Kamis, April 9, 2026
Beranda blog Halaman 467

Harga Resmi iPhone 17 di iBox Mulai 17 Oktober 2025, Bisa Tukar Tambah dengan Perangkat Lama

0

Penantian Penggemar Apple di Indonesia Berakhir

Penggemar Apple di Indonesia kini tidak perlu menunggu lebih lama lagi. Reseller resmi Apple, iBox, secara resmi memulai penjualan perdana jajaran smartphone terbarunya, yakni iPhone 17 Series dan iPhone Air, mulai hari ini, Jumat (17/10/2025). Perangkat baru ini telah tersedia di seluruh gerai iBox setelah periode pemesanan awal (pre-order) yang berlangsung sejak 10 Oktober 2025.

Varian yang Tersedia

Beberapa varian yang tersedia meliputi iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, serta model baru iPhone Air yang menggantikan seri “Plus”. Bagi pengguna yang ingin upgrade dari model iPhone lama, iBox juga menyediakan layanan Tukar Tambah (Trade In). Layanan ini memungkinkan pelanggan menukar perangkat lama untuk mendapatkan potongan harga signifikan saat membeli iPhone 17.

Daftar Harga Resmi iPhone 17 dan iPhone Air di iBox

Berikut adalah rincian lengkap harga resmi untuk setiap model dan kapasitas penyimpanan iPhone 17 Series dan iPhone Air yang dipasarkan di iBox per 17 Oktober 2025:

  • iPhone 17
  • 256GB: Rp 17.249.000
  • 512GB: Rp 21.999.000

  • iPhone 17 Pro

  • 256GB: Rp 23.749.000
  • 512GB: Rp 28.249.000
  • 1TB: Rp 32.999.000

  • iPhone 17 Pro Max

  • 256GB: Rp 25.749.000
  • 512GB: Rp 30.249.000
  • 1TB: Rp 34.999.000
  • 2TB: Rp 43.999.000

  • iPhone Air

  • 256GB: Rp 21.249.000
  • 512GB: Rp 25.999.000
  • 1TB: Rp 30.249.000

Cara Tukar Tambah iPhone Lama ke iPhone 17

Layanan tukar tambah di iBox memudahkan pengguna iPhone lama untuk beralih ke seri terbaru dengan biaya yang lebih ringan. Proses ini dapat dilakukan secara online sebelum melakukan pembelian.

Tahap Pertama: Penilaian Perangkat Lama

Langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan perangkat. Berikut prosedurnya:

  • Unduh aplikasi “Trade In Online” dari App Store atau Play Store.
  • Masuk ke aplikasi dan lakukan pemeriksaan awal fungsi perangkat lama. Ikuti semua prosedur yang diminta.
  • Unggah foto unit perangkat, berikan verifikasi pertanyaan, dan masukkan Nomor Identitas KTP pemilik.
  • Tim tukar tambah akan memproses data pemilik perangkat dan memberikan penawaran harga untuk iPhone lama.
  • Jika setuju dengan penawaran harga, copy kode unik yang tertera. Kode ini berlaku selama 7 hari dan diperlukan pengecekan ulang jika melewati masa berlaku tersebut.

Tahap Kedua: Transaksi Pembelian iPhone 17 Baru

Setelah melakukan pemeriksaan perangkat, langkah berikutnya adalah transaksi pembelian:

  • Kunjungi website resmi iBox.co.id dan pilih model iPhone 17 yang ingin dibeli.
  • Lanjutkan proses pembelian hingga mencapai halaman pengiriman (checkout). Di halaman ini, pembeli akan menemukan pilihan “Tukar Tambah Online”.
  • Masukkan kode unik dari aplikasi Trade In Online yang sudah disimpan sebelumnya pada tahap pemeriksaan perangkat lama.
  • Nilai tukar tambah perangkat lama akan langsung menjadi potongan harga untuk pembelian iPhone 17.
  • Lanjutkan ke proses pembayaran hingga transaksi pembelian berhasil.

Setelah transaksi selesai, tim iBox akan menjadwalkan kunjungan ke rumah untuk melakukan pemeriksaan fisik ulang (validasi) perangkat lama. Jika validasi berhasil, serah terima akan dilakukan dan pembeli siap menerima iPhone 17 baru.

Tren Menggandeng Diri Masa Lalu Jadi Simbol Refleksi di Era AI

0

Tren “Hugging My Younger Self” Hadir dengan Bantuan Teknologi Canggih

Tren “Hugging My Younger Self” kini sedang populer di media sosial sebagai bentuk refleksi diri yang menarik bagi generasi muda. Dengan satu foto yang menunjukkan seseorang seolah memeluk versi kecilnya, tren ini menghadirkan pesan mendalam tentang perjalanan hidup dan kehangatan emosional. Kini, Samsung menghadirkan cara paling mudah dan personal untuk menciptakan momen tersebut melalui Galaxy Z Flip7 yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan Gemini AI.

Galaxy Z Flip7 hadir dengan desain lipat ikonik, kamera fleksibel FlexCam, serta tiga fitur canggih dari Gemini AI. Pengguna bisa mengubah proses membuat konten menjadi perjalanan kreatif yang intuitif dan emosional tanpa perlu beralih aplikasi atau perangkat tambahan. Generasi muda kini tidak hanya ingin hasil foto yang bagus, tetapi juga ingin smartphone yang memahami gaya berekspresi mereka. Dengan Galaxy Z Flip7 dan Gemini AI, pengguna bisa menciptakan tren Hugging My Younger Self secara instan — mulai dari mencari inspirasi, mengatur angle, hingga menggabungkan dua momen berbeda jadi satu frame penuh makna.

Temukan Inspirasi Masa Kecil dari Layar Depan dengan Gemini Live on Coverscreen

Proses membuat konten dimulai dari inspirasi. Dengan Gemini Live on Coverscreen, pengguna dapat langsung mencari ide lokasi, tone, atau konsep visual langsung dari layar depan tanpa membuka perangkat. Cukup berikan perintah seperti:

“Berikan ide lokasi bernuansa masa kecil di Bandung untuk konsep ‘Hugging My Younger Self’.”

