Kamis, April 9, 2026
Beranda blog Halaman 468

Komdigi Akhiri Penyusunan Peta Jalan AI, Draf Selesai Bulan Ini

0

Peta Jalan Pengembangan Kecerdasan Buatan di Indonesia Dalam Proses Finalisasi

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kedaulatan digital Indonesia. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penguatan sistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Untuk itu, Komdigi sedang menyiapkan peta jalan pengembangan AI nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menjelaskan bahwa peta jalan tersebut sudah masuk tahap finalisasi. Ia menyatakan bahwa draft peta jalan AI nasional telah selesai dan akan menjadi peraturan presiden (perpres).

“Draft peta jalan AI nasional sudah selesai dan akan menjadi peraturan presiden. Selain itu, juga akan ada peraturan presiden lainnya yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan dalam pengembangan serta penggunaan AI,” ujarnya saat berbicara kepada wartawan di Kantor Komdigi, Jumat (17/10).

Dokumen peta jalan AI ini akan berupa buku putih yang akan menjadi dasar peraturan presiden. Selain itu, akan ada aturan tambahan untuk mengatur aspek keamanan dan keselamatan dalam penggunaan AI.

Proses penyelesaian peta jalan ini diperkirakan akan selesai pada tahun ini. Meski draft sudah selesai, masih ada proses harmonisasi dan evaluasi agar tidak terjadi tumpang tindih dengan regulasi lain.

Nezar menjelaskan bahwa peta jalan ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara inovasi dan proteksi terhadap risiko yang muncul. Tujuannya adalah memaksimalkan manfaat dari AI sambil meminimalisir risiko yang mungkin timbul.

“Spirit dari peta jalan ini adalah menjaga keseimbangan antara inovasi dan proteksi. Kita ingin memaksimalkan manfaat AI dan meminimalkan risikonya,” katanya.

Beberapa sektor utama seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, dan keuangan akan menjadi fokus dalam penerapan AI. Dengan adanya roadmap AI, peran AI dalam sektor-sektor tersebut akan lebih jelas dan terarah.

Selain itu, peta jalan ini juga akan mencakup prinsip-prinsip penting seperti akuntabilitas, transparansi, dan hak cipta. Hal ini sangat penting bagi industri kreatif yang menggunakan AI, serta para kreator di belakangnya.

Nezar menambahkan bahwa peta jalan ini dirancang berdasarkan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan. Lebih dari 400 partisipan hadir dalam rapat-rapat yang diselenggarakan oleh Komdigi. Ada 21 kali diskusi yang dilakukan hingga akhirnya draft peta jalan AI nasional selesai.

Peta jalan ini merupakan langkah penting dalam membangun fondasi pengembangan AI yang aman dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan AI dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan ekonomi negara.

Mafindo Malang Ajak Guru Kuasai AI Melalui Program AI Goes to School

0

Inisiatif AI Goes to School untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru

Perkembangan teknologi digital kini tidak hanya berfokus pada inovasi atau efisiensi, tetapi juga pada kemampuan manusia dalam beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Dalam era kecerdasan buatan (AI), penting bagi para pendidik untuk memahami dan menguasai alat ini secara etis serta bertanggung jawab.

Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah program AI Goes to School (AIGTS), yang merupakan upaya nasional untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penggunaan AI. Program ini dirancang agar para pendidik dapat memanfaatkan teknologi tersebut dalam proses belajar mengajar dengan cara yang tepat dan bermanfaat.

Baru-baru ini, pelatihan AIGTS diadakan di SMP-SMA Al Ma’hadul Islam YAPI Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari rencana besar untuk mendampingi 10 ribu guru di 40 kota seluruh Indonesia dalam jangka waktu 18 bulan. Tujuan utamanya adalah membantu pendidik memahami, memanfaatkan, dan menerapkan AI dalam pembelajaran.

Program ini menekankan bahwa AI bukan sekadar tren teknologi, tetapi juga alat transformasi pendidikan. Para guru diperkenalkan pada konsep dasar AI, prinsip etika penggunaannya, serta teknik manajemen prompt agar bisa mengoptimalkan potensi teknologi tersebut.

Selain teori, pelatihan ini juga fokus pada penerapan praktis. Trainer AIGTS, Anandito Birowo, menjelaskan bahwa peserta didorong untuk langsung menerapkan pembelajaran berbasis AI. “Kami ingin guru-guru tidak hanya paham konsep, tetapi juga mampu menggunakan AI untuk membuat media ajar, menganalisis hasil belajar siswa, hingga menyusun materi kreatif,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga diberikan akses ke sistem Learning Management System (LMS) khusus yang memungkinkan mereka terus belajar secara mandiri dan berkelanjutan. LMS ini berfungsi sebagai wadah berbagi pengetahuan sekaligus platform kolaborasi bagi guru di seluruh Indonesia.

Ketua Mafindo Malang, Anak Agung Mira Daniswara, menilai pelatihan ini penting untuk membangun budaya literasi digital yang sehat di lingkungan pendidikan. “Kami ingin guru memahami bahwa AI bukan ancaman, tetapi peluang besar. Dengan bimbingan yang tepat, guru bisa menjadi motor penggerak literasi digital beretika dan berdaya,” tegasnya.

