Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 531

Sam Altman: Profesi Kesehatan Aman untuk Gen Z di Masa Depan

0

Sektor Kesehatan Dinilai Paling Aman dari Ancaman Otomatisasi

Di tengah perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mengubah berbagai sektor pekerjaan, sektor kesehatan muncul sebagai salah satu bidang yang dinilai paling aman dari ancaman otomatisasi. Hal ini disampaikan oleh CEO OpenAI, Sam Altman, yang menegaskan bahwa profesi seperti perawat tidak akan sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Altman menjelaskan bahwa aspek manusiawi dalam layanan kesehatan sangat penting dan tidak bisa dihilangkan oleh AI atau robot. Ia menyatakan bahwa pada saat-saat kritis, manusia membutuhkan hubungan emosional yang mendalam dengan tenaga medis. “Saya yakin pekerjaan yang tidak akan terlalu terdampak adalah perawat. Orang benar-benar membutuhkan koneksi manusia yang mendalam dalam momen itu, tidak peduli sebaik apa pun saran dari AI atau robot,” ujarnya.

Profesi Lain Justru Rentan Terhadap Otomatisasi

Selain sektor kesehatan, Altman juga menyoroti bahwa beberapa profesi lain jauh lebih rentan terhadap penggantian oleh AI. Misalnya, pekerjaan di bidang layanan pelanggan atau customer service. Menurutnya, banyak tugas yang saat ini dilakukan melalui telepon atau komputer akan segera hilang dan digantikan oleh teknologi.

“Jika kita melihat ke depan, saya yakin banyak pekerjaan dukungan pelanggan yang saat ini dilakukan melalui telepon atau komputer akan hilang dan lebih baik dilakukan oleh AI,” tambah Altman.

Sementara itu, sektor teknologi seperti pemrograman mengalami dampak yang lebih kompleks. Meskipun alat AI meningkatkan produktivitas para programmer, arah jangka panjangnya masih belum jelas. Altman mengungkapkan ketidakpastian tentang jumlah pekerjaan di masa depan. “Permintaan perangkat lunak sangat besar. Namun, jika kita maju lima atau sepuluh tahun ke depan, apakah akan ada lebih banyak pekerjaan atau lebih sedikit? Itu yang masih saya belum pastikan,” ujarnya.

Proyeksi Pertumbuhan Tenaga Kerja di Sektor Kesehatan

Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat memperkirakan penambahan 5,2 juta pekerjaan baru dalam dekade mendatang. Dari angka tersebut, sektor kesehatan dan bantuan sosial diprediksi menjadi yang paling cepat tumbuh. Hal ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan perawatan lansia dan layanan untuk penyandang disabilitas.

Pertumbuhan sektor ini diperkirakan mencapai 21 persen, yang akan menambah lebih dari 528.000 posisi baru pada 2034. Namun, pertumbuhan ini tidak selalu stabil. Pada Agustus 2025, hanya ada penambahan 31.000 pekerjaan, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata 42.000 dalam setahun terakhir. Tekanan ekonomi dan potensi pemangkasan anggaran Medicaid disebut sebagai hambatan bagi pertumbuhan sektor ini.

Generasi Z Melirik Karier di Bidang Kesehatan

Dengan semakin kuatnya penetrasi AI di berbagai bidang, generasi muda, khususnya Gen Z, mulai melihat sektor kesehatan sebagai jalur karier yang aman dan stabil. Mereka melihat profesi dokter maupun perawat sebagai pilihan strategis yang menawarkan kestabilan dalam dunia kerja yang berubah cepat.

CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, juga menegaskan bahwa empati manusia merupakan aspek esensial dalam perawatan kesehatan. “Ada banyak hal yang tidak ingin kita serahkan pada mesin. Anda tidak ingin dirawat oleh perawat robot—ada aspek empati manusia yang sangat khas dalam perawatan itu,” ujarnya kepada Wired.

Kesehatan sebagai Fondasi Hubungan Manusia

Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, pandangan Altman dan Hassabis mempertegas bahwa sektor kesehatan bukan hanya menjadi bagian vital dari ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi hubungan manusia yang tidak dapat digantikan oleh teknologi. Aspek emosional, empati, dan keterlibatan langsung antara pasien dan tenaga medis tetap menjadi elemen utama dalam layanan kesehatan.

HP Istriku Dirampas, Bagaimana Solusinya?

0

Tantangan Digitalisasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Digitalisasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Akses terhadap berbagai layanan dan informasi kini lebih mudah dibandingkan masa lalu. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan baru yang tidak bisa diabaikan, seperti penipuan, pencurian data, hingga pembajakan perangkat.

Salah satu pengalaman pribadi yang saya alami adalah ketika saya menjadi korban penipuan melalui telepon. Pada suatu hari, seseorang menghubungi saya dengan nomor yang menunjukkan bahwa itu adalah nomor anak saya. Mereka mengabarkan bahwa anak saya mengalami kecelakaan serius dan harus segera menjalani operasi. Dengan rasa panik, saya langsung mentransfer uang sesuai permintaan. Setelahnya, anak saya pulang dengan selamat dan memberi tahu bahwa HP-nya hilang dalam perjalanan. Saat itu, saya menyadari bahwa saya telah menjadi korban penipuan yang sangat cerdas.

Selain itu, maraknya penipuan melalui file APK juga menjadi perhatian serius. Beberapa waktu lalu, banyak orang terjebak oleh file bernama “undangan nikah” atau “lacak paket”. Alat komunikasi yang semakin canggih justru membuat para penipu semakin lihai dalam menjalankan aksinya.

Suatu hari, saat menjelang pulang kerja, saya mencoba menelepon istri melalui WhatsApp untuk menanyakan barang yang ingin dibeli. HP istri berdering, dan beberapa detik kemudian panggilan saya dijawab. Saya kaget karena suara yang terdengar bukan berasal dari istri saya. Suara itu berasal dari seorang laki-laki muda, yang tampaknya saya kenal. Pertanyaannya, siapa dia? Bagaimana dia bisa memegang HP istriku dan mengangkat telepon? Ini berarti HP istriku sudah dibajak! Saya merasa khawatir dan harus segera mencari solusi.

Generasi Anak Balita dan Gadget

Anak balita pada era sekarang adalah generasi yang sangat dekat dengan gadget. Mereka terbiasa menggunakan perangkat digital sejak usia dini. Berbeda dengan generasi kakek-nenek yang masih kaku dalam menggunakan layar sentuh, anak-anak sekarang lebih cepat belajar dan mengoperasikan perangkat tanpa diajari.

Pertama kali berinteraksi dengan layar gawai, niat orang tua biasanya mulia, yaitu memberikan hiburan melalui video di YouTube. Namun, hal ini justru membuat anak-anak kecolongan dan mampu mengoperasikan HP tanpa bimbingan. Mereka tidak hanya bisa scrolling video, tetapi juga membuka layar yang terkunci, mengakses kamera, menekan tombol “next” pada Spotify, bahkan me-restart HP orang tua. Hal ini cukup menakutkan, bukan?

Ketidaktahuan mereka tentang cara mengoperasikan gadget ternyata memberi mereka kesempatan untuk belajar sendiri. Jika HP disentuh, maka perangkat akan merespons. Namun, jika terlalu lama menonton video pendek, mereka justru bisa kecanduan dan mengalami gangguan kognitif, seperti brain rot.

Ancaman dari Paket yang Tidak Dipesan

Tidak kalah heboh, ada kasus di mana seseorang menerima paket CID (Cek In Delivery) meskipun tidak merasa memesan barang. Nama dan alamat yang tercantum cocok dengan identitas Anda. Pertanyaannya, siapa yang memesan barang tersebut? Apakah ini paket misterius?

Ternyata, hal ini bisa terjadi karena anak-anak Anda membuka aplikasi e-commerce seperti Shopee, lalu melakukan checkout dengan metode COD. Harga barang yang dipesan bisa mencapai jutaan rupiah. Bayangkan betapa kagetnya orang tua jika mengetahui hal ini. Ini menunjukkan betapa berbahayanya HP yang berada di tangan anak-anak.

