Selasa, April 7, 2026
Beranda blog Halaman 518

7 HP 4K Murah 2025 dengan Baterai Besar untuk Rekam Video Lama Tanpa Mati Mendadak!

0

Pilihan HP 4K Murah 2025 dengan Baterai Besar untuk Merekam Video Berkualitas

Merekam video dalam resolusi 4K memang memberikan hasil yang luar biasa, dengan detail tajam dan warna yang hidup. Namun, kekhawatiran utama bagi pengguna sering kali muncul saat baterai tiba-tiba habis di tengah proses rekaman. Untuk para kreator konten, vlogger, atau yang sering melakukan dokumentasi panjang, memilih perangkat dengan kapasitas baterai besar sangat penting. Artikel ini akan membahas berbagai pilihan HP 4K murah 2025 yang bisa merekam video berkualitas tanpa menguras daya secara cepat.

Daftar Pilihan HP 4K Murah 2025 dengan Baterai Besar

iQOO Z10

iQOO Z10 menawarkan baterai dengan kapasitas hingga 7.300 mAh, menjadikannya salah satu pilihan terbaik untuk merekam video 4K dalam durasi lama. Fitur BluVolt Silikon Generasi baru membantu meningkatkan efisiensi penggunaan daya, sehingga panas lebih terkendali. Selain itu, kemampuan fast charging memungkinkan pengguna untuk segera kembali merekam setelah baterai terisi ulang. Pengujian menunjukkan bahwa iQOO Z10 tetap stabil bahkan dalam kondisi eksternal yang menantang.

Infinix Note 50X 5G

Dengan harga yang terjangkau dan spesifikasi yang mendukung, Infinix Note 50X 5G menjadi pilihan menarik. Kamera utamanya mendukung perekaman 4K@30fps, sementara chipset Dimensity 7300 Ultimate bekerja cukup efisien dalam penggunaan daya. Pengguna dapat memilih pengaturan kamera dan layar dengan bijak, seperti mematikan stabilisasi berat jika tidak diperlukan atau menurunkan frame rate untuk preview.

Realme P3 5G

Meskipun tidak memiliki baterai terbesar, Realme P3 5G menawarkan keseimbangan antara kapasitas baterai, kamera 4K, dan harga yang terjangkau. Untuk penggunaan rekam video panjang, Realme P3 5G cocok jika digunakan dengan tripod, meminimalkan zoom digital, dan menjaga suhu perangkat agar tidak overheat.

Nubia Focus 2 5G

Jika kamu menginginkan kualitas kamera tinggi dan stabilisasi yang baik, Nubia Focus 2 5G menyediakan kamera 108 MP dengan OIS/EIS dan kemampuan 4K. OIS membantu mengurangi getaran yang biasanya membuat video lambat dan mengonsumsi daya lebih banyak. Meskipun baterainya standar untuk kelas menengah, efisiensi chipset dan optimasi sistem membuatnya tetap layak untuk direkam dalam durasi lama.

Infinix Note 50S 5G

Infinix Note 50S 5G menawarkan layar AMOLED dengan refresh rate tinggi yang membuat preview video lebih nyaman. Baterainya sedikit lebih besar, dan meskipun merekam 4K akan menguras daya lebih cepat dibanding 1080p, penggunaan cooling pasif dan pengaturan kamera seperti mematikan lampu tambahan atau fitur yang tidak perlu bisa memperpanjang durasi rekam.

POCO X6 5G

POCO X6 5G hadir dengan chipset kuat, dukungan kamera 4K, dan baterai di atas rata-rata untuk kelasnya. Jika kamu lebih sering merekam video panjang, POCO X6 memiliki potensi bagus. Pastikan untuk memperhatikan suhu, mematikan aplikasi latar belakang, dan menggunakan mode hemat daya jika tersedia saat tidak butuh preview 4K real time.

Vivo iQOO Z10R

Vivo iQOO Z10R adalah pilihan lain yang menarik, terutama jika kamu sering memotret atau merekam di luar ruang. Kapasitas baterai sekitar 5.700 mAh, layar responsif, serta dukungan 4K tersedia. Meskipun baterainya tidak sebesar beberapa pilihan lain, optimasi dari Vivo dan manajemen daya bisa menjadikannya cukup tahan untuk sesi panjang, terutama jika kamu mempersiapkan cadangan power bank atau charging stop di sela-sela.

Menjawab Kekhawatiran Umum tentang Borosnya Baterai saat Rekam Video 4K

Banyak pengguna merasa khawatir karena baterai cepat habis saat merekam video 4K. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:

  • Resolusi & Frame Rate Tinggi – 4K pada 60fps jelas mengonsumsi daya lebih banyak karena sensor dan prosesor bekerja keras.
  • Stabilisasi Gambar (OIS/EIS) – Meskipun berguna untuk video tidak goyang, stabilisasi aktif meningkatkan konsumsi daya dan menghasilkan panas yang bisa mempercepat pengosongan baterai.
  • Layar & Brightness Tinggi – Layar dalam mode terang (atau refresh rate tinggi) saat preview video menguras daya lumayan besar.
  • Panas Berlebih – Panas membuat efisiensi baterai menurun, dan CPU throttling juga bisa terjadi.
  • Fitur Tambahan – Seperti flash, audio eksternal, dan zoom digital menambah beban kerja perangkat.

Untuk mengatasinya, kamu bisa:

  • Rekam 4K pada 30fps saja jika tidak butuh gerakan super halus.
  • Turunkan layar ke brightness rendah saat melihat preview.
  • Beri jeda agar perangkat mendingin jika membuat sesi panjang.
  • Matikan fitur yang tidak dibutuhkan (misalnya lampu, GPS, WiFi jika tidak diperlukan).
  • Gunakan charger cepat jika baterai habis, tapi hindari penggunaan saat merekam karena bisa mempercepat panas.

Dengan pilihan HP 4K murah 2025 di atas, kamu bisa tetap berkreasi tanpa takut baterai habis di tengah shoot. HP seperti iQOO Z10 dan Infinix Note sangat ideal jika kebutuhanmu adalah rekam video panjang, baterai besar, dan harga yang bersahabat. Pastikan kamu juga memperhatikan pengaturan agar performa dan daya selalu optimal. Selamat memilih dan selamat merekam video 4K ala pro—tanpa khawatir baterai cepat habis!

Puncak Ekosistem Digital Global Tencent 2025: AI Minutes – Hunyuan 3D Diperkenalkan

0

Produk Kecerdasan Buatan Terbaru yang Diperkenalkan oleh Tencent

Di ajang Tencent Digital Global Ecosystem Summit 2025, perusahaan teknologi besar asal Tiongkok, Tencent Holdings, memperlihatkan berbagai inovasi terkini dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Salah satu produk unggulan yang ditampilkan adalah AI Minutes, yang dirancang sebagai sekretaris virtual. Produk ini mampu memberikan ringkasan terkini dengan pembaruan setiap dua menit, sehingga sangat berguna bagi pengguna yang ingin mendapatkan informasi secara cepat dan akurat.