Trainer lainnya, Nunuk Alisa, juga melihat dampak positif dari kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini membuka ruang kolaborasi yang aktif antarpendidik. “Banyak guru yang langsung bertukar ide, mempraktikkan hasil pelatihan, dan membentuk komunitas belajar yang saling mendukung,” katanya.

Program AIGTS di Jawa Timur diharapkan menjadi model penguatan kapasitas guru nasional. Dengan kemampuan mengelola AI secara bijak, para pendidik diharapkan mampu membentuk generasi pelajar yang kritis, adaptif, dan siap menghadapi masa depan berbasis teknologi. Dengan adanya program ini, diharapkan literasi digital di kalangan guru semakin berkembang, sehingga mampu memberikan dampak positif pada proses belajar mengajar dan perkembangan pendidikan secara keseluruhan.

Ulasan Samsung Galaxy Tab S11, Tablet Canggih dengan Harga Terjangkau

0

Desain dan Layar Samsung Galaxy Tab S11

Samsung Galaxy Tab S11 hadir dengan desain yang konsisten dengan pendahulunya, tetapi dengan beberapa perbaikan kecil. Rangka tablet ini terbuat dari bahan Armor Aluminium yang kuat, sementara bagian depannya dilapisi Corning Gorilla Glass 5 untuk perlindungan tambahan. Dengan ketebalan hanya 5,6 mm, tablet ini sangat ringkas dan nyaman digenggam. Selain itu, perangkat ini memiliki peringkat IP68, sehingga tahan terhadap air dan debu.

Layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 11 inci menjadi salah satu fitur utama dari Galaxy Tab S11. Layar ini menawarkan rasio aspek 16:10 yang sangat cocok untuk menonton video maupun membaca. Dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz dan kecerahan puncak sebesar 1.600 nits, layar ini mampu memberikan pengalaman visual yang luar biasa. Dalam pengujian, layar ini mencapai kecerahan hampir 1.500 nits, sesuai dengan spesifikasi resmi.

Galaxy Tab S11 juga dilengkapi stylus S Pen yang terpasang secara magnetis di samping tablet. Meski tidak memiliki koneksi Bluetooth seperti versi sebelumnya, penampilan stylus ini tetap memenuhi kebutuhan pengguna. Namun, bentuk hexagonal mungkin sedikit kurang nyaman dipegang dibandingkan model sebelumnya.

Performa dan Sistem Operasi

Dapur pacu Galaxy Tab S11 didukung oleh chipset MediaTek Dimensity 9400+ 3nm yang dikenal sebagai kompetitor tangguh dari Snapdragon 8 Elite. Prosesor ini menawarkan kinerja yang sangat baik, baik dalam uji coba langsung maupun sintetis. Dalam uji GeekBench 6, tablet ini menunjukkan performa yang mengesankan baik pada single-core maupun multi-core.

Selain itu, Galaxy Tab S11 dilengkapi RAM 12GB dan penyimpanan 256GB, yang cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi tanpa kendala. Perangkat ini juga sudah berjalan dengan One UI 8 berbasis Android 16, yang menawarkan antarmuka yang ramah pengguna. Pengguna akan mendapatkan akses lengkap ke fitur Galaxy AI, termasuk kemampuan AI yang bisa meningkatkan produktivitas dan pengalaman pengguna.

Kamera dan Kemampuan Fotografi

Meskipun kamera bukan fokus utama dari tablet, Galaxy Tab S11 tetap menyediakan kamera utama 13MP dan kamera depan 12MP yang tersembunyi di bezel. Meski tidak terlalu mumpuni dibandingkan ponsel, kualitas foto yang dihasilkan cukup memadai. Foto yang diambil memiliki detail yang cukup baik, ketajaman yang lumayan, serta dinamika yang cukup baik.

Kamera depan juga mampu merekam video dengan kualitas yang cukup baik, meskipun tidak terlalu ideal untuk penggunaan intensif. Namun, bagi pengguna yang tidak terlalu mengandalkan kamera, Galaxy Tab S11 tetap bisa menjadi pilihan yang baik.

Baterai dan Pengisian Daya

Di balik bodinya, Galaxy Tab S11 dilengkapi baterai 8.400 mAh. Meski lebih kecil dibandingkan varian Ultra, kapasitas baterai ini cukup untuk penggunaan harian. Dengan kombinasi chipset Dimensity 9400+, daya tahan baterai cukup baik dan mampu bersaing dengan tablet ukuran besar.

Tablet ini juga mendukung pengisian cepat kabel hingga 45W. Menurut klaim Samsung, baterai dapat terisi hingga 40 persen dalam waktu 30 menit. Untuk pengisian penuh, diperlukan sekitar 97 menit, yang tidak jauh berbeda dengan varian Ultra. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu khawatir tentang daya tahan baterai saat bepergian.

Harga dan Kesimpulan

Galaxy Tab S11 tersedia dalam dua varian, yaitu Wi-Fi dan 5G. Harga yang ditawarkan adalah Rp14.999.000 untuk varian Wi-Fi dan Rp16.499.000 untuk varian 5G.

