Kamis, April 9, 2026
Beranda blog Halaman 470

Robot AI dan Produk UMKM Meriahkan ISF 2025 di Jakarta

0

Inovasi Teknologi dan Produk Lokal Menghiasi Pameran ISF 2025

Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 menjadi ajang yang menarik perhatian banyak kalangan. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada tanggal 10–11 Oktober 2025. Di dalam pameran tersebut, terdapat berbagai inovasi teknologi dan produk unggulan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan.

Ajang ini diikuti oleh sebanyak 33 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang seperti perusahaan, perguruan tinggi, kementerian, dan lembaga. Tujuan utama dari pameran ini adalah untuk menampilkan capaian nyata dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Beberapa proyek yang ditampilkan mencakup hilirisasi mineral kritis, dekarbonisasi sektor energi, serta inovasi digital lintas sektor.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian pengunjung adalah robot kecerdasan buatan (AI) bernama “Xiao Qi”. Robot ini dikembangkan oleh perusahaan Asix dan dirancang sebagai asisten layanan pelanggan berbasis AI. Dengan kemampuan percakapan alami, robot ini mampu menjawab pertanyaan, memberikan petunjuk lokasi, serta membantu proses pendaftaran layanan di berbagai sektor seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan instansi pemerintahan.

Menurut Nicole, selaku Product Development dari Asix, “Xiao Qi” dilengkapi dengan teknologi pengenalan suara dan pemrosesan bahasa alami (NLP). Generasi pertama dari robot ini memiliki harga sekitar Rp1,5 miliar. Sementara itu, generasi berikutnya dirancang dengan bentuk menyerupai manusia, dapat bergerak, dan menggunakan tenaga baterai. Fitur personalisasi juga tersedia, termasuk pengaturan jenis kelamin, tampilan wajah, serta pilihan bahasa sesuai kebutuhan sektor, seperti keuangan atau perhotelan.

Meski mampu mengambil informasi dari internet untuk menjawab pertanyaan umum, robot ini tetap membutuhkan pembaruan data khusus agar dapat memberikan informasi yang relevan dan mendalam. Di ISF 2025, pengunjung bisa langsung berinteraksi dengan robot untuk memperoleh informasi seputar forum.

Selain inovasi teknologi, ISF 2025 juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk memamerkan produk-produk kreatif dan ramah lingkungan. Salah satunya adalah Sinar Mas Land, yang menampilkan berbagai produk hasil binaan dari SML UMKM Center. Produk seperti Ecoprint, yaitu teknik pewarnaan kain dengan bahan organik, merupakan bagian dari upaya mendorong UMKM ramah lingkungan.

Sementara itu, Asia Pulp & Paper (APP) turut memamerkan kerajinan tangan berupa tas rajutan dari bambu dan kertas daur ulang, hasil karya UMKM binaan mereka di Serang. Produk-produk UMKM tersebut tidak hanya dipajang, tetapi juga dijual langsung kepada pengunjung, dengan harga mulai dari Rp50.000.

Keikutsertaan berbagai pelaku industri dan UMKM dalam ISF 2025 mencerminkan kolaborasi nyata antara sektor publik dan swasta dalam mendorong ekonomi hijau dan transformasi digital nasional. Melalui pemanfaatan teknologi seperti robot AI serta dukungan terhadap produk-produk lokal berkelanjutan, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.

Cara Menonaktifkan Unduhan Otomatis WhatsApp di Android untuk Hemat Memori

0

Cara Menonaktifkan Auto Download WhatsApp di Android

WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer digunakan oleh pengguna ponsel. Salah satu fitur yang sering digunakan adalah kemampuan untuk menerima file media seperti foto, video, atau gambar dari kontak lain. Namun, hal ini juga bisa menyebabkan masalah memori karena file-file tersebut terkadang terunduh secara otomatis ke galeri ponsel. Jika tidak dikelola dengan baik, file-file ini bisa menumpuk dan menghabiskan ruang penyimpanan.

Untuk menghindari hal tersebut, pengguna dapat menonaktifkan fitur auto download WhatsApp di Android. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Mengatur Pengaturan Penyimpanan Media

Salah satu cara untuk mencegah file media dari WhatsApp terunduh otomatis ke galeri adalah dengan menonaktifkan opsi “Visibilitas Media”. Dengan mengubah pengaturan ini, file media yang diterima melalui WhatsApp akan disimpan hanya dalam aplikasi tersebut, bukan di galeri ponsel.

Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Android.
2. Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas layar utama.
3. Pilih menu “Setelan”.
4. Masuk ke bagian “Chat”.
5. Nonaktifkan opsi “Visibilitas Media”.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna tidak perlu khawatir tentang file media yang terus menumpuk di galeri ponsel.

Menonaktifkan Fitur Unduhan Otomatis

Selain itu, pengguna juga bisa menonaktifkan fitur unduhan otomatis secara keseluruhan. Dengan demikian, file media yang dikirim ke WhatsApp tidak akan terunduh otomatis. Pengguna harus melakukan unduhan manual jika ingin menyimpan file tersebut.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Android.
2. Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas layar utama.
3. Pilih menu “Setelan”.
4. Masuk ke bagian “Penyimpanan dan data”.
5. Di bagian “Unduh otomatis media”, pengguna akan melihat tiga pilihan: “Saat menggunakan jaringan seluler”, “Saat terhubung ke WiFi”, dan “Saat roaming”.
6. Atur setiap pilihan agar tidak ada media yang terunduh otomatis.