Senior Executive Vice-President of Tencent dan CEO dari Cloud & Smart Industries Group, Dowson Tong, menjelaskan bahwa semua produk kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Tencent mengacu pada prinsip berpusat pada manusia. Hal ini membuat AI yang dibuat lebih mudah digunakan dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna, sehingga meningkatkan efisiensi kerja.

Selain AI Minutes, Tencent juga memperkenalkan produk lain seperti Tencent Learn Share. Produk ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam manajemen pengetahuan, pengembangan budaya perusahaan, komunikasi internal, serta pelatihan karyawan. Dengan fitur-fitur yang lengkap, produk ini diharapkan dapat menjadi alat pendukung yang efektif dalam berbagai skenario bisnis.

Inovasi dalam Teknologi AI

Tencent juga meluncurkan beberapa model AI baru, termasuk Hunyuan 3D 3.0, Hunyuan 3D AI, dan Hunyuan 3D Studio. Ketiga produk ini dilengkapi dengan kemampuan generasi 3D mutakhir yang sangat bermanfaat bagi kreator dan pengembang di industri media dan gim. Model AI Hunyuan sendiri sepenuhnya mengadopsi pengembangan open-source, sehingga mendukung lebih dari 30 bahasa. Selain itu, model ini memiliki kapabilitas generasi multimodal yang komprehensif, termasuk alat untuk konten gambar, video, dan 3D.

“Tencent Hunyuan telah diluncurkan lebih dari satu tahun lalu dan sekarang sudah menjadi aplikasi ‘AI native’ dengan DAU (daily active users) tiga besar di Tiongkok,” ujar Dowson Tong saat berbicara dalam acara tersebut.

Aplikasi AI Native Lainnya

Selain Hunyuan, Tencent juga memperkenalkan aplikasi AI Native lainnya yaitu Tencent Yuanbao. Aplikasi ini dirancang sebagai asisten yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan belajar. Fitur utama dari aplikasi ini adalah dukungan input suara yang nyaman dan pencarian terintegrasi di seluruh ekosistem Tencent.

Selama acara Tencent Global Digital Ecosystem Summit, banyak mitra global Tencent turut serta sebagai pembicara. Beberapa di antaranya adalah Converge Information and Communications Technology Solutions, DANA, e& UAE, Hong Kong Jockey Club, Fusion Bank, GoTo Group, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Miniclip, MUFG Bank (China), Prosus, True IDC, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa Tencent tidak hanya menjadi perusahaan teknologi besar, tetapi juga memiliki jaringan luas yang mencakup berbagai sektor.

Pengembangan Platform dan Layanan SaaS+AI

Tencent juga memperkenalkan Platform Pengembangan Agen 3.0 (ADP), yang memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan dan mengintegrasikan AI ke dalam alur kerja mereka. ADP bisa diterapkan dalam berbagai skenario seperti layanan pelanggan, pemasaran, manajemen inventaris, dan penelitian.

Selain itu, Tencent juga meluncurkan AI Infra “Agent Runtime” untuk menyediakan infrastruktur yang kuat dalam membangun dan mengoperasikan agen AI. Produk-produk ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Tencent juga menawarkan layanan SaaS+AI yang ditingkatkan, termasuk layanan audio dan video terkini, cloud live streaming, instant messaging, dan pemrosesan media. SaaS+AI dapat digunakan oleh berbagai industri seperti e-commerce, gim, pendidikan, hiburan, keuangan, kesehatan, dan perusahaan yang membutuhkan efek audio-visual.

Solusi untuk Rapat dan Komunikasi

Selain itu, Tencent juga memiliki produk Tencent Meetings yang membantu perusahaan dalam melakukan rapat. Fitur utama dari produk ini adalah Asisten AI, Rekaman Cerdas, dan Terjemahan Real-time, yang semuanya membantu lebih dari 28 juta pengguna aktif layanan tersebut.

Dowson Tong menegaskan bahwa aplikasi AI yang benar-benar dapat digunakan dan praktis mendorong efisiensi industri, sementara internasionalisasi membuka peluang pertumbuhan baru. Dengan berbagai inovasi dan solusi yang ditawarkan, Tencent terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Lalu Lintas Menurun Karena AI Overviews, Perusahaan Media AS Gugat Google

0

Gugatan Media Terhadap Google Mengenai Fitur AI Overviews

Penerbit media berita dan majalah populer seperti Rolling Stone, The Hollywood Reporter, dan Billboard, yang termasuk dalam kategori Penske Media Corporation (PMC), resmi mengajukan gugatan terhadap raksasa teknologi Google. Gugatan ini berkaitan dengan fitur AI Overviews yang digunakan oleh mesin pencari Google.

Fitur AI Overviews memungkinkan Google menampilkan ringkasan otomatis di bagian atas hasil pencarian. Hal ini membantu pengguna mendapatkan informasi secara cepat tanpa perlu mengklik tautan tujuan. PMC mengirimkan gugatan ke Pengadilan Tinggi Federal Amerika Serikat untuk Wilayah Distrik Columbia pada 12 September 2025. Dokumen gugatan tersebut dapat dilihat melalui tautan tertentu.

Dalam gugatan tersebut, PMC menyatakan bahwa ringkasan yang dibuat oleh AI Overviews membuat pengguna tidak lagi terdorong untuk mengklik tautan ke sumber asli. Akibatnya, lalu lintas ke situs berita menurun drastis. PMC juga menilai bahwa ringkasan yang dihasilkan oleh AI Overviews merugikan penerbit karena seakan-akan mengambil manfaat dari karya jurnalis atau media online tanpa memberikan imbal balik yang adil.

Gugatan PMC disertai dengan fakta bahwa pendapatan mereka dari tautan afiliasi turun lebih dari 30 persen sepanjang tahun ini. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya traffic dari Google ke media-media yang ada di bawah naungan PMC.

Meskipun PMC bisa memblokir Google agar tidak “memberi makan” mesin pencari internet, hal ini dinilai kurang efektif. Jika dilakukan, semua media dan majalah online PMC akan hilang dari hasil pencarian di Google.

Jay Penske, CEO Penske Media, dalam sebuah pernyataan kepada TechCrunch, menyatakan bahwa sebagai penerbit global terkemuka, PMC memiliki kewajiban untuk melindungi jurnalis terbaik dan jurnalisme pemenang penghargaan. Selain itu, PMC juga memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan masa depan media digital dan menjaga integritasnya, yang kini terancam oleh tindakan Google.

