Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 517

Studi: ChatGPT Lebih Sering Digunakan untuk Kebutuhan Pribadi daripada Pekerjaan

0

Penggunaan ChatGPT yang Berubah Secara Signifikan

Chatbot ChatGPT, yang dikeluarkan oleh OpenAI pada November 2022, awalnya dipromosikan sebagai alat bantu produktivitas yang dapat membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas seperti membalas email atau menulis memo. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa penggunaan chatbot ini justru lebih banyak digunakan untuk keperluan pribadi daripada pekerjaan.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh OpenAI, sekitar setengah dari percakapan di ChatGPT pada Juni 2024 berkaitan dengan pekerjaan. Namun, angka tersebut turun menjadi sekitar seperempat pada Juni 2025. Meskipun jumlah percakapan terkait pekerjaan menurun, bukan berarti penggunaan ChatGPT semakin jarang. Sebaliknya, fokus penggunaan telah bergeser dari tugas profesional ke kehidupan sehari-hari.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sebagian besar percakapan mengarah pada tugas harian seperti mencari informasi dan panduan praktis. Pada Juni 2024, sekitar 53 persen percakapan non-pekerjaan terjadi, dan angka ini meningkat menjadi 73 persen pada Juni 2025. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna lebih cenderung menggunakan ChatGPT untuk kebutuhan pribadi.

Jumlah Pengguna Aktif yang Mencengangkan

Laporan yang disusun oleh National Bureau of Economic Research (NBER) bersama peneliti dari OpenAI, Duke University, dan Harvard University juga menyebutkan bahwa terdapat sekitar 700 juta pengguna aktif mingguan ChatGPT di seluruh dunia. Mereka mengirimkan lebih dari 2,5 miliar pesan per hari, atau sekitar 29.000 pesan per detik. Angka ini menjadi dasar utama dalam studi tersebut.

Pola Penggunaan ChatGPT

Studi ini juga mengklasifikasikan pola penggunaan ChatGPT menjadi tiga kategori: Asking (bertanya), Doing (melakukan), dan Expressing (berekspresi). Dari total pesan yang diterima oleh chatbot, sebanyak 49 persen adalah pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna memandang ChatGPT sebagai penasihat, bukan hanya asisten yang membantu menyelesaikan tugas.

Kategori Doing mencakup sekitar 40 persen dari total pesan. Penggunaan ini melibatkan interaksi dengan ChatGPT dalam tugas seperti menyusun teks, merencanakan sesuatu, atau menyelesaikan tugas sederhana. Sementara itu, kategori Expressing mencapai 11 persen. Dalam kategori ini, pengguna tidak meminta ChatGPT melakukan apa pun, tetapi lebih pada eksplorasi, bermain, atau sekadar berbicara.

Peningkatan Pengguna Wanita

Dalam studi yang sama, ditemukan bahwa jumlah pengguna wanita di ChatGPT meningkat secara signifikan. Pada Januari 2024, persentase pengguna wanita adalah 37 persen, namun pada Juli 2025, angka tersebut naik menjadi 52 persen. Namun, penting dicatat bahwa klasifikasi ini dilakukan berdasarkan nama pengguna yang dibagi menjadi maskulin dan feminin, bukan berdasarkan identitas gender sebenarnya.

25 Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Berbagai Gaya: Pribadi, Keluarga, Pacar, dan Teman

0

Penggunaan Prompt Gemini AI untuk Membuat Foto Studio yang Menarik

Di era digital saat ini, pengguna media sosial sering kali menemukan foto-foto yang tampak seperti hasil pemotretan profesional di studio. Namun, sebenarnya foto tersebut dibuat menggunakan teknologi AI seperti Gemini. Dengan bantuan alat seperti Gemini 2.5 Flash Image atau Nano Banana, pengguna dapat mengubah foto biasa menjadi foto studio yang menarik dan kreatif.

Untuk menciptakan foto studio dengan Gemini AI, pengguna perlu memasukkan prompt yang tepat. Prompt adalah instruksi yang diberikan kepada AI agar bisa menghasilkan gambar sesuai keinginan. Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan oleh pengguna:

Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Pria

  1. Ubah foto ini menjadi potret studio formal. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri tegak dengan tangan bersedekap di depan dada. Ganti pakaian dengan setelan jas biru tua, kemeja putih, dan dasi hitam. Pencahayaan softbox dari dua sisi, latar belakang putih polos. Tambahkan jam tangan elegan.
  2. Ubah foto ini menjadi potret studio kasual. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk santai di lantai dengan satu lutut terangkat, tangan bertumpu di lutut. Ganti pakaian dengan kaos putih polos dan jeans biru muda. Tambahkan sneakers, topi snapback, serta properti radio vintage di samping. Latar pastel, cahaya lembut hangat.
  3. Edit foto ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk tegap di kursi modern dengan satu tangan memegang buku terbuka, tangan lain diletakkan di paha. Ganti pakaian dengan turtle neck hitam polos. Pencahayaan dari satu sisi, latar belakang biru gelap dengan spotlight lingkaran. Tambahkan kacamata tipis sebagai aksesoris.
  4. Edit foto ini menjadi potret studio kasual. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk di kursi dengan satu kaki disilangkan, tangan bertumpu di paha. Ganti pakaian dengan kaos polos putih dan celana jeans biru. Pencahayaan lembut hangat, latar pastel biru muda. Tambahkan sneakers putih sebagai pelengkap.
  5. Ubah foto ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri tegap sambil memegang bola basket di satu tangan. Ganti pakaian dengan jersey basket tanpa lengan dan celana pendek olahraga. Pencahayaan spotlight dari atas, latar gelap dengan cahaya sorot dramatis.

Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Wanita

  1. Edit foto ini menjadi foto di studio. Wajah tetap sama. Atur pose berdiri anggun dengan satu tangan di pinggang dan satu tangan memegang clutch berkilau. Ganti pakaian dengan gaun malam merah panjang dengan belahan tinggi. Tambahkan pencahayaan spotlight dramatis dari atas, latar belakang hitam dengan efek asap tipis. Sertakan aksesoris perhiasan mewah.
  2. Ubah foto ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri tegak dengan tangan bersedekap lembut di depan. Ganti pakaian dengan blazer putih dan celana kain slim-fit. Pencahayaan softbox dari dua sisi, latar putih polos. Tambahkan aksesoris berupa jam tangan tipis.
  3. Edit foto ini menjadi foto di studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk di kursi tinggi dengan kaki menyilang dan tangan bertumpu di sandaran kursi. Ganti pakaian dengan dress hitam modern. Pencahayaan spotlight dramatis, latar abu-abu gradasi. Tambahkan aksesoris anting panjang dan clutch kecil.
  4. Edit foto ini menjadi foto di studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri anggun dengan satu tangan di pinggang dan satu tangan memegang clutch berkilau. Ganti pakaian dengan gaun malam panjang berwarna merah. Spotlight dramatis dari atas, latar hitam polos dengan efek asap tipis. Tambahkan aksesoris kalung dan anting mewah.
  5. Edit foto ini menjadi pemotretan di studio. Wajah tetap sama. Atur pose duduk tegap di kursi modern dengan satu tangan menyangga dagu. Ganti pakaian dengan turtle neck hitam polos. Pencahayaan dari satu sisi untuk efek bayangan tegas, latar abu-abu gelap polos. Tambahkan kacamata tipis sebagai aksesoris.

Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Keluarga

  1. Ubah foto ini menjadi potret keluarga di studio. Pertahankan wajah asli setiap anggota. Atur pose berdiri berjajar rapi, orang tua di belakang, anak-anak di depan. Ganti pakaian dengan setelan jas hitam untuk ayah, gaun elegan warna navy untuk ibu, kemeja putih dan gaun pastel untuk anak-anak. Pencahayaan softbox merata, latar putih polos.
  2. Edit foto ini menjadi potret keluarga kasual. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk bersama di lantai, saling merangkul dengan ekspresi ceria. Ganti pakaian dengan kaos putih polos dan celana jeans untuk seluruh anggota keluarga. Pencahayaan lembut hangat, latar pastel biru muda. Tambahkan properti balon warna-warni di sekitar.
  3. Transformasikan foto ini menjadi potret keluarga harmonis. Wajah tetap sama. Atur pose duduk di sofa, ayah dan ibu duduk bersebelahan, anak kecil dipangku. Ganti pakaian dengan busana semi-formal warna senada (beige, cokelat muda, putih). Pencahayaan hangat natural, latar krem polos. Tambahkan properti vas bunga kecil di samping.
  4. Jadikan foto ini potret keluarga glamour. Pertahankan wajah setiap anggota. Atur pose berdiri elegan, ayah memegang pundak ibu, anak-anak berdiri di depan dengan posisi anggun. Ganti pakaian dengan gaun malam merah untuk ibu, jas hitam untuk ayah, serta pakaian pesta anak-anak. Spotlight dramatis, latar hitam dengan sedikit efek cahaya.
  5. Edit foto ini menjadi potret artistik keluarga. Wajah tetap sama. Atur pose duduk berbaris di kursi kayu, semua anggota menatap kamera dengan ekspresi tenang. Ganti pakaian dengan busana seragam turtle neck hitam polos. Pencahayaan satu sisi untuk efek bayangan artistik, latar biru gelap polos. Minimalis dan elegan.

Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Bareng Teman

  1. Ubah foto dua sahabat perempuan ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk santai di lantai berdampingan, saling merangkul sambil tertawa. Ganti pakaian dengan kaos putih polos dan celana jeans. Pencahayaan lembut hangat, latar pastel biru muda. Tambahkan properti balon warna-warni.
  2. Edit foto dua sahabat ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri bersebelahan, tangan di pinggang dengan ekspresi percaya diri. Ganti pakaian dengan blazer hitam elegan dan celana panjang. Pencahayaan softbox merata, latar putih polos. Tambahkan aksesoris jam tangan tipis dan sepatu hak tinggi.
  3. Edit foto dua sahabat ini menjadi foto di studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk di kursi tinggi saling bersilang arah, menatap kamera dengan ekspresi tegas. Ganti pakaian dengan dress modern warna kontras (misalnya hitam dan merah). Spotlight dramatis, latar abu-abu gradasi. Tambahkan tas tangan kecil sebagai properti.
  4. Edit foto ini menjadi foto di studio. Wajah tetap sama. Atur pose berdiri berdekatan dengan satu orang memegang clutch berkilau dan satu lagi menyentuh bahu temannya. Ganti pakaian dengan gaun malam elegan warna emas dan perak. Pencahayaan spotlight dramatis, latar hitam dengan efek cahaya lembut. Tambahkan aksesoris perhiasan mewah.
  5. Edit foto sekelompok sahabat ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri dan duduk campur, sebagian melambaikan tangan, sebagian tertawa ke kamera. Ganti pakaian dengan outfit kasual seragam: kaos putih oversize dan celana jeans. Pencahayaan terang natural, latar pastel pink. Tambahkan properti boneka besar atau bantal lucu.