Dalam hitungan detik, Gemini AI memberikan rekomendasi tempat yang sesuai suasana hati pengguna — mulai dari taman lama, sekolah dasar, hingga rumah masa kecil. Semua tampil real-time di layar depan Galaxy Z Flip7 yang kini berfungsi layaknya creative dashboard pribadi.

Dapatkan Pose dan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Bagian tersulit dari tren ini adalah menyatukan dua versi diri dalam satu foto yang tampak alami. Di sinilah Gemini Live with Camera berperan. Fitur ini bertindak layaknya sutradara pribadi yang memberi saran pose dan komposisi secara real-time. Misalnya, cukup arahkan kamera ke foto masa kecil lalu katakan:

“Gemini, beri saran pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya.”

AI akan menganalisis visual, memberi arahan langsung, dan menyesuaikan komposisi terbaik. Ditambah fleksibilitas FlexCam, pengguna bisa bebas bereksperimen dengan posisi kamera tanpa tripod — cukup letakkan ponsel di permukaan datar untuk hasil foto sinematik dan emosional.

Gabungkan Dua Dunia Lewat Gemini Nano Banana

Fitur paling menarik dari Galaxy Z Flip7 untuk tren ini adalah Gemini Nano Banana. Dengan teknologi AI generatif tingkat lanjut, pengguna bisa menggabungkan foto masa kecil dan foto masa kini menjadi satu frame yang realistis dan menyentuh hati. Cukup pilih dua foto dari galeri lalu berikan prompt seperti:

“Gabungkan foto saya kecil dengan foto saya sekarang, buat seperti sedang berpelukan dengan gaya polaroid.”

Gemini secara otomatis menyamakan pencahayaan, tone, hingga ekspresi agar hasilnya terlihat alami dan penuh nuansa nostalgia. Bahkan, pengguna bisa menambahkan filter retro 90-an atau film aesthetic agar tampil lebih personal dan emosional.

Galaxy Z Flip7: Teknologi dan Emosi dalam Satu Genggaman

Tren Hugging My Younger Self menjadi bukti bahwa teknologi kini tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal emosi dan makna personal. Galaxy Z Flip7 menjembatani keduanya — menghadirkan kemudahan bagi siapa pun yang ingin mengenang masa kecil dengan cara kreatif dan autentik. Dengan dukungan Gemini AI, pengguna juga bisa meminta saran caption yang relevan, menyesuaikan tone warna otomatis, dan mengedit hasil akhir tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.

Promo Spesial Galaxy Z Flip7

Nikmati pengalaman ngonten paling kreatif bersama Galaxy Z Flip7 dan dapatkan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Samsung memberikan total benefit hingga Rp5 juta, berupa:

  • Cashback hingga Rp3,5 juta
  • Program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta
  • Akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan

Tersedia opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra resmi Samsung. Galaxy Z Flip7 hadir dalam dua varian:

  • 12GB/512GB (Rp19.999.000)
  • 12GB/256GB (Rp17.999.000)

Dengan pilihan warna stylish: Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, dan Mint (online exclusive) — Galaxy Z Flip7 siap menjadi simbol gaya dan kreativitas generasi muda masa kini.

Bangkitkan Kenangan Masa Kecil dengan Galaxy Z Flip7 dan Gemini AI

0

Tren “Hugging My Younger Self” yang Menghadirkan Kehangatan dan Refleksi Diri

Tren “Hugging My Younger Self” sedang menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Tren ini menawarkan cara unik bagi generasi muda untuk melakukan refleksi diri melalui satu foto yang memperlihatkan seseorang seolah memeluk versi kecil dirinya sendiri. Pesan yang disampaikan sangat dalam, mengingatkan kita akan perjalanan hidup yang penuh dengan makna dan pengalaman.

Untuk menciptakan konsep foto seperti ini, diperlukan lokasi yang bernuansa masa kecil. Galaxy Z Flip7, dengan dukungan dari Gemini AI, memberikan rekomendasi tempat yang sesuai suasana hati pengguna. Mulai dari taman lama, sekolah dasar hingga rumah masa kecil, semua bisa ditemukan secara real-time di layar ponsel. Hal ini menjadikan Galaxy Z Flip7 sebagai dashboard kreatif yang sangat cocok untuk ekspresi personal.

Mendapatkan Pose dan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Salah satu tantangan terbesar dalam tren ini adalah menyatukan dua versi diri dalam satu foto yang tampak alami. Di sinilah fitur Gemini Live with Camera membantu pengguna. Fitur ini bertindak seperti sutradara pribadi yang memberikan saran pose dan komposisi secara real-time.

Misalnya, pengguna cukup mengarahkan kamera ke foto masa kecil lalu memberikan instruksi seperti:
“Gemini, beri saran pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya.”
AI akan menganalisis visual dan memberikan arahan langsung, termasuk menyesuaikan komposisi terbaik. Dengan fleksibilitas FlexCam, pengguna bisa bereksperimen dengan posisi kamera tanpa perlu tripod — cukup meletakkan ponsel di permukaan datar untuk hasil foto yang sinematik dan emosional.

Menggabungkan Dua Dunia dengan Gemini Nano Banana

Fitur paling menarik dari Galaxy Z Flip7 untuk tren ini adalah Gemini Nano Banana. Teknologi AI generatif tingkat lanjut ini memungkinkan pengguna untuk menggabungkan foto masa kecil dan foto masa kini menjadi satu frame yang realistis dan menyentuh hati.

Cukup pilih dua foto dari galeri lalu berikan prompt seperti:
“Gabungkan foto saya kecil dengan foto saya sekarang, buat seperti sedang berpelukan dengan gaya polaroid.”
Gemini akan secara otomatis menyamakan pencahayaan, tone, hingga ekspresi agar hasilnya terlihat alami dan penuh nuansa nostalgia. Pengguna juga bisa menambahkan filter retro atau film aesthetic untuk membuat hasil foto lebih personal dan emosional.

Galaxy Z Flip7: Teknologi dan Emosi dalam Satu Genggaman

Tren “Hugging My Younger Self” menjadi bukti bahwa teknologi tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang emosi dan makna personal. Galaxy Z Flip7 berhasil menjembatani keduanya dengan menyediakan kemudahan bagi siapa pun yang ingin mengenang masa kecil dengan cara kreatif dan autentik.