Pengalaman Pribadi dengan Anak

Beberapa waktu lalu, saat saya menelepon istri, suara di ujung telepon mengucapkan “Halo, Pah!” Saya kaget, tetapi akhirnya sadar bahwa itu adalah suara anak saya. Anak saya terbiasa “membajak” HP istri untuk menonton video di YouTube. Meski sudah dibatasi, ia selalu cepat tanggap jika melihat HP di jangkauan tangannya.

Anak saya melihat tombol hijau pada menu panggilan suara WhatsApp dan langsung menjawab telepon. Syukurnya, ia bisa memahami instruksi saya untuk menyerahkan HP kepada istri. Untungnya lagi, ia tidak membuka aplikasi e-commerce dan menekan tombol checkout.

Kami tidak melarang anak secara radikal untuk memegang HP. Justru, kami mengajarkan dia bahwa jika ingin menggunakan HP papa/mama, harus izin dulu. Jika ada telepon, harus diserahkan kepada orang tua. Hal ini membantu anak dan orang tua saling belajar dalam menghadapi dunia digital.

5 Prompt Menarik Gemini AI, Edit Foto Keluarga, Pernikahan, Pasangan, Cukup Salin dan Hasilkan

0

Tren Miniatur Digital dengan Teknologi AI Gemini

Belakangan ini, media sosial seperti Instagram dan TikTok sedang diramaikan oleh tren unik berupa foto bertema action figure atau miniatur digital yang terlihat sangat realistis. Namun, yang menarik adalah, figur-figur tersebut bukanlah hasil karya pematung profesional, melainkan kreasi dari kecerdasan buatan (AI) Gemini milik Google.

Dengan teknologi yang bisa diakses secara gratis, Gemini AI mampu menyulap foto 2D biasa menjadi model 3D berskala 1/7, lengkap dengan detail tekstur, pencahayaan, hingga pose layaknya mainan koleksi premium. Awalnya, tren ini lebih banyak digunakan untuk mengubah foto pribadi, koleksi mobil atau motor, hingga potret bersama pasangan menjadi miniatur digital. Namun, belakangan kreator justru menemukan potensi baru: membuat miniatur dari foto keluarga.

Fenomena ini langsung disambut antusias. Banyak pengguna yang menganggap hasilnya unik sekaligus memiliki nilai emosional, sehingga permintaan untuk mengubah foto keluarga menjadi action figure digital semakin meningkat. Proses pembuatannya pun terbilang mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan teks perintah (prompt) ke dalam aplikasi Gemini AI. Setelah itu, sistem akan otomatis menghasilkan miniatur digital yang bisa dibagikan di media sosial, atau bahkan dicetak untuk dijadikan koleksi pribadi.

Beberapa Prompt Populer untuk Membuat Miniatur Foto Keluarga

Berikut beberapa prompt yang bisa digunakan untuk mengubah foto keluarga menjadi action figure yang lagi viral saat ini:

  • “Create a 1/18 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.”
  • “Create a 1:15 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.”
  • A 1/15 scale commercialized figurine of a family, in a highly realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a modern computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a photo frame showing the original family picture.
  • A 1/15 scale commercialized action figure of a family from the photo, designed in a highly realistic style, in a real environment. The action figure is placed on a modern computer desk. The action figure has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of this action figure. Next to the computer screen is a BANDAI-style toy packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations.

Cara Mengubah Foto Keluarga Menjadi Miniatur Action Figure

Berikut langkah-langkah mengubah foto keluarga menjadi miniatur action figure di Gemini AI:

  1. Unduh Aplikasi Gemini AI
  2. Dapatkan aplikasi melalui Google Play Store atau App Store.
  3. Atau akses lewat komputer di https://gemini.google.com/.

  4. Unggah Foto yang Ingin Dijadikan Action Figure

  5. Pilih foto dengan resolusi tinggi, pastikan subjek jelas dan fokus.
  6. Unggah foto ke aplikasi Gemini AI.

  7. Gunakan Prompt

  8. Setelah itu, gunakan prompt (bisa di copy dari penjelasan sebelumnya) dan tempelkan di Gemini AI. Aplikasi akan membuat foto anda menjadi menarik hanya dalam beberapa detik.

Tips Optimalkan Prompt untuk Hasil Miniatur yang Sempurna

Membuat miniatur digital dengan Gemini AI tak hanya sekadar memasukkan foto. Kunci untuk mendapatkan hasil yang presisi dan sesuai keinginan terletak pada detail prompt yang diberikan. Semakin spesifik deskripsi yang ditulis, semakin akurat pula hasil yang akan diciptakan oleh AI.

Para kreator yang sudah mahir dalam tren ini membagikan beberapa tips penting. Salah satunya adalah bermain dengan deskripsi teknis, seperti skala miniatur yang diinginkan (misalnya, 1/7 atau 1/18), jenis alas figur (bundar atau persegi), bahkan warna alasnya (transparan atau hitam). Bisa juga menentukan konten yang ditampilkan pada layar komputer, seperti proses modeling 3D di ZBrush, atau lokasi penempatan figur seperti di atas meja kerja atau di rak buku.

Selain itu, menambahkan detail personal juga sangat disarankan. Deskripsikan secara spesifik pakaian yang dikenakan, ekspresi wajah yang ingin ditampilkan, atau aksesori unik yang dipakai oleh subjek foto. Dengan begitu, hasil miniatur akan terasa lebih personal dan akurat.

Jika menginginkan gaya tertentu, tak ada salahnya menunjuk produsen mainan ternama. Menyebutkan nama seperti Bandai, Banpresto, atau Hot Toys akan membantu AI meniru look dan gaya khas dari merek tersebut, membuat miniatur terlihat otentik seperti barang koleksi sungguhan.

Kumpulan Prompt Miniatur Lainnya

Selain foto keluarga, pengguna juga bisa mengubah berbagai foto lain menjadi miniatur, mulai dari foto pribadi, koleksi hingga bersama pasangan. Berikut sejumlah prompt yang populer dan banyak digunakan oleh para kreator untuk membuat minatur action figure yang lagi viral di media sosial.

1. Prompt Action Figure

  • “Create the person in this photo into an action figure toy that should be packaged. The action figure toy equipped with accessories. The packaging box should have a colorful background in a simple design. On the top of the packaging box, include text “Ambar”.”
  • “Turn this photo into a character figure. Behind it, place a box with the character’s image printed on it, and a computer showing the Blender modeling process on its screen. In front of the box, add a round plastic base with the character figure standing on it. Make the PVC material look clear, and set the scene indoors if possible.”
  • “Create a highly detailed 3:4 photorealistic miniature image of a man sitting in a large, transparent glass box with an elegant black base. Near the glass box are a pack of cigarettes, a lighter, a cup of coffee, and a cell phone with the same screen wallpaper as the man. In the background is a computer monitor displaying a 3D design of the man, in wireframe view in a 3D modeling application such as Blender. To the right of the monitor, a plastic model packaging box is visible with the same image with the words ‘Your Name’ and Japanese writing.”
  • “Turn this photo into a character figure. Behind it, place a box with the character’s image printed on it, and a computer showing the Blender modeling process on its screen. In front of the box, add a round plastic base with the character figure standing on it. Make the PVC material look clear, and set the scene indoors if possible.”

2. Prompt Miniatur Motor

  • “Create a realistic 1/7 scale figurine of the motorcycle in the picture. Place it on a computer desk with a transparent acrylic base, no text. On the screen, show a ZBrush modeling process of the figurine, and add a Bandai-style toy packaging box with original artwork beside the monitor.”
  • “Sebuah meja kerja dengan suasana realistis di dalam ruangan. Di atas meja terdapat miniatur motor PCX yang sangat detail dan tampak nyata. Di belakangnya ada monitor komputer besar menampilkan software 3D modeling dengan objek motor yang sama sedang didesain. Di samping monitor ada kotak mainan (model kit) dengan gambar motor itu dan tulisan 2025 ala Bandai yang berbahasa Jepang. Pencahayaan natural, fokus utama pada miniatur motor di atas meja.”

