Rabu, April 8, 2026
Beranda blog Halaman 657

Samsung Galaxy S25 Series Hadir dengan Fitur AI Super Canggih: Cari & Edit Foto Jadi Lebih Cepat dan Mudah!

0

ZONAGADGET – Samsung kembali memperkuat posisinya di pasar smartphone flagship dengan merilis Galaxy S25 Series, perangkat terbaru yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh. Fokus utama dari lini ini adalah memberikan pengalaman digital yang lebih personal, efisien, dan intuitif bagi penggunanya.

Fitur andalan seperti AI Gallery Search dan AI Image Editing menjadi bukti nyata bagaimana Samsung memanfaatkan teknologi AI generatif untuk mendukung gaya hidup digital modern. Kedua fitur ini tidak hanya mempermudah manajemen foto, tapi juga membantu pengguna menyunting gambar dengan hasil yang estetik dan konsisten.

AI Gallery Search: Temukan Foto Lebih Cepat Tanpa Repot

Mengelola ribuan foto di galeri sering kali memakan waktu. Untuk itu, Samsung menghadirkan AI Gallery Search, fitur pencarian cerdas yang memungkinkan pengguna menemukan gambar hanya dengan mengetik deskripsi sederhana. Misalnya, pengguna bisa menulis “kucing putih di halaman belakang” atau “matahari terbenam di pantai”, lalu sistem akan secara otomatis menampilkan foto yang sesuai.

Teknologi ini mampu mengenali objek, suasana, ekspresi, hingga latar belakang dalam foto. Dengan kecerdasan visual tersebut, pencarian gambar menjadi jauh lebih cepat dan akurat. Bagi pengguna yang sering memotret untuk kebutuhan kerja, media sosial, atau traveling, fitur ini terasa sangat membantu.

AI Image Editing: Edit Foto Lebih Cepat dan Estetik

Selain pencarian gambar, Galaxy S25 Series juga membawa AI Image Editing, fitur pengeditan otomatis yang tak kalah canggih. Cukup unggah satu gambar referensi, dan sistem akan menyamakan tone warna, pencahayaan, hingga nuansa foto lainnya hanya dalam hitungan detik.

Pengguna bisa membuat seluruh foto liburan memiliki nuansa hangat matahari terbenam, atau menyatukan estetika foto produk untuk konten bisnis. Tak berhenti di situ, fitur ini juga memungkinkan penghapusan objek mengganggu, mengganti latar belakang, hingga memindahkan posisi objek secara otomatis.

Semua proses editing ini bisa dilakukan langsung dari galeri bawaan, tanpa perlu aplikasi tambahan. Antarmuka yang sederhana dan mudah dipahami membuat fitur ini cocok untuk siapa saja.

Performa Unggul dan Dukungan AI yang Terus Berkembang

Samsung tidak hanya menghadirkan inovasi pada kamera dan galeri. Galaxy S25 Series juga dilengkapi layar Dynamic AMOLED terbaru, refresh rate tinggi, sistem pendinginan yang optimal, serta daya tahan baterai yang lebih baik.

Kinerja AI pada perangkat ini didukung oleh chip prosesor terbaru dan sistem pembelajaran mesin yang terus beradaptasi dengan kebiasaan pengguna. Semakin sering digunakan, fitur AI akan semakin cerdas dan personal dalam memberikan hasil.

Visi Samsung Menuju Smartphone Cerdas dan Adaptif

Peluncuran Galaxy S25 Series menunjukkan langkah serius Samsung dalam menghadirkan AI sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga berkomitmen untuk terus memperluas fitur-fitur AI melalui pembaruan sistem di masa depan.

Dengan AI Gallery Search dan AI Image Editing, Galaxy S25 Series bukan sekadar smartphone flagship. Perangkat ini juga berperan sebagai asisten visual cerdas yang memahami keinginan pengguna dalam satu sentuhan.

Samsung sukses menggabungkan teknologi, kenyamanan, dan personalisasi dalam satu perangkat, menjadikan Galaxy S25 Series sebagai salah satu pilihan utama di pasar smartphone premium tahun 2025.

Kadin Ungkap Peluang dan Tantangan AI bagi Dunia Bisnis di Indonesia

0

ZONAGADGET, JAKARTA — Co-Chairman/Permanent Committee Association of Digital Leader Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta, Arif Ilham Adnan menilai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membawa pengaruh signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas proses bisnis.

“Oh ya, sangat besar [pengaruhnya]. Saya memang tidak punya data yang tepat secara numerik, berapa persennya dan sebagainya, tapi dampaknya sangat besar. AI sudah digunakan secara luas dalam proses bisnis di banyak organisasi,” kata Arif ditemui disela acara World AI Show Indonesia 2025 di Jakarta pada Selasa (8/7/2025).

Menurut Arif, teknologi AI sudah dimanfaatkan untuk keuangan, audit, operasional, hingga pengawasan berbasis kamera CCTV yang dilengkapi dengan analitik cerdas.

