  1. Potret sinematik minimalis seorang pemuda dengan rambut rapi yang dibagi ke samping, mengenakan kaus hitam yang pas di badan. Ia berdiri dengan percaya diri di depan sorotan lampu kuning keemasan yang dipancarkan ke latar belakang gelap, menciptakan efek halo lingkaran dramatis di belakangnya.
  2. Buatlah potret hitam-putih yang dramatis dari seorang pria yang berlutut dengan kepala tertunduk di bawah sorotan lampu tunggal dari atas. Wajahnya tampak samar-samar, mencerminkan momen perjuangan batin atau refleksi. Di dinding di belakangnya, bayangannya berubah menjadi kepala singa yang mengaum.
  3. Buat sinematik dari atas menghadap dengan tatapan tajam. Kulit orang Indonesia. Mengenakan sweter sablon warna-warni kebesaran. Mengenakan kacamata. Mengenakan celana kargo hitam beraksen merah. Sepatu Adidas. Mengenakan headphone. Berbaring di atas kereta belanja di ruang bawah tanah tempat parkir.
  4. Bidikan sinematik dari atas yang gelap, saya berdiri diam di trotoar kota bata, mengenakan hoodie gelap. Kerumunan yang kabur karena gerakan bergegas melewati saya.
  5. Close-up dramatis dan ultra-realistis dalam warna hitam putih dengan pencahayaan sinematik kontras tinggi dari samping, menonjolkan kontur wajah dan janggutnya, menciptakan bayangan yang pekat. Ia mengenakan kacamata hitam bulat yang reflektif. Ia menatap ke atas dengan percaya diri, ke dalam kehampaan yang gelap.
  6. Potret vertikal hiperrealistis dalam format 1080×1920, ditandai dengan pencahayaan sinematik yang tajam dan kontras yang intens. Diambil dengan sudut sedikit rendah menghadap ke atas yang mendramatisasi rahang dan leher subjek.
  7. Foto yang sangat realistis dari seorang pria muda Asia Selatan yang berdiri di koridor hotel modern yang terang benderang. Ia bersandar santai di dinding abu-abu muda dengan tangan di saku, salah satu tangannya sedikit memegang ponsel pintar.

Prompt AI untuk Foto Wanita

  1. Ambil foto ini dan ciptakan gambar tajam berdefinisi tinggi. Ciptakan close-up 3/4 dengan kontras yang kuat dengan potret film 35mm dengan air setinggi bahu tanpa mengubah fitur wajah saya. Petir di latar belakang berwarna merah buram.
  2. Ciptakan versi hitam-putih yang dramatis dari gambar ini. Wanita muda itu harus berdiri di belakang papan catur, dengan raja putih di latar depan yang sedikit tidak fokus.
  3. Ciptakan potret misterius yang muram menggunakan swafoto saya. Pertahankan pencahayaan latar belakang dan sudut kamera yang sama dengan referensi: sinar matahari golden hour yang hangat menciptakan bayangan dramatis di dinding polos.
  4. Potret hitam putih beresolusi tinggi seorang gadis berhijab mengenakan pakaian serba hitam. Ia berdiri dengan percaya diri di studio minimalis yang sedikit miring.
  5. Ciptakan gambar sinematik close-up ekstrem seorang wanita yang difoto dengan kulit yang sempurna dan cantik, serta foto yang sangat realistis dan memukau dengan pola iris yang rumit dan pantulan yang tajam.

Prompt AI untuk Foto Sinematis dan Dramatis

  1. Buatkan potret wajah saya di latar depan, dengan kontras tinggi dan sentuhan pada bagian depan 21,3 ml, serta pencahayaan estetis, dengan lensa 35 mm dan kualitas 4k HD dengan pencahayaan amoi.
  2. Buat potret misterius yang muram menggunakan swafoto saya, pertahankan latar belakang dan sudut kamera yang sama dengan referensi sinar matahari golden hour yang menghasilkan bayangan dramatis di dinding polos.
  3. Buat bidikan sinematik dari atas saya yang berdiri di atas zebra cross, diam dengan fitur tajam, kacamata hitam tanpa cacat, pencahayaan dramatis, dan gerakan.
  4. Buat potret ultra-dekat vertikal 9:16 inci saya dalam profil 3/4 menghadap panel kaca patri/prisma di kanan kamera, mata terangkat ke arah cahaya dan bibir sedikit terbuka.
  5. Potret sinematik hitam-putih saya duduk di gondola tradisional yang meluncur melalui kanal sempit di Venesia. Bidikan ini intim dan dramatis, dengan bayangan yang dalam dan kontras yang kuat.
  6. Ciptakan potret ultra-dekat vertikal 9:16 saya dalam profil 3/4 menghadap panel kaca patri/prisma di sisi kanan kamera, mata terangkat ke arah cahaya dan bibir sedikit terbuka.
  7. Potret sinematik tajam saya yang berdiri di tengah jalan kota yang ramai, mengenakan blazer gelap yang bergaya, pencahayaan redup dengan bayangan lembut, tampilan film 35mm.
  8. Bidikan sinematik dari atas saya berdiri di zebra cross, celana jeans longgar, Tumblr di tangan kanan, crop top hitam, dan sepatu kets.
  9. Potret sinematik saya yang tajam berdiri di tengah jalan kota yang ramai, mengenakan blazer gelap yang bergaya, pencahayaan redup dengan bayangan lembut, tampilan film 35mm.
  10. Edit foto itu menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam sa reflektif. Ia mengenakan outfit serba hitam: blazer oversize, dan celana panjang.

