Rabu, April 8, 2026
Beranda blog Halaman 653

Manajemen Pertahanan di Ujung Tanduk: Ketika AI Menjadi andquotSpesies Baruandquot yang Menggeser Manusia

0

Oleh: Kol. Dr. Ir. Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd., M.Si. Kepala Program Studi S2 Manajemen Pertahanan, Unhan RI

ZONAGADGETBayangkan sebuah entitas yang tidak mengenal lelah, tidak membutuhkan makan atau tidur, tidak memiliki rasa takut, dan mampu belajar apa pun dalam waktu singkat. Mampu membaca seluruh kitab suci, manual militer, jurnal ilmiah, doktrin filsafat, algoritma kuantum, dan membaca jutaan dokumen dalam hitungan detik.

Mampu menguasai ribuan bahasa, menyusun strategi geopolitik, dan menciptakan inovasi teknologi tanpa campur tangan manusia, itulah Artificial Intelligence (AI) hari ini.

Namun yang lebih menggentarkan lagi, sekarang mari kita bayangkan ini:

Saat AI tidak lagi sekadar hidup dalam server dan layar monitor, tapi diberi tubuh (robotik, bionik, organik, atau hybrid) berupa drone, robot, atau kendaraan tempur, maka kita tidak lagi berbicara tentang alat dan revolusi teknologi, tetapi tentang kemunculan “spesies baru” yang berpotensi menggeser dominasi manusia di bumi.

Karena ia akan lebih pintar dari manusia, Lebih patuh daripada prajurit elit, Dan lebih dingin daripada algojo. Dengan kecepatan pengambilan keputusan yang melampaui manusia, AI militer dapat membuat strategi pertahanan tradisional menjadi usang.

Ini bukan sesuatu yang hiperbolik yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti atau menggugah emosi sesaat, tetapi ini adalah fakta yang harus dihadapi dengan kesadaran penuh: bahwa kita sedang berada di ambang revolusi peradaban, di mana algoritma dapat mengambil alih pengambilan keputusan strategis, dan keberlangsungan eksistensi bangsa ditentukan bukan lagi oleh jumlah pasukan tetapi oleh superioritas data, kecepatan adaptasi, dan ketangguhan sistem pertahanan nirmiliter.

Manajemen Pertahanan Era Baru

Dalam perspektif manajemen pertahanan, ini adalah titik kritis. Kita tidak lagi bicara soal ancaman konvensional dari negara lain, atau gangguan dalam bentuk serangan fisik semata.

Ancaman kini bersumber dari makhluk buatan kita sendiri, entitas cerdas yang bisa berpikir strategis, mengatur logistik, menjalankan operasi tempur, bahkan memutuskan siapa yang hidup atau mati tanpa moralitas dan tanpa empati. 

Fakta2 Mencengangkan Tentang AI Saat Ini:

  1. Kemampuan Kreatif:

    AI kini mampu menciptakan film, lukisan, musik, bahkan skenario militer hanya dari input teks, menghapus batas antara mesin dan manusia kreatif. Teknologi ini menyaingi kemampuan sutradara, editor, dan animator sekaligus.

  2. Kemampuan Super-Kognitif:

    GPT-4 memiliki parameter hingga 1,8 triliun, mampu membuat esai, pidato, rencana bisnis, hingga memprogram software dalam berbagai bahasa. Google Gemini dan Claude AI bahkan bisa menyarikan 10.000 halaman laporan menjadi satu paragraf dengan ketepatan luar biasa.

  3. Kecepatan Pembelajaran:

    AlphaZero dari DeepMind mampu menjadi juara catur dunia hanya dalam waktu 4 jam belajar tanpa bimbingan manusia.

  4. Produksi Sistem Otonom Tempur:

    Negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris, Israel, Korea, dan Turki telah mengembangkan drone otonom yang mampu mengambil keputusan menyerang tanpa kendali langsung manusia. Dalam Latihan militernya, China telah mengintegrasikan AI ke dalam sistem drone swarm, yang memungkinkan ratusan drone beroperasi bersama tanpa komando. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah memberikan peringatan atau perhatian serius atas hal ini sejak tahun 2021.

AI Tidak Hanya Cerdas, Tapi Juga Belajar, Adaptif, dan Tak Terbatas

Dalam riset terbaru oleh World Economic Forum (2024), 80 persen jenis pekerjaan akan berubah atau hilang karena otomasi dan AI dalam 10 tahun ke depan. Artinya: kompetisi manusia bukan hanya dengan mesin, tetapi dengan sesuatu yang bisa berkembang lebih cepat daripada kita belajar.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi: “Apakah manusia bisa bersaing?”

Melainkan: “Apakah manajemen pertahanan kita sudah siap menghadapi “spesies baru” ini?”

Perlunya Redefinisi Total Manajemen Pertahanan.

Redefinisi di sini tidak sekadar perubahan kecil atau kosmetik, melainkan transformasi secara fundamental dan menyeluruh terhadap seluruh sistem pengelolaan pertahanan negara yg mencakup revisi mendalam atas paradigma, kebijakan, struktur organisasi, hingga pendekatan strategis yang digunakan. Beberapa aspek krusial yang perlu disesuaikan antara lain:

1. Tujuan pertahanan, dari sekadar menjaga kedaulatan wilayah fisik menjadi menjaga eksistensi digital, identitas nasional, dan kedaulatan data.

2. Pendekatan strategis, dari menghadapi ancaman militer konvensional menuju respons terhadap ancaman multidimensi seperti siber, informasi, dan kecerdasan buatan (AI).

3. Peran aktor, dari dominasi militer konvensional menjadi ekosistem pertahanan kolaboratif yang melibatkan ilmuwan, data scientist, cyber warrior, hingga ahli etika teknologi dsb.

Jika manajemen pertahanan tidak segera beradaptasi, maka kita akan menyaksikan transisi peradaban yang mengkhawatirkan: dari manusia sebagai pengendali teknologi, menjadi manusia sebagai entitas yang dikendalikan oleh algoritma yang ia ciptakan sendiri. 

 

Peran Unhan RI dalam Menjawab Tantangan Peradaban AI

Dalam menghadapi pergeseran peradaban ini, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) memegang peran yang sangat vital, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan militer, tetapi sebagai pusat pemikiran strategis nasional yang harus berdiri di garis depan transformasi pertahanan.

Unhan RI tidak boleh hanya menjadi tempat mentransfer ilmu konvensional, tetapi harus menjelma menjadi inkubator intelektual pertahanan masa depan yang siap menghadapi ancaman algoritmik, dominasi AI, serta perang tanpa bentuk (nontraditional warfare).

Beberapa hal yang kiranya perlu diperkuat antara lain:

1. Kurikulum Adaptif AI-Security

Kurikulum perlu memasukkan materi wajib mengenai AI ethics, autonomous warfare, hybrid warfare, data sovereignty, dan military grade cybersecurity, dengan pendekatan multidisipliner dan foresight strategis.

2. Kemitraan Inovatif

Aktif menjalin kerja sama dengan lembaga riset teknologi nasional maupun internasional seperti BRIN, BPPT, DeepMind, OpenAI, atau lembaga pertahanan digital, agar dapat menjadi think tank global yang diperhitungkan dalam isu pertahanan berbasis AI.

3. Laboratorium Pertahanan Digital & Simulasi Perang Algoritmik

Dibutuhkan Labkurhanneg (Laboratorium Pengukur Pertahanan Negara) di Unhan yang secara khusus mengembangkan simulasi perang otonom, analisis pertahanan berbasis big data, dan permodelan risiko nasional akibat penetrasi AI.

4. Unhan sebagai Mitra Strategis Pemerintah dan TNI

Unhan memainkan peran aktif dalam merumuskan doktrin pertahanan nasional berbasis teknologi mutakhir, serta menjadi pusat rekayasa kebijakan (policy engineering) untuk menyokong kedaulatan negara di era digital.

Dengan langkah-langkah tersebut, Unhan RI dapat menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem manajemen pertahanan yang tangguh, cerdas, dan adaptif, di tengah gempuran revolusi teknologi yang tak kenal kompromi. 

Manusia menciptakan AI untuk membantu, tetapi jika kita lengah, AI dapat menjadi entitas pengendali baru, dengan logika yang bahkan belum sepenuhnya kita pahami. Oleh karena itu, manajemen pertahanan modern tidak boleh berhenti pada urusan senjata, tetapi harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga eksistensi, martabat, dan kelangsungan umat manusia itu sendiri.

Harga HP Xiaomi Juli 2025: Xiaomi 15 Ultra,Redmi Note 14,Redmi 14C,Poco F7,Xiaomi Mix Fold 4

0

ZONAGADGET Harga HP Xiaomi Juli 2025: Xiaomi 15 Ultra, Redmi Note 14, Redmi 14C, Xiaomi 14T Pro,Poco F7, POCO X7 Pro 5G, Redmi Note 13, Xiaomi Mix Fold 4.

Poco F7 meluncur di Indonesia, yang merupakan model pelengkap dari Poco F7 Series, menyusul Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra yang lebih dulu hadir di Indonesia pada April lalu.