Dengan mengatur pengaturan ini, pengguna memiliki kendali penuh atas file media yang ingin mereka simpan.

Manfaat Menonaktifkan Auto Download WhatsApp

Menonaktifkan fitur auto download WhatsApp memberikan beberapa manfaat, antara lain:
– Menghemat ruang penyimpanan ponsel.
– Membantu pengguna lebih selektif dalam menyimpan file media.
– Mengurangi risiko file yang tidak penting terus menumpuk di ponsel.

Dengan dua metode di atas, pengguna dapat mengelola file media dari WhatsApp dengan lebih efisien. Tidak hanya itu, pengguna juga bisa memilih mana file yang penting untuk disimpan dan mana yang tidak perlu disimpan.

Dengan mengikuti panduan ini, pengguna Android bisa lebih mudah mengelola memori ponsel mereka tanpa harus terganggu oleh file media yang terunduh otomatis.

Pertamina Patra Niaga Meraih Penghargaan Teknologi Terbaik 2025

0

Penghargaan Internasional untuk Inovasi Digital Pertamina Patra Niaga

PT Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat internasional. Anak usaha dari Subholding Commercial & Trading Pertamina ini berhasil meraih penghargaan Indonesia Technology Excellence Awards (ITEA) 2025 dalam kategori Artificial Intelligence (AI) di sektor Industri Minyak dan Gas. Penghargaan tersebut diberikan oleh The Asian Business Review dalam acara yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis, 9 Oktober.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pertamina Patra Niaga dalam mengembangkan inovasi digital berupa program “Transforming Subsidized Energy Distribution Through Smart Use of Artificial Intelligence”. Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mempercepat transformasi digital dalam penyaluran energi bersubsidi di seluruh Indonesia.

Program Subsidi Tepat yang menggunakan teknologi Generative AI (Gen-AI) telah diterapkan sejak Agustus 2024. Sistem berbasis AI ini mampu mengotomasi proses verifikasi data diri dan kendaraan pengguna, mempercepat validasi transaksi, serta meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.

Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso, menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat transformasi digital di sektor energi. Menurutnya, penyaluran energi hingga ke pelosok negeri adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan energi yang adil dan merata.

Selain itu, melalui inovasi digital seperti Program Subsidi Tepat, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan penyaluran BBM subsidi lebih transparan, efisien, dan tepat sasaran. “Kami percaya, energi bersubsidi yang tersalurkan dengan tepat akan memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Harsono.

Ia menekankan bahwa inovasi digital bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan memastikan manfaat energi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak. “Teknologi AI membantu kami menjaga akuntabilitas penyaluran, sehingga energi bersubsidi dapat sampai ke masyarakat dengan tepat sasaran,” tambahnya.

Manfaat Teknologi AI dalam Penyaluran Energi Bersubsidi

Penerapan AI dalam sistem penyaluran energi bersubsidi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima subsidi. Dengan adanya sistem otomatis, proses verifikasi dan validasi transaksi menjadi lebih cepat dan akurat. Hal ini meminimalkan risiko kesalahan atau penyaluran yang tidak tepat.

Selain itu, penggunaan AI juga membantu dalam mengidentifikasi pola penggunaan energi yang tidak wajar. Dengan demikian, perusahaan dapat melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyaluran yang tidak sesuai dengan tujuan awal.

Visi Pertamina Group dalam Transformasi Digital

Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina Group sebagai perusahaan energi nasional kelas dunia yang adaptif terhadap transformasi digital dan berorientasi pada keberlanjutan. Penghargaan ITEA 2025 menjadi bukti bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam sektor energi.

Dalam rangka mendukung visi tersebut, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk mengembangkan solusi digital yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keadilan dalam distribusi energi. Dengan teknologi AI, perusahaan mampu menjawab tantangan dalam mengelola sumber daya energi secara optimal dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Penghargaan yang diraih oleh Pertamina Patra Niaga dalam ajang Indonesia Technology Excellence Awards 2025 menunjukkan bahwa inovasi digital telah menjadi bagian penting dalam transformasi sektor energi. Dengan pendekatan berbasis AI, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran energi bersubsidi. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat luas yang membutuhkan akses energi yang adil dan merata.

Pemimpin Garena di Bali Buka Suara tentang AI dan Gelombang Ketiga Game

0

Peran Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Industri Game

Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini mulai memainkan peran besar dalam industri game. Alih-alih dianggap sebagai ancaman bagi tenaga kreatif, AI justru dinilai bisa membuka peluang baru bagi pengembang, termasuk developer lokal di Indonesia, untuk menciptakan game lebih cepat dan kompetitif di pasar global.

Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, menyatakan bahwa AI merupakan fase penting berikutnya dalam evolusi industri game, setelah hadirnya game online dan game mobile. Menurut Hans, AI akan menjadi “gelombang ketiga” yang mendorong transformasi besar-besaran di dunia game. Ia mencontohkan pernyataan Hideo Kojima, yang mengatakan bahwa yang pertama adalah game online, lalu game mobile, dan yang ketiga adalah AI saat ini.