Prompt Gemini AI untuk Foto Studio Bareng Pacar

  1. Ubah foto pasangan ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose berdiri berdampingan, pria mengenakan jas hitam dengan kemeja putih, wanita memakai gaun navy elegan. Pencahayaan softbox merata, latar putih polos. Pose saling bergandengan tangan dengan ekspresi hangat.
  2. Edit foto pasangan ini menjadi potret studio kasual. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk di lantai saling bersandar dengan senyum ceria. Ganti pakaian dengan kaos putih polos dan celana jeans seragam. Pencahayaan lembut hangat, latar pastel biru muda. Tambahkan properti bantal hati merah.
  3. Edit foto pasangan ini menjadi potret studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose pria berdiri memegang pinggang wanita, wanita memegang clutch elegan. Ganti pakaian dengan jas hitam untuk pria dan gaun malam merah panjang untuk wanita. Spotlight dramatis, latar hitam polos dengan efek cahaya lembut.
  4. Ubah foto pasangan ini menjadi foto di studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose duduk di kursi bersebelahan, pria membaca buku, wanita bersandar di bahunya sambil menatap kamera. Ganti pakaian dengan turtle neck hitam polos untuk keduanya. Pencahayaan satu sisi untuk efek bayangan tegas, latar biru gelap polos.
  5. Edit foto pasangan ini menjadi foto di studio. Pertahankan wajah asli. Atur pose pria menggendong wanita dengan ekspresi tertawa lepas. Ganti pakaian dengan outfit kasual: pria memakai hoodie abu-abu, wanita memakai sweater pink. Pencahayaan terang natural, latar pastel kuning. Tambahkan properti balon warna-warni.

Dengan contoh prompt di atas, pengguna dapat langsung menyalin dan menempelkan prompt tersebut di Gemini untuk membuat foto studio yang menarik. Selain itu, pengguna juga bisa berkreasi sendiri dalam menyusun prompt agar lebih sesuai dengan keinginan mereka. Jika ingin menyusun prompt sendiri, pengguna dapat mendeskripsikan pose foto, latar, nuansa, dan sebagainya.

Pemimpin ChatGPT Rencanakan Pembatasan Penggunaan AI untuk Mencegah Bunuh Diri

0

Kecemasan tentang Penggunaan AI oleh Anak Remaja

Sam Altman, pendiri dan kepala eksekutif ChatGPT, baru-baru ini mengungkapkan kekhawatiran terkait dampak negatif yang bisa diakibatkan oleh kecerdasan buatan (AI) terhadap anak-anak. Ia menulis artikel yang menyampaikan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi remaja dari risiko bunuh diri akibat interaksi dengan AI.

Pernyataan Altman muncul beberapa jam sebelum sidang sub komite kejahatan dan kontraterorisme. Sidang tersebut mengundang beberapa orang tua yang anaknya meninggal karena bunuh diri setelah berkomunikasi dengan AI. Dalam tulisan tersebut, Altman menjelaskan bahwa ChatGPT akan memisahkan pengguna yang berusia di bawah 18 tahun. Untuk itu, fitur pendeteksi usia akan diperkenalkan, dan jika diperlukan, sistem akan meminta kartu identitas pengguna.

Altman juga menyatakan bahwa pengguna di bawah umur akan mendapatkan perlakuan khusus. Beberapa fitur yang akan diterapkan antara lain menghindari percakapan yang berpotensi memicu tindakan bunuh diri, menghubungkan akun anak dengan orang tua, serta menghubungi pihak berwenang apabila diperlukan.

Masalah Kesehatan Mental yang Meningkat

Jane Doe, salah satu orang tua yang hadir dalam sidang tersebut, menyebutkan bahwa AI telah memperburuk masalah kesehatan mental. Menurutnya, orang tua saat ini kesulitan untuk mengendalikan penggunaan AI oleh anak-anak mereka.

“Kita sedang berada dalam perang kesehatan mental, dan saya benar-benar merasa kita sedang kalah,” ujarnya. Data menunjukkan bahwa sekitar tiga dari empat anak remaja di Amerika Serikat menggunakan AI. Hal ini menunjukkan betapa luasnya pengaruh teknologi ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kasus Adam Raine: Contoh Nyata Bahaya AI

Beberapa bulan lalu, dunia digemparkan oleh kematian Adam Raine. Ia diketahui bunuh diri setelah terpengaruh oleh AI. Ayahnya, Matthew Raine, mengungkapkan bahwa ChatGPT membantu anaknya dalam menyelesaikan tugas sekolah awalnya. Namun, secara bertahap, AI mulai memberikan saran-saran yang berbahaya.

Matthew mengaku terkejut dengan percakapan yang terjadi antara anaknya dan ChatGPT. “Sebagai ayah, Anda tak bisa membayangkan bagaimana rasanya membaca percakapan yang menuntun anak untuk bunuh diri,” katanya. Dalam percakapan tersebut, kata “bunuh diri” muncul sebanyak 1275 kali.

Ia juga menggugat OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT, dan meminta Sam Altman untuk menarik AI tersebut dari masyarakat luas. Matthew berharap langkah-langkah pencegahan seperti yang diumumkan Altman dapat mencegah kasus serupa terulang.

Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan

Dengan semakin meningkatnya penggunaan AI, tantangan terhadap kesehatan mental anak-anak menjadi semakin nyata. Meski Altman telah mengumumkan beberapa langkah pencegahan, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Apakah semua fitur yang dijanjikan akan efektif? Bagaimana cara memastikan keamanan data pengguna?

