ZONAGADGET – iQOO kembali meramaikan pasar smartphone dengan meluncurkan seri flagship terbarunya, iQOO 15 Series. Seri ini terdiri dari iQOO 15 dan iQOO 15 Ultra, keduanya menjanjikan performa tinggi dan pengalaman fotografi yang luar biasa. Salah satu fitur unggulan yang menjadi sorotan adalah kamera telefoto periskop dengan kemampuan zoom optik 3x yang super tajam.
Desain dan Layar
iQOO 15 Series hadir dengan desain yang modern dan elegan. iQOO 15 Ultra dikabarkan akan mengusung layar datar Samsung 2K LTPO berukuran 6.85 inci dengan bezel yang sangat tipis. Layar ini mendukung teknologi Pol-less polarization removal dan anti-reflective coating, sehingga memberikan tampilan yang jernih dan nyaman di mata, bahkan di bawah sinar matahari. Selain itu, layar ini juga menggunakan teknologi LIPO packaging yang baru, yang memungkinkan pengurangan ukuran bezel tanpa mengorbankan stabilitas dan kejernihan sinyal.
Performa dan Baterai
Untuk performa, iQOO 15 Series ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite 2. Chipset ini menawarkan peningkatan kinerja CPU hingga 30% dibandingkan pendahulunya. iQOO 15 Ultra akan memiliki baterai berkapasitas 7.000mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 100W.
Kamera dengan Telefoto Periskop 3X
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama dari iQOO 15 Series. iQOO 15 dan iQOO 15 Ultra sama-sama dilengkapi dengan tiga kamera belakang 50MP, yang meliputi kamera utama, kamera ultrawide, dan kamera telefoto periskop. Kamera telefoto periskop ini memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dengan zoom optik 3x yang sangat tajam, tanpa mengurangi kualitas gambar.
Fitur Tambahan pada iQOO 15 Ultra
iQOO 15 Ultra memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak tersedia pada iQOO 15 standar. Fitur-fitur tersebut antara lain:
Gaming shoulder buttons
Active cooling fan
Wireless charging support
Harga dan Ketersediaan
iQOO 15 Series diperkirakan akan meluncur pada bulan Oktober di China. Belum ada informasi mengenai harga dan ketersediaan global.
iQOO 15 Series hadir dengan desain yang menawan, performa yang tinggi, dan fitur kamera yang canggih. Kamera telefoto periskop 3X menjadi nilai jual utama dari smartphone ini, memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dengan zoom optik yang berkualitas tinggi. iQOO 15 Series sangat cocok bagi para penggemar fotografi mobile dan pengguna yang menginginkan smartphone dengan performa terbaik.
ZONAGADGET, MAKASSAR –Sebuah seminar inspiratif bertajuk “AI for Business Growth: Strategi Cerdas Bisnis Naik Kelas” akan digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Hotel Remcy Lantai 2, Makassar, sebagai kolaborasi antara Komunitas Sedekah Jumat Pekanan (SJP) dan PT. Paham Bisnis Indonesia.
Seminar ini akan membahas penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan bisnis, khususnya untuk pelaku UMKM, serta mengusung misi sosial berupa wakaf produktif dan program makan gratis harian.
Tiga pemateri utama yang akan mengisi seminar ini adalah Rachmat Hidayat (praktisi operasional dan pendamping bisnis digital), Khaidir Khaliq (ahli strategi bisnis dan edukator AI UMKM), serta Bang Doell (praktisi konten, branding, dan pelatihan spiritual bisnis).
Menurut panitia, seluruh keuntungan dari seminar ini akan 100 persen disalurkan untuk membiayai usaha wakaf produktif dan penyediaan makanan gratis harian, yang selama ini dijalankan secara konsisten oleh Komunitas SJP.
“Kami ingin bantu UMKM naik kelas, tapi juga ingin semua peserta menjadi bagian dari program wakaf produktif,” ungkap Coach Khaidir Khaliq, selaku penggagas seminar, dalam keterangannya, Selasa (8/7).
Materi yang disiapkan dalam seminar ini mencakup template dan tools bisnis siap pakai, akses ke empat bot GPT (ChatGPT, Gemini, DeepSeek, dan Custom GPT), hingga pendampingan berkelanjutan melalui grup alumni dan AI asisten virtual 24 jam.
Selain itu, seluruh peserta akan menerima buku saku digital berisi materi dan prompt bisnis praktis yang langsung bisa diaplikasikan dalam aktivitas usaha mereka.
Dengan HTM sebesar Rp 687.000, peserta tak hanya memperoleh ilmu dan jaringan, tetapi juga berkontribusi dalam gerakan wakaf yang berdampak jangka panjang.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui admin resmi di nomor 0821-8700-2007, sedangkan donasi wakaf juga dapat langsung ditransfer ke rekening BSI – 5050505078 a.n. Wakaf Produktif SJP.
Tak hanya seminar, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai komunitas bisnis dan organisasi pengusaha, seperti HIPMI Syariah, HIPMI Culinary Indonesia, IPWI, SBC, BSB, IMA Makassar, hingga KPMI.
Panitia menyebut, seluruh pihak yang terlibat akan tercatat sebagai bagian dari gerakan kolaborasi sosial digital berbasis AI pertama di Makassar.
JABEJABE.CO – Di era digital penuh konten ini, banyak orang berlomba-lomba menghasilkan video menarik—entah untuk YouTube, TikTok, Reels, atau sekadar story harian. Dulu, kamera DSLR jadi senjata andalan para vlogger. Namun, kini banyak smartphone flagship mampu mengimbangi—bahkan melampaui—kamera konvensional dalam hal fleksibilitas dan kualitas.
Untuk yang mencari jawaban atas pertanyaan besar, “Apakah ada HP yang bisa menggantikan kamera vlogging?” Maka, ulasan berikut adalah angin segar yang penuh pertimbangan logis—tanpa lupa selipan candaan inspiratif.
Revolusi Smartphone: Ketika HP Menantang Kamera Vlogging Tradisional
Kemajuan teknologi kamera di smartphone telah menjelma dari pelengkap iseng jadi andalan utama. Tiga ponsel berikut terbukti sukses mencuri hati para kreator:
Tak salah jika Galaxy S25 Ultra disebut “kamera profesional yang bisa nelpon”. Dengan kemampuan rekam 8K/30fps dari semua lensa—termasuk ultrawide dan telephoto—ponsel ini menjadi alat kerja impian banyak kreator.
Keunggulan lainnya? Kamera 200 MP, lensa ultrawide 50 MP, fitur Galaxy Log untuk color grading sinematik, serta fitur AI seperti Audio Eraser yang bisa hilangkan suara bising motor lewat. Gila, kan?