Cara Membuat Foto Keren dengan Gemini AI/Chat GPT

Untuk menghasilkan foto keren, cukup dengan menyalin prompt AI atau kata kunci yang telah tersedia. Hasil foto dipastikan menyerupai pemotretan asli dapat dibuat dalam hitungan detik. Bagi yang ingin mencoba, Kamu bisa menyalin prompt tersebut dan langsung memasukkannya ke Gemini AI/Chat GPT. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Gunakan Aplikasi Gemini AI/Chat GPT

    Download aplikasi melalui Google Play Store atau App Store. Atau kamu bisa juga akses lewat laman https://gemini.google.com/ atau https://chatgpt.com/.

  2. Unggah Foto

    Pilih foto dengan resolusi tinggi, pastikan subjek jelas dan fokus. Unggah foto diri ke aplikasi Gemini AI/Chat GPT.

  3. Gunakan Prompt Berikut

    Setelah itu, copy salah satu tulisan prompt AI tersebut dan tempelkan di Gemini AI/Chat GPT. Aplikasi akan membuat foto anda menjadi menarik hanya dalam beberapa detik. Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu juga bisa menambah atau menghilangkan kalimat-kalimat perintahnya yang disesuaikan dengan keinginan.

OpenAI Luncurkan ChatGPT Atlas, Browser Berbasis AI

0

Pengenalan Browser Web Pertama yang Dikembangkan oleh Kecerdasan Buatan

OpenAI kembali menunjukkan inovasinya dengan meluncurkan browser web pertama yang sepenuhnya didukung oleh kecerdasan buatan (AI), yaitu ChatGPT Atlas. Browser ini menawarkan pengalaman menjelajahi internet yang lebih interaktif, personal, dan efisien. Dengan mengintegrasikan ChatGPT sebagai inti dari sistemnya, Atlas dirancang untuk membantu pengguna dalam berpikir, belajar, dan bekerja secara langsung di dalam browser.

Fitur Unggulan yang Menarik Perhatian Pengguna

Salah satu fitur utama dari ChatGPT Atlas adalah sidebar ChatGPT yang memungkinkan pengguna untuk meminta ringkasan halaman web, mencari informasi tambahan, atau bahkan membandingkan produk tanpa perlu membuka tab baru. Hal ini memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi yang diperlukan secara cepat dan efisien.

Selain itu, Atlas juga dilengkapi dengan Agent Mode, sebuah fitur yang memungkinkan AI menjalankan tugas otomatis seperti riset, pemesanan, atau analisis konten. Meskipun fitur-fitur ini masih dalam tahap pratinjau, mereka menawarkan potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pengguna.

Pembaruan Privasi dan Keamanan

OpenAI menekankan bahwa privasi pengguna menjadi prioritas utama dalam pengembangan ChatGPT Atlas. Secara default, data penjelajahan tidak akan digunakan untuk melatih model AI. Pengguna juga memiliki kontrol penuh atas informasi yang ingin diingat oleh ChatGPT selama aktivitas berselancar di internet.

Namun, meskipun OpenAI telah memperhatikan aspek privasi, para ahli keamanan siber tetap mengingatkan adanya potensi risiko baru. Browser berbasis AI seperti Atlas bisa rentan terhadap prompt injection, yaitu perintah tersembunyi dalam situs web yang dapat memicu tindakan tak diinginkan oleh AI.

Persaingan dengan Raksasa Teknologi

Peluncuran ChatGPT Atlas menempatkan OpenAI dalam persaingan ketat dengan raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft. Dengan jumlah pengguna aktif mingguan yang melebihi 800 juta, OpenAI berupaya keras untuk menjadikan ChatGPT bukan hanya sebagai asisten virtual, tetapi juga sebagai pintu utama untuk mengakses internet.

Tersedia untuk Beberapa Platform

Pada tahap awal, ChatGPT Atlas tersedia hanya untuk pengguna macOS. Namun, OpenAI telah mengumumkan bahwa versi untuk Windows, iOS, dan Android akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Dampak pada Masa Depan Interaksi dengan Informasi

Kehadiran browser berbasis AI seperti ChatGPT Atlas diprediksi akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan informasi. Dengan kemampuan AI yang mampu memberikan jawaban langsung dan menyesuaikan kebutuhan pengguna, perubahan ini bisa menjadi langkah besar dalam dunia digital.

Namun, beberapa pengamat menilai bahwa inovasi ini juga bisa memengaruhi trafik situs berita dan model bisnis penerbit konten yang bergantung pada klik dan iklan. AI memberi kita kesempatan untuk mendefinisikan ulang apa artinya menggunakan web, seperti yang ditulis oleh OpenAI dalam blog resminya.

Krisis Etika di Balik Gambar Kemiskinan Buatan AI

0

Munculnya Gambar AI dalam Kampanye Kemanusiaan: Dampak Etika dan Perspektif Baru

Kemajuan teknologi kini membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dunia kemanusiaan. Namun, salah satu inovasi yang muncul belakangan ini menimbulkan kontroversi besar. Penggunaan gambar buatan kecerdasan buatan (AI) untuk kampanye bantuan kemanusiaan kini menjadi sorotan utama. Gambar-gambar ini, yang tampak nyata, sering kali menampilkan penderitaan ekstrem, seperti anak-anak, korban kekerasan seksual, atau orang-orang miskin, yang sebenarnya tidak ada atau tidak sesuai dengan kenyataan.

