Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 605

Perlu Verifikasi, Peran Jurnalis Tak Bisa Digantikan AI

0

Peran Jurnalis di Era AI: Keseimbangan antara Teknologi dan Etika

Acara Media Talks bertema “Masa Depan Jurnalisme di Era AI” yang berlangsung di Aston Denpasar pada Selasa, 9 September 2025, menjadi ajang diskusi penting bagi para jurnalis di Bali. Acara ini membahas bagaimana penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin masif dalam karya jurnalistik. Meski AI menawarkan banyak manfaat, penggunaannya tetap menjadi topik yang memicu perdebatan.

Rosarita Niken Widyastuti, Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Infrastruktur Dewan Pers, menjelaskan bahwa AI dapat diibaratkan sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi, AI bisa membantu jurnalis dalam proses produksi berita, seperti riset awal atau observasi. Namun, ia menegaskan bahwa tugas utama jurnalis tidak bisa digantikan oleh AI. Misalnya, dalam wawancara dengan narasumber, keterampilan manusia masih sangat diperlukan.

Etika dan tanggung jawab adalah aspek kunci dalam dunia jurnalisme. AI tidak memiliki etika atau tanggung jawab hukum, sehingga produk yang dihasilkannya tidak bisa dikategorikan sebagai karya jurnalistik. Sementara itu, karya jurnalistik harus mematuhi kode etik serta Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Oleh karena itu, AI hanya berperan sebagai alat bantu, bukan pengganti jurnalis.

Dewan Pers telah mengatur penggunaan AI dalam karya jurnalistik melalui Peraturan Dewan Pers No. 1 tahun 2025. Salah satu poin utamanya adalah kewajiban manusia untuk melakukan verifikasi informasi. Saat ini, Dewan Pers belum melakukan pendataan terkait penyalahgunaan AI. Meski jumlah aduan cukup tinggi, belum ada data pasti apakah aduan tersebut berasal dari penggunaan AI atau bukan. Hal ini akan dilakukan setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut.

Penanganan Pengaduan Masyarakat Terhadap Pemberitaan

Dewan Pers juga memberikan update terkait perkembangan penanganan pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan media pada semester pertama 2025. Dari Januari hingga Juni 2025, total pengaduan yang diterima mencapai 625 kasus, angka tertinggi dalam empat tahun terakhir untuk periode yang sama. Kenaikan ini menunjukkan dua hal penting: pertama, kesadaran masyarakat akan hak mereka dalam pemberitaan meningkat. Kedua, media, terutama media daring, masih menghadapi tantangan besar dalam menjaga standar etika jurnalistik.

Bulan Juni 2025 menjadi bulan dengan jumlah pengaduan terbanyak, yaitu 199 kasus, melebihi rekor sebelumnya sejak 2022. Dari total pengaduan tersebut, sebanyak 191 kasus telah diselesaikan, sedangkan sisanya masih dalam proses. Mayoritas pengaduan disampaikan melalui saluran digital seperti Layanan Pengaduan Elektronik (LPE), email, maupun hotline pengaduan. Lebih dari 90 persen pengaduan ditujukan kepada media siber, yang menunjukkan perlunya peningkatan profesionalisme di sektor media online.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Penggunaan AI dalam jurnalistik membuka peluang baru, tetapi juga membawa tantangan. Meskipun AI dapat mempercepat proses riset dan analisis, jurnalis tetap menjadi tulang punggung dalam memastikan akurasi dan kredibilitas berita. Dengan adanya AI, jurnalis perlu lebih waspada dalam menghindari penyalahgunaan teknologi yang bisa merusak integritas jurnalisme.

Kemajuan teknologi memang tak terhindarkan, tetapi peran manusia dalam proses jurnalistik tetap tidak tergantikan. Etika, tanggung jawab, dan ketaatan terhadap aturan menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik. Dengan demikian, meski AI menjadi alat bantu yang canggih, jurnalis tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap media.

Cara Mengedit Foto Pernikahan Jadi Miniatur 3D dengan Gemini AI, Cukup Salin

0

Tren Foto Unik dengan Miniatur Diri Sendiri di Media Sosial

Tren foto unik yang menampilkan seseorang memegang miniatur dirinya sendiri kini sedang ramai dibicarakan di media sosial. Tidak seperti sebelumnya yang membutuhkan editing manual, tren ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan gambar yang tampak nyata dan sangat detail. Banyak pengguna media sosial mulai mencari tahu bagaimana cara membuat foto tersebut dengan bantuan AI.

Salah satu alat yang bisa digunakan adalah Gemini AI. Pengguna dapat mengubah foto biasa menjadi foto yang menarik dengan memegang miniatur dirinya sendiri. Untuk mempermudah prosesnya, berikut beberapa prompt AI yang bisa digunakan bersama Gemini AI.

Langkah-Langkah Membuat Foto dengan Gemini AI

  1. Unduh Aplikasi Gemini AI

    Pengguna dapat mendownload aplikasi dari Google Play Store atau App Store. Jika ingin menggunakan komputer, akses situs resmi di www.gemini.google.com.

  2. Unggah Foto yang Ingin Diubah

    Pilih foto dengan resolusi tinggi dan pastikan subjek terlihat jelas. Unggah foto tersebut ke aplikasi Gemini AI.