Dalam dokumen gugatan, PMC meminta ganti rugi finansial atas pendapatan perusahaan yang “digerogoti” AI Overviews, serta restitusi berupa pengembalian keuntungan yang didapat Google lewat AI Overviews dari konten-konten PMC. PMC juga meminta pengadilan untuk menghentikan Google supaya tak menampilkan AI Overviews dari PMC tanpa kompensasi, serta meminta Google untuk membayar biaya hukum.

Saat ini, proses hukum sedang berlangsung dan berpotensi akan dilanjutkan ke persidangan dalam waktu dekat.

Pernyataan Google

Juru bicara Google, Jose Castaneda, angkat bicara soal gugatan ini. Dia mengatakan bahwa AI Overviews saat ini sudah menyumbang banyak traffic ke beragam situs web yang ada di internet, apa pun itu jenisnya. “Setiap hari, Google mengirimkan miliaran ‘klik’ ke situs web yang bervariasi. Kami akan mempertahankan klaim yang tak sejalan dengan fakta dan data kami,” kata Castaneda tanpa menyebut penerbit berita sama sekali.

Sementara itu, Vice President Government Affairs & Public Policy Google, Markham Erickson, menyebut bahwa AI Overviews saat ini bermanfaat bagi pengguna untuk mendapatkan jawaban faktual, namun tetap disertai dengan konteks. Untuk membuat ekosistem AI Overviews tetap sehat, Markham menyebut bahwa fitur ini sudah menyertakan sekitar 10 tautan yang bisa pengguna klik apabila mereka ingin pergi ke sumber asli dari informasi tersebut.

“Selain memberikan sumber resmi, kami juga ingin memberikan informasi kontekstual kepada para pengguna lewat AI Overviews. Sebab, informasi dan apa yang pengguna inginkan bisa berbeda-beda tiap waktu,” kata Markham, dikutip KompasTekno dari TheVerge, Rabu (17/9/2025).

“Tujuan kami pada akhirnya adalah memastikan ekosistem yang sehat secara keseluruhan,” imbuh dia. Baik Castaneda dan Markham tak menyinggung soal kerugian yang didapat oleh para penerbit berita, termasuk PMC.

Bukan Gugatan Pertama

Terkait gugatan di atas, hal ini menjadikan PMC sebagai perusahaan media besar pertama asal AS yang melawan raksasa teknologi Google terkait fitur AI Overviews di mesin pencari. PMC memang menjadi nama besar pertama dari media arus utama AS yang menggugat Google, tetapi bukan yang pertama kali menggugat soal AI Overviews.

Sebelumnya, perusahaan teknologi edukasi, Chegg menggugat Google pada Februari lalu dengan gugatan yang kurang lebih serupa. Sejumlah penerbit independen di Eropa juga dikabarkan mengambil langkah yang sama. Selain itu, asosiasi penerbit News/Media Alliance telah melabeli fitur tersebut sebagai “definisi pencurian” dan mendorong Kementerian Kehakiman AS (DOJ) untuk bertindak.

Perseteruan penerbit dan perusahaan AI juga kian meluas. Encyclopedia Britannica dan Merriam-Webster baru-baru ini juga menggugat startup AI Perplexity, sementara News Corp melakukan hal serupa pada 2024. Microsoft dan OpenAI juga menghadapi gugatan dari sejumlah media besar, termasuk The New York Times, New York Daily News, hingga Chicago Tribune.

Dengan berbagai gugatan ini, Google tentunya harus berusaha keras untuk mempertahankan klaim mereka bahwa AI Overviews memang berguna dan menguntungkan semua orang, juga para penerbit berita.

8 Cara Membuat Foto Polaroid di Gemini AI, Ini Tipsnya!

0

Tren Foto Polaroid dengan AI yang Sedang Viral

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk mengedit foto kini sedang menjadi tren yang banyak dicoba oleh netizen. Setelah sebelumnya tren mengubah foto diri sendiri menjadi miniatur action figure, kini tren edit foto bersama orang lain dengan hasil efek polaroid juga sedang viral.

Banyak orang menggunakan foto yang memanfaatkan AI ini untuk membuat editan bersama idola atau orang-orang tersayang. Foto yang dihasilkan bahkan terasa sangat nyata meskipun dua orang yang di dalam foto tidak pernah bertemu atau berfoto bersama di dunia nyata.

Tren foto polaroid yang sedang viral belakangan ini merupakan hasil prompt yang diperintahkan di Gemini AI. Lantas, bagaimana caranya? Berikut langkah-langkah dan beberapa contoh prompt yang bisa digunakan.

Langkah-Langkah Membuat Foto Polaroid di Gemini AI

Tren foto polaroid ini didapat dari hasil prompt yang diperintahkan pada Gemini AI, yakni asisten AI dari Google yang dapat memahami dan memproses berbagai jenis informasi seperti teks, gambar, audio, video, hingga kode. Dalam hal ini, Gemini AI juga dapat memproses perintah untuk membuat editan foto ataupun video.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan dua foto atau dua wajah yang ingin digabungkan menjadi sebuah foto polaroid yang kini sedang tren, pastikan foto dengan resolusi tinggi dan wajah terlihat jelas.
  2. Buka Gemini AI lewat perangkat pintar, bisa dengan smartphone, laptop, tablet, dan sejenisnya.
  3. Gemini AI bisa diunduh lewat Playstore atau Appstore untuk akses yang lebih mudah, atau masuk lewat laman Google cukup dengan mengetik ‘Gemini AI’.
  4. Setelah berhasil masuk Gemini AI, tekan tombol ‘+’ yang terletak di bagian kiri bawah.
  5. Masukkan dua foto yang ingin di edit dengan menekan ‘unggah file’.
  6. Tambahkan perintah lewat prompt yang sesuai dengan keinginan kamu.
  7. Tekan enter, tunggu hingga Gemini AI berhasil memproses foto dan prompt yang diberikan.
  8. Setelah selesai, unggah foto dengan menekan tombol unduh di bagian kiri atas. Selamat mencoba!

Beberapa Prompt untuk Tren Foto Polaroid di Gemini AI

Untuk menghasilkan gambar yang sesuai dengan tren yang tengah viral, prompt yang diperintahkan harus jelas. Prompt adalah perintah, pertanyaan, instruksi, atau masukan yang diberikan kepada suatu sistem (dalam hal ini Artificial Intelligence) untuk menghasilkan output atau respons yang diinginkan. Sedikit perbedaan kata-kata yang digunakan dalam prompt akan memengaruhi hasil foto yang diharapkan.

