Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 625

Harga iPhone 14 128GB Turun Lagi, Diduga Akibat Peluncuran iPhone 17 Tahun 2025

0

Penurunan Harga iPhone 14 128GB di iBox Akibat Rilis iPhone 17

Beberapa waktu terakhir, pasar smartphone kembali mengalami perubahan signifikan akibat berbagai pengumuman baru yang dilakukan oleh produsen ternama. Salah satunya adalah penurunan harga iPhone 14 128GB di iBox, yang terjadi setelah munculnya isu tentang perilisan iPhone 17 pada September 2025. Hal ini menarik perhatian banyak konsumen dan penggemar teknologi.

Fitur Unggulan yang Diharapkan dari iPhone 17

Menurut berbagai sumber, iPhone 17 akan membawa sejumlah fitur canggih yang membuatnya lebih menarik dibandingkan pendahulunya. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Kamera Telefoto 48MP: iPhone 17 Pro akan menggunakan kamera telefoto dengan resolusi 48MP, meningkat dari 12MP pada iPhone 16 Pro.
  • Rekam Video Depan-Belakang Sekaligus: Aplikasi Kamera bisa merekam video dengan kamera depan dan belakang secara bersamaan.
  • Perekaman 8K: Fitur ini sudah diuji coba di iPhone 16 Pro namun belum dirilis. Perekaman 8K kemungkinan besar akan hadir di iPhone 17 Pro.
  • RAM 12GB: iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Air dikabarkan memiliki RAM 12GB, meningkat dari 8GB di iPhone 16.
  • Sistem Pendingin Baru: Apple menyematkan sistem pendingin vapor chamber untuk performa optimal tanpa panas berlebih.
  • Dynamic Island Lebih Ringkas: Semua model iPhone 17 bakal mengusung desain ulang Dynamic Island yang lebih kecil dan efisien.
  • Baterai 5.000 mAh untuk iPhone 17 Pro Max: Model tertinggi iPhone 17 ini diperkirakan akan dibekali baterai lebih besar dari 5.000 mAh.
  • Logo Apple Turun Posisi: Logo Apple di bagian belakang kemungkinan akan diposisikan lebih rendah.
  • MagSafe Lebih Ngebut: Apple siapkan versi baru pengisi daya MagSafe dengan kecepatan pengisian yang ditingkatkan.
  • Bingkai Aluminium, Bukan Titanium Lagi: Bingkai iPhone 17 Pro beralih ke aluminium demi bobot yang lebih ringan dan desain baru kombinasi kaca.
  • Tonjolan Kamera Persegi Panjang: Kamera belakang punya modul besar berbentuk persegi panjang, bukan lingkaran atau oval lagi.
  • Warna Sky Blue: Apple hadirkan pilihan warna langit cerah, terinspirasi MacBook Air.
  • Desain Lebih Tebal, Baterai Lebih Besar: iPhone 17 Pro Max akan sedikit lebih tebal untuk menampung baterai besar.
  • Chip A19 Pro Generasi Terbaru: Performa dan efisiensi ditingkatkan dengan chip A19 Pro berbasis 3nm generasi ketiga.
  • Wi-Fi 7 Buatan Apple Sendiri: Tak lagi pakai Broadcom, iPhone 17 dibekali chip Wi-Fi 7 rancangan Apple.
  • Kamera Depan 24MP: Resolusi kamera selfie melonjak dua kali lipat dari sebelumnya.

Penurunan Harga iPhone 14 128GB di iBox

Akibat dari isu tersebut, harga iPhone 14 128GB di iBox mengalami penurunan. Berikut daftar harga jual iPhone 14 yang tersedia di laman resmi iBox Indonesia:

  • iPhone 14 (128GB): Rp 9.699.000 (sebelumnya Rp 12.499.000)
  • iPhone 14 (256GB): Rp 11.949.000 (sebelumnya Rp 15.299.000)

Saat ini, iBox Indonesia hanya menyediakan iPhone 14 ‘reguler’. Sedangkan iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max telah ditarik dari peredaran setelah Apple mengumumkan perilisan iPhone 16 Series pada April 2025.

Spesifikasi Lengkap iPhone 14

iPhone 14 memiliki layar kualitas bagus berukuran 6,1 inci dengan teknologi OLED dan Dolby Vision. Hal ini membuat kualitas tampilan gambar jernih dan kaya warna. Chipsetnya masih sama dengan iPhone 13 series, namun tetap unggul dengan 5 core GPU yang bisa menambah kecepatannya hingga 18 persen.

Dari sisi kamera, Apple membuat sensornya jadi lebih besar dengan OIS sehingga membuat kualitas foto dan video yang lebih bagus. Resolusi kamera utamanya mencapai 12MP yang membuat foto saat di keadaan kurang cahaya terbantu dengan memberikan kecerahan 49 persen lebih baik.

Informasi Tambahan

iPhone 14 tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti Midnight, Purple, Starlight, Merah, dan Biru. Layarnya dilengkapi dengan perlindungan Ceramic Shield. Chipset A15 Bionic, RAM 128GB, 256GB, 512GB, serta kamera utama 12MP, kamera ultrawide 12MP, dan kamera depan menjadi fitur utamanya. Baterainya sebesar 3279 mAh dan memiliki fitur Emergency SOS via satellite.

