Senin, April 13, 2026
Beranda blog Halaman 644

Harga Vivo Y400 4G di Indonesia: Layar AMOLED, Kamera Sony, Tahan Air dan Banting

0

Peluncuran Vivo Y400 4G: Smartphone untuk Generasi Muda yang Tangguh dan Stylish

Vivo kembali meluncurkan perangkat terbaru mereka, yaitu Vivo Y400 4G. Peluncuran resmi dilakukan di Bogor pada Senin, 4 Agustus 2025. Ponsel ini dirancang khusus untuk menjangkau generasi muda dengan desain yang modern, daya tahan yang ekstrem, serta performa yang mumpuni.

Salah satu yang menjadi fokus dari Y400 adalah kebutuhan pengguna muda akan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga bisa diandalkan dalam berbagai kondisi. Salah satu perwakilan perusahaan, Alexa Tiara, Public Relation Manager Vivo Indonesia, menjelaskan bahwa Y400 merupakan langkah strategis untuk memenuhi harapan pasar.

Desain dan Layar yang Menarik

Vivo Y400 4G hadir dengan layar AMOLED 6,67 inci Full HD+ yang menawarkan rasio screen-to-body sebesar 91,9%. Layar ini memiliki refresh rate adaptif yang dapat berubah antara 1 hingga 120 Hz, sehingga memberikan pengalaman visual yang mulus. Selain itu, kecerahan maksimalnya mencapai 1.800 nits, yang membuat pengguna tetap nyaman meski berada di bawah sinar matahari langsung. Fitur Eye Care Display juga ditambahkan untuk melindungi kesehatan mata pengguna.

Performa yang Mumpuni

Dalam hal performa, Y400 didukung oleh prosesor Snapdragon 685 yang mampu menghasilkan kinerja stabil. RAM sebesar 8 GB dapat diperluas hingga 8 GB menggunakan teknologi RAM virtual. Sementara itu, penyimpanan internal tersedia dalam dua pilihan, yaitu 128 GB atau 256 GB berbasis UFS 4.0. Perangkat ini juga menggunakan sistem operasi Funtouch OS yang berbasis Android 15, lengkap dengan fitur kecerdasan buatan seperti AI Notes Summary, AI Transcript Assist, dan Circle to Search.

Kamera yang Canggih

Kamera belakang Y400 terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX852 dan kamera depth 2 MP. Pengguna dapat mengambil foto dengan kualitas tinggi, termasuk mode HDR 1080p 30fps. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 8 MP yang terletak di punch-hole layar bagian atas.

Fitur Unggulan yang Menarik

Salah satu fitur unggulan dari Y400 adalah Underwater Photography Mode, yang memungkinkan pengguna memotret di bawah air tanpa memerlukan casing tambahan. Teknologi ini didukung sertifikasi IP68/69, yang menunjukkan bahwa ponsel ini tahan terhadap air panas hingga 80 derajat Celsius dan mampu menyelam hingga 6 meter selama 30 menit. Bahkan, ponsel ini diklaim tahan jika dimasukkan ke dalam mesin cuci.

Baterai dan Pengisian Cepat

Baterai sebesar 6.000 mAh pada Y400 mampu bertahan hingga 61 jam saat mendengarkan musik atau dua hari untuk pemakaian normal. Teknologi 44W FlashCharge memungkinkan pengisian daya hingga 50% dalam waktu 30 menit. Tidak hanya itu, ada juga fitur ByPass Charging yang membantu mengurangi panas saat digunakan sambil mengisi daya.

Fitur Tambahan yang Memudahkan Pengguna

Selain itu, Y400 dilengkapi dengan AI Super Signal untuk meningkatkan koneksi hingga 32%, NFC, in-display fingerprint, serta Water Ejection untuk mengeluarkan air dari speaker dan port.

Harga dan Warna yang Menarik

Vivo Y400 4G tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu ungu senja dan hijau tropis. Harga jual resmi untuk varian 8 GB/128 GB adalah Rp3.199.000, sedangkan varian 8 GB/256 GB dibanderol seharga Rp3.499.000.

Masyarakat Indonesia sudah dapat melakukan pre-order sejak Senin, 4 Agustus hingga 8 Agustus 2025 melalui Vivo Store dan toko ritel di seluruh Indonesia.

iPhone 13–16 Turun Harga Rp1 Juta! Waktunya Upgrade Sebelum iPhone 17 Dirilis

0

Penurunan Harga iPhone 13 hingga iPhone 16

Menjelang peluncuran seri terbaru iPhone 17 yang dijadwalkan pada September 2025, harga sejumlah model iPhone terdahulu mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan pantauan di situs resmi distributor seperti iBox dan Digimap, harga iPhone 13 hingga iPhone 16 turun hingga Rp1 juta, memberikan peluang menarik bagi konsumen yang ingin meng-upgrade perangkat tanpa harus menunggu generasi terbaru.