  3. Gunakan Prompt AI Berikut

    Setelah foto diunggah, salin salah satu prompt AI berikut dan tempelkan di kolom input Gemini AI. Aplikasi akan langsung memproses foto Anda dan menghasilkan gambar yang menarik dalam beberapa detik.

Contoh Prompt AI untuk Foto Miniatur

Berikut beberapa contoh prompt AI yang bisa digunakan:

  • Create a 1/7 scale commercialized figurine of (the character in the picture), realistic style, in a real environment. Figurine placed on a computer desk. has a round transparent acrylic base. Next to the desk is the real person in the picture, in the real life size with the same attire as in the picture and the figurine, cleaning the figurine carefully with a fine brush. in a modern styled studio room, brightly lit. With some collection of toys and action figures in the background.

  • Ciptakan gambar ultra-realistis seorang pemuda (foto terlampir) yang duduk di meja komputer di ruangan yang terang benderang. la tersenyum sambil memegang patung koleksi dirinya yang detail. Tonjolkan patung tersebut sebagai subjek utama, skala 1/7 yang realistis. Di meja di sampingnya terdapat kotak mainan bermerek dengan fotonya dan desain patung yang sama. Monitor di belakangnya menampilkan perangkat lunak pemahat 3D (seperti ZBrush atau Blender) yang menampilkan model 3D skala abu-abu dirinya dengan pakaian yang sama. Meja tersebut dipenuhi dengan potongan-potongan mainan kecil dan peralatan pemodelan yang tersebar, memberikan suasana kreatif dan seperti bengkel. Komposisi keseluruhan harus terlihat sinematik, sangat detail, dan realistis, dengan pencahayaan lembut yang menonjolkan subjek, patung, dan model 3D di layar.

  • Buatlah gambar ultra realistik seorang dari orang dalam foto sedang duduk dimeja komputer memegang sebuah figure skala 1/7 dirinya yang mirip dengan dia, dengan gaya realistis dan lingkungan nyata. figure tersebut menggunakan base akrilik transparan berbentuk lingkaran tanpa teks. Pada layar komputer, tampilkan proses modeling figure tersebut di ZBrush. tangan kiri orang tersebut memegang kotak packaging mainan bergaya BANDAI yang dicetak dengan artwork original.

Prompt untuk Pasangan

  • Generate a 1/7 scale realistic miniature of the couple in the photo. Place them on a wooden desk with small props such as books, coffee cups, and toy packaging. Use soft, cinematic lighting for an Instagram-worthy look.

  • Create a 1:7 scale hyper realistic miniature of the couple in the photo. Place them on a wooden desk with small props such as books, coffee cups, and toy packaging. Use soft, cinematic lighting for an Instagram-worthy look.

Prompt untuk Figure Action

  • Create the person in this photo into an action figure toy that should be packaged. The action figure toy equipped with accessories. The packaging box should have a colorful background in a simple design. On the top of the packaging box, include text “Ambar”.

  • Turn this photo into a character figure. Behind it, place a box with the character’s image printed on it, and a computer showing the Blender modeling process on its screen. In front of the box, add a round plastic base with the character figure standing on it. Make the PVC material look clear, and set the scene indoors if possible.

Prompt untuk Miniatur Motor

  • Create a realistic 1/7 scale figurine of the motorcycle in the picture. Place it on a computer desk with a transparent acrylic base, no text. On the screen, show a ZBrush modeling process of the figurine, and add a Bandai-style toy packaging box with original artwork beside the monitor.

  • Sebuah meja kerja dengan suasana realistis di dalam ruangan. Di atas meja terdapat miniatur motor PCX yang sangat detail dan tampak nyata. Di belakangnya ada monitor komputer besar menampilkan software 3D modeling dengan objek motor yang sama sedang didesain. Di samping monitor ada kotak mainan (model kit) dengan gambar motor itu dan tulisan 2025 ala Bandai yang berbahasa Jepang. Pencahayaan natural, fokus utama pada miniatur motor di atas meja.

Prompt untuk Miniatur Mobil

  • Create a 1/18 scale commercialized figurine of the car in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk. The figurine has a transparent acrylic base, with no text on the base. The content on the computer screen is the ZBrush modeling process of the figure. Next to the computer screen is a TAMIYA style toy packaging box printed with the original artwork.

Prompt untuk Foto Keluarga

  • Create a 1/18 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.

  • Create a 1:15 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.

Perubahan Besar pada iPhone 17: iPhone Air Terbaru yang Paling Tipis dan Ringan

0

Desain yang Menarik Perhatian

iPhone 17 series yang diluncurkan dalam acara “Awe Dropping” pada 9 September 2025 menawarkan desain yang mencolok, terutama pada bagian belakang. Model iPhone Air menjadi sorotan karena adanya plateau-modul kamera memanjang yang hadir pada model Air, Pro, dan Pro Max. Sementara itu, iPhone 17 standar masih menggunakan modul kamera ganda konvensional dengan kamera utama 48MP dan kamera ultra-wide 48MP serta 2x telefoto.