Harga dan ketersediaan barang bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A07 Mulai Rp 1 Jutaan

0

Samsung Galaxy A07: Ponsel Entry-Level dengan Layar 90 Hz dan Baterai Besar

Samsung kembali meluncurkan ponsel terbarunya di Indonesia, yaitu Galaxy A07. Ponsel ini hadir pada hari Jumat (22/8/2025) dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 1 jutaan. Meskipun berada di kelas entry-level, Galaxy A07 menawarkan fitur-fitur menarik yang cukup memuaskan pengguna.

Salah satu keunggulan utama Galaxy A07 adalah layar Infinity-U berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 90 Hz. Dengan refresh rate tinggi, pengguna akan merasakan pengalaman scrolling yang lebih halus saat mengakses media sosial atau beralih antar aplikasi. Selain itu, daya tahan baterai juga menjadi salah satu keunggulan ponsel ini. Galaxy A07 dilengkapi baterai sebesar 5.000 mAh yang dapat bertahan seharian untuk kebutuhan harian pengguna.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A07

Galaxy A07 memiliki dimensi sebesar 164,4 x 77,4 x 7,6 mm dengan bobot 184 gram. Di bagian depan, ponsel ini dilengkapi kamera selfie 8 MP yang ditempatkan di poni waterdrop di tengah atas layar. Sementara di bagian belakang, Galaxy A07 membawa kamera ganda dengan resolusi 50 MP (utama) dan 2 MP yang disusun dalam modul berbentuk pil.

Untuk dapur pacu, Galaxy A07 menggunakan chipset MediaTek Helio G99 yang dipadukan dengan pilihan RAM dan penyimpanan internal seperti 4 GB/64 GB, 4 GB/128 GB, 6 GB/128 GB, hingga 8 GB/256 GB. Jika masih kurang, pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan melalui kartu microSD hingga 2 TB.

Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka One UI 7. Samsung menjamin enam kali pembaruan sistem dan enam tahun pembaruan keamanan untuk Galaxy A07. Fitur keamanan juga lengkap, termasuk Samsung Knox Vault, Auto Blocker, serta pemindai sidik jari di tombol daya.

Kekuatan Baterai dan Keamanan

Baterai sebesar 5.000 mAh pada Galaxy A07 didukung oleh teknologi Super Fast Charging 25 watt, sehingga pengisiannya cepat dan efisien. Selain itu, ponsel ini memiliki rating IP54 yang menunjukkan ketahanan terhadap cipratan air dan debu. Punggungnya terbuat dari bahan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang memberikan kesan premium dan tahan lama.

Galaxy A07 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Green, Light Violet, dan Black. Pengguna bisa memilih sesuai selera dan kebutuhan.

Harga Samsung Galaxy A07 di Indonesia

Berikut adalah daftar harga Galaxy A07 di Indonesia:

  • 4 GB/64 GB: Rp 1.399.000
  • 4 GB/128 GB: Rp 1.649.000
  • 6 GB/128 GB: Rp 1.949.000
  • 8 GB/256 GB: Rp 2.299.000

Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy A07

| Spesifikasi | Detail |
|——————–|———————————————|
| Layar | 6,7 inci HD+, refresh rate 90 Hz |
| Bodi | 164,4 mm x 77,4 mm x 7,6 mm, bobot 184 gram |
| Kamera Belakang | 50 MP + 2 MP |
| Kamera Depan | 8 MP |
| Chipset | MediaTek Helio G99 |
| RAM | 4 GB, 6 GB, 8 GB |
| ROM | 64 GB, 128 GB, 256 GB (ekspansi microSD hingga 2 TB) |
| Software | Android 15, One UI 7 |
| Baterai | 5.000 mAh, Super Fast Charging 25 watt |
| Keamanan | Samsung Knox Vault, pemindai sidik jari |
| Jaringan | 4G |
| Konektivitas | WiFi, Bluetooth, USB-C |
| Warna | Green, Light Violet, Black |

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Bocoran 12 Fitur Baru iPhone 17: Kamera 48 MP hingga Baterai Besar

0

Bocoran Fitur Baru iPhone 17 Pro yang Menarik Perhatian

iPhone terbaru dari Apple diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat. Biasanya, Apple mengenalkan lini iPhone terbaru pada bulan September. Ponsel berikutnya ini diyakini akan diberi nama iPhone 17 series. Meski peluncuran masih beberapa pekan ke depan, bocorannya sudah mulai muncul di dunia maya.

Banyak informasi berasal dari analis dan pembocor ternama seperti Mark Gurman dari Bloomberg dan Ice Universe, yang sering kali akurat dalam membocorkan produk Apple. Salah satu bocoran menarik menyebutkan kemungkinan hadirnya seri baru bernama iPhone 17 Air, yang digadang-gadang menjadi ponsel paling tipis sepanjang sejarah dengan ketebalan hanya 5,55 mm.

Model ultra tipis ini disebut sebagai respons Apple terhadap tren “skinny phone” yang populer di kalangan pengguna, seperti Samsung Galaxy S25 Edge. Berikut adalah bocoran 12 fitur baru dari iPhone 17 Pro yang telah beredar di internet:

1. Bingkai Menggunakan Material Aluminium

Apple disebut akan kembali menggunakan bingkai aluminium untuk iPhone 17 Pro. Material ini terakhir digunakan pada iPhone X (2017) untuk lini premium sebelum Apple beralih ke stainless steel pada iPhone XS hingga iPhone 14 Pro. Selain itu, bagian belakang iPhone 17 Pro kabarnya akan menggunakan desain baru yang menggabungkan aluminium dengan kaca.