Penyebab dan Keberadaan Gambar AI dalam Kampanye

Menurut peneliti Arsenii Alenichev dari Institute of Tropical Medicine di Antwerpen, penggunaan gambar sintetis ini dipicu oleh dua faktor utama, yaitu masalah biaya dan persetujuan. Banyak organisasi kemanusiaan memilih gambar AI karena lebih murah dan tidak memerlukan izin dari subjek asli. Hal ini terlebih didorong oleh pemotongan anggaran bantuan Amerika Serikat, yang mendorong lembaga mencari cara visual yang efisien namun menghadirkan dilema etika.

Gambar-gambar bertema kemiskinan kini banyak ditemukan di situs stok foto populer seperti Adobe dan Freepik. Keterangan pada gambar tersebut sering kali menyebutkan situasi seperti “anak di kamp pengungsi” atau “relawan kulit putih memberi konsultasi medis kepada anak-anak kulit hitam di desa Afrika.” Harga lisensi untuk gambar semacam ini bisa mencapai hingga £60 atau setara Rp1,3 juta.

Kritik terhadap Gambar AI yang Menyebarkan Stereotip

Para ahli menilai bahwa gambar AI ini sangat rasialis dan memperkuat stereotip negatif tentang Afrika atau India. Arsenii Alenichev menegaskan bahwa seharusnya gambar-gambar ini tidak pernah diizinkan terbit karena memperkuat pandangan buruk tentang wilayah-wilayah tertentu. Ia menilai bahwa gambar-gambar tersebut sering kali meniru pola visual kemiskinan dengan citra yang penuh stereotip dan mereduksi penderitaan manusia menjadi sekadar simbol.

CEO Freepik Joaquín Abela menyatakan bahwa tanggung jawab etika ada di tangan pengguna, bukan penyedia platform. Ia menambahkan bahwa meskipun platform berusaha menyeimbangkan keragaman, jika pasar global menginginkan citra tertentu, tidak ada yang benar-benar bisa menghentikannya.

Perdebatan di Kalangan Lembaga Kemanusiaan

Polemik ini memicu perdebatan panjang di kalangan lembaga kemanusiaan. Sebagian organisasi berargumen bahwa penggunaan gambar AI dapat melindungi identitas dan privasi subjek rentan. Namun, bagi banyak pengamat, hal itu justru mengaburkan realitas dan berpotensi memperkuat bias sosial.

Konsultan komunikasi lembaga swadaya masyarakat, Kate Kardol, menyatakan bahwa menyedihkan bahwa perjuangan untuk representasi etis kini juga harus diperluas hingga ke dunia yang tidak nyata. Ia menyoroti pentingnya menjaga keaslian dan transparansi dalam penggunaan gambar.

Langkah-Langkah yang Diambil oleh Beberapa Lembaga

Beberapa lembaga internasional telah mengambil langkah korektif. Plan International, misalnya, kini melarang penggunaan AI untuk menggambarkan anak-anak secara individual setelah kampanye video mereka pada 2023 memicu kritik luas. “Kami telah mengadopsi pedoman baru untuk memastikan privasi dan martabat anak-anak tetap terlindungi,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

Tantangan di Masa Depan

Fenomena “poverty porn 2.0” ini menandai babak baru hubungan antara teknologi dan kemanusiaan. Di satu sisi, AI menawarkan efisiensi. Namun di sisi lain, hal ini menghadirkan bahaya manipulasi visual yang mengikis empati dan memperkuat ketimpangan persepsi global tentang kemiskinan.

Dalam konteks itulah, ketika batas antara kenyataan dan konstruksi digital semakin kabur, tanggung jawab etis lembaga bantuan dunia menjadi pertaruhan utama. Keaslian, transparansi, dan penghormatan terhadap martabat manusia kini menjadi tantangan mendasar dalam memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.

Perbedaan Penggunaan AI di Berbagai Generasi: Fungsi Apa Saja?

0

Penggunaan Kecerdasan Buatan di Berbagai Generasi

Kecerdasan buatan (AI) kini semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Menurut studi yang dilakukan oleh Kantar, sebanyak 59% masyarakat Indonesia pernah mencoba teknologi ini. Setiap generasi memiliki cara berbeda dalam memanfaatkan AI, baik untuk bekerja, belajar, maupun berkarya.

Studi Kantar menemukan bahwa 74% Gen Z menggunakan AI untuk meningkatkan kreativitas dalam ekspresi diri, pembuatan konten, dan branding pribadi. Sementara itu, 80% milenial dan Gen X lebih mengandalkan AI sebagai pendukung dalam karier dan produktivitas. Mereka lebih mengutamakan kepraktisan yang ditawarkan AI untuk efisiensi aktivitas sehari-hari.

Setiap generasi memiliki kebutuhan yang berbeda terhadap AI. Namun, tujuan utama mereka serupa: mencari efisiensi, kemudahan, dan hasil yang lebih baik. AI dianggap sebagai teknologi yang inklusif, mampu menghubungkan Gen Z yang cepat, milenial dan Gen X yang multitasking hingga generasi boomer yang lebih mengandalkan kepraktisan dalam aktivitas harian.