Berikut ini beberapa prompt untuk AI yang dapat dicoba untuk membuat foto polaroid:

  • Prompt untuk foto dengan hasil tersenyum

    “Buatlah gambar yang diambil dengan kamera polaroid. Foto tersebut harus terlihat jelas dan seperti nyata, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus terlihat sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat di ruangan yang gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah, ganti tirai belang menjadi tirai putih dan biarkan kedua orang berpose yang mesra sambil tersenyum.”

  • Prompt untuk foto dengan hasil mirror selfie

    “Buatlah gambar yang diambil dengan kamera polaroid. Foto tersebut harus terlihat jelas dan seperti nyata, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus terlihat sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat di ruangan yg gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah, ganti background sedang mirror selfie dan biar kan kedua orang berpose yang mesra dan lucu.”

  • Prompt untuk foto dengan hasil dirangkul

    “Buatlah gambar yang diambil dengan kamera polaroid menjadi photobox. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut memiliki sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai. Cowo merangkul cewe sambil tersenyum.”

  • Prompt untuk foto dengan hasil tangan memegang kepala

    “Buatlah gambar yang diambil dengan kamera polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut sumber cahaya yang konsisten seperti lampu kilat dari ruangan gelap,yang tersebar diseluruh foto. Jangan ubah wajah, ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih, dengan cowo itu menyentuh rambut atau kepala saya.”

  • Prompt dengan hasil tangan berpose V

    “Buatlah gambar yang diambil dengan kamera polaroid. Foto tersebut harus terlihat jelas dan seperti nyata, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus terlihat sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat di ruangan yang gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah, ganti tirai belang menjadi tirai putih. Kedua orang sama-sama membuat pose V dengan jari telunjuk dan tengah tangan.”

Harus Bijak dalam Menggunakan AI untuk Edit Foto

Tren penggunaan AI untuk mengedit foto ini memang sedang menjadi tren selama beberapa waktu terakhir, terlebih dengan hadirnya beberapa sistem AI baru seperti Gemini AI. Kehadiran AI dalam dunia teknologi yang semakin canggih seperti saat ini bisa mewujudkan berbagai produk digital yang semula mustahil menjadi nyata.

Namun, penggunaan AI untuk mengubah foto ini harus bijak dan diharapkan tidak melampaui batas dan kenyamanan seseorang, terutama yang ada dalam gambar. Baru-baru ini, beberapa artis dan pemain Timnas Indonesia angkat bicara mengenai tren foto AI yang hasil fotonya disalahgunakan. Banyak oknum yang membuat tren ini dengan hasil foto yang tidak senonoh dan tidak sopan.

Setiap foto yang diunggah akan masuk ke database AI. Sebelum mengikuti berbagai tren yang sedang marak di media sosial, kamu juga harus paham bahwa setiap hal yang diunggah di internet pasti akan tersimpan dan menjadi jejak digital. Begitu juga dengan hasil foto dari tren polaroid yang belakangan ini sedang ramai.

Setiap foto yang diunggah di sistem AI, baik Gemini, ChatGPT, DeepSeek, dan lainnya akan tersimpan di database AI tersebut. Tentu hal ini bisa mengancam privasi dan berisiko disalahgunakan untuk tindak kejahatan, bahkan dijual di situs gelap. Berbagai risiko lainnya juga bisa saja terjadi seperti pencurian data atau pembuatan akun palsu lewat foto-foto yang telah diunggah di sistem yang terbuka di internet.

Oleh karena itu, harus bijak menggunakan AI untuk edit foto atau video dan sebaiknya buat hasil foto yang masih dalam batas wajar dan sopan, ya! Itu dia cara membuat foto polaroid di Gemini AI lengkap dengan prompt-nya. Ada berbagai prompt yang bisa digunakan untuk mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Semoga membantu!

10 Prompt Gemini AI Ubah Foto Jadi Figur Aksi 3D Realistis, Cepat dan Mudah

0

Tren Membuat Action Figure Digital dengan AI

Tren membuat action figure atau miniatur menggunakan AI, seperti Gemini AI dari Google atau ChatGPT dari Open AI, sedang menjadi sorotan di media sosial. Uniknya, action figure ini tidak dibeli di toko mainan, melainkan hasil karya seni digital yang bisa dibuat oleh siapa saja.

Cara membuat foto action figure atau miniatur menggunakan AI sangat mudah dan gratis. Pengguna hanya perlu memberikan prompt atau perintah dalam bentuk deskripsi untuk menghasilkan gambar yang menarik. Semakin detail prompt yang diberikan, semakin realistis hasilnya. Berikut beberapa langkah dasar untuk memulai:

  1. Buka situs web Gemini AI.
  2. Unggah foto yang ingin diubah menjadi action figure.
  3. Masukkan prompt sesuai keinginan.
  4. Generate hingga proses selesai.

Cara Membuat Action Figure di ChatGPT

Selain Gemini AI, pengguna juga bisa menggunakan ChatGPT untuk membuat action figure dari foto. Prosesnya cukup sederhana, yaitu dengan mengunggah foto diri terlebih dahulu, lalu memasukkan perintah atau prompt untuk mengubahnya menjadi mainan action figure. Hasilnya akan berupa gambar karakter yang mirip dengan foto asli.

Berikut langkah-langkahnya:
– Kunjungi situs ChatGPT.
– Pastikan telah login menggunakan akun Google.
– Unggah foto yang jelas dan beresolusi tinggi agar hasil maksimal.

Contoh Prompt untuk Membuat Foto Action Figure

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan untuk membuat foto action figure dengan AI:

  1. “Buat orang dalam foto ini menjadi mainan action figure yang harus dikemas. Mainan action figure dilengkapi aksesori. Kotak kemasannya memiliki latar belakang berwarna dengan desain sederhana. Di bagian atas kotak kemasan, tuliskan ‘Ambar’.”
  2. “Ubah foto ini menjadi karakter figurin. Di belakangnya, letakkan kotak dengan gambar karakter yang dicetak di atasnya, dan komputer yang menampilkan proses modeling Blender. Di depan kotak, tambahkan alas plastik bulat dengan figurin berdiri di atasnya. Buat material PVC terlihat jernih, dan atur skenario di dalam ruangan jika mungkin.”
  3. “Buat figurin skala 1:7 motor dalam foto. Letakkan di meja komputer dengan alas akrilik transparan, tanpa teks. Di layar komputer, tampilkan proses modeling ZBrush dari figurin, dan tambahkan kotak kemasan mainan Bandai dengan ilustrasi asli di samping monitor.”