2. Modul Kamera Persegi Panjang

Salah satu perubahan paling mencolok ada pada bagian kamera. Pada seri iPhone sebelumnya, modul kamera berbentuk persegi dengan sudut melengkung. Namun, pada iPhone 17 Pro modul tersebut akan dirombak menjadi persegi panjang berukuran besar. Desain ini diperkirakan tidak hanya untuk menampung sensor berukuran lebih besar, tetapi juga memberi ruang bagi teknologi kamera baru yang sedang dipersiapkan Apple.

3. Layar Anti-Reflektif

Apple diprediksi akan menghadirkan opsi layar anti-reflektif dengan lapisan matte. Teknologi ini serupa dengan kaca nano-texture yang sebelumnya hadir di iMac, MacBook Pro, dan iPad Pro.

4. Sistem Antena Baru

Antena pada iPhone 17 Pro akan didesain ulang dengan posisi melingkari modul kamera. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas jaringan 5G, LTE, Wi-Fi, hingga Bluetooth.

5. Warna Baru

Selain warna standar seperti hitam, putih, dan abu-abu, Apple kabarnya akan menambahkan dua warna baru, yaitu oranye/tembaga, dan biru tua. Penambahan warna ini biasanya menjadi strategi pemasaran untuk menarik perhatian pasar premium.

6. Baterai Lebih Besar

iPhone 17 Pro Max disebut akan memiliki desain sedikit lebih tebal untuk menampung baterai dengan kapasitas lebih dari 5.000 mAh. Jika benar, maka ini akan menjadi baterai terbesar yang pernah digunakan di iPhone.

7. Chip A19 Pro

iPhone 17 series konon akan dibekali chip generasi terbaru Apple A19 Pro dengan fabrikasi 3nm dari TSMC. Peningkatan performa dan efisiensi daya menjadi fokus utama.

8. RAM 12 GB

iPhone 17 Pro dan 17 Air diperkirakan akan dibekali RAM 12 GB, meningkat dari 8 GB yang ada di lini iPhone 16. Peningkatan ini diyakini untuk mendukung fitur Apple Intelligence, yakni rangkaian kecerdasan buatan yang diperkenalkan Apple di generasi sebelumnya.

9. Kamera Depan 24 MP

Semua model iPhone 17 disebut akan mendapatkan peningkatan kamera depan menjadi 24 MP. Peningkatan ini diyakini akan sangat membantu untuk foto selfie, video call, hingga perekaman video vlog.

10. Kamera Telefoto 48 MP

Model iPhone 17 Pro akan membawa pembaruan besar di kamera telefoto. Kamera jenis ini pertama kali hadir di iPhone 7 Plus (2016) dengan resolusi 12 MP. Kini, Apple disebut akan upgrade menjadi 48 MP untuk lensa telefoto, yang akan memberikan hasil zoom optik yang jauh lebih tajam.

11. Perekaman Video Ganda

Fitur lain yang diperkirakan hadir adalah kemampuan merekam video secara bersamaan menggunakan kamera depan dan kamera belakang langsung melalui aplikasi Kamera bawaan.

12. Sistem Pendingin Vapor Chamber

Untuk menjaga kinerja tetap stabil, seri Pro akan dibekali sistem pendingin vapor chamber yang lebih efisien membuang panas.

Meskipun semua informasi ini masih berupa rumor, detail resmi mengenai spesifikasi dan fitur baru iPhone 17 Pro kemungkinan baru akan terungkap pada acara peluncuran resmi Apple dalam waktu dekat.

Cara Atur Nada Dering WhatsApp Berbeda untuk Grup, Komunitas, dan Keluarga Tanpa Aplikasi Tambahan

0

Tips Mengganti Nada Dering WhatsApp dengan Mudah dan Personal

Mengganti nada dering WhatsApp bisa menjadi cara yang kreatif untuk membuat pengalaman berkomunikasi lebih menarik. Tidak hanya sekadar mengubah suara, tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam merespons pesan penting. Dengan nada dering yang berbeda untuk setiap kontak atau grup, Anda bisa langsung mengetahui siapa yang menghubungi tanpa perlu melihat layar ponsel.

Manfaat Mengganti Nada Dering WhatsApp

Mengganti nada dering bukan hanya soal estetika, tetapi juga fungsionalitas. Bagi mereka yang aktif di banyak komunitas digital, hal ini membantu menghindari kesalahan dan meningkatkan produktivitas. Dengan nada khusus untuk tiap kontak, Anda bisa lebih cepat merespons pesan penting tanpa harus membuka layar ponsel.

Selain itu, nada dering yang unik juga bisa memberikan kesan personal dan menunjukkan kepribadian pengguna. Bahkan, Anda bisa menggunakan suara sendiri, lagu favorit, atau suara Google sebagai nada dering. Ini memungkinkan Anda memiliki pengalaman berbeda dari pengguna lain.

Membuat Nada Dering Sendiri Tanpa Aplikasi Tambahan

Anda tidak perlu instal aplikasi tambahan untuk menciptakan nada dering. Salah satu platform yang bisa digunakan adalah Sound of Text. Di sini, Anda bisa mengonversi teks menjadi audio dengan suara mirip Google. Prosesnya sangat sederhana:

  1. Kunjungi situs web https://soundoftext.com melalui browser ponsel.
  2. Masukkan teks sesuai keinginan.
  3. Pilih suara dengan bahasa Indonesia dan klik opsi “Submit”.
  4. Tunggu beberapa saat hingga teks dikonversi menjadi audio.
  5. Unduh file audio tersebut dengan klik opsi “Download”.