Samsung Menghadirkan Solusi Adaptif dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7

Untuk menjawab kebutuhan berbeda tersebut, Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Melalui Galaxy AI dan integrasi Google Gemini, pengguna dapat mengakses AI yang intuitif. Sebanyak 78% pengguna Samsung telah mengadopsi Galaxy AI.

Galaxy AI dengan fleksibilitas form factor menghadirkan teknologi adaptif yang mampu memahami dan melengkapi cara kerja unik setiap individu. Dari 10 pengguna, 9 orang telah menggunakan Galaxy AI dan Google Gemini dalam kehidupan sehari-hari.

Beragamnya kebutuhan dan gaya hidup di setiap generasi mendorong Samsung untuk menyediakan perangkat yang mampu menyesuaikan diri dengan cara pengguna memanfaatkan AI. Studi Kantar menjelaskan bahwa 67% pengguna memilih AI karena efisiensi waktu. Dan 54% merasa bahwa kehadiran AI membantu mereka belajar hal baru serta meningkatkan kompetensi.

Kemampuan Multitasking untuk Milenial dan Gen X

Bagi milenial dan Gen X yang sibuk mengelola banyak tugas, Galaxy Z Fold7 memungkinkan multitasking seperti membuka tiga aplikasi sekaligus. Pengguna juga bisa mengakses Google Gemini untuk bertanya atau merangkum dokumen tanpa keluar dari aplikasi utama.

Data dari Kantar menunjukkan bahwa 62% pengguna memanfaatkan AI untuk merangkum konten atau laporan apa pun. Hasilnya, AI mengambil alih tugas berat seperti menulis dan riset, sehingga pekerjaan selesai lebih cepat dengan akurasi yang terjaga.

Kreasi untuk Gen Z dengan Galaxy Z Flip7

Bagi Gen Z, Galaxy Z Flip7 menawarkan fitur Gemini Live di Cover Screen yang memungkinkan akses AI bahkan sebelum membuka ponsel. Ada juga fitur FlexCam dan editing berbasis AI. Riset Kantar menjelaskan bahwa 75% pengguna menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas gambar sebagai bentuk ekspresi kreatif mereka.

Keamanan Data Tetap Jadi Prioritas Utama

Privasi dan keamanan data tetap menjadi prioritas utama. Sebanyak 80% pengguna Android merasa yakin terhadap perlindungan anti-malware di perangkat mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan pengguna terhadap teknologi AI semakin meningkat.

Efisiensi Bisnis Naik 30%, Galaxy AI dan Gemini Bantu Pengusaha

0

Peran AI dalam Meningkatkan Produktivitas Bisnis

Di era bisnis yang berkembang pesat, penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) menjadi kunci utama untuk menjaga keunggulan kompetitif. Dengan penerapan yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha dan profesional menghemat waktu, mempermudah alur kerja, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Samsung telah menempatkan AI sebagai fokus utama dalam solusi perangkat Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Fitur AI yang terintegrasi di sini membantu pelaku usaha dan profesional dalam berbagai aktivitas seperti riset, perencanaan bisnis, komunikasi yang efisien, hingga pembuatan konten pemasaran.

“Ini bukan lagi tentang kemampuan AI, tetapi bagaimana AI yang terintegrasi sempurna dapat membantu segala aktivitas bisnis sehari-hari. Bayangkan seorang pengusaha menyelesaikan analisis pasar, negosiasi lintas bahasa, dan produksi konten profesional dalam satu alur kerja yang lancar,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Riset dan Analisa yang Lebih Personal dengan Bantuan AI

Dalam dunia bisnis yang dinamis, keputusan harus didasarkan pada data yang akurat dan terkini. Fitur Circle to Search pada Galaxy Z Series memungkinkan pengguna mengidentifikasi produk atau tren secara visual hanya dengan melingkarkannya di layar. Hal ini sangat berguna untuk riset kompetitor yang cepat dan impulsif tanpa perlu beralih antar aplikasi.

Untuk analisis yang lebih mendalam, Gemini Live dengan Share Screen memberikan kolaborasi real-time. Fitur ini memungkinkan AI memberikan analisis data langsung selama presentasi atau diskusi. Sementara itu, Gemini Deep Research bertindak sebagai asisten riset pribadi yang menganalisis informasi kompleks dari berbagai sumber. Kombinasi ketiganya memastikan setiap strategi dibangun di atas insight yang mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan.

Freddie Kashawan, Entrepreneur & Content Creator, berbagi pengalaman positifnya: “Sebelumnya, riset pasar manual bisa memakan waktu lebih dari 3 hari. Sekarang dengan Galaxy Z Fold7, proses yang sama selesai dalam 1 hari. Ini memungkinkan tim saya bekerja lebih efisien dan fokus pada eksekusi maksimal, bukan hanya pengumpulan data.”

Komunikasi yang Efektif dan Dokumentasi yang Terstruktur

Efektivitas eksekusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi, terutama dalam skala global. Live Translate menghilangkan kendala bahasa dalam panggilan bisnis internasional secara real-time. Fitur ini memastikan negosiasi berjalan lancar tanpa ada hal yang terlewat. Berkolaborasi dengan partner dari berbagai belahan dunia kini terasa seperti berbicara dalam bahasa yang sama.