3. Prompt Miniatur Mobil

  • “Create a 1/18 scale commercialized figurine of the car in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of the figure. Next to the computer screen is a TAMIYA style toy packaging box printed with the original artwork.”

4. Prompt Miniatur untuk Foto Bersama Pasangan

  • “Generate a 1/7 scale realistic miniature of the couple in the photo. Place them on a wooden desk with small props such as books, coffee cups, and toy packaging. Use soft, cinematic lighting for an Instagram-worthy look.”

5. Prompt Miniatur Lainnya

  • “Buat foto potrait hyperrealistic sebuah meja kerja dengan suasana realistis di dalam ruangan. Di atas meja terdapat sebuah miniatur seorang karakter seperti difoto terlampir, terlihat full badan dari kepala sampai kaki yang sangat detail dan tampak nyata. Di belakangnya ada monitor komputer besar yang menampilkan software 3D modeling dengan objek yang sama. Di samping monitor terdapat kotak diecast dengan gambar karakter tersebut dan tulisan berbahasa Jepang. Objek miniatur berada di atas plat besi hitam tebal dengan tulisan timbul bertekstur perak keemasan ‘Nama Anda’. Pencahayaan ruangan fokus pada miniatur, resolusi tinggi, detail halus, 8K.”

Prompt Gemini AI Viral di Sosmed: Baju Adat, Kafe, Liburan

0

Tren Foto Realistis dengan Bantuan Teknologi AI

Kini, tren membuat foto ala action figure dan potret realistis dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) sedang digandrungi oleh kalangan anak muda. Dengan hanya menyalin sebuah prompt sederhana, siapa pun bisa menghasilkan foto unik yang terlihat nyata meski sejatinya hanyalah hasil olahan digital. Berbagai gaya populer seperti foto dengan busana adat Jawa, suasana berkemah di tepi pantai, atau latar kota Paris kini bisa dibuat dengan mudah.

Teknologi terbaru seperti Gemini AI memudahkan proses ini. Pengguna hanya perlu menyalin deskripsi atau prompt yang sudah tersedia, lalu membiarkan AI mengolahnya menjadi gambar realistis. Dengan kemudahan ini, siapa pun bisa berkreasi tanpa perlu kamera mahal maupun lokasi khusus. Tren ini diprediksi akan semakin populer di kalangan anak muda pencinta dunia digital.

Cara Menggunakan Aplikasi Gemini AI

Berikut langkah-langkah untuk menggunakan aplikasi Gemini AI:

  1. Unduh Aplikasi

    Unduh aplikasi melalui Google Play Store atau App Store. Atau kamu bisa juga mengakses lewat laman https://gemini.google.com/.

  2. Unggah Foto

    Pilih foto dengan resolusi tinggi, pastikan subjek jelas dan fokus. Unggah foto ke aplikasi Gemini AI.

  3. Gunakan Prompt Berikut

    Setelah itu, salin tulisan prompt AI berikut ini dan tempelkan di Gemini AI. Aplikasi akan membuat foto Anda menjadi menarik hanya dalam beberapa detik.

Contoh Prompt untuk Berbagai Gaya

Prompt AI Baju Adat Jawa

Foto vertikal ultra-realistis sinematik (resolusi 32k, rasio aspek 9:16), diambil dengan kamera mirrorless full-frame menggunakan depth of field yang dangkal. Seorang pria seperti foto terlampir, berjalan dengan percaya diri di antara deretan kain ‘mori’ putih yang dijemur. Ia mengenakan pakaian tradisional Jawa yang elegan: beskap hitam dengan sulaman detail, jarik batik gelap yang dililitkan rapi di pinggangnya, dan blangkon senada di kepalanya. Fitur wajahnya simetris dan intens, dengan mata terfokus menatap lurus ke lensa, memancarkan karisma bak model yang tenang.

Latar depan menampilkan sepotong kain putih besar yang berkibar dramatis ke dalam bingkai, sedikit mengaburkan lensa, menambahkan gerakan dinamis dan pelapisan. Latar halaman rumah produksi batik tradisional mengelilinginya, dengan tiang-tiang kayu dan tali jemuran yang membentang hingga ke kejauhan. Angin menerpa kain mori, menciptakan bayangan yang bergerak lembut di tanah. Sinar cahaya menembus pemandangan, menyorot partikel debu serta tekstur kain dan kayu. Gradasi warna sinematik meningkatkan rona hangat, bayangan pekat, dan sorotan vintage yang lembut untuk membangkitkan suasana yang kaya budaya, elegan, dan abadi yang berakar pada warisan Indonesia.

Prompt AI di Cafe

Foto potret realistis seorang (seperti dalam foto) berjalan santai di dalam cafe pada malam hari, dengan latar belakang meja dan kursi segi empat tersusun rapi dengan lampu yang menyala keemasan. Pencahayaan malam terlihat hangat dengan deretan lampu. Tangan kirinya masuk ke saku celana, sementara tangan kanan tergantung rileks di sisi tubuh. Dia terlihat memandang ke arah jauh. Ruangan memantulkan cahaya lampu. Latar belakang bokeh memberikan kesan sinematik, dengan fokus tajam pada subjek utama. Rasio gambar 3:4.

Prompt AI di Kota Paris

Foto potret realistis seorang (seperti dalam foto) berjalan santai di tengah jalan kota Paris pada malam hari, dengan latar belakang Menara Eiffel yang menyala keemasan. Pencahayaan malam kota terlihat hangat dengan deretan lampu jalan yang membentuk garis perspektif di sisi kiri dan kanan. Tangan kirinya masuk ke saku celana, sementara tangan kanan tergantung rileks di sisi tubuh. Dia terlihat memandang ke arah jauh. Jalanan memantulkan cahaya lampu kota, dengan beberapa mobil dan pejalan kaki samar di kejauhan. Latar belakang bokeh memberikan kesan sinematik, dengan fokus tajam pada subjek utama. Rasio gambar 3:4.

Prompt AI di Pinggir Pantai

Buatkan gambar menampilkan sebuah foto dengan suasana indah dan dramatis. Latar depan ada sebuah tenda berwarna biru dengan aksen putih, berdiri di sebuah tepi pantai dengan permukaan pasir putih yang indah. Di sebelah tenda ada seorang pria seperti foto terlampir dengan menggunakan jaket arcteryx warna abh dengan celana running pants pendek hitam tidak ketat, menggunakan kaos kaki putih sepatu salomon senada dengan warna jaket. Sedang duduk di sebuah kursi lipat outdoor sambil memegang sebotol kaleng minuman. Tambahkan meja lipat yang di atasnya ada pizza, burger, dan minuman kaleng serta musik box jbl, terdapat api unggun yang tertata rapi depan api sedikit menyala. Tersandar sebuah gitar classic berwarna coklat di samping tenda. Di dalam tenda tambahkan perlengkapan camping seperti tas, matras, dan sleeping bag. Latar belakang pemandangan pantai saat matahari terbenam. Langit didominasi oleh gradasi warna yang indah, bagian atas kiri berwarna merah muda dan ungu yang cerah, berangsur-angsur memudar menjadi oranye dan kuning di bagian tengah ke kiri bawah, lalu kebiruan di cakrawala kanan. Awan-awan tipis tersebar di seluruh langit, menambah tekstur pada pemandangan. Di bagian bawah gambar, terdapat garis pantai berpasir yang cukup luas, tampak basah oleh air laut yang baru saja surut. Gelombang-gelombang kecil terlihat bergulir menuju pantai, membentuk buih-buih putih di sepanjang tepian. Warna pasir tampak keemasan hingga cokelat muda, memantulkan sedikit cahaya dari langit. Bagian tengah gambar menunjukkan hamparan laut yang luas, dengan riak-riak ombak yang kecil. Di kejauhan, siluet daratan atau pulau terlihat samar-samar di garis cakrawala, dengan beberapa struktur menyerupai tiang atau menara yang mungkin adalah bagian dari infrastruktur pesisir atau pelabuhan. Di sudut kanan atas gambar, terlihat sebagian dari dedaunan pohon yang rindang, memberikan bingkai alami pada pemandangan langit dan laut. Secara keseluruhan, foto ini menangkap momen yang sangat indah dan menenangkan dengan permainan warna alami yang memukau. Pencahayaan gambar lembut dengan kontras yang tinggi.