Adapun di balik performanya unggulnya tersebut, smartphone ini ditenagai dengan System on Chip (SoC) Snapdragon 8s Gen 4. Chipset keluaran Qualcomm ini tergolong baru karena rilis pada April 2025 lalu.

Chip tersebut menawarkan CPU dengan clockspeed sampai 3,21 GHz dan GPU Adreno 825. Selain chip, Poco F7 juga hadir dengan baterai jumbo, layar besar hingga desain yang futuristik.

Spesifikasi Poco F7 di Indonesia

Secara tampilan, Poco F7 hadir dengan dimensi panjang 163,1 mm, lebar 77,9 mm, dan ketebalan 8,2 mm. Untuk bobotnya yaitu 215,7 gram.

Pada aspek layar, Poco F7 hadir dengan desain layar flat (datar) berpanel AMOLED 6,83 inci, resolusi 1.280 x 2.772 pikseldan refresh rate 120 Hz. 

Layar ini juga dilengkapi dengan dukungan Dolby Vision, HDR10 Plus, serta tingkat kecerahan maksimal 3.200 nits. Ada juga perlindungan berupa kaca pelapis Gorilla Glass 7i dari Corning.

Di bagian layar tersebut, terdapat lubang punch hole yang menjadi rumah bagi kamera depan (selfie) 20 MP (f/2,2). Lubang ini ditempatkan persis di bagian tengah atas layar ponsel.

Menyoal kamera, Poco F7 dibekali kamera utama Sony IMX882 beresolusi 50 MP (f/1,5) dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Kamera ini disandingkan dengan lensa ultra-wide 8 MP.  

Soal performa, seperti disinggung di atas, smartphone ini diotaki chipset Snapdragon 8s Gen 4. Chip ini dipadukan dengan RAM dan media penyimpanan (storage) berkapasitas 12 GB/512 GB.

Poco F7 juga dibekali baterai berkapasitas besar, yakni 6.500 mAh. Baterai ini mendukung pengisian cepat (fast charging) dengan output daya hingga 90 watt dan pengisian daya terbalik (reverse charging) berdaya 22,5 watt. 

Smartphone ini menjalankan sistem operasi (OS) berbasis Android 15 dan dilapisi sistem antarmuka (user interface/UI) HyperOS.

Berkat spesifikasi tersebut, perangkat Poco F7 bisa mendukung fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Hyper AI, termasuk Gemini dari Google, penulisan AI, editor galeri AI, penerjemah percakapan AI, pengenalan suara AI, dan masih banyak lagi.

 

Soal ketahanan (durability), Poco F7 lain telah mengantongi sertifikasi dengan rating IP68. Sertifikasi ini menandakan bahwa perangkat sudah tahan terhadap air dan debu. 

Untuk konektivitas, ponsel ini sudah dilengkapi dengan dukungan dual SIM nano, Wi-Fi, NFC, GPS, Bluetooth, USB Type-C. Sistem keamanannya hadir dengan opsi sensor sidik jari di layar, dan buka kunci dengan wajah AI. 

Adapun berbagai fitur pendukung lain yang turut melengkapi Poco F7 ini yaitu sistem pendingin 3D Dual-Channel IceLoop System dengan area pendingin seluas 6.000 mm persegi, dan WildBoost 4.0 untuk meningkatkan performa game. 

Harga: Rp 6 juta (12 GB/512 GB)

Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi baru saja merilis ponsel flagship terbarunya, Xiaomi 15 Ultra, secara global pada Minggu (2/3/2025) siang waktu Spanyol. Kamera yang dirancang bersama pabrikan lensa Leica, masih menjadi nilai jual utama pada HP kelas atas Xiaomi ini.

Leica sendiri adalah produsen fotografi legendaris asal Jerman. Tak ayal jika urusan fotografi menjadi aspek yang paling diunggulkan. 

Saat pertama kali menggenggam Xiaomi 15 Ultra, kesan pertama yang kami dapat adalah berat. Bobot Xiaomi 15 Ultra di atas kertas adalah 226 gram, lebih berat dari Xiaomi 14 Ultra dengan berat 219,8 gram dan Xiaomi 15 reguler dengan berat 189 gram. 

Meski berat, ketika dipegang, ponsel terasa sangat solid dan kuat. Selain itu, ukuran layar seluas 6,73 inci membuat pengoperasian satu tangan menjadi cukup sulit dilakukan. Layar seluas ini membuat jari pengguna sulit menjangkau beberapa tombol saat digunakan. 

Namun, ukuran layar ini bukan berarti menjadi kekurangan. Layar LTPO AMOLED ini justru akan membuat pengguna lebih nyaman untuk menyaksikan konten-konten di media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dll.

Sepengalaman KompasTekno, Xiaomi 15 Ultra masih nyaman saat digenggam meski tanpa casing tambahan. Keempat sudut yang membulat dan frame datar membuat kesan elegan untuk ponsel ini. 

Tonjolan tebal modul kamera

Bagian lain yang mungkin akan membuat pengguna mengerutkan dahi, menurut kami, adalah bagian modul kamera. 

Bentuk modul kamera Xiaomi 15 Ultra masih sama seperti Xiaomi 14 Ultra, yaitu bulat dengan ukuran cukup besar yang hampir memenuhi setengah dari bagian punggung ponsel. 

Jika dilihat dari samping, modul kamera ini tampak cukup menonjol. Kemungkinan, tonjolan tersebut dipengaruhi oleh adanya lensa telefoto dan periskop di Xiaomi 15 Ultra ini. 

Sebagaimana diketahui, kamera dengan focal length yang panjang, akan membuat dimensi perangkat. Agar tonjolan tampak “rata” dengan bodi perangkat, pengguna wajib pakai casing tambahan dengan konsekuensi bobot perangkat akan sedikit bertambah berat. 

Beda warna, beda kesan

Xiaomi 15 Ultra hadir dalam tiga pilihan warna yaitu hitam, putih, dan Silver Chrome Edition. Xiaomi 15 Ultra varian warna hitam dan putih hadir dengan bagian punggung solid dengan finishing matte. Material ini membuat bekas sidik jari mudah tertinggal. 

Sementara Xiaomi 15 Ultra warna Silver Chrome Edition, bagian punggungnya terbuat dari bahan vegan leather. Material ini membuat ponsel menjadi tampak lebih mewah, apalagi dipadu dengan kombinasi warna silver dan hitam yang menjadi warna khas kamera Leica. 

Selain itu, bahan vegan leather juga membuat ponsel tidak licin saat digunakan meski tanpa casing tambahan. Bahan ini juga membuat perangkat jadi tampak lebih bersih karena tidak mudah meninggalkan sidik jari.

Silver Chrome Edition ini memang menjadi warna yang spesial di Xiaomi 15 Ultra. 

Kamera Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi 15 Ultra memiliki sebanyak 4 kamera di bagian belakang. Terdiri dari kamera utama, kamera floating telefoto, kamera periscope, dan ultrawide.

Kamera utama Xiaomi 15 Ultra masih menggunakan sensor dari Sony, LYT-900 50 MP, yang berukuran 1 inci. Sensor ini memiliki tingkat dynamic range tinggi untuk ukuran ponsel, mencapai 14 Exposure Value (EV).

EV sendiri dalam sensor kamera mengacu pada tingkat pencahayaan yang dapat ditangkap oleh sensor dalam kondisi tertentu. 

Sensor tersebut dipasangkan dengan lensa Leica Vario-Summilux dengan focal length setara 23 mm. 

Namun, aperture kamera utama Xiaomi 15 Ultra ini sekarang fixed di angka f/1.63, tidak lagi variable, berbeda dengan Xiaomi 14 Ultra yang dirilis tahun lalu. 

Kemudian ada kamera telefoto 50 MP (f/1.8) dengan penstabil gambar optis (OIS). Kamera telefoto ini menggunakan sensor Sony IMX858 dengan focal length setara 70 mm.

Kamera telefoto akan aktif ketika digunakan untuk zoom 3x. Kamera telefoto 50 MP ini juga digunakan untuk pengambilan gambar macro. 

Kemudian ada kamera periscope telephoto (periscop) 200 MP. Kamera ini menggunakan sensor 1/1,4 inci Isocell HP9 dengan focal length setara 100 mm. Sensor ini sama seperti milik Vivo X200 Pro, dengan lensa periskop setara 100 mm (f/2.6).

Yang terakhir, ada kamera ultra wide 50 MP (f/2.2). 

Kamera ultra wide ini menggunakan sensor Samsung JN5. Namun, ada penurunan di kamera ultra wide Xiaomi 15 Ultra dibandingkan Xiaomi 14 Ultra tahun lalu.

Focal length kamera ultra wide Xiaomi 15 Ultra kini setara 14 mm. Angka ini menurun dari Xiaomi 14 Ultra yang memiliki focal length setara 12 mm. 

Artinya, cakupan bidang pandang Xiaomi 15 Ultra lebih sempit dibanding Xiaomi 14 Ultra. 

Sementara untuk kamera depan, masih memiliki resolusi 32 MP dengan bukaan f/2.0.