Penurunan Harga di Semua Lini

Penyesuaian harga ini mencakup hampir seluruh varian dari iPhone 13, 14, 15, hingga seri iPhone 16 Pro Max. Berikut beberapa contoh penurunan harga yang tercatat:

| Model | Varian | Harga Sebelumnya | Harga Terbaru | Penurunan |
|—————|—————-|——————–|——————-|—————–|
| iPhone 13 | 128 GB | Rp8.249.000 | Rp7.699.000 | Rp550.000 |
| iPhone 14 | 128 GB | Rp10.199.000 | Rp9.699.000 | Rp500.000 |
| iPhone 15 | 128 GB | Rp11.499.000 | Rp10.999.000 | Rp500.000 |
| iPhone 16e | 128 GB | Rp12.749.000 | Rp11.499.000 | Rp1.250.000 |
| iPhone 16 Plus| 256 GB | Rp18.999.000 | Rp18.499.000 | Rp500.000 |
| iPhone 16 Pro Max | 512 GB | Rp27.499.000 | Rp26.499.000 | Rp1.000.000 |

Penurunan harga ini terjadi secara bertahap sejak Juli dan semakin terasa pada awal Agustus, seiring dengan meningkatnya antisipasi terhadap kehadiran iPhone 17.

iPhone 17: Bocoran dan Antisipasi

Apple dikabarkan akan merilis empat varian iPhone 17: iPhone 17 reguler, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max. Varian “Air” disebut-sebut akan menggantikan model “Plus” dari generasi sebelumnya. Salah satu fitur yang paling dinanti adalah kamera dengan lensa zoom hingga 8x, yang digadang-gadang setara dengan kamera DSLR.

Dengan rumor fitur canggih dan desain baru, banyak pengguna memilih menunggu peluncuran iPhone 17. Namun, bagi yang ingin mendapatkan perangkat andalan dengan harga lebih terjangkau, penurunan harga ini menjadi momen ideal untuk membeli iPhone generasi sebelumnya.

Strategi Apple dan Respons Pasar

Penurunan harga menjelang peluncuran produk baru bukan hal yang asing bagi Apple. Strategi ini bertujuan untuk mengosongkan stok lama sekaligus menarik konsumen yang belum siap beralih ke generasi terbaru. Di sisi lain, distributor resmi di Indonesia seperti iBox dan Digimap juga memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan volume penjualan menjelang kuartal akhir tahun.

Konsumen pun menyambut baik penyesuaian harga ini. Banyak yang memanfaatkan momen untuk membeli iPhone sebagai hadiah, perangkat kerja, atau sekadar upgrade dari seri lama.

Turunnya harga iPhone 13 hingga iPhone 16 hingga Rp1 juta menjadi angin segar bagi pasar gadget Indonesia. Di tengah antisipasi peluncuran iPhone 17, konsumen kini memiliki pilihan lebih fleksibel: menunggu teknologi terbaru atau memanfaatkan penurunan harga untuk mendapatkan perangkat premium dengan harga lebih bersahabat.

Sarah Murray Khawatir Vogue Gunakan AI untuk Iklan

0

Kekhawatiran Model Fashion terhadap Penggunaan Model AI

Seorang model komersial bernama Sarah Murray mengungkapkan kekhawatirannya terhadap penggunaan model buatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam industri fashion. Ia pertama kali merasa khawatir pada tahun 2023 ketika melihat model AI berupa seorang wanita muda yang memakai gaun denim dari merek Levi’s.

Murray menyatakan bahwa dunia modeling sebagai profesi sudah cukup menantang, dan kini harus bersaing dengan standar kesempurnaan digital yang bisa dicapai melalui AI. Dua tahun setelah kejadian tersebut, kekhawatirannya semakin meningkat karena banyak merek fashion yang mulai bereksperimen dengan model AI. Salah satu contohnya adalah iklan Guess yang tampil di edisi cetak majalah Vogue Juli, yang menjadi kontroversi di kalangan masyarakat.

Vogue dikenal sebagai acuan bagi para profesional fashion dalam menentukan apa yang dapat atau tidak dapat diterima dalam industri. Meski model AI dirasa lebih cocok untuk editorial, Vogue tetap mengklaim bahwa iklan tersebut memenuhi standar periklanannya.

Model E-Commerce Terancam oleh Otomatisasi

Sinead Bovell, model dan pendiri organisasi WAYE yang juga menulis tentang model CGI untuk Vogue, mengatakan bahwa model e-commerce adalah pihak yang paling terancam oleh otomatisasi. Model e-commerce biasanya berpose untuk iklan atau memajang pakaian dan aksesori untuk pembeli online. Penampilan mereka dinilai lebih realistis dan mudah dipahami dibandingkan model kelas atas yang penampilannya lebih mencolok.

