Minggu, Maret 29, 2026
Beranda blog Halaman 671

Keren Banget! HP Murah Ini Punya 7 Fitur Kekinian dari Samsung Galaxy A05!

0



POTENSI BISNIS –

Samsung Galaxy A05 kemungkinan akan masuk dalam daftar pertimbangan Anda jika mencari smartphone dengan performa kuat namun tetap hemat biaya. Diluncurkan pada tanggal 15 Oktober 2023 menyusul pengumuman resmi pada 25 September 2023, perangkat ini menjadi alternatif menarik dari Samsung. Ditawarkan dengan harga terkini sebesar Rp1.429.000, mari kita teliti lebih detail tentang fiturnya serta aspek-aspek yang kurang memadai.


Kelebihan Samsung Galaxy A05


1.Kapasitas Baterai Besar: Dengan kapasitas 5000 mAh, baterainya bisa bertahan sepanjang hari.


2.Pengisian Cepat: Dukungan untuk pengisian daya secepatnya hingga 25W.


3.Kamera Primer 50 MP: Dapat menciptakan gambar dengan detil sempurna pada pencahayaan optimal.


4.Opsi RAM Sampai 6 GB: Meningkatkan performa dalam melakukan berbagai tugas secara bersamaan.


5.Desain Sederhana: Penampilan yang terlihat canggih dan kontemporer.


6.Android 13: Menjalankan versi Android terbaru saat peluncuran.


7.Jack Audio 3.5mm: Masih tersedia untuk kamu yang suka menggunakan earphone kabel.


Samsung Galaxy A05 merupakan opsi yang menggoda di kelas harga jutaan rupiah, terlebih lagi apabila kebutuhan Anda lebih condong pada ketahanan baterai yang superior serta proses pengisian daya yang cepat.


Baterai berkapasitas 5000 mAh serta fitur pengisian cepat 25W membentuk pasangan ideal untuk aktivitas harian yang ekstensif. Sementara itu, kemampuan kameranya dengan resolusi 50 MP pun sudah cukup memadai untuk pemotretan santai.


Akan tetapi, Anda harus memperhatikan sejumlah kelemahannya. Layar beresolusi HD+ dengan tingkat pembaruan 60Hz bisa saja dirasakan kurang berkualitas oleh pengguna biasanya menuntut layar yang lebih tajam dan halus. Kurangnya fitur seperti NFC, sensor sidik jari, serta stabilitas pada kamera pun patut dipertimbangkan.


Apakah smartphone ini worth untuk dibeli? Bila Anda merupakan konsumen yang membutuhkan sebuah hp dengan ketahanan baterai lama, memiliki kinerja yang pas untuk kegiatan sehari-hari dari sederhana sampai sedang, serta kurang begitu mengutamakan adanya refresh rate layar tinggi ataupun teknologi canggih lainnya seperti NFC dan sensor sidik jari, maka Samsung Galaxy A05 senilai Rp1.429.000 bisa menjadi opsi yang sangat tepat.


Namun, jika kamu menginginkan layar yang lebih baik, performa gaming lebih tinggi, atau fitur-fitur modern lainnya, mungkin kamu perlu menabung sedikit lebih banyak untuk melirik HP lain di rentang harga yang lebih tinggi atau dari brand kompetitor yang menawarkan spesifikasi lebih lengkap di beberapa aspek. Selisih harga dengan kompetitor di kelasnya tidak terlalu jauh, jadi pilihan akhirnya kembali pada prioritas dan kebutuhanmu pribadi.***

Google Pixel 10 Akan Dirilis 13 Agustus, Berikut Rincian yang Membuatnya Menarik

0



ZONA GADGET


,


Jakarta



Google
dikabarkan akan meluncurkan seri
Pixel 10
Pada tanggal 13 Agustus 2025, lebih cepat daripada biasanya. Berita ini pertama kali disebar oleh akun @MysteryLupin, yang telah dipercayai sebagai penyedia informasi terpercaya di platform X—dahulu disebut Twitter—and juga didukung dengan laporannya.
Android Headlines
.