Menjadikan Foto Menjadi Video Bergerak

Jika ingin foto action figure menjadi video bergerak, pengguna dapat mengulangi langkah yang sama dengan mengunggah foto ke AI openArt atau Gemini AI, lalu ketik prompt berikut:

“Ada dua tangan yang mengangkat patung sambil memutar kiri dan kanan setelah ditempatkan kembali.”

Dengan demikian, pengguna bisa mengembangkan sendiri prompt dengan menambahkan deskripsi agar hasilnya lebih lengkap dan realistis.

Alasan Tren Ini Viral

Beberapa alasan tren ini viral adalah:
Mudah diakses: Siapa pun bisa membuat tanpa keahlian 3D.
Hasil realistis: Mirip dengan action figure premium.
Personalisasi: Bisa membuat action figure dari foto diri sendiri, selebriti, atau karakter fiksi.
Interaktif: Pengguna saling menantang teman untuk membuat versi mereka sendiri.

Peringatan Penting

Meski menarik, pengguna harus memperhatikan kebijakan privasi saat menggunakan Gemini AI. Pastikan membaca dan menyesuaikan preferensi sebelum menggunakan layanan.

Peluang Baru untuk Kreativitas Digital

Tren action figure AI ini membuka peluang baru bagi kreativitas digital. Dengan fitur seperti Gemini AI dan Nano Banana, pengguna bisa membuat konten unik untuk media sosial tanpa perlu investasi mahal pada software desain 3D profesional.

Segera coba, buat karya unik Anda, dan siapa tahu action figure buatan Anda bisa menjadi viral di Instagram!

Cara Membuat Foto AI di Mekkah dengan Latar Ka’bah, Ikuti Tren Prompt Viral Seperti Polaroid

0

Perkembangan Teknologi AI dalam Kehidupan Sehari-hari

Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini semakin merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari. Dulu, AI hanya dikenal di bidang penelitian atau industri, tetapi kini masyarakat umum mulai memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan sederhana, termasuk mengedit foto. Salah satu tren terbaru yang sedang viral di media sosial adalah penggunaan AI untuk membuat foto dengan latar belakang Ka’bah di Mekkah.

Banyak orang, baik pria, wanita, pasangan suami istri, maupun anak-anak, membagikan hasil editan yang tampak nyata, seolah mereka sedang berada langsung di Tanah Suci. Tren ini semakin populer karena hasil visual yang sangat detail dan realistis. Pengguna bahkan bisa mengatur busana seperti gamis, abaya putih, hingga pakaian ihram untuk laki-laki agar tampak sesuai suasana ibadah.

Mengapa Foto AI di Mekkah Menjadi Viral?

Ada beberapa alasan mengapa tren ini cepat menyebar. Pertama, banyak umat Muslim yang memiliki kerinduan mendalam pada Tanah Suci, namun belum berkesempatan berkunjung. Foto AI seakan memberi pengalaman imajiner yang membuat mereka merasa lebih dekat dengan Ka’bah. Di sisi lain, media sosial seperti TikTok dan Instagram mendorong penyebaran tren dengan cepat. Setiap unggahan foto dengan background Ka’bah langsung menarik perhatian, memicu komentar, dan dibagikan ulang. Hasil edit yang realistis pun membuat banyak orang penasaran bagaimana cara membuatnya.

Cara Membuat Foto AI di Mekkah Background Ka’bah

Bagi yang ingin mencoba, langkah membuat foto AI di Mekkah ternyata cukup mudah. Berikut panduan sederhana yang bisa diikuti:

  1. Buka browser Google atau Chrome di perangkatmu.
  2. Akses situs https://gemini.google.com/app.
  3. Klik tanda (+) untuk memulai proyek baru.
  4. Pilih Upload File lalu masuk ke Photo Library.
  5. Pilih foto pribadi yang ingin diedit.
  6. Siapkan prompt AI atau instruksi detail tentang tampilan foto yang kamu inginkan.
  7. Tunggu proses hingga hasil foto selesai dibuat.

Dengan cara ini, kamu bisa mengedit foto seolah sedang berada di Masjidil Haram dengan Ka’bah sebagai latar.

Contoh Prompt untuk Foto AI di Mekkah

Agar hasil editan terlihat realistis, pengguna perlu menuliskan prompt yang jelas. Berikut beberapa contoh prompt yang viral di TikTok dan bisa kamu coba:

  • Dari akun TikTok @elsyefrau: “Ubah foto memiliki badan dan memakai abaya putih panjang dengan hijab panjang menutupi setengah badan. Hijab tertiup angin. Jangan ubah wajah. Tambahkan efek cahaya matahari di depan Ka’bah bersama jamaah lainnya.”
  • Dari akun TikTok @nasyirwan: “Ganti latar belakang menjadi pemandangan Masjidil Haram di Mekah resolusi tinggi. Wajah tetap tidak berubah. Ubah pakaian pria dan wanita menjadi busana muslim serba putih yang sopan dan elegan, dengan pencahayaan realistis.”

Contoh Prompt AI untuk Foto di Tanah Suci

Selain contoh di atas, ada banyak variasi prompt yang bisa kamu gunakan. Berikut inspirasi prompt populer:

  • Prompt untuk Laki-laki dengan Ihram:

    “Cinematic hyper-realistic 8K photography at Masjidil Haram, Mecca. The Kaaba stands majestic with golden calligraphy, surrounded by pilgrims. A man in traditional white ihram stands in front, hands folded peacefully, face calm and spiritual. Do not change facial features, keep identity 100% original. Golden hour lighting, professional medium format, ultra-detailed, ratio 9:16, no blur, no text.”

  • Prompt untuk Perempuan dengan Abaya Putih:

    “Realistic cinematic portrait of a woman standing in front of the Kaaba, wearing a white abaya, hijab, and sunglasses. Elegant style, birds flying in the background, sunlight shining softly. Do not alter the face, only enhance details and lighting. High-resolution, natural composition, realistic, 9:16 aspect ratio.”

Catatan Penting Saat Membuat Foto AI

Meski menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan sampai penggunaan foto AI di Mekkah background Ka’bah menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah benar-benar sedang berhaji. Sebaiknya jelaskan bahwa itu hanyalah editan. Selain itu, gunakan foto dengan kualitas baik agar hasil lebih realistis. Hindari penggunaan prompt berlebihan yang bisa membuat hasil terlihat tidak natural. Di sisi lain, selalu gunakan teknologi ini untuk tujuan positif, seperti mengekspresikan kerinduan pada Tanah Suci atau sekadar mengikuti tren media sosial dengan bijak.