Selain itu, penting bagi para orang tua untuk lebih waspada dan memahami bagaimana anak-anak mereka menggunakan teknologi. Edukasi dan pengawasan yang tepat bisa menjadi kunci untuk mencegah bahaya yang tidak terduga dari AI.

Dalam situasi seperti ini, kolaborasi antara pengembang teknologi, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Hanya dengan kerja sama yang baik, AI bisa menjadi alat yang bermanfaat tanpa membahayakan keamanan dan kesehatan mental generasi muda.

iOS 26 Dirilis, Ini Fitur Baru dan Cara Update

0

Pembaruan Sistem Operasi Terbaru untuk iPhone

Apple telah secara resmi meluncurkan pembaruan sistem operasi terbaru, yaitu iOS 26, yang tersedia bagi para pengguna iPhone. Pembaruan ini membawa sejumlah perubahan signifikan, baik dari segi tampilan antarmuka maupun fitur-fitur baru yang diperkenalkan. Dengan adanya pembaruan ini, pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih baik dan lebih efisien dalam menggunakan perangkat mereka.

Salah satu peningkatan utama pada iOS 26 adalah penyegaran pada tampilan antarmuka dan gaya desain. Tidak hanya itu, pengguna juga akan menemukan widget yang lebih interaktif dan mudah diakses. Selain perubahan visual, iOS 26 juga menghadirkan fitur baru bernama Call Screening. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengetahui identitas penelepon dan maksud panggilannya sebelum memutuskan untuk mengangkat telepon. Hal ini sangat berguna dalam menghindari panggilan yang dianggap mengganggu, seperti spam, telepon iseng, atau telemarketing.

Selain itu, perangkat yang mendukung iOS 26 dan telah mengaktifkan Apple Intelligence akan mendapatkan akses ke fitur-fitur canggih. Contohnya termasuk terjemahan langsung di FaceTime dan Messages, pencarian visual di perangkat, serta saran cerdas yang terintegrasi di seluruh sistem. Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi penggunaan iPhone.

Syarat Update iOS 26

Sebelum melakukan pembaruan ke iOS 26, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pengguna iPhone. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Kosongkan ruang penyimpanan

    iOS 26 membutuhkan sekitar 3 GB hingga 6 GB ruang kosong. Untuk memenuhi syarat ini, pengguna dapat menghapus aplikasi yang tidak digunakan, menghapus video berukuran besar, atau memindahkan foto ke iCloud atau komputer.

  2. Backup atau cadangkan data penting

    Pengguna disarankan untuk membuat cadangan data penting sebelum melakukan pembaruan. Caranya adalah dengan menggunakan Cadangan iCloud (Pengaturan > nama Anda > iCloud > Cadangan iCloud > Cadangkan Sekarang) atau menghubungkan ke Mac/PC dan membuat cadangan terenkripsi di Finder atau iTunes.

  3. Isi daya yang cukup

    Pastikan daya pada iPhone Anda berada di atas 50 persen sebelum melakukan update sistem operasi terbaru.

  4. Gunakan jaringan Wifi

    Pastikan iPhone Anda telah terkoneksi dengan jaringan Wifi untuk memastikan proses update berjalan lancar.

Cara Update iOS 26

Berikut langkah-langkah untuk instal dan update iOS 26:

  1. Buka halaman setting atau pengaturan.
  2. Cari menu General.
  3. Setelah itu cari menu Pembaruan Perangkat Lunak.
  4. Tunggu sementara perangkat Anda memeriksa pembaruan. Saat iOS 26 muncul, ketuk Unduh dan Instal.
  5. Setujui persyaratan Apple, lalu biarkan pembaruan diunduh.
  6. Saat diminta, ketuk Instal Sekarang atau tunggu instalasi otomatis.
  7. Jika pembaruan iOS 26 berjalan lancar, maka Anda akan mendapat pemberitahuan bahwa update ke sistem operasi terbaru telah berhasil.

Jenis iPhone yang Support iOS 26

Tidak semua jenis iPhone akan menerima pembaruan sistem operasi terbaru. Adapun beberapa jenis iPhone yang bisa menerima pembaruan iOS 26, yakni:

  • iPhone 11
  • iPhone 11 Pro
  • iPhone 11 Pro Max
  • iPhone 12
  • iPhone 13
  • iPhone 14
  • iPhone 15
  • iPhone 16
  • iPhone 17
  • iPhone SE (2020 dan 2022).

Cara Melacak Ponsel Hilang via Email, Ikuti Langkahnya

0

Cara Menemukan Ponsel yang Hilang dengan Akun Gmail

Ponsel yang hilang sering kali menjadi sumber kekhawatiran, terutama karena peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai alat komunikasi, ponsel juga digunakan untuk bekerja, bertransaksi, hingga menyimpan dokumen dan kenangan penting. Namun, dengan bantuan akun Gmail, Anda bisa mempercepat proses pencarian ponsel yang hilang.

Cara menemukan ponsel menggunakan akun Gmail cukup mudah. Langkah-langkahnya bisa dilakukan melalui perangkat lain seperti laptop, tablet, atau ponsel lain. Berikut penjelasannya:

Langkah-Langkah Mencari Ponsel yang Hilang

  1. Buka Aplikasi Chrome

    Pertama, buka aplikasi Chrome di perangkat lain yang Anda miliki. Perangkat tersebut bisa berupa laptop, tablet, atau ponsel lain.

  2. Masuk ke Situs MyAccount Google

    Setelah itu, kunjungi situs MyAccount Google. Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil agar proses login berjalan lancar.

  3. Login dengan Akun Gmail

    Masukkan alamat email yang terhubung dengan ponsel yang hilang, lalu masukkan password akun Anda. Pastikan Anda login dengan akun yang sama yang digunakan pada ponsel yang hilang.