Prompt AI Keren Lainnya

  1. Buat foto pria ini dari bird’s eye view simetris dengan lensa ultra wide berkacamata hitam dan jas hitam, berdiri santai menatap kamera sambil mengacungkan jari rocker dan jempol dikelilingi bodyguard dan fans yang menyentuh tubuhnya, Dengan kamera wartawan dan flash dibawah frame. Suasana padat, sesak, dan dramatis.
  2. Seorang pria seperti dalam gambar tersebut, duduk santai di depan warung kelontong tradisional. dia melihat kamera dengan ekspresi serius. Di belakang dia ada kulkas Coca-Cola merah penuh minuman (aqua, teh botol, sprite, Coca-Cola, fanta, air mineral), gantungan snack ringan (chiki, keripik singkong, kerupuk, mie gelas) jajanan, di etalase ada rokok (djarum super, sampoerna mild, dji sam soe, La light) dan bumbu dapur khas warung. Matahari sore menyinari dengan cahaya hangat. Suasana terasa sederhana, dan penuh kehangatan lokal. Gaya sinematik, ultra-realistis, 4K, aspek rasio vertikal, pencahayaan alami, fokus dangkal, seperti adegan film romantis di kehidupan sehari-hari.
  3. Fotografi malam ultra-realistis bergaya sinematik, menampilkan seorang pria muda tampan dan maskulin khas Asia Tenggara berkulit sawo matang bersih dan bertubuh ideal. la duduk santai di atas tiang jalan kecil berwarna kuning di tengah pulau kecil zebra cross pada persimpangan kota modern yang sibuk dengan cahaya neon. la mengenakan topi snapback abu gelap yang di pakai terbalik, jaket casual hitam, kaos putih bersih, celana denim abu muda dengan sedikit robekan dilutut, dan sneakers putih bersih. Pose tubuhnya rileks, satu kaki bertumpu pada tiang. sementara pandangannya mengarah ke atas kiri dengan ekspresi percaya diri. Pemandangan kota dipenuhi papan iklan neon dan layar raksasa. termasuk gedung tinggi dengan layar digital besar menampilkan siluet orang berjalan. Efek long-exposure dari lampu kendaraan di kedua sisi menciptakan jejak cahaya dramatis berwarna putih. biru. dan oranye yang menegaskan energi urban. Diambil dari sudut low-angle dengan lensa ultra-wide (16mm). HDR, aperture f/2.8. cinematic color grading. detail tajam, efek bokeh lampu, dan kontras dramatis. Suasana futuristik, penuh energi, dan sinematik.
  4. Batkan gambar Sebuah bidikan lensa fisheye menangkap seorang pria muda Indonesia, tampak berusia akhir belasan atau awal dua puluhan, berdiri di tempat yang tampak seperti kamar tidurnya. Dia diposisikan di depan cermin besar persegi panjang, memantulkan sosok penuhnya. Dia memegang smartphone untuk mengambil gambar, tangannya terlihat. Pria itu mengenakan pakaian kasual: kaos putih tanpa lengan dengan sedikit lebih lebar, pas santai, dipadukan dengan celana panjang gelap yang longgar. Tangan kirinya dengan santai dimasukkan ke dalam sakunya. Rambutnya ditata rapi, pendek di samping dengan volume lebih banyak di atas, dan ekspresinya netral atau sedikit kontemplatif saat dia melihat ke kamera ponsel. Kamar tidur itu sendiri memiliki getaran modern dan agak eklektik, dengan poster dan karya seni yang menghiasi dinding, terlihat baik secara langsung maupun dalam pantulan. Ada beberapa gitar yang tergantung di dinding sebelah kanan, menunjukkan minat musik. Tempat tidur dengan seprai berwarna terang dan selimut abu-abu terlihat di sebelah kiri. Di atas tempat tidur, ada strip pencahayaan hangat dan ambient. Di lemari atau permukaan di depan cermin, koleksi berbagai botol kecil, mungkin parfum atau cologne, tertata rapi. Pencahayaan keseluruhan di ruangan itu lembut, dengan rona biru yang terlihat memancar dari sisi kiri, mungkin dari jendela atau cahaya aksen. Pantulan di cermin menunjukkan pemandangan yang lebih luas dari detail ruangan, menekankan ruang pribadi yang nyaman namun bergaya.
  5. Fotografi malam ultra-realistis bergaya sinematik, menampilkan seorang pria seperti foto terlampir. la duduk santai di atas tiang jalan kecil berwarna kuning di tengah pulau kecil zebra cross pada persimpangan kota modern yang sibuk dengan cahaya neon. la mengenakan topi snapback abu gelap yang di pakai terbalik, jaket casual hitam, kaos putih bersih, celana denim abu muda dengan sedikit robekan dilutut, dan sneakers putih bersih. Pose tubuhnya rileks, satu kaki bertumpu pada tiang. sementara pandangannya mengarah ke atas kiri dengan ekspresi percaya diri. Pemandangan kota dipenuhi papan iklan neon dan layar raksasa. termasuk gedung tinggi dengan layar digital besar menampilkan siluet orang berjalan. Efek long-exposure dari lampu kendaraan di kedua sisi menciptakan jejak cahaya dramatis berwarna putih. biru. dan oranye yang menegaskan energi urban. Diambil dari sudut low-angle dengan lensa ultra-wide (16mm). HDR, aperture f/2.8. cinematic color grading. detail tajam, efek bokeh lampu, dan kontras dramatis. Suasana futuristik, penuh energi, dan sinematik.

Prompt AI Orang Pegang Miniatur Dirinya Sendiri yang Lagi Tren

  1. Ciptakan gambar ultra-realistis seorang pemuda (foto terlampir) yang duduk di meja komputer di ruangan yang terang benderang. la tersenyum sambil memegang patung koleksi dirinya yang detail. Tonjolkan patung tersebut sebagai subjek utama, skala 1/7 yang realistis. Di meja di sampingnya terdapat kotak mainan bermerek dengan fotonya dan desain patung yang sama. Monitor di belakangnya menampilkan perangkat lunak pemahat 3D (seperti ZBrush atau Blender) yang menampilkan model 3D skala abu-abu dirinya dengan pakaian yang sama. Meja tersebut dipenuhi dengan potongan-potongan mainan kecil dan peralatan pemodelan yang tersebar, memberikan suasana kreatif dan seperti bengkel. Komposisi keseluruhan harus terlihat sinematik, sangat detail, dan realistis, dengan pencahayaan lembut yang menonjolkan subjek, patung, dan model 3D di layar.
  2. Buatlah gambar ultra realistik seorang dari orang dalam foto sedang duduk dimeja komputer memegang sebuah figure skala 1/7 dirinya yang mirip dengan dia, dengan gaya realistis dan lingkungan nyata. figure tersebut menggunakan base akrilik transparan berbentuk lingkaran tanpa teks. Pada layar komputer, tampilkan proses modeling figure tersebut di ZBrush. tangan kiri orang tersebut memegang kotak packaging mainan bergaya BANDAI yang dicetak dengan artwork original.
  3. Buatkan gambar dari foto realistis rasio 3:4 miniatur seorang wanita dan pria yang sangat detail sedang duduk dipajang dalam kotak kaca besar transparan dengan alas hitam elegan, di dekat kotak kaca terdapat sebungkus rokok, korek gas, segelas kopi, dan HP dengan wallpaper layar sama dengan pria. Di latar belakang terdapat monitor komputer yang menampilkan desain 3D dari pria tersebut, dalam tampilan wireframe di aplikasi pemodelan 3D seperti Blender. Di sebelah kanan monitor, terlihat kotak kemasan model plastik dengan gambar yang sama bertuliskan ‘Nama Anda’ dan tulisan Jepang.