Pelepasan kali ini meniru jejak yang ditetapkan tahun lalu, dengan pengenalan seri Pixel 9 dilakukan pada pertengahan Agustus. Walaupun Google telah mengundang beberapa “Superfan” untuk menyaksikan perangkat terbarunya di akhir Juni, rilis resmi kepada khalayak umum masih direncakan untuk bulan Agustus.

Seperti dikutip dari
9to5Google
, Google akan memulai pra-pemesanan pada hari rilisnya, dengan perangkat akan diantar mulai tanggal 20 Agustus—yakni dua hari sebelum jadwal pengiriman tahun lalu yang baru dimulai pada tanggal 22 Agustus.

Serangkaian Pixel 10 diduga tidak akan menghadirkan modifikasi desain yang mencolok dibanding versi sebelumnya. Akan tetapi, aspek paling menonjol adalah adopsi chipset Tensor G5 hasil produksi TSMC, yang merupakan kemajuan signifikan dalam barisan produk tersebut.

Di samping itu, informasi tambahan mengungkap tentang peningkatan ukuran layar, pilihan warna terbaru, dan modifikasi signifikan di bagian kameranya. Seri yang bakal diluncurkan meliputi Pixel 10, 10 Pro, 10 Pro XL, dan 10 Pro Fold.

Deklarasi Google AI Ultra: Revolusi Baru untuk Kreator Digital Menuju Kemakmuran Cepat!

0


ZONA GADGET

– Baru-baru ini, Google telah merilis Google AI Ultra, yaitu layanan berlangganan tingkat atas yang dikhususkan untuk mendukung keperluan pembuat konten digital, pengembang aplikasi, serta profesional lainnya di tengah persaingan dunia maya yang makin ketat. Layanan ini menawarkan serangkaian fitur terkini dengan daya tampung yang signifikan melebihi pendahulunya, sehingga potensialnya bisa memberikan nilai tambah besar kepada para pelaku industri kreatif digital. Ayo kita bahas secara detail tentang konsep Google AI Ultra beserta dampak positifnya bagi peminatnya.

Apakah yang Dimaksud dengan Google AI Ultra?

Google AI Ultra merupakan layanan berlangganan tingkat atas yang menyediakan akses ke teknologi artificial intelligence (AI) paling mutakhir dari Google. Layanan ini diperkenalkan pada acara Google I/O tahun 2025 dan tidak hanya mengalami peningkatan dibanding versi Pro, tetapi juga membawa lonjakan besar dalam segi kapabilitas serta fiturnya. Harga langganannya mencapai sekitar $249,99 setiap bulan, namun Google AI Ultra mampu memberikan manfaat substansial bagi individu-profesional yang memerlukan sarana lebih canggih untuk meningkatkan imajinasi dan efisiensi kerja mereka.

Fitur Unggulan dari Google AI Ultra


  1. Pemrosesan Multimodal

    : Google AI Ultra dibangun di atas model Gemini 2.5 Pro Deep Think, yang mampu memproses data dalam berbagai format, termasuk teks, gambar, audio, video, dan kode. Kapasitas pemrosesan mencapai 1 juta token, memungkinkan pengguna untuk menganalisis dokumen panjang atau dataset kompleks dalam satu kali pemrosesan.


  2. Veo3

    Salah satu aspek terpilihnya adalah Veo3, sebuah instrumen untuk menciptakan video yang bisa membentuk klip visual premium lengkap beserta suara dan efek canggih berdasarkan penjelasan tertulis saja. Fitur ini amat bermanfaat buat pencipta yang mendambakan merancangkan materi visuel berkualitas tinggi tanpa harus memiliki perlengkapan mewah.


  3. Project Mariner

    Fitur ini membolehkan para pemakainya menangani sampai dengan 10 proyek secara bersamaan, mulai dari analisis pasaran hingga perencanaan jadwal isi konten. Melalui fitur tersebut, penggunanya bisa menjimat masa depan dan lebih terpusat kepada elemen-elemen kreatif dalam tugasan mereka.