iPhone 17 memiliki layar berukuran 6,5 inci, bodi kaca dengan pelindung keramik, dan tersedia dalam lima warna yaitu lavender, sage, mist blue, hitam, dan putih. Sedangkan model Pro dan Pro Max hadir dengan bodi unibody berbahan aluminium dan pilihan warna eksklusif seperti oranye tekstur, biru gelap, dan perak. Layar iPhone 17 Pro berukuran 6,3 inci, sedangkan Pro Max lebih besar dengan layar 6,9 inci. Keduanya menggunakan chip A19 Pro dan sistem kamera profesional.

iPhone 17 Air: Super Tipis dan Ringan

Model iPhone Air menjadi yang paling mencuri perhatian karena desainnya yang ultra-tipis hanya 5,6 mm, lebih ramping dari Samsung Galaxy S25 Edge. Dengan bobot 165 gram, iPhone Air menjadi yang paling ringan di kelasnya. Desain ini diperkuat dengan rangka titanium dan pelindung keramik di bagian belakang. Untuk mendukung desain ramping ini, Apple memindahkan sebagian komponen internal ke dalam modul kamera “plateau”. Namun, ini membuat iPhone Air hanya mendukung eSIM dan dibekali satu kamera belakang 48MP. iPhone Air tersedia dalam empat pilihan warna cerah: hitam, putih, pale gold, dan pale blue.

Performa dan Konektivitas

Seluruh model iPhone 17 dilengkapi dengan fitur unggulan seperti Layar Always-on, ProMotion (120Hz refresh rate), dan kecerahan puncak hingga 3000 nits. Model iPhone 17 ditenagai oleh chip A19, sementara model Air, Pro, dan Pro Max menggunakan A19 Pro. iPhone Air dan Pro juga dilengkapi dengan chip konektivitas nirkabel terbaru dari Apple, NI chip. Untuk mendukung performa tinggi, model Pro dan Pro Max menggunakan sistem pendingin vapour chamber yang memanfaatkan cairan deionisasi untuk menyebarkan panas secara efisien.

Kamera Depan AI dan Fitur Dual Capture

Semua model iPhone 17 kini mendukung Center Stage pada kamera depan, berkat peningkatan AI. Teknologi ini memastikan pengguna tetap berada di tengah frame, bahkan saat bergerak atau dalam pengambilan foto grup. Kamera juga bisa secara otomatis beralih antara mode potret dan lanskap. Fitur video baru bernama dual-capture memungkinkan pengguna merekam video dengan kamera belakang sambil menampilkan reaksi mereka melalui kamera depan dalam satu frame. Fitur ini diprediksi akan populer di media sosial seperti TikTok.

Dibekali iOS 26

Seluruh seri iPhone 17 menjalankan iOS 26, yang membawa desain ulang besar-besaran dengan tampilan antarmuka bernama Liquid Glass, menu transparan yang tampak seperti melayang di layar. Meski Apple masih menghadapi kendala pada Apple Intelligence, integrasi dengan ChatGPT digunakan untuk fitur baru bernama Visual Intelligence, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan tentang gambar di layar dan menemukan produk serupa di Etsy atau Google. Fitur lain dalam iOS 26 meliputi Live Translation, Aplikasi Games baru, Pembaruan signifikan di Messages, Apple Music, Maps, Phone, dan Photos.

Harga dan Ketersediaan

iPhone 17 series mulai preorder pada 12 September 2025 dan akan tersedia secara resmi pada 19 September 2025. Namun belum ada informasi kapan lini iPhone 17 akan tersedia di Indonesia. Apple mempertahankan harga hampir sama dengan tahun lalu, kecuali model Pro yang sedikit naik. Berikut harga resmi di pasar AS (kapasitas 256GB):

  • iPhone 17 – 799 dolar AS (Rp 13,1 juta)
  • iPhone Air – 999 dolar AS (Rp16,4 juta)
  • iPhone 17 Pro – 1.099 dolar AS (Rp18 juta)
  • iPhone 17 Pro Max – 1.199 dolar AS (Rp19,7 juta).

Fitur Canggih iPhone 17, iPhone Air Tipis, Apple Watch 11, dan AirPods Pro 3!

0

Produk Terbaru Apple Menghadirkan Inovasi yang Menyeimbangkan Desain dan Fungsionalitas

Apple kembali memperkenalkan rangkaian produk terbarunya dalam acara tahunan yang diadakan di Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat. Acara ini menjadi momen penting bagi perusahaan teknologi raksasa tersebut untuk mengumumkan berbagai inovasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern.

iPhone Air: Desain Tipis dengan Performa Andal

Salah satu produk yang mendapat perhatian utama adalah iPhone Air. Perangkat ini menjadi salah satu ponsel paling tipis dan ringan yang pernah dibuat oleh Apple. Dengan ketebalan hanya 0,22 inci dan bobot seberat 165 gram, iPhone Air menawarkan kombinasi sempurna antara portabilitas dan performa tinggi.

Untuk mendukung performa yang optimal, Apple menyematkan chip A19 Pro yang dirancang untuk efisiensi energi serta chip N1 untuk meningkatkan konektivitas. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan dukungan Thread, yang memungkinkan integrasi dengan berbagai perangkat IoT seperti rumah pintar.