Setelah audio berhasil diunduh, Anda bisa langsung menggunakannya sebagai nada dering WhatsApp. Prosesnya mudah, hasilnya personal, dan yang terpenting: Anda tidak lagi mendengar bunyi notifikasi yang monoton.

Cara Mengganti Nada Dering WA di Ponsel

Setelah audio diunduh, biasanya akan masuk ke folder unduhan ponsel. Untuk memasangnya sebagai nada dering, langkah-langkahnya sedikit berbeda tergantung merek ponsel Anda. Berikut contoh cara mengganti nada dering di ponsel Xiaomi:

  1. Buka menu pengaturan.
  2. Pilih menu “Notifikasi & Pusat Kontrol”.
  3. Klik opsi “Notifikasi aplikasi”.
  4. Pilih aplikasi WhatsApp dan klik opsi “Notifikasi”.
  5. Pilih opsi “Suara” dan klik “nada dering lokal”.
  6. Buka opsi “File Manager” dan pilih audio yang telah diunduh dari Sound of Text.
  7. Klik opsi “Terapkan” untuk menerapkan nada dering baru.

Dengan langkah-langkah di atas, nada dering WhatsApp Anda akan segera berubah menjadi lebih menarik dan unik.

Alternatif Lain untuk Mendapatkan Nada Dering

Jika bosan dengan nada dering bawaan, Anda juga bisa mengunduh nada dering dari sumber lain. Ada banyak platform online yang menyediakan berbagai jenis audio yang bisa digunakan sebagai nada dering. Dengan begitu, pengguna bisa memilih nada dering yang sesuai dengan selera dan kebutuhan.

Penting untuk diingat bahwa meskipun Anda bisa mengunduh nada dering dari berbagai sumber, pastikan file yang diunduh aman dan tidak mengandung malware. Selalu periksa sumber sebelum mengunduh dan menggunakannya sebagai nada dering.

Kesimpulan

Mengganti nada dering WhatsApp bukan hanya tentang gaya hidup, tetapi juga strategi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam berkomunikasi. Dengan nada dering yang personal dan berbeda untuk setiap kontak, pengguna bisa lebih cepat merespons pesan penting tanpa harus melihat layar. Prosesnya mudah dan bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan. Jadi, mengapa tidak mencoba?

6 Tanda HP Kamu Disadap, Nomor 3 Sering Terlewat

0

Tanda-Tanda Ponselmu Sedang Diretas yang Harus Kamu Waspadai

Di era digital saat ini, ponsel pintar menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, dengan semakin canggihnya teknologi, risiko peretasan juga meningkat. Banyak orang tidak menyadari bahwa ponsel mereka telah diretas hingga kerusakan terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda yang menunjukkan bahwa perangkat kamu sedang dalam bahaya.

Berikut adalah beberapa indikator yang bisa menjadi pertanda ponselmu sedang diretas:

1. Baterai Cepat Habis Tanpa Alasan Jelas

Salah satu tanda paling umum adalah baterai yang habis lebih cepat dari biasanya. Ini bisa terjadi jika ponsel kamu terinfeksi malware atau aplikasi berbahaya yang berjalan di latar belakang tanpa kamu sadari. Aktivitas tersebut mempercepat penggunaan daya baterai. Jika kamu merasa baterai terkuras secara drastis tanpa alasan jelas, segera periksa aplikasi yang berjalan di latar belakang.

2. Ponsel Tiba-Tiba Panas

Ponsel yang tiba-tiba panas bisa menjadi tanda adanya aktivitas yang tidak wajar. Biasanya, ponsel tidak akan panas jika tidak digunakan untuk aplikasi berat. Namun, jika terjadi tanpa alasan, kemungkinan besar ada proses yang berjalan di latar belakang. Hal ini bisa disebabkan oleh malware atau virus yang bekerja tanpa kamu ketahui.

3. Aplikasi Terbuka Sendiri

Ini adalah tanda yang sering kali dilewatkan oleh banyak pengguna. Jika aplikasi terbuka sendiri atau berpindah tanpa interaksi dari kamu, bisa jadi ponsel kamu sedang dikendalikan oleh pihak lain. Malware atau remote access tool bisa memungkinkan hacker mengambil alih kendali ponsel kamu secara jarak jauh.

4. Pesan atau Email yang Tidak Kamu Kirim

Jika kamu menerima laporan bahwa seseorang mengirim pesan atau email yang tidak kamu ketahui, ini bisa menjadi tanda akun kamu sedang dibobol. Hacker bisa menggunakan ponsel kamu untuk mengirimkan pesan spam atau informasi palsu. Pastikan selalu memeriksa riwayat pesan dan email yang kamu kirim.

5. Penggunaan Data Internet yang Tidak Wajar

Perhatikan penggunaan data internet di ponsel kamu. Jika terjadi peningkatan yang tidak wajar, bisa jadi ada aplikasi atau malware yang mengakses internet di latar belakang. Hal ini bisa menyebabkan data pribadi atau informasi sensitif kamu keluar secara sembunyi-sembunyi.

6. Iklan Pop-Up yang Berlebihan

Iklan yang muncul tiba-tiba dan berlebihan bisa menjadi tanda bahwa ponsel kamu terinfeksi adware. Adware adalah jenis perangkat lunak yang menampilkan iklan secara terus-menerus. Dalam beberapa kasus, adware juga bisa digunakan untuk memantau aktivitas pengguna. Jika kamu mulai melihat iklan pop-up yang tidak biasa, segera periksa aplikasi yang kamu gunakan.