Prompt Action Couple/Pasangan

  1. “Generate a 1/7 scale realistic miniature of the couple in the photo. Place them on a wooden desk with small props such as books, coffee cups, and toy packaging. Use soft, cinematic lighting for an Instagram-worthy look.”
  2. “Create a 1:7 scale hyper realistic miniature of the couple in the photo. Place them on a wooden desk with small props such as books, coffee cups, and toy packaging. Use soft, cinematic lighting for an Instagram-worthy look.”
  3. Using the model, create a 1/7 scale commercialized figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the Zbrush modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a BANDAl-style toy packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations.
  4. Buatkan gambar dari foto realistis rasio 3:4 miniatur seorang wanita dan pria yang sangat detail sedang duduk dipajang dalam kotak kaca besar transparan dengan alas hitam elegan, di dekat kotak kaca terdapat sebungkus rokok, korek gas, segelas kopi, dan HP dengan wallpaper layar sama dengan pria. Di latar belakang terdapat monitor komputer yang menampilkan desain 3D dari pria tersebut, dalam tampilan wireframe di aplikasi pemodelan 3D seperti Blender. Di sebelah kanan monitor, terlihat kotak kemasan model plastik dengan gambar yang sama bertuliskan ‘Nama Anda’ dan tulisan Jepang.

Prompt Action Figure

  1. Create the person in this photo into an action figure toy that should be packaged. The action figure toy equipped with accessories. The packaging box should have a colorful background in a simple design. On the top of the packaging box, include text “Ambar”.
  2. “Turn this photo into a character figure. Behind it, place a box with the character’s image printed on it, and a computer showing the Blender modeling process on its screen. In front of the box, add a round plastic base with the character figure standing on it. Make the PVC material look clear, and set the scene indoors if possible.”
  3. “Create a highly detailed 3:4 photorealistic miniature image of a man sitting in a large, transparent glass box with an elegant black base. Near the glass box are a pack of cigarettes, a lighter, a cup of coffee, and a cell phone with the same screen wallpaper as the man. In the background is a computer monitor displaying a 3D design of the man, in wireframe view in a 3D modeling application such as Blender. To the right of the monitor, a plastic model packaging box is visible with the same image with the words ‘Your Name’ and Japanese writing.”
  4. “Turn this photo into a character figure. Behind it, place a box with the character’s image printed on it, and a computer showing the Blender modeling process on its screen. In front of the box, add a round plastic base with the character figure standing on it. Make the PVC material look clear, and set the scene indoors if possible.”
  5. Use the nano-banana model to create a 1/7 scale commercialized figure of the character in the illustration, in a realistic style and environment. Place the figure on a computer desk, using a circular transparent acrylic base without any text. On the computer screen, display the Blender modeling process of the figure. Next to the computer screen, place a (TAKARA-TOMY)-style toy packaging box printed with the original artwork.”
  6. Using the model, create a 1/7 scale commercialized figurine of the characters in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a round transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the Zbrush modeling process of this figurine. Next to the computer screen is a BANDAI-style toy packaging box printed with the original artwork. The packaging features two-dimensional flat illustrations.
  7. Buat foto potrait hyperrealistic sebuah meja kerja dengan suasana realistis di dalam ruangan. Di atas meja terdapat sebuah miniatur karakter seperti difoto terlampir, terlihat full badan dari kepala sampai kaki yang sangat detail dan tampak nyata. Di belakangnya ada monitor komputer besar yang menampilkan software 3D modeling dengan objek yang sama. Di samping monitor terdapat kotak diecast dengan gambar karakter tersebut dan tulisan berbahasa Jepang. Objek miniatur berada di atas plat besi hitam tebal dengan tulisan timbul bertekstur perak keemasan ‘Nama Anda’. Pencahayaan ruangan fokus pada miniatur, resolusi tinggi, detail halus, 8K.

Prompt Miniatur Motor

  1. “Sebuah meja kerja dengan suasana realistis di dalam ruangan. Di atas meja terdapat miniatur motor PCX yang sangat detail dan tampak nyata. Di belakangnya ada monitor komputer besar menampilkan software 3D modeling dengan objek motor yang sama sedang didesain. Di samping monitor ada kotak mainan (model kit) dengan gambar motor itu dan tulisan 2025 ala Bandai yang berbahasa Jepang. Pencahayaan natural, fokus utama pada miniatur motor di atas meja.”

Prompt Miniatur Mobil

  1. “Create a 1/18 scale commercialized figurine of the car in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of the figure. Next to the computer screen is a TAMIYA style toy packaging box printed with the original artwork.”

Prompt Miniatur untuk Foto Keluarga

  1. “Create a 1/18 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.”
  2. “Create a 1:15 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.”

Cara Membuat Action Figure Digital dari Foto dengan Gemini AI

0

Tren Kreatif Mengubah Foto Menjadi Action Figure Digital dengan Gemini AI

Tren baru di media sosial Indonesia sedang menggemparkan pengguna, yaitu transformasi foto biasa menjadi figur digital yang terlihat sangat realistis. Dengan bantuan teknologi Gemini AI, siapa pun bisa menciptakan miniatur digital yang mirip mainan premium. Proses ini memungkinkan pengguna mengubah potret diri, keluarga, hewan peliharaan, kendaraan kesayangan, bahkan karakter fiksi favorit menjadi figur digital yang menarik.

Teknologi Gemini AI Membuat Proses Lebih Sederhana

Gemini AI adalah salah satu kecanggihan teknologi yang digunakan untuk membuat action figure digital dari foto. Pengguna hanya perlu mengunggah foto dan memberikan instruksi teks (prompt) yang jelas. Setelah itu, sistem akan merender gambar secara otomatis. Proses ini menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi visual hiperealistis sehingga hasilnya tampak hidup.

Salah satu fitur terbaru yang meningkatkan popularitas tren ini adalah “Nano Banana”, yang merupakan nama unik untuk teknologi Gemini 2.5 Flash Image. Fitur ini memungkinkan pembuatan figur digital mini dengan hasil sangat detail dan realistis dalam hitungan detik. Baik melalui aplikasi Gemini langsung atau lewat studio AI-nya, siapa pun kini bisa membuat versi action figure digital dari apa pun yang mereka inginkan.

Langkah Mudah Membuat Action Figure Digital

Untuk ikut serta dalam tren ini, langkah-langkahnya cukup sederhana:

  1. Buka browser Google Chrome di perangkat yang terhubung internet.
  2. Akses laman resmi https://gemini.google.com dan login menggunakan akun Google.
  3. Tekan ikon (+) di kolom perintah, lalu pilih Upload Image.
  4. Pilih foto yang ingin diubah menjadi figur mini, baik potret diri, pasangan, motor, mobil, maupun hewan peliharaan.
  5. Ketikkan perintah (prompt) spesifik, misalnya: “Make this photo into a 1/18 scale miniature action figure, realistic style, placed on a desk.”
  6. Tekan ikon kirim. Tunggu beberapa detik hingga hasil edit muncul.
  7. Simpan hasil gambar dengan klik kanan kemudian Save image (laptop) atau tekan Download (ponsel).

Contoh Prompt yang Efektif

Untuk mendapatkan hasil maksimal, pengguna disarankan menulis perintah yang detail. Berikut beberapa contoh prompt populer:

  • Miniatur Motor: Figurin motor skala 1/12 bergaya realistis di atas rak kayu dengan kemasan bergaya Bandai.
  • Miniatur Pasangan: Figurin pasangan skala 1/10 di ruang tamu hangat dengan kemasan bergaya Kotobukiya.
  • Miniatur Hewan Peliharaan: Figurin peliharaan skala 1/6 dengan gaya realistis imut di meja belajar, disertai kemasan bergaya Funko.
  • Miniatur Diri Sendiri: Figurin selfie skala 1/8 di meja komputer dengan kemasan bergaya Hot Toys.
  • Miniatur Mobil Balap: Figurin mobil balap skala 1/24 dalam kotak display kaca dengan kemasan bergaya Tamiya.