Secara keseluruhan, Galaxy Tab S11 merupakan tablet yang ringkas, ringan, dan bertenaga. Meski peningkatan dari model sebelumnya tidak terlalu signifikan, perangkat ini tetap menawarkan nilai yang baik. Jika Anda mencari tablet yang nyaman digunakan dan memiliki performa yang cukup baik, Galaxy Tab S11 bisa menjadi pilihan yang tepat.

Undip Ancam Sanksi Chiko, Mahasiswa Pembuat Video AI Cabul

0

Rektor Undip Akan Panggil Mahasiswa yang Menyebarluaskan Video Deepfake AI

Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Suharnomo, mengungkapkan bahwa pihak kampus akan segera memanggil Chiko Radityatama Agung, seorang mahasiswa semester satu Fakultas Hukum Undip, yang terlibat dalam penyebaran video cabul hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI). Tindakan tersebut dilakukan dengan menggunakan wajah teman dan guru dari SMAN 11 Semarang.

Menurut Suharnomo, Undip siap memberikan sanksi tegas kepada mahasiswa tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menyatakan bahwa proses pemanggilan akan dilakukan dalam minggu ini, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan seadil-adilnya sesuai dengan kesalahan yang telah dilakukan.

“Kami akan panggil dia minggu ini dan nanti akan ditindak dengan seadil-adilnya sesuai dengan kesalahan-kesalahan yang dia buat,” ujar Suharnomo setelah orasi ilmiah Dies Natalis Undip ke-68 di Muladi Dome, Jumat (17/10/2025).

Penggunaan Wajah Teman dan Guru SMA

Dalam penjelasannya, Suharnomo menjelaskan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Chiko telah melakukan rekayasa digital dengan menggunakan wajah teman-teman dan guru di SMAN 11 Semarang sejak ia masih duduk di bangku SMA. Ia menegaskan bahwa meskipun tindakan tersebut dilakukan sebelum menjadi mahasiswa Undip, proses penegakan disiplin tetap akan dijalankan demi keadilan bagi korban.

“Meski (kejahatan digital) yang dilakukan dia di SMA, namun demikian kita tidak mungkin membiarkan hal itu terjadi. Mudah-mudahan sistem mekanisme yang kita punya bisa memberikan keadilan yang terbaik bagi semuanya,” tambahnya.

Suharnomo juga menyampaikan bahwa jenis sanksi yang akan diberikan belum pasti karena proses pendalaman masih berlangsung dengan melibatkan pakar digital, psikolog, dan pihak terkait lainnya.

“Nanti kan dilihat dulu (sanksinya). Ya, tapi pasti kita akan eksekusi sanksi yang seadil-adilnya,” katanya.

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Selain itu, Suharnomo menambahkan bahwa Undip memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang juga melibatkan mahasiswa dan organisasi kampus dalam menangani kasus-kasus terkait. Ia berharap semua masalah dapat ditangani dengan sebaik-baiknya.

“Mudah-mudahan tertangani dengan sebaik-baiknya. Saya rasa kita juga fast respons untuk semua masalah yang ada di masyarakat dan juga ada di mahasiswa kita. No worries, dalam arti mahasiswa terlibat di dalamnya bisa lebih cepat lagilah karena mahasiswa juga bagian dari tim Solusi,” tegasnya.

Pelaku Minta Maaf

Sebelumnya, Chiko Radityatama Agung Putra menjadi sorotan publik setelah menyebarkan video deepfake AI yang menampilkan wajah guru dan teman-temannya di SMAN 11 Semarang dalam video tidak senonoh. Video tersebut disebarkan melalui akun media sosial X (Twitter) miliknya dan memicu kemarahan publik.

Sebagai respons, Chiko kemudian mengunggah video permintaan maaf secara terbuka di akun Instagram resmi sekolah, @sman11semarang.official. Dalam video tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya.

“Saya ingin meminta permohonan maaf atas perbuatan saya, di mana saya telah mengedit dan mengunggah foto maupun video teman-teman tanpa izin pada akun Twitter saya,” ujarnya.

Mahasiswa yang diketahui tinggal di Asrama Polisi (Aspol) Kabluk, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang itu kini menanti proses penegakan sanksi dari pihak kampus.

Penipuan Menggunakan AI dan Suara Perwira Polda Aceh

0

Penipuan Digital yang Menggunakan Teknologi AI Membuat Perwira Polisi Jadi Korban

Di tengah berkembangnya teknologi digital, penipuan kini memasuki era baru yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu bentuk penipuan yang muncul adalah penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya deepfake, untuk memalsukan identitas seseorang. Dalam kasus terbaru, seorang perwira polisi di Aceh menjadi korban dari modus penipuan ini.

Kompol Sudianto, yang menjabat sebagai Kasi Pammat Direktorat Samapta Polda Aceh, menjadi korban penipuan yang melibatkan manipulasi foto, video, dan suara menggunakan AI. Pelaku berhasil mencuri identitasnya dan menggunakannya untuk menipu kerabat serta keluarga Kompol Sudianto.

Menurut informasi yang diberikan oleh Kompol Sudianto, penipuan ini telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Banyak kerabat dan keluarganya menerima panggilan dari nomor tak dikenal dengan nomor 0853-8111-7038. Nomor tersebut mengaku sebagai dirinya dan meminta uang atau menawarkan barang seperti mobil.