Langkah Pencegahan yang Harus Kamu Lakukan

Jika kamu mendapati beberapa dari tanda-tanda di atas, segeralah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pastikan ponselmu dilindungi dengan aplikasi antivirus yang terbaru dan selalu perbarui sistem operasi serta aplikasi yang kamu gunakan. Selain itu, hindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya dan jangan membuka tautan yang mencurigakan.

Dengan tetap waspada dan menjaga keamanan ponsel, kamu bisa mengurangi risiko peretasan dan melindungi data pribadi kamu.

5 Cara Membaca Pesan WhatsApp Tanpa Buka Chat

0

Tips Mengakses Pesan WhatsApp Tanpa Terlihat Online

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi pesan yang paling populer di seluruh dunia. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima berbagai jenis pesan, mulai dari teks, gambar, hingga video. Namun, terkadang jumlah pesan yang masuk bisa terasa mengganggu, terutama ketika kamu sedang sibuk atau ingin menunda balasan.

Masalah utamanya adalah, ketika kamu membaca pesan, pengirim akan langsung tahu karena adanya tanda centang biru atau status online. Hal ini membuat kamu merasa “dituntut” untuk segera membalas pesan tersebut. Jika kamu ingin tetap bisa membaca pesan tanpa ketahuan oleh pengirim, ada beberapa trik cerdas yang bisa kamu coba.

1. Gunakan Mode Pesawat

Cara paling sederhana adalah dengan mengaktifkan mode pesawat setelah ada pesan masuk. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tunggu pesan masuk.
  • Aktifkan mode pesawat di smartphone.
  • Buka WhatsApp dan baca pesannya.
  • Setelah selesai, tutup aplikasi lalu matikan mode pesawat.

Dengan cara ini, pesan sudah terbaca olehmu, tapi pengirim tidak akan tahu.

2. Nonaktifkan Tanda Terima Baca (Read Receipts)

WhatsApp memiliki fitur tanda centang biru yang menunjukkan apakah pesan telah dibaca. Jika kamu menonaktifkannya, pengirim tidak akan tahu apakah kamu sudah membaca pesannya.

Caranya:
– Buka WhatsApp > Pengaturan > Privasi.
– Nonaktifkan toggle “Telah Dibaca” (Read Receipts).

Catatan: Fitur ini tidak berlaku untuk chat grup.

3. Sembunyikan Status “Terakhir Dilihat” dan “Online”

Selain mematikan centang biru, kamu juga bisa menyembunyikan kapan terakhir kali kamu online. Langkah-langkahnya:

  • Masuk ke Pengaturan > Privasi.
  • Pilih “Terakhir dilihat & online”.
  • Atur menjadi “Tidak Seorang Pun” (Nobody) untuk Last Seen, lalu pilih opsi sama untuk status Online.

Dengan begitu, pengirim tidak tahu kapan kamu terakhir membuka WhatsApp.

4. Lihat Pesan dari Notifikasi

Sebagian besar smartphone menampilkan preview pesan WhatsApp di layar kunci atau bilah notifikasi. Saat pesan masuk, cukup tarik notifikasi dari atas layar. Kamu bisa membaca sebagian isi pesan tanpa membuka aplikasi. Pada beberapa ponsel, bahkan ada opsi balas cepat langsung dari notifikasi.

5. Gunakan Widget WhatsApp di Layar Beranda

Jika smartphone kamu mendukung widget, trik ini cukup praktis. Caranya:

  • Tekan lama area kosong di layar beranda.
  • Pilih Widget.
  • Cari Widget WhatsApp lalu letakkan di layar utama.

Setelah terpasang, widget ini akan menampilkan pesan terbaru tanpa perlu membuka aplikasi.

Manfaat Menggunakan Trik Ini

Dengan lima trik sederhana ini, kamu bisa tetap membaca pesan WhatsApp tanpa harus terlihat online atau membuat pengirim tahu bahwa pesannya sudah dibaca. Cara ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menjaga privasi atau sekadar menunda balasan pesan tanpa rasa sungkan.

CEO OpenAI: Ekspektasi Investor Terlalu Tinggi, Keraguan Mengancam AI

0

Altman Mengingatkan: Pasar Kecerdasan Buatan Bisa Jadi Gelembung

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa pasar kecerdasan buatan (AI) saat ini memiliki karakteristik mirip dengan gelembung (bubble). Ia mengkhawatirkan adanya euforia berlebihan di kalangan investor yang terlalu antusias dalam mengembangkan teknologi AI. Menurutnya, meskipun AI berkembang pesat dan menjadi salah satu inovasi terbesar, situasi ini bisa berujung pada krisis jika ekspektasi tidak sesuai dengan realitas.

Altman menilai bahwa saat ini, para investor terlalu memperbesar harapan terhadap AI, sehingga membuat valuasi saham perusahaan teknologi meningkat drastis. Hal ini bisa berpotensi membentuk gelembung yang akan pecah ketika harapan tersebut tidak tercapai. Jika bisnis AI gagal menciptakan keuntungan, maka valuasi saham perusahaan yang fokus pada pengembangan AI bisa turun secara tajam.

“Gelembung bisa terjadi ketika orang-orang pintar terlalu bersemangat tentang inti kebenaran,” ujar Altman. Ia juga menyatakan bahwa saat ini, investor secara umum terlalu antusias dengan AI, dan ia percaya bahwa AI akan tetap menjadi hal penting dalam jangka panjang.