Meski memiliki desain ramping, iPhone Air hanya dilengkapi dengan satu kamera belakang dan sistem eSIM. John Ternus, Wakil Presiden Senior Rekayasa Perangkat Keras Apple, menjelaskan bahwa pengguna harus merasakan langsung bagaimana tipis dan ringannya perangkat ini.

iPhone 17 dan iPhone 17 Pro: Peningkatan pada Kamera dan Performa

Selain iPhone Air, Apple juga meluncurkan iPhone 17 dan iPhone 17 Pro. Untuk seri Pro, termasuk Pro Max, kini dilengkapi dengan sistem kamera tiga lensa beresolusi 48 megapiksel. Fitur ini memberikan kemampuan zoom optik hingga delapan kali, yang sangat berguna bagi pengguna yang sering mengambil foto jarak jauh.

Kamera depan juga diperbarui dengan fitur Center Stage, yang sebelumnya populer di iPad. Fitur ini memastikan wajah pengguna tetap fokus selama panggilan video. Selain itu, Apple menambahkan sistem pendinginan baru untuk menjaga performa tetap stabil saat digunakan secara intensif.

Semua lini iPhone terbaru kini dilindungi Ceramic Shield 2, sebuah material kaca yang lebih tahan gores dibanding generasi sebelumnya. Hal ini memberikan perlindungan ekstra terhadap layar perangkat.

Apple Watch 11: Fitur Kesehatan yang Lebih Lengkap

Apple Watch 11 hadir dengan desain yang lebih tipis dan daya tahan baterai yang lebih lama. Fitur kesehatannya juga ditingkatkan, termasuk kemampuan mendeteksi tanda-tanda hipertensi dan gangguan tidur. Inovasi ini membuat Apple Watch 11 semakin menjadi perangkat kesehatan digital yang fungsional dan stylish.

AirPods Pro 3: Terjemahan Real-Time dan Pemantau Kesehatan

Apple juga meluncurkan AirPods Pro 3 yang dilengkapi dengan fitur terjemahan bahasa secara real-time. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang sering berkomunikasi lintas bahasa. Selain itu, AirPods Pro 3 dilengkapi dengan peredam bising akustik yang lebih canggih dan kemampuan untuk melacak detak jantung.

Dengan fitur-fitur baru ini, AirPods Pro 3 bukan hanya sekadar perangkat audio, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kesehatan dan komunikasi Apple.

Kesimpulan

Peluncuran produk terbaru Apple menunjukkan arah inovasi yang menyeimbangkan desain, performa, dan fungsionalitas. iPhone Air menjadi terobosan dalam desain tipis, sementara iPhone 17 Pro menekankan peningkatan kamera. Apple Watch 11 semakin fokus pada kesehatan, dan AirPods Pro 3 membawa kemampuan komunikasi lintas bahasa. Semua inovasi ini menunjukkan strategi Apple yang terus berupaya menggabungkan gaya hidup modern dengan teknologi mutakhir.

Kelebihan dan Kekurangan Pelindung Ponsel: Soft Case vs Hard Case

0

Jenis-Jenis Aksesoris Pelindung Ponsel

Aksesoris pelindung ponsel kini menjadi bagian penting bagi pengguna smartphone. Selain mempercantik tampilan, casing juga berfungsi sebagai pelindung utama dari risiko goresan, benturan, atau kerusakan akibat terjatuh. Dari banyaknya jenis casing yang tersedia, soft case dan hard case adalah dua yang paling umum dipilih.

Meski memiliki fungsi serupa, kedua jenis ini memiliki perbedaan dalam bahan, karakteristik, serta tingkat perlindungan yang diberikan. Soft case biasanya dibuat dari bahan silikon atau TPU (Thermoplastic Polyurethane) yang elastis, sedangkan hard case terbuat dari plastik keras atau polikarbonat yang lebih kokoh.

Memilih antara keduanya bukan hanya soal gaya, tetapi juga kenyamanan, kebutuhan penggunaan, dan jenis perlindungan yang diinginkan. Memahami perbedaan mendasar antara soft case dan hard case bisa membantu pengguna memilih casing yang tepat untuk smartphone mereka.

Kelebihan dan Kekurangan Soft Case dan Hard Case

1. Material dan Fleksibilitas

Soft Case: Terbuat dari bahan silikon atau TPU yang lembut dan lentur. Sangat mudah dipasang maupun dilepas, cocok untuk orang yang sering mengganti casing.

Hard Case: Menggunakan bahan plastik keras atau polikarbonat. Sifatnya kaku, sehingga pemasangan maupun pelepasan perlu lebih hati-hati agar tidak merusak ponsel.

2. Perlindungan dari Benturan dan Goresan

Soft Case: Karena bahannya elastis, soft case mampu menyerap benturan dengan baik. Cocok untuk melindungi ponsel dari jatuh ringan hingga sedang.

Hard Case: Lebih efektif melindungi dari goresan dan tekanan, namun tidak sebaik soft case dalam menyerap guncangan saat ponsel terjatuh.

3. Kenyamanan Saat Digunakan

Soft Case: Memberikan genggaman yang lebih nyaman karena tidak licin. Bentuknya juga mengikuti lekuk ponsel dengan baik.

Hard Case: Permukaan terasa lebih keras dan terkadang licin. Walau begitu, casing jenis ini biasanya terlihat lebih ramping dan tidak menambah ketebalan ponsel secara signifikan.