Kompol Sudianto menyatakan bahwa ia yakin suara dan video yang digunakan dalam panggilan tersebut merupakan hasil rekayasa AI. Beberapa temannya mengaku melihat wajahnya dalam panggilan video, meskipun agak blur, dan suaranya sangat mirip dengan suaranya sendiri. Hal ini membuatnya merasa sangat khawatir karena kejahatan ini bisa membahayakan banyak orang.

Modus penipuan yang digunakan oleh pelaku cukup beragam. Ada yang meminta pinjaman mendesak, ada pula yang menawarkan mobil mewah. Salah satu contohnya adalah kasus yang dialami Seni Hendri, seorang warga Aceh Timur. Ia hampir tertipu setelah ditawari mobil Pajero Sport lengkap dengan video dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) mobil tersebut.

Awalnya, Seni Hendri mengira itu benar-benar dari Kompol Sudianto. Namun setelah melakukan konfirmasi langsung, ia mengetahui bahwa itu adalah penipuan. Setelah itu, ia tidak lagi merespons panggilan tersebut.

Sementara itu, penelusuran sementara menunjukkan bahwa nomor pelaku 0853-8111-7038 terdeteksi berada di wilayah Sumatera Utara. Meski demikian, hingga saat ini identitas pelaku masih belum diketahui secara pasti.

Melihat betapa luasnya penyebaran penipuan yang menggunakan identitasnya, Kompol Sudianto mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat. Ia meminta semua kerabat dan masyarakat agar tidak percaya pada nomor tak dikenal yang mengaku sebagai dirinya. Jika ada yang meminta uang atau menawarkan barang atas nama dirinya, itu jelas merupakan tindakan penipuan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat dalam menghadapi penipuan digital antara lain:

  • Tidak mudah percaya pada nomor tak dikenal
  • Selalu konfirmasi kebenaran informasi sebelum bertindak
  • Hindari memberikan informasi pribadi atau uang kepada orang asing
  • Laporkan kejadian penipuan ke pihak berwajib jika ditemukan

Dengan meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam kejahatan siber, masyarakat perlu lebih waspada dan memperkuat kesadaran akan risiko penipuan digital. Kompol Sudianto berharap dengan adanya imbauan ini, masyarakat dapat lebih terlindungi dari ancaman serupa di masa depan.

AI Pertamina Tingkatkan Efisiensi Rp762 Miliar di WK Rokan

0

Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Operasional Hulu Migas

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Dengan bantuan fasilitas Digital & Innovation Center (DICE), seluruh aktivitas produksi, pengeboran hingga pengiriman minyak kini dapat dipantau secara real time dan terintegrasi. Hal ini menjadi langkah strategis PHR dalam mengelola ribuan sumur migas secara lebih efektif dan efisien.

Operation Head Subsurface Development & Planning Zona Rokan, Mochamad Taufan, menjelaskan bahwa sistem digital ini berfungsi sebagai pusat kendali data dan analisis yang mendukung pengambilan keputusan di lapangan. “DICE membantu mengintegrasikan data-data, terutama dari sumur yang jumlahnya ribuan, sehingga bisa diolah menjadi suatu rekomendasi secara cepat dan tepat dengan menggunakan AI,” ujar Taufan.

DICE dirancang untuk memantau keseluruhan operasional WK Rokan, mulai dari pengeboran, pengapalan hingga pengelolaan inventori dan produksi. Teknologi ini merupakan bagian dari inisiatif digitalisasi hulu migas yang diusung Pertamina untuk meningkatkan akurasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan 66 layar digital yang menampilkan berbagai data operasional secara real time, termasuk jadwal pengeboran terintegrasi, pembangunan fasilitas sumur minyak, dan perawatan peralatan. Integrasi data ini memungkinkan setiap keputusan teknis maupun strategis diambil berdasarkan analisis yang komprehensif.

Manajemen PHR menggunakan data dan pemantauan DICE sebagai pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan. WK Rokan memiliki wilayah operasi seluas 6.400 kilometer persegi dengan 12.600 sumur aktif, 35 stasiun pengumpul, serta 13.200 kilometer jaringan pipa. Kompleksitas wilayah ini menuntut pendekatan digital yang presisi agar kegiatan produksi tetap efisien tanpa menambah beban energi.

“Jaringan pipa ini kalau dibentangkan dari Sabang sampai Merauke bisa hampir tiga kali bentangan,” kata Taufan.

Penerapan AI di DICE menjadi bagian integral dari program Optimization Upstream (OPTIMUS) yang dijalankan Subholding Upstream Pertamina. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan produksi sekaligus menekan biaya operasional di seluruh lini hulu migas. Taufan menuturkan, hingga akhir 2025, OPTIMUS ditargetkan menghasilkan efisiensi operasional sebesar 46 juta dolar AS atau setara Rp762 miliar. Efisiensi ini diperoleh melalui optimalisasi proses kerja, pengurangan waktu tunggu, dan peningkatan koordinasi antarfungsi produksi.