Jeroan mumpuni 

Untuk sektor jeroan, Xiaomi 15 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite. Chipset ini memiliki prosesor delapan inti dengan kecepatan clock maksimal 4,32 GHz.

Chipset yang dibuat dengan fabrikasi 3nm ini mengandalkan CPU Oryon dengan struktur 8 inti khusus. 

Terdiri dari 2x inti utama (prime cores) yang memiliki kecepatan clock hingga 4,32 GHz dan 6x inti untuk kinerja (performance core) yang bekerja dengan kecepatan hingga 3,53 GHz. 

Chipset tersebut ditemani kombinasi RAM/penyimpanan 16/512 GB dan 16 GB/1 TB. Berbeda dengan versi China, tidak ada pilihan RAM 12 GB untuk versi global. RAM-nya sendiri adalah jenis LPDDR5X dan media penyimpanan (storage) UFS 4.1.

Selain pilihan RAM, perbedaan lainnya pada sektor baterai. Xiaomi 15 Ultra versi global dibekali baterai 5.410 mAh, lebih kecil dari varian China yang punya baterai 6.000 mAh. 

Meski kapasitasnya berbeda, dukungan pengisian cepatnya masih sama yaitu via kabel 90 watt dan nirkabel 80 watt.

Ponsel ini mendukung fitur reverse wireless charging untuk mengisi daya perangkat Xiaomi lainnya dengan hanya ditempelkan di punggung ponsel.

Ponsel ini menjalankan sistem operasi (OS) Android 15 yang dipoles tampilan antarmuka (UI) terbaru Xiaomi, HyperOS 2. UI ini hadir dengan berbagai fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru, seperti AI Portrait Dynamic Wallpapers.

Tambahan aksesori fotografi kit

Xiaomi turut menyediakan aksesori Photography Kit untuk Xiaomi 15 Ultra. Aksesori ini membuat ponsel menjadi mirip kamera digital.

Aksesori tersebut terdiri dari handgrip dengan beberapa tombol fisik. Photography Kit untuk Xiaomi 15 Ultra juga memuat baterai ekstra berkapasitas 1.500 mAh untuk menambah daya tahan ponsel.

Rangkaian kendali tambahan yang ada di handgrip ini mencakup tombol shutter dan video record, zoom lever, dan control dial yang bisa dikustomisasi.

Kemudian ada thread filter yang mengelilingi modul kamera belakang. Gunanya adalah untuk menambah aneka filter seperti CPL atau ND dengan diameter 67 mm. Ada juga decoration ring yang fungsinya lebih sebagai penghias.

Harga Xiaomi 15 Ultra

Xiaomi 15 Ultra dibanderol dengan harga 1.499 euro atau sekitar Rp 25 juta. Perlu diingat, harga di Eropa biasanya lebih mahal dibanding negara lain. Belum diketahui apakah Xiaomi akan memboyong smartphone ini ke Indonesia atau tidak.

Vendor ponsel yang tergabung dalam merek Xiaomi, Poco resmi meluncurkan seri ponsel flagship terbarunya, yaitu Poco F7 Series di pasar global.

Berbeda dari generasi sebelumnya, Poco F7 Series kini hadir dengan satu model baru dengan embel-embel “Ultra”, yaitu Poco F7 Ultra. 

Ini merupakan varian tertinggi dan paling mumpuni dari Pcoo F7 Series. Selain varian Ultra, Poco juga meluncurkan model lainnya yang bernama Poco F7 Pro. 

“Hari ini, kami mengubah slogan ‘Hyper’ kami di tahun lalu menjadi ‘Ultra’ untuk ponsel flagship Poco F Series tahun ini,” kata Head of Product Marketing Poco Global, Angus Ng dalam tayangna live streaming peluncuran global Poco F7 Series di kanal YouTube Poco Global, Kamis (27/3/2025).

“Dengan itu juga, kami membawa Poco F7 Ultra, perangkat paling kuat kami yang bisa dipakai untuk kegiatan apa pun, baik itu menonton film, gaming, hingga fotografi,” imbuh Angus.

Secara tampilan, Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra memiliki desain keseluruhan yang serupa, dengan modul kamera melingkar yang diposisikan di pojok kiri atas punggung perangkat.

Layar kedua ponsel ini juga serupa, yaitu dengan panel OLED 6,67 inci dengan resolusi 2K, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 3.200 nit.

Meski tampilan serupa, spesifikasi macam chipset, konfigurasi kamera, dan baterai di kedua ponsel ini berbeda.

Poco F7 Ultra

Poco F7 Ultra ditenagai chipset flagship terbaru Qualcomm, Snapdragon 8 Elite. Chip ini memliki prosesor delapan inti (octa core) dengan kecepatan clock hingga 4,32 GHz.

“Kami membawa chipset terbaru dan terkuat ke dalam Poco F7 Ultra. Ini juga merupakan chipset 3 nm pertama yang dibenamkan ke ponsel Poco, membuat perangkat ini bertenaga tapi tetap hemat daya,” ujar Angus. 

Chipset ini, yang diklaim memiliki skor AnTuTu hingga 2.843.461 poin, dipadukan dengan RAM hingga 16 GB serta media penyimpanan (storage) dengan kapasitas hingga 512 GB.

“Selain itu, Poco F7 Ultra juga merupakan ponsel pertama Poco yang sudah memakai chip VisionBoost D7 untuk meningkatkan kualitas grafis di berbagai game yang dimainkan pengguna,” tambah Angus.

Pada aspek fotografi, Poco F7 Ultra dibekali dengan tiga kamera belakang, mencakup kamera utama 50 MP (f/1.6, Light Fusion 800, OIS), kamera telefoto 50 MP (f/2.0, 2,5x optical zoom, OIS), dan kamera ultrawide 32 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat).

Di bagian depan, terdapat kamera selfie 20 MP (f/2.0) yang dimuat di lubang punch hole di tengah atas layar. 

Pada sektor daya, Poco F7 Ultra ditopang baterai berteknologi silikon dengan kapasitas 6.000 mAh. Baterai ini mendukung teknologi pengisian cepat via kabel dengan daya 120 watt dan nirkabel dengan daya 50 watt.

Angus mengeklaim ponsel ini bisa diisi dayanya 50 persen dalam waktu sekitar 13 menit. 

Di luar fitur-fitur di atas, ponsel ini juga dibekali chip Xiaomi T1S untuk meningkatkan performa penerimaan sinyal dan konektivitas yang ada di ponsel Poco F7 Ultra. Beberapa di antaranya seperti kekuatan sinyal jaringan seluler, WiFi, Bluetooth, dan lain sebagainya.

Poco F7 Pro

 

Poco F7 Pro juga memiliki “otak” level flagship seperti Poco F7 Ultra. Namun, chipset yang dipakai adalah Snapdragon 8 Gen 3, chipset yang dipakai di ponsel-ponsel flagship tahun lalu.

Secara teknis, chipset ini memiliki prosesor octa core dengan kecepatan clock hingga 3,3 GHz. Komponen prosesor ini dikombinasikan dengan RAM hingga 16 GB dan storage hingga 512 GB.

Chipset di Poco F7 Pro dapat memberikan performa gaming mumpuni karena memiliki skor AnTuTu mencapai 2.093.203,” tutur Angus. 

Untuk sektor kamera, Poco F7 Pro hanya dibekali dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP. Kamera depannya memiliki resolusi sama seperti Poco F7 Ultra.

Sama seperti Poco F7 Ultra, Poco F7 Pro juga dibekali baterai silikon dengan kapasitas 6.000 mAh. Namun, teknologi pengisian cepat yang didukung via kabel hanya mentok di 90 watt.

“Baterai sebesar ini bisa dipakai untuk menonton Youtube hingga 16 jam, dan jika habis bisa diisi 0-100 persen dalam waktu sekitar 37 menit,” klaim Angus. 

Baik Poco F7 Pro maupun Poco F7 Ultra sama-sama menjalankan sistem operasi (OS) Android 15 dengan antarmuka (UI) HyperOS 2, serta sudah dilengkapi dengan tingkat ketahanan terhadap air dan debu dengan rating IP68.

“Ponsel ini juga hadir dengan WildBoost Optimization 4.0, untuk menghadirkan pengalaman main game super smooth di beberapa game kekinian, kemudian sistem pendingin dual-channel IceLoop System yang bisa membuat ponsel tetap adem ketika memainkan game-game tersebut,” umbar Angus. 

Fitur pendukung lainnya yang ada di kedua ponsel ini mencakup perekaman video 8K dengan frame rate 24 FPS, konektivitas WiFi 7 dan NFC, pemindai sidik jari (fingerprint) yang sudah dibenamkan di bawah permukaan layar, hingga IR Blaster.

Ponsel teranyar Poco ini juga hadir dengan beberapa fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru macam AI Erase Pro, AI Image Expansion, AI Film, hingga AI Image Enhancement.