Perbandingan dengan Gelembung Dot-Com

Altman membandingkan dinamika saat ini dengan gelembung dot-com pada akhir 1990-an. Pada masa itu, saham perusahaan internet melonjak karena euforia terhadap teknologi web. Namun, banyak startup belum memiliki model bisnis yang jelas, sementara valuasi saham mereka sangat tinggi. Akibatnya, NASDAQ kehilangan hampir 80 persen dari valuasinya antara Maret 2000 hingga Oktober 2002.

Meski demikian, inti kebenaran dari internet tetap bertahan dan menjadi fondasi ekonomi digital hingga sekarang. Altman mengingatkan bahwa situasi serupa bisa terjadi di pasar AI jika tidak dijaga dengan baik.

Pandangan Pakar dan Analis

Banyak pakar dan analis lain juga menyampaikan peringatan serupa. Joe Tsai, pendiri Alibaba, Ray Dalio dari Bridgewater Associates, dan Torsten Slok, kepala ekonom Apollo Global Management, semua menilai bahwa AI sedang bergerak terlalu cepat. Dalam laporan terbaru, Slok bahkan menyatakan bahwa gelembung AI saat ini lebih besar dibandingkan gelembung dot-com.

Valuasi 10 perusahaan teratas di S&P 500 dinilai terlalu tinggi dibandingkan pada tahun 1990-an. Meski begitu, beberapa ahli seperti Ray Wang dari Futurum Group menilai bahwa komentar Altman memiliki dasar yang benar, tetapi risiko bergantung pada masing-masing perusahaan.

“Dari perspektif investasi yang lebih luas dalam AI dan semikonduktor… saya tidak melihatnya sebagai gelembung. Fundamental di seluruh rantai pasokan tetap kuat, dan lintasan jangka panjang tren AI mendukung investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Keberhasilan DeepSeek dan Tantangan di Pasar AI

Kekhawatiran akan gelembung AI mencapai puncaknya di awal tahun ini. Salah satu contohnya adalah startup China, DeepSeek, yang merilis model penalaran dengan biaya produksi jauh lebih murah daripada perusahaan teknologi AS. DeepSeek mengeklaim bahwa satu versi model bahasa besar canggihnya dilatih dengan biaya kurang dari 6 juta dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan miliaran dolar yang dihabiskan oleh perusahaan AI AS seperti OpenAI.

Pada awal Agustus 2025, Altman optimistis bahwa OpenAI berada di jalur yang benar dan akan menghasilkan lebih dari 20 miliar dolar AS tahun ini. Meski demikian, perusahaan masih belum menghasilkan keuntungan. Peluncuran model AI GPT-5 terbaru OpenAI juga mendapat perhatian, namun beberapa kritikus menganggap model ini kurang intuitif.

Setelah peluncuran tersebut, Altman juga mengisyaratkan kehati-hatian yang lebih tinggi terhadap prediksi optimis industri AI. Ini menunjukkan bahwa meski AI terus berkembang, para pemain utama tetap harus waspada terhadap risiko yang mungkin muncul.

Perusahaan Elon Musk Luncurkan Gugatan ke Apple dan OpenAI

0

Perusahaan Elon Musk Menggugat Apple dan OpenAI

Perusahaan milik Elon Musk, xAI dan X Corp, mengajukan gugatan terhadap Apple dan OpenAI. Mereka menilai bahwa kesepakatan antara kedua perusahaan tersebut untuk mengintegrasikan layanan ChatGPT ke dalam iPhone menghambat persaingan di industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Gugatan ini diajukan ke Pengadilan Distrik Texas Utara, Amerika Serikat, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh The Verge, xAI dan X Corp mengklaim bahwa pengguna iPhone kini “tidak punya alasan” untuk mengunduh aplikasi AI pihak ketiga. Alasannya adalah karena pengaturan ponsel yang “memaksa” pengguna menggunakan ChatGPT sebagai aplikasi chatbot default saat mengaktifkan Apple Intelligence.

Dalam gugatan mereka, X Corp dan xAI menyatakan bahwa Apple dan OpenAI telah mengunci pasar untuk mempertahankan monopoli mereka. Mereka juga menuduh bahwa tindakan ini mencegah inovator seperti X dan xAI untuk bersaing secara adil. Hal ini disebut sebagai tindakan yang merugikan persaingan sehat di industri AI.

Kritik terhadap App Store

Selain itu, kedua perusahaan milik Elon Musk juga menuding App Store milik Apple “mengurangi prioritas” terhadap chatbot dan aplikasi pesaing. Termasuk dalam hal ini adalah Grok dan X, yang dinilai memiliki peringkat tinggi namun tidak muncul di bagian “Aplikasi yang Harus Dimiliki” di App Store.

Pada 24 Agustus 2025, ChatGPT milik OpenAI menjadi satu-satunya chatbot AI yang muncul di bagian tersebut. Hal ini dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap persaingan yang sehat. X Corp dan xAI menilai bahwa kemitraan Apple dengan OpenAI menciptakan celah yang melindungi raksasa AI tersebut, akibat “monopoli Apple di ponsel pintar”.

Mereka juga menyoroti bahwa integrasi ChatGPT di iPhone memberi OpenAI akses ke “miliaran perintah pengguna potensial dari ratusan juta iPhone”, yang diduga memberinya keuntungan yang tidak adil. Ini menunjukkan bahwa perusahaan besar seperti Apple dan OpenAI bisa memanfaatkan posisi mereka untuk mengurangi ruang gerak kompetitor.

Respons dari Apple dan OpenAI

Apple segera memberikan respons terhadap tuduhan ini. Mereka menyampaikan kepada Bloomberg bahwa toko aplikasinya “dirancang untuk bersikap adil dan bebas dari bias”. Namun, pernyataan ini tidak cukup meyakinkan bagi xAI dan X Corp, yang tetap percaya bahwa App Store tidak beroperasi secara netral.