Program OPTIMUS juga memperkuat budaya kolaboratif di internal perusahaan melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari cara kerja baru. Dengan adanya integrasi data dan penggunaan AI, PHR tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan industri hulu migas. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi inovasi teknologi guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.

6 Keunggulan Xiaomi 15T: Kamera Leica Artsy dan MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang Membuat Semua Lancar!

0

Keunggulan Xiaomi 15T yang Menarik Perhatian Gen Z

Xiaomi 15T kembali mencuri perhatian berkat desain yang menarik, performa tangguh, dan fitur kamera yang luar biasa. HP ini layak menjadi pilihan utama bagi generasi muda yang menginginkan perangkat canggih dengan harga terjangkau. Dari segi desain hingga teknologi dalamnya, Xiaomi 15T menawarkan pengalaman yang memuaskan.

Desain Premium yang Kekinian

Saat pertama kali melihat Xiaomi 15T, kesan pertama yang muncul adalah keindahan desain yang elegan. Frame kameranya terlihat sangat menarik, memberikan kesan berbeda dibandingkan seri sebelumnya. Finishing kaca belakang membuatnya terlihat mewah tanpa terasa licin di tangan. Tersedia tiga pilihan warna yang menarik, yaitu Grey, Black Classic, dan Rose Gold. Warna Rose Gold terutama menarik perhatian karena memiliki kesan chic yang cocok untuk mereka yang ingin tampil beda. Meskipun bodinya terbuat dari plastik, kualitas pembuatannya tetap solid dan tidak terkesan murahan.

Layar Tajam Seperti Flagship

Xiaomi 15T dilengkapi layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K (2772×1280 piksel) dan refresh rate 120Hz. Layar ini menawarkan warna yang vivid, detail tajam, serta rasio aspek 19.5:9 yang mirip dengan iPhone 17 Pro Max. Tingkat kecerahan layar mencapai 3.200 nit, sehingga nyaman digunakan bahkan di bawah sinar matahari. Layar ini juga didukung oleh HDR10+ dan Dolby Vision, memberikan pengalaman menonton atau bermain game yang lebih imersif. Selain itu, lapisan Corning Gorilla Glass 7i melindungi layar dari goresan kecil.

Kamera Leica Summilux yang Memukau

Salah satu fitur yang paling diminati dari Xiaomi 15T adalah kamera Leica Summilux-nya. Sistem kamera triple terdiri dari kamera utama 50MP Light Fusion 800, f/1.7, OIS, kamera ultrawide 12MP Leica, dan kamera telefoto 50MP Leica dengan optical zoom hingga 4x. Lensa Leica Summilux menggunakan 7P aspherical high-transmittance lens yang minim distorsi dan mampu menangkap cahaya lebih banyak. Hasil foto yang dihasilkan sangat tajam namun tetap alami. Nuansa warna khas Leica memberikan kesan “artsy” yang lembut, membuat setiap foto terlihat seperti hasil sinematik. Mode portrait juga sangat bagus, dengan blur yang halus dan rapi, termasuk pada rambut yang sering kali sulit dipisahkan dari latar belakang.

Performa Gahar dengan MediaTek Dimensity 8400 Ultra

Xiaomi 15T ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang mampu menangani multitasking berat. Dalam uji benchmark, HP ini mampu mencapai skor AnTuTu 1,9 juta poin. Game populer seperti Mobile Legends, Delta 4, dan Genshin Impact dapat berjalan lancar di setting tinggi tanpa ada drop frame. Suhu HP tetap stabil berkat sistem pendinginan yang efisien. RAM 12GB LPDDR5X yang disertai kemampuan tambahan RAM virtual hingga 24GB, serta penyimpanan UFS 4.0 yang cepat, menjadikannya sangat responsif saat membuka aplikasi.

HyperOS 2 Plus AI Pintar

Xiaomi 15T berjalan pada Android 15 dengan HyperOS 2 yang tampilannya bersih, mulus, dan responsif. Fitur Xiaomi HyperConnect memungkinkan perangkat Xiaomi Anda terhubung secara seamless, seperti mengirim file dari HP ke tablet tanpa kabel. Terdapat juga integrasi Xiaomi HyperAI yang bekerja sama dengan Google Gemini, memberikan asisten pribadi yang bisa membantu dalam penggunaan aplikasi catatan, kalender, dan lainnya.

Baterai Besar dengan Fast Charging Cepat

Xiaomi 15T dilengkapi baterai 5.500 mAh yang mampu bertahan hingga 13 jam pemakaian normal. Jika baterai habis, charger 67W HyperCharge mampu mengisi 50% hanya dalam 24 menit dan penuh dalam kurang dari satu jam. Ini sangat cocok untuk pengguna yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk menunggu lama saat mengisi daya.