Daftar Harga iPhone Bekas Eks iBox di Solo, 17 September 2025: Cek Sebelum Beli

0

Daftar Harga iPhone Bekas di Solo yang Bisa Jadi Referensi

Di kota Solo, Jawa Tengah, permintaan terhadap perangkat elektronik khususnya iPhone bekas semakin meningkat. Salah satu pilihan yang menarik adalah iPhone bekas resmi dari iBox. Perangkat ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin memiliki produk Apple dengan kualitas terjamin dan harga lebih terjangkau.

iPhone bekas iBox biasanya dalam kondisi sangat baik, baik secara fisik maupun performa. Hal ini membuat konsumen merasa lebih aman dibandingkan membeli dari penjual perseorangan. Beberapa model yang sering dicari meliputi iPhone 11, iPhone 12, hingga seri Pro dan Pro Max. Selain itu, iPhone XR dan iPhone SE juga diminati sebagai pilihan entry-level untuk pengguna baru yang beralih ke ekosistem Apple.

Berikut daftar harga pasaran iPhone bekas iBox di Solo berdasarkan data dari marketplace Facebook:

  • iPhone 16 Pro

    128 GB: Rp16.450.000-Rp18.500.000

    256 GB: Rp16.500.000-Rp19.500.000

  • iPhone 16 Pro Max

    256 GB: Rp18.900.000-Rp20.700.000

    512 GB: Rp22.200.000-Rp25.500.000

  • iPhone 16 Plus

    128 GB: Rp14.500.000-Rp16.500.000

    256 GB: Rp15.200.000-Rp15.399.000

  • iPhone 16 E

    128 GB: Rp9.500.000-Rp13.999.000

    256 GB: Rp13.700.000-Rp15.200.000

  • iPhone 16

    128 GB: Rp12.650.000-Rp13.200.000

    256 GB: Rp14.700.000-Rp15.000.000

  • iPhone 15 Pro Max

    256 GB: Rp15.500.000-Rp16.000.000

  • iPhone 15 Pro

    128 GB: Rp13.500.000-Rp14.200.000

  • iPhone 15 Plus

    128 GB: Rp10.500.000-Rp11.000.000

    256 GB: Rp13.200.000

  • iPhone 15

    128 GB: Rp8.900.000-Rp13.500.000

    256 GB: Rp11.350.000-Rp14.800.000

  • iPhone 14 Pro

    128 GB: Rp10.700.000-Rp11.500.000

    256 GB: Rp12.999.000-Rp13.999.000

  • iPhone 14 Plus

    128 GB: Rp7.000.000-Rp8.800.000

    256 GB: Rp7.800.000-Rp10.000.000

    512 GB: Rp11.800.000-Rp15.300.000

  • iPhone 14

    128 GB: Rp8.150.000-Rp9.000.000

    256 GB: Rp8.700.000-Rp9.600.000

  • iPhone 13 Pro Max

    128 GB: Rp9.500.000

  • iPhone 13 Pro

    256 GB: Rp8.699.000

  • iPhone 13

    128 GB: Rp6.999.000-Rp7.899.000

  • iPhone 12 Pro Max

    128 GB: Rp7.750.000

  • iPhone 12 Pro

    128 GB: Rp6.350.000-Rp7.000.000

  • iPhone 12

    64 GB: Rp4.900.000-Rp6.000.000

    128 GB: Rp6.000.000-Rp6.850.000

  • iPhone 11 Pro Max

    64 GB: Rp5.400.000

  • iPhone 11 Pro

    64 GB: Rp5.100.000-Rp5.500.000

    256 GB: Rp4.700.000-Rp5.900.000

  • iPhone 11

    64 GB: Rp4.500.000-Rp4.800.000

    128 GB: Rp5.200.000-Rp5.500.000

    256 GB: Rp5.350.000-Rp6.000.000

  • iPhone XR

    64 GB: Rp3.500.000-Rp3.900.000

    128 GB: Rp4.000.000-Rp4.500.000

    256 GB: Rp4.500.000-Rp4.600.000

Harga di atas merupakan referensi berdasarkan data pasar online dan bisa berubah sesuai kondisi perangkat serta negosiasi antara penjual dan pembeli. Pastikan untuk memeriksa kondisi fisik dan kelengkapan sebelum melakukan transaksi.

Tips Memilih iPhone Bekas Agar Tidak Tertipu

Agar tidak mengalami kerugian, berikut beberapa tips penting saat membeli iPhone bekas:

  1. Pastikan iPhone Menyala dengan Normal

    Coba matikan dan nyalakan perangkat. Pastikan bisa booting hingga layar Home. Jika stuck di logo Apple, bisa jadi ada masalah serius.

  2. Periksa Apple ID

    Pastikan Apple ID sudah keluar. Jika masih ada, perangkat terkunci dan tidak bisa digunakan bebas.

  3. Cek Kondisi Fisik Bodi

    Periksa bezel dan punggung iPhone. Lecet atau retak bisa mengindikasikan kerusakan internal.

  4. Tes Fungsi Tombol

    Tekan tombol volume, power, silent, dan Home (jika ada). Pastikan semua merespons dengan baik.

  5. Uji Sensor Penting

    Coba sensor seperti proximity, gyroscope, Face ID, dan Touch ID. Pastikan bekerja normal.

  6. Periksa Kesehatan Baterai

    Masuk ke menu “Baterai” dan lihat statusnya. Hindari jika tertulis “Service”.

  7. Uji Fungsi Kamera

    Ambil foto dan video dari semua kamera. Pastikan hasilnya jernih tanpa bintik atau noda.

  8. Tes Layar

    Geser jari di seluruh layar. Pastikan semua area merespons dan tidak ada bercak atau bayangan.

  9. Cek Speaker dan Mikrofon

    Putar suara dan lakukan perekaman. Pastikan tidak ada gangguan suara.

  10. Uji Fitur Konektivitas

    Pastikan WiFi, Bluetooth, dan jaringan seluler bekerja normal.

Jenis-Jenis iPhone Bekas di Pasaran

Ada tiga jenis iPhone bekas yang umum ditemukan di Indonesia:

  • iPhone Resmi

    Asli Apple, didistribusikan lewat jalur resmi seperti iBox. Tidak terkena pemblokiran jaringan.

  • iPhone BM (Black Market)

    Asli Apple, tapi masuk tanpa izin resmi. Berisiko diblokir jaringan.

  • iPhone HDC (Handphone Copy)

    Tiruan dari Apple, kualitas jauh lebih rendah.

Disarankan hanya membeli iPhone resmi untuk keamanan dan kenyamanan penggunaan.

Kode Negara pada iPhone

Kode negara pada iPhone bisa membantu mengetahui asal dan kompatibilitas jaringan. Contohnya:

  • LL: Amerika Serikat & Kanada
  • J: Jepang
  • ZP: Hongkong, Makau
  • MY: Malaysia
  • ID/A, FE/A, PA/A: Indonesia
  • CH: Tiongkok
  • X: Australia & Selandia Baru
  • T, TY, IP: Italia
  • DN: Austria, Belanda, Jerman
  • FB: Prancis, Luksemburg
  • RS: Rusia
  • PP: Filipina

Kode model iPhone dapat ditemukan di menu “Settings > General > About” atau di belakang bodi perangkat.