Sementara itu, Juru Bicara OpenAI, Kayla Wood, merespons gugatan tersebut melalui surel kepada The Verge. Ia menyatakan bahwa “Pengajuan hukum terbaru ini konsisten dengan pola perilaku merendahkan yang terus dilakukan oleh Tn. Musk.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa OpenAI tidak langsung merespons secara langsung terhadap klaim yang diajukan oleh xAI dan X Corp.

Persaingan di Industri Kecerdasan Buatan

Gugatan ini menunjukkan semakin ketatnya persaingan di industri kecerdasan buatan. Dengan adanya keterlibatan perusahaan besar seperti Apple dan OpenAI, persaingan semakin rumit. Perusahaan-perusahaan kecil atau independen seperti xAI dan X Corp harus berjuang keras untuk mendapatkan ruang di pasar yang didominasi oleh raksasa teknologi.

Masalah utama yang muncul adalah bagaimana cara menjaga persaingan yang sehat tanpa adanya intervensi dari perusahaan besar. Karena itu, gugatan ini menjadi penting untuk mengingatkan industri teknologi akan tanggung jawab mereka dalam menjaga ekosistem yang adil dan transparan.

Kemungkinan besar, kasus ini akan menjadi contoh penting dalam regulasi industri teknologi, terutama dalam konteks persaingan dan monopoli. Bagi para pemain baru, ini menjadi pengingat bahwa mereka harus siap menghadapi tantangan dari perusahaan besar yang memiliki sumber daya dan pengaruh yang lebih besar.

Perusahaan Elon Musk Laporkan Apple dan OpenAI, Persaingan Bisnis Membuat Tegang

0

Perusahaan Elon Musk Ajukan Gugatan terhadap Apple dan OpenAI

Perusahaan yang dimiliki oleh Elon Musk, yaitu xAI dan X Corp, mengajukan gugatan hukum terhadap Apple dan OpenAI. Mereka menilai bahwa kesepakatan antara kedua perusahaan tersebut untuk mengintegrasikan layanan ChatGPT ke dalam iPhone telah menghambat persaingan di industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Dalam laporan yang diterbitkan The Verge pada Senin, 25 Agustus 2025, xAI dan X Corp menyatakan bahwa pengguna iPhone kini “tidak punya alasan” untuk mengunduh aplikasi AI pihak ketiga. Hal ini disebabkan oleh pengaturan ponsel yang “memaksa” pengguna menggunakan ChatGPT sebagai aplikasi chatbot default mereka saat mengaktifkan fitur Apple Intelligence.

Menurut klaim dari X Corp dan xAI, Apple dan OpenAI telah melakukan tindakan yang memperkuat monopoli mereka di pasar, sekaligus menghalangi inovator seperti X dan xAI untuk bersaing. Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Texas Utara, Amerika Serikat, kedua perusahaan milik Musk juga menuduh bahwa App Store Apple “mengurangi prioritas” terhadap chatbot dan aplikasi pesaing, termasuk Grok dan X.

Musk sebelumnya telah mengancam akan melakukan tindakan hukum terhadap Apple pada awal Agustus 2025, setelah menuduh perusahaan tersebut memanipulasi peringkat App Store demi keuntungan OpenAI. Pernyataan Musk yang dilansir Antara dari The Verge pada Selasa, 26 Agustus 2025, menyatakan bahwa Apple bertindak sedemikian rupa sehingga mustahil bagi perusahaan AI mana pun selain OpenAI untuk mencapai posisi #1 di App Store. Ia menilai hal ini sebagai pelanggaran antimonopoli yang tegas.

Apple merespons tuduhan tersebut dengan menyampaikan pernyataan kepada Bloomberg bahwa toko aplikasinya “dirancang untuk bersikap adil dan bebas dari bias”. Namun, dalam gugatan yang diajukan, xAI dan X Corp menyatakan bahwa meskipun aplikasi X dan Grok telah menerima peringkat tinggi, keduanya tidak muncul di bagian “Aplikasi yang Harus Dimiliki” di App Store. Sementara itu, ChatGPT milik OpenAI menjadi satu-satunya chatbot AI yang mengisi bagian tersebut pada 24 Agustus 2025.

Selain itu, xAI dan X Corp juga menuduh bahwa kemitraan Apple dengan OpenAI menciptakan celah yang melindungi raksasa AI tersebut. Mereka menjelaskan bahwa integrasi ChatGPT di iPhone memberi OpenAI akses ke “miliaran perintah pengguna potensial dari ratusan juta iPhone”, yang diduga memberinya keuntungan yang tidak adil.

Menanggapi gugatan tersebut, Juru Bicara OpenAI Kayla Wood menyampaikan pernyataan melalui surel kepada The Verge. Menurutnya, “Pengajuan hukum terbaru ini konsisten dengan pola perilaku merendahkan yang terus dilakukan oleh Tn. Musk.”

Penjelasan Latar Belakang

Kecemburuan dari Musk terhadap Apple dan OpenAI semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi AI yang semakin pesat. Kemitraan antara Apple dan OpenAI dinilai oleh Musk sebagai langkah yang merugikan para pemain lain di pasar. Ia berargumen bahwa integrasi ChatGPT ke dalam iPhone membatasi pilihan pengguna dan mengurangi peluang perusahaan lain untuk bersaing secara adil.