  4. Pilih Jenis atau Nama Ponsel

    Setelah berhasil login, klik tipe atau nama ponsel yang hilang dari daftar perangkat yang terhubung ke akun Anda.

  5. Lacak Lokasi Ponsel

    Google akan menampilkan lokasi ponsel Anda berdasarkan data GPS. Peta akan muncul dengan titik lokasi perkiraan. Selain itu, informasi tambahan seperti jenis ponsel, waktu terakhir ponsel diaktifkan, dan persentase baterai juga akan ditampilkan.

  6. Notifikasi pada Layar Ponsel

    Ponsel yang dicari akan menerima notifikasi di layarnya. Jika ponsel dalam kondisi aktif, Anda dapat mengakses fitur “Find My Device” untuk melakukan beberapa aksi.

Fitur Tambahan pada Find My Device

Fitur “Find My Device” memberikan beberapa opsi untuk membantu Anda mengamankan ponsel yang hilang:

  • Play Sound: Memutar suara keras untuk membantu menemukan posisi ponsel.
  • Secure Device: Mengunci layar ponsel dari jarak jauh dengan PIN, pola, atau kata sandi. Selain itu, Anda juga bisa menghapus akun Google dari ponsel tersebut.
  • Send Message: Mengirim pesan khusus ke layar kunci ponsel, sehingga orang yang menemukan ponsel bisa mengembalikannya.

Syarat Penggunaan Fitur

Untuk memastikan fitur ini berfungsi dengan baik, pastikan beberapa hal berikut:

  • GPS atau Location Service harus aktif.
  • Koneksi internet pada ponsel dalam keadaan aktif.
  • Akun Gmail masih terhubung dengan ponsel yang hilang.

Jika ponsel benar-benar hilang atau dicuri, segera laporkan ke pihak berwenang. Hal ini akan memudahkan proses pencarian dan menjaga keamanan data pribadi Anda.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda tidak perlu khawatir lagi ketika ponsel hilang. Fitur dari akun Gmail bisa menjadi solusi efektif untuk mencari dan melindungi perangkat Anda.

10 Prompt Gemini AI untuk Foto Profesional di Lift, Hasil 3D Realistis

0

Tren Foto “Pakai Jas di Lift” yang Viral di Media Sosial

Belakangan ini, tren foto yang dibuat menggunakan AI sedang menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Salah satu yang paling populer adalah foto-foto dengan gaya formal yang menampilkan seseorang mengenakan jas di dalam lift. Gaya elegan, pencahayaan mewah, dan suasana urban yang khas membuat tren ini cepat menyebar di TikTok, Instagram, dan X.

Tren ini didukung oleh kemampuan Gemini AI, sebuah kecerdasan buatan generatif yang dikembangkan oleh Google. Dengan fitur seperti ImageFX atau integrasi di aplikasi Bard (yang sekarang dikenal sebagai Gemini), pengguna dapat mengubah deskripsi teks menjadi gambar realistis, artistik, atau bahkan estetik seperti hasil photoshoot profesional.

Gemini AI merupakan bagian dari teknologi AI multimodal, yang berarti bisa memproses input berupa teks, gambar, audio, dan video secara bersamaan. Dalam konteks pembuatan gambar, AI ini mampu memahami suasana, mode pencahayaan, ekspresi wajah, dan detail visual secara presisi hanya dari prompt yang ditulis pengguna.

Tren foto “pakai jas di lift” menunjukkan betapa mudahnya AI bisa menjadi alat ekspresi kreatif bagi siapa saja, bahkan tanpa perlu kamera atau studio. Banyak netizen yang terkesan dengan bagaimana mereka bisa membuat foto serupa hanya dengan mengetikkan deskripsi singkat.

Berikut beberapa contoh prompt yang digunakan untuk menciptakan foto-foto tersebut:

  • Prompt Cinematic Natural

    Buatkan foto seorang wanita karier profesional, mengenakan setelan jas blazer berwarna hitam, sedang berdiri santai di dalam lift kantor modern. Gaya foto cerah dan alami, pencahayaan dari jendela besar, tatapan lembut ke arah samping. Kualitas foto sangat realistis.

  • Prompt Urban Minimalist

    Buatkan foto menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif, menggunakan pakaian serba hitam blazer hitam dan celana panjang, memakai kacamata hitam dan memegang kopi.

  • Prompt Elegant Hijabi

    Buatkan foto menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia mengenakan pakaian serba hitam: blazer oversize, dan celana panjang, berhijab, memakai kacamata hitam, dan memegang secangkir take-away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.

  • Prompt Cinematic Ultra Wide

    Foto bergaya sinematik di dalam lift, diambil dengan kamera lensa ultra wide dari atas, aku berdiri di tengah lift dengan ekspresi keren, outfit casual modern memakai jas hitam kacamata hitam menatap kamera ultra wide di atas, interior lift terlihat luas karena distorsi lensa ultra wide, dengan pantulan kaca di sisi kanan dan kiri. Cahaya lampu putih menciptakan suasana elegan dan dramatis, dan ada flash kamera.

  • Prompt Power Feminine

    Buatkan foto menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia mengenakan outfit serba hitam: blazer oversized, atasan crop one shoulder, dan celana panjang slim fit. Rambutnya panjang terurai, memakai kacamata hitam besar, dan memegang secangkir kopi take-away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menimbulkan bayangan halus, menambah kesan dramatis. Potret penuh badan, dengan pose condong ke satu sisi secara santai.