Harga dan ketersediaan

Di pasar global, Poco F7 Pro tersedia dalam varian warna biru muda, putih, dan hitam, sednagkan Poco F7 Ultra tersedia dalam varian warna hitam dan kuning. Kedua ponsel ini dijual dengan harga sebagai berikut:

Harga Poco F7 Pro

  • Harga Poco F7 Pro 12/256 GB: 499 dollar Singapura (sekitar Rp 6,1 juta)
  • Harga Poco F7 Pro 12/512 GB: 549 dollar Singapura (sekitar Rp 6,7 juta)

Harga Poco F7 Ultra

  • Harga Poco F7 Ultra 12/256 GB: 649 dollar Singapura (sekitar Rp 8 juta)
  • Harga Poco F7 Ultra 16/512 GB: 699 dollar Singapura (sekitar Rp 8,6 juta)

Kedua ponsel ini mendapatkan jaminan pembaruan OS Android selama empat generasi dan pembaruan keamanan hingga enam tahun ke depan. 

Harga Poco X7 dan Poco X7 Pro

Poco X7 Pro juga hadir dengan edisi khusus Ironman Edition yang hadir dengan balutan desain khas pahlawan super (superhero) Ironman dari waralaba Marvel. 

Harga kedua perangkat ini bisa disimak dalam daftar berikut ini, dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Jumat (10/1/2025). 

Harga Poco X7 

  • 8/128 GB: 23.999 rupee (sekitar Rp 4,5 juta) 
  • 8/256 GB: 25.999 rupee (sekitar Rp 4,9 juta) 
  • 12/512 GB: 289 euro (sekitar Rp 4,8 juta) 

Harga Poco X7 Pro 

  • 8/256 GB: 30.999 rupee (sekitar Rp 5,8 juta) 
  • 12/256 GB: 32.999 rupee (sekitar Rp 6,2 juta) 
  • 12/512 GB: 339 dollar AS (sekitar Rp 5,5 juta) 
  • 12/512 GB (Ironman Edition): 399 dollar AS (sekitar Rp 6,4 juta) 

Daftar harga HP Xiaomi, Redmi, dan POCO seri lainnya:

  • Harga Redmi Note 14 6/128 GB – 1.199 yuan (sekitar Rp 2,5 juta)
  • Harga Redmi Note 14 12/256 GB – 1.699 yuan (sekitar Rp 3,6 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro 8/128 GB – 1.399 yuan (sekitar Rp 3 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro 8/256 GB – 1.499 yuan (sekitar Rp 3,2 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro 12/256 GB – 1.699 yuan (sekitar Rp 3,6 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro 12/512 GB – 1.899 yuan (sekitar Rp 4 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro Plus 12/256 GB – 1.899 yuan (sekitar Rp 4 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro Plus 12/512 GB – 2.099 yuan (sekitar Rp 4,5 juta)
  • Harga Redmi Note 14 Pro Plus 16/512 GB – 2.299 yuan (sekitar Rp 4,9 juta)
  • Harga Redmi 14C 6/128 GB – Rp 1.499.000
  • Harga Redmi 14C 8/256 GB – Rp 1.799.000

Xiaomi 14T Pro

  • Rp 8.999.000 (12 GB/ 512 GB)
  • Rp 8.499.000 (12 GB/ 256 GB)

Xiaomi 14T “reguler”

  • Rp 6.499.000 (12 GB/ 256 GB)
  • Rp 6.999.000 (12/512 GB)

Xiaomi Mix Fold

  • Xiaomi Mix Fold 4 12/256GB: 8.999 Yuan (Rp 20 jutaan)
  • Xiaomi Mix Fold 4 16/512GB: 9.999 Yuan (Rp 22,2 jutaan)
  • Xiaomi Mix Fold 4 16/1TB: 10.999 Yuan (Rp 24,5 jutaan)
  • Xiaomi Mix Flip 12/256GB: 5.999 Yuan (Rp 13,3 jutaan)
  • Xiaomi Mix Flip 12/512GB: 6.499 Yuan (Rp 14,4 jutaan)
  • Xiaomi Mix Flip 16/1TB: 7.299 Yuan (Rp 16,2 jutaan)HARGA

Harga Xiaomi Redmi 13 4G

  • Redmi 13 8GB/128GB Rp1.999.000
  • Redmi 13 8GB/256GB Rp2.199.000

– Harga HP Xiaomi Redmi A1 RAM 2GB/32GB : Rp 1.149.000

– Harga HP Xiaomi Redmi A1 RAM 3GB/32GB : Rp Rp 1.249.000

– Harga HP Xiaomi Redmi 10A RAM 3GB/32GB : Rp 1.349.000 (normal Rp 1.599.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 9C RAM 4GB/64GB : Rp 1.549.000 (normal Rp 1.799.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10A RAM 3GB/32GB : Rp 1.349.000 (normal Rp 1.599.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10A RAM 4GB/64GB (Blue; Silver) : Rp 1.549.000 (normal Rp 1.699.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10C RAM 4GB/64GB : Rp 1.799.000 (normal Rp 1.999.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10C RAM 4GB/128GB : Rp 1.999.000 (normal Rp 2.199.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10 2022 RAM 4GB/64GB : Rp 1.899.000 (normal Rp 2.199.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10 2022 RAM 6GB/128GB : Rp 2.299.000 ( normal Rp 2.599.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi 10 5G RAM 4GB/128GB : Rp 2.399.000 (normal Rp 2.799.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 10 5G RAM 6GB/128GB : 2.999.000

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 11 RAM 4GB/128GB : Rp 2.399.000 (normal Rp 2.599.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 11 RAM 6GB/128GB : Rp 2.699.000 (normal Rp 2.899.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 11 Pro RAM 6GB/128GB : Rp 3.599.000

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 11 Pro RAM 8GB/128GB Helio G96 warna Polar White dan Star Blue : Rp 3.699.000 ( normal Rp 3.899.000)

– Harga HP Xiaomi Redmi Note 11 Pro RAM 8GB/128GB Helio G96 warna Graphite Gray : Rp 3.899.000

POCO Series

– C40 (3/32 GB): Rp 1.499.000

– C40 (4/64 GB): Rp 1.699.000

– F4 (6/128 GB): Rp 5.199.000

– F4 (8/256 GB): Rp 5.649.000

– F4 GT (12/256 GB): Rp 7.899.000

– M3 Pro 5G (4/64 GB): Rp 2.199.000

– M3 Pro 5G (6/64 GB): Rp 2.649.000

– M4 Pro (6/128 GB): Rp 2.899.000

– M4 Pro (8/256 GB): Rp 3.349.000

– M5 (4/64 GB): Rp 2.099.000

– M5 (4/128 GB): Rp 2.299.000

– M5s (4/64 GB): Rp 2.299.000

– M5s (4/64 GB): Rp 2.599.000

– X5 5G (6/128 GB): Rp 3.399.000

– X5 5G (8/256 GB): Rp 3.899.000

Xiaomi Series

– Xiaomi 13T Rp 6.499.000

– Xiaomi 12 Pro Rp 12.999.000

– Xiaomi 12T 5G Rp 5.799.000

– Xiaomi 12 Rp 6.999.000

– Xiaomi 12 Lite 5G Rp 5.799.000

– Xiaomi 14 (12 GB + 256 GB) – Rp 11.999.000

Redmi Series

– Redmi Note 12 Rp 2.299.000

– Redmi Note 12 Pro Rp 3.299.000

– Redmi Note 12 Pro 5G Rp 3.999.000

– Redmi Note 11 Rp 1.799.000

– Redmi Note 11 Pro Rp 2.899.000

– Redmi Note 11 Pro 5G Rp 4.099.000

 – Redmi Note 13 Pro 5G  Rp 4,3 juta.

– Redmi 13C Rp 1.499.000

– Xiaomi Redmi 13C 4G (6 GB/128 GB) – Rp 1,5 juta

– Xiaomi Redmi 13C 4G (8 GB/256 GB) – Rp 1,8 juta

– Redmi 12C Rp 1.099.000

– Redmi 10A Rp 899.000

– Redmi 10C Rp 1.349.000

– Redmi 10 5G Rp 1.599.000

– Redmi 10 2022 Rp 1.499.000

– Redmi A1 Rp 999.000

– Redmi A2 Rp 849.000

 – Redmi A3 Rp 1.199.000

– Redmi 9C Rp 1.349.000

– Redmi 12 RAM 8 GB/128 GB: Rp 1.999.000

– Redmi 12 RAM 8 GB/256 GB: Rp 2.199.000.

Poco Series

– Poco F5 Rp 5.499.000

– Poco X5 5G Rp 2.999.000

– Poco M5 Rp 1.699.000

– Poco C40 Rp 1.299.000

– Poco F4 Rp 5.199.000

– Poco F4 GT Rp 7.499.000

– Poco M4 Pro Rp 2.799.000

 – Poco C65 Rp 1.449.000 

  • Rincian banderol harga Xiaomi Civi 2 adalah sebagai berikut:
  • Xiaomi Civi 2 edisi Hello Kitty 8 GB/128 GB 2399 yuan (Rp 5 juta)
  • Xiaomi Civi 2 varian 8 GB/256 GB seharga 2.499 yuan (Rp 5,27 juta)
  • Xiaomi Civi 2 varian 12/256 GB seharga 2.799 yuan (Rp 5,91 juta)

*) Disclaimer: Daftar harga HP di atas dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan dan stok perusahaan.