“Baru seminggu pakai S25 Ultra, langsung disangka pake kamera sinema. Padahal cuma HP doang! Kaget semua followers,” ujar Randy Saputra, kreator konten kuliner dari Bandung.
Baterainya tahan lebih dari 17 jam, cocok untuk para vlogger marathon yang doyan ngonten seharian penuh.
iPhone 16 Pro – Elegan, Presisi, Cinematic Slow-mo
Apple tetap setia di jalurnya: presisi dan kemewahan. iPhone 16 Pro membawa teknologi rekam 4K 120fps, Dolby Vision, dan stabilisasi sensor-shift OIS yang membuat video tetap stabil meski lari-lari sambil makan bakso.
Fitur Camera Control Button membuat proses vlogging lebih simpel—mirip tombol shutter kamera DSLR.
“Gak nyangka video dokumenter traveling ke Labuan Bajo bisa sejernih itu. Banyak yang nanya: ‘Itu pake kamera mahal ya?’ Padahal cuma iPhone,” canda Lidya Natalia, travel vlogger dari Jogja.
Dan jangan lupa—iPhone punya ekosistem kuat: transfer footage cepat ke MacBook, editing lancar di Final Cut atau CapCut versi iOS.
Google Pixel 9 Pro – Cerdas, Natural, Hemat di Kantong
Jangan remehkan si jenius satu ini. Google Pixel 9 Pro tampil tenang tapi mematikan. Dengan kamera AI seperti Gemini Live, fitur Super Res Zoom 5×, dan pengolahan video low-light yang bikin wajah glowing alami, ini bukan cuma HP—ini asisten video pribadi.
Rekaman video hingga 4K berjalan mulus berkat bantuan AI Google yang lihai menyulap footage sederhana jadi sinematik.
“Gue bukan editor profesional, tapi hasil video Pixel langsung bikin ‘auto keren’. AI-nya pintar banget,” puji Bima Ardhika, konten kreator gaya hidup dari Depok.
Dengan harga yang lebih ramah dibanding flagship lain, Pixel 9 Pro cocok bagi kreator pemula yang tetap ingin tampil memukau.
Pilih Sesuai Gaya dan Kebutuhan Konten
Setiap smartphone di atas punya karakter unik:
Galaxy S25 Ultra adalah “beast” untuk kualitas sinema, kontrol manual, dan performa tahan banting.
iPhone 16 Pro unggul untuk mereka yang butuh workflow cepat, konsisten, dan hasil visual “kinclong”.
Pixel 9 Pro hadir untuk kreator kreatif yang ingin editing instan dan hemat tenaga.
Tidak semua orang butuh fitur 8K, tapi semua kreator butuh stabilisasi, warna tajam, dan audio jernih. Di sinilah smartphone modern menjadi solusi nyata: praktis, ringan, dan multifungsi.
Bukan Sekadar HP, Tapi Partner Vlogging
Zaman berubah. Sekarang, HP bukan cuma alat komunikasi, tapi perpanjangan kreativitas. Merek-merek besar seperti Samsung, Apple, dan Google memahami ini dan memberikan alat yang benar-benar layak disebut pengganti kamera vlogging.
Dengan segala fitur yang ditawarkan, keputusan kini kembali ke tangan para kreator: Mau kamera besar yang butuh tas ekstra dan tripod? Atau cukup HP tipis yang bisa disakuin tapi hasilnya bikin ngiler?
Cerdaslah memilih. Karena di balik setiap konten keren, ada gadget yang tak sekadar pintar—tapi juga penuh pertimbangan.***
Teknologi keyless entry atau Smart Key System semakin menjadi standar pada motor skutik modern di Indonesia. Fitur ini memudahkan pengendara dalam menghidupkan motor tanpa kunci fisik, sekaligus meningkatkan keamanan dari potensi pencurian. Tahun 2025, sejumlah pabrikan besar seperti Honda dan Suzuki menghadirkan model skutik dengan fitur keyless terbaik di kelasnya. Berikut adalah lima pilihan motor skutik dengan fitur keyless entry terbaik versi data dan berita otomotif terkini.
1. Honda PCX 160 2025
Honda PCX 2025 menjadi andalan di segmen skutik premium. Hadir dengan Smart Key System, alarm anti-maling, dan fitur answer-back, motor ini menawarkan kenyamanan tinggi dan perlindungan ekstra dari potensi pencurian.
Tersedia dalam beberapa varian, termasuk tipe RoadSync dengan konektivitas Bluetooth dan panel instrumen TFT. Harga resminya mulai dari Rp 34.300.000 hingga Rp 40.901.000, tergantung varian dan fitur.
PCX juga dilengkapi mesin 160cc eSP+ yang bertenaga namun tetap hemat bahan bakar, serta desain elegan yang cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
2. Honda Scoopy 2025
Honda Scoopy 2025 tetap menjadi pilihan populer di kelas retro-modern. Varian Stylish dan Prestige telah dibekali fitur Smart Key System, memberikan kesan mewah pada motor kompak ini.
Dibekali rangka eSAF yang ringan dan stabil, serta mesin 110cc PGM-FI yang irit bahan bakar, Scoopy menjadi pilihan tepat bagi pengendara muda. Harga resminya berkisar antara Rp 22.876.000 – Rp 23.681.000.
Scoopy juga menawarkan tampilan atraktif dengan kombinasi warna dan grafis khas anak muda, serta bagasi luas yang cukup untuk menyimpan helm atau barang pribadi.
3. Honda Vario 160 2025
Vario 160 tampil modern dengan desain agresif dan teknologi terkini seperti keyless entry, USB charger, serta panel digital interaktif. Mesin 160cc-nya cukup responsif untuk kebutuhan kota maupun luar kota.
Selain desain sporty, Vario juga menawarkan kenyamanan berkendara melalui posisi duduk ergonomis dan sistem pengereman yang telah ditingkatkan. Harga resminya mulai dari Rp 28.050.000 hingga Rp 30.931.000.
Motor ini cocok bagi pengguna yang menginginkan kombinasi gaya, performa, dan fitur canggih tanpa perlu merogoh kocek sebesar PCX.
4. Suzuki Let’s 2025
Suzuki Let’s 2025 tampil sebagai alternatif retro-modern di tengah dominasi Honda. Dengan bobot hanya 90 kg dan mesin 112,7cc, motor ini sangat cocok untuk penggunaan harian yang praktis dan ringan.
Keunggulan Suzuki Let’s terletak pada fitur smartkey yang terintegrasi dengan aplikasi smartphone, memungkinkan kontrol lebih fleksibel dan modern. Harganya masih bersaing di kisaran Rp 23–26 juta, menjadikannya lawan sepadan bagi Scoopy.
5. Honda BeAT 2025
Honda BeAT tetap menjadi skutik terlaris dan favorit keluarga Indonesia. Kini, varian tertingginya sudah dilengkapi fitur keyless, menjadikannya salah satu skutik entry-level paling canggih.