Dengan adanya AI, banyak orang bisa mengembangkan game mereka atau membangun prototipe lebih cepat. Hans menilai, keberadaan AI akan membantu studio-studio kecil untuk bersaing di tingkat global. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan talenta dan kemampuan memanfaatkan teknologi ini secara tepat agar benar-benar mampu mendorong kemajuan industri game Indonesia.

“Yang penting adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologinya. Apakah para talenta siap menghadapi teknologi semacam ini,” lanjut Hans.

AI sebagai Alat Bantu Pengembangan Game

Senada dengan Hans, Julio Andryanto, CEO Dreams Studio, menyebut bahwa AI kini sudah menjadi bagian penting dari proses pengembangan game di studionya. Teknologi ini tidak hanya membantu meningkatkan pengalaman bermain, tetapi juga mempercepat pekerjaan teknis dan kreatif di balik layar.

“AI sangat membantu kami, terutama dalam debugging kode native, menulis narasi, hingga desain ekonomi game. Jadi, AI bukan hanya untuk pemain, tapi juga sangat membantu pengembang,” ujar Julio.

Menurutnya, AI memberikan manfaat signifikan dalam berbagai aspek pengembangan game. Dengan bantuan AI, proses pembuatan game dapat dilakukan lebih efisien dan efektif. Hal ini memungkinkan studio kecil untuk fokus pada inovasi dan kualitas tanpa harus khawatir dengan waktu produksi yang panjang.

AI Sebagai Pendorong Produktivitas

Denis Nichifor, Head of Apps Partnership Google Asia Tenggara, menilai AI harus dilihat sebagai alat bantu, bukan ancaman atau pengganti manusia. Menurut Denis, AI dapat memperkuat berbagai aspek pengembangan game, mulai dari optimasi kode, desain kreatif, bahkan monetisasi.

“AI adalah alat yang akan meningkatkan kemajuan kreatif, monetisasi, dan pengembangan. Tapi pada akhirnya, ide dan orisinalitas tetap milik manusia,” kata Denis.

Ia memberikan contoh bagaimana studio kecil di Pakistan mampu meningkatkan produktivitas secara drastis setelah memanfaatkan berbagai alat AI seperti ChatGPT dan Leonardo. Dalam waktu singkat, mereka bisa memangkas waktu produksi dari tiga minggu menjadi dua hari untuk pembuatan satu adegan.

“Peningkatan produktivitas mereka luar biasa. Mereka menggunakan AI kreatif untuk menyempurnakan setiap game di portofolio mereka,” ungkap Denis.

Potensi AI untuk Pengembangan Game Lokal

Dari berbagai perspektif, AI menunjukkan potensi besar dalam mengubah cara pengembangan game. Di Indonesia, AI bisa menjadi alat penting untuk mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas, dan memperluas cakupan pasar. Namun, hal ini juga membutuhkan kesadaran dan pemanfaatan yang tepat oleh para pengembang.

Dengan adanya AI, studio-studio kecil dan developer lokal memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar global. Selain itu, AI juga dapat membantu dalam merancang mekanik game, membuat konten, dan bahkan mengoptimalkan strategi pemasaran. Dengan kombinasi antara teknologi dan kreativitas manusia, AI bisa menjadi mitra yang sangat berguna dalam industri game.

Kesimpulan

AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi salah satu faktor utama dalam transformasi industri game. Dengan adanya AI, pengembangan game menjadi lebih cepat, efisien, dan inovatif. Bagi pengembang lokal, AI bisa menjadi peluang untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Namun, untuk memaksimalkan manfaatnya, kesiapan dan pemahaman tentang teknologi ini sangat penting. Dengan demikian, AI bisa menjadi kunci sukses dalam industri game masa depan.

Prompt Gemini AI Foto Piramida Mesir, Ubah Foto Jadi Menarik, Cocok untuk Medsos

0

Tren Edit Foto dengan Gemini AI: Kreativitas Digital yang Mengubah Potret Sederhana Menjadi Karya Seni

Tren edit foto menggunakan teknologi kecerdasan buatan kini sedang menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Salah satu alat yang digunakan adalah Gemini AI, yang mampu mengubah potret sederhana menjadi karya visual yang tampak elegan, estetik, dan penuh nuansa romantis—seolah diambil langsung oleh fotografer profesional.

Salah satu gaya yang paling diminati adalah mengedit foto pasangan dengan latar belakang Piramida Mesir. Dengan bantuan Gemini AI, siapa pun bisa tampil seolah sedang berpose romantis di tengah gurun pasir dengan latar bangunan bersejarah dunia itu, tanpa perlu benar-benar terbang ke Mesir. Hanya dengan satu foto dari galeri dan prompt yang tepat, Gemini AI akan menciptakan hasil yang tampak realistis—mulai dari pencahayaan khas matahari gurun, tekstur pasir yang alami, hingga langit biru keemasan yang menambah kesan dramatis.

Tren ini tidak hanya jadi ajang seru-seruan bagi pasangan, tetapi juga bentuk kreativitas baru dalam dunia digital. Banyak pengguna media sosial memanfaatkannya untuk membuat konten bertema liburan romantis, prewedding virtual, atau sekadar mempercantik feed Instagram dengan sentuhan artistik khas AI.