  4. Penyimpanan Cloud 30TB

    Google AI Ultra menawarkan ruang penyimpanan sebesar 30TB, yang mencukupi untuk menampung ribuan jam video berkualitas tinggi atau miliaran dokumen kreatif. Fitur ini menjadikannya pilihan ideal bagi para pemakai yang menginginkan tempat simpan ekstra lebar buat pekerjaan mereka.


  5. Integrasi dengan Layanan Google

    : Pengguna Google AI Ultra dapat menikmati integrasi langsung dengan berbagai layanan Google seperti Docs, Gmail, dan YouTube Premium, yang membuat proses kerja menjadi lebih efisien.

Perbandingan dengan Google AI Pro

Meskipun Google AI Pro juga menawarkan fitur-fitur canggih, perbedaan antara kedua paket ini cukup signifikan. Google AI Pro, yang tersedia di lebih dari 150 negara, termasuk Indonesia, memiliki biaya langganan sekitar Rp154.500 per bulan. Paket ini cocok untuk kebutuhan harian, seperti analisis dokumen sederhana dan pembuatan konten dasar. Namun, Google AI Ultra menawarkan kapasitas komputasi yang 8 kali lebih tinggi dan penyimpanan 15 kali lebih besar dibandingkan Pro.

Untuk para profesional seperti studi pembuatan film indie atau regu penelitian, Google AI Ultra tentunya lebih menarik lantaran memberikan manfaat sebanding dengan harganya. Di samping itu, pemakai pun berhak atas YouTube Premium Individu serta dukungan teknikal terdepan, sehingga makin memperkaya nilai dari paket ini.

Dampak Langsung bagi Pengguna

Dengan Google AI Ultra, banyak tugas yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Misalnya, proses rendering video 4K yang biasanya memerlukan spesifikasi komputer tinggi kini bisa dilakukan melalui cloud dengan kualitas sinematik. Fitur whisk animate juga memungkinkan pengguna untuk mengubah sketsa kasar menjadi animasi hanya dengan beberapa klik, yang merupakan terobosan bagi desainer grafis dan ilustrator.

Untuk para pengusaha, Project Mariner bisa mengurangi hingga 70 persen waktu dalam mengelola operasional. Hal ini membebaskan mereka untuk lebih berkonsentrasi pada aspek kreatif bisnis serta menikmati sistem yang akan secara otomatis menyusun agenda rapat, melacak perkembangan pasar, dan mengirimi pelanggan laporannya.

Kesimpulan: Investasi Jangka Panjang

Google AI Ultra tidak hanya merupakan peralatan biasa, tetapi juga sistem komprehensif yang merombak pemahaman kita tentang produktivitas dan kreativitas. Walaupun biayanya cukup tinggi, manfaatnya dapat memberikan dampak signifikan bagi orang-orang yang sungguh-sungguh menciptakan konten di zaman digital ini. Berbekal beragam fitur mutakhir serta kapabilitas yang luas, Google AI Ultra sebaiknya dipertimbangkan sebagai pilihan investasi jangka panjang untuk pencipta digital yang bertujuan memperbaharui standar dan kecepatan dalam pekerjaan mereka.

Dengan rencana ekspansi ke negara lain, termasuk Indonesia, Google AI Ultra berpotensi menjangkau lebih banyak pengguna dan membantu mereka dalam menciptakan konten yang lebih inovatif dan berkualitas tinggi. Jika Anda seorang kreator digital yang mencari teknologi yang tidak hanya memudahkan tetapi juga membuka peluang baru, Google AI Ultra bisa menjadi pilihan yang tepat.