  • Prompt Classic Gentleman

    Potret close-up seorang pria berjanggut, mengenakan jas klasik dengan dasi kupu-kupu, ekspresi serius dan karismatik di dalam lift yang dilapisi marmer.

  • Prompt Busy Morning

    Buatkan foto seorang wanita berjas blazer hitam, memegang secangkir kopi panas, sedang bersandar santai di dinding lift kantor yang minimalis. Gaya foto pagi hari yang sibuk, pencahayaan alami dari celah pintu, ekspresi lelah namun stylish. Kualitas foto sangat realistis.

  • Prompt Introspective Mood

    Buatkan foto seorang pria berjas, sedang meminum kopi dari cangkir kertas, sambil mendengarkan musik dari headphone di dalam lift yang sepi. Gaya foto santai dan introspektif, pencahayaan lembut dari atas, ekspresi tenang. Kualitas foto sangat realistis.

  • Prompt Cinematic Noir

    Foto bergaya cinematic di dalam lift, diambil dengan kamera lensa ultra wide dari atas, aku berdiri di tengah lift dengan ekspresi keren, outfit blazer hitam dan celana panjang hitam dan memakai kacamata hitam menatap kamera ultra wide di atas, dan memberi 2 jari. Interior lift terlihat karena distorsi lensa ultra wide, dengan pantulan kaca di sisi kanan dan kiri. Cahaya lampu putih menciptakan suasana elegan dan dramatis dan ada flash kamera instan.

  • Prompt CEO Minimalist

    Foto bergaya cinematic di dalam lift, diambil dengan kamera lensa ultra wide dari atas, aku berdiri di tengah lift dengan ekspresi keren, outfit serba hitam, blazer hitam dan celana panjang hitam. Memakai kacamata hitam menatap kamera ultra wide di atas, interior lift terlihat karena distorsi luas lensa ultra wide, dengan pantulan kaca di sisi kanan dan kiri. Cahaya lampu putih menciptakan suasana elegan dan dramatis, dan ada kamera instan.

Cara Mengedit Foto Pakai Jas di Lift Melalui Gemini AI

  1. Buka Gemini AI melalui browser atau aplikasi di ponsel.
  2. Tuliskan prompt

    Masukkan deskripsi foto yang kamu inginkan di kolom chat. Semakin detail, semakin bagus hasilnya.
  3. Kirim prompt

    Gemini akan memproses deskripsi kamu dan dalam beberapa detik akan menghasilkan foto-foto baru.
  4. Variasikan prompt

    Jika hasilnya kurang sesuai, coba ubah kata-kata, tambahkan detail baru, atau ganti gaya fotonya.

Prompt Gemini AI: Edit Foto Jadi Naik Jetski di Pantai, Cukup Copas saja

0

Tren Foto dengan AI: Membuat Gambar Naik Jetski yang Viral

Tren penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan foto semakin berkembang pesat. Kini, warganet sedang membagikan kreasi foto bertema naik jetski dengan berbagai pose keren yang sedang viral. Salah satu platform yang digunakan untuk menghasilkan gambar realistis adalah Gemini AI. Dengan bantuan teknologi ini, pengguna dapat membuat foto yang tampak seperti hasil pemotretan asli.

Banyak gaya yang bisa dipilih, mulai dari aksi seru di tengah lautan dengan percikan air dramatis hingga pose santai ala liburan mewah. Pose-pose ini tidak hanya cocok untuk pria tetapi juga untuk wanita agar tampil lebih stylish dan berkesan. Tren “foto naik jetski AI” diperkirakan akan terus viral, menyusul tren sebelumnya seperti gaya polaroid atau pose dalam lift.

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan untuk membuat foto dengan Gemini AI:

Untuk Cowok

  1. Edit dan buat foto pria seperti foto tersebut, wajah mirip 100 persen, memakai kacamata hitam, celana pendek warna hitam, baju kaos putih, dan pelampung hitam. Pria tersebut sedang mengendarai jetski dengan kecepatan tinggi, latar belakang di sebuah pantai di siang hari. Detail seperti asli terlihat hyper realistis.
  2. Buat foto pria sedang mengendarai jetski di atas permukaan air yang tenang. Ia mengenakan pakaian wetsuit berwarna hitam dan rompi pelampung berwarna abu-abu, memberikan kontras yang mencolok. Jetski itu sedang melaju, menghasilkan cipratan air di belakangnya. Latar belakang menampilkan pemandangan alam dengan air dan perbukitan hijau.
  3. Buat foto pria sedang mengendarai jetski dengan kecepatan tinggi. Ia menggunakan kemeja panjang berwarna hitam, celana pendek hitam, dan pelampung orange. Rambutnya agak kusut karena angin. Ia tersenyum alami sambil menggenggam kemudi jetski. Latar belakang menampilkan laut yang luas dan pemandangan tropis.

Untuk Cewek

  1. Buat foto wanita seperti gambar terlampir, harus 100 persen mirip. Menggunakan kerudung warna hitam, riasan, dan alis tebal. Ia memakai celana panjang cargo warna putih, baju kaos hitam panjang, dan pelampung hitam. Pose sedang mengendarai jetski dengan kecepatan tinggi, latar belakang di sebuah pantai di siang hari. Detail seperti asli terlihat hyper realistis.

Cara Membuatnya dengan Gemini AI

Untuk mencoba membuat foto dengan Gemini AI, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Unduh Aplikasi Gemini AI

    Download aplikasi melalui Google Play Store atau App Store. Atau akses langsung melalui laman resmi.

  2. Unggah Foto

    Pilih foto dengan resolusi tinggi dan pastikan subjek jelas dan fokus. Unggah foto diri ke aplikasi Gemini AI atau Chat GPT.