Mesinnya yang hemat bahan bakar dan ukurannya yang ringkas menjadikannya ideal untuk pelajar, pekerja harian, maupun pengguna baru. Harga resminya berkisar antara Rp 18.880.000 – Rp 20.281.000, tergantung varian.
BeAT juga hadir dengan warna dan grafis baru yang lebih segar, serta dilengkapi fitur-fitur praktis seperti bagasi luas dan eco indicator.
Tahun 2025 memperlihatkan bahwa fitur keyless entry tidak lagi eksklusif untuk motor mahal. Dari Honda BeAT hingga PCX 160, pengguna kini bisa memilih motor sesuai kebutuhan, selera, dan anggaran tanpa harus mengorbankan keamanan atau teknologi.
Bagi pencinta kenyamanan premium, PCX 160 RoadSync adalah pilihan unggulan. Sementara itu, Scoopy, BeAT, dan Suzuki Let’s menawarkan fitur serupa dengan harga lebih terjangkau. Teknologi kini semakin merata, dan konsumen Indonesia diuntungkan dengan banyaknya pilihan cerdas di kelas skutik.
PR TANGERANG – Dunia kecerdasan buatan (AI) terus bergerak maju dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi dan bahkan cara kita belajar. Kini, inovasi terbaru hadir untuk membawa Anda merasakan langsung keajaiban AI yang paling mengesankan, menghadirkan asisten personal yang siap membantu dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Salah satu terobosan paling menarik adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan AI layaknya seorang teman yang cerdas. Bayangkan sebuah AI yang tidak hanya memahami perkataan Anda, tetapi juga “melihat” apa yang Anda lihat.
Gemini: Mata dan Otak Anda dalam Satu Aplikasi
Fitur terbaru memungkinkan Anda untuk berbagi kamera atau layar Anda dengan Gemini. Ini bukan sekadar obrolan biasa; ini adalah pengalaman interaktif yang imersif.
Anda bisa meminta Gemini menjelaskan konten yang ada di kamera atau layar Anda. Bingung menata kamar tidur? Cukup tunjukkan kamar Anda ke Gemini, dan dapatkan ide-ide segar serta saran penataan yang dipersonalisasi.
Atau, saat Anda sedang menjelajah toko online dan butuh pendapat cepat, bagikan layar Anda dan Gemini siap memberikan saran belanja yang relevan dan praktis. Kemampuan ini membuka dimensi baru dalam asisten virtual, menjadikan Gemini pendamping yang benar-benar memahami konteks visual Anda.
NotebookLM: Belajar Lebih Asyik dengan Podcast AI
Bagi Anda yang lebih mudah menyerap informasi melalui pendengaran, ada kabar baik! Hadir NotebookLM, sebuah alat revolusioner yang mengubah dokumen, video, dan berbagai jenis materi lainnya menjadi diskusi bergaya podcast yang menarik.
Lupakan cara belajar yang monoton; dengan NotebookLM, Anda dapat mendengarkan pembahasan mendalam tentang materi yang Anda unggah, disajikan oleh dua host AI yang tidak hanya cerdas tetapi juga mampu bersenda gurau.
Fitur ini sangat cocok bagi para pelajar, peneliti, atau siapa pun yang ingin memahami topik secara lebih mendalam dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Anda bisa mengunggah materi kuliah, transkrip wawancara, atau bahkan video dokumenter, dan NotebookLM akan memprosesnya menjadi percakapan yang mendalam dan mudah dicerna.
Tips: Untuk pengalaman mendengarkan yang optimal, unduh aplikasi NotebookLM di perangkat Anda. Dengan begitu, Anda bisa mendengarkan percakapan ala podcast ini kapan saja dan di mana saja, menjadikan proses belajar Anda lebih fleksibel dan menyenangkan.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya sekadar konsep futuristik; ia adalah realitas yang semakin terintegrasi dalam kehidupan kita. Dengan Gemini dan NotebookLM, kemudahan, efisiensi, dan cara belajar yang lebih personal kini ada di ujung jari Anda.***
JABEJABE.CO – Realme 12 Pro plus membawa senjata pamungkas di sektor kamera. Dengan sensor utama 50 MP Sony IMX890 yang didukung OIS, dan lensa periskop telefoto 64 MP dengan 3x optical zoom, pengalaman memotret menjadi sangat fleksibel. Tidak hanya itu, kamera ini bisa melakukan Super Zoom hingga 120x, serta memiliki Moon Mode dan Starry Mode yang memikat.
Fitur ini sangat menarik untuk pengguna yang ingin mengeksplorasi fotografi malam dan objek jauh tanpa kehilangan detail. Di YouTube channel GadgetIn, David menyebutkan, “Telephoto-nya beneran kepake. Ini salah satu periskop terbaik di harga segini.”
Sementara Samsung Galaxy A54 tampil lebih konvensional. Meski memiliki kamera utama 50 MP dengan OIS dan sensor 12 MP ultrawide, tidak tersedia lensa telefoto optik. Zoom hanya digital, yang secara kualitas masih di bawah Realme. Namun, Galaxy A54 tetap dapat diandalkan untuk hasil foto harian, terutama di kondisi cahaya cukup.
Performa dan Fitur: Siapa Lebih Stabil di Tangan Pengguna?
Snapdragon vs Exynos: Pertarungan Mesin Midrange
Realme 12 Pro+ ditenagai Snapdragon 7s Gen 2 berbasis fabrikasi 4 nm, dengan GPU Adreno 710. Chip ini menawarkan efisiensi daya dan performa multitasking yang mulus. Di sisi lain, Galaxy A54 membawa Exynos 1380, prosesor 5 nm dengan GPU Mali-G68. Meski Exynos dikenal lebih panas, kinerja Galaxy A54 tetap stabil dan cukup untuk keperluan sehari-hari hingga gaming ringan.
David juga menambahkan dalam ulasan video, “A54 ini nggak terlalu panas, dan masih lancar buat buka-buka aplikasi, meskipun bukan yang paling kencang.”
Di sisi lain, Realme mencuri perhatian dengan pengisian daya 67W, bisa mengisi hingga 50% dalam waktu sekitar 19 menit. Bandingkan dengan Galaxy A54 yang hanya mendukung 25W charging, membuat waktu pengisian lebih lama.
Daya Tahan, Layar, dan Dukungan Software
Mana yang Lebih Siap Digunakan Jangka Panjang?
Kedua perangkat memiliki baterai 5000 mAh, cukup untuk menemani seharian penuh. Namun, Galaxy A54 mengungguli dalam hal perlindungan dan ketahanan fisik, berkat sertifikasi IP67 (tahan air hingga 1 meter), serta dilindungi Gorilla Glass 5. Sementara Realme hanya dibekali IP65, cukup baik tapi belum setangguh rivalnya.