Namun demikian, Arif menekankan teknologi AI tidak seharusnya menggantikan peran manusia, tetapi justru memperkuat kemampuannya dalam menjalankan tugas. Menurutnya, AI harus menjadi alat yang memperbesar kapabilitas, bukan ancaman terhadap eksistensi tenaga kerja.

“Tantangannya adalah, kecerdasan buatan sebisa mungkin tidak menjadi faktor yang menggantikan manusia. AI harus memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikan. AI memperkuat kapabilitas manusia untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi. Itu kuncinya,” katanya

Namun, Arif tidak menampik bahwa penerapan AI memiliki sejumlah tantangan, salah satunya adalah biaya yang tinggi. Selain dari sisi pendanaan, aspek sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian penting dalam ekosistem AI di Indonesia. 

Arif juga menggarisbawahi pentingnya literasi dan kecakapan digital di semua lapisan masyarakat agar AI dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Tantangan lainnya adalah kesiapan SDM. Karena AI itu menyentuh semua lapisan masyarakat, maka dibutuhkan literasi AI. Jadi literasi SDM terhadap AI sangat penting,” ujarnya.

Kadin Jakarta, kata Arif, secara aktif mendorong ekosistem digital di kalangan anggotanya melalui pelatihan dan pengembangan, serta advokasi kebijakan yang relevan dengan AI.

Dis juga menekankan pentingnya kedaulatan AI agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menciptakan solusi teknologi secara mandiri.

“Kami juga mendorong adanya kedaulatan AI, agar ekonomi Indonesia tidak terlalu bergantung pada negara lain yang menggunakan AI,” tuturnya.

realme 14 Series 5G, Teman Ideal Liburan Sekolah dan Produktivitas

0

ZONAGADGET Libur sekolah menjadi momentum yang dinantikan banyak pelajar untuk melepaskan penat dan menikmati waktu luang.

Namun, bagi generasi muda masa kini, smartphone bukan hanya alat komunikasi—ia adalah perangkat hiburan, alat dokumentasi, bahkan pendukung produktivitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, realme Indonesia resmi memperkenalkan realme 14 Series 5G yang terdiri dari realme 14 5G dan realme 14T 5G.

Didesain khusus untuk anak muda, keduanya tidak hanya menyuguhkan performa gaming kencang, tetapi juga fitur-fitur cerdas yang relevan saat kembali menjalani rutinitas belajar.

“realme 14 Series 5G menjadi solusi all-in-one bagi anak muda Indonesia,” ujar Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia.

Performa & Fitur Unggulan untuk Sekolah

Di sektor performa, realme 14 5G ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 4, sementara realme 14T 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 6300 5G.

Keduanya dilengkapi teknologi Bionic Cooling System dan GT Boost Mode, menjadikannya ideal untuk bermain gim kompetitif seperti Mobile Legends atau Honor of Kings tanpa hambatan suhu berlebih.

Fitur AI Gaming seperti AI Motion Control dan AI Touch Mode menambah keunggulan, terutama untuk realme 14 5G yang dikembangkan bersama pro player seperti Jess No Limit dan RRQ Skylar.

Kolaborasi ini memastikan sensitivitas layar yang akurat dan responsif untuk kebutuhan pemain profesional.

 

Baik realme 14 5G maupun 14T 5G dibekali layar AMOLED FHD+ 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 2000 nits.

Visual tajam dan warna kaya menjadi nilai tambah saat menonton film, scrolling media sosial, atau mengikuti kelas daring.

Untuk sisi audio, kedua model menawarkan dual stereo speaker yang mampu menghasilkan suara jernih dan bertenaga—cukup untuk mengubah sesi tontonan menjadi pengalaman sinematik mini.

realme 14 Series 5G hadir dengan kamera utama 50MP berbasis AI yang mendukung fitur seperti AI Eraser, AI Motion Deblur, dan AI Clear Face.

Dengan teknologi ini, pengguna bisa menghapus objek mengganggu, memperjelas gambar yang buram, hingga menampilkan wajah secara lebih natural langsung dari perangkat.

Hasilnya, momen liburan seperti staycation, konser, atau hangout bersama teman bisa diabadikan dengan hasil yang bersih dan profesional, tanpa perlu aplikasi tambahan.

Kedua model mengusung baterai 6000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari untuk pemakaian ringan, atau 11 jam nonstop untuk gaming.

Teknologi 45W Fast Charge juga memastikan waktu pengisian tetap efisien, memungkinkan pengguna kembali aktif dalam waktu singkat.

Begitu liburan usai, realme 14 Series 5G tetap relevan dengan rutinitas harian.

 

Berbekal realme UI 6.0 berbasis Android 15, fitur-fitur seperti Split Screen, Smart Sidebar, dan AI Smart Loop memberikan kemudahan multitasking dan efisiensi belajar.

Tak hanya itu, fitur NFC memudahkan pelajar urban dalam pembayaran digital, isi ulang e-money, hingga akses transportasi umum sehari-hari.

realme 14 5G hadir dalam varian warna Mecha Silver dan Storm Titanium yang terinspirasi karakter mecha warrior, menonjolkan kesan kuat dan modern.