4. Desain dan Tampilan

Soft Case: Banyak tersedia dalam berbagai warna, motif, dan variasi unik. Sangat cocok bagi pengguna yang ingin tampil ekspresif dan bergaya kasual.

Hard Case: Lebih mengedepankan desain simpel dengan kesan premium. Beberapa tipe hadir dengan finishing doff atau glossy untuk tampilan elegan.

5. Daya Tahan dan Usia Pakai

Soft Case: Umumnya lebih cepat berubah warna, terutama untuk silikon bening yang rentan menguning. Bisa melar setelah pemakaian lama.

Hard Case: Lebih awet dalam mempertahankan bentuk dan warna, tetapi rawan retak atau pecah jika jatuh dengan keras.

Baik soft case maupun hard case sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Soft case unggul dari sisi kenyamanan dan perlindungan benturan, sedangkan hard case lebih menonjol dalam ketahanan goresan serta tampilan elegan.

Pada akhirnya, pilihan casing terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Jika mencari casing yang fleksibel dan nyaman digenggam, soft case bisa menjadi pilihan tepat. Namun, jika mengutamakan desain ramping dan perlindungan goresan, hard case lebih sesuai.

Dengan memahami karakteristik keduanya, kamu bisa menentukan casing yang paling cocok untuk melindungi smartphone kesayanganmu.

Unboxing Tecno Spark 40 Pro Plus, HP Rp 2 Jutaan dengan 3 Aksesori Langka

0

Ponsel Tecno Spark 40 Pro Plus Diluncurkan di Indonesia dengan Harga Mulai Rp 2 Jutaan

Smartphone kelas menengah terbaru dari Tecno, yaitu Spark 40 Pro Plus, telah resmi dirilis di pasar Indonesia. Dengan harga yang dimulai dari Rp 2 jutaan, ponsel ini langsung mencuri perhatian berkat desain yang tipis dan fitur canggih yang ditawarkannya. Salah satu yang membuatnya unik adalah isi boks penjualannya yang cukup lengkap dan jarang ditemukan pada pesaing sekelas.

Ketika membuka kotak kemasan Tecno Spark 40 Pro Plus varian warna Nebula Black, pengguna akan melihat kotak yang tebal dan mencolok dengan kombinasi warna oranye, kuning, dan putih. Di bagian depan kotak, terdapat informasi spesifikasi utama dari ponsel ini. Ketika dibuka, unit Spark 40 Pro Plus masih dilapisi kertas pelindung.

Selain itu, dalam boks juga terdapat berbagai aksesori yang tidak biasanya disertakan oleh vendor smartphone saat ini. Yang paling menarik adalah softcase rubber berwarna hitam yang didukung oleh MagSafe. Biasanya, ponsel hanya dilengkapi dengan softcase bening standar, tetapi pada Spark 40 Pro Plus, pengguna langsung mendapatkan pelindung premium yang memungkinkan mereka menempelkan powerbank MagSafe di bagian belakang ponsel. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan wireless charging secara praktis tanpa perlu menggunakan kabel.

Fitur ini sangat istimewa karena Spark 40 Pro Plus sudah mendukung wireless fast charging 30 watt. Hal ini tergolong mewah untuk kelas harga Rp 2 jutaan, mengingat bahkan ponsel flagship dengan harga belasan juta sering hanya menawarkan wireless charging 15 watt.

Selain softcase MagSafe, isi boks Tecno Spark 40 Pro Plus juga dilengkapi tempered glass atau kaca pelindung gratis yang bisa dipasang sendiri oleh pengguna. Tecno juga tetap menyertakan adaptor charger dan kabel data di paket penjualan, hal yang semakin jarang ditemui pada smartphone merek lain.

Adaptor yang disertakan pun sudah mendukung fast charging 45 watt via kabel, memberikan opsi pengisian daya cepat selain wireless. Secara keseluruhan, ada tiga aksesori “langka” yang tersedia dalam boks Tecno Spark 40 Pro Plus, yaitu softcase rubber berwarna hitam, tempered glass, dan charger 45 watt. Tidak ketinggalan, ada pula kartu garansi dan buku panduan di dalam boks. Paket lengkap ini membuat pengguna tidak perlu membeli aksesori tambahan setelah membeli ponsel.

Spesifikasi Teknologi yang Mengesankan

Tecno Spark 40 Pro Plus hadir dengan layar 3D Curved AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K (2.720 x 1.224 piksel), refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan puncak 4.500 nit. Layarnya juga dilindungi kaca Corning Gorilla Glass 7i serta memiliki pemindai sidik jari di bawah layar.

Untuk kamera, ponsel ini dilengkapi kamera utama 50 MP di bagian belakang dan kamera selfie 13 MP di bagian depan. Di sektor performa, Spark 40 Pro Plus ditenagai chipset terbaru MediaTek Helio G200 dengan fabrikasi 6 nm, RAM 8 GB, dan memori internal hingga 256 GB.

Ponsel ini didukung baterai 5.200 mAh yang mendukung fast charging 45 watt via kabel dan wireless charging 30 watt. Ada juga fitur reverse wireless charging 5 watt untuk mengisi daya perangkat lain. Spark 40 Pro Plus menjalankan Android 15 dengan antarmuka HiOS 5.1. Fitur pendukung lainnya mencakup NFC, infrared remote, dual speaker dengan Dolby Atmos, serta sertifikasi tahan debu dan percikan air IP64.