Inovasi Baru di Dunia Teknologi! Indosat dan GoTo Luncurkan Model AI 70 Miliar Paramater dengan Fitur Chat Multibahasa

0


FLORES TERKINI

– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) serta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo atau Grup GoTo) dengan gagah menghadirkan kemajuan baru di dalam lingkungan Large Language Model (LLM).
open-source
Indonesia, melalui peluncuran Sahabat-AI dengan model berkapasitas 70 miliar parameter yang dilengkapi dengan layanan
chat
Multibahasa. Peluncuran ini menjadi titik penting untuk bakat teknologi di Indonesia serta kemandirian digitalnya.

Setelah dipresentasikan untuk pertama kalinya dalam acara Indosat
Indonesia AI Day
Pada November 2024, terobosan tersebut menjadi titik balu penting untuk menguatkan kedaulatan digital di Indonesia, sesuai dengan janji pemerintah negara tersebut.

Dengan peningkatan kapasitas hingga 70 miliar parameter, Sahabat-AI sekarang memberikan ketepatan yang lebih baik, memungkinkan peluncuran layanan baru.
chat t
terupdate yang dapat dijangkau lewat website
sahabat-ai.com
baik aplikasi GoPay di bagian “Favorit Warga”.

Fitur tersebut memiliki kecerdasan tinggi dalam berpikir sehingga membuat pengguna lebih mudah mengajukan pertanyaan dan menerima respons yang bermanfaat menggunakan bahasa sehari-hari. Fitur itu sendiri hanya merupakan bagian dari beberapa di antara banyak fungsi serta aplikasi lainnya yang bisa digunakan pada versi terbaru ini.

Direktur Utama GoTo Group, Patrick Walujo, mengungkapkan bahwa sistem terbaru berparameter 70 miliar dan fitur obrolan Sahabat-AI akan lebih meningkatkan ekosistem kecerdasan buatan khusus untuk menyesuaikan diri dengan ciri-ciri unik Indonesia.

Menurut dia, keterampilan dalam berbagai bahasa serta tingkat ketepatan yang lebih baik membuat layanan tersebut dapat menanggapi permintaan dari publik dan pengusaha di semua wilayah Nusantara.

” Ini menunjukkan komitmennya terhadap kedaulatan digital serta dukungan atas visi Presiden Prabowo mengenai pembangunan teknologi dalam negeri,” ujar Patrick seperti disampaikan melalui pernyataan tertulis ke media pada hari Selasa, tanggal 3 Juni 2025.

Patrick juga menjelaskan, pengembangan model ini dilakukan bersama Indosat dan mitra lainnya untuk menciptakan platform yang lebih cerdas, cepat, dan terjangkau.

“Kami juga menghadirkan layanan chat Sahabat-AI di aplikasi GoPay yang sudah digunakan jutaan orang, sehingga masyarakat di seluruh negeri dapat dengan mudah mendapat manfaat dari LLM khas Indonesia ini,” ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa Sahabat-AI sudah berpengaruh secara signifikan terhadap para pelanggan di lingkungan bisnis GoTo, yang mencakup penurunan biaya, peningkatan mutu pelayanan, serta pengembangan hubungan lebih dalam dengan konsumen.

“Di luar inovasi teknologi saja, Sahabat-AI memberikan keuntungan strategis yang bisa mengakselerasi perkembangan ekonomi digital di Indonesia,” tambahnya.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa Indosat dengan bangga memimpin pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang berlandaskan pada prinsip kedaulatan Indonesia.

“Sebagai bagian dari inisiatif ini, kami meluncurkan GPU Merdeka, yaitu cloud AI yang menyediakan infrastruktur digital kuat guna mendukung perkembangan inovasi AI, keamanan nasional, kesesuaian dengan budaya setempat, serta ketersediaannya bagi berbagai kalangan masyarakat. Sahabat-AI tidak hanya sebuah model; ia merupakan aset negara yang diperkuat oleh kerjasama dan dirancang untuk manfaatan seluruh penduduk Indonesia,” jelasnya.