Sementara 14T 5G tampil lebih playful lewat Lightning Purple, Surf Green, dan Obsidian Black dengan efek Sparkle Ink.

Dengan bobot ringan dan desain ramping, ditambah sertifikasi IP69 untuk ketahanan terhadap air, kedua perangkat siap digunakan seharian tanpa rasa khawatir.

Harga dan Ketersediaan

  • realme 14 5G (8+10GB | 256GB): Rp4.399.000

  • realme 14T 5G (8+10GB | 128GB): Rp3.399.000

  • realme 14T 5G (8+10GB | 256GB): Rp3.799.000

Seluruh model tersedia di e-commerce resmi realme, brand store offline, dan mitra retail di seluruh Indonesia.

realme 14 Series 5G bukan sekadar perangkat komunikasi, tetapi paket lengkap untuk liburan seru dan produktivitas cerdas.

Dengan performa mumpuni, fitur AI yang inovatif, daya tahan prima, dan desain kekinian, seri ini layak menjadi pilihan utama bagi generasi muda yang aktif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh gaya.

(*)

Otak Manusia Masih Lebih Unggul dari AI? Begini Kata Ilmuwan

0

ZONAGADGET – Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini memengaruhi banyak aspek kehidupan, mulai dari membantu peneliti memahami cara kerja penglihatan manusia hingga menerjemahkan pikiran untuk mengoperasikan prostetik.

Namun di tengah kemajuan teknologi tersebut, para ilmuwan justru semakin mengagumi kecanggihan otak manusia sebagai “komputer biologis” paling efisien di dunia.

Menurut laporan dari BrainFacts.org, otak manusia memiliki kemampuan luar biasa dalam mengolah informasi, bahkan jauh lebih hemat energi dibandingkan sistem AI tercanggih sekalipun.

AI memang mampu menganalisis data dalam jumlah besar, tetapi untuk melakukan tugas-tugas sederhana seperti membedakan wajah, otak manusia tetap unggul dalam kecepatan dan efisiensinya.

Ilmu baru bernama network neuroscience kini menjadi fokus para peneliti untuk memahami cara kerja otak sebagai jaringan koneksi.

“Kalau kita tidak tahu bagian mana yang terhubung ke mana, bagaimana kita bisa memahami cara kerja otak?” ujar Olaf Sporns, ahli neurosains komputasi dari Indiana University, dikutip dari BrainFacts.org.

Sejak awal 2000-an, Sporns dan timnya mulai menggagas connectome, yakni peta jaringan konektivitas otak manusia. Mereka memetakan bagaimana berbagai area otak saling terhubung melalui “hub” atau simpul penting, seperti halnya sistem transit di kota besar. Dari sini, para ilmuwan bisa melihat bagaimana otak membentuk kesadaran, mengambil keputusan, hingga membentuk emosi.

Perbandingan antara AI dan otak manusia terus menjadi bahan diskusi. Menurut Sporns, otak kita “sangat efisien dalam mempelajari hal-hal baru, dengan sedikit pelatihan dan konsumsi energi yang sangat rendah.” Bayi, misalnya, hanya perlu melihat beberapa wajah untuk mengenalinya, sedangkan AI butuh ribuan data wajah untuk memahami hal yang sama.

Dani Bassett, fisikawan dari University of Pennsylvania, menjelaskan bahwa ada dua penyebab utama mengapa AI belum mampu menyaingi otak manusia: strategi kognitif yang belum ditiru, dan keterbatasan perangkat keras buatan. “Keduanya benar,” kata Bassett. “Perbedaan antara kita dan sistem AI terletak pada strategi berpikir (software) dan struktur fisik (hardware).”

Meski begitu, AI dan otak manusia tidak harus saling bersaing. Menurut Bassett, justru pada titik temu antara AI dan model otak lah pemahaman kita terhadap sistem kompleks bisa semakin dalam. “Di situlah kita bisa menemukan kesederhanaan yang tak terduga dalam sistem yang rumit,” ujarnya.

Lebih dari sekadar memahami kecerdasan manusia, penelitian tentang jaringan otak juga membuka jalan baru untuk memahami penyakit neurologis seperti Alzheimer, epilepsi, dan Parkinson. Menurut Cornelis Stam dari Amsterdam University Medical Center, kerusakan pada simpul penting dalam jaringan otak bisa menyebabkan “kemacetan” atau beban berlebih pada simpul lain, yang pada akhirnya memperparah kondisi pasien.

Melalui model jaringan otak dan data seperti EEG, ilmuwan kini mampu melacak perkembangan penyakit Parkinson atau bahkan memprediksi gejalanya sejak dini. Bassett juga tengah meneliti bagaimana otak bisa “didorong” ke arah kondisi yang lebih sehat melalui stimulasi terarah, yakni potensi besar untuk pengobatan yang dipersonalisasi.

Penelitian tentang jaringan otak tidak hanya bertujuan menyelesaikan satu jenis penyakit. Menurut Stam, pendekatan ini adalah cara baru dalam memahami otak secara keseluruhan. “Ini bukan soal satu trik untuk satu penyakit, tapi cara pandang baru terhadap otak,” ujarnya.

Dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan neurologi, neurobiologi, matematika, dan AI, pemetaan otak kini menjadi kunci bukan hanya untuk memahami manusia, melainkan juga untuk membentuk masa depan teknologi.

Kok Bisa? Samsung Galaxy A56 5G Tampil Tipis tapi Punya Performa Ngebut!

0

ZONAGADGET – Samsung terus menunjukkan dominasinya di pasar smartphone menengah. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan itu meluncurkan Samsung Galaxy A56 5G, ponsel cerdas yang dirancang untuk generasi muda yang aktif dan dinamis. Perangkat ini tidak hanya menawarkan desain yang menawan, tetapi juga performa tinggi dan fitur lengkap.

Desain Elegan dan Layar Super AMOLED yang Memukau

Galaxy A56 5G tampil dengan desain tipis dan bingkai datar yang memberikan kesan mewah sejak pandangan pertama. Layarnya berukuran 6,6 inci menggunakan panel Super AMOLED, dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz. Pengguna bisa menikmati pengalaman visual yang tajam dan mulus saat menonton film, bermain game, atau berselancar di media sosial.

Desain modern ini menjadikan Galaxy A56 5G tidak hanya nyaman digenggam, tetapi juga cocok sebagai perangkat gaya hidup digital.

Performa Kencang Berkat Chipset Terbaru

Di balik tampilannya yang menawan, Galaxy A56 5G mengandalkan dapur pacu yang tangguh. Samsung menyematkan prosesor Exynos 1480 5G atau Snapdragon 7 Gen 1, tergantung wilayah penjualannya. Kombinasi ini membuat perangkat mampu menangani berbagai aplikasi berat, termasuk game dengan grafis tinggi.

Ditambah dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal hingga 256GB, pengguna bisa menyimpan banyak file dan multitasking tanpa kendala.

Kamera 50MP dengan OIS, Hasil Foto Lebih Stabil

Samsung membekali Galaxy A56 5G dengan sistem kamera belakang yang kuat. Kamera utama 50MP dilengkapi dengan fitur Optical Image Stabilization (OIS) yang membantu menghasilkan foto jernih dan stabil. Kamera ultra-wide 12MP dan makro 5MP turut mendukung pengalaman fotografi yang lebih luas dan detail.

Di bagian depan, terdapat kamera selfie 32MP yang cocok untuk konten kreator maupun panggilan video berkualitas tinggi.

Baterai Tahan Seharian dan Fast Charging 25W

Pengguna tak perlu khawatir soal daya. Galaxy A56 5G dilengkapi baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari. Saat baterai mulai habis, fitur pengisian cepat 25W bisa mengisi daya dalam waktu singkat.

Hal ini menjadi keunggulan penting, terutama bagi mereka yang sering mobile dan tidak ingin terganggu oleh proses pengisian daya yang lama.

Fitur Keamanan Canggih dan Tahan Air

Sistem operasi One UI 6.1 berbasis Android 14 memperkaya pengalaman pengguna dengan antarmuka yang intuitif. Samsung juga menghadirkan fitur keamanan Samsung Knox dan sensor sidik jari di layar. Sertifikasi IP67 membuat perangkat ini tahan air dan debu, sehingga tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi.

Harga dan Ketersediaan Galaxy A56 5G di Indonesia

Mulai Juli 2025, Samsung Galaxy A56 5G resmi tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp5.499.000. Ponsel ini bisa dibeli melalui Samsung Store, platform online, serta mitra penjualan resmi lainnya di seluruh Indonesia.

Dengan kombinasi desain modern, performa cepat, kamera canggih, dan fitur lengkap, Galaxy A56 5G hadir sebagai pilihan menarik di segmen menengah.

Saingi Kamera iPhone! 4 HP Infinix Murah dengan Hasil Foto Setara Flagship

0

ZONAGADGET – Jika kamu ingin punya kamera smartphone setara iPhone tanpa harus keluar banyak uang, kamu tidak sendiri. Kini, Infinix menawarkan beberapa pilihan HP dengan kamera beresolusi tinggi dan fitur kelas flagship yang siap bersaing dengan seri iPhone terbaru. Artikel ini akan membahas rekomendasi HP Infinix dengan kualitas kamera unggulan yang patut kamu pertimbangkan.

Infinix ZERO Ultra: Kamera 200 MP, Kualitas Flagship di Harga Terjangkau

Infinix ZERO Ultra hadir dengan kamera utama beresolusi 200 MP menggunakan teknologi Samsung ISOCELL HP1. Selain itu, smartphone ini sudah dibekali fitur Optical Image Stabilization (OIS) yang membuat hasil foto jadi lebih stabil dan tajam. Kamu bisa menikmati hasil foto hampir setara dengan iPhone 16 Pro Max. Fitur menarik lain seperti Dual View Video dan Sky Remap juga tersedia untuk kamu yang suka eksplorasi kreatif.

Harga Infinix ZERO Ultra sekitar Rp4 jutaan, pilihan tepat bagi kamu yang serius menekuni fotografi dengan smartphone.