Di Indonesia, ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Nebula Black, Aurora White, dan Tundra Green. Harganya juga berbeda-beda tergantung kapasitas penyimpanannya:

  • Tecno Spark 40 Pro Plus 8 GB/128 GB: Rp 2.449.000
  • Tecno Spark 40 Pro Plus 8 GB/256 GB: Rp 2.579.000

Cara Membeli iPhone 17 di Indonesia

0

Cara Membeli iPhone 17 di Indonesia

Pertanyaan tentang bagaimana membeli iPhone 17 di Indonesia saat ini menjadi topik yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Setelah Apple meluncurkan berbagai produk baru, termasuk seri iPhone 17, iPhone Air yang sangat tipis, Apple Watch 11, dan AirPods Pro 3, masyarakat mulai penasaran dengan cara mendapatkan perangkat tersebut.

iPhone Air yang diluncurkan dalam acara tahunan Apple Park di Cupertino, California, Amerika Serikat, menarik perhatian karena memiliki ketebalan hanya 0,22 inci dan beratnya hanya 165 gram. Namun, penting untuk diketahui bahwa peluncuran ini bersifat global, sehingga kapan iPhone 17 akan tersedia di Indonesia masih belum jelas.

Tantangan dalam Penjualan Awal iPhone 17

Berdasarkan laporan sebelumnya, Apple berpotensi kehilangan momentum penjualan awal iPhone 17 di Indonesia akibat belum keluarnya izin jual dan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari pemerintah. Aryo Meidianto Aji, Senior Consultant dan Analis Pasar Smartphone dari SEQARA Communications, menjelaskan bahwa target pasar Apple di Indonesia adalah kalangan menengah ke atas. Segmen ini dinilai relatif tidak terlalu terpengaruh oleh pelemahan daya beli secara umum.

Namun, tantangan utama Apple dalam menjual iPhone 17 di Indonesia adalah menjaga momentum penjualan awal. Izin yang belum selesai menjadi hambatan. Aryo menegaskan bahwa perlu diperhatikan apakah pemerintah akan melakukan relaksasi perizinan untuk perangkat ini. Jika tidak, maka belum terdaftarnya iPhone 17 bisa memengaruhi penjualan awal.

Cara Pembelian iPhone 17

Jika melihat pengalaman sebelumnya, pembelian awal biasanya dilakukan melalui pre-order ke iBox atau datang langsung ke outlet resmi. Selain itu, pembelian juga bisa dilakukan melalui distributor. Harga iPhone 17 di Indonesia belum sepenuhnya diketahui, namun harga yang ditawarkan di AS mencapai mulai dari Rp18 juta.

Harga iPhone 17 yang diluncurkan di Amerika Serikat antara lain:

  • iPhone 17 Pro
  • 256GB: US$1099 (sekitar Rp17,9 juta)
  • 512GB: US$1299 (sekitar Rp21,1 juta)
  • 1TB: US$1499 (sekitar Rp24,3 juta)

  • iPhone 17 Pro Max

  • 256GB: US$1199 (sekitar Rp19,6 juta)
  • 512GB: US$1399 (sekitar Rp22,7 juta)
  • 1TB: US$1599 (sekitar Rp25,9 juta)
  • 2TB: US$1999 (sekitar Rp31,9 juta)

Pihak Apple telah menyiapkan penjualan di 50 negara pada 12 September dan akan tersedia di toko pada 19 September 2025. Meski demikian, ketersediaan iPhone 17 di Indonesia masih menjadi pertanyaan besar. Masyarakat harus tetap mengikuti perkembangan terbaru mengenai izin dan kebijakan pemerintah terkait perangkat ini.

Harga dan Spesifikasi iPhone 17 Resmi Dirilis Apple

0

Peningkatan Signifikan pada iPhone 17

iPhone 17 telah resmi diluncurkan dalam acara tahunan Apple, dan model standar tahun ini menawarkan banyak perubahan yang signifikan. Banyak fitur yang sebelumnya hanya tersedia di versi Pro kini hadir di iPhone 17, menjadikannya salah satu peningkatan terbesar untuk model non-Pro dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan harga mulai dari Rp13 jutaan, apa saja yang bisa Anda dapatkan dari iPhone 17? Berikut penjelasannya.

Layar yang Lebih Baik dengan Teknologi ProMotion 120Hz

Salah satu perbaikan paling mencolok pada iPhone 17 adalah layarnya. Kini, iPhone 17 dibekali layar Super Retina XDR berukuran 6,3 inci yang menggunakan teknologi ProMotion 120Hz. Fitur ini membuat pengalaman scrolling media sosial, navigasi, dan bermain game menjadi lebih mulus dan responsif.

Layar ini juga dilindungi oleh Ceramic Shield 2, yang diklaim tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan demikian, pengguna tidak perlu khawatir tentang kerusakan pada layar akibat kecelakaan atau gesekan.

Kamera Utama 48MP dan Inovasi Center Stage

Sektor kamera juga mengalami perombakan besar. Kamera utama iPhone 17 kini menggunakan sensor 48MP, yang memungkinkan pengambilan foto dengan detail yang jauh lebih tinggi. Hal ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang sering mengambil foto dengan kualitas tinggi.