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan untuk mengedit foto menggunakan Gemini AI:

Tokyo Streets – Japan

Gunakan wajah asli dari foto yang diunggah, lalu edit menjadi pria dan wanita yang sedang berjalan di jalan Tokyo dengan cahaya neon di malam hari. Billboard warna-warni dan pantulan cahaya di aspal basah menghadirkan suasana Shibuya yang hidup. Wajah bahagia mereka tampak bersinar diterangi neon. Seolah difoto secara candid oleh sang ayah dengan Canon EOS R5, lensa 50mm, latar belakang bokeh, gaya sinematik malam kota.

Eiffel Tower – Paris

Berdasarkan foto yang diunggah dan jangan mengubah wajah, edit foto menjadi seorang wanita muda yang tersenyum di depan Menara Eiffel. Ia mengenakan baret merah, pakaian khas Paris, dan memegang secangkir kopi. Berpose alami dengan satu tangan di pinggang. Latar belakang menampilkan turis, pepohonan hijau, dan Menara Eiffel di bawah langit biru cerah. Hasil seolah diambil dengan iPhone 15 Pro, resolusi 4K, lensa wide-angle, siang hari, gaya fotografi perjalanan realistis.

Santorini – Greece

Jangan ubah wajah, cukup edit latar belakang dan pakaian menjadi seorang solo traveler yang berdiri di tepi bangunan putih Santorini dengan kubah biru ikonik. Ia mengenakan kacamata hitam dan gaun putih panjang, dengan Laut Aegea berkilau di belakangnya. Cahaya keemasan memberi nuansa romantis. Hasil seperti diambil dengan Samsung Galaxy S24 Ultra, mode HDR, golden hour, gaya foto perjalanan penuh impian.

Colosseum – Rome

Berdasarkan foto yang diunggah, biarkan wajah tetap sama, lalu ubah menjadi seorang pria dengan ransel yang sedang memandang Colosseum di Roma. Foto diambil dari belakang sehingga tubuhnya tampak kecil dibandingkan bangunan kuno yang megah. Sekitar lokasi tampak jalan berbatu dan turis di kejauhan. Seolah diambil dengan Sony Alpha 7 IV, lensa 35mm, gaya dokumenter perjalanan alami.

Times Square – New York

Dengan referensi foto yang diberikan, jangan ubah wajah, edit menjadi dua sahabat yang berpose di Times Square, New York. Satu orang membuat tanda peace, sementara yang lain menunjuk ke billboard raksasa bercahaya di atas. Jalanan dipenuhi keramaian dan taksi kuning, cahaya neon menerangi wajah gembira mereka. Hasil seperti iPhone 14 Pro Max, mode potret, warna cerah berkilau.

Sydney Opera House – Australia

Biarkan wajah tetap sama, lalu edit agar tampak seperti sepasang kekasih yang bergandengan tangan di depan Sydney Opera House. Mereka tertawa alami, sementara burung camar dan turis lain terlihat di latar belakang. Laut berkilau di bawah cahaya siang cerah. Hasil seolah dari Nikon Z9, lensa 85mm, pencahayaan alami, suasana romantis candid.

Pyramids – Egypt

Pertahankan wajah asli dari foto, lalu ubah latar menjadi seorang wanita muda yang duduk di pasir emas dekat Piramida Giza. Ia mengenakan pakaian khas gurun dan topi lebar, tersenyum hangat ke arah kamera. Unta dan turis lain terlihat samar di belakang. Seolah diambil dengan Canon EOS 5D Mark IV, lensa telephoto, nuansa gurun kontras tinggi.

Cara Mengedit Foto dengan Gemini AI

Untuk mengedit foto dengan Gemini AI, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Gemini AI di Google Chrome (https://gemini.google.com/app)
  2. Di halaman utama, klik kolom “Try News Image Editing” lalu klik kolom “Decribe your Image”
  3. Klik tanda “+”
  4. Upload gambar dari perangkatmu
  5. Isi deskripsi atau prompt foto yang ingin kamu edit. Pastikan kamu menulisnya dengan detail agar hasil lebih maksimal
  6. Klik icon pesawat kertas atau kirim
  7. Tunggu Gemini AI mengedit foto sesuai perintah/prompt yang kamu tulis
  8. Hasil foto akan ditampilkan dan kamu bisa mengunduhnya dengan klik pada foto, lalu klik ikon download di kanan atas.

Kumpulan Prompt Gemini AI: Edit Foto Tidur di Atas Makanan Favorit, Kreatif, Lucu, dan Realistis

0

Tren Digital yang Mengguncang Media Sosial

Di era di mana kreativitas digital terus berkembang, muncul sebuah tren unik yang sedang menggemparkan media sosial: foto yang menampilkan seseorang tidur di atas makanan favorit. Dengan bantuan teknologi AI seperti Gemini, pengguna internet kini bisa membuat gambar yang tampak sangat nyata, bahkan hingga sulit dibedakan antara yang asli dan hasil imajinasi.

Tren ini dimulai dari para kreator TikTok yang mencoba berbagai cara menggunakan prompt — atau perintah teks — untuk memandu Gemini AI dalam menghasilkan gambar yang surealis dan lucu sekaligus estetik. Hasilnya sering kali viral karena detail yang luar biasa, mulai dari efek uap makanan hingga cahaya alami yang membuat gambar terlihat hidup.

Bagaimana Prompt Bekerja dalam AI?