Infinix Note 40: Kamera 108 MP, Performa Hebat dengan Harga Terjangkau

Bila kamu mencari HP dengan kamera besar tapi dana terbatas, Infinix Note 40 layak dipertimbangkan. Kamera utama 108 MP-nya mampu menghasilkan gambar jernih dalam kondisi cahaya siang maupun malam. Smartphone ini juga dilengkapi layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz dan RAM 8GB yang mendukung performa multitasking lancar.

Dengan harga sekitar Rp2,3 jutaan, Note 40 menawarkan paket lengkap dan sangat kompetitif di kelasnya.

Infinix Zero 30 4G: Kamera Selfie 50 MP dan Desain Tahan Air

Buat kamu yang suka selfie atau membuat konten video, Infinix Zero 30 4G menawarkan kamera depan 50 MP yang jernih dan tajam. Kamera belakangnya juga tangguh, ditambah sertifikasi IP54 yang membuat HP ini tahan percikan air. Layarnya AMOLED dengan refresh rate tinggi serta RAM besar membuat perangkat ini cocok untuk multitasking dan hiburan.

Harga Zero 30 4G sekitar Rp2,8 jutaan, pas untuk kamu yang ingin smartphone stylish dan canggih.

Infinix Note 11 Pro: Kamera Telephoto dengan Zoom Optik 2x

Untuk kamu yang hobi memotret dari jarak jauh, Infinix Note 11 Pro punya kamera telephoto 13 MP dengan zoom optik 2x. Kamera utama 64 MP-nya juga menghasilkan gambar tajam, sangat ideal untuk fotografi outdoor dan travelling. Perangkat ini menawarkan kombinasi kamera yang lengkap untuk berbagai kebutuhan fotografi.

Harga Note 11 Pro berada di kisaran Rp2,4 jutaan, solusi tepat bagi penggemar zoom kamera.

Kesimpulan

Jika kamu ingin HP dengan kamera setara iPhone tapi dana terbatas, Infinix Note 40 dan Zero 30 4G menjadi pilihan terbaik di kisaran harga Rp2 jutaan. Namun, kalau kamu menginginkan kualitas kamera flagship yang maksimal, Infinix ZERO Ultra menjadi jawaban yang ideal. Infinix membuktikan bahwa smartphone dengan harga terjangkau tetap bisa tampil premium dan menawarkan fitur kamera canggih.

6 Rekomendasi HP Xiaomi Murah yang Banyak Peminatnya,Harga Cuma Rp 1 Jutaan

0

ZONAGADGETLima rekomendasi HP Xiaomi ini murah sehingga banyak peminatnya.

Bagaimana tidak, harga yang ditawarkan HP Xiaomi ini cuma Rp 1 jutaan, tapi dibekali spesifikasi yang unggul.

Berikut 6 daftar HP Xiaomi murah dengan harga Rp 1 jutaan.

1. POCO M5s

HP ini memiliki layar AMOLED dengan luas 6.43 inci dan resolusi Full HD+.

Kamera utamanya punya resolusi 64MP dengan bukaan lensa F1.8. Kamera kedua jenis Ultrawide dengan resolusi 8MP.

Lalu ada dua kamera berjenis Macro dan Depth dengan resolusi 2MP.

POCO M5S ditenagai chipset MediaTek Helio G95 Octa Core dengan RAM 4GB dan ROM 64 GB mendukung penyimpanan tambahan dari Micro SD hingga 1 TB. 

Baterai 5000 mAh bisa diisi cepat dengan daya 33W dimana 30 menit bisa isi baterai 64 persen.

Harga : Rp 1.999.000

2. Redmi 14C

Redmi 14C dibekali chipset MediaTek Helio G81 Ultra dipadukan dua varian RAM dan memori penyimpanan, yaitu 6 GB/128 GB dan 8 GB/256 GB.

Untuk urusan daya, spesifikasi Redmi 14C dibekali baterai 5.160 mAh.

Redmi 14C memuat kamera depan beresolusi 13 MP.

Bagian punggung Redmi 14C ini terdapat kamera utama beresolusi 50 MP.

Harga : Rp 1.499.000

3. POCO M6

POCO M6 dibekali dengan kapasitas baterai 5.030 mAh.

Poco M6 diotaki dengan chipset Helio G91 Ultra 12nm dikombinasikan dengan RAM LPDDR4X 8 GB dan penyimpanan eMMC 5.1 256 GB.

Untuk kamera depan memiliki resolusi 13 MP, f/2.5.

Sedangkan kamera belakang  108 MP, f/1.8, (wide), 2 MP, f/2.4, (macro)

Harga : Rp 1.879.000

4. Redmi A3

Xiaomi Redmi A3 ditenagai chipset MediaTek Helio G36 didampingi RAM dan storage 4 GB/128 GB.

HP ini menampung kamera utama 8 MP yang dipadukan dengan lensa sekunder (auxiliary lens).

Sedangkan kamera depan memuat kamera selfie 5 MP.

Redmi A3 disokong oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian cepat.