Namun, inovasi terbesar ada di bagian depan. Apple memperkenalkan kamera depan Center Stage 18MP yang menggunakan AI untuk menjaga subjek tetap di tengah frame saat melakukan panggilan video. Fitur ini sangat relevan dengan kebutuhan komunikasi virtual saat ini.

Performa Chip A19 dan Daya Tahan Baterai yang Mumpuni

Di bagian performa, iPhone 17 ditenagai oleh chip A19 (non-Pro). Chip ini menjanjikan performa CPU yang 1,5 kali lebih cepat dibandingkan A15, sehingga semua aplikasi dan game akan berjalan sangat lancar.

Apple juga mengklaim bahwa daya tahan baterai iPhone 17 sangat lama, mampu memutar video hingga 30 jam. Dengan kemampuan ini, pengguna tidak perlu khawatir akan kehabisan baterai selama beraktivitas sehari-hari.

Harga dan Ketersediaan

Harga iPhone 17 dimulai dari USD 799 (sekitar Rp13 jutaan). Untuk penyimpanan, tersedia opsi 256GB dan 512GB. Pre-order iPhone 17 akan dimulai pada 12 September, dan akan tersedia di negara-negara gelombang pertama mulai 19 September.

Dengan membawa banyak fitur premium ke model standar, iPhone 17 menjadi pilihan yang sangat menarik tahun ini. Apakah peningkatan yang ditawarkan sepadan dengan harganya? Ini tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna. Namun, dengan peningkatan signifikan di berbagai sektor, iPhone 17 mungkin menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin memiliki perangkat dengan kualitas tinggi tanpa harus membayar mahal.

Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Rilis iPhone 17

0

Kabar Gembira untuk Penggemar Gawai

Penggemar gawai khususnya pengguna iPhone kini memiliki alasan baru untuk bersuka cita. Setelah sebelumnya merilis iPhone 16 di pasar Indonesia, Apple kembali hadir dengan model terbaru mereka yaitu iPhone 17. Informasi mengenai waktu rilis iPhone 17 kabarnya sudah sangat dekat, hanya tinggal menghitung hari. Acara Apple Keynote yang menjadi ajang peluncuran produk terbaru merek asal Amerika ini akan dihelat pada 9 September 2025.

Spesifikasi iPhone 17

Untuk memahami lebih dalam tentang iPhone 17, berikut adalah rangkuman spesifikasinya:

  1. Spesifikasi iPhone 17 Basic

    Secara visual, iPhone 17 Basic tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan iPhone 16. Gawai ini menggunakan layar OLED sebesar 6,3 inci dan RAM sebesar 8 GB. Layar juga dilengkapi dengan fitur refresh rate 120Hz ProMotion yang membuat tampilan lebih responsif. Kamera depan di iPhone 17 Basic ditingkatkan menjadi 24 megapixel, dua kali lipat dari iPhone 16 yang hanya memiliki 12 megapixel.

  2. Spesifikasi iPhone 17 Air

    Model ini hadir dengan desain kamera belakang yang unik, yaitu satu kamera belakang fusion dan flash yang ditempatkan secara vertikal. Layar yang digunakan masih sama dengan seri sebelumnya, yaitu OLED 6,6 inci. Selain itu, iPhone 17 Air memiliki ketipisan yang luar biasa, hanya 5,5 mm. RAM yang disediakan juga lebih besar dibanding model basic, yaitu 12 GB.

  3. Spesifikasi iPhone 17 Pro

    iPhone 17 Pro memiliki spesifikasi serupa dengan iPhone 17 Air. RAM sebesar 12 GB, kamera depan 24 megapixel, dan kamera belakang 48 megapixel fusion. Perbedaannya terletak pada tambahan dua kamera belakang yaitu ultra wide dan telephoto, sehingga total kamera belakang mencapai tiga dengan resolusi masing-masing 48 megapixel.

  4. Spesifikasi iPhone 17 Pro Max

    Seri Pro Max memiliki layar terbesar dari seluruh keluarga iPhone 17, yaitu OLED 6,9 inci. Spesifikasi lainnya hampir sama dengan iPhone 17 Pro, termasuk RAM 12 GB, triple main camera 48 megapixel, dan kamera depan 24 megapixel. Dengan ukuran layar yang lebih besar, Pro Max bisa dibilang sebagai versi yang lebih besar dari iPhone 17 Pro.

Warna Baru yang Menarik Perhatian

Selain spesifikasi yang menarik, iPhone 17 juga hadir dengan warna-warna baru yang menambah antusiasme penggemar. Untuk model basic, warna hijau menjadi sorotan karena nuansa segar yang ditawarkan. Sementara itu, seri Pro dan Pro Max hadir dengan warna orange yang dinilai lebih nyentrik dan biru navy yang tak kalah cantik.

Jadwal Rilis iPhone 17

Setelah diagendakan rilis pada 9 September 2025 di pasar Amerika, iPhone 17 diperkirakan akan masuk ke Indonesia pada akhir November atau awal Oktober 2025. Perkiraan ini didasarkan pada pola distribusi sebelumnya yang membutuhkan waktu sekitar 4-7 minggu untuk masuk ke pasar Indonesia. Jeda waktu tersebut diperlukan untuk melakukan penilaian kelayakan oleh pihak terkait.