Bovell menjelaskan bahwa e-commerce menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar model. Meskipun tidak selalu menjanjikan ketenaran atau prestise, namun tetap memberikan keamanan finansial. Di sisi lain, Paul Mouginot, teknisi seni yang pernah bekerja dengan merek-merek fashion ternama, mengatakan bahwa bekerja dengan model manusia sangat mahal, terutama jika harus memotret mereka dengan berbagai pakaian, sepatu, dan aksesori.

AI kini memungkinkan merek untuk memakaikan produk pada model virtual, bahkan dapat memposisikan model tersebut dalam pengaturan yang koheren dan menghasilkan gambar seperti editorial model asli.

Lebih Mudah dan Murah Menggunakan Model AI

Amy Odell, penulis mode sekaligus biografi Gwyneth Paltrow, menyatakan bahwa saat ini akan jauh lebih murah bagi merek fashion untuk menggunakan model AI. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan konten yang semakin banyak dan terus bertambah. Dengan model AI, merek dapat menghemat biaya iklan cetak atau bahkan feed TikTok mereka.

PJ Pereira, pendiri perusahaan periklanan Silverside AI, menjelaskan bahwa penggunaan model AI bergantung pada skala. Setiap percakapan Silverside AI dengan merek fashion selalu berpusat pada fakta bahwa sistem pemasaran yang ada hanya memproduksi empat konten besar per tahun. Media sosial dan e-commerce menjadi faktor pemicu perubahan di masa kini, yang membuat merek butuh sekitar 400 hingga 400.000 konten.

Menurut Pereira, peningkatan skala ini tidak akan cukup ditangani hanya dengan penyesuaian proses. Ia menyatakan bahwa diperlukan sistem baru, meskipun orang-orang cenderung marah dan mengasumsikan hal ini hanya tentang meraup keuntungan dari para artis dan model, padahal bukan itu yang ia lihat.

Waspadai AI sebagai Alat Penipuan, OJK Terima Ribuan Laporan Kejahatan Digital

0

Perkembangan Teknologi AI yang Menimbulkan Ancaman

Kemajuan teknologi artificial intelligence (AI) telah membawa banyak manfaat dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi dan keuangan. Namun, di balik kemudahan dan inovasi yang ditawarkan, teknologi ini juga memiliki sisi gelap yang tidak bisa diabaikan. Salah satu ancaman terbesar adalah penyalahgunaan AI oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal seperti penipuan atau scam.

Menurut Kiki, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), teknologi yang canggih bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah. Ia menegaskan bahwa OJK menerima banyak laporan dari masyarakat terkait penggunaan AI dalam bentuk voice cloning (tiruan suara) dan pemalsuan wajah. Modus-modus ini digunakan oleh pelaku penipuan untuk menciptakan kesan yang sangat meyakinkan hingga korban rela mentransfer uang dalam jumlah besar.

Modus Penipuan yang Menggunakan Teknologi AI

Salah satu cara yang digunakan oleh para penipu adalah dengan merekam dan meniru suara orang-orang terdekat korban, seperti keluarga, teman, atau bahkan anak-anak. Suara yang diperoleh melalui teknologi AI ini sangat realistis, sehingga sulit dibedakan dari suara asli. Selain itu, wajah juga bisa dimanipulasi lewat video palsu yang terlihat sangat nyata.

Kiki menjelaskan bahwa maraknya penyebaran video dan suara pribadi di media sosial memberikan akses yang mudah bagi para penipu untuk mereplikasi identitas seseorang. Dengan adanya media sosial, informasi tentang seseorang menjadi lebih mudah diakses, termasuk rekaman suara, percakapan, hingga suara anak-anak.

Data Laporan Penipuan di Indonesia

Berdasarkan data OJK, sejak awal tahun hingga 29 Juli 2025, laporan terbanyak berasal dari penipuan jual-beli online dengan total 39.108 aduan. Di posisi kedua, ada modus fake call alias penipu mengaku sebagai pihak tertentu, dengan 20.628 laporan. Sementara penipuan investasi mencatatkan 14.533 laporan.

Kiki mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi ketika menerima permintaan mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan uang. Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam membagikan data pribadi maupun konten di media sosial.

Pengaturan Finfluencer dan Transparansi Informasi

Dalam kesempatan yang sama, Kiki menjelaskan perkembangan pengaturan terhadap Finfluencer, atau influencer di bidang keuangan. OJK telah menyelesaikan kajian awal dengan melakukan benchmarking ke beberapa negara dan berdiskusi bersama perwakilan Finfluencer, perencana keuangan, praktisi hukum, serta regulator sektor keuangan.

Menurutnya, Finfluencer harus memiliki kapasitas dan kapabilitas memadai, serta memahami produk keuangan yang dipromosikan. Mereka bertanggung jawab atas setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya transparansi, termasuk mengungkap benturan kepentingan jika mereka menerima bayaran atas promosi tertentu.