Harga : Rp 1.199.000

5. POCO C65

Poco C65 masih menggunakan chip MediaTek Helio G85 dipadukan dengan RAM 6 GB/ 8 GB serta media penyimpanan 128 GB/ 256 GB.

Baterainya yang berkapasitas 5.000 mAh kini mendukung pengisian daya cepat.

Di bagian depan atas memuat kamera selfie 8 MP dengan ring light.

Di bagian punggung terdapat dua kamera yang disusun segaris secara vertikal, terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8) dan kamera makro 2 MP.

Harga : Rp 1.349.000

6. POCO C40

HP ini memiliki layar seluas 6.71 inci dengan resolusi HD+.

Kameranya memiliki resolusi 13MP dengan bantuan Depth Camera 2MP.

Baterai 6000 mAh bisa bertahan seharian, bisa diisi cepat dengan daya 18W.

Chipset yang digunakan adalah JLQ seri JR510 dengan kecepatan hingga 2.0 GHz.

RAM 4GB dan ROM 64 GB bisa ditambah dengan Micro SD.

Harga : Rp 1.299.000

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Harga HP Samsung A56 5G Terbaru Juli 2025 Cuma Segini,Spek Gahar Series A Worth It Dibeli

0

ZONAGADGET Simak harga HP Samsung A56 5G terbaru di Bulan Juli.

Anda yang sedang mencari hp keluaran baru untuk lebaran nanti bisa melirik ponsel kece satu ini.

Betapa tidak, Samsung A56 5G adalah hp fresh from the oven  yang baru saja diluncurkan 2 Maret 2025.

Samsung A56 5G diketahui membawa sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, seperti desain modul kamera dan deretan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Selain itu, spesifikasi lain seperti layar, baterai, dan chipset juga meningkat.

“Galaxy A56 5G hadir dengan Exynos 1580 untuk performa maksimal, kamera yang dilengkapi Video HDR dan mode Low Noise untuk foto dan video super jernih di segala pencahayaan, serta Awesome Intelligence yang bikin ngonten lebih mudah, seru, dan menghasilkan konten yang keren,” jelas Ricky Bunardi, MX Product Marketing Senior manager, Samsung Electronics Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno.

Penasaran seperti apa detail spesifikasinya? Tapi sebelum itu simak dulu yuk informasi harganya.

Harga Samsung A56 5G di Indonesia                                   

Harga Samsung A56 RAM 8/128 GB: Rp 6.199.000

Harga Samsung A56 RAM 8/256 GB: Rp 6.699.000

Harga Samsung A56 RAM 12/256 GB: Rp 7.199.000

Spesifikasi Samsung A56 5G

Samsung Galaxy A56 5G memiliki dimensi bodi 162,2 mm x 77,5 mm x 7,4 mm. Bobotnya sekitar 198 gram.

Ponsel ini mengantongi sertifikat rating IP67 untuk melindungi perangkat dari debu dan rendaman air tawar di kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit.

Untuk layar, Samsung A56 dibekali layar Super AMOLED 6,7 inci, resolusi Full HD Plus (1080 x 2340) dan dukungan refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahanan maksimal 1.200 nits.

Sebagai perbandingan, Galaxy A55 tahun lalu memiliki bentang layar 6,5 inci dan tingkat kecerahan maksimal 1.000 nits saja.

Selain IP67, Galaxy A56 5G juga sudah dilapisi kaca pelindung Gorilla Glass Victus+ Dari segi desain, bagian sisi atas layar dihiasi punch hole (lubang kamera) untuk menempatkan sensor kamera beresolusi 12 MP (f/2.2).

Sementara bagian punggung, kini dihiasi modul kamera belakang yang berbeda. Samsung A56 memiliki modul berbentuk oval dengan susunan sensor vertikal ke bawah.

Hal itu berbeda dengan Samsung A55 yang seolah-olah langsung menanamkan sensor kamera ke bodi.

Komposisi kamera belakang Galaxy A56 terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8, AF, OIS), kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), dan kamera makro 5 MP (f/2.4).

Di sektor hardware, spesifikasi Samsung Galaxy A56 5G dibekali chip Exynos 1580 dengan teknologi fabrikasi 4 nm. Chip ini memiliki komposisi CPU 8 core yang berkecepatan hingga 2,9 GHz dan GPU Samsung Xclipse 540.

Unit pemrosesan tersebut dipadukan dengan tiga varian RAM dan memori penyimpanan, yaitu 8 GB/128 GB, 8 GB/256 GB dan 12 GB/256 GB.

Untuk mendukung kinerja, Galaxy A56 5G dilengkapi dengan pendingin vapor chamber yang lebih besar dari pendahulunya.

Untuk sektor daya, spesifikasi Samsung A56 5G mengusung baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Pengisian ulangnya didukung fitur fast charging 45 watt, meningkat dibanding pendahulunya yang 25 watt.

Ponsel ini menjalankan sistem oeprasi Android 15 dan dilapisi antarmuka One UI 7.

Samsung menjanjikan Galaxy A56 akan mendapatkan update OS hingga enam tahun ke depan.