Kesimpulan: The Real “Flagship Killer” Comeback

Xiaomi 15T menawarkan kombinasi sempurna antara desain stylish, performa cepat, dan kamera berkualitas tinggi. Harganya dimulai dari Rp 6.999.000 (12GB/256GB) dan Rp 7.499.000 (12GB/512GB), yang tergolong worth it. Dengan dukungan MediaTek Dimensity 8400 Ultra dan kamera Leica Summilux, HP ini benar-benar menjadi “flagship killer” yang terasa premium di tangan. Jika kamu ingin tampil keren, aktif, dan cerdas dalam memilih gadget, Xiaomi 15T adalah pilihan yang tepat.

iPhone 17 Akhirnya Hadir di Indonesia, Harga Membuat Terkejut

0

Peluncuran iPhone 17 di Indonesia Mengundang Antusiasme

Pada hari Jumat, tanggal 17 Oktober, toko resmi Apple Premium Reseller iBox secara resmi meluncurkan varian terbaru dari smartphone andalan mereka, yaitu iPhone 17 Series. Peluncuran ini dilakukan di Jakarta Pusat dan menarik perhatian banyak penggemar teknologi serta konsumen setia Apple.

iPhone 17 Series hadir dalam beberapa varian, termasuk iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan juga iPhone Air. Setiap model memiliki keunggulan masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Misalnya, iPhone Air dikenal dengan desain tipis dan bobot ringan, sementara iPhone 17 Pro dan Pro Max menghadirkan peningkatan kinerja berkat penggunaan chip A19 Pro.

Pembeli Pertama Bersemangat Menantikan Peluncuran

Antusiasme terlihat jelas pada hari peluncuran. Toko iBox di Senayan City dipadati oleh pembeli yang telah melakukan pre-order sejak 10 Oktober lalu. Salah satu pembeli pertama adalah Ratna Ayu Kharisma, seorang pengusaha di bidang marine supplier. Ia mendapatkan unit iPhone 17 Pro Max 1TB dengan warna oranye seharga lebih dari Rp 30 juta.

Ratna mengaku sudah antre sejak pukul 03.00 WIB pada 16 Oktober dan akhirnya berhasil mendapatkan produk impian tersebut pada malam hari tanggal 17 Oktober. “Senang banget karena memang aku suka produk iPhone dan setiap tahun aku selalu ganti,” ujarnya usai membuka kemasan.

Tidak hanya Ratna, puluhan orang lainnya juga tampak antusias saat membuka kemasan iPhone 17. Salah satu pembeli lain, Agam, mengatakan bahwa ia telah menabung selama tiga bulan untuk mengganti perangkat lamanya, yaitu iPhone 11 yang dibelinya pada 2019. “Sudah lumayan lama juga tidak ganti, sudah butuh daily drive baru untuk menunjang kerjaan juga yang butuh kamera video compact yang bagus,” katanya.

Desain yang Membuat Pengguna Tertarik

Salah satu pembeli lain, Dina, tampak sangat bahagia ketika pertama kali memegang iPhone 17 Pro Max. Bahkan, ia datang ke acara peluncuran dengan mengenakan gaun berwarna oranye yang sama persis dengan warna iPhone-nya. “Senang sekali, kebetulan dibelikan suami, dan saya memang sangat suka dengan bentuk dan desain iPhone 17 Pro Max ini,” ujarnya.

Spesifikasi yang Meningkat

Apple menyebutkan bahwa iPhone 17 Series mengalami peningkatan signifikan dalam hal spesifikasi. Beberapa fitur yang ditambahkan antara lain daya tahan baterai yang lebih baik, sistem kamera Dual Fusion 48 MP, fitur Center Stage di kamera depan, serta upgrade refresh rate hingga 120Hz untuk model Pro.

Model iPhone Air, yang menjadi pengganti dari Plus di seri iPhone 17, juga memiliki desain yang lebih tipis dan ringan. Sementara itu, iPhone 17 Pro dan Pro Max dilengkapi dengan chip A19 Pro yang memberikan performa lebih cepat dan efisien.

Harga yang Beragam

Harga iPhone 17 Series mulai dari Rp 17 jutaan hingga mencapai Rp 40 jutaan, tergantung pada varian dan kapasitas penyimpanan yang dipilih. Peluncuran ini tersedia di toko offline maupun online melalui iBox dan reseller Apple resmi lainnya.

Hari Pertama iPhone 17 Rilis, Antrean Panjang Menanti Mal Dibuka

0

Antrean Panjang untuk iPhone 17 Series di Jakarta

Sejumlah besar orang tampak antre untuk menjadi pelanggan pertama dari iPhone 17 Series di gerai Digimap, yang merupakan mitra resmi dan penjual produk Apple di Indonesia. Lokasi gerai tersebut berada di Mal Grand Indonesia, Jakarta, pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025. Saat Tempo mengunjungi lokasi sekitar pukul 09.50 WIB, terlihat antrean calon pembeli sudah mulai menunggu di depan mal, meskipun pintu utama belum dibuka.

Salah satu pembeli, Syahrul, mengaku telah menunggu sejak pukul 08.00 WIB. “Saya ingin upgrade ponsel karena yang lama sudah sangat usang. Saya rencananya akan membeli iPhone 17 Pro,” kata pria berusia 25 tahun tersebut.

Selain Syahrul, ada juga beberapa pembeli yang sengaja mengambil cuti agar bisa mengambil pesanan iPhone 17 mereka. Dua jam setelah gerai dibuka, antrean pengambilan pre-order (PO) iPhone 17 Series masih terlihat panjang.