Dengan dukungan Gemini AI, pengguna dapat meminta saran caption yang relevan, menyesuaikan tone warna otomatis, serta mengedit hasil akhir tanpa perlu aplikasi pihak ketiga. Semua ini menjadikan Galaxy Z Flip7 sebagai alat yang sangat cocok untuk ekspresi kreatif dan emosional.

Promo Spesial Galaxy Z Flip7

Nikmati pengalaman ngonten yang paling kreatif bersama Galaxy Z Flip7 dengan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Samsung menawarkan total benefit hingga Rp5 juta, termasuk:

  • Cashback hingga Rp3,5 juta
  • Program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta
  • Akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam dua varian:

  • 12GB/512GB (Rp19.999.000)
  • 12GB/256GB (Rp17.999.000)

Dengan pilihan warna stylish seperti Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, dan Mint (online exclusive), Galaxy Z Flip7 siap menjadi simbol gaya dan kreativitas generasi muda masa kini. Ada opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra resmi Samsung.

Tren Menghibur Diri Sendiri Kian Mudah dengan Galaxy Z Flip7 dan Gemini AI

0

Tren “Hugging My Younger Self” dan Cara Samsung Menghadirkan Momen Kreatif

Tren “Hugging My Younger Self” kini menjadi salah satu fenomena populer di media sosial. Melalui foto yang menampilkan seseorang seolah memeluk dirinya sendiri saat masih kecil, tren ini menghadirkan pesan mendalam tentang perjalanan hidup dan refleksi diri. Kini, Samsung melalui Galaxy Z Flip7 memberikan cara mudah dan personal untuk menciptakan momen tersebut.

Galaxy Z Flip7 dilengkapi dengan kecerdasan buatan Gemini AI, yang membantu pengguna dalam proses kreatif tanpa perlu beralih aplikasi atau perangkat tambahan. Dengan desain lipat ikonik, kamera fleksibel FlexCam, serta tiga fitur canggih Gemini AI, ponsel ini menjadi alat ekspresi visual yang sangat intuitif dan emosional.

Menemukan Inspirasi dengan Gemini Live on Coverscreen

Proses menciptakan konten dimulai dari ide. Dengan fitur Gemini Live on Coverscreen, pengguna bisa langsung mencari inspirasi lokasi, tone, atau konsep visual dari layar depan tanpa perlu membuka aplikasi. Cukup beri perintah seperti: “Berikan ide lokasi bernuansa masa kecil di Bandung untuk konsep ‘Hugging My Younger Self’.” Dalam hitungan detik, Gemini AI akan memberikan rekomendasi tempat sesuai suasana hati pengguna — mulai dari taman lama hingga rumah masa kecil.

Fitur ini membuat layar depan Galaxy Z Flip7 berfungsi sebagai dashboard kreatif pribadi, memudahkan pengguna dalam merancang konsep foto yang ingin dibuat.

Mendapatkan Pose dan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Salah satu tantangan terbesar dalam tren ini adalah menyatukan dua versi diri dalam satu foto yang tampak alami. Di sinilah fitur Gemini Live with Camera berperan. Fitur ini bertindak seperti sutradara pribadi yang memberikan saran pose dan komposisi secara real-time.

Misalnya, cukup arahkan kamera ke foto masa kecil lalu katakan: “Gemini, beri saran pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya.” AI akan menganalisis visual dan memberi arahan langsung, kemudian menyesuaikan komposisi terbaik. Dengan fleksibilitas FlexCam, pengguna bisa bereksperimen dengan posisi kamera tanpa tripod — cukup letakkan ponsel di permukaan datar untuk hasil foto sinematik dan emosional.

Menggabungkan Dua Dunia dengan Gemini Nano Banana

Fitur paling menarik dari Galaxy Z Flip7 untuk tren ini adalah Gemini Nano Banana. Teknologi AI generatif tingkat lanjut ini memungkinkan pengguna menggabungkan foto masa kecil dan foto masa kini menjadi satu frame yang realistis dan menyentuh hati.

Cukup pilih dua foto dari galeri lalu berikan prompt seperti: “Gabungkan foto saya kecil dengan foto saya sekarang, buat seperti sedang berpelukan dengan gaya polaroid.” Gemini secara otomatis menyamakan pencahayaan, tone, hingga ekspresi agar hasilnya terlihat alami dan penuh nuansa nostalgia. Pengguna juga bisa menambahkan filter retro 90-an atau film aesthetic agar tampil lebih personal dan emosional.

Galaxy Z Flip7: Teknologi dan Emosi dalam Satu Genggaman

Tren “Hugging My Younger Self” menunjukkan bahwa teknologi kini tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang emosi dan makna personal. Galaxy Z Flip7 berhasil menjembatani keduanya dengan memberikan kemudahan bagi siapa pun yang ingin mengenang masa kecil dengan cara kreatif dan autentik.

Dengan dukungan Gemini AI, pengguna bisa meminta saran caption yang relevan, menyesuaikan tone warna otomatis, dan mengedit hasil akhir tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.

Promo Spesial Galaxy Z Flip7

Untuk memperkenalkan Galaxy Z Flip7, Samsung memberikan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Total benefit yang diberikan mencapai Rp5 juta, termasuk:

  • Cashback hingga Rp3,5 juta
  • Program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta
  • Akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam dua varian:

  • 12GB/512GB (Rp19.999.000)
  • 12GB/256GB (Rp17.999.000)

Dengan pilihan warna stylish: Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, dan Mint (online exclusive), Galaxy Z Flip7 siap menjadi simbol gaya dan kreativitas generasi muda masa kini.

Gemini AI pada Galaxy Z Flip7 Membuat Konten Nostalgia Lebih Mudah dan Berarti

0

Tren “Hugging My Younger Self” yang Menyentuh Hati dan Teknologi Samsung Z Flip7

Tren “Hugging My Younger Self” kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Melalui foto yang menampilkan seseorang seolah memeluk dirinya sendiri pada masa kecil, tren ini menghadirkan pesan mendalam tentang perjalanan hidup dan refleksi diri. Kini, Samsung meluncurkan Galaxy Z Flip7 sebagai alat kreatif untuk menciptakan momen tersebut dengan cara yang lebih mudah dan personal.