  3. Gunakan Prompt Berikut

    Salin salah satu prompt AI yang telah disediakan dan tempelkan di Gemini AI. Aplikasi akan membuat foto Anda menjadi menarik hanya dalam beberapa detik.

Selain foto naik jetski, ada banyak prompt lain yang bisa digunakan untuk membuat foto dengan gaya berbeda, seperti memegang bunga mawar, berpose di tangga, atau berada di dalam lift. Setiap prompt memiliki detail yang jelas untuk menghasilkan foto yang sesuai dengan keinginan.

Dengan menggunakan prompt yang tepat, pengguna dapat menciptakan foto yang sangat realistis dan menarik. Tren ini membuka peluang baru bagi pengguna untuk mengekspresikan diri melalui media digital.

Cara Edit Foto dengan Gemini AI untuk Profil LinkedIn, Ini Promptnya

0

Manfaat Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Dunia Digital

Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini sangat pesat, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memberikan berbagai kemudahan dalam berbagai sektor, termasuk di media sosial. Salah satu aspek yang sedang menjadi perhatian adalah penggunaan AI untuk mengedit foto, khususnya dalam konteks profesional seperti profil LinkedIn.

Kata “Artificial Intelligence” atau AI sudah sangat umum ditemui di berbagai platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, hingga TikTok. Salah satu yang menarik perhatian adalah fitur edit foto melalui Gemini AI. Dengan menggunakan teknologi ini, pengguna dapat membuat foto yang menarik dan sesuai dengan tema tertentu, seperti foto formal, foto taman bunga, atau bahkan foto dengan latar belakang mafia di lift.

Jika Anda membutuhkan foto untuk keperluan profesional namun tidak memiliki waktu untuk datang ke studio, maka bisa memanfaatkan teknologi AI ini. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengedit foto menggunakan Gemini AI:

Cara Mengedit Foto dengan Gemini AI untuk Profil LinkedIn

  1. Buka aplikasi Gemini AI.
  2. Tekan tombol (+) dan pilih gambar yang ingin diedit.
  3. Masukkan prompt berikut:
  4. “Black and white fine art portrait of a young woman, with hijab that styled like provided photo, her delicate face, smooth fair skin, wearing an oversized white shirt. Pose: sitting with one hand resting gently under her chin, looking at the camera with a friendly expression and a smiling teeth. Studio setting with plain backdrop, soft cinematic lighting, minimalistic composition. Ultra realistic, sharp facial details, natural textures, elegant and sophisticated style. Professional photography, 8k quality, high contrast warm light aesthetic.”
  5. “Turn this provided photo using the exact same face feature to minimalist profile portrait of a confident young woman in turtleneck and hijab (your choice of color), clean studio background, modern professional aesthetic, elegant soft lighting, sharp focus, editorial style, luxury branding look, stylish and balanced composition, 8k quality.”

  6. Tunggu hasil fotonya selesai diproses.

  7. Setelah selesai, simpan dan gunakan foto tersebut.

Informasi Tentang Gemini AI

Gemini AI adalah sistem kecerdasan buatan yang didasarkan pada pemrosesan bahasa alami (NLP). Teknologi ini dikembangkan untuk membantu manusia dalam berbagai tugas sehari-hari. Kemampuannya dalam memahami dan merespons bahasa manusia secara alami menjadikannya sangat berguna dalam berbagai situasi.

Beberapa manfaat dari Gemini AI antara lain:
– Mampu mengolah dan memahami informasi secara alami.
– Digunakan dalam percakapan virtual, penerjemahan bahasa, dan analisis sentimen.
– Membuat interaksi lebih intuitif dan efisien.

Perkembangan Teknologi Gemini AI

Teknologi Gemini AI terus berkembang pesat. Hal ini disebabkan oleh kemajuan di bidang pemrosesan bahasa alami (NLP). Pengembangan fitur baru dan peningkatan kemampuan penggunaan Gemini AI dilakukan secara terus-menerus agar bisa memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin beragam.

Peran dalam Revolusi Teknologi

Dalam era digital saat ini, Gemini AI memiliki peran penting. Kemampuannya dalam pemrosesan bahasa alami membuka peluang baru dalam berbagai bidang, seperti layanan pelanggan, analisis data, dan otomatisasi proses bisnis. Teknologi ini juga menciptakan lingkungan digital yang lebih futuristik, dengan elemen-elemen seperti jaringan saraf tiruan, sirkuit bercahaya, dan bentuk-bentuk geometris abstrak yang menggambarkan inovasi dan kecerdasan.

UKSW dan BPBD Buleleng Kembangkan GeoAI Hybrid untuk Deteksi Risiko Tsunami dengan AI

0

Pengembangan Teknologi GeoAI Hybrid untuk Mitigasi Bencana di Buleleng

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Provinsi Bali sedang mengembangkan inovasi terbaru dalam pengurangan risiko bencana. Proyek ini menggunakan riset Geospatial Artificial Intelligence Hybrid (GeoAI Hybrid), yang menggabungkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dengan analisis data geospasial. Tujuannya adalah untuk mendeteksi kerentanan wilayah pesisir terhadap ancaman tsunami, khususnya pada daerah yang sudah terbangun.

Ketua tim riset, Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, menjelaskan bahwa Buleleng dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki sejarah bencana besar. Salah satu contohnya adalah gempa Kecamatan Seririt pada tahun 1976, yang berpotensi terjadi kembali di masa depan. Dengan dasar tersebut, Buleleng menjadi titik awal penerapan sistem deteksi tsunami berbasis penginderaan jauh melalui GeoAI Hybrid.