Setelah percakapan penting, Transcript Assist secara otomatis mengubah rekaman suara menjadi transkrip tertulis yang rapi. Dokumen ini kemudian dapat disempurnakan dengan Writing Assist untuk menghasilkan laporan atau email yang profesional. Proses ini memastikan tidak ada detail atau kesepakatan yang terlewat dari setiap interaksi bisnis. Alur kerja yang terdokumentasi dengan baik meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan eksekusi tim.

Konversi Ide Menjadi Konten Profesional dalam Waktu Singkat

Tahap akhir dari strategi adalah mengubah ide menjadi output yang konkret dan mudah dipahami. Note Assist dengan sigap mengubah catatan hasil rapat yang berantakan menjadi poin-poin penting yang terstruktur. Hasilnya, pelaku usaha akan memiliki panduan yang jelas untuk dieksekusi tanpa kebingungan. Brainstorming yang intens langsung dapat diarahkan menjadi rencana kerja yang terukur.

Untuk kebutuhan komunikasi pemasaran, Gemini Canvas dapat mengubah poin-poin tersebut menjadi materi presentasi visual yang menarik. Sementara itu, Gemini Nano Banana di Galaxy Z Series menghasilkan aset kreatif untuk komunikasi pemasaran hanya dari sebuah ide atau deskripsi singkat. Kedua fitur ini mempercepat proses kreatif hingga berkali-kali lipat. Dengan demikian, penggunaan waktu dari konsep hingga eksekusi menjadi sangat singkat dan efisien.

Freddie juga merasakan efisiensi ini: “Kemampuan membuat visual ini adalah game-changer bagi bisnis saya. Kecepatan kreasi konten meningkat hingga 10x lebih cepat sehingga efisiensi bisnis pun meningkat hingga 30%. Banyak pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya besar, kini bisa saya lakukan dengan lebih efektif berkat AI.”

Akselerasi Bisnis dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7

Rasakan pengalaman kerja paling cerdas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Terdapat opsi warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa kamu pilih sesuai kepribadian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id.

Efisiensi Bisnis Naik 30%, Galaxy AI & Gemini Bantu Pengusaha Galaxy Z Series

0

Membangun Bisnis yang Lebih Cepat dan Efisien dengan Teknologi AI

Di tengah era bisnis yang berkembang pesat, penggunaan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing. Dengan penerapan yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha maupun profesional untuk menghemat waktu, mempermudah alur kerja, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Samsung telah mengintegrasikan teknologi AI ini ke dalam perangkat Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7, memberikan solusi yang efektif untuk berbagai kebutuhan bisnis sehari-hari.

Fitur AI yang Mendukung Aktivitas Bisnis

Galaxy Z Series dilengkapi dengan fitur AI yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha dan profesional dalam berbagai aktivitas bisnis. Mulai dari riset pasar, penyusunan rencana bisnis, komunikasi yang lebih efisien, hingga pembuatan konten pemasaran, semuanya bisa dilakukan dalam satu perangkat yang praktis.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, menyampaikan bahwa Galaxy Z Series tidak hanya memiliki kemampuan AI yang canggih, tetapi juga mampu menjadi mitra kerja cerdas yang membantu pengusaha fokus pada inovasi. “Bayangkan seorang pengusaha menyelesaikan analisis pasar, negosiasi lintas bahasa, dan produksi konten profesional dalam satu alur kerja yang lancar,” ujarnya.

Riset dan Analisa yang Lebih Personal

Dalam dunia bisnis yang dinamis, keputusan harus didasarkan pada data yang akurat dan terkini. Circle to Search di Galaxy Z Series memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi produk atau tren secara visual hanya dengan melingkarkan gambar di layar. Fitur ini sangat berguna untuk riset kompetitor yang cepat dan efisien.

Untuk analisis yang lebih mendalam, Gemini Live dengan Share Screen memberikan kolaborasi real-time. Fitur ini memungkinkan AI memberikan analisis data langsung selama presentasi atau diskusi. Sementara itu, Gemini Deep Research bertindak sebagai asisten riset pribadi yang menganalisis informasi kompleks dari berbagai sumber.

Freddie Kashawan, seorang entrepreneur dan content creator, mengungkapkan dampak positif penggunaan AI dalam bisnisnya. “Sebelumnya, riset pasar manual memakan waktu hingga 3 hari. Sekarang dengan Galaxy Z Fold7, proses tersebut selesai dalam 1 hari. Ini memungkinkan tim saya bekerja lebih efisien dan fokus pada eksekusi maksimal.”

Komunikasi yang Lebih Lancar dan Dokumentasi yang Akurat

Efisiensi eksekusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi, terutama dalam skala global. Live Translate menghilangkan kendala bahasa dalam panggilan bisnis internasional secara real-time. Fitur ini memastikan negosiasi berjalan lancar tanpa ada hal yang terlewat.

Setelah percakapan penting, Transcript Assist secara otomatis mengubah rekaman suara menjadi transkrip tertulis yang rapi. Dokumen ini kemudian dapat disempurnakan dengan Writing Assist untuk menghasilkan laporan atau email yang profesional. Proses ini memastikan tidak ada detail atau kesepakatan yang terlewat dari setiap interaksi bisnis.

Mengubah Ide Menjadi Konten Profesional

Tahap akhir dari strategi adalah mengubah ide menjadi output yang konkret dan mudah dipahami. Note Assist dengan sigap mengubah catatan hasil rapat yang berantakan menjadi poin-poin penting yang terstruktur. Hasilnya, pelaku usaha akan memiliki panduan yang jelas untuk dieksekusi tanpa kebingungan.