Setelah peluncuran iPhone 17 Series, General Manager Marketing Apple PT MAP Zona Adi Perkasa (Digimap), Farah Fausa Winarsih, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap peluncuran seri ini sangat tinggi. Manajemen membuka pre-order sejak 10 Oktober lalu. “Tahun ini animo masyarakat sangat luar biasa. Bahkan, dari segi periode peluncuran, kali ini bisa dibilang yang tercepat,” ujarnya.

Antusiasme ini berbeda dengan suasana peluncuran iPhone 16, model pendahulu dari iPhone 17. Kedatangan iPhone 16 ke Indonesia tertunda karena masalah komponen dalam negeri atau TKDN.

Di Gerai iBox Kota Kasablanka, Jakarta, pada 17 Oktober 2025, penjualan iPhone 17 Series juga menarik banyak perhatian. Farah menambahkan bahwa jumlah pemesanan iPhone 17 lebih banyak dibanding seri 16. “Karena dari segi waktu juga benar-benar pas dan on time banget,” katanya.

Menurut dia, mayoritas pelanggan pada hari pertama penjualan iPhone 17 menyukai varian warna cosmic orange, meski beberapa pilihan warna lain juga habis terjual. Meski tidak menyebut angka pasti, Farah meyakini permintaan iPhone 17 meningkat 50 persen dibanding peluncuran iPhone sebelumnya.

Selain iPhone 17 Series, model baru iPhone Air juga mendapat sambutan positif dari pembeli. Ketebalan iPhone Air, yang merupakan ponsel tertipis Apple, hanya 5,6 milimeter, atau sekitar 0,08 inci lebih tipis dibanding iPhone generasi sebelumnya. Perangkat ini memiliki layar 6,6 inci dengan refresh rate 120 Hz ProMotion, serta hanya mendukung eSIM.

Harga HP Realme Terbaru: Realme 15 Pro, C71, GT 7, P3 Ultra, C75

0

Perbandingan Realme 15 Pro dan Realme 15 serta Daftar Harga Lengkap HP Realme Terbaru

Realme kembali meluncurkan beberapa model terbaru di Indonesia, termasuk Realme 15 Pro dan Realme 15 yang merupakan bagian dari lini number series. Kedua ponsel ini memiliki kesamaan dalam desain dan spesifikasi tertentu, namun juga menunjukkan perbedaan signifikan yang membuatnya cocok untuk berbagai kebutuhan pengguna.

1. Kamera

Kedua model ini dilengkapi dengan kamera belakang ganda, tetapi terdapat perbedaan pada resolusi dan sensor. Realme 15 Pro memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX896 yang memiliki ukuran 1/1.56 inci dan dilengkapi fitur stabilisasi optik (OIS). Selain itu, terdapat kamera ultrawide 50 MP. Ponsel ini juga dilengkapi kamera depan 50 MP, sehingga disebut sebagai triple camera 50 MP.

Sementara itu, Realme 15 memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 yang berukuran 1/1.95 inci, dan kamera ultrawide dengan resolusi lebih rendah yaitu 8 MP. Kamera depannya juga memiliki resolusi 50 MP, tetapi tidak dilengkapi fitur OIS.

2. Chipset

Realme 15 Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon 7 Gen 4 (4 nm) yang merupakan chipset kelas menengah premium dari Qualcomm. Chipset ini memiliki CPU dengan clockspeed hingga 2,8 GHz dan GPU Adreno 1150 MHz. Model ini tersedia dalam dua opsi RAM dan penyimpanan: 12/256 GB dan 12/512 GB.

Di sisi lain, Realme 15 mengandalkan MediaTek Dimensity 7300 Plus (4 nm) dengan CPU hingga 2,5 GHz dan GPU Mali-G615. Chipset ini dipadukan dengan opsi RAM dan penyimpanan 8/256 GB dan 12/256 GB. Meskipun keduanya mumpuni untuk ponsel kelas menengah, chipset pada Realme 15 Pro lebih kuat secara teknis.

3. Desain Layar dan Punggung

Secara umum, kedua ponsel ini memiliki layar AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 1.280 x 2.800 piksel dan refresh rate 144 Hz. Namun, tingkat kecerahan Realme 15 Pro mencapai 6.500 nits, sedangkan Realme 15 hanya 4.500 nits. Selain itu, Realme 15 Pro memiliki layar dengan tepi melengkung (curved), sementara Realme 15 menggunakan layar standar.

Desain punggung kedua ponsel ini mirip, karena modul kameranya sama persis. Namun, Realme 15 Pro memiliki pola menyerupai marmer untuk varian Flowing Silver dan penampang kulit sintetis untuk varian Velvet Green. Sementara itu, Realme 15 memiliki penampang yang cenderung polos, kecuali varian Silk Pink yang memiliki efek gradasi warna.

4. Dimensi dan Bobot

Realme 15 Pro memiliki dimensi 162,26 × 76,15 × 7,79-7,84 mm dengan bobot 187 gram. Sementara itu, Realme 15 memiliki dimensi 163,34 × 75,88 × 7,66 mm dengan bobot 185 gram. Meskipun Realme 15 Pro lebih tipis, bobotnya sedikit lebih berat.