Fitur pendukung di ponsel ini antara lain, meliputi jaringan 5G, Dual Nano SIM, USB C, NFC, Bluetooth 5.3, WiFi 802.11a/b/g/n/ac/ax, in-display fingerprint, dan lainnya.

Peningkatan lain yang dibawa Samsung A56 adalah deretan fitur berbasis AI yang disebut Samsung Awesome Intelligence.

Fitur-fitur ini tersedia secara out of the box, alias secara bawaan.

Ini berbeda dari Galaxy A55 tahun lalu, di mana pengguna harus meng-update dulu secara manual untuk menginstal fitur-fitur AI.

Salah satunya adalah Circle to Search, yang memudahkan pengguna untuk “googling” hanya dengan melingkari obyek (foto)

Fitur ini sejatinya sudah ada di Samsung A55, namun di Galaxy A56, Circle to Search dipercanggih, setara dengan Galaxy S25 series.

Fitur ini jadi tidak hanya dapat mengenali obyek dalam foto, tetapi juga nomor telepon, alamat e-mail, hingga tautan di layar ponsel.

Alhasil, ada lebih banyak hal yang bisa dicari lewat fitur Circle to Search yang tersedia di Galaxy A56.

Circle to Search yang ditingkatkan juga memungkinkan pengguna mencari lagu yang didengar dari konten sosial media atau dari ruangan sekitar.

Lalu, ada fitur Best Face yang bisa mengoreksi foto wajah agak tampak lebih ideal.

Fitur ini akan mengoreksi mata yang terpejam akibat berkedip.

Selain itu, Best Face juga bisa mengatur arah wajah dari foto aslinya.

Kemudian, ada fitur Object Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan di foto seperti objek orang dan bayangan.

Di Indonesia, Samsung Galaxy A56 5G hadir dalam empat varian warna, yaitu Awesome Lightgray, Awesome Graphite, Awesome Olive, dan Awesome Pink.

Nah gimana, tertarik untuk membeli? Selamat berbelanja, ya.

(ZONAGADGET/Kompas.com)

Review Kamera HP: Siapa Paling Cepat Fokus di Tempat Ramai? Hasilnya Mengejutkan!

0

JABEJABE.CO – Di tengah hiruk-pikuk jalanan kota, saat senja mulai turun dan lampu-lampu mulai menyala, satu hal menjadi ujian paling jujur bagi sebuah kamera HP: fokus otomatis. Tak peduli secanggih apa chipset-nya, seberapa mulus layarnya, bila kamera gagal mengunci fokus dalam keramaian, semua fitur itu jadi tidak berarti.

Banyak pengguna percaya bahwa kamera modern selalu cepat dalam menangkap momen. Namun, benarkah demikian? Dalam tes sederhana yang dilakukan secara langsung di beberapa tempat ramai seperti stasiun, taman kota, dan pasar malam, perbedaan kecepatan autofokus antar ponsel terlihat nyata. Dan hasilnya… cukup dramatis.

Teknologi Kamera Tercepat: Zaman Dulu vs Sekarang

Sony Xperia Z5: Juara Tak Terbantahkan dari Masa Lalu

Di era 2015, Sony Xperia Z5 meluncur membawa kebanggaan: Hybrid Autofocus yang bisa mengunci fokus dalam 0,03 detik. Itu bukan sekadar klaim brosur—dalam uji lapangan, kecepatan fokusnya memang terasa ‘menghentak’. Dalam waktu yang lebih cepat dari kedipan mata manusia (~0,3 detik), Xperia Z5 sudah mampu membekukan gerak pengguna di tengah keramaian.

“Waktu ngetes di car free day Jakarta, Xperia Z5 beneran nge-lock fokus dalam sekejap! Nggak nyangka HP lama bisa sekencang itu,” ujar Rendi, seorang pengunjung komunitas fotografi mobile.

iPhone 5S: Ketinggalan Tapi Masih Bertahan

Beralih ke iPhone 5S, perangkat ini menunjukkan bahwa teknologi di masa lalu tak selalu bisa bersaing di zaman sekarang. Autofokusnya bekerja dalam rentang 0,5 hingga 1 detik, tergantung pencahayaan dan kontras. Di tempat ramai, hasilnya tidak terlalu mengesankan.

Namun, tetap ada pesonanya. Dalam kondisi stabil dan subjek diam, fokus bisa cukup tajam. Tapi begitu objek mulai bergerak atau keramaian mengganggu frame, kinerja AF mulai goyah.

Review Flagship Terbaru 2025: Siapa Paling Tajam?

Galaxy S25 Ultra, Pixel 9 Pro, iPhone 16 Pro – Duel Sengit Tiga Raksasa

Saat ini, flagship 2025 seperti Samsung Galaxy S25 Ultra, Google Pixel 9 Pro, dan iPhone 16 Pro mengandalkan gabungan teknologi: AI ProVisual Engine, Dual Pixel PDAF, Laser AF, dan bahkan tracking berbasis neural learning.

Walaupun belum ada data pasti tentang kecepatan fokus dalam satuan detik, teknologi ini memungkinkan fokus hanya dalam 0,03 – 0,1 detik. Perangkat ini tak hanya cepat, tapi juga cerdas memilih subjek yang layak difokuskan meski keramaian menyesakkan layar.