Prompt adalah kalimat instruksi yang digunakan untuk mengarahkan sistem kecerdasan buatan agar menghasilkan karya sesuai keinginan pengguna. Semakin spesifik dan deskriptif prompt-nya, semakin akurat hasil yang diperoleh. Menurut penulis buku “Cara Unik Membuat Novel dengan ChatGPT”, prompt adalah jembatan antara ide manusia dan logika mesin. Dengan satu kalimat sederhana, AI bisa menciptakan visual yang menakjubkan, baik untuk hal serius maupun sekadar lelucon digital seperti tren ini.

12 Prompt Populer untuk Edit Foto Tidur di Atas Makanan Favorit

Berikut beberapa contoh prompt yang digunakan oleh kreator untuk menghasilkan foto AI yang unik dan viral:

  1. Tidur di atas nasi ayam goreng

    Create a super realistic surreal photo of a person who is sleeping comfortably on a plate of fried chicken sticky rice, surrounded by realistic warm lighting and food textures.

  2. Bersantai di mangkok mi panas

    Make a photo of a woman sitting in a bowl of steaming noodles, natural sunlight coming from the window, realistic steam effect, detailed texture of noodles and broth.

  3. Menikmati mi sayur hijau raksasa

    A miniature man lying on a bowl of green noodles with vegetables, chili, and pakcoy. Warm tone, shallow depth, ultra realistic 16K detail.

  4. Tertidur di mangkok mi bakso pedas

    A small woman sleeping on top of spicy noodle soup with meatballs, red broth surrounding her, soft lighting, realistic shadows.

  5. Manusia mini di mi raksasa 16K ultra realistik

    A tiny man inside a large bowl of noodle soup, ultra realistic 16K, warm lighting, visible steam, cinematic depth of field.

  6. Tidur nyenyak di atas gado-gado

    A small woman sleeping on top of gado-gado salad, wrapped with omelet blanket, surrounded by lontong, tofu, vegetables, and peanut sauce.

  7. Dalam kantung keripik Lays

    A man sleeping inside a giant Lays potato chips bag, chips scattered around him, realistic texture of foil bag.

  8. Tidur di atas salad pepaya Thailand (som tam)

    A small man sleeping on a plate of Thai papaya salad (som tam), next to fried chicken and sticky rice.

  9. Berselimut salad daging mentah Thailand (Laab)

    A small woman sleeping on top of Thai raw meat salad (laab), half body covered by slices of meat and herbs.

  10. Konsep “4 sehat 5 sempurna” surealis

    A hijab woman sleeping peacefully on a plate of noodles, chicken, vegetables, and rice.

  11. Pose di tengah mi goreng hijau

    A woman holding a giant fork, sitting in the middle of a bowl of green fried noodles.

  12. Miniatur di mangkuk mi ayam

    A hijab woman standing between pieces of chicken and pakcoy in a large bowl of chicken noodles.

Cara Menggunakan Prompt di Gemini AI

Jika ingin mencoba, langkah-langkahnya cukup mudah:

  1. Buka laman resmi gemini.google.com/app.
  2. Klik ikon Add Files (+) untuk mengunggah foto wajahmu.
  3. Ketik salah satu prompt di atas ke kolom instruksi.
  4. Tekan Enter, tunggu beberapa detik.
  5. Lihat hasilnya — lalu unduh jika sesuai keinginan.

Tips tambahan: gunakan foto yang jelas dengan pencahayaan bagus agar AI bisa membaca wajah dengan sempurna dan menyesuaikan pose sesuai konteks makanan.

Dari Humor Menjadi Estetika Digital

Fenomena ini bukan hanya sekadar hiburan. Ia menunjukkan bagaimana teknologi dan seni bisa berpadu dalam ruang digital yang cair. Gemini AI tidak hanya membantu kita “mengedit foto”, tapi juga menyentuh sisi imajinatif manusia — menjadikan yang absurd tampak indah, dan yang lucu terasa hidup. Di tangan manusia kreatif, AI hanyalah kanvas; ide kitalah yang membuatnya bernyawa.

Unduh Game Ultraman Nexus PPSSPP Android: Seru, Nostalgik, dan Gratis

0

Pengalaman Bermain Ultraman Nexus di Ponselmu

Jika kamu adalah penggemar tokusatsu legendaris Ultraman Nexus, kini kamu bisa kembali merasakan keseruan melawan monster raksasa langsung dari ponselmu. Melalui versi Ultraman Nexus PPSSPP, game ini kini bisa dimainkan di perangkat Android dengan grafis yang halus dan gameplay yang ringan.

Awalnya, game ini dirilis untuk konsol PSP, namun kini banyak penggemar yang memainkannya lewat emulator PPSSPP. Dengan ukuran file yang relatif kecil dan kompatibilitas tinggi, Ultraman Nexus menjadi salah satu game PPSSPP yang paling dicari di kalangan penggemar aksi Jepang klasik.

Ultraman Nexus PPSSPP menghadirkan aksi pertempuran seru antara Ultraman dan berbagai Kaiju (monster raksasa) dalam grafis 3D yang memukau. Pemain bisa menggunakan berbagai jurus khas seperti Beam, Punch, dan Finisher Attack, layaknya di serial televisinya.

Fitur Unggulan Ultraman Nexus PPSSPP

  • Grafis 3D yang Halus

    Meski game PSP lawas, tampilannya masih sangat menarik di Android modern.

  • Ukuran File Kecil

    Hanya sekitar 300–500 MB, cocok untuk perangkat dengan penyimpanan terbatas.