Untuk kebutuhan komunikasi pemasaran, Gemini Canvas dapat mengubah poin-poin tersebut menjadi materi presentasi visual yang menarik. Sementara itu, Gemini Nano Banana di Galaxy Z Series menghasilkan aset kreatif untuk komunikasi pemasaran hanya dari sebuah ide atau deskripsi singkat. Kedua fitur ini mempercepat proses kreatif hingga berkali-kali lipat.

Freddie mengungkapkan bahwa kemampuan membuat visual ini adalah game-changer bagi bisnisnya. “Kecepatan kreasi konten meningkat hingga 10x lebih cepat sehingga efisiensi bisnis pun meningkat hingga 30%. Banyak pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya besar, kini bisa saya lakukan dengan lebih efektif berkat AI.”

Akselerasi Bisnis dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7

Rasakan pengalaman kerja paling cerdas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Terdapat opsi warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa kamu pilih sesuai kepribadian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id.

Efisiensi Bisnis Naik 30%, Galaxy AI & Gemini Bantu Pengusaha di Galaxy Z Series

0

Solusi AI yang Mengubah Cara Bekerja di Era Digital

Di era bisnis yang bergerak cepat, pemanfaatan teknologi khususnya Artificial Intelligence (AI) menjadi faktor penting dalam menjaga keunggulan kompetitif. Dengan penerapan yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha dan profesional untuk menghemat waktu, menyederhanakan alur kerja, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Samsung telah memperkenalkan solusi AI yang terintegrasi di perangkat Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7, yang dirancang untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari dengan lebih efisien.

Penggunaan AI dalam Riset dan Analisis Bisnis

Dalam dunia bisnis yang dinamis, keputusan harus didasarkan pada data yang akurat dan up-to-date. Fitur Circle to Search pada Galaxy Z Series memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi produk atau tren secara visual hanya dengan melingkarkan objek di layar. Hal ini sangat berguna dalam riset kompetitor yang dilakukan secara impulsif dan cepat. Pelaku usaha tidak lagi perlu beralih antar aplikasi, sehingga menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas.

Untuk analisis yang lebih mendalam, Gemini Live dengan fitur Share Screen menawarkan kolaborasi real-time. AI dapat memberikan analisis data langsung saat pengguna sedang presentasi atau berdiskusi. Sementara itu, Gemini Deep Research bertindak sebagai asisten riset pribadi yang mampu menganalisis informasi kompleks dari berbagai sumber. Kombinasi ketiga fitur ini memastikan setiap strategi dibangun atas insight yang mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komunikasi yang Lebih Efektif dengan Multibahasa

Efektivitas eksekusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi, terutama dalam skala global. Fitur Live Translate menghilangkan kendala bahasa dalam panggilan bisnis internasional secara real-time. Ini memastikan negosiasi berjalan lancar tanpa ada hal yang terlewat. Berkolaborasi dengan mitra dari berbagai belahan dunia kini terasa seperti berbicara dalam bahasa yang sama.

Setelah percakapan penting, fitur Transcript Assist secara otomatis mengubah rekaman suara menjadi transkrip tertulis yang rapi. Dokumen ini kemudian dapat disempurnakan dengan Writing Assist untuk menghasilkan laporan atau email yang profesional. Proses ini memastikan tidak ada detail atau kesepakatan yang terlewat dari setiap interaksi bisnis. Alur kerja yang terdokumentasi dengan baik meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan eksekusi tim.

Membuat Konten Profesional dengan Cepat

Tahap akhir dari strategi adalah mengubah ide menjadi output yang konkret dan mudah dipahami. Note Assist dengan sigap mengubah catatan hasil rapat yang berantakan menjadi poin-poin penting yang terstruktur. Hasilnya, pelaku usaha akan memiliki panduan yang jelas untuk dieksekusi tanpa kebingungan. Brainstorming yang intens langsung dapat diarahkan menjadi rencana kerja yang terukur.

Untuk kebutuhan komunikasi pemasaran, Gemini Canvas dapat mengubah poin-poin tersebut menjadi materi presentasi visual yang menarik. Sementara itu, Gemini Nano Banana di Galaxy Z Series menghasilkan aset kreatif untuk komunikasi pemasaran hanya dari sebuah ide atau deskripsi singkat. Kedua fitur ini mempercepat proses kreatif hingga berkali-kali lipat. Dengan demikian, penggunaan waktu dari konsep hingga eksekusi menjadi sangat singkat dan efisien.

Keuntungan dan Penawaran Spesial

Samsung menawarkan berbagai penawaran spesial untuk Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 hingga 31 Oktober 2025. Total benefit mencapai Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Terdapat opsi warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa dipilih sesuai kepribadian.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Samsung di www.samsung.com/id.