Upaya OJK dalam Melawan Penipuan Digital

Selain itu, OJK juga menyoroti kinerja Indonesia Anti-Scam Center (ISC). Sejak awal tahun, ISC menerima 204.011 laporan. Dari angka itu, 129.793 laporan berasal dari korban yang melapor ke lembaga jasa keuangan, dan 74.218 laporan disampaikan langsung ke ISC.

Total rekening yang dilaporkan mencapai 326.000, dan 66.000 di antaranya telah berhasil diblokir. Nilai kerugian yang dialami masyarakat akibat scam ini mencapai Rp4,1 triliun, dengan dana yang berhasil dibekukan sebesar Rp 348,3 miliar.

OJK juga aktif mendukung pembentukan Global Anti-Scam Alliance Chapter Indonesia, bersama pelaku industri dan asosiasi. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam memerangi penipuan digital yang semakin canggih.

“Tentu saja ini merupakan satu sinergi yang sangat baik ya, karena kalau ini dikerjakan secara bersama-sama menyeluruh oleh semua pihak, maka ini akan menjadi sangat baik,” kata Kiki.

OJK: Ratusan Ribu Korban Penipuan AI, Wajah dan Suara Digunakan untuk Tarik Uang

0

Penipuan Berbasis Teknologi Kecerdasan Buatan Meningkat, OJK Mengingatkan Masyarakat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam laporan penipuan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah laporan penipuan yang terjadi meningkat drastis, dengan sejumlah besar di antaranya memanfaatkan fitur seperti voice cloning dan deep fake untuk menipu korban.

Sejak awal tahun hingga 29 Juli 2025, OJK menerima lebih dari 70.000 laporan terkait penipuan yang melibatkan penggunaan AI. Laporan tersebut dibagi menjadi beberapa kategori. Sebanyak 39.108 laporan berkaitan dengan penipuan dalam jual beli online. Selanjutnya, terdapat 20.628 laporan penipuan melalui telepon, yang dikenal sebagai fake call. Sementara itu, ada 14.533 laporan terkait penipuan investasi.

Menurut Friderica, anggota Dewan Komisioner serta Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, teknologi AI memiliki potensi penyalahgunaan yang sangat besar. Salah satu bentuk penyalahgunaannya adalah membuat tiruan suara atau voice cloning. Selain itu, AI juga digunakan untuk menciptakan deep fake, yaitu video atau foto yang meniru wajah seseorang secara akurat.

“Teknologi ini bisa digunakan untuk menipu orang agar percaya bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan orang yang benar. Hal ini bisa membuat korban lengah dan melakukan transfer uang tanpa sadar,” ujarnya dalam konferensi pers.

Dengan bantuan media sosial, para pelaku penipuan dapat dengan mudah mengumpulkan data pribadi, termasuk foto, video, atau suara seseorang. Dari data tersebut, mereka kemudian membuat rekaman suara atau video yang meniru identitas korban. Misalnya, penipu bisa menghubungi korban dengan mengaku sebagai kerabat dekat dan meminta uang dengan alasan tertentu.

Selain itu, deep fake juga memungkinkan pembuatan video palsu yang sangat mirip dengan wajah asli seseorang. Menurut Friderica, teknologi ini bisa sangat akurat dan sulit dibedakan dari aslinya. Dengan demikian, korban bisa terjebak dalam situasi yang memicu rasa percaya dan ketidakwaspadan.

Untuk menghindari risiko penipuan, OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan informasi pribadi. Selain itu, masyarakat harus waspada terhadap video atau suara yang tidak biasa, meskipun mengaku dari orang yang dikenal.

Secara keseluruhan, OJK telah memberikan layanan kepada konsumen sebanyak 268.908 kali hingga pertengahan Juli 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.975 pengaduan masuk melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).

Beberapa jenis pengaduan yang diterima antara lain:
– 9.487 pengaduan terkait perbankan
– 9.367 pengaduan terkait fintech (termasuk pinjaman online)
– 4.995 pengaduan terkait multifinance
– 795 pengaduan terkait asuransi
– 332 pengaduan dari sektor lainnya

OJK berhasil menyelesaikan sekitar 89,61% dari total pengaduan melalui proses internal dispute resolution (PUJK). Sisanya, sebesar 10,39%, masih dalam proses penyelesaian.

Apakah AI Motorola Edge 60 Pro Benar-Benar Hebat? Ini Bukti Ujiannya

0

Pengalaman Penuh Inovasi dengan Motorola Edge 60 Pro

Motorola kembali menunjukkan komitmennya terhadap inovasi teknologi dengan meluncurkan perangkat terbaru, Motorola Edge 60 Pro. Smartphone premium ini bukan hanya sekadar gawai biasa, tetapi dijuluki sebagai asisten cerdas yang proaktif dan intuitif. Dengan menggandeng Google sebagai mitra strategis, Motorola berupaya memberikan pengalaman optimal bagi pengguna.