Pertanyaan Umum Seputar iPhone 17

Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan:

  • Model apa saja yang akan tersedia dalam jajaran iPhone 17?

    iPhone 17 akan tersedia dalam empat model: iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.

  • Berapa RAM yang tersedia di iPhone 17?

    Model basic memiliki 8 GB RAM, sedangkan iPhone 17 Air, Pro, dan Pro Max dilengkapi dengan 12 GB RAM.

  • Kapan iPhone 17 dirilis secara resmi?

    iPhone 17 akan diperkenalkan dalam acara Apple Keynote pada 9 September 2025 di Amerika Serikat. Sementara itu, perkiraan masuk ke Indonesia adalah akhir November atau awal Oktober.

Cara Mudah Buat Foto Jadi 3D Action Figure dengan Gemini AI di HP

0

Tren Membuat Action Figure Digital dengan AI

Tren membuat action figure atau miniatur menggunakan AI kini sedang ramai di media sosial. Berbagai platform seperti Gemini AI dari Google dan ChatGPT dari Open AI menjadi pilihan utama bagi pengguna yang ingin menciptakan karya seni digital tanpa harus membelinya di toko mainan.

Uniknya, hasil karya ini bukanlah produk fisik, melainkan karya digital yang bisa dibuat hanya dengan beberapa langkah sederhana. Pengguna dapat berkreasi tanpa batas hanya dengan memberikan deskripsi dalam bentuk prompt. Semakin detail prompt yang diberikan, semakin realistis hasil gambar yang dihasilkan.

Cara Membuat Foto Action Figure Menggunakan AI

Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk membuat foto action figure atau miniatur menggunakan AI:

  1. Buka mesin pencari Google.
  2. Cari Gemini (Google Gemini).
  3. Unggah foto yang ingin digunakan sebagai dasar pembuatan.
  4. Masukkan prompt sesuai keinginan.
  5. Generate hingga proses selesai.

Untuk pengguna ChatGPT, cara membuat action figure juga cukup mudah. Pengguna hanya perlu mengunggah foto diri terlebih dahulu, lalu memberikan perintah atau prompt untuk mengubahnya menjadi mainan action figure. Selanjutnya, ChatGPT akan menampilkan gambar action figure dengan karakter yang mirip dengan foto yang diunggah.

Contoh Prompt untuk Membuat Foto Action Figure

Berikut beberapa contoh prompt yang bisa digunakan untuk membuat foto action figure atau miniatur:

  1. “Buat orang dalam foto ini menjadi mainan action figure yang dikemas. Mainan action figure dilengkapi aksesori. Kotak kemasannya memiliki latar belakang berwarna dengan desain sederhana. Di bagian atas kotak kemasan, tambahkan teks ‘Ambar’.”
  2. “Ubah foto ini menjadi karakter figur. Di belakangnya, tempatkan kotak dengan gambar karakter yang dicetak di atasnya, serta komputer yang menampilkan proses modeling Blender. Di depan kotak, tambahkan alas plastik bulat dengan figur berdiri di atasnya. Buat bahan PVC terlihat jernih, dan atur suasana di dalam ruangan jika mungkin.”
  3. “Buat figur 1:7 skala motor dalam foto. Tempatkan di meja komputer dengan alas akrilik transparan, tanpa teks. Di layar komputer, tampilkan proses modeling ZBrush dari figur tersebut, dan tambahkan kotak kemasan mainan Bandai dengan ilustrasi asli di samping monitor.”
  4. “Buat patung miniatur keluarga dari foto, dalam gaya sangat realistis seolah ditempatkan di lingkungan nyata. Letakkan figur di meja kerja dengan alas akrilik transparan, tanpa teks. Di layar komputer, tampilkan proses modeling 3D ZBrush, dan di samping monitor tempatkan frame foto asli keluarga.”

Menjadikannya Video Bergerak

Jika ingin foto action figure menjadi video bergerak, ulangi langkah yang sama dengan mengunggah foto ke AI openArt atau Gemini AI, lalu ketik prompt berikut:

“Ada dua tangan yang mengangkat patung sambil memutar kiri dan kanan setelah diletakkan kembali.”

Dengan menambahkan deskripsi pada prompt, hasilnya akan lebih lengkap dan realistis.

Alasan Tren Ini Viral

Tren ini viral karena beberapa alasan:

  • Mudah diakses: Siapa pun bisa membuat tanpa keahlian 3D.
  • Hasil realistis: Mirip dengan action figure premium.
  • Personalisasi: Bisa membuat action figure dari foto diri sendiri, selebriti, atau karakter fiksi.
  • Interaktif: Pengguna saling menantang teman untuk membuat versi mereka sendiri.

Peringatan Penting

Meski menarik, penggunaan Gemini AI memerlukan data dan cookie sesuai kebijakan privasi Google. Pastikan membaca dan menyesuaikan preferensi sebelum menggunakan layanan.

Tren action figure AI ini membuka peluang baru bagi kreativitas digital. Dengan Gemini AI dan fitur Nano Banana, pengguna bisa membuat konten unik untuk media sosial tanpa perlu investasi mahal pada software desain 3D profesional. Segera coba, buat karya unik Anda, dan siapa tahu action figure buatan Anda bisa menjadi viral di Instagram!