Layar Galaxy A54 berukuran 6,4 inci Super AMOLED, dengan tingkat kecerahan ~1000 nits. Realme membawa layar lebih besar 6,7 inci AMOLED, dengan peak brightness 950 nits. Keduanya memiliki refresh rate 120 Hz untuk animasi yang mulus.
Soal software, Samsung punya nilai jual ekstra. Galaxy A54 dijanjikan mendapat update OS hingga 4 tahun dan patch keamanan 5 tahun, sedangkan Realme hanya memberikan 3 tahun OS dan 4 tahun patch. Untuk pengguna yang ingin perangkat awet dan terjaga update-nya, Galaxy A54 layak dipilih.
David menyebut hal ini sebagai nilai tambah besar, “Yang paling bikin tenang dari A54 itu update-nya panjang banget. Jarang midrange segini yang dikasih 4 tahun OS.”
Pilih Sesuai Prioritas
Bagi pengguna yang menginginkan fotografi maksimal, eksplorasi malam, dan fast charging super cepat, Realme 12 Pro+ adalah pilihan yang sangat layak. Kamera telephoto-nya adalah fitur langka di harga ini.
Sementara untuk pengguna yang memprioritaskan dukungan software jangka panjang, tahan air, dan build quality yang solid, Galaxy A54 memberikan ketenangan dan pengalaman yang stabil.***
ZONAGADGET, JAKARTA— Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) menegaskan penyusunan Peta Jalan atau Roadmap Artificial intelligence (AI) 2025–2030 tidak bisa sekadar mengadopsi regulasi atau model dari negara lain.
Peta jalan pengembangan AI harus disusun berdasarkan nilai-nilai budaya, pengetahuan lokal, dan kebutuhan khas Indonesia.
Presiden KORIKA Hammam Riza mengatakan, roadmap AI nasional yang tengah difinalisasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) harus dirancang secara kontekstual agar AI benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa mencomot begitu saja, aturan-aturan ataupun regulasi yang ada di luar, dan langsung diterapkan di Indonesia. Tapi tentu saja harus disesuaikan dalam konteks kebudayaan kita, tradisional knowledge-nya kita, heritage-nya kita, budaya kita,” kata Hammam ditemui disela acara World AI Show Indonesia 2025 di Jakarta pada Selasa (8/7/2025).
Menurutnya, roadmap yang akan diluncurkan pada Agustus mendatang itu mencakup tujuh aspek utama dalam pengembangan AI, mulai dari etika, kebijakan, data, infrastruktur, talenta, riset, hingga use case sektor industri.
KORIKA sebagai orkestrator ekosistem inovasi turut menyusun rekomendasi dari masing-masing bidang strategis tersebut.
Dalam proses penyusunan roadmap, KORIKA juga menerapkan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) serta strategi Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths (TAUS) untuk mengidentifikasi prioritas dan quick wins yang bisa segera dijalankan sebagai langkah awal implementasi.
Lebih lanjut, Hammam menekankan urgensi menjaga kedaulatan data nasional di tengah pesatnya pemanfaatan AI global. Dia menyebutkan, jika data Indonesia tidak dikurasi secara mandiri, maka akan sangat rentan digunakan secara bebas oleh pengembang luar negeri.
“Data terkait dengan budaya kita, data terkait dengan pribadi kita, itu akan menjadi data yang digunakan oleh berbagai AI model. Kalau misalnya kita tidak mengkurasi data-data tersebut ya, kita akan tidak memiliki lagi kedaulatan dalam data kita,” ungkapnya .
Hammam nengatakan Roadmap AI Indonesia juga diarahkan untuk menghasilkan solusi nyata di sektor-sektor utama seperti pertanian, kesehatan, kemaritiman, penanggulangan bencana, hingga pembangunan kota cerdas.
Sebagai bagian dari strategi nasional menuju Indonesia Emas 2045, roadmap AI ini disusun melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas. Hammam menegaskan AI adalah milik bersama, dan tanggung jawab pengembangannya tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah.
“AI itu adalah milik semua. Jadi bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab untuk bisa melakukan pengembangan AI ini. Tapi dari industri, dari akademia, dari komunitas. Ini semua bagian dari penting dalam perkembangan AI itu,” ucapnya.
JABEJABE.CO – Saat melintasi jalanan kota yang penuh gedung tinggi, banyak pengendara motor penasaran: seberapa akurat GPS di smartphone saat digunakan berkendara?
Apakah sudah cukup andal? Atau justru sering membuat tersesat? Yuk, simak review lengkapnya dalam ulasan kali ini!
GPS Smartphone, Lebih Canggih dari yang Dikira!
Berdasarkan berbagai pengujian yang dilakukan oleh komunitas teknologi dan pengendara, GPS di HP modern ternyata memiliki akurasi yang sangat tinggi, bahkan menyamai perangkat GPS khusus. Dalam uji coba di jalur lurus, smartphone seperti iPhone dan Samsung menunjukkan tingkat kesalahan hanya sekitar 0,08% hingga 1%. Artinya, penunjuk arah bisa dibilang sangat tepat, terutama jika dipakai dalam kondisi sinyal satelit yang optimal.
Ali, seorang kurir motor di Jakarta, mengatakan: “Dulu sempat ragu pakai Maps pas antar barang. Tapi makin ke sini, rutenya makin presisi. Bisa hemat waktu banget!”
Namun, akurasi tersebut bisa berubah drastis saat berada di tengah kota dengan banyak gedung pencakar langit. Fenomena pantulan sinyal satelit atau multipath error menjadi penyebab utamanya.
Tantangan GPS saat Berkendara di Tengah Kota
Ketika berkendara di area padat seperti Jakarta Pusat, Surabaya, atau Bandung, sinyal GPS bisa terhambat oleh bangunan, terowongan, atau bahkan pohon besar di pinggir jalan. Inilah yang menyebabkan arah penunjuk terkadang meleset.
Untungnya, HP pintar zaman sekarang dibekali dengan teknologi tambahan untuk mengakali tantangan ini. Fitur High Accuracy yang menggabungkan GPS, Wi-Fi, dan jaringan seluler mampu memperbaiki posisi dengan cukup akurat.
Rini, seorang ojek online di Surabaya, berbagi pengalamannya: “Pakai GPS Test dulu buat cek kekuatan sinyal, terus nyalain high accuracy. Hasilnya? Mantap! Jalur jadi lebih stabil dan arah nggak ngawur lagi.”
Beberapa HP bahkan sudah dibekali dengan sistem GNSS multi-frekuensi dan sensor inertial seperti accelerometer dan kompas. Kombinasi ini membuat pelacakan lokasi jauh lebih presisi meskipun sedang melewati area sulit sinyal.