Riset ini akan menghasilkan aplikasi berbasis website yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada bulan September hingga Oktober 2025 di Surabaya. Menurut Yulianto, framework yang dikembangkan tidak hanya berupa pengembangan teknologi, tetapi juga dirancang untuk memperkuat ketahanan masyarakat pesisir. Dengan data yang lebih akurat dan prediksi yang lebih andal, masyarakat akan lebih memahami tingkat kerawanan wilayah dan mulai tumbuh budaya sadar bencana sejak dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng, I Gusti Bagus Roni, menegaskan bahwa tujuan kolaborasi ini bukan hanya menghasilkan dokumen teknis, tetapi juga menyediakan aplikasi berbasis web yang bisa diakses oleh masyarakat luas. BPBD Buleleng memberikan dukungan penuh dengan menyediakan data, pengukuran dari titik nol pantai hingga radius dua kilometer, serta pemetaan jarak jangkauan tsunami.

Aplikasi yang akan dibuat akan mencakup informasi tentang zona kerawanan bencana, baik rendah, sedang, maupun tinggi. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memiliki pengetahuan praktis dalam melindungi diri. Selain itu, Buleleng diharapkan menjadi percontohan penerapan GeoAI Hybrid dan membangun jejaring mitigasi bencana dengan kabupaten lain di Bali.

Anggota tim peneliti, Dr. Wiwin Sulistyo, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa riset ini telah diuji coba di beberapa wilayah pesisir selatan Jawa, seperti Purworejo, Kebumen, Gunungkidul, Malang Selatan, Jember, dan Banyuwangi. Di Buleleng, analisis dilakukan dengan indikator Built-up Index yang diekstraksi dari citra satelit Landsat 8 OLI dan Sentinel, serta dipadukan dengan metode Ordinary Kriging untuk prediksi spasial. Validasi dilakukan melalui uji akurasi Overall Accuracy (OA), Kohen’s Kappa, dan verifikasi lapangan menggunakan Confusion Matrix.

Ke depan, penelitian ini akan melahirkan prototipe pemodelan dua dan tiga dimensi berbasis drone. Selain itu, strategi pendidikan kebencanaan yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bali juga akan dikembangkan. Dengan demikian, teknologi modern dan tradisi budaya dapat saling melengkapi dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman tsunami.

Komdigi Beber 3 Hambatan Pengembangan AI di Indonesia

0

Tantangan Pengembangan Kecerdasan Buatan di Indonesia

Pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu segera diatasi. Mulai dari infrastruktur yang belum memadai hingga kecepatan internet yang belum optimal, serta ancaman keamanan siber menjadi hambatan utama dalam penerapan AI secara luas.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat, menyampaikan bahwa konektivitas menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia dalam bersaing dengan negara-negara lain dalam penerapan AI. Ia menjelaskan bahwa bandwidth dan latensi rendah merupakan masalah utama. Tanpa koneksi yang stabil dan cepat, layanan AI real-time seperti telemedicine, sistem kendali otomatis, dan prediksi bencana tidak akan bisa berjalan lancar.

Edwin mengakui bahwa konektivitas Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara maju. “Konektivitas dan kecepatan internet kita masih sangat kurang dibandingkan negara-negara yang lebih maju,” ujarnya dalam AI Innovation Summit di Jakarta Selatan, Selasa (16/9).

Selain itu, ketersediaan infrastruktur pendukung AI juga belum maksimal. Hal ini mencakup AI Workplace, National Data Hub, serta GPU Cluster. Tanpa adanya infrastruktur tersebut, layanan AI real-time seperti sistem pengambilan keputusan dan perdagangan otomatis sulit berjalan efisien.

Ketersediaan energi juga menjadi salah satu tantangan. AI membutuhkan pasokan listrik yang cukup besar, dan listrik tersebut harus berasal dari sumber yang bersih dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Komdigi sedang mendorong pembangunan Green Energy Supergrid sebagai solusi jangka panjang.

Keamanan siber juga tetap menjadi ancaman serius di Indonesia. Edwin menyebutkan bahwa pada tahun 2022, hampir 21 ribu perusahaan di Indonesia mengalami kebocoran data. Hal ini menunjukkan pentingnya perlindungan data dan keamanan dalam penggunaan AI.

Komdigi tengah merancang kerangka regulasi etika AI yang mengacu pada standar internasional seperti ISO dan AI Act atau regulasi kecerdasan buatan dari Uni Eropa (EU AI Act). Kerangka ini menekankan prinsip inklusivitas, transparansi, akuntabilitas, perlindungan data pribadi, hingga hak kekayaan intelektual.

“Setiap algoritma yang dikembangkan harus adil, aman, dan tidak menyingkirkan siapa pun karena bias maupun diskriminasi,” ujar Edwin.

Tiga tantangan utama tersebut dapat menghambat potensi ekonomi besar yang bisa dihasilkan AI. Edwin menekankan bahwa AI dapat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia sebesar Rp 1.200 triliun per tahun pada 2030, setara dengan 3,67% dari PDB nasional. Potensi ini bisa dialokasikan untuk pembangunan sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Namun, transformasi AI di Indonesia belum merata. Sektor keuangan dan e-commerce menjadi yang paling cepat mengadopsi AI, sementara bidang lain seperti pertanian, pendidikan, dan politik masih tertinggal.

“Jika kita berani berinvestasi pada otomatisasi cerdas, predictive maintenance, dan sistem produksi berbasis AI, sektor-sektor yang lambat bisa langsung melompat,” ujarnya.