Kolaborasi antara Motorola dan Google memberikan akses ke teknologi canggih, kontrol lebih luas, serta peningkatan produktivitas dan kreativitas. Dalam pernyataannya, Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia menyebut bahwa peluncuran Edge 60 Pro adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan terhadap peningkatan produktivitas dan kenyamanan pengguna melalui AI.

Uji Canggihnya Moto AI

Dalam acara bertajuk The Intelligence Explorer, peserta diajak untuk menjajal langsung keandalan Edge 60 Pro di Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta. Petualangan AI-powered dimulai dengan pembagian kelompok dan pengenalan fitur-fitur AI. Salah satu fitur yang mencuri perhatian adalah Pay Attention, yang memudahkan peserta mencatat informasi dari pemandu acara.

Selain itu, ada juga AI Snap Quest yang mengajak peserta mengabadikan momen di wahana ekstrem seperti Kora-Kora dan Halilintar. Meskipun dalam kondisi penuh guncangan, hasil foto tetap jernih dan tajam berkat fitur stabilisasi berbasis AI.

Tantangan lainnya, yaitu AI Audio Mystery, menguji kecerdasan audio Edge 60 Pro. Peserta harus menebak wahana dari suara petunjuk yang diproses secara real-time oleh perangkat. Tantangan terakhir, Wet & Wild Selfie Challenge, berlangsung di wahana Arung Jeram. Meski diguyur air dan diguncang derasnya arus, kamera tetap menghasilkan foto stabil dan jelas. Hal ini didukung sertifikasi durabilitas perangkat.

Sinergi AI dan Google Gemini

Selama kegiatan, fitur Catch Me Up dan Google Gemini memberi panduan secara mulus. Pengguna tidak perlu repot membuka banyak aplikasi karena sistem AI langsung menyesuaikan kebutuhan. Saat petualangan berakhir, peserta mengedit foto dan video menggunakan fitur AI dari Google seperti Magic Editor, Magic Eraser, dan Photo Unblur. Semua momen terekam rapi dan berkualitas.

Spesifikasi Lengkap Motorola Edge 60 Pro

Motorola Edge 60 Pro dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan:

  • Chipset MediaTek Dimensity 8350 Extreme, menjamin performa cepat dan efisien.
  • Layar Quad Curved 1,5K, menyuguhkan visual tajam.
  • Baterai 6000 mAh, tersertifikasi Gold Label DXOMARK, tahan seharian penuh.
  • Fast charging TurboPower 90W, pengisian daya super cepat.
  • Untuk durabilitas, Edge 60 Pro mengantongi standar militer MIL-810H serta rating IP68/IP69, tahan debu dan air.

Motorola Edge 60 Pro sudah tersedia dengan harga mulai Rp7.399.000. Dengan kombinasi AI dan teknologi canggih, perangkat ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan inovasi dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.

Waktunya Perbarui Ponselmu! Harga iPhone Terbaru Turun Drastis di 2025

0

Penurunan Harga iPhone di Tahun 2025, Kesempatan Bagi Pengguna Android

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi para penggemar perangkat Apple. Banyak model iPhone yang sebelumnya memiliki harga tinggi kini mengalami penurunan signifikan. Bahkan beberapa dari mereka turun hingga setengah harga dari saat pertama kali dirilis. Hal ini memberikan kesempatan baik bagi pengguna ponsel lain, terutama pengguna Android, untuk beralih ke ekosistem Apple tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Salah satu model yang mengalami penurunan tajam adalah iPhone 11. Sebelumnya, harga awalnya berkisar antara Rp10 jutaan. Kini, perangkat ini bisa diperoleh mulai dari Rp6 jutaan. Penurunan ini membuat iPhone 11 menjadi pilihan yang sangat menarik, terutama bagi pengguna yang mencari keseimbangan antara performa dan harga.

Selain iPhone 11, iPhone 12 juga mengalami penurunan drastis. Harga awalnya mencapai belasan juta rupiah, namun kini hanya sekitar Rp8 jutaan. Dengan penurunan ini, pengguna bisa mendapatkan perangkat dengan spesifikasi canggih tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

iPhone 13 juga tidak ketinggalan dalam penurunan harga. Model ini kini dijual mulai dari Rp10 jutaan, yang jauh lebih murah dibandingkan harga awalnya. Sementara itu, iPhone SE 2022 juga mengalami penurunan, kini dijual sekitar Rp5,5 jutaan. Ini membuat model ini menjadi pilihan yang sangat terjangkau bagi pengguna yang ingin mencoba iPhone tanpa memperhatikan anggaran besar.