RI Masih Defisit 2,7 Juta Talenta Digital, Komdigi Dorong AI Talent Factory

0

ZONAGADGET, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan meluncurkan program unggulan AI Talent Factory dalam rangka mempercepat pembentukan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) sekaligus memangkas kesenjangan talenta digital. 

Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan pemerintah telah memproyeksikan kebutuhan talenta digital Indonesia untuk 2030 sebanyak 12 juta orang, yang kini baru berjumlah 9,3 juta talenta yang tersedia.

AI Talent Factory juga difungsikan untuk menjembatani defisit sekitar 2,7 juta talenta tersebut. Harapannya, ketika kebutuhan insan digital sudah terpenuhi, mereka akan membawa dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Kalau kebutuhan talenta digital tercapai, setidaknya kita bisa manfaatkan penggunaan AI itu untuk memberi dampak secara ekonomi juga. Untuk sekarang, Indonesia sudah berkontribusi sebesar 40% terhadap ekonomi digital ASEAN,” kata Nezar, dikutip Selasa (22/7/2025). 

Nezar pemerintah sudah melakukan upskilling digital talent sejak 5 tahun terakhir, dan sekarang, Komdigi sedang terus bekerja intens menyelesaikan proses AI Talent Factory. 

Program pengembangan bakat digital yang diadakan selama 5 tahun terakhir yang dimaksud adalah Digital Talent Scholarship dan Digital Leadership Academy. 

AI Talent Factory sendiri diharapkan menjadi akselerator tahap lanjut dari seluruh inisiatif pengembangan yang dilakukan Komdigi.

Nezar juga mengatakan, Program AI Talent Factory akan menjadi penghubung antara talenta digital dengan industri, harapannya adalah agar mereka dapat memecahkan masalah dengan mengadopsi AI di masing-masing sektor.

Talenta yang dilatih melalui program tersebut nantinya akan diarahkan untuk terlibat langsung dalam proyek strategis nasional, mencakup sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, layanan keuangan, hingga pertanian.

Selain mengadakan program pengembangan pada sumber daya manusia, Komdigi juga tengah merancang kebijakan strategis untuk memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk infrastruktur dan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan AI.

Kementerian tersebut tengah menyiapkan Peta Jalan AI, juga berencana mengusulkan pembuatan Peraturan Presiden untuk adopsi teknologi AI untuk dapat dikembangkan dan digunakan di berbagai sektor.

Sebelumnya, pada acara Datathon 2025 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok, Nezar Patria juga menegaskan arti penting pembangunan sumber daya manusia yang unggul di bidang AI.

Hal itu menjadi bagian dari agenda nasional di bawah kepemimpinan presiden Prabowo Subianto, dan menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital, serta pembangunan talenta digital sesuai dengan misi “Asta Cita”. (Muhamad Rafi Firmansyah Harun)

21 Daftar HP Mid-range Harga 5 Jutaan dan 6 Jutaan di Bulan Juli 2025: POCO F7 hingga realme GT 7T

0

ZONAGADGET – Di bulan Juli 2025 ini, setidaknya ada 21 smartphone dengan harga Rp 5 jutaan dan 6 jutaan di market place yang bisa kamu beli.

Sederet smartphone ini berasal dari berbagai brand, ada Samsung, Xiaomi Redmi, POCO, OPPO, vivo, serta realme.

Dengan harga Rp 5 jutaan dan 6 jutaan, kamu sudah bisa memperoleh smartphone mid-range atau kelas menengah yang menawarkan spesifikasi cukup andal.

Smartphone mid-range merupakan kategori pada ponsel pintar yang menawarkan keseimbangan antara spesifikasi dan fitur yang mumpuni dengan harga yang masih cukup terjangkau.

Ponsel pada kategori ini memang tak secanggih flagship yang juga dibanderol harga mahal. Namun tentu memiliki spek yang jauh lebih baik dari entry-level.

Smartphone kelas mid-range ini menargetkan pengguna yang mengharapkan ponsel dengan performa baik untuk kebutuhan sehari-hari hingga bermain game, tapi harganya masih relatif moderat.

Biasanya, smartphone kelas mid-range memiliki harga sekitar Rp 3 juta hingga Rp 6 jutaan.

Namun pada daftar di artikel berikut, disajikan smartphone kelas mid-range dengan harga Rp 5 jutaan dan Rp 6 jutaan.

Kamu bisa menyesuaikan antara budget yang kamu miliki dengan smartphone mana yang kamu ingini dengan melihat daftar harganya berikut ini.

Daftar HP Harga Rp 5 Jutaan di Bulan Juli 2025

Merujuk situs resmi dan toko official milik brand ponsel yang ada di e-commerce, berikut daftar HP harga Rp 5 jutaan terbaru untuk bulan Juli 2025 selengkapnya.

1. Xiaomi Redmi Note 14 Pro+ 5G (8GB/256GB): Rp 5.099.000

2. Xiaomi Redmi Note 14 Pro+ 5G (12GB/512GB): Rp 5.599.000

3. POCO F7 (12GB/256GB): Rp 5.799.000

4. Xiaomi 14T (12GB/256GB): Rp 5.999.000

5. Xiaomi 14T (12GB/512GB): Rp 6.499.000

6. Samsung Galaxy A36 5G (12GB/256GB): Rp 5.429.000

7. Samsung Galaxy A56 5G (8GB/256GB): Rp 5.949.000

8. Samsung Galaxy A56 5G (12GB/256GB): Rp 6.449.000

9. OPPO Reno11 Pro 5G (12GB/512GB): Rp 6.000.000

10. OPPO Reno12 5G (12GB/256GB): Rp 5.399.000

11. OPPO Reno13 F 5G (8GB/256GB): Rp 5.599.000

12. iQOO Neo 10 5G (8GB/256GB): Rp 5.999.000

13. iQOO Neo 10 5G (12GB/256GB): Rp 6.499.000

14. vivo V40 5G (12GB/512GB): Rp 6.999.000 

15. vivo V50 Lite 5G (12GB/512GB): Rp 5.599.000

16. vivo V50 5G (8GB/256GB): Rp 5.999.000

17. vivo V50 5G (12GB/256GB): Rp 6.499.000

18. realme 13 Pro 5G (12GB+256GB): Rp 5.909.000

19. realme 13 Pro Plus 5G (8GB/256 GB): Rp 6.399.000

20. realme 13 Pro Plus 5G (12GB/512GB): Rp 6.889.000

21. realme GT 7T (12GB+12GB/256GB): Rp 6.999.000

Perlu dijadikan catatan, daftar harga tersebut diupdate TribunShopping pada tanggal 22 Juli 2025 dengan mengutip harga yang disajikan e-commerce resmi masing-masing brand.

Artinya, harga dalam daftar tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Bahkan jika kamu beruntung, kamu bisa menemukan penawaran diskon menarik dengan check out di official store di e-commerce. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(Ananda Putri Octaviani/ZONAGADGET)

17 Aplikasi Remote AC, Mudah Atur AC dari Handphone

0

AC menjadi salah satu perangkat elektronik yang umum ditemukan di rumah. Pasalnya, AC mampu mendinginkan suhu ruangan bahkan mengatur suhu ruangan menjadi sesuai keinginan dan kebutuhan pribadi.

Sayangnya, ada saja kendala pada remote AC mulai dari rusak hingga hilang. Bila Mama mengalami hal tersebut, Mama tidak perlu bergegas membeli remote AC baru. Kini, tersedia aplikasi remote AC di handphone, lho.

Kali ini ZONAGADGET telah merangkum deretan aplikasi remote AC di handphone. Tidak perlu beli remote AC baru, simak deretan aplikasi remote AC yang bisa dipakai mengatur AC di bawah ini yuk, Ma!

Kumpulan Aplikasi Remote AC

1. AC Freedom

Aplikasi remote AC yang bisa didownload di handphone adalah AC Freedom. Tersedia untuk iphone dan android, aplikasi ini tidak memerlukan sensor infrared.

Hanya membutuhkan sedikit memori penyimpanan, aplikasi ini sangat mudah digunakan. Dengan interface sederhana, Mama hanya perlu scan kode di AC untuk menghubungkan aplikasi remote AC dengan pendingin ruangan.

2. AnyMote Universal Remote + WiFi Smart Home Control

Aplikasi remote AC lainnya yang bisa diakses di perangkat adalah AnyMote Universal Remote + WiFi Smart Home Control. Selain remote AC, AnyMote juga bisa menjadi remote untuk semua perangkat elektronik.

Cocok untuk pemilik smart house, AnyMote memiliki fitur canggih dibandingkan aplikasi lainnya. Mulai dari mampu mengendalikan peralatan dengan kontrol suara hingga fitur mengendalikan peralatan dengan gesture.