Tips Jitu Maksimalkan GPS HP saat Naik Motor
Untuk memastikan akurasi GPS tetap terjaga saat naik motor di perkotaan, berikut beberapa trik yang bisa dicoba:
Aktifkan mode akurasi tinggi (High Accuracy) di pengaturan lokasi.
Kalibrasi kompas dengan gerakan berbentuk angka 8.
Nyalakan Wi-Fi dan data seluler meskipun tidak terhubung ke jaringan.
Hindari mode hemat baterai saat navigasi.
Restart HP atau GPS jika arah mulai ngawur.
Gunakan aplikasi seperti GPS Test untuk cek kualitas sinyal GNSS.
Aplikasi seperti Google Maps, Waze, dan Maps.Me direkomendasikan karena memiliki sistem navigasi real-time dan peta offline yang bisa diandalkan.
GPS di HP Layak Diandalkan untuk Motoran Kota
Melalui berbagai review dan pengalaman pengguna, terbukti bahwa GPS smartphone sudah cukup akurat untuk digunakan sebagai penunjuk arah saat naik motor di kota. Walau terkadang menghadapi gangguan sinyal di area padat, teknologi pelengkap dalam HP berhasil meminimalisir kesalahan arah.
Jadi, buat para pengendara motor yang sering delivery, touring, atau sekadar jalan-jalan keliling kota, tidak perlu ragu menggunakan GPS di smartphone. Asal pengaturannya benar, akurasi bisa sangat membantu perjalanan jadi lebih lancar dan efisien.***
ZONAGADGET Harga HP Xiaomi Redmi Poco Juli 2025: Xiaomi 15 Ultra, Redmi Note 14, Redmi 14C, Xiaomi 14T Pro,Poco F7, POCO X7 Pro 5G, Redmi Note 13, Xiaomi Mix Fold 4.
Handphone (HP) Poco F7 akhirnya resmi meluncur di Indonesia, Rabu (25/6/2025). Poco F7 merupakan model pelengkap dari Poco F7 Series, menyusul Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra yang lebih dulu hadir di Indonesia pada April lalu.
Poco F7 hadir dengan mengunggulkan aspek performa, dengan mengeklaim bahwa performa ponsel barunya ini cukup gesit, setara dengan ponsel flagship lain yang bisa menunjang aktivitas pengguna.
Adapun di balik performanya unggulnya tersebut, smartphone ini ditenagai dengan System on Chip (SoC) Snapdragon 8s Gen 4. Chipset keluaran Qualcomm ini tergolong baru karena rilis pada April 2025 lalu.
Chip tersebut menawarkan CPU dengan clockspeed sampai 3,21 GHz dan GPU Adreno 825. Selain chip, Poco F7 juga hadir dengan baterai jumbo, layar besar hingga desain yang futuristik.
Harga Poco F7 di di Indonesia
Di Indonesia, Poco F7 dijual dengan banderol harga Rp 6 juta. Ponsel ini hadir hanya dalam satu-satunya opsi RAM dan media penyimpanan (storage) yaitu 12 GB/512 GB.
Poco F7 sudah resmi tersedia dan dapat dibeli di marketplace rekanan Poco di Indonesia. Adapun warna ponsel ini ditawarkan dalam tiga pilihan, yaitu Cyber Silver dengan aksen futuristik, Black, dan White.
Spesifikasi Poco F7 di Indonesia
Secara tampilan, Poco F7 hadir dengan dimensi panjang 163,1 mm, lebar 77,9 mm, dan ketebalan 8,2 mm. Untuk bobotnya yaitu 215,7 gram.
Pada aspek layar, Poco F7 hadir dengan desain layar flat (datar) berpanel AMOLED 6,83 inci, resolusi 1.280 x 2.772 piksel, dan refresh rate 120 Hz.
Layar ini juga dilengkapi dengan dukungan Dolby Vision, HDR10 Plus, serta tingkat kecerahan maksimal 3.200 nits. Ada juga perlindungan berupa kaca pelapis Gorilla Glass 7i dari Corning.
Di bagian layar tersebut, terdapat lubang punch hole yang menjadi rumah bagi kamera depan (selfie) 20 MP (f/2,2). Lubang ini ditempatkan persis di bagian tengah atas layar ponsel.
Menyoal kamera, Poco F7 dibekali kamera utama Sony IMX882 beresolusi 50 MP (f/1,5) dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Kamera ini disandingkan dengan lensa ultra-wide 8 MP.
Soal performa, seperti disinggung di atas, smartphone ini diotaki chipset Snapdragon 8s Gen 4. Chip ini dipadukan dengan RAM dan media penyimpanan (storage) berkapasitas 12 GB/512 GB.
Poco F7 juga dibekali baterai berkapasitas besar, yakni 6.500 mAh. Baterai ini mendukung pengisian cepat (fastcharging) dengan output daya hingga 90 watt dan pengisian daya terbalik (reverse charging) berdaya 22,5 watt.
Smartphone ini menjalankan sistem operasi (OS) berbasis Android 15 dan dilapisi sistem antarmuka (userinterface/UI) HyperOS.
Berkat spesifikasi tersebut, perangkat Poco F7 bisa mendukung fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Hyper AI, termasuk Gemini dari Google, penulisan AI, editor galeri AI, penerjemah percakapan AI, pengenalan suara AI, dan masih banyak lagi.
Lihat Foto
Poco F7.(GSMArena)
Soal ketahanan (durability), Poco F7 lain telah mengantongi sertifikasi dengan rating IP68. Sertifikasi ini menandakan bahwa perangkat sudah tahan terhadap air dan debu.
Untuk konektivitas, ponsel ini sudah dilengkapi dengan dukungan dual SIM nano, Wi-Fi, NFC, GPS, Bluetooth, USB Type-C. Sistem keamanannya hadir dengan opsi sensor sidik jari di layar, dan buka kunci dengan wajah AI.
Adapun berbagai fitur pendukung lain yang turut melengkapi Poco F7 ini yaitu sistem pendingin 3D Dual-Channel IceLoop System dengan area pendingin seluas 6.000 mm persegi, dan WildBoost 4.0 untuk meningkatkan performa game.
Harga: Rp 6 juta (12 GB/512 GB)
Xiaomi 15 Ultra
Xiaomi baru saja merilis ponsel flagship terbarunya, Xiaomi 15 Ultra, secara global pada Minggu (2/3/2025) siang waktu Spanyol. Kamera yang dirancang bersama pabrikan lensa Leica, masih menjadi nilai jual utama pada HP kelas atas Xiaomi ini.
Leica sendiri adalah produsen fotografi legendaris asal Jerman. Tak ayal jika urusan fotografi menjadi aspek yang paling diunggulkan.
Saat pertama kali menggenggam Xiaomi 15 Ultra, kesan pertama yang kami dapat adalah berat. Bobot Xiaomi 15 Ultra di atas kertas adalah 226 gram, lebih berat dari Xiaomi 14 Ultra dengan berat 219,8 gram dan Xiaomi 15 reguler dengan berat 189 gram.