Galaxy Z Flip7 dilengkapi dengan kecerdasan buatan Gemini AI, yang membantu pengguna dalam proses membuat konten secara kreatif dan emosional. Dengan desain lipat ikonik dan kamera fleksibel FlexCam, ponsel ini menjadi partner kreatif yang mampu memahami gaya berekspresi generasi muda.

Temukan Inspirasi Masa Kecil dari Layar Depan dengan Gemini Live on Coverscreen

Proses menciptakan konten dimulai dari ide atau inspirasi. Dengan fitur Gemini Live on Coverscreen, pengguna dapat langsung mencari ide lokasi, tone, atau konsep visual langsung dari layar depan tanpa perlu membuka aplikasi. Misalnya, pengguna bisa memberikan perintah seperti:

“Berikan ide lokasi bernuansa masa kecil di Bandung untuk konsep ‘Hugging My Younger Self’.”

Dalam hitungan detik, Gemini AI akan memberikan rekomendasi tempat yang sesuai suasana hati pengguna, mulai dari taman lama hingga rumah masa kecil. Semua informasi ini ditampilkan secara real-time di layar depan Galaxy Z Flip7 yang berfungsi sebagai dashboard kreatif pribadi.

Dapatkan Pose dan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Salah satu tantangan terbesar dalam tren ini adalah menyatukan dua versi diri dalam satu foto yang tampak alami. Di sinilah fitur Gemini Live with Camera berperan. Fitur ini bertindak seperti sutradara pribadi yang memberikan saran pose dan komposisi secara real-time.

Misalnya, pengguna cukup mengarahkan kamera ke foto masa kecil lalu berkata:

“Gemini, beri saran pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya.”

AI akan menganalisis visual dan memberikan arahan langsung, serta menyesuaikan komposisi terbaik. Ditambah fleksibilitas FlexCam, pengguna bisa bebas bereksperimen dengan posisi kamera tanpa perlu tripod — cukup letakkan ponsel di permukaan datar untuk hasil foto sinematik dan emosional.

Gabungkan Dua Dunia Lewat Gemini Nano Banana

Fitur paling menarik dari Galaxy Z Flip7 untuk tren ini adalah Gemini Nano Banana. Dengan teknologi AI generatif tingkat lanjut, pengguna bisa menggabungkan foto masa kecil dan foto masa kini menjadi satu frame yang realistis dan menyentuh hati.

Cukup pilih dua foto dari galeri lalu berikan prompt seperti:

“Gabungkan foto saya kecil dengan foto saya sekarang, buat seperti sedang berpelukan dengan gaya polaroid.”

Gemini secara otomatis menyamakan pencahayaan, tone, hingga ekspresi agar hasilnya terlihat alami dan penuh nuansa nostalgia. Pengguna juga bisa menambahkan filter retro 90-an atau film aesthetic agar tampil lebih personal dan emosional.

Galaxy Z Flip7: Teknologi dan Emosi dalam Satu Genggaman

Tren “Hugging My Younger Self” menjadi bukti bahwa teknologi kini tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal emosi dan makna personal. Galaxy Z Flip7 menjembatani keduanya dengan kemudahan bagi siapa pun yang ingin mengenang masa kecil dengan cara kreatif dan autentik.

Dengan dukungan Gemini AI, pengguna juga bisa meminta saran caption yang relevan, menyesuaikan tone warna otomatis, dan mengedit hasil akhir tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.

Promo Spesial Galaxy Z Flip7

Nikmati pengalaman ngonten paling kreatif bersama Galaxy Z Flip7 dan dapatkan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Samsung memberikan total benefit hingga Rp5 juta, berupa:

  • Cashback hingga Rp3,5 juta
  • Program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta
  • Akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan

Tersedia opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra resmi Samsung. Galaxy Z Flip7 hadir dalam dua varian:

  • 12GB/512GB (Rp19.999.000)
  • 12GB/256GB (Rp17.999.000)

Dengan pilihan warna stylish: Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, dan Mint (online exclusive), Galaxy Z Flip7 siap menjadi simbol gaya dan kreativitas generasi muda masa kini.

Kreasi Nostalgia Lebih Personal dengan Galaxy Z Flip7 dan Gemini AI

0

Tren “Hugging My Younger Self” yang Viral di Media Sosial

Tren “Hugging My Younger Self” sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tren ini menawarkan cara unik bagi generasi muda untuk merefleksikan perjalanan hidup mereka melalui satu foto yang menampilkan seseorang seolah memeluk versi kecil dirinya sendiri. Proses ini menghadirkan kehangatan dan pesan mendalam tentang masa lalu, masa kini, serta hubungan emosional antara dua versi diri.

Kini, Samsung hadir dengan solusi inovatif yang memudahkan pengguna menciptakan momen tersebut. Galaxy Z Flip7, yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan Gemini AI, menjadi alat yang sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan kreatif dan personal dalam membuat konten digital.

Dengan desain lipat ikonik, kamera fleksibel FlexCam, dan tiga fitur canggih Gemini AI, Galaxy Z Flip7 tidak hanya sekadar ponsel, tetapi juga partner kreatif yang mampu memahami gaya berekspresi pengguna. Pengguna dapat mengubah proses pembuatan konten menjadi perjalanan kreatif yang intuitif dan emosional, tanpa harus beralih aplikasi atau menggunakan perangkat tambahan.

Menemukan Inspirasi Masa Kecil dengan Gemini Live on Coverscreen

Proses menciptakan konten dimulai dari ide atau inspirasi. Dengan fitur Gemini Live on Coverscreen, pengguna bisa langsung mencari ide lokasi, tone, atau konsep visual hanya dari layar depan ponsel. Tidak perlu membuka aplikasi lain, cukup berikan perintah seperti:

“Berikan ide lokasi bernuansa masa kecil di Bandung untuk konsep ‘Hugging My Younger Self’.”