  • Mode Pertarungan Seru

    Hadapi berbagai monster dan boss dengan jurus khas Ultraman Nexus.

  • Mudah Dimainkan

    Emulator PPSSPP memungkinkan kamu mengatur kontrol sesuai keinginan.

  • Offline Mode

    Bisa dimainkan tanpa koneksi internet.

Cara Download dan Mainkan Ultraman Nexus di Android

Berikut langkah mudah untuk memainkan game Ultraman Nexus di HP Android kamu:

  1. Download Emulator PPSSPP

    Unduh aplikasi PPSSPP dari Google Play Store. Versi gratis sudah cukup untuk bermain.

  2. Unduh File ISO Ultraman Nexus PPSSPP

    Cari file ISO Ultraman Nexus melalui situs game terpercaya.

  3. Ekstrak File ZIP/RAR

    Setelah diunduh, ekstrak file ZIP atau RAR menggunakan aplikasi ZArchiver.

  4. Pindahkan File ISO ke Folder PSP/GAME

    Salin file ISO ke folder PSP/GAME di memori internal ponselmu.

  5. Buka Aplikasi PPSSPP

    Buka aplikasi PPSSPP, pilih file Ultraman Nexus.iso, dan mulai bermain!

Pastikan kamu memiliki ruang penyimpanan yang cukup serta versi PPSSPP terbaru agar game berjalan lancar tanpa lag.

Tips Agar Game Ultraman Nexus Lancar di PPSSPP

  • Gunakan Pengaturan Grafis Rendering Mode: Buffered Rendering

    Ini akan membantu meningkatkan kinerja game.

  • Aktifkan Frameskip (1–2)

    Jika mengalami lag, aktifkan fitur ini untuk mengurangi beban sistem.

  • Pastikan Emulator dan BIOS Terbaru

    Perbarui emulator dan BIOS agar kompatibilitas lebih baik.

  • Tutup Aplikasi Lain

    Hindari menjalankan banyak aplikasi bersamaan agar RAM tidak penuh.

Ultraman Nexus PPSSPP Android adalah game wajib bagi para penggemar Ultraman yang ingin bernostalgia sekaligus menikmati aksi heroik melawan monster. Dengan ukuran kecil, gameplay seru, dan bisa dimainkan offline, game ini menjadi pilihan terbaik untuk hiburan kapan saja.

Gemini AI di Galaxy Z Fold7: Multitasking, Riset Instan, dan Visualisasi Ide dalam Satu Perangkat

0

Revolusi Produktivitas dengan Gemini AI di Galaxy Z Fold7

Galaxy Z Fold7 bukan sekadar ponsel lipat, melainkan perangkat yang dirancang untuk mengubah cara kita bekerja. Salah satu fitur utamanya adalah integrasi teknologi Gemini AI dari Google, yang memberikan pengalaman kerja yang lebih efisien dan cerdas. Dengan kombinasi layar besar, kemampuan multitasking, dan bantuan AI, Galaxy Z Fold7 menjadi solusi portabel bagi para profesional yang membutuhkan mobilitas tanpa mengorbankan produktivitas.

Multitasking yang Lebih Efisien Berkat Layar Lipat

Galaxy Z Fold7 dilengkapi layar utama berukuran 8 inci dan layar penutup dengan rasio 21:9, memberikan ruang yang cukup luas untuk mengetik, mengedit, dan navigasi. Namun, keunggulan sejati muncul ketika Gemini AI digabungkan dengan fitur-fitur ini. Dengan fitur Multi-Window, pengguna dapat membuka hingga tiga aplikasi sekaligus secara proporsional, seperti dokumen, spreadsheet, dan chat kolega, tanpa harus bolak-balik antar aplikasi.

Selain itu, saat beralih antar aplikasi, Gemini Live Share Screen akan menjaga konteks. Misalnya, ketika Anda menampilkan laporan penjualan kepada rekan, Gemini secara otomatis menyorot poin penting di dalam dokumen. Hal ini membuat proses kerja terasa lebih mulus dan tidak terganggu oleh interupsi.

Layar yang besar juga memungkinkan visualisasi data seperti diagram, bagan, atau slide langsung dari ponsel. Saat ide muncul, pengguna bisa menggunakan Gemini Canvas untuk mengubah coretan menjadi papan visual rapi, mempercepat siklus ide-ke-presentasi.

Riset Cerdas dalam Hitungan Detik

Dalam banyak pekerjaan profesional, riset merupakan komponen kunci. Gemini Deep Research hadir sebagai asisten riset AI yang menyisir berbagai sumber, memilih poin esensial, dan menyajikannya dalam laporan komprehensif. Misalnya, jika ingin mengetahui tren media sosial tahun 2025 dan strategi pesaing, cukup beri prompt ke Gemini: “Tren media sosial Indonesia 2025, kompetitor lokal, rekomendasi konten kreatif.” Gemini akan menampilkan ringkasan, kutipan sumber, analisis per banding, serta rekomendasi actionable.

Fitur ini memangkas waktu yang biasanya terbuang dalam ratusan tab browser, mengubah riset menjadi bahan siap pakai. Selain itu, pengguna bisa menyesuaikan sumber data, seperti jurnal akademis, laporan industri, atau artikel media, agar Gemini memprioritaskan sumber tertentu.