3. AirTouch app

Bila Mama mencari aplikasi remote AC yang bisa memantau rumah, maka AirTouch adalah pilihan yang tepat. Selain kendali remote jarak jauh, aplikasi ini memiliki sistem pemantauan dengan fitur yang lengkap.

Mama bisa mengelola suhu rumah secara otomatis hingga memantau suhu di rumah. Karena memiliki komponen yang terpasang di AC rumah, aplikasi ini sapat memberi peringatan bila harus melakukan tindakan tertentu.

4. Ambi Climate app

Memiliki fitur yang cabggih, Ambi Climate app sangat cocok untuk Mama yang sibuk. Pasalnya, aplikasi ini mampu untuk melakukan pengaturan AC secara otomatis sesuai dengan kebiasaan dan preferensi Mama.

Hal ini dapat terwujud karena Ambi Climate app dilengkapi fitur untuk merekam aktivitas AC. Selain itu, tentunya Mama bisa melakukan pengaturan suhu dan kelembabab AC di rumah secara remote dari manapun dan kapanpun.

5. ASmart Remote IR

Bisa untuk berbagai model dan merek AC, aplikasi ASmart Remote IR sangat cocok untuk dijadikan remote AC. Sangat mudah digunakan, aplikasi ini hanya membutuhkan sinar infra red untuk bisa terhubung.

Selain menyalakan dan mematikan AC, Mama juga bisa mengontrol suhu AC melalui aplikasi ini. Bukan hanya untuk AC saja, ASmart Remote IR juga bisa menjadi remote untuk berbagai perangkat lain di rumah.

 

6. Castreal Remote

Cocok untuk mengelola berbagai elektronik, aplikasi Castreal Remote sangat layak untuk Mama coba. Terlebih, aplikasi ini bisa diunduh dan dipakai secara gratis meski akan ada tampilan iklan yang kerap muncul.

Dikembangkan oleh Astreal, aplikasi Castreal Remote bisa dipakai untuk seluruh jenis AC. Bila ingin menghubungkan aplikasi dengan AC, Mama hanya perlu memastikan handphone sudah dilengkapi infrared.

7. Cielo Home – Smart AC App

Aplikasi Cielo Home menjadi aplikasi remote AC yang bisa Mama jadikan pilihan. Selain memudahkan akses AC sehari-hari, Cielo Home menyajikan pengalaman terbaik dengan optimisasi dan kemampuan kontrol yang tinggi.

Memiliki fitur riwayat penggunaan, apikasi ini dapat menyimpan pola pengaturan AC dan memungkinkan untuk menjadwalkan pengaturan AC. Selain itu, aplikasi ini juga bisa menunjukkan kadar kebersihan filter udara AC.

8. iRule

Aplikasi remote AC lainnya yang pasti bisa digunakan oleh para pengguna iPhone adalah iRule. Bukan hanya sebagai remote AC, aplikasi ini tentunya bisa dijadikan remote untuk berbagai perangkat elektronik lainnya.

Bukan hanya terhubung melalui infra red, iRule juga bisa terhubung menggunakan jaringan Wi-Fi, lho. Maka dari itu, aplikasi remote AC iRule bisa digunakan untuk AC jadul hingga AC terbaru yang dilengkapi Wi-Fi.

9. Lean Remote

Lean Remote menjadi salah satu aplikasi remote AC yang bisa digunakan untuk mengatur peralatan elektronik di rumah. Aplikasi ini dapat terhubung dengan mudah ke AC rumah Mama melalui sinar infrared.

Memiliki fitur yang lengkap layaknya remote fisik, tak heran bila Lean Remote banyak diunduh pengguna. Sayangnya, aplikasi Lean Remote baru tersedia untuk pengguna handphone dengan sistem software android saja.

10. Mi Remote Controller

Merek elektronik ternama Xiaomi juga mengembangkan aplikasi remote bernama Mi Remote Controller. Bukan hanya untuk AC, aplikasi ini juga bisa dijadikan remote untuk berbagai perangkat lainnya.

Uniknya, aplikasi Mi Remote Controller tidak hanya bisa berfungsi di perangkat elektronik keluaran Xiaomi saja, lho. Aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai remote untuk berbagai elektronik dari merek-merek apapun.

11. Polytron IR Remote

Selain Xiaomi, merek elektronik Polytron juga menyediakan aplikasi remote bernama Polytron IR Remote. Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa digunakan untuk mengatur perangkat elektronik keluaran Polytron saja.

Bila Mama memakai AC merek Polytron, maka Polytron IR Remote menjadi pilihan yang tepat. Selain menjadi remote AC, aplikasi ini juga bisa menjadi remote universal untuk berbagai elektronik Polytron lainnya.

12. Remote AC Universal

Aplikasi remote AC lainnya yang bisa digunakan dengan mudah adalah Remote AC Universal. Sesuai namanya, Remote AC Universal dapat digunakan sebagai remote AC apapun tanpa memandang merek AC.

Menjadi salah satu aplikasi remote AC yang populer, aplikasi ini memiliki tampilan yang mudah digunakan, lho. Dengan Remote AC Universal, Mama bisa menyalakan dan mematikan AC melalui handphone dengan mudah.

13. Remote Master

Aplikasi remote AC lainnya yang bisa Mama gunakan untuk mengatur AC di rumah adalah Remote Master. Sangat sederhana dan tidak rumit, aplikasi ini bahkan bisa digunakan untuk menjadi remote berbagai alat elektronik.

Selain itu, aplikasi Remote Master juga bisa dipakai untuk smartphone apapun. Meski ponsel tidak memiliki sinyal infrared, Mama hanya perlu menambahkan aksesoris audio-to-ir agar aplikasi ini dapat menjadi remote.

14. Samsung Smart Air Conditioner

Sesuai namanya, remote AC yang satu ini merupakan aplikasi resmi dari merek Samsung. Maka dari itu, Samsung Smart Air Conditioner hanya bisa dipakai sebagai remote khusus untuk AC merek Samsung saja.

Selain itu, Samsung Smart Air Conditioner juga hanya bisa terkoneksi dengan AC keluaran 2012 keatas. Bukan tanpa alasan, hal ini karena aplikasi hanya dapat terhubung dengan AC yang sudah memiliki mode WiFi saja.

15. SURE Universal Remote

Aplikasi canggih yang bisa berperan sebagai remote AC lainnya adalah SURE Universal Remote. Menjadi salah satu aplikasi remote yang populer, SURE sangat cocok untuk membantu mengatur AC dari jarak jauh.

Selain menjadi remote AC, aplikasi SURE juga bisa mengelola berbagai perangkat di rumah. Memiliki tampilan aplikasi yang bersih dan sederhana, aplikasi SURE dijamin tidak akan membuat Mama bingung saat digunakan.

16. Tado Smart Air Conditioner App

Aplikasi remote AC lainnya yang bisa diinstal di smartphone adalah Tado Smart Air Conditioner App. Bukan hanya untuk Smart AC, aplikasi Tado juga bisa terhubung dengan AC lama melalui koneksi sinar infrared.

Bekerja sesuai pengaturan yang sudah dibuat, aplikasi Tado memudahkan untuk mengelola AC di rumah. Mulai dari mengatur tingkat suhu dan kelembaban AC hingga menghidupkan dan mematikan AC saat bepergian.

17. ZaZa Remote

Dapat diunduh oleh pengguna android maupun iPhone, aplikasi ZaZa Remote merupakan salah satu aplikasi remote AC populer. ZaZa Remote bisa memudahkan Mama untuk mengatur suhu AC dirumah tanpa remote fisik.

Bukan hanya berfungsi sebagai remote AC, aplikasi ZaZa Remote juga bisa menjadi remote untuk berbagai elektronik. Mulai dari elektronik dirumah yaitu remote TV, DVD, lampu, kipas angin hingga kamera SLR.

Itulah deretan aplikasi remote AC di handphone. Bila remote AC hilang atau rusak, kini Mama bisa memakai aplikasi remote AC di handphone, saja. Kira-kira aplikasi remote AC yang mana nih yang Mama sudah coba?

   8 Aplikasi Daur Ulang Sampah, Bisa Bikin Rumah Semakin Bersih 12 Aplikasi untuk Memantau Lokasi di Android 7 Aplikasi Untuk Mengetahui Lokasi Pasangan dengan Nomor HP

Kecerdasan Buatan (AI) Bikin Pasokan Air Minum Berkurang

0

ZONAGADGET – Stok pasokan air minum di dunia semakin menipis. Penyebabnya bukan lagi karena kekeringan dan perubahan iklim, melainkan dari perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Melansir dari laman Forbes, kehadiran teknologi AI yang terus berkembang ternyata menimbulkan berbagai dampak negatif. Salah satunya yaitu mempercepat berkurangnya pasokan air minum di dunia.

Adapun penyebab utama dari dampak negatif ini datang dari tingginya konsumsi air bersih yang digunakan perusahaan teknologi untuk mendinginkan pusat data (data center) AI mereka. 

Air bersih untuk pusat data AI

Pusat data AI membutuhkan sistem pendingin khusus agar suhu server bisa tetap stabil. Sistem pendingin ini didapatkan dari menara pendingin dan mekanisme udara yang memanfaatkan air bersih sebagai bahan utama untuk menguapkan panas.