5. Harga

Harga Realme 15 Pro dan Realme 15 berbeda sesuai dengan perbedaan spesifikasi dan desain. Di Indonesia, harga Realme 15 Pro adalah:

  • RAM 12/256 GB: Rp 6.999.000
  • RAM 12/512 GB: Rp 7.499.000

Sementara itu, harga Realme 15 adalah:

  • RAM 8/256 GB: Rp 4.999.000
  • RAM 12/256 GB: Rp 5.299.000

Selain itu, berikut daftar harga lengkap HP Realme terbaru di Indonesia:

  • Realme C71:
  • 4/128 GB: Rp 1,6 juta
  • 6/128 GB: Rp 1,8 juta
  • 8/128 GB: Rp 2 juta
  • Realme GT 7 (12GB + 256GB): Rp 5.900.000
  • Realme P3 Ultra:
  • 8/128 GB: Rp 5,1 juta
  • 12/256 GB: Rp 5,7 juta
  • Realme C75:
  • 8/128 GB: Rp 2.399.000
  • 8/256 GB: Rp 2.799.000
  • Realme 13+ 5G: Rp 4.599.000
  • Realme 13 5G: Rp 3.799.000
  • Realme 13 (8/128 GB): Rp 2.999.000
  • Realme 13 (8/256 GB): Rp 3.199.000
  • Realme GT 6: Rp 7.999.000
  • Realme C11 (2GB+32GB): Rp 1.199.000
  • Realme C12 (3GB+32GB): Rp 1.899.000
  • Realme C17 (6GB+256GB): Rp 2.799.000
  • Realme C20 (2GB+32GB): Rp 1.299.000
  • Realme C15 (3GB+64GB): Rp 1.299.000
  • Realme C15 (4GB+64GB): Rp 1.799.000
  • Realme C15 (4GB+128GB): Rp 2.499.000
  • Realme C15 (4GB+64GB Holiday Edition): Rp 2.199.000
  • Realme C21 (4GB+64GB): Rp 1.349.000
  • Realme C25 (4GB+64GB): Rp 1.649.000
  • Realme C25 (4GB+128GB): Rp 2.499.000
  • Realme C30 (4GB+64GB): Rp 1.599.000
  • Realme C33 (4GB+64GB): Rp 1.499.000
  • Realme C35 (4GB+64GB): Rp 2.299.000
  • Realme C31 (3GB+32GB): Rp 1.549.000
  • Realme C30s (4GB+64GB): Rp 1.599.000
  • Realme C53 (6GB+128GB): Rp 1.99.000
  • Realme C51 (4GB+64GB): Rp 1.699.000
  • Realme C51 (4GB+128GB): Rp 1.899.000
  • Realme C55 (6GB+128GB): Rp 2.299.000
  • Realme C3 (3GB+32GB): Rp 1.899.000
  • Realme C21Y (4GB+64GB): Rp 1.799.000
  • Realme C25s (4GB+128GB): Rp 2.399.000
  • Realme C25Y (4GB+64GB): Rp 1.899.000
  • Realme narzo 50A (4GB+128GB): Rp 1.899.000
  • Realme narzo 50A Prime (4GB+64GB): Rp 1.599.000
  • Realme narzo 50i Prime (4GB+64GB): Rp 1.399.000
  • Realme narzo 50i (4GB+64GB): Rp 1.699.000
  • Realme narzo 20 (4GB+64GB): Rp 2.199.000
  • Realme narzo 20 Pro (8GB+128GB): Rp 3.399.000
  • Realme narzo 30A (4GB+64GB): Rp 1.899.000
  • Realme narzo (4GB+128GB): Rp 2.999.000
  • Realme GT NEO 3 (12GB+256GB 150W): Rp 6.399.000
  • Realme X3 SuperZoom (12GB+256GB): Rp 6.999.000
  • Realme X50 Pro 5G (12GB+256GB): Rp 9.999.000
  • Realme 5i (4GB+64GB): Rp 2.199.000
  • Realme 6 (8GB+128GB): Rp 3.299.000
  • Realme 7 (8GB+128GB): Rp 3.699.000
  • Realme 7i (8GB+128GB): Rp 3.199.000
  • Realme 7 Pro (8GB+128GB): Rp 4.599.000
  • Realme 8 (8GB+128GB): Rp 3.299.000
  • Realme 9 (6GB+128GB): Rp 3.199.000
  • Realme 9 Pro 5G (6GB+128GB): Rp 3.399.000
  • Realme 9 Pro+ (Free Fire Limited Edition 8GB+128GB): Rp 4.499.000
  • Realme 9 Pro+ 5G (8GB+256GB): Rp 5.499.000
  • Realme 9i (4GB+64GB): Rp 2.699.000
  • Realme 10 Pro+ (8GB+128GB): Rp 5.099.000
  • Realme 10 Pro (8GB+128GB): Rp 3.899.000
  • Realme 10 (8GB+128GB): Rp 2.999.000
  • Realme 11 (8GB+256GB): Rp 3.599.000
  • Realme 11 Pro+ 5G (12GB+512GB): Rp 6.999.000
  • Realme 11 Pro 5G (8GB+256G): Rp 5.599.000
  • Realme 14 5G (RAM 8/256 GB): Rp 4.399.000

Catatan: Harga dan ketersediaan barang bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.