Presentasi Interaktif Tanpa Repot

Presentasi sering kali terasa kacau karena berganti tab, layar kabur, atau kehilangan poin penting. Dengan Gemini Live Share Screen, Galaxy Z Fold7 memudahkan presentasi sambil tetap mendapatkan bantuan AI secara real time. Contohnya, ketika membuka dokumen laporan, pengguna bisa memanggil “Gemini, poin mana yang perlu saya jelaskan lebih dalam?” dan AI akan menandai bagian yang anomali, seperti penjualan anjlok atau margin yang menyusut.

Fitur ini juga cocok untuk sesi kolaborasi jarak jauh. Ketika berbagi layar dengan kolega, Gemini tetap “mengintip” konteks dan membantu menjawab pertanyaan atau memberi insight langsung, sehingga kolaborasi terasa lebih interaktif dan dinamis.

Ide Kasar Menjadi Visualisasi Elegan

Banyak ide terbaik muncul saat coretan di atas kertas atau layar kosong. Namun menyulap coretan itu menjadi papan yang rapi dan komunikatif tak selalu mudah. Di sinilah Gemini Canvas berperan: pengguna menulis coretan (tangan, teks, gambar), kemudian AI mengelompokkan dan merapikannya menjadi mind map, flowchart, atau visual lain yang mudah dipahami.

Misalnya, saat merancang strategi konten, pengguna bisa mencoret kata kunci, ide segmen, dan target audiens. Dalam beberapa detik, Gemini Canvas menyusunnya menjadi diagram yang elegan dan siap dipresentasikan di rapat tanpa perlu berpindah ke komputer. Dengan layar Fold7, area kerja visual terasa cukup luas dan intuitif.

Pertimbangan Kritis dan Nilai Tambah

Meski canggih, teknologi ini juga memiliki tantangan. Pertama, keterbatasan regional: fitur Gemini mungkin tidak seragam di semua negara atau bahasa, tergantung kerja sama dan izin lokal. Kedua, ada aspek privasi dan keamanan data: saat AI mengakses dokumen atau konten kerja, bagaimana data tersebut diproses, disimpan, atau dibagi perlu jaminan keamanan dari Samsung dan Google.

Namun, Samsung telah menegaskan bahwa fitur AI bawaan (termasuk integrasi Gemini) tetap gratis dan tanpa paywall, mengeliminasi kekhawatiran bahwa AI produktivitas akan menjadi fitur berbayar. Dengan demikian, nilai tambah tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari model akses yang memudahkan pengguna.

Galaxy Z Fold7 dengan Gemini AI sangat cocok bagi profesional yang sering berpindah tempat—street marketing, konsultan, peneliti lapangan—karena ia secara efektif menggantikan laptop ringan. Namun bagi pengguna yang hanya butuh ponsel biasa tanpa kebutuhan riset intensif, fitur-fitur ini mungkin terasa overkill.

Ponsel Lipat yang Mengganti Laptop Anda

Dengan menggabungkan layar lipat besar, AI riset mendalam, presentasi kontekstual, serta transformasi visual ide secara instan, Galaxy Z Fold7 + Gemini AI telah menetapkan standar baru dalam produktivitas mobile. Jika sebelumnya ponsel adalah pelengkap, kini ia bisa menjadi pusat aktivitas kerja Anda.

Namun, seperti semua teknologi baru, kesuksesan akhirnya tergantung bagaimana Anda mengintegrasikan kemampuan ini ke alur kerja Anda — bukan hanya “bisa”, tetapi “digunakan secara konsisten”. Karena AI terbaik bukan yang canggih, tetapi yang membantu Anda menjadi lebih cepat, lebih fokus, dan lebih kreatif.

Cara Sederhana Mengedit Desain Canva di ChatGPT

0

Integrasi Canva dan ChatGPT, Pengguna Bisa Membuat dan Mengedit Desain Langsung di Aplikasi

Pengguna platform Canva kini dapat lebih mudah dalam mengeksplorasi ide desain tanpa perlu membuka tab baru atau meninggalkan percakapan. Hal ini terjadi karena integrasi antara Canva dan ChatGPT yang semakin memperkuat kemampuan pengguna dalam membuat, mengedit, hingga meninjau desain secara langsung.

Pembaruan ini merupakan penyempurnaan dari integrasi sebelumnya, di mana pengguna bisa mencari dan meringkas konten Canva melalui chatbot. Kini, fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas desain langsung dalam percakapan ChatGPT. Keberadaan fitur ini diketahui pertama kali setelah OpenAI mengumumkannya dalam konferensi pengembang tahunan DevDay 2025. Canva kemudian mengonfirmasi informasi tersebut melalui keterangan resmi pada hari Kamis.

Canva menjelaskan bahwa awal tahun ini mereka memperkenalkan konektor riset mendalam Canva dengan ChatGPT serta Konektor AI yang memungkinkan pengguna mengakses Canva ke asisten AI favorit mereka melalui Server Canva MCP. Kini, konektor AI tersebut semakin berkembang, sehingga pengguna bisa membuat, mempratinjau, dan mengedit desain langsung di ChatGPT.

Cara Menggunakan Fitur Baru Canva di ChatGPT

Pengguna dapat memanfaatkan kemampuan riset mendalam ChatGPT untuk riset dan brainstorming materi presentasi, konten pemasaran, atau lainnya. Riset ini dipermudah oleh kemampuan ChatGPT dalam mengolah PDF atau file referensi langsung berupa link yang diimpor oleh pengguna tanpa perlu mengunggahnya ke ChatGPT.