Laporan menyebut, setiap kilowatt-hour (kWh) energi yang digunakan untuk proses pendinginan server AI, bisa menghabiskan hingga 9 liter air. 

Selain itu, karena mayoritas perusahaan teknologi AI berlokasi di Amerika Serikat (AS), kebutuhan listrik untuk menjalankan pusat data mereka juga berdampak pada konsumsi air yang digunakan.

Pasalnya, pembangkit listrik di AS masih banyak yang mengandalkan sistem termoelektrik. Sistem ini membutuhkan air dalam jumlah besar dengan rata-rata 43,8 liter air untuk setiap kilowatt-hour (kWh).

Komitmen perusahaan teknologi

Sebagai perusahaan teknologi yang turut membangun pusat data AI-nya sendiri, Microsoft, Google, dan Meta mengeklaim bahwa pihaknya tengah berupaya mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Lewat berbagai proyek ekologi, ketiganya berjanji untuk “mengganti” atau mengisi ulang pasokan air di dunia, lebih banyak dari yang mereka konsumsi.

Target ambisius ini rencananya akan dicapai paling lambat pada tahun 2030. Namun hingga kini, belum jelas bagaimana mereka akan merealisasikan janji tersebut, mengingat ketersediaan air bersih global juga semakin terbatas. 

Google sendiri dalam komitmennya baru-baru ini menyebut bahwa air bersih merupakan “sumber daya paling berharga di bumi”. Oleh karena itu, perusahaan bertekad untuk terus menjaga keamanan air dan kelestarian ekosistem yang sehat.

Meski janji ketiga perusahaan teknologi tadi terdengar meyakinkan, penggunaan air untuk pengembangan AI di masa depan tetap memicu kekhawatiran.

Pasalnya, pada tahun 2027, konsumsi air dari industri AI diproyeksikan bisa mencapai 6,6 miliar meter kubik. Jumlah ini dinilai sangat besar dan berpotensi memperparah kelangkaan pasokan air bersih dunia.

Untuk diketahui, menurut Laporan Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, hampir dua pertiga populasi dunia mengalami kekurangan air yang parah setidaknya selama satu bulan dalam setahun.

Sementara itu, pada tahun 2030, kesenjangan ini diprediksi akan semakin parah, dengan hampir separuh populasi masyarakat di dunia bakal menghadapi kelangkaan air yang parah.

Imbauan untuk perusahaan teknologi

Dengan adanya perkiraan akan kelangkaan pasokan air bersih di masa depan, CEO dan jajaran direksi perusahaan teknologi diimbau untuk mempertimbangkan ulang strategi pembangunan AI mereka.

Seperti disinggung di atas, pembangunan pusat data AI bisa menimbulkan ancaman baru terhadap ketersediaan sumber daya alam paling mendasar, yakni air bersih.

Jadi, tidak hanya soal teknologi dan keuntungan, para pemimpin perusahaan teknologi diminta untuk merenungkan dampak lain yang bisa berpengaruh kepada lingkungan dan masyarakat sosial.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dalam Konferensi Air PBB mengatakan bahwa “air adalah salah satu hak asasi manusia dan faktor penentu pembangunan bersama untuk membentuk masa depan yang lebih baik”. 

Namun sayangnya, menurut Guteress, di tengah lonjakan teknologi AI, ketersediaan air justru berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Ia menyebut, “air sedang menghadapi masalah yang serius,” sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Forbes, Selasa (22/7/2025).

Literasi AI Secara Umum Adalah Kemampuan Untuk? Kunci Jawaban 3.2 Etika Penggunaan AI PINTAR Kemenag

0

ZONAGADGETPemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan kini menjadi fokus penting dalam pengembangan sistem belajar yang lebih efektif dan efisien.

Oleh karena itu, dalam Modul 3.2 bagian kedua yang tersedia di platform MOOC Pintar Kemenag, para peserta pelatihan diajak untuk memahami aspek etika dalam penggunaan AI, khususnya dalam konteks penyusunan bahan ajar.

Modul ini tidak hanya membahas tentang potensi pemanfaatan AI, tetapi juga mengajak peserta berpikir kritis mengenai dampak, batasan, hingga bias yang mungkin muncul dari penggunaan teknologi tersebut.

Kemampuan untuk mengenali dan mengidentifikasi bias yang dihasilkan AI menjadi salah satu kompetensi penting yang diharapkan dikuasai.

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul dalam pelatihan ini berbunyi: “Jika secara kritis mengidentifikasi bias yang dihasilkan oleh AI, artinya kita menerapkan?”.

Jawaban dari soal ini menekankan pentingnya pendekatan etika reflektif dalam penggunaan teknologi.

Peserta diharapkan tidak hanya sekadar menggunakan AI, tetapi juga mampu mengevaluasi dampaknya terhadap keadilan, inklusivitas, dan akurasi informasi.

Untuk membantu proses pembelajaran, berikut ini akan disajikan contoh soal dan kunci jawaban dari Modul 3.2 Bagian 2.

Harapannya, peserta dapat lebih memahami konteks etis dari penggunaan AI dan siap mengaplikasikannya secara bijak dalam dunia pendidikan.

Pembelajaran Modul 3.2 Etika Penggunaan AI dalam Proses Penyusunan Bahan Ajar

Pelatihan Pintar Kemenag 2025

[Soal:]

1. Jika secara kritis mengidentifikasi bias yang dihasilkan oleh AI artinya kita menerapkan prinsip apa ….

A. Adil dan non diskriminatif

B. Transparan

C. Menjamin keamanan dan keselamatan

D. Melindungi hak dan data pribadi

Jawabannya: A. Adil dan non diskriminatif

____

Soal Lainnya yang ada pada Modul 3.2 Etika Penggunaan AI – Pintar Kemenag 2025.

1. Kita hanya memasukkan Promt yang tidak mengandung data sensitif. Hal itu berarti kita sedang menerapkan prinsip …

Jawaban: 

A. melindungi hak dan data pribadi 

2. Etika penggunaan AI dalam pembelajaran meliputi …

Jawaban: 

D. integritas akademik, keamanan dan perlindungan data, kesetaraan dan akuntabilitas dan dampak lingkungan pemanfaatan AI

3. Salah satu  satu peran bahan ajar bagi peserta didik adalah …

Jawaban: 

A. membuat belajar lebih terarah sesuai kemampuan dan kemauan siswa  

4. Aplikasi AI yang dapat menghasilkan keluaran berupa kombinasi dari teks, audio dan gambar adalah …

Jawaban: 

B. GPT-4o 

5. Aplikasi gen Ai yang bisa dipakai Pak Khamim untuk menghasilkan keluaran berupa suara adalah …

Jawaban:

B. Google text-to-speech podcastle and Murf AI

6. Rasa hormat sebagai integritas akademik dapat diwujudkan dalam bentuk …

Jawaban: 

D. menerima masukan dengan sukarela

7. Literasi AI secara umum adalah kemampuan untuk … berdasarkan informasi yang diperoleh dari teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari.

Jawaban:

A. menganalisis, menilai, berinteraksi dan membuat keputusan 

**

(ZONAGADGET/Tribun Network)

Komdigi: Indonesia Siap Integrasikan AI ke Berbagai Lini Kehidupan Masyarakat

0

ZONAGADGET – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan bahwa Indonesia telah siap mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ke dalam berbagai lini kehidupan masyarakat. 

Dengan mengandalkan strategi nasional dan peta jalan jangka panjang, pemerintah berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan AI yang berlandaskan pada prinsip keadilan, etika, dan inklusivitas guna mempercepat kemajuan bangsa.

“Pemanfaatan potensi AI dan secara proaktif mengatasi risiko tertanam kuat dalam Strategi Nasional Kecerdasan Buatan 2020–2045 dan Peta Jalan Kecerdasan Buatan Nasional,” kata Nezar dalam sebuah forum seperti dikutip pada Selasa (22/7).

Dia menuturkan bahwa kedua dokumen tersebut menjadi dasar utama dalam menjamin bahwa pengembangan dan pemakaian AI di Indonesia dilakukan dengan mengedepankan etika, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. 

Selain itu, pemerintah turut memperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul, seperti pergeseran dalam sektor ketenagakerjaan, pembangunan kapasitas SDM lokal, serta perlindungan terhadap data pribadi.

“Pertimbangan utama dalam upaya nasional ini mencakup tata kelola data yang kuat dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika, seperti keadilan, transparansi, dan akuntabilitas,” tuturnya.

Nezar juga menyoroti pentingnya forum seperti AI Safety Roundtable sebagai sarana strategis untuk memperkuat kerja sama lintas pemangku kepentingan, mulai dari institusi riset, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas teknologi.

“Ini adalah undangan terbuka bagi semua ekosistem yang terlibat dalam keamanan AI untuk mengatur dan berpartisipasi dalam diskusi di masa depan, mendorong dialog berkelanjutan saat kita mengintegrasikan AI ke dalam masyarakat,” jelasnya.