Manfaat dan Potensi Tren Ini

Tren foto miniatur ini menunjukkan bagaimana teknologi AI semakin memperluas ruang ekspresi kreatif masyarakat. Selain sebagai hiburan, hasil karya digital ini juga sering dibagikan di media sosial sebagai konten estetik. Dengan kemudahan akses dan hasil yang menarik, tren ini membuka peluang bagi siapa pun untuk bereksplorasi dan mengekspresikan diri melalui karya digital.

6 HP Flagship Terbaik 2025 dengan Kamera Hebat, Mulai Rp12 Jutaan

0

Tren Teknologi 2025: Enam HP Flagship dengan Spesifikasi dan Kamera Terbaik

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi penggemar gadget, karena banyak perusahaan besar merilis smartphone flagship dengan spesifikasi yang luar biasa. Persaingan di pasar ini semakin ketat, dengan setiap merek berusaha memberikan inovasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Salah satu aspek yang paling menonjol adalah kamera. Hampir semua flagship terbaru dilengkapi dengan teknologi kamera canggih, termasuk sensor besar dan kemampuan zoom tinggi. Selain itu, baterai berkapasitas besar serta pengisian cepat juga menjadi faktor utama dalam meningkatkan pengalaman pengguna. Desain premium dengan material tahan lama juga turut meningkatkan nilai tambah dari setiap perangkat.

Berikut adalah enam smartphone flagship terbaik 2025 yang menawarkan spesifikasi dan fitur unggulan:

iPhone 17 Pro Max: Layar Jumbo dan Kamera Periscope 48 MP

iPhone 17 Pro Max hadir dengan layar Super Retina XDR OLED 6,9 inci yang memiliki refresh rate ProMotion 120Hz. Kecerahan hingga 3000 nits membuat layar sangat terang dan nyaman dipandang bahkan di bawah sinar matahari.

Ditenagai oleh chipset Apple A19 Pro 3nm, performa perangkat ini meningkat sebesar 40% dibanding generasi sebelumnya. Cocok untuk penggunaan gaming berat maupun multitasking harian.

Kamera triple 48MP dengan telephoto periscope 8x memungkinkan pengambilan gambar dengan detail tinggi dan zoom yang sangat baik. Harga mulai dari Rp18,5 jutaan untuk varian 256GB, tersedia juga varian penyimpanan hingga 2TB.

Vivo X200 Pro: Kamera ZEISS 200 MP dan Baterai 6000 mAh

Vivo X200 Pro menawarkan kamera ZEISS 200 MP dengan zoom optik 3,7x dan OIS untuk hasil stabil. Layarnya LTPO AMOLED 6,78 inci dengan Dolby Vision dan kecerahan hingga 4500 nits menawarkan pengalaman visual yang imersif.

Baterai 6000 mAh didukung fast charging 90W kabel dan 30W nirkabel, menjadikannya perangkat yang bisa digunakan seharian tanpa khawatir kehabisan daya. Harganya sekitar Rp18 juta untuk varian 16GB/512GB.

Huawei Pura 80 Ultra: Kamera Dual Telephoto Super Inovatif

Huawei Pura 80 Ultra dilengkapi dengan kamera belakang yang unik, termasuk dual telephoto switchable hingga 9,4x optical zoom. Kamera depan 50MP Ultra Lighting pop-out memungkinkan selfie lebih jernih bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Baterai 5170 mAh dengan fast charging 100W kabel dan 80W wireless menjadikannya salah satu flagship dengan pengisian tercepat. Meskipun harganya relatif mahal, teknologi kameranya sangat inovatif.

Xiaomi 15: Flagship Powerful dengan Harga Lebih Terjangkau

Xiaomi 15 menawarkan layar CrystalRes AMOLED 6,36 inci dengan refresh rate adaptif 120Hz dan kecerahan puncak 3200 nits. Kamera hasil kolaborasi Leica hadir dalam konfigurasi triple 50 MP, mampu merekam video hingga 8K.

Chipset Snapdragon 8 Elite memberikan performa yang tidak kalah dengan flagship lain, didukung RAM 12GB dan penyimpanan hingga 512GB. Harganya di Indonesia mulai dari Rp12,5 jutaan, menjadikannya pilihan yang lebih terjangkau.

Samsung Galaxy S25 Ultra: Quad Kamera 200 MP dan Desain Titanium

Samsung Galaxy S25 Ultra hadir dengan layar Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci resolusi Quad HD+ dan Gorilla Armor 2 yang kuat. Kamera quad dengan sensor utama 200 MP, telephoto 50 MP, dan periscope 50 MP menghasilkan foto yang sangat detail.

Chipset Snapdragon 8 Elite terbaru memberikan performa yang mantap, ditambah RAM 12GB dan penyimpanan hingga 1TB. Harganya mulai dari Rp22,4 jutaan untuk varian 12/256GB.

OPPO Find X8 Pro: Layar Cerah 4500 Nits dan Quad Kamera 50 MP

OPPO Find X8 Pro unggul dengan layar Micro LTPO AMOLED 6,78 inci yang memiliki kecerahan hingga 4500 nits. Layar ini nyaman digunakan di luar ruangan.

Kamera quad 50 MP dengan zoom optik 3x dan digital 120x membuatnya salah satu smartphone dengan kemampuan zoom terbaik. Baterai 5910 mAh mendukung SuperVOOC 80W dan wireless charging 50W. Harganya sekitar Rp19,9 jutaan untuk varian RAM 16GB dan penyimpanan 512GB.

Enam flagship 2025 ini menawarkan berbagai keunggulan yang berbeda. Dari iPhone 17 Pro Max hingga Xiaomi 15, pilihan tergantung pada kebutuhan pengguna. Setiap perangkat dirancang untuk memberikan pengalaman yang luar biasa, baik dalam hal kamera, performa, maupun keawetan.

BI Kalbar Latih Jurnalis tentang Manfaat AI, Haresti Asysy Amrihani Merespons

0

Pelatihan Jurnalis tentang Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) di Kalimantan Barat

Sejumlah jurnalis dari Kalimantan Barat mengikuti pelatihan dan diskusi tentang Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Belajarlagi. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Harris Seminyak, Bali, pada Jumat (12/9/2025). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan membantu para jurnalis dalam menerapkan AI dalam praktik kerja mereka.

Haresti Asysy Amrihani, seorang praktisi media sekaligus kandidat doktor ilmu komunikasi Universitas Indonesia (UI), menjelaskan bahwa AI tidak perlu dilihat sebagai ancaman yang bisa menggantikan profesi jurnalis. Sebaliknya, ia menilai AI justru dapat menjadi alat bantu yang sangat berguna dalam pekerjaan sehari-hari para jurnalis.

Dalam paparannya, Haresti menyampaikan beberapa topik terkait penggunaan AI dalam dunia jurnalisme. Materi tersebut mencakup pengertian umum tentang AI, sejarah perkembangan teknologi ini, serta contoh penerapan AI di berbagai negara. Ia juga menjelaskan bagaimana AI mulai digunakan di media-media Indonesia, meskipun belum sepenuhnya diterapkan secara menyeluruh.

Menurut Haresti, beberapa media sudah mulai menggunakan AI untuk berbagai keperluan, seperti bantuan penerjemahan, editing foto dan video, hingga pencarian ide penulisan. Ia memprediksi bahwa penggunaan AI akan semakin meningkat di masa depan dalam praktik jurnalisme.

Setelah memberikan materi tentang Optimalisasi Pemanfaatan AI dalam Jurnalisme, Haresti menekankan pentingnya prinsip-prinsip etika dalam penggunaan AI. Menurutnya, jurnalis harus hati-hati dalam menggunakan teknologi ini karena Dewan Pers telah membuat aturan yang mengatur penggunaannya. Hal ini menjadi standar bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Dari segi manfaat, AI sangat membantu dalam proses kerja jurnalis. Namun, Haresti menyarankan agar para jurnalis tetap melakukan pemeriksaan ulang terhadap sumber informasi yang kredibel. “Artinya kita tidak boleh sepenuhnya mempercayai AI, tetapi tetap memiliki kendali untuk memverifikasi informasi,” ujarnya.