Dalam hitungan detik, Gemini AI akan memberikan rekomendasi tempat sesuai suasana hati pengguna. Mulai dari taman lama, sekolah dasar, hingga rumah masa kecil, semua tampil secara real-time di layar depan Galaxy Z Flip7. Layar ini kini berfungsi sebagai dashboard kreatif pribadi yang mudah diakses.

Mendapatkan Pose dan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Bagian tersulit dari tren ini adalah menyatukan dua versi diri dalam satu foto yang tampak alami. Di sinilah fitur Gemini Live with Camera berperan. Fitur ini bertindak seperti sutradara pribadi yang memberi saran pose dan komposisi secara real-time.

Misalnya, cukup arahkan kamera ke foto masa kecil lalu katakan:

“Gemini, beri saran pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya.”

AI akan menganalisis visual dan memberikan arahan langsung, kemudian menyesuaikan komposisi terbaik. Ditambah fleksibilitas FlexCam, pengguna bisa bebas bereksperimen dengan posisi kamera tanpa tripod — cukup letakkan ponsel di permukaan datar untuk hasil foto sinematik dan emosional.

Menggabungkan Dua Dunia dengan Gemini Nano Banana

Fitur paling menarik dari Galaxy Z Flip7 untuk tren ini adalah Gemini Nano Banana. Dengan teknologi AI generatif tingkat lanjut, pengguna bisa menggabungkan foto masa kecil dan foto masa kini menjadi satu frame yang realistis dan menyentuh hati.

Cukup pilih dua foto dari galeri lalu berikan prompt seperti:

“Gabungkan foto saya kecil dengan foto saya sekarang, buat seperti sedang berpelukan dengan gaya polaroid.”

Gemini secara otomatis menyamakan pencahayaan, tone, hingga ekspresi agar hasilnya terlihat alami dan penuh nuansa nostalgia. Bahkan, pengguna bisa menambahkan filter retro 90-an atau film aesthetic agar tampil lebih personal dan emosional.

Galaxy Z Flip7: Teknologi dan Emosi dalam Satu Genggaman

Tren Hugging My Younger Self menjadi bukti bahwa teknologi kini tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal emosi dan makna personal. Galaxy Z Flip7 menjembatani keduanya — menghadirkan kemudahan bagi siapa pun yang ingin mengenang masa kecil dengan cara kreatif dan autentik.

Dengan dukungan Gemini AI, pengguna juga bisa meminta saran caption yang relevan, menyesuaikan tone warna otomatis, dan mengedit hasil akhir tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.

Promo Spesial Galaxy Z Flip7

Nikmati pengalaman ngonten paling kreatif bersama Galaxy Z Flip7 dan dapatkan promo menarik hingga 15 Oktober 2025. Samsung memberikan total benefit hingga Rp5 juta, berupa:

  • Cashback hingga Rp3,5 juta
  • Program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta
  • Akses gratis Google AI Pro selama 6 bulan

Tersedia opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra resmi Samsung. Galaxy Z Flip7 hadir dalam dua varian:

  • 12GB/512GB (Rp19.999.000)
  • 12GB/256GB (Rp17.999.000)

Dengan pilihan warna stylish: Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, dan Mint (online exclusive) — Galaxy Z Flip7 siap menjadi simbol gaya dan kreativitas generasi muda masa kini.

Galaxy Z Flip7, Rahasia di Balik Tren Konten ‘Pelukan Masa Lalu’

0

Tren “Hugging My Younger Self” dan Peran Galaxy Z Flip7 dalam Menciptakan Konten Kreatif

Tren “Hugging My Younger Self” kini menjadi cara baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan perjalanan hidup mereka melalui foto. Bukan hanya sekadar menggabungkan dua versi diri, tren ini juga menjadi bentuk refleksi diri yang penuh makna dan emosi. Dengan memperlihatkan momen masa kecil dalam bentuk visual yang hangat, tren ini membuka ruang untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang identitas dan pertumbuhan.

Samsung hadir dengan solusi inovatif untuk memudahkan pengguna menciptakan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga penuh makna. Galaxy Z Flip7, yang dilengkapi teknologi Gemini AI, menjadi alat yang mampu mendukung proses kreatif pengguna secara intuitif dan personal. Dengan kombinasi desain lipat yang ikonik dan kecerdasan buatan, perangkat ini bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga mitra kreatif yang memahami gaya berekspresi generasi muda.

Proses Kreatif yang Lebih Mudah dan Personal

Galaxy Z Flip7 menawarkan pengalaman kreatif yang lebih efisien dan cepat. Pengguna tidak perlu beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Seluruh proses mulai dari pencarian ide, pemilihan angle, hingga akhirnya menghasilkan karya visual bisa dilakukan langsung di genggaman. Teknologi Gemini AI memastikan bahwa setiap langkah dalam proses kreatif berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan pengguna.

Berikut adalah tiga cara Galaxy Z Flip7 dan Gemini AI membantu kamu merangkai konten yang sempurna:

1. Temukan Ide Nostalgia dari Layar Depan dengan Gemini Live on Coverscreen

Sebelum memulai membuat foto Hug My Younger Self, ide menjadi langkah pertama. Melalui fitur Gemini Live di layar depan, pengguna dapat langsung mendapatkan inspirasi tanpa perlu membuka perangkat. Cukup berikan prompt seperti, “Berikan ide lokasi bernuansa masa kecil di Jakarta yang cocok untuk konsep ‘Hug My Younger Self’,” dan Gemini akan memberikan jawaban secara real-time. Semakin detail prompt yang diberikan, semakin personal dan relevan jawaban yang diberikan.

2. Dapatkan Angle Terbaik dengan Gemini Live with Camera

Kamera utama Galaxy Z Flip7 memiliki kemampuan untuk memberikan saran pose dan komposisi foto yang optimal. Dengan Gemini Live with Camera, pengguna bisa mengarahkan kamera ke foto lama dan bertanya, “Bagaimana pose agar terlihat seperti sedang memeluk versi kecil saya di foto ini?” atau “Berikan saran pose agar saya terlihat dekat dengan versi kecil saya.” Gemini akan menganalisis gambar dan memberikan saran secara verbal. Fleksibilitas FlexCam memungkinkan pengguna untuk meletakkan perangkat di berbagai posisi tanpa harus memegangnya, sehingga hasil foto lebih baik dan kualitasnya terjaga.