Cara Mengubah Foto Pribadi Jadi Model Cowok atau Cewek dengan Gemini AI

0

Tips Menggunakan Prompt Gemini AI untuk Mengubah Foto Menjadi Model

Menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti Gemini AI kini memungkinkan siapa saja untuk mengubah foto pribadi menjadi potret yang terlihat seperti model profesional. Dengan beberapa langkah sederhana dan prompt yang tepat, Anda bisa menciptakan hasil yang menakjubkan dalam hitungan detik. Berikut panduan lengkapnya.

Contoh Prompt Umum untuk Membuat Foto Menjadi Potret Model

Jika Anda ingin mengubah foto biasa menjadi potret model dengan gaya editorial majalah fashion, berikut contoh prompt yang bisa digunakan:

“Ubah foto ini menjadi potret model profesional dengan pencahayaan studio, gaya editorial majalah fashion. Tampilkan pose elegan, detail wajah yang tegas, kulit halus, serta busana stylish sesuai tren terkini. Hasilkan nuansa fotografi high-end dengan latar belakang minimalis dan pencahayaan dramatis.”

Dengan prompt ini, foto Anda akan terlihat seperti hasil pemotretan di studio profesional, lengkap dengan aura model yang sesuai dengan karakter yang diinginkan.

Prompt Khusus untuk Model Cowok

Jika Anda ingin membuat foto Anda terlihat seperti model cowok, berikut beberapa contoh prompt yang bisa dicoba:

  1. Edit foto itu menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia mengenakan outfit serba hitam: blazer oversize dan celana panjang. Memakai kacamata hitam, dan memegang secangkir take-away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.
  2. Edit foto itu menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia mengenakan outfit serba hitam: jas dan celana panjang slimfit. Memakai kacamata hitam, dan memegang secangkir take-away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.

Prompt Khusus untuk Model Cewek

Untuk model cewek, berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan:

  1. Edit foto itu menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia mengenakan outfit serba hitam: blazer oversize dan celana panjang. Berhijab, memakai kacamata hitam, dan memegang secangkir take-away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.
  2. Edit foto itu menjadi berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Ia menggunakan outfit serba hitam: blazer oversize dan celana panjang hijab. Menggunakan kacamata hitam, dan memegang secangkir take away. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.

Prompt Khusus untuk Model Pasangan

Jika Anda ingin membuat foto pasangan terlihat seperti model, berikut contoh prompt-nya:

Foto itu menjadi pasangan yang sedang berdiri santai di dalam lift bergaya modern dengan dinding logam reflektif. Mereka mengenakan outfit serba hitam: blazer oversize dan celana panjang perempuan berhijab. Laki-laki dengan rambut stylis Korea memakai kacamata hitam. Gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Pencahayaan redup dari lampu neon di langit-langit menciptakan bayangan halus.

Cara Menggunakan Gemini AI untuk Mengedit Foto

Berikut langkah-langkah sederhana untuk menggunakan Gemini AI dalam mengedit foto:

  1. Unduh Aplikasi Gemini AI

    Anda dapat mengunduh aplikasi melalui Google Play Store atau App Store. Jika lebih nyaman, Anda juga bisa mengaksesnya langsung melalui situs web resmi di alamat https://gemini.google.com/.

  2. Unggah Foto

    Pilih foto dengan resolusi tinggi dan pastikan subjek jelas dan fokus. Unggah foto tersebut ke aplikasi Gemini AI.

  3. Gunakan Prompt yang Tersedia

    Setelah foto berhasil diunggah, salin salah satu prompt yang telah disediakan dan tempelkan di kolom input pada aplikasi. Gemini AI akan segera memproses foto Anda dan menghasilkan potret yang menarik hanya dalam beberapa detik.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa dengan mudah mengubah foto pribadi menjadi potret yang terlihat seperti hasil pemotretan profesional. Teknologi AI semakin memudahkan siapa pun untuk menciptakan karya visual yang menakjubkan tanpa perlu memiliki pengalaman khusus dalam fotografi.

Harga iPhone Terbaru September: Daftar Lengkap iPhone 17 hingga iPhone 13

0

Pengenalan iPhone Terbaru dan Harga Terkini

Apple kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam lini ponsel pintarnya. Pada acara Apple Event “Awe Dropping”, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini secara resmi meluncurkan model-model terbaru yang menarik perhatian penggemar gadget. Diantaranya adalah iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 16, iPhone 15, iPhone 14, iPhone 13, iPhone 12, dan iPhone 16E. Setiap model memiliki keunggulan masing-masing yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen.

Keunggulan iPhone 17 Air

Salah satu model yang mendapat perhatian khusus adalah iPhone 17 Air. Model ini menjadi pengganti dari iPhone Plus sebelumnya. Salah satu fitur utama dari iPhone 17 Air adalah desain yang sangat tipis dengan ketebalan hanya 5,6 mm. Ini menjadikannya sebagai iPhone tertipis yang pernah ada dalam sejarah Apple.

Meskipun memiliki bodi yang tipis, iPhone 17 Air tetap dirancang untuk tahan lama. Ponsel ini dilengkapi dengan lapisan Ceramic Shield 2 di bagian depan yang diklaim tiga kali lebih tahan terhadap goresan dibandingkan sebelumnya. Selain itu, bagian belakang juga dilapisi Ceramic Shield yang dinyatakan 4 kali lebih kuat dari versi sebelumnya. Bahan bingkai yang digunakan adalah titanium, sehingga meningkatkan daya tahan dan kesan premium pada ponsel ini.