Meski berat, ketika dipegang, ponsel terasa sangat solid dan kuat. Selain itu, ukuran layar seluas 6,73 inci membuat pengoperasian satu tangan menjadi cukup sulit dilakukan. Layar seluas ini membuat jari pengguna sulit menjangkau beberapa tombol saat digunakan.
Namun, ukuran layar ini bukan berarti menjadi kekurangan. Layar LTPO AMOLED ini justru akan membuat pengguna lebih nyaman untuk menyaksikan konten-konten di media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dll.
Sepengalaman KompasTekno, Xiaomi 15 Ultra masih nyaman saat digenggam meski tanpa casing tambahan. Keempat sudut yang membulat dan frame datar membuat kesan elegan untuk ponsel ini.
Tonjolan tebal modul kamera
Bagian lain yang mungkin akan membuat pengguna mengerutkan dahi, menurut kami, adalah bagian modul kamera.
Bentuk modul kamera Xiaomi 15 Ultra masih sama seperti Xiaomi 14 Ultra, yaitu bulat dengan ukuran cukup besar yang hampir memenuhi setengah dari bagian punggung ponsel.
Jika dilihat dari samping, modul kamera ini tampak cukup menonjol. Kemungkinan, tonjolan tersebut dipengaruhi oleh adanya lensa telefoto dan periskop di Xiaomi 15 Ultra ini.
Sebagaimana diketahui, kamera dengan focal length yang panjang, akan membuat dimensi perangkat. Agar tonjolan tampak “rata” dengan bodi perangkat, pengguna wajib pakai casing tambahan dengan konsekuensi bobot perangkat akan sedikit bertambah berat.
Beda warna, beda kesan
Xiaomi 15 Ultra hadir dalam tiga pilihan warna yaitu hitam, putih, dan Silver Chrome Edition. Xiaomi 15 Ultra varian warna hitam dan putih hadir dengan bagian punggung solid dengan finishing matte. Material ini membuat bekas sidik jari mudah tertinggal.
Sementara Xiaomi 15 Ultra warna Silver Chrome Edition, bagian punggungnya terbuat dari bahan vegan leather. Material ini membuat ponsel menjadi tampak lebih mewah, apalagi dipadu dengan kombinasi warna silver dan hitam yang menjadi warna khas kamera Leica.
Selain itu, bahan vegan leather juga membuat ponsel tidak licin saat digunakan meski tanpa casing tambahan. Bahan ini juga membuat perangkat jadi tampak lebih bersih karena tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Silver Chrome Edition ini memang menjadi warna yang spesial di Xiaomi 15 Ultra.
Kamera Xiaomi 15 Ultra
Lihat Foto
Xiaomi 15 Ultra dibekali empat kamera belakang yaitu kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP, kamera ultrawide 50 MP dan kamera periskop 200 MP (KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
Xiaomi 15 Ultra memiliki sebanyak 4 kamera di bagian belakang. Terdiri dari kamera utama, kamera floating telefoto, kamera periscope, dan ultrawide.
Kamera utama Xiaomi 15 Ultra masih menggunakan sensor dari Sony, LYT-900 50 MP, yang berukuran 1 inci. Sensor ini memiliki tingkat dynamic range tinggi untuk ukuran ponsel, mencapai 14 Exposure Value (EV).
EV sendiri dalam sensor kamera mengacu pada tingkat pencahayaan yang dapat ditangkap oleh sensor dalam kondisi tertentu.
Sensor tersebut dipasangkan dengan lensa Leica Vario-Summilux dengan focal length setara 23 mm.
Namun, aperture kamera utama Xiaomi 15 Ultra ini sekarang fixed di angka f/1.63, tidak lagi variable, berbeda dengan Xiaomi 14 Ultra yang dirilis tahun lalu.
Kemudian ada kamera telefoto 50 MP (f/1.8) dengan penstabil gambar optis (OIS). Kamera telefoto ini menggunakan sensor Sony IMX858 dengan focal length setara 70 mm.
Kamera telefoto akan aktif ketika digunakan untuk zoom 3x. Kamera telefoto 50 MP ini juga digunakan untuk pengambilan gambar macro.
Kemudian ada kamera periscope telephoto (periscop) 200 MP. Kamera ini menggunakan sensor 1/1,4 inci Isocell HP9 dengan focal length setara 100 mm. Sensor ini sama seperti milik Vivo X200 Pro, dengan lensa periskop setara 100 mm (f/2.6).
Yang terakhir, ada kamera ultra wide 50 MP (f/2.2).
Kamera ultra wide ini menggunakan sensor Samsung JN5. Namun, ada penurunan di kamera ultra wide Xiaomi 15 Ultra dibandingkan Xiaomi 14 Ultra tahun lalu.
Focal length kamera ultra wide Xiaomi 15 Ultra kini setara 14 mm. Angka ini menurun dari Xiaomi 14 Ultra yang memiliki focal length setara 12 mm.
Artinya, cakupan bidang pandang Xiaomi 15 Ultra lebih sempit dibanding Xiaomi 14 Ultra.
Sementara untuk kamera depan, masih memiliki resolusi 32 MP dengan bukaan f/2.0.
Lihat Foto
Xiaomi 15 Ultra memiliki kamera depan 32 MP. (KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
Jeroan mumpuni
Untuk sektor jeroan, Xiaomi 15 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite. Chipset ini memiliki prosesor delapan inti dengan kecepatan clock maksimal 4,32 GHz.
Chipset yang dibuat dengan fabrikasi 3nm ini mengandalkan CPU Oryon dengan struktur 8 inti khusus.
Terdiri dari 2x inti utama (prime cores) yang memiliki kecepatan clock hingga 4,32 GHz dan 6x inti untuk kinerja (performance core) yang bekerja dengan kecepatan hingga 3,53 GHz.
Chipset tersebut ditemani kombinasi RAM/penyimpanan 16/512 GB dan 16 GB/1 TB. Berbeda dengan versi China, tidak ada pilihan RAM 12 GB untuk versi global. RAM-nya sendiri adalah jenis LPDDR5X dan media penyimpanan (storage) UFS 4.1.
Selain pilihan RAM, perbedaan lainnya pada sektor baterai. Xiaomi 15 Ultra versi global dibekali baterai 5.410 mAh, lebih kecil dari varian China yang punya baterai 6.000 mAh.
Meski kapasitasnya berbeda, dukungan pengisian cepatnya masih sama yaitu via kabel 90 watt dan nirkabel 80 watt.