3. Gabungkan Dua Versi Dirimu dengan Gemini Nano Banana

Tahap terakhir dalam proses pembuatan foto Hug My Younger Self adalah menggabungkan dua foto — masa kini dan masa lalu — menjadi satu visual yang penuh makna. Dengan Gemini Nano Banana, Galaxy Z Flip7 memungkinkan pengguna menggabungkan dua foto tersebut secara realistis. Cukup pilih dua foto di galeri dan berikan prompt seperti, “Gabungkan foto kecil saya dengan foto saya saat ini dengan pose berpelukan. Buat se-realistic mungkin dengan konsep polaroid.” Gemini akan menggabungkan kedua gambar dengan pencahayaan, bayangan, dan warna yang selaras. Pengguna juga bisa menambahkan aesthetic tone seperti film retro 90-an untuk nuansa yang lebih sentimental.

Penawaran Spesial untuk Pengguna Galaxy Z Flip7

Samsung menawarkan berbagai penawaran menarik untuk pengguna Galaxy Z Flip7 hingga 15 Oktober 2025. Konsumen berhak atas total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback hingga Rp3,5 juta, program Purchase with Purchase (PWP) senilai Rp1,5 juta, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Tersedia juga opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Ada pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa dipilih sesuai kepribadian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id.

7 Rekomendasi Tablet Terbaik 2025 untuk Mahasiswa dengan Anggaran 3 Juta

0

Tips Memilih Tablet untuk Mahasiswa (Budget 3 Jutaan)

Sebagai mahasiswa di era digital, memiliki perangkat yang mendukung mobilitas dan produktivitas sangat penting. Salah satu pilihan yang cocok adalah tablet, karena bentuknya ringkas dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti mencatat, mengerjakan tugas, menonton kuliah online, hingga sekadar hiburan. Tahun 2025 menawarkan banyak pilihan tablet berkualitas dengan harga terjangkau.

Sebelum memilih, ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan:

  • Performa dan Chipset: Pilih tablet dengan chipset yang tangguh untuk multitasking tanpa lag. Contoh chipset yang baik adalah Qualcomm Snapdragon, MediaTek Dimensity, atau Apple A-series.
  • Kapasitas RAM dan Penyimpanan: Idealnya, pilih RAM minimal 4GB dan penyimpanan internal minimal 64GB, tetapi lebih baik jika 128GB agar lebih lega menyimpan file dan aplikasi. Pastikan juga ada slot ekspansi microSD.
  • Layar yang Nyaman Dibaca: Ukuran layar sekitar 10-11 inci dengan resolusi Full HD+ dan teknologi IPS LCD akan mengurangi kelelahan mata saat membaca lama.
  • Baterai Tahan Lama: Cari tablet dengan kapasitas baterai minimal 7,000mAh agar bisa digunakan seharian penuh.
  • Dukungan Stylus: Fitur ini sangat berguna untuk mencatat langsung di slide presentasi atau membuat sketsa ide. Pastikan tablet mendukung stylus aktif untuk pengalaman menulis yang lebih presisi.

7 Rekomendasi Tablet Terbaik 2025 untuk Mahasiswa

Berikut adalah daftar tablet terbaik yang sesuai dengan kriteria di atas dan cocok untuk mahasiswa dengan budget sekitar 3 jutaan.

Xiaomi Pad 6

Xiaomi Pad 6 masih menjadi salah satu pilihan utama di tahun 2025. Dengan layar 11 inci IPS LCD 144Hz yang sangat smooth, prosesor Snapdragon 870 yang powerful, dan bodi logam premium, tablet ini sangat cocok untuk berbagai kebutuhan kuliah. Dukungan stylus Xiaomi Pen juga membuatnya ideal untuk catatan digital.

Kelebihan: Performa sangat kencang, layar smooth 144Hz, desain premium.

Kekurangan: Speaker mungkin kurang powerful dibandingkan pesaing.

Harga Perkiraan: Rp 3.2 – 3.8 juta.

Samsung Galaxy Tab S9 FE

Samsung Galaxy Tab S9 FE menawarkan pengalaman “Fan Edition” yang istimewa. Tablet ini sudah dilengkapi stylus S Pen secara gratis. Layarnya berteknologi IPS LCD 10.9 inci yang tajam dan dilindungi bodi tahan air (IP68). Performanya didukung chipset Exynos yang cukup untuk produktivitas sehari-hari.

Kelebihan: Sudah include S Pen, bodi tahan air, update software jangka panjang dari Samsung.

Kekurangan: Performa tidak seganas Xiaomi Pad 6, lebih fokus pada produktivitas.

Harga Perkiraan: Rp 3.5 – 4.2 juta.

Realme Pad 2

Realme Pad 2 menawarkan paket lengkap dengan desain slim dan baterai raksasa berkapasitas 8,360mAh. Layar 11.5 incinya memberikan ruang lebih luas untuk multitasking. Dengan chipset MediaTek Helio G99, tablet ini handal untuk tugas harian dan streaming video.

Kelebihan: Baterai sangat tahan lama, desain slim dan ringan, layar besar.

Kekurangan: Tidak mendukung stylus aktif.

Harga Perkiraan: Rp 2.8 – 3.5 juta.

iPad (Generasi 9 atau 10)

Meski generasi ke-10 mungkin sedikit melampaui budget, iPad generasi ke-9 masih menjadi pilihan yang sangat bijak. Dukungan ekosistem Apple, akses ke jutaan aplikasi yang dioptimalkan, dan umur pakai yang panjang berkat update iOS adalah nilai jual utamanya. Support Apple Pencil 1st gen membuatnya cocok untuk mencatat.

Kelebihan: Ekosistem Apple yang mumpuni, performa stabil, umur pakai panjang.

Kekurangan: Desain bezel-nya terlihat jadul, charger sering dijual terpisah.

Harga Perkiraan (iPad 9th): Rp 3.1 – 3.7 juta.