HP Lipat Samsung Semakin Populer, Ini Ulasan Prilly Latuconsina dan Andy Garcia

0

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7: Membuka Peluang Kreativitas dengan Teknologi AI Terkini

Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 hadir sebagai inovasi terbaru dalam dunia perangkat lipat. Dengan desain yang menarik dan fitur AI yang canggih, kedua model ini memberikan pengalaman unik bagi pengguna yang ingin menjelajahi berbagai minat dan passion mereka. Banyak pengguna, seperti Andy Garcia dan Prilly Latuconsina, telah merasakan manfaat dari teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Fleksibilitas dan Kecerdasan AI di Galaxy Z Fold7

Andy Garcia, seorang content creator, sangat mengapresiasi fleksibilitas layar besar Galaxy Z Fold7. Ia sering menggunakan fitur Gemini Live untuk membangun konsep konten dan menyusun naskah video dengan hook yang menarik. Selain itu, ia juga menggunakan Gemini Canvas untuk membuat trivia-trivia menarik tentang bahasa dan budaya lokal saat melakukan perjalanan. Fitur Multi Window pada Galaxy Z Fold7 memudahkan Andy dalam multitasking, seperti brainstorming ide sambil mencatat draft naskah di Samsung Notes.

Layar besar Galaxy Z Fold7 juga membantu Andy dalam menyiapkan itinerary sebelum traveling tanpa perlu repot membuka dan menutup aplikasi. Dengan desain yang lebih handy namun tetap memiliki layar luas, Galaxy Z Fold7 menjadi andalan bagi Andy dalam menjelajahi ide-ide kreatifnya.

Kemudahan dan Kreativitas di Galaxy Z Flip7

Prilly Latuconsina, aktris sekaligus produser film, juga merasakan manfaat dari Galaxy Z Flip7. Ia sangat senang dengan kehadiran Gemini Live di FlexWindow yang memungkinkannya mengakses informasi secara praktis tanpa harus membuka ponsel. Fitur ini membantunya merangkum materi yang dibutuhkan sebelum meeting dengan investor atau mengajar.

Selain itu, Prilly sering menggunakan Gemini Live with Camera untuk mendapatkan rekomendasi outfit instan sesuai occasion. FlexCam di Galaxy Z Flip7 juga menjadi andalan Prilly dalam mengambil foto atau video dengan perspektif yang unik. Cukup meletakkan perangkat di posisi yang diinginkan, Prilly bisa capture berbagai momen seru secara hands-free.

Keunggulan Desain dan Fitur AI yang Mengubah Pengalaman Pengguna

Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 tidak hanya menawarkan desain yang menarik, tetapi juga fitur AI yang cerdas dan intuitif. Integrasi Google Gemini memberikan pengguna akses tak terbatas untuk menjelajahi berbagai hal, baik itu mencari informasi, menciptakan konten, maupun menemukan passion baru. Fitur seperti Gemini Live dan Google Nano Banana memudahkan pengguna dalam mencari inspirasi, saran, dan insight secara real-time.

Pilihan Harga dan Penawaran Spesial

Galaxy Z Fold7 tersedia dalam beberapa opsi, yaitu 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive). Sementara itu, Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000) dengan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive).

Untuk pembelian hingga 31 Oktober 2025, pengguna dapat menikmati penawaran spesial hingga total benefit senilai Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Dengan fitur dan desain yang luar biasa, Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 siap membantu Anda mengeksplorasi passion dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki salah satu perangkat ini dan rasakan sendiri perbedaannya.

HP Lipat Samsung Jadi Favorit, Ini Ulasan Prilly Latuconsina dan Andy Garcia

0

Pengalaman Kreatif yang Tidak Terbatas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi pengguna dalam menjelajahi berbagai passion mereka. Dua perangkat ini menawarkan inovasi desain dan fitur AI yang luar biasa, yang membantu pengguna seperti Andy Garcia dan Prilly Latuconsina dalam mengembangkan kreativitas mereka di berbagai bidang.

Fleksibilitas dan Kecepatan dalam Kreativitas

Andy Garcia sangat terbantu oleh fleksibilitas layar besar Galaxy Z Fold7 serta kecerdasan dari Google Gemini. Fitur seperti Gemini Live memungkinkan Andy untuk merancang konsep konten secara lebih efisien. Ia sering menggunakan Gemini Live untuk brainstorming ide dan menyusun naskah video dengan hook yang menarik. Selain itu, Andy juga menggunakan Gemini Canvas dan Google Nano Banana untuk membuat trivia-trivia menarik seputar budaya lokal dan mockup visual seperti thumbnail konten media sosial.

Fitur Multi Window pada Galaxy Z Fold7 memberikan kemudahan bagi Andy dalam multitasking saat ia sedang menciptakan konten. Misalnya, ia bisa brainstorming ide sambil mencatat draft naskah di Samsung Notes tanpa harus bolak-balik membuka aplikasi. Hal ini membuat proses kreatifnya jauh lebih efisien dan menyenangkan.

Menjelajahi Passion di Berbagai Bidang

Prilly Latuconsina juga merasakan manfaat dari kehadiran Google Gemini di Galaxy Z Flip7. Dengan fitur Gemini Live di FlexWindow, Prilly dapat merangkum materi yang dibutuhkan dengan lebih praktis sebelum meeting atau mengajar. Selain itu, ia sering menggunakan Gemini Live with Camera untuk mendapatkan rekomendasi outfit sesuai acara yang dihadiri, baik untuk shooting maupun acara formal.

FlexCam di Galaxy Z Flip7 menjadi andalan Prilly dalam mengambil foto atau video dengan perspektif yang unik. Ia hanya perlu meletakkan perangkat di posisi yang diinginkan dan langsung bisa capture momen seru secara hands-free. Hal ini sangat membantu dalam menghasilkan konten yang menarik dan bervariasi.