Indosat mengawali ekosistem Sahabat-AI guna memperkokoh serta mengaktifkan perannya dalam dunia digital Indonesia. Ini dimulai dengan penerapan GPU Merdeka yang disediakan oleh Lintasarta – AI Factory milik Indosat, termasuk juga penawaran jasa berbahasa multi-komunitas tersebut.
real-time,
Indosat menghadirkan struktur teknikal yang mendasari aspek-aspek utama seperti pembelajaran, pemrosesan informasi, serta peningkatan kapabilitas pada level luas untuk Sahabat-AI. Struktur tersebut dikelola dengan cara lokal sehingga menjamin bahwa semua data tetap berada di wilayah Indonesia, sambil juga menciptakan performa terbaik dan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Ini sangat vital bagi penerimaan teknologi serupa baik dari kalangan publik maupun bisnis-bisnis kreatif.

Versi teranyar Sahabat-AI saat ini tersedia dalam Bahasa Indonesia dan lima dialek regional yaitu Bahasa Jawa, Sunda, Bali, dan Batak, ditambah beberapa bahasa global lainnya. Dengan model ini, bisa dioptimalkan pula untuk sistem infrastruktur lokal, membolehkan beragam pemakai—mulai dari startup muda, lab penelitian akademik, sampai lembaga penyedia jasa publik skala besar—untuk menyatu dengan teknologi kecerdasan buatan dalam rutinitas kerja harian mereka.

Pengembangan Sahabat-AI mencerminkan jiwa gotong royong di Indonesia, menggabungkan penelitian institut, perguruan tinggi, jaringan media massa, badan pemerintahan, dan mitra-mitra lain dalam satu misi besar. Kerjasama tersebut masih aktif bekerja sama dengan beberapa kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Udayana, dan Universitas Sumatera Utara, bersama-sama dengan perusahaan-perusahaan pers seperti Kompas Grup, Republika, Tempo, dan HukumOnline untuk menjamin bahwa Sahabat-AI dapat digunakan secara maksimal sesuai kebutuhan lokal dan nilai-nilai budaya setempat.


Memperkuat kedaulatan digital Indonesia

Sejak awal, Sahabat-AI dibuat sejalan dengan visi kemandirian digital Indonesia. Semua data serta infrastrukturnya berupa server GPU dipastikan tersimpan di dalam negeri maupun regional Indonesia.
server
Milik pemiliknya sendiri, menjamin ketaatan kepada peraturan data dalam negeri. Dengan menyimpan serta menerapkan data secara langsung di Indonesia, Sahabat-AI menciptakan peluang baru bagi pemerintah dan lembaga publik Tanah Air guna merancang jasa kecerdasan buatan yang aman dan mandiri.

Pemimpin Badan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan bahwa kedaulatan data tidak hanya masalah teknis tetapi juga menjadi elemen penting dalam kemerdekaan negara di zaman serba digital ini. Dia merespon positif upaya GoTo serta Indosat yang mencetuskan program Sahabat-AI dan mendukung perkembangan teknologi dengan landasan identitas lokal.

“Melalui pengembangan solusi kecerdasan buatan yang memahami dan menanggapi berbagai macam bahasa serta budaya khas kita, kami melakukan gerakan penting untuk memastikan bahwa transformasi digital akan bermanfaat bagi semua warga negara Indonesia,” ujarnya.


Memberdayakan talenta teknologi AI

Pengembangan talenta nasional menjadi inti dari misi Sahabat-AI. Oleh karena itu, program magang terstruktur diluncurkan untuk membantu mahasiswa universitas lokal mendapatkan pengalaman langsung dalam pengembangan AI. Bersama ahli teknis GoTo dan Indosat, para peserta magang secara langsung berkontribusi pada pelatihan dan pengembangan model, memperoleh keterampilan praktis yang jarang diperoleh saat masa pendidikan. Pendekatan ini menjadikan Sahabat-AI bukan hanya sebagai inovasi nasional, tetapi juga platform untuk memajukan talenta AI Indonesia generasi berikutnya.

Salah satu peserta magang, Komang Ayu dari Universitas Udayana, mengatakan bahwa pengalaman magang tersebut memperdalam pemahamannya tentang pengembangan model end-to-end LLM.