Keuntungan Lain yang Menyertai Penurunan Harga

Selain penurunan harga, ada banyak manfaat tambahan yang bisa dinikmati oleh konsumen. Beberapa toko resmi dan platform e-commerce memberikan promo menarik seperti cashback dan cicilan nol persen. Promo ini semakin memperkuat daya tarik iPhone yang kini lebih terjangkau.

Promo ini juga membantu pengguna untuk mempertimbangkan langkah migrasi dari Android ke iOS. Dengan harga yang lebih rendah dan dukungan dari berbagai penjual, proses beralih ke iPhone menjadi lebih mudah dan nyaman.

Pemilihan Waktu yang Tepat

Bagi yang sedang mencari waktu yang tepat untuk mengganti ponsel, tahun 2025 bisa menjadi pilihan yang sangat cocok. Tidak hanya penurunan harga yang menarik, tetapi juga berbagai insentif yang ditawarkan oleh penjual. Jika kamu tertarik, segera cek toko resmi Apple atau platform e-commerce favoritmu untuk melihat penawaran terbaik.

Dengan harga yang lebih terjangkau dan promosi yang menarik, tahun 2025 bisa menjadi momen ideal untuk memiliki iPhone. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Perang Teknologi: Bos Facebook Prediksi Kacamata AI Akan Menggantikan Ponsel

0

Prediksi Mark Zuckerberg: Kacamata Cerdas akan Menggantikan Ponsel

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, telah menyampaikan prediksi menarik mengenai masa depan teknologi. Dalam tulisan terbarunya di Meta berjudul Personal Superintelligence, yang diterbitkan pada 31 Juli 2025, ia memprediksi bahwa kacamata yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) akan menjadi perangkat komputasi pribadi utama dalam waktu dekat. Prediksi ini menunjukkan bahwa Meta semakin fokus pada potensi AI untuk mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

Zuckerberg menyatakan bahwa di tahun-tahun mendatang, AI akan terus menyempurnakan sistem yang ada dan menciptakan hal-hal baru yang sebelumnya tidak terbayangkan. Namun, ia juga mengakui bahwa masih belum jelas bagaimana kita akan mengarahkan kecerdasan super tersebut. Menurutnya, AI akan membuka era baru bagi manusia, yang akan melanjutkan tren teknologi historis.

Ia menjelaskan bahwa bahkan dua abad lalu, 90% populasi dunia adalah petani yang bekerja untuk bertahan hidup. Perkembangan teknologi secara bertahap membebaskan manusia dari tuntutan kebutuhan dasar, sehingga mereka bisa lebih fokus pada aktivitas yang mereka pilih. Dengan AI, kemajuan ini akan terus berlanjut, memberi manusia lebih banyak agensi untuk memperbaiki dunia sesuai dengan pilihan mereka.

Perangkat Komputasi Baru: Kacamata Cerdas

Zuckerberg menekankan bahwa perangkat pribadi seperti kacamata yang mampu memahami konteks pengguna akan menjadi perangkat komputasi utama. Kacamata ini akan dapat melihat apa yang dilihat pengguna, mendengar apa yang didengar, dan berinteraksi sepanjang hari. Hal ini akan memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi dan layanan secara real-time tanpa harus menggunakan ponsel.

Menurutnya, kecerdasan super memiliki potensi besar untuk memulai era baru pemberdayaan pribadi. Meta berkomitmen untuk membawa kecerdasan super pribadi kepada semua orang, dengan meletakkan kekuatan ini di tangan setiap individu, sesuai dengan nilai-nilai yang mereka hargai dalam hidup.

Investasi Besar dalam AI

Facebook telah melakukan investasi besar-besaran dalam pengembangan AI. Perusahaan ini bahkan menawarkan paket gaji senilai 100 juta dollar untuk menarik talenta berkualitas tinggi yang mampu mengembangkan teknologi ini. Investasi ini menunjukkan bahwa Meta sangat percaya pada masa depan AI dan ingin tetap menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi.

Dalam persaingan global, Apple dianggap tertinggal karena kurangnya investasi dalam AI dibandingkan Meta dan OpenAI. Meskipun demikian, CEO Apple, Tim Cook, menegaskan bahwa iPhone tidak akan digantikan oleh AI. Menurutnya, AI justru akan menjadi kekuatan pendorong yang membuat iPhone semakin esensial dalam kehidupan manusia.

Pandangan Tim Cook tentang AI

Cook mengatakan bahwa iPhone memiliki berbagai fungsi penting, mulai dari menghubungkan orang, menyediakan pengalaman aplikasi dan game, hingga membantu pengguna dalam mengelola keuangan dan menjelajahi dunia. Ia merasa sulit membayangkan dunia tanpa iPhone.

Namun, ia tidak percaya bahwa AI akan menggantikan perangkat seperti iPhone. Menurutnya, AI lebih cenderung menjadi pelengkap daripada substitusi. Ia yakin bahwa perangkat-perangkat ini akan terus menjadi bagian penting dari kehidupan manusia.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Perkembangan AI membawa tantangan dan peluang yang besar. Di satu sisi, AI bisa meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, masalah etika, privasi, dan kesenjangan digital juga harus diperhatikan.