Harga iPhone 17 dan iPhone 17 Air

iPhone 17 dan iPhone 17 Air dapat dipesan mulai 12 September dan akan tersedia secara resmi pada 19 September. Harga yang ditawarkan berbeda-beda tergantung pada kapasitas memori internal. Berikut rincian harganya:

  • iPhone 17 256 GB: sekitar 799 dollar AS (sekitar Rp 13 juta)
  • iPhone 17 512 GB: sekitar 999 dollar AS (sekitar Rp 16,4 juta)
  • iPhone 17 Air 256 GB: sekitar 999 dollar AS (sekitar Rp 16,4 juta)
  • iPhone 17 Air 512 GB: sekitar 1.199 dollar AS (sekitar Rp 19,7 juta)
  • iPhone 17 Air 1 TB: sekitar 1.399 dollar AS (sekitar Rp 23 juta)

Daftar Harga iPhone Terbaru 2025

Berikut daftar harga beberapa model iPhone terbaru di Indonesia, sesuai informasi dari situs iBox Indonesia:

iPhone 13

  • Kapasitas 128 GB: Rp 8.249.000 (dari harga semula Rp 10.299.000)

iPhone 14

  • Kapasitas 128 GB: Rp 9.699.000 (dari harga semula Rp 12.499.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 11.949.000 (dari harga semula Rp 15.299.000)

iPhone 15

  • Kapasitas 128 GB: Rp 10.999.000 (dari harga semula Rp 14.400.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 13.499.000 (dari harga semula Rp 17.499.000)

iPhone 15 Plus

  • Kapasitas 128 GB: Rp 12.999.000 (dari harga semula Rp 16.499.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 15.499.000 (dari harga semula Rp 19.499.000)

iPhone 16

  • Kapasitas 128 GB: Rp 13.999.000 (dari harga semula Rp 16.999.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 16.499.000 (dari harga semula Rp 19.499.000)
  • Kapasitas 512 GB: Rp 20.999.000 (dari harga semula Rp 23.499.000)

iPhone 16 Plus

  • Kapasitas 128 GB: Rp 15.999.000 (dari harga semula Rp 18.999.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 18.499.000 (dari harga semula Rp 21.499.000)
  • Kapasitas 512 GB: Rp 22.999.000 (dari harga semula Rp 25.499.000)

iPhone 16 Pro

  • Kapasitas 128 GB: Rp 17.999.000 (dari harga semula Rp 21.999.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 20.999.000 (dari harga semula Rp 24.499.000)
  • Kapasitas 512 GB: Rp 25.499.000 (dari harga semula Rp 28.499.000)
  • Kapasitas 1 TB: Rp 29.999.000 (dari harga semula Rp 32.499.000)

iPhone 16 Pro Max

  • Kapasitas 256 GB: Rp 21.999.000 (dari harga semula Rp 25.999.000)
  • Kapasitas 512 GB: Rp 27.499.000 (dari harga semula Rp 30.999.000)
  • Kapasitas 1 TB: Rp 32.499.000 (dari harga semula Rp 34.999.000)

iPhone 16e

  • Kapasitas 128 GB: Rp 11.499.000 (dari harga semula Rp 12.740.000)
  • Kapasitas 256 GB: Rp 13.999.000 (dari harga semula Rp 15.240.000)
  • Kapasitas 512 GB: Rp 17.999.000 (dari harga semula Rp 19.240.000)

iPhone 11

  • iPhone 11 64GB: Rp 6.999.000
  • iPhone 11 128GB: Rp 8.499.000

iPhone SE 3rd Gen

  • iPhone SE 3rd Gen 64GB: Rp 6.999.000
  • iPhone SE 3rd Gen 128GB: Rp 8.499.000
  • iPhone SE 3rd Gen 256GB: Rp 9.999.000

Google PHK 200 Karyawan AI Akibat Perselisihan Gaji

0

Pemutusan Kontrak di Google: Karyawan Kontrak AI Dipecat Tanpa Pemberitahuan

Beberapa bulan terakhir, Google dilaporkan mengakhiri hubungan kerja dengan lebih dari 200 karyawan kontrak yang bekerja pada berbagai proyek kecerdasan buatan (AI). Tindakan ini dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dan menimbulkan kontroversi terkait upah serta kondisi kerja para pekerja tersebut. Penutupan ini terjadi dalam situasi yang cukup rumit, mengingat adanya perbedaan pendapat antara karyawan kontrak dan perusahaan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Wired, Google telah memindahkan sebagian besar tugas penilaian AI kepada perusahaan outsourcing seperti GlobalLogic, anak perusahaan Hitachi. Proses alih daya ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, sehingga membuat banyak pekerja kontrak bergantung pada sistem outsourcing untuk menjalankan tugas mereka.

Sebagian besar tenaga kontrak yang terkena dampak pemutusan kontrak berasal dari Amerika Serikat dan bekerja dengan materi berbahasa Inggris. Mereka umumnya memiliki latar belakang pendidikan tinggi, mulai dari gelar master hingga doktoral. Syarat ini menjadi dasar bagi mereka untuk bergabung dalam program bernama “Super Rater”.

Program Super Rater adalah inisiatif khusus yang digunakan Google untuk melatih dan mengevaluasi kualitas produk AI-nya, termasuk chatbot seperti Gemini. Dalam program ini, para pekerja kontrak bertugas mengevaluasi, mengedit, dan menulis ulang respons dari chatbot tersebut. Namun, sejumlah pekerja mengklaim bahwa pemutusan kontrak dilakukan karena adanya pengurangan skala proyek.

Dokumen internal dari GlobalLogic menyebutkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan sistem AI yang mampu melakukan penilaian secara otomatis. Hal ini berarti para karyawan kontrak sedang membantu melatih sistem yang berpotensi menggantikan posisi mereka sendiri. Situasi ini menimbulkan ketidakpastian dan rasa khawatir di kalangan pekerja.

Pemutusan kontrak ini juga terjadi di tengah protes dari para pekerja, yang merasa tidak puas dengan upah yang rendah, kondisi kerja yang buruk, dan ketidakstabilan pekerjaan. Beberapa kontraktor menuding bahwa tindakan ini merupakan bentuk pembalasan atas upaya pembentukan serikat pekerja yang sempat muncul awal tahun ini.

Selain itu, GlobalLogic juga dikaitkan dengan praktik yang disebut “quiet firing”, yaitu tindakan membiarkan karyawan mengundurkan diri tanpa memberikan pemberitahuan resmi. Pada Juli lalu, perusahaan memaksakan karyawan di Austin, Texas, untuk kembali bekerja di kantor. Bagi mereka yang tidak bisa hadir karena alasan kesehatan atau finansial, opsi yang tersisa hanyalah mengundurkan diri.

Google menegaskan bahwa mereka hanya sebagai pihak yang memberikan kontrak, dan tanggung jawab utama terletak pada perusahaan penyedia layanan seperti GlobalLogic. Menurut juru bicara perusahaan, “Individu yang terdampak adalah karyawan GlobalLogic atau subkontraktornya, bukan Alphabet. Sebagai pemberi kerja, GlobalLogic dan subkontraktornya bertanggung jawab atas ketenagakerjaan dan kondisi kerja karyawan mereka.”

Google juga menyatakan bahwa mereka menanggapi hubungan dengan pemasok dengan serius. Perusahaan melakukan audit terhadap perusahaan yang bekerja sama dengan mereka sesuai dengan Supplier Code of Conduct—sebuah pedoman yang mengatur standar etika dan prinsip kerja yang harus dipatuhi oleh mitra bisnis.