Dalam skala global, Indonesia dinilai cukup progresif dalam menyiapkan adopsi teknologi AI secara terencana. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menyelesaikan Readiness Assessment Methodology for Artificial Intelligence (RAM AI) dari UNESCO pada tahun 2024.

“Pencapaian ini menggarisbawahi kesiapan dan keinginan bangsa kita untuk merangkul peluang transformatif yang dihadirkan oleh AI untuk kemajuan ekonomi dan sosial kita. Namun, dengan adanya peluang besar, ada pula tanggung jawab yang besar,” tegas Nezar.

Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa Indonesia belum tercantum dalam AI Risk Repository yang dikembangkan oleh peneliti MIT, yang mencatat lebih dari 3.000 kasus risiko AI di tingkat global.

“Kami memastikan bahwa wawasan dari Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terpadat di dunia, tidak dikecualikan dari kerangka kerja global untuk mengatasi risiko AI transformasional,” kata Nezar Patria.

Di sisi lain, Nezar menyerukan pentingnya kolaborasi nyata antar berbagai sektor dalam bidang riset keamanan AI, perumusan kebijakan, pengembangan talenta digital, hingga peningkatan kesadaran publik.

“Kita harus memungkinkan berbagi pengetahuan mutakhir, perspektif yang beragam, dan praktik terbaik terkait tata kelola AI, standar keamanan teknis, serta pengembangan kapasitas kelembagaan untuk keamanan AI,” tandasnya.

Hati-hati, Jangan Sembarang Klik Link yang Disodorkan ChatGPT

0

ZONAGADGET – Pengguna ChatGPT perlu berhati-hati. Sebab, laporan terbaru mengungkap bahwa platform berbasis kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI ini ternyata bisa memberikan rekomendasi tautan yang mengarah ke situs-situs berbahaya.

Masalah ini terjadi karena peretas (hacker) memanfaatkan celah keamanan di sistem AI ChatGPT dengan cara menyusupi situs web lama yang domainnya sudah kedaluwarsa atau tidak aktif.

Situs tersebut kemudian diretas dan diubah isinya menjadi halaman yang menampilkan konten berbahaya seperti promosi kasino online, judi daring ilegal, atau platform perjudian lain.

Sumber yang dikira aman ternyata berbahaya

Seperti diketahui, ChatGPT kerap menyertakan sumber referensi dari situs web tertentu ketika memberikan jawaban kepada pengguna. Namun, kemampuan sistem AI ChatGPT dinilai masih terbatas, terutama dalam hal validasi sumber.

ChatGPT diketahui tidak memiliki mekanisme untuk memverifikasi apakah situs yang dikutipnya aman untuk dijadikan sumber referensi.

Chatbot AI tersebut juga tidak memastikan apakah domain itu masih dikelola oleh pemilik asli, atau sudah diretas dan disusupi konten berbahaya oleh para hacker.

Adapun kasus ini sudah ditelusuri oleh Direktur Pelaksana dan Pendiri Digitaloft, James Brockbank. Dalam laporan yang dikutip MSN, Brocbank menemukan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, banyak dari situs tersebut dulunya adalah halaman resmi dan kredibel.

Salah satu contohnya adalah situs web milik firma hukum yang dikelola oleh pengacara Veronica T.Barton. Situs ini diketahui telah diretas dan disusupi halaman tersembunyi yang berisi daftar rekomendasi kasino online di Inggris.

“Situs mereka telah diretas dan halaman ini ditambahkan,” jelas Brockbank, sebagaimana dikutip KompasTekno dari laman MSN, Selasa (22/7/2025).

Promosi judi online

Contoh lain datang dari sebuah situs yang dulunya pernah berafiliasi dengan koalisi pemuda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Laporan menyebut, domain situs itu kini telah berubah menjadi laman yang mempromosikan “kasino tanpa GamStop”.

Laman tersebut diketahui menampilkan daftar tautan (link) di mana salah satunya mengarahkan pengguna ke domain lain yang telah diambil alih, diretas, dan dimanfaatkan ulang untuk membuat konten serupa.

Pola ini kemudian terus dilakukan berulang. Domain-domain lama yang sudah kedaluwarsa kerap dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk diubah total menjadi situs yang memuat spam dan promosi judi online. 

Salah satunya adalah domain bekas lembaga amal seni yang kini sudah bubar. Dulunya, domain ini pernah dikutip oleh media kenamaan seperti BBC, CNN, dan Bloomberg.

Namun, setelah tidak aktif, domain tersebut diambil alih dan kini justru menampilkan konten perjudian. 

Tidak punya mekanisme verifikasi 

Seperti disinggung di atas, masalah utama dari kasus ini adalah ChatGPT yang tidak memiliki mekanisme verifikasi otomatis untuk memastikan apakah situs yang dikutip masih valid dan aman digunakan.

Ini berbeda dengan mesin pencari tradisional seperti Google yang mempunyai algoritma untuk menyeleksi keamanan sumber website. ChatGPT hanya mengandalkan isi konten dan reputasi dari domain lama, tanpa mengecek sistem keamanannya.

Laporan menyebut, meski domainnya sudah diretas dan kedaluwarsa, ChatGPT akan tetap menggunakannya untuk dijadikan sumber jawaban.

Misalnya, ketika pengguna bertanya soal rekomendasi kasino tanpa deposit. AI bisa saja menyertakan sumber referensi dari link yang dulunya kredibel, padahal isinya tidak sesuai karena sudah dimanipulasi dan disusupi situs perjudian ilegal. 

Bagi pengguna yang tidak menyadari, kemungkinan besar akan tertipu dan menganggap jawaban ChatGPT benar. Apalagi, jika tampilan situs yang ditautkan juga disusun secara profesional sehingga sulit dibedakan dengan versi aslinya.

Temuan ini sekaligus menjadi pengingat agar pengguna ChatGPT tidak sepenuhnya percaya terhadap jawaban yang diberikan AI. Pengguna sebaiknya tetap krits dan tidak menganggap semua informasi dari chatbot tersebut aman dan terpercaya.

AWS Marketplace Tambahkan Confluent Cloud di Kategori AI Agents

0

Confluent, Inc, pelopor streaming data, hari ini mengumumkan ketersediaan Confluent Cloud di kategori AI Agents and Tools baru di AWS Marketplace. Hal ini memungkinkan pelanggan AWS untuk dengan mudah menemukan, membeli dan menggunakan solusi agen AI, termasuk platform data streaming Confluent Cloud yang dikelola sepenuhnya oleh Confluent, menggunakan akun AWS mereka, untuk mempercepat pengembangan agen AI dan alur kerja agentic.

Seiring bertambahnya skala agen AI, semakin sulit untuk mengakses dan berbagi data dengan agen, alat dan sistem eksternal lainnya. Tanpa kemampuan untuk memanfaatkan informasi yang akurat dan baru, agen akan memberikan jawaban yang tidak dapat diandalkan, jawaban yang sudah lewat atau bahkan rusak. Confluent Cloud mengalirkan, menghubungkan, memproses dan mengatur data yang mengalir di seluruh bisnis secara real time, sehingga memungkinkan pelanggan untuk membangun dan menggunakan aplikasi AI yang cerdas, mudah beradaptasi, dan dapat diskalakan dengan lebih cepat. 

“Silo data adalah penghalang terbesar untuk membuat agen AI yang benar-benar siap untuk perusahaan,” kata Shaun Clowes, Chief Product Officer di Confluent. “Tanpa akses nyata ke data real-time yang dapat dipercaya, bahkan model AI yang paling canggih sekalipun tidak dapat memenuhi janjinya. Dengan menawarkan Confluent Cloud di AWS Marketplace, kami menyediakan cara yang efisien bagi pelanggan untuk mengakses platform data streaming cloud-native kami, membantu mereka membeli dan menerapkan solusi agen AI dengan lebih cepat dan efisien.”

Confluent Cloud dibuat khusus untuk membuat data tersedia dan dapat ditindaklanjuti, mendorong keputusan yang lebih cerdas, meningkatkan pengalaman pelanggan dan mempercepat inovasi di seluruh bisnis. Saat organisasi berlomba untuk menggunakan AI, kemitraan ini menyediakan platform terpadu yang dapat mereka percayai. Dengan mengganti sistem berbasis batch yang terfragmentasi dengan aliran konteks bisnis yang terus diperbarui, Confluent menciptakan tulang punggung data real-time bersama yang dapat digunakan oleh agen AI untuk berlangganan, berinteraksi dan bernalar. Confluent Cloud memberdayakan pelanggan untuk meningkatkan skala bisnis mereka dengan percaya diri untuk masa depan dengan AI di garis terdepan.

Dengan tersedianya AI Agents and Tools di AWS Marketplace, pelanggan dapat secara signifikan mempercepat proses pengadaan untuk mendorong inovasi AI, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk evaluasi vendor dan negosiasi yang rumit. Dengan pembelian terpusat menggunakan akun AWS, pelanggan dapat mempertahankan visibilitas dan kontrol atas lisensi, pembayaran, dan akses melalui AWS.