Lenovo Tab P11 (Gen 2)

Lenovo Tab P11 Gen 2 adalah penantang serbaguna. Layar 11.5 inci dengan kualitas yang baik dan dukungan stylus opsional (Lenovo Precision Pen 3) menjadikannya alat produktivitas. Performanya didukung Snapdragon 680 yang irit daya, cocok untuk kuliah online dan mengerjakan dokumen.

Kelebihan: Layar besar dan bagus, opsi stylus yang baik, desain premium.

Kekurangan: Performa tidak untuk gaming berat.

Harga Perkiraan: Rp 2.9 – 3.6 juta.

Oppo Pad Air

Oppo Pad Air adalah pilihan yang lebih hemat namun tetap stylish. Desain unik dengan tekstur pada bodi belakangnya membuatnya tidak mudah tergores dan melekat. Layar 10.36 inci dengan perlindungan mata membuatnya nyaman untuk membaca ebook dalam waktu lama.

Kelebihan: Desain unik dan anti fingerprint, harga sangat terjangkau, ringan.

Kekurangan: Spesifikasi lebih dasar, tidak untuk tugas berat.

Harga Perkiraan: Rp 2.5 – 3 juta.

Nokia T21

Jika kamu mencari tablet dengan build quality yang tangguh dan pengalaman software Android bersih, Nokia T21 layak dipertimbangkan. Nokia menjamin update OS yang konsisten. Tablet ini juga memiliki fitur unik seperti “Mode Kedipan” yang mengurangi blue light, serta ketahanan baterai yang baik.

Kelebihan: Software Android bersih, update OS terjamin, fitur perlindungan mata yang baik.

Kekurangan: Desain dan performa sangat dasar.

Harga Perkiraan: Rp 2.7 – 3.3 juta.

Pemilihan Berdasarkan Kebutuhan

Dari ketujuh rekomendasi tablet terbaik untuk mahasiswa di atas, pilihan terbaik kembali kepada kebutuhan dan prioritas kamu:

  • Untuk Performa Tercepat: Xiaomi Pad 6 adalah jawabannya.
  • Untuk Catatan Digital Terbaik: Samsung Galaxy Tab S9 FE (dengan S Pen included) atau iPad 9th (dengan Apple Pencil).
  • Untuk Baterai Terlama: Realme Pad 2 adalah pemenangnya.
  • Untuk Ekosistem dan Kelangsungan Perangkat: iPad 9th atau Nokia T21.

Semoga dengan rekomendasi ini, kamu bisa menemukan tablet ideal yang siap mendukung kesuksesan akademik kamu di tahun 2025 tanpa menguras budget!

Meta Curi Pemimpin AI Apple, Pengembangan Siri Tahun Depan Terancam?

0

Perpindahan Talent AI dari Apple ke Meta Menjadi Tantangan Besar

Pergeseran perhatian dan kompetensi di dunia teknologi semakin menunjukkan perubahan signifikan, terutama dalam pengembangan asisten virtual. Salah satu contohnya adalah Ke Yang, seorang eksekutif Apple yang bertanggung jawab atas pengembangan pencarian web berbasis AI untuk Siri. Ia resmi bergabung dengan Meta, sebuah langkah yang menambah daftar panjang karyawan Apple yang beralih ke perusahaan lain.

Perkembangan ini terjadi menjelang pembaruan besar pada sistem Siri yang direncanakan tahun 2026. Dalam rangka meningkatkan kemampuan asisten virtualnya, Apple mengumumkan rencana untuk memperkenalkan fitur-fitur canggih berbasis AI generatif. Fitur-fitur tersebut diklaim lebih kontekstual, personal, dan kompetitif dibandingkan platform seperti ChatGPT atau Google Gemini.

Namun, di tengah upaya penguatan ini, Apple justru mengalami kehilangan para ahli AI-nya. Sejumlah pentolan di bidang kecerdasan buatan Apple mulai beralih ke Meta, yang secara agresif merekrut talenta-talenta terbaik mereka. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di bidang teknologi AI semakin ketat, terutama dalam menghadapi tantangan dari perusahaan-perusahaan besar lainnya.

Ke Yang baru saja ditunjuk sebagai kepala tim Answers, Knowledge, and Information (AKI) di Apple. Tugas utamanya adalah meningkatkan kemampuan Siri dalam menarik informasi dari web dan data pribadi pengguna. Namun, ia kini telah bergabung dengan Meta, membawa pengetahuannya dan pengalaman yang sangat berharga.

Sebelum Ke Yang, Ruoming Pang, mantan kepala model AI Apple, juga telah pergi ke Meta awal tahun ini. Diikuti oleh sekitar belasan anggota tim AIML (Artificial Intelligence and Machine Learning) yang ikut bergabung ke Superintelligence Labs Meta. Ini menunjukkan bahwa perpindahan talenta tidak hanya terjadi pada level eksekutif, tetapi juga pada tingkat pengembang dan peneliti.

Beberapa eks anggota tim AKI Apple memperkirakan akan ada lebih banyak kepergian dalam bulan-bulan mendatang, yang dapat memperburuk situasi internal Apple. Proyek pengembangan Siri yang berfokus pada AI pencarian menjadi salah satu fokus utama Apple, dan kepergian para ahli ini bisa membuat proyek ini rentan terhadap penundaan atau bahkan kegagalan.

Di bawah kepemimpinan Ke Yang, tim AKI bertanggung jawab atas integrasi AI pencarian untuk membuat Siri lebih kompetitif melawan rival seperti OpenAI, Perplexity, dan Google. Proyek ini mencakup kemampuan Siri untuk mengakses data web secara real-time dan menangani tugas kompleks berbasis data pribadi, yang menjadi kunci dalam revamp Siri mendatang.

Selain Ke Yang, beberapa petinggi Apple juga telah meninggalkan perusahaan. Berikut beberapa nama yang dikenal:

  • Ke Yang: Eksekutif Apple yang memimpin pengembangan pencarian berbasis AI dan baru saja diangkat sebagai kepala inisiatif pencarian AI perusahaan.
  • Robby Walker: Eksekutif senior Apple yang menangani divisi kecerdasan buatan dan akan meninggalkan perusahaan pada November.
  • Ruoming Pang: Eksekutif Apple yang bergabung dengan Meta Platforms dan menjadi bagian dari tim Superintelligence Labs Meta.
  • Mark Lee: Eksekutif Apple yang bergabung dengan Meta Platforms dan menjadi bagian dari tim Superintelligence Labs Meta.
  • Tom Gunter: Eksekutif Apple yang bergabung dengan Meta Platforms dan menjadi bagian dari tim Superintelligence Labs Meta.