Dengan prediksi Zuckerberg dan strategi investasi Meta, dunia sedang menuju era baru di mana teknologi akan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi perubahan ini akan menjadi kunci sukses di masa depan.

Dashcam Cerdas dengan AI, Mencegah Kecelakaan Akibat Ngantuk

0

Teknologi Dashcam yang Menggunakan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Keselamatan Berkendara

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, dashcam kini tidak lagi sekadar alat perekam video saat berkendara. Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mulai diintegrasikan ke dalam perangkat ini, sehingga mampu memberikan perlindungan lebih kepada pengemudi dan penumpang.

Salah satu contoh inovasi terbaru adalah Blackvue DR770X BOX TRUCK, sebuah dashcam yang dilengkapi berbagai fitur canggih berbasis AI. Produk ini dirancang untuk memantau pengemudi secara real time, dengan kemampuan mendeteksi tanda-tanda bahaya seperti mengantuk atau kurang fokus.

Fitur utama dari dashcam ini adalah kemampuannya dalam mendeteksi wajah pengemudi dan membaca pola perilaku. Jika sistem menemukan tanda-tanda kelelahan atau konsentrasi yang menurun, maka akan langsung memberikan alarm peringatan. Hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah kecelakaan akibat kurangnya kewaspadaan pengemudi.

Selain itu, dashcam ini juga dilengkapi sensor yang mampu mengenali kebiasaan berkendara pengguna. Misalnya, jika pengemudi melakukan akselerasi ekstrem, belokan tajam, atau pengereman mendadak, sistem akan memberikan peringatan. Fitur ini bertujuan untuk mengingatkan pengemudi agar tetap menjaga keselamatan dan tidak terlalu agresif saat berkendara.

Fitur Tambahan untuk Keamanan Data Rekaman

Keamanan data menjadi salah satu aspek penting dalam penggunaan dashcam. Oleh karena itu, Blackvue DR770X BOX TRUCK dilengkapi dengan sistem proteksi yang kuat. Dalam kasus dimana kamera rusak atau dicoba dihapus, data rekaman tetap bisa diselamatkan.

“Kita memiliki black box seperti itu, yaitu box penyimpanan yang bisa disembunyikan. Jadi meskipun kamera dirusak, data rekaman masih bisa diambil sebagai bukti,” jelas Rahmat, Sales Marketing Blackvue saat ditemui di booth mereka pada GIIAS 2025.

Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat merasa lebih aman dalam menggunakan dashcam, terutama dalam situasi yang memerlukan bukti digital, seperti kecelakaan lalu lintas atau insiden lainnya.

Cocok untuk Berbagai Jenis Penggunaan

Blackvue DR770X BOX TRUCK tidak hanya cocok digunakan oleh pemilik mobil pribadi, tetapi juga ideal untuk kendaraan komersial. Desainnya yang tangguh membuatnya mampu berfungsi dengan baik dalam kondisi suhu tinggi, sehingga cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Tidak hanya itu, produk ini dirancang untuk bekerja dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem, termasuk hujan deras atau panas matahari yang menyengat. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat layak bagi pengguna yang sering berada di jalanan dengan kondisi yang tidak menentu.

Manfaat yang Diberikan oleh Teknologi AI dalam Dashcam

Dengan kombinasi antara teknologi AI dan fitur keamanan data, Blackvue DR770X BOX TRUCK menawarkan solusi lengkap bagi pengemudi yang ingin meningkatkan keselamatan berkendara. Fitur deteksi wajah, peringatan kebiasaan berkendara, serta sistem penyimpanan data yang aman memberikan manfaat nyata bagi pengguna.

Selain itu, kehadiran dashcam seperti ini juga membantu mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Dengan alat yang canggih dan mudah digunakan, setiap pengemudi bisa lebih waspada dan menjaga kenyamanan serta keamanan selama perjalanan.

Dengan semua fitur tersebut, Blackvue DR770X BOX TRUCK menjadi salah satu pilihan terbaik dalam dunia dashcam modern, yang tidak hanya memberikan rekaman berkualitas, tetapi juga melindungi pengemudi dari berbagai risiko.

Red Hat Dorong Demokratisasi AI dengan Fleksibilitas Cloud Hibrida Terbuka

0

Pendekatan Hybrid Cloud Terbuka untuk Pengembangan Aplikasi AI

Dalam era di mana aplikasi kecerdasan buatan (AI) mulai beralih dari tahap eksplorasi ke produksi, fleksibilitas dalam memilih model, akselerator, dan lingkungan deployment menjadi semakin penting. Perusahaan-perusahaan kini mencari solusi yang dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan bisnis sambil tetap menjaga keamanan dan kontrol atas data mereka.