Ponsel ini mendukung fitur reverse wireless charging untuk mengisi daya perangkat Xiaomi lainnya dengan hanya ditempelkan di punggung ponsel.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi (OS) Android 15 yang dipoles tampilan antarmuka (UI) terbaru Xiaomi, HyperOS 2. UI ini hadir dengan berbagai fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru, seperti AI Portrait Dynamic Wallpapers.
Tambahan aksesori fotografi kit
Lihat Foto
Xiaomi juga menyediakan fotografi kit untuk Xiaomi 15 Ultra. Dengan aksesori ini, ponsel bisa menjadi mirip dengan kamera digital. (KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
Xiaomi turut menyediakan aksesori Photography Kit untuk Xiaomi 15 Ultra. Aksesori ini membuat ponsel menjadi mirip kamera digital.
Aksesori tersebut terdiri dari handgrip dengan beberapa tombol fisik. Photography Kit untuk Xiaomi 15 Ultra juga memuat baterai ekstra berkapasitas 1.500 mAh untuk menambah daya tahan ponsel.
Rangkaian kendali tambahan yang ada di handgrip ini mencakup tombol shutter dan video record, zoom lever, dan control dial yang bisa dikustomisasi.
Kemudian ada thread filter yang mengelilingi modul kamera belakang. Gunanya adalah untuk menambah aneka filter seperti CPL atau ND dengan diameter 67 mm. Ada juga decoration ring yang fungsinya lebih sebagai penghias.
Harga Xiaomi 15 Ultra
Xiaomi 15 Ultra dibanderol dengan harga 1.499 euro atau sekitar Rp 25 juta. Perlu diingat, harga di Eropa biasanya lebih mahal dibanding negara lain. Belum diketahui apakah Xiaomi akan memboyong smartphone ini ke Indonesia atau tidak.
Vendor ponsel yang tergabung dalam merek Xiaomi, Poco resmi meluncurkan seri ponsel flagship terbarunya, yaitu Poco F7 Series di pasar global.
Berbeda dari generasi sebelumnya, Poco F7 Series kini hadir dengan satu model baru dengan embel-embel “Ultra”, yaitu Poco F7 Ultra.
Ini merupakan varian tertinggi dan paling mumpuni dari Pcoo F7 Series. Selain varian Ultra, Poco juga meluncurkan model lainnya yang bernama Poco F7 Pro.
“Hari ini, kami mengubah slogan ‘Hyper’ kami di tahun lalu menjadi ‘Ultra’ untuk ponsel flagship Poco F Series tahun ini,” kata Head of Product Marketing Poco Global, Angus Ng dalam tayangna live streaming peluncuran global Poco F7 Series di kanal YouTube Poco Global, Kamis (27/3/2025).
“Dengan itu juga, kami membawa Poco F7 Ultra, perangkat paling kuat kami yang bisa dipakai untuk kegiatan apa pun, baik itu menonton film, gaming, hingga fotografi,” imbuh Angus.
Secara tampilan, Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra memiliki desain keseluruhan yang serupa, dengan modul kamera melingkar yang diposisikan di pojok kiri atas punggung perangkat.
Layar kedua ponsel ini juga serupa, yaitu dengan panel OLED 6,67 inci dengan resolusi 2K, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 3.200 nit.
Meski tampilan serupa, spesifikasi macam chipset, konfigurasi kamera, dan baterai di kedua ponsel ini berbeda.
Poco F7 Ultra
Lihat Foto
Ilustrasi desain belakang Poco F7 Series.(YouTube/PocoGlobal)
Poco F7 Ultra ditenagai chipset flagship terbaru Qualcomm, Snapdragon 8 Elite. Chip ini memliki prosesor delapan inti (octa core) dengan kecepatan clock hingga 4,32 GHz.
“Kami membawa chipset terbaru dan terkuat ke dalam Poco F7 Ultra. Ini juga merupakan chipset 3 nm pertama yang dibenamkan ke ponsel Poco, membuat perangkat ini bertenaga tapi tetap hemat daya,” ujar Angus.
Chipset ini, yang diklaim memiliki skor AnTuTu hingga 2.843.461 poin, dipadukan dengan RAM hingga 16 GB serta media penyimpanan (storage) dengan kapasitas hingga 512 GB.
“Selain itu, Poco F7 Ultra juga merupakan ponsel pertama Poco yang sudah memakai chip VisionBoost D7 untuk meningkatkan kualitas grafis di berbagai game yang dimainkan pengguna,” tambah Angus.
Pada aspek fotografi, Poco F7 Ultra dibekali dengan tiga kamera belakang, mencakup kamera utama 50 MP (f/1.6, Light Fusion 800, OIS), kamera telefoto 50 MP (f/2.0, 2,5x optical zoom, OIS), dan kamera ultrawide 32 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat).
Di bagian depan, terdapat kamera selfie 20 MP (f/2.0) yang dimuat di lubang punch hole di tengah atas layar.
Pada sektor daya, Poco F7 Ultra ditopang baterai berteknologi silikon dengan kapasitas 6.000 mAh. Baterai ini mendukung teknologi pengisian cepat via kabel dengan daya 120 watt dan nirkabel dengan daya 50 watt.
Angus mengeklaim ponsel ini bisa diisi dayanya 50 persen dalam waktu sekitar 13 menit.
Di luar fitur-fitur di atas, ponsel ini juga dibekali chip Xiaomi T1S untuk meningkatkan performa penerimaan sinyal dan konektivitas yang ada di ponsel Poco F7 Ultra. Beberapa di antaranya seperti kekuatan sinyal jaringan seluler, WiFi, Bluetooth, dan lain sebagainya.
Poco F7 Pro
Lihat Foto
Ilustrasi Poco F7 Pro dalam tiga warna.(YouTube/PocoGlobal)
Poco F7 Pro juga memiliki “otak” level flagship seperti Poco F7 Ultra. Namun, chipset yang dipakai adalah Snapdragon 8 Gen 3, chipset yang dipakai di ponsel-ponsel flagship tahun lalu.
Secara teknis, chipset ini memiliki prosesor octa core dengan kecepatan clock hingga 3,3 GHz. Komponen prosesor ini dikombinasikan dengan RAM hingga 16 GB dan storage hingga 512 GB.
“Chipset di Poco F7 Pro dapat memberikan performa gaming mumpuni karena memiliki skor AnTuTu mencapai 2.093.203,” tutur Angus.
Untuk sektor kamera, Poco F7 Pro hanya dibekali dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP. Kamera depannya memiliki resolusi sama seperti Poco F7 Ultra.
Sama seperti Poco F7 Ultra, Poco F7 Pro juga dibekali baterai silikon dengan kapasitas 6.000 mAh. Namun, teknologi pengisian cepat yang didukung via kabel hanya mentok di 90 watt.
“Baterai sebesar ini bisa dipakai untuk menonton Youtube hingga 16 jam, dan jika habis bisa diisi 0-100 persen dalam waktu sekitar 37 menit,” klaim Angus.