Selain itu, AI juga bisa digunakan untuk membantu transkripsi percakapan atau dialog panjang menjadi bentuk tulisan. Hal ini sangat berguna dalam proses penyusunan berita.

Para jurnalis dari Kalimantan Barat yang mengikuti pelatihan ini langsung mencoba cara menulis, mengedit, dan mengecek berita dengan bantuan AI. Mereka juga mendapatkan masukan mengenai Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan Dalam Karya Jurnalistik. Meski aturan ini sudah ada, Haresti menyatakan bahwa implementasinya masih bersifat umum dan kurangnya panduan praktis yang tersedia.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemampuan jurnalis dalam menghadapi perkembangan teknologi. Dengan memahami potensi dan batasan AI, para jurnalis dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya tanpa kehilangan integritas dan kualitas kerja.

Mengapa dan Bagaimana Membuat Foto Studio Profesional dengan Gemini AI? Ini Contoh Prompt Keren!

0

Membuat Foto Studio Profesional dengan Bantuan AI: Panduan Lengkap

Di era digital yang semakin berkembang, kebutuhan akan tampilan visual yang menarik dan profesional semakin meningkat. Baik untuk keperluan personal branding, konten media sosial, maupun proyek bisnis, kini muncul tren baru dalam membuat foto yang terlihat seperti hasil pemotretan studio. Tren ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), khususnya dengan bantuan Gemini AI. Dengan teknologi ini, siapa pun bisa menghasilkan foto yang estetik, realistis, dan sesuai dengan gaya pribadi.

Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk menciptakan foto studio yang menarik menggunakan Gemini AI:

1. Gunakan Versi Terbaru Gemini AI

Pertama-tama, pastikan Anda menggunakan versi terbaru dari Gemini AI, yaitu Gemini 2.5 Flash. Versi ini dilengkapi fitur canggih seperti Nano Banana yang memberikan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi serta akurasi yang lebih baik dalam mengeksekusi perintah visual. Dengan versi terbaru ini, Anda dapat memaksimalkan kemampuan AI dan mendapatkan hasil yang lebih optimal.

2. Siapkan Foto Asli dengan Kualitas Tinggi

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan foto asli dengan kualitas resolusi tinggi. Pastikan wajah terlihat jelas, menghadap ke kamera, dan tidak kabur atau berpiksel. Foto yang memiliki detail yang baik akan membantu AI dalam mengidentifikasi bentuk wajah dan tubuh, sehingga hasil akhir lebih proporsional dan natural.

3. Tuliskan Prompt yang Jelas dan Spesifik

Prompt atau perintah teks yang diberikan sangat penting karena menjadi panduan bagi AI dalam menghasilkan gambar. Contoh prompt yang saat ini sedang tren adalah:

“Jadikan foto di studio, tanpa mengubah wajah, menampilkan seorang wanita muda yang duduk santai di kursi lipat logam dengan posisi kaki bersilang. Ia mengenakan blazer hitam, hijab hitam, rok panjang hitam, dan sepatu boots hitam. Pencahayaan lembut dan minim, menghasilkan bayangan tegas dan suasana moody. Pose tubuh rileks, sedikit bersandar dengan satu tangan di sandaran kursi, wajah menoleh ke samping. Latar polos, estetika sederhana dan modern.”

Prompt ini tidak hanya menjelaskan penampilan dan pose, tetapi juga menentukan suasana dan pencahayaan yang ingin dicapai. Hal ini sangat berpengaruh pada keseluruhan nuansa foto.

4. Tambahkan Detail untuk Menambah Nilai Artistik

Untuk membuat foto lebih personal dan unik, tambahkan elemen-elemen ekstra seperti:

  • Kacamata hitam untuk kesan misterius dan stylish.
  • Buku Stoic sebagai simbol intelektualitas dan kedalaman karakter.
  • Latar cahaya senja untuk suasana hangat dan melankolis.
  • Elemen-elemen ini bisa membuat foto tidak hanya bagus, tetapi juga menyampaikan cerita dan makna tertentu.

5. Klik Generate dan Tunggu Hasilnya

Setelah semua persiapan selesai, cukup klik tombol “Generate” dan biarkan AI bekerja. Proses ini berlangsung sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada menyewa fotografer dan melakukan pemotretan langsung di studio. Efisiensi ini membuat banyak orang memilih AI sebagai alat bantu kreatif.

6. Simpan dan Bagikan ke Media Sosial

Setelah hasilnya muncul, Anda bisa langsung menyimpannya dan membagikannya ke berbagai platform media sosial seperti Instagram, X (Twitter), atau TikTok. Dengan kualitas visual yang mirip dengan hasil pemotretan profesional, foto-foto ini mampu meningkatkan daya tarik visual akun Anda secara signifikan.

Manfaat Menggunakan AI dalam Pemotretan

Menggunakan Gemini AI untuk membuat foto studio bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk memperluas kemungkinan ekspresi diri. Ini menjadi cara yang cepat, murah, dan menyenangkan untuk tampil standout tanpa harus pergi ke studio fisik. Dengan kemampuan AI yang semakin canggih, siapa pun bisa menghasilkan foto yang menarik dan profesional. Jadi, mengapa tidak mencoba?

iPhone Air Gagal Dirilis di Tiongkok, Apple Terkena Aturan eSIM

0

Penundaan Peluncuran iPhone Air di Tiongkok

Apple kembali menjadi perhatian setelah mengumumkan penundaan peluncuran iPhone Air di Tiongkok. Penundaan ini disebabkan oleh kendala regulasi terkait penggunaan teknologi eSIM yang menjadi fitur utama dari perangkat terbaru tersebut.

iPhone Air diperkenalkan bersama dengan iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max dalam acara “Awe Dropping” pada 9 September lalu. Meskipun telah tersedia di lebih dari 63 negara, hingga saat ini iPhone Air belum bisa dipasarkan di Tiongkok. Laporan dari The South China Morning Post menyebutkan bahwa Apple telah menghapus jadwal peluncuran awal dari laman resmi pemesanan iPhone Air untuk Tiongkok. Sebagai gantinya, muncul keterangan bahwa informasi peluncuran akan diumumkan kembali di kemudian hari.

Sebelumnya, pra-pemesanan dijadwalkan dibuka Jumat malam waktu setempat dengan pengiriman mulai 19 September. Perwakilan Apple menyatakan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan otoritas regulasi untuk segera meluncurkan iPhone Air. Tiga operator telekomunikasi milik negara—China Unicom, China Mobile, dan China Telecom—telah menyiapkan dukungan untuk teknologi eSIM. Namun, izin resmi dari pemerintah Tiongkok masih menjadi kunci keberhasilan peluncuran.

China Mobile telah memastikan layanan eSIM untuk ponsel sudah aktif, tetapi jadwal peluncuran tetap menunggu pengumuman resmi. Sementara itu, China Telecom masih menantikan persetujuan akhir dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi.

Fitur Unggulan iPhone Air

iPhone Air merupakan model iPhone tertipis Apple dengan ketebalan hanya 5,6 mm. Perangkat ini mengandalkan teknologi eSIM yang memungkinkan ruang baterai lebih besar, ditenagai chip A19 Pro, serta layar 6,5 inci berteknologi ProMotion. Dengan bobot hanya 165 gram, iPhone Air diklaim mampu memutar video hingga 27 jam dengan sekali pengisian daya.

Meski peluncuran iPhone Air tertunda, Apple memastikan model iPhone 17 lainnya—iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max—tetap meluncur sesuai jadwal di Tiongkok. Pra-pemesanan seri tersebut sudah dibuka sejak Jumat malam, dengan pengiriman mulai 19 September.

Di pasar global, iPhone Air sudah bisa dipesan, termasuk di India dengan harga mulai Rs. 119.900. Perangkat ini hadir dengan kamera belakang 48 MP dan kamera depan 18 MP, yang menawarkan pengalaman fotografi mumpuni dalam desain ultra-tipis.