“Pixel 9 Pro-nya mantap sih, nembak fokus ke anak kecil yang lagi lari di taman tanpa delay,” ungkap Nina, fotografer jalanan dari Bandung.

Bahkan ketika objek bergerak liar, ketiganya bisa mempertahankan ketajaman nyaris tanpa blur. Ini membuat hasil foto makin hidup dan tajam, bahkan di tempat paling ‘bising’ secara visual.

Cara Ngetes Fokus Kamera Sendiri di Lapangan

Meski data teknis bisa membingungkan, tes manual tetap yang paling jujur. Berikut beberapa langkah uji praktis:

  1. Pergi ke lokasi ramai, seperti pasar atau taman.

  2. Arahkan kamera ke objek bergerak—misal orang berjalan atau kendaraan melintas.

  3. Tap layar untuk mengunci fokus, lalu catat berapa lama gambar menjadi tajam.

  4. Bandingkan hasil dari beberapa perangkat di waktu dan tempat yang sama.

Metode ini sederhana, namun sangat efektif untuk mengukur respons kamera dalam kondisi nyata—bukan di lab.

Jangan Tertipu Iklan, Tes Langsung Lebih Jujur

Kecepatan fokus kamera bukan sekadar angka marketing. Di tempat ramai, kecepatan dan akurasi fokus menjadi penentu apakah momen tertangkap atau terlewat. Xperia Z5 mungkin sudah lawas, namun performanya masih layak dihormati. Sementara itu, flagship masa kini seperti Galaxy S25 Ultra dan Pixel 9 Pro menawarkan teknologi yang menyatu dengan kecerdasan buatan, menjadikan proses fokus terasa seperti sulap—tanpa jeda, tanpa drama.

Dalam dunia yang serba cepat, kecepatan fokus bukan sekadar fitur tambahan. Itu adalah penentu antara foto biasa dan foto yang menyimpan kisah.***

Langkah Pertama Dalam Penggunaan Chat-GPT Adalah? Modul 3.4 Pelatihan AI Masterclass PINTAR Kemenag

0

ZONAGADGETDalam era pembelajaran berbasis teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi semakin relevan, terutama dalam dunia pendidikan.

Melalui Pelatihan AI Masterclass: Pintar Membuat Bahan Ajar yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag), guru-guru di seluruh Indonesia dibekali keterampilan terbaru, salah satunya melalui Modul 3.4 yang mengangkat topik Pembuatan Bahan Ajar Cetak berbasis AI.

Modul ini secara khusus membahas pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu dalam menyusun bahan ajar yang lebih interaktif dan tepat sasaran.

Guru tidak hanya diperkenalkan pada dasar penggunaan ChatGPT, tetapi juga diarahkan untuk memahami bagaimana teknologi ini bisa dimaksimalkan dalam proses merancang bahan ajar cetak seperti LKS, diktat, hingga modul pembelajaran tematik.

Melalui kegiatan ini, peserta pelatihan diharapkan mampu mengenali manfaat utama ChatGPT, baik dalam menyederhanakan proses penulisan materi, memberikan ide-ide pengajaran yang segar, maupun dalam mengembangkan konten yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Tak hanya teori, Modul 3.4 juga menyertakan latihan berupa soal pemahaman. Dengan menyelesaikan soal-soal ini, guru dapat mengevaluasi sejauh mana pemahamannya terhadap penggunaan AI khususnya ChatGPT dalam pengembangan bahan ajar.

1 dari 10 Soal  

Apa itu ChatGPT?

Jawaban: B. Model bahasa berbasis AI untuk menghasilkan teks

2 dari 10 Soal 

Yang dimaksud dengan bahan ajar cetak adalah 

Jawaban: C. Bahan pembelajaran dalam bentuk kertas

4 dari 10 Soal 

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat bahan ajar cetak berbasis Chat-GPT kecuali …

 

Jawaban: D. Membuat akun di AIPRM

5 dari 10 Soal 

AIRPM dalam konteks penggunaan ChatGPT adalah …

Jawaban: A. Platform yang menyediakan prompt AI siap pakai

6 dari 10 Soal 

Apa tujuan utama dari pembuatan bahan ajar cetak berbasis AI dalam pelatihan ini?

Jawaban: B. Menggunakan AI untuk membuat bahan ajar interaktif dan menarik.

7 dari 10 Soal 

Contoh bahan ajar cetak yang dapat dibuat mengunakan ChatGPT adalah …

Jawaban: D. Teks interaktif

8 dari 10 Soal 

Berikut ini yang termasuk contoh bahan ajar cetak kecuali …

Jawaban: A. Video pembelajaran 

9 dari 10 Soal 

Langkah pertama dalam penggunaan chat-GPT adalah 

Jawaban: D. Membuat akun atau log in

10 dari 10 Soal

Keunggulan utama dari bahan ajar yang dibuat dengan ChatGPT adalah …

 

Jawaban: B. Dapat disesuaikan dengan konteks pembelajaran

(ZONAGADGET/Tribunnews.com)