Red Hat hadir sebagai solusi yang memberikan pendekatan hybrid cloud terbuka. Dengan konsep ini, organisasi dapat mengakses berbagai teknologi tanpa harus terikat pada satu penyedia layanan tertentu. Hal ini membantu perusahaan menghindari ketergantungan pada satu ekosistem dan memecah silo data yang sering kali menjadi hambatan dalam pengembangan AI.

Tantangan Utama dalam Implementasi AI

Salah satu tantangan utama yang dihadapi organisasi saat memasuki fase produksi adalah kemampuan untuk mengintegrasikan model AI ke dalam aplikasi yang sudah ada. Tim data dan tim aplikasi sering kali bekerja di platform dan lingkungan yang berbeda, sehingga proses integrasi memakan waktu dan tenaga. Hal ini bisa menyebabkan masalah dalam standarisasi, tata kelola, dan keamanan, terutama ketika beban kerja skalanya meningkat.

Untuk mengatasi hal ini, Red Hat mengedepankan pendekatan hybrid cloud terbuka yang memungkinkan pelanggan menggunakan model AI apa pun, akselerator hardware apa pun, serta menjalankan beban kerja di mana saja—baik di cloud publik, private cloud, maupun on-premise. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya memiliki fleksibilitas dalam pemilihan teknologi, tetapi juga mampu mengelola infrastruktur secara efisien.

Fleksibilitas Tanpa Batas

Red Hat tidak menyediakan cloud sendiri, tetapi memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menjalankan aplikasi di berbagai cloud. Platform OpenShift, yang merupakan fondasi Kubernetes-native, memungkinkan perusahaan memilih berbagai Large Language Model (LLM), seperti Llama, Gemini, atau Granite, dan menjalankannya di atas GPU dari NVIDIA, AMD, atau Intel.

Menurut Country Manager Red Hat Indonesia, Vony Tjiu, setiap organisasi memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan terbuka Red Hat memberikan ruang bagi pelanggan untuk menyesuaikan teknologi sesuai dengan strategi bisnis mereka. “Tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua,” ujarnya.

Keamanan dan Kedaulatan Data

Fleksibilitas saja tidak cukup. Dalam tahap produksi, keamanan dan kedaulatan data menjadi prioritas utama. Vony menegaskan bahwa ketika perusahaan memasuki tahap produksi, mereka pasti ingin memastikan bahwa data tetap aman dan berada di data center mereka sendiri.

Red Hat melengkapi setiap layer platform-nya dengan sertifikasi ISO, compliance untuk government cloud, serta keamanan yang tertanam (embedded security). Bahkan, Red Hat Enterprise Linux 10 (RHEL 10) telah dipersiapkan dengan teknologi post-quantum cryptography untuk menghadapi ancaman masa depan dari komputasi kuantum.

Membangun Ekosistem yang Kuat

Di luar platform, Red Hat juga fokus pada pembangunan ekosistem yang kuat melalui kemitraan dan pengembangan talenta. Program Red Hat Academy yang tersebar di lebih dari 200 institusi pendidikan di Asia Pasifik telah melatih lebih dari 26.000 siswa—termasuk 7.500 di Indonesia. Selain itu, Red Hat Talent Network mempertemukan 40 lebih perusahaan rekanan dengan hampir 50 calon lulusan yang siap diserap ke dunia industri.

Solusi Terintegrasi untuk Efisiensi Operasional

Untuk mendukung efisiensi operasional dan mendorong implementasi AI yang lebih luas, Red Hat menyatukan berbagai solusi dalam satu platform yang terintegrasi. RHEL AI menawarkan kernel yang dioptimalkan untuk inferensi di atas GPU. Sementara AI Inference Server berfungsi sebagai pusat manajemen lifecycle model lintas hardware dan cloud.

Berkat integrasi dengan vLLM dari hasil akuisisi Neural Magic, efisiensi beban kerja dapat ditingkatkan dengan biaya GPU yang lebih rendah. Di sisi lain, OpenShift AI mendukung praktik MLOps dengan menyatukan workflow tim data dan aplikasi dalam satu lingkungan yang konsisten.

Untuk perusahaan yang masih mengandalkan VM tradisional, Red Hat kini menghadirkan OpenShift Virtualization Engine sebagai solusi transisi ke lingkungan container dengan biaya dan risiko yang lebih terkontrol.

Kesimpulan

Dengan portofolio produk seperti RHEL AI, OpenShift AI, AI Inference Server, serta OpenShift Virtualization Engine, Red Hat menawarkan satu pendekatan terintegrasi yang memungkinkan perusahaan menjalankan, mengelola, dan mengamankan berbagai jenis beban kerja, baik aplikasi AI maupun aplikasi tradisional, di berbagai lingkungan. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas pilihan teknologi sekaligus menjaga kontrol atas data dan infrastruktur.