Eksodus ini berpotensi mengganggu jadwal peluncuran Siri baru, yang direncanakan Maret 2026, dan memperlemah posisi Apple dalam pasar AI pencarian yang sedang berkembang pesat. Kehilangan talenta seperti Ke Yang dan Ruoming Pang merupakan kerugian besar bagi Apple, karena mereka memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi AI. Dengan begitu, Apple harus segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah ini agar tidak tertinggal dalam persaingan teknologi yang semakin ketat.

iBox Umumkan Harga iPhone 17 Series Oktober 2025, iPhone 17 Pro Max RAM 2TB Rp 43.999.000

0

Daftar Harga iPhone 17 Pro Max dan Fitur Unggulan yang Menarik Perhatian

iPhone 17 Pro Max kini resmi tersedia di iBox Indonesia. Ponsel ini menjadi salah satu perangkat yang paling dinantikan oleh penggemar teknologi, terutama karena peningkatan signifikan dalam berbagai sektor. Berikut adalah daftar harga lengkap untuk varian iPhone 17 series:

  • iPhone 17 (256 GB): Rp 17.249.000
  • iPhone 17 (512 GB): Rp 21.999.000
  • iPhone Air (256 GB): Rp 21.249.000
  • iPhone Air (512 GB): Rp 25.999.000
  • iPhone Air (1 TB): Rp 30.249.000
  • iPhone 17 Pro (256 GB): Rp 23.749.000
  • iPhone 17 Pro (512 GB): Rp 28.249.000
  • iPhone 17 Pro (1 TB): Rp 32.999.000
  • iPhone 17 Pro Max (256 GB): Rp 25.749.000
  • iPhone 17 Pro Max (512 GB): Rp 30.249.000
  • iPhone 17 Pro Max (1 TB): Rp 34.999.000
  • iPhone 17 Pro Max (2 TB): Rp 43.999.000

Selain harganya yang mencapai angka jutaan rupiah, casing pelindung iPhone 17 Pro Max juga menarik perhatian. Salah satu casing yang populer adalah ‘iPhone 17 Pro Max TechWoven Case with MagSafe’. Casing ini memiliki harga hingga Rp 1 juta dan hadir dalam beberapa pilihan warna seperti Black, Blue, Sienna, Green, dan Purple.

Casing ini dibuat dari bahan 100% poliester daur ulang yang dianyam dengan teknik khusus. Tekstur yang dihasilkan sangat menarik dengan kedalaman warna yang kaya. Bagian samping casing dilengkapi pelapis TPU yang sedikit bertekstur agar nyaman digenggam. Tombol aluminium yang disempurnakan memberikan respons presisi saat digunakan. Selain itu, casing ini dilengkapi dua konektor sehingga dapat dipasang ke tali selempang untuk memudahkan penggunaan.

Dengan magnet bawaan yang cocok dengan iPhone 17 Pro Max, casing ini tidak hanya menghadirkan pengalaman pemasangan yang mengagumkan, tetapi juga mempercepat pengisian daya nirkabel.

Spesifikasi Terbaru iPhone 17 Pro Max

iPhone 17 Pro Max menjadi salah satu perangkat tercanggih yang pernah dirilis Apple. Dengan RAM hingga 2TB, ponsel ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Apple. Banyak penggemar teknologi menyebutnya sebagai “monster performa” di dunia smartphone premium.

Perangkat ini memiliki layar Super Retina XDR OLED berukuran 6,9 inci yang mendukung ProMotion 120 Hz adaptif, Always-On Display, serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit. Layar ini menjadi yang terang di antara perangkat iPhone sebelumnya.

Bagian depan dan belakang dilapisi Ceramic Shield 2 yang lebih tahan gores dan pecah, sementara bodinya menggunakan material aluminium unibody baru yang lebih ringan dan meningkatkan performa termal. Di bagian dalam, iPhone 17 Pro Max ditenagai chip Apple A19 Pro (3nm) dengan CPU 6-core dan GPU 6-core yang mendukung hardware-accelerated ray tracing, menghadirkan grafis setara konsol.

Apple juga untuk pertama kalinya menyematkan sistem pendingin vapor chamber agar performa tetap stabil meski digunakan untuk beban berat. Baterai terbesar yang pernah ada di iPhone mampu bertahan hingga 39 jam pemutaran video. Pengisian cepat 50% hanya dalam 20 menit melalui adaptor 40W, serta MagSafe 25W dan standar Qi2 untuk pengisian nirkabel.

Kamera dan Fitur Video Profesional

Di sektor fotografi, iPhone 17 Pro Max memiliki tiga kamera belakang 48 MP (wide, ultrawide, dan telefoto). Kamera telefoto baru dilengkapi sensor 56% lebih besar dengan lensa 100 mm f/2.8, mendukung zoom optik 4x dan hingga 8x digital dengan kualitas optik. Kamera depan juga ditingkatkan menjadi 18 MP dengan fitur Center Stage, yang secara otomatis menyesuaikan sudut pandang saat selfie maupun panggilan video.

Apple juga menambahkan fitur video kelas profesional seperti ProRes RAW, Apple Log 2, hingga genlock untuk sinkronisasi multi-kamera. iPhone 17 Pro Max menjalankan iOS 26 dengan antarmuka baru Liquid Glass yang menawarkan tampilan transparan lebih modern.

Pilihan Warna dan Kapasitas Penyimpanan

iPhone 17 Pro Max tersedia dalam pilihan warna Silver, Cosmic Orange, dan Deep Blue. Dengan opsi penyimpanan hingga 2 TB, ini menjadi iPhone pertama dengan kapasitas sebesar itu. Dengan berbagai fitur canggih dan desain yang menarik, iPhone 17 Pro Max membuktikan bahwa Apple terus berinovasi dalam dunia teknologi.