Setelah proses brainstorming selesai, pengguna bisa langsung mengetikkan prompt dengan bahasa sehari-hari seperti “Canva, buat pitch deck berdasarkan percakapan ini” untuk membuat desain presentasi. ChatGPT akan langsung menampilkan desain presentasi di layar percakapan. Antarmuka pratinjau yang disajikan mirip dengan mengakses langsung di situs atau aplikasi Canva.

Pengguna juga dapat meninjau dan mengedit desain tersebut langsung di ChatGPT. Misalnya, pengguna bisa memberikan perintah ke ChatGPT untuk mengedit teks (baik secara individual maupun massal) yang ada di dalam desain serta menerjemahkan teks ke bahasa lain. Cukup dengan menuliskan prompt seperti “hapus semua jargon dari presentasi ini” atau “buat presentasi ini lebih komunikatif”, 50 slide Canva akan langsung berubah.

“Setiap judul, setiap poin penting, setiap keterangan diperbarui secara bersamaan, sementara desain dan format Anda tetap utuh. Yang dulunya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyalin dan menempel, kini dapat dilakukan dalam satu percakapan,” kata Canva.

Fitur Tambahan Lainnya

Selain itu, pengguna juga bisa mencari dan merangkum desain dan aset Canva yang ada di ChatGPT. Fitur baru ini sudah tersedia dalam bahasa Inggris dan bisa diakses oleh semua pengguna ChatGPT, baik tier Free, Plus, maupun Pro, di luar wilayah Uni Eropa.

Ke depannya, Canva akan menghadirkan kemampuan isi otomatis template merek dengan data berlabel dan terformat dari wawasan (insight) yang dihasilkan AI. Dengan adanya fitur ini, pengguna akan lebih mudah dalam mengelola desain merek secara efisien dan cepat. Apakah Anda sudah mencoba fitur baru ini?

Sebelum Membeli! Ini 2 Kekurangan Huawei Pura 70 Ultra yang Harus Kamu Ketahui!

0

Pengalaman Pengguna Huawei Pura 70 Ultra: Keunggulan dan Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

Huawei Pura 70 Ultra menjadi salah satu perangkat smartphone flagship yang menarik perhatian di tahun 2025. Dengan desain premium, kamera berkualitas tinggi, dan performa yang luar biasa, ponsel ini menawarkan pengalaman yang sangat menarik bagi pengguna. Namun, seperti kebanyakan perangkat kelas atas, Pura 70 Ultra juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya.

Bloatware dan Iklan di Aplikasi Bawaan

Salah satu hal yang bisa mengganggu pengguna adalah keberadaan bloatware dan iklan di aplikasi bawaan. Meskipun Huawei telah meningkatkan pengalaman pengguna melalui EMUI 14.2, masih terdapat beberapa aplikasi pra-instal yang tidak bisa dihapus sepenuhnya. Beberapa dari aplikasi tersebut juga menampilkan rekomendasi atau notifikasi iklan dari AppGallery maupun aplikasi lain milik Huawei.

Bagi pengguna yang menginginkan tampilan yang bersih dan minimalis, hal ini bisa terasa kurang nyaman. Namun, kabar baiknya adalah sebagian besar iklan dan notifikasi tersebut masih dapat dikontrol atau dinonaktifkan melalui pengaturan sistem. Meski begitu, kehadiran bloatware tetap menjadi faktor yang bisa mengurangi kepuasan pengguna dalam menggunakan perangkat ini.

Tidak Ada Slot microSD dan Port Audio Jack 3,5mm

Kekurangan lain yang patut diperhatikan adalah absennya slot microSD dan port audio jack 3,5mm. Tanpa adanya slot microSD, pengguna tidak bisa menambah kapasitas penyimpanan secara eksternal. Meskipun varian dengan kapasitas hingga 1 TB tersedia, bagi pengguna profesional yang sering merekam video beresolusi tinggi, opsi ekspansi penyimpanan tetap menjadi kebutuhan penting.

Selain itu, hilangnya port audio jack 3,5mm berarti pengguna harus bergantung pada earphone nirkabel atau dongle konverter USB-C untuk menikmati musik melalui kabel. Meskipun kompromi ini umum di dunia smartphone flagship, bagi pengguna yang masih setia pada headset kabel klasik, hal ini bisa menjadi nilai minus.

Kesimpulan: Kekurangan Kecil, Tapi Tak Mengurangi Keunggulan Besar

Secara keseluruhan, Huawei Pura 70 Ultra tetap menjadi salah satu smartphone terinovatif di dunia saat ini. Meskipun ada beberapa kekurangan kecil seperti bloatware dan absennya slot microSD serta audio jack 3,5mm, hal tersebut tidak sampai mengurangi keunggulan besar yang ditawarkan oleh perangkat ini. Terutama dari segi kamera, desain, dan performa, Pura 70 Ultra memberikan pengalaman yang sangat memuaskan.

Bagi pengguna yang mencari ponsel dengan kamera terbaik dan siap menerima beberapa kompromi kecil, Huawei Pura 70 Ultra tetap layak dipertimbangkan sebagai pilihan utama di antara smartphone flagship 2025.