Selain itu, Musk juga menyoroti bahwa App Store Apple memiliki kebijakan yang cenderung mendukung aplikasi tertentu, terutama yang berasal dari mitra strategis. Hal ini membuat aplikasi seperti Grok dan X sulit untuk mendapatkan visibilitas yang cukup di toko aplikasi tersebut.

Dampak terhadap Industri Kecerdasan Buatan

Gugatan ini dapat menjadi titik awal bagi perubahan dalam cara bisnis di industri kecerdasan buatan. Jika gugatan ini berhasil, maka kemungkinan besar Apple akan diwajibkan untuk mengubah kebijakan App Store agar lebih adil terhadap semua pemain. Ini bisa membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan AI kecil atau baru untuk berkembang tanpa harus menghadapi hambatan yang tidak adil.

Di sisi lain, gugatan ini juga menunjukkan bahwa kompetisi di dunia teknologi semakin sengit. Perusahaan besar seperti Apple dan OpenAI tidak hanya berkompetisi secara teknis, tetapi juga secara hukum dan regulasi. Musk, dengan pendekatannya yang agresif, tampaknya siap untuk melawan apa pun yang ia anggap mengganggu kepentingan bisnisnya.

Kesimpulan

Perusahaan Elon Musk, xAI dan X Corp, telah mengambil langkah tegas dengan mengajukan gugatan terhadap Apple dan OpenAI. Mereka menuduh bahwa kemitraan antara kedua perusahaan tersebut menghambat persaingan di industri kecerdasan buatan. Gugatan ini tidak hanya menunjukkan ketidakpuasan Musk terhadap Apple, tetapi juga menunjukkan bahwa kompetisi di dunia teknologi semakin ketat dan kompleks. Dengan demikian, masyarakat akan terus mengawasi perkembangan kasus ini karena dampaknya bisa sangat luas.

Produksi Karet PTPN I Mulai Gunakan AI, Jadi yang Pertama

0

Penerapan Teknologi AI dalam Pengolahan Karet di Indonesia

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) kini memasuki era baru dalam pengolahan karet alam dengan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan produksi di pabrik-pabrik yang dikelola oleh perusahaan. Salah satu pilot project yang dilaksanakan adalah di Kebun Glantangan Jember, Jawa Timur, yang merupakan bagian dari Regional 5.

Penggunaan AI dalam pengamanan produksi karet dilakukan melalui sistem CCTV berbasis AI. Teknologi ini membantu memantau proses produksi secara real-time dan memberikan data yang akurat untuk pengambilan keputusan. Dengan demikian, PTPN I dapat lebih cepat menangani masalah atau gangguan yang muncul selama proses pengolahan.

Perluasan Bisnis Karet sebagai Komoditas Strategis

Sebagai salah satu pemain besar dalam bisnis karet di Indonesia, PTPN I terus menggenjot pengembangan komoditas ini. Meskipun saat ini produksi karet dari PTPN I hanya mencapai 2-3 persen dari total produksi nasional, perusahaan tetap optimis untuk meningkatkan kapasitas produksi melalui perluasan areal perkebunan.

Unit bisnis karet PTPN I tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Aceh, dan Indonesia Timur. Hasil usaha dari komoditas ini pada tahun 2023 hingga 2025 tercatat cukup baik, dengan proyeksi peningkatan produksi yang signifikan.

Proyeksi Produksi Karet di Tahun Berikutnya

Direktur Utama PTPN I, Teddy Y Danas, menyampaikan bahwa produksi karet dari unit-unit perkebunan sendiri pada tahun 2024 mencapai sekitar 70.000 ton. Untuk tahun 2025, perusahaan berharap produksi bisa meningkat menjadi 75.000 ton dari kebun sendiri, ditambah 30.000 ton dari kebun rakyat. Dengan demikian, total produksi bisa mencapai 115.000 ton.

Areal komoditas karet yang dikelola oleh PTPN I mencapai hampir 60.000 hektar. Kualitas karet yang dihasilkan terus dipertahankan dengan sertifikasi resmi dari lembaga Eropa. Sebagian besar hasil ekspor karet PTPN I disalurkan ke pasar internasional, yang menunjukkan daya saing produk dalam negeri.

Optimisme di Tengah Fluktuasi Harga

Teddy Y Danas sangat optimis terhadap perkembangan bisnis karet PTPN I ke depan. Alasannya, produksi karet dunia terus menurun karena konversi lahan ke perkebunan kelapa sawit. Namun, permintaan akan karet alam tetap tinggi, terutama di Indonesia dan Thailand yang menjadi produsen terbesar.

Harga karet alam saat ini berkisar antara 2-3 dolar AS per kg (RSS I). Meskipun harga dulu mencapai 3 dolar AS/kg, nilai tukar mata uang dulu sekitar Rp 8.000-10.000/kg. Saat ini, dengan nilai tukar dolar AS sebesar Rp 16.500/kg, harga karet 2 dolar AS/kg memiliki potensi keuntungan yang lebih besar.

Keuntungan Ekonomi dan Potensi Pasar

Dengan harga yang relatif stabil dan permintaan global yang tinggi, bisnis karet di Indonesia masih menawarkan peluang keuntungan yang menarik. PTPN I tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada pengembangan pasar ekspor dan penguatan kualitas produk agar bisa bersaing di pasar internasional.

Dengan adanya inovasi teknologi seperti AI, PTPN I menunjukkan komitmennya untuk menjadikan bisnis karet sebagai salah satu sektor unggulan di Indonesia. Langkah-langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri yang semakin dinamis.