Baik Poco F7 Pro maupun Poco F7 Ultra sama-sama menjalankan sistem operasi (OS) Android 15 dengan antarmuka (UI) HyperOS 2, serta sudah dilengkapi dengan tingkat ketahanan terhadap air dan debu dengan rating IP68.
“Ponsel ini juga hadir dengan WildBoost Optimization 4.0, untuk menghadirkan pengalaman main game super smooth di beberapa game kekinian, kemudian sistem pendingin dual-channel IceLoop System yang bisa membuat ponsel tetap adem ketika memainkan game-game tersebut,” umbar Angus.
Fitur pendukung lainnya yang ada di kedua ponsel ini mencakup perekaman video 8K dengan frame rate 24 FPS, konektivitas WiFi 7 dan NFC, pemindai sidik jari (fingerprint) yang sudah dibenamkan di bawah permukaan layar, hingga IR Blaster.
Ponsel teranyar Poco ini juga hadir dengan beberapa fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru macam AI Erase Pro, AI Image Expansion, AI Film, hingga AI Image Enhancement.
Harga dan ketersediaan
Lihat Foto
Suasana peluncuran Poco F7 Series di pasar global pada Kamis (27/3/2025) sore WIB.(YouTube/PocoGlobal)
Di pasar global, Poco F7 Pro tersedia dalam varian warna biru muda, putih, dan hitam, sednagkan Poco F7 Ultra tersedia dalam varian warna hitam dan kuning. Kedua ponsel ini dijual dengan harga sebagai berikut:
Harga Poco F7 Pro
Harga Poco F7 Pro 12/256 GB: 499 dollar Singapura (sekitar Rp 6,1 juta)
Harga Poco F7 Pro 12/512 GB: 549 dollar Singapura (sekitar Rp 6,7 juta)
Harga Poco F7 Ultra
Harga Poco F7 Ultra 12/256 GB: 649 dollar Singapura (sekitar Rp 8 juta)
Harga Poco F7 Ultra 16/512 GB: 699 dollar Singapura (sekitar Rp 8,6 juta)
Kedua ponsel ini mendapatkan jaminan pembaruan OS Android selama empat generasi dan pembaruan keamanan hingga enam tahun ke depan.
Harga Poco X7 dan Poco X7 Pro
Poco X7 Pro juga hadir dengan edisi khusus Ironman Edition yang hadir dengan balutan desain khas pahlawan super (superhero) Ironman dari waralaba Marvel.
Harga kedua perangkat ini bisa disimak dalam daftar berikut ini, dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Jumat (10/1/2025).
Harga Poco X7
8/128 GB: 23.999 rupee (sekitar Rp 4,5 juta)
8/256 GB: 25.999 rupee (sekitar Rp 4,9 juta)
12/512 GB: 289 euro (sekitar Rp 4,8 juta)
Harga Poco X7 Pro
8/256 GB: 30.999 rupee (sekitar Rp 5,8 juta)
12/256 GB: 32.999 rupee (sekitar Rp 6,2 juta)
12/512 GB: 339 dollar AS (sekitar Rp 5,5 juta)
12/512 GB (Ironman Edition): 399 dollar AS (sekitar Rp 6,4 juta)
Daftar harga HP Xiaomi, Redmi, dan POCO seri lainnya:
Harga Redmi Note 14 6/128 GB – 1.199 yuan (sekitar Rp 2,5 juta)
Harga Redmi Note 14 12/256 GB – 1.699 yuan (sekitar Rp 3,6 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro 8/128 GB – 1.399 yuan (sekitar Rp 3 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro 8/256 GB – 1.499 yuan (sekitar Rp 3,2 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro 12/256 GB – 1.699 yuan (sekitar Rp 3,6 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro 12/512 GB – 1.899 yuan (sekitar Rp 4 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro Plus 12/256 GB – 1.899 yuan (sekitar Rp 4 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro Plus 12/512 GB – 2.099 yuan (sekitar Rp 4,5 juta)
Harga Redmi Note 14 Pro Plus 16/512 GB – 2.299 yuan (sekitar Rp 4,9 juta)
ZONAGADGET – Perkembangan teknologi kamera pada smartphone semakin pesat di tahun 2025. Berbagai brand ternama berlomba menghadirkan ponsel dengan kualitas fotografi yang mampu menyaingi kamera profesional.
Jika Anda hobi memotret atau ingin hasil foto yang tajam dan memukau hanya dari ponsel, berikut adalah rekomendasi HP dengan kamera terbaik 2025 yang wajib masuk dalam daftar incaran Anda.
1. iPhone 17 Pro Max
Kelebihan:
Triple camera 48MP + 12MP ultra wide + 12MP telephoto
Sensor LiDAR untuk akurasi fokus tinggi
Mode sinematik 2.0 dan ProRAW
Apple kembali unggul dalam sektor kamera dengan peningkatan detail, warna alami, dan performa luar biasa di pencahayaan rendah.
Samsung hadir sebagai raja zoom dengan teknologi AI terbaru untuk pemrosesan gambar dan video berkualitas tinggi.
3. Google Pixel 9 Pro
Kelebihan:
Kamera utama 50MP + 48MP ultra wide + 48MP telephoto
Ditenagai AI Google Tensor G4
Mode Real Tone dan Night Sight terbaru
Pixel tetap menjadi favorit fotografer mobile karena hasil foto alami dan detail luar biasa, terutama dalam kondisi minim cahaya.
4. Xiaomi 16 Ultra
Kelebihan:
Kamera 200MP dengan lensa Leica
Ultra Night Video + HDR10+ recording
Mode Street Photography 4.0
Berkat kerja sama dengan Leica, hasil foto Xiaomi 16 Ultra sangat tajam, dengan tone warna khas kamera profesional.
5. Vivo X100 Pro+
Kelebihan:
Kamera ZEISS 50MP + 50MP periskop + 64MP portrait
Chip V3 imaging terbaru
Mode Astrophotography dan Bokeh Pro
Vivo semakin kuat di dunia fotografi mobile, dengan hasil potret dan pemandangan yang memukau.
Tips Memilih HP Kamera Terbaik 2025:
Perhatikan sensor dan aperture: Sensor besar dan bukaan lensa lebar mampu menangkap cahaya lebih banyak.
Periksa fitur software kamera: Mode malam, HDR, dan AI berpengaruh besar terhadap kualitas gambar.
Pertimbangkan kebutuhan: Untuk konten kreator, fitur video lebih penting; untuk traveler, zoom dan ultrawide akan sangat berguna.
Dengan hadirnya smartphone berkamera canggih di tahun 2025, Anda tak lagi harus membawa DSLR untuk mendapatkan hasil foto profesional. Pilihlah HP yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda, lalu abadikan momen terbaik dalam kualitas gambar luar biasa!