Tantangan Regulasi di Tiongkok

Penundaan ini sekaligus menegaskan tantangan besar bagi Apple dalam menghadirkan teknologi baru di tengah regulasi ketat di Tiongkok. Keberhasilan mereka menjalin kerja sama dengan regulator dan operator telekomunikasi akan menentukan kapan iPhone Air akhirnya bisa dinikmati konsumen di negeri tirai bambu. Dengan adanya teknologi eSIM yang menjadi andalan, Apple berharap bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan meningkatkan daya saing di pasar Tiongkok.

Selain itu, pengembangan iPhone Air juga menunjukkan komitmen Apple untuk terus inovatif dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Dengan desain yang tipis dan performa yang kuat, iPhone Air diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin tinggi akan perangkat canggih dan efisien.

Kedepannya, Apple akan terus memantau perkembangan regulasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait agar peluncuran iPhone Air dapat segera dilakukan. Dengan demikian, konsumen di Tiongkok dapat segera menikmati inovasi terbaru dari Apple.

HP Flagship Terbaik 2025: 6 Rekomendasi Spek Ngebut dan Kamera Tajam

0

Tahun 2025, Era Baru untuk Smartphone Flagship

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi para penggemar teknologi. Banyak merek ternama seperti Apple, Samsung, Vivo, Xiaomi, Huawei, dan OPPO meluncurkan smartphone flagship terbaru yang menawarkan performa tinggi serta kamera yang semakin canggih. Setiap pabrikan membawa inovasi yang memanjakan pengguna, terutama bagi pecinta fotografi mobile dan pengguna berat.

Meski memiliki label flagship, beberapa model hadir dengan harga yang lebih terjangkau dibanding generasi sebelumnya. Bahkan ada yang bisa dibeli mulai dari Rp12 jutaan di pasar resmi Indonesia. Jika kamu sedang mencari smartphone terbaik tahun ini, ada banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

Berikut adalah enam smartphone flagship terbaik 2025 yang siap menggebrak pasar Indonesia:

iPhone 17 Pro Max – Sang Raja dengan Kamera Fusion 48 MP

iPhone 17 Pro Max menjadi seri paling premium dari Apple pada tahun ini. Dengan layar Super Retina XDR OLED 6,9 inci dan refresh rate 120Hz, pengalaman visual sangat memanjakan mata. Didukung chipset Apple A19 Pro berbasis 3nm, performanya diklaim 40% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Multitasking, gaming, hingga editing video berat bisa dilakukan tanpa hambatan.

Dari sisi kamera, iPhone 17 Pro Max dibekali triple kamera Fusion 48 MP, termasuk lensa periscope telephoto dengan zoom optik hingga 8x. Bahkan bisa diperbesar digital sampai 40x tanpa kehilangan banyak detail. Baterainya berkapasitas 4832 mAh dengan dukungan pengisian cepat 40W via USB-C, sanggup isi 50% hanya dalam 20 menit. Cocok buat yang sering mobile dan tidak punya waktu lama untuk charging.

Vivo X200 Pro – Kamera ZEISS 200 MP yang Gila Detail

Untuk penggemar fotografi, Vivo X200 Pro menjadi pilihan terbaik. HP ini membawa kamera periscope telephoto ZEISS 200 MP dengan OIS yang menghasilkan foto super detail, bahkan dalam kondisi low-light. Layarnya juga luar biasa: LTPO AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, dan tingkat kecerahan puncak 4500 nits. Jadi, dipakai di bawah terik matahari pun tetap nyaman.

Performa ditopang chipset MediaTek Dimensity 9400, RAM 12GB/16GB, dan penyimpanan sampai 1TB. Multitasking dan gaming kelas berat bukan masalah. Baterainya jumbo 6000 mAh dengan fast charging 90W, wireless 30W, plus reverse charging. Jadi bisa dipakai buat ngecas gadget lain juga.

Huawei Pura 80 Ultra – Dual Telephoto Super Canggih

Huawei kembali unjuk gigi dengan Pura 80 Ultra yang membawa teknologi kamera paling inovatif. HP ini dibekali dual telephoto switchable hingga 9,4x zoom optik, sesuatu yang jarang ditemukan di kompetitor. Layarnya pakai LTPO OLED 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz dan puncak kecerahan 3000 nits. Panel ini dilindungi Huawei Kunlun Glass 2 yang jauh lebih tahan gores dan benturan.

Performa dihasilkan chipset Kirin 9020, dipadukan dengan RAM 16GB dan memori internal 512GB atau 1TB. Walau tanpa slot microSD, kapasitas ini sudah lebih dari cukup untuk penggunaan intensif. Baterainya berkapasitas 5170 mAh dengan pengisian 100W kabel dan 80W wireless. Ngecas setengah jam saja sudah bisa dipakai seharian.

Xiaomi 15 – Flagship Terjangkau Mulai Rp12 Jutaan

Jika kamu cari flagship dengan harga paling ramah, Xiaomi 15 jawabannya. HP ini dibanderol mulai Rp12,5 juta di Indonesia, menjadikannya salah satu flagship paling worth it. Layarnya menggunakan CrystalRes AMOLED 6,36 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan 3200 nits. Compact tapi tajam banget untuk dipakai sehari-hari.

Chipset andalan Snapdragon 8 Elite dipadukan RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 sampai 512GB. Performa gaming dan multitasking jelas nggak usah diragukan lagi. Bagian kamera juga menarik, karena triple kamera Leica 50 MP dengan kemampuan video 8K. Hasil foto dan video terasa profesional berkat kolaborasi dengan Leica.

Samsung Galaxy S25 Ultra – Flagship Paling Komplit

Samsung Galaxy S25 Ultra hadir sebagai pesaing berat iPhone 17 Pro Max. Layarnya super lega Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci dengan resolusi Quad HD+ dan refresh rate 120Hz. Chipset Snapdragon 8 Elite dipadukan RAM 12GB dan memori sampai 1TB bikin HP ini jadi monster performa. Gaming, produktivitas, editing video 8K, semua bisa dilibas dengan lancar.

Kamera belakangnya gila-gilaan: quad kamera 200 MP + 50 MP ultra wide + 10 MP telephoto 3x + 50 MP periscope 5x. Hasilnya super detail baik siang maupun malam. Baterai 5000 mAh dengan fast charging 45W memang kalah cepat dari pesaing Cina, tapi tetap cukup efisien. Apalagi ada wireless charging dan desain tahan air IP68.

OPPO Find X8 Pro – Quad Kamera 50 MP Serba Bisa

OPPO Find X8 Pro jadi salah satu flagship paling stylish sekaligus powerful. Layarnya Micro LTPO AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan puncak 4500 nits. Daya pacunya pakai MediaTek Dimensity 9400 dengan RAM 16GB dan memori 512GB. Performa kencang buat multitasking maupun gaming.

Yang bikin menarik adalah kamera belakangnya. Ada quad kamera 50 MP dengan zoom optik 3x hingga digital 120x, plus kamera TOF untuk akurasi depth. Cocok buat yang suka eksplor fotografi. Baterai 5910 mAh tahan seharian penuh dengan fast charging 80W dan wireless 50W. Juga sudah dilengkapi sertifikasi IP68/IP69, jadi aman dari air dan debu.

Enam HP flagship di atas menawarkan keunggulan masing-masing. iPhone 17 Pro Max dan Samsung Galaxy S25 Ultra cocok untuk ekosistem premium, Vivo X200 Pro unggul di kamera, Huawei Pura 80 Ultra dengan teknologi telephoto inovatif, Xiaomi 15 sebagai flagship paling terjangkau, dan OPPO Find X8 Pro dengan kombinasi kamera dan layar superior. Harga flagship ini mulai dari Rp12 jutaan (Xiaomi 15) hingga Rp26 jutaan (Huawei Pura 80 Ultra). Jadi, pilihan terbaik tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu. Siap upgrade HP flagship 2025?