Desain yang Inovatif dan Intuitif

Desain Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 tidak hanya menawarkan kecanggihan teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman yang personal dan intuitif. Layar yang luas dan fleksibel memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai aktivitas dengan nyaman. Dengan pilihan warna yang menarik dan ukuran yang pas di tangan, kedua perangkat ini cocok digunakan dalam berbagai situasi.

Harga dan Penawaran Spesial

Galaxy Z Fold7 tersedia dalam beberapa opsi memori, yaitu 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000). Sementara Galaxy Z Flip7 hadir dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Kedua perangkat ini memiliki pilihan warna menarik seperti Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive).

Selain itu, ada penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Kesimpulan

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 bukan hanya sekadar smartphone lipat, tetapi juga alat yang membantu pengguna mengeksplorasi passion mereka dengan cara yang lebih cepat dan mudah. Dengan integrasi Google Gemini yang canggih dan desain yang inovatif, kedua perangkat ini menjadi pilihan ideal bagi siapa pun yang ingin menjelajahi dunia kreatif dan profesional. Jika kamu ingin mengubah cara kerja dan berkarya, Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 adalah pilihan yang tepat.

OpenAI Mengakuisisi Pengembang Antarmuka AI untuk Mac

0

OpenAI Mengakuisisi Perusahaan Pengembang AI untuk Meningkatkan Integrasi Teknologi di Desktop Mac

OpenAI, perusahaan pengembang kecerdasan buatan terkemuka, telah mengumumkan akuisisi Software Applications Incorporated, sebuah perusahaan yang mengembangkan antarmuka AI bernama Sky. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam perangkat komputer sehari-hari, khususnya di sistem operasi macOS.

Dengan akuisisi ini, tim Software Applications akan bergabung dengan organisasi OpenAI dan bekerja sama dalam mengembangkan solusi AI yang lebih canggih. Teknologi Sky memungkinkan pengguna Mac berinteraksi dengan komputer melalui bahasa alami, seperti menulis, merencanakan tugas, hingga mengelola aplikasi langsung dari layar desktop mereka.

Nick Turley, Wakil Presiden dan Kepala ChatGPT di OpenAI, menjelaskan bahwa akuisisi ini adalah bagian dari visi perusahaan untuk membawa AI langsung ke dalam alat yang sering digunakan oleh pengguna. “Kami sedang membangun masa depan di mana ChatGPT tidak hanya merespons perintah Anda, tetapi juga membantu Anda menyelesaikan tugas,” ujarnya.

Ari Weinstein, Co-Founder dan CEO Software Applications Incorporated, menyampaikan bahwa tujuan awal perusahaannya adalah menciptakan komputer yang lebih memberdayakan, mudah disesuaikan, dan nyaman digunakan. Menurutnya, hadirnya model bahasa besar (LLM) akhirnya membuat hal itu menjadi nyata. “Karena itulah kami menciptakan Sky, sebuah pengalaman AI yang hadir di atas desktop untuk membantu pengguna berpikir dan berkarya,” kata Weinstein.

Sky dibangun oleh mantan anggota tim Apple yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan Workflow dan Shortcuts. Dengan pengalaman tersebut, Sky dirancang untuk meningkatkan produktivitas pengguna Mac melalui pemahaman konteks layar dan eksekusi perintah multi-langkah.

Langkah ini menandai pergeseran dari AI yang hanya menjawab prompt menjadi AI yang aktif melakukan tindakan dalam aplikasi sehari-hari pengguna. Meski demikian, OpenAI belum mengungkapkan detail nilai transaksi akuisisi serta rencana pengembangan Sky di platform selain macOS.

Sebelumnya, OpenAI juga meluncurkan browser bertenaga kecerdasan buatan bernama ChatGPT Atlas yang ditujukan untuk sistem operasi macOS. Browser ini dirancang sebagai evolusi dari pengalaman berselancar di web, dengan integrasi chatbot ChatGPT sudah tertanam langsung dalam antarmuka. Pengguna dapat melakukan tugas-tugas seperti merangkum halaman, membandingkan produk, atau memerintahkan AI untuk menjalankan langkah otomatis melalui mode “Agent”.

Versi untuk Windows, iOS, dan Android sedang dalam tahap pengembangan. Dengan adanya ChatGPT Atlas, OpenAI menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan AI yang lebih terintegrasi dan efisien dalam penggunaan sehari-hari.

Strategi OpenAI untuk Masa Depan AI

OpenAI terus memperluas strateginya dengan menggabungkan teknologi AI ke dalam berbagai platform dan alat kerja. Akuisisi Software Applications Incorporated merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi perusahaan untuk membuat AI menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan digital pengguna.

Beberapa aspek penting dari strategi ini termasuk:

  • Peningkatan Interaktivitas: AI tidak lagi hanya merespons teks, tetapi juga dapat mengambil tindakan langsung di dalam aplikasi.
  • Pengembangan Produk Lintas Platform: OpenAI sedang mengembangkan versi ChatGPT Atlas untuk sistem operasi lain seperti Windows, iOS, dan Android.
  • Integrasi dengan Alat Kerja Harian: Teknologi seperti Sky dirancang untuk meningkatkan produktivitas pengguna melalui interaksi yang lebih alami dan intuitif.

Dengan kolaborasi ini, OpenAI semakin mendekatkan diri pada tujuan utamanya, yaitu menciptakan AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.