“Saya belajar cara mengumpulkan dan memproses dataset, mengeksplorasi arsitektur model, dan memperoleh wawasan praktis tentang bagaimana data dipersiapkan dan digunakan untuk melatih model AI,” ujarnya.

Sejak peluncuran model berkapasitas 8 dan 9 miliar parameter, Sahabat-AI telah diunduh lebih dari 35.000 kali di Hugging Face. Untuk para pengembang teknologi, LLM dapat diakses secara gratis di situs Sahabat-AI dan halaman resmi Sahabat-AI di Hugging Face. Akses terbuka ini memberdayakan ekosistem AI Indonesia yang lebih luas untuk membangun, bereksperimen, dan berkolaborasi sehingga mendorong terciptanya berbagai aplikasi AI sesuai dengan kebutuhan lokal.

Unduh LLM Sahabat-AI melalui tautan berikut:
Hugging Face
.***

Luhut Binsar Pandjaitan Percaya pada Kekuatan AI, Prediksi Dapat Menghemat Negara Ratusan Triliun

0


ZONA GADGET

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menganggap bahwa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mempunyai peluang besar untuk meningkatkan efisiensi pemerintah. Menurutnya, penggunaan AI bisa membantu mengurangi biaya hingga mencapai ratusan triliun rupiah bagi negara tersebut.

Luhut menyampaikan hal tersebut ketika hadir pada acara launching Sahabat-AI, sebuah platform kecerdasan buatan lokal hasil pengembangan GoTo dan Indosat, di Jakarta. Dia menegaskan bahwa teknologi AI dapat dipakai untuk mendorong percepatan transformasi digital dalam bidang administrasi pemerintah.

Sebagai ilustrasi, salah satunya adalah distribusi bansos. Berdasarkan pendapat Luhut, implementasi teknologi seperti face recognition yang dikaitkan dengan database pemerintah bisa menjamin bahwa bantuan tersebut sampai kepada orang yang berhak menerima dengan tepat.

“Penerima bantuan dapat diperiksa menggunakan teknologi pengenalan wajah. Hal ini mampu mengurangi alokasi dana hingga Rp100 triliun,” ungkap Luhut pada hari Senin (2/6).

Dia menyebutkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan proses pengambilan keputusan dengan menggunakan analisis data yang lebih presisi. Hal ini akan membuat kebijakan menjadi semakin efektif dan terarah.

Luhut juga merujuk pada hasil survei Ipsos AI Monitor 2024, yang melibatkan lebih dari 23 ribu partisipan dari 32 negera. Survei ini menunjukkan bahwa Indonesia berada di antara negara-negara yang paling optimistis tentang keuntungan AI melebihi potensi ancamannya.

“Indonesia berada di antara negara-negara dengan tingkat kepercayaan terhadap AI yang paling tinggi. Kami perlu mendorong generasi muda agar lebih terlibat. Ini adalah hal yang patut kita banggakan,” ujar Luhut.

Menurut dia, digitalisasi sudah tidak menjadi pilihan lagi, tetapi keperluan yang mendesak. Dia mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto bertujuan agar sistem digital pemerintah dapat di launching mulai bulan Agustus tahun 2025.

“Presiden ingin sistem ini berjalan mulai Agustus. Masih butuh waktu untuk menyempurnakannya, tapi prosesnya sudah dimulai,” pungkasnya.

Gatot Kuat, Keyboardis Ungu Tak pernah Murung Meski Tanpa Keluhan Tentang Rasa Sakit, Menjadi Hilang dengan Cepat Makki: Tau-Tau

0


ZONA GADGET


Perginya Gatot Kies secara tiba-tiba membuat keluarganya serta teman-temannya kaget, termasuk sesama anggota band Ungu. Rekan satu bandnya seperti Rowman, Makki, dan Onci merasa sangat terkejut atas berita wafatnya Gatot Kies.

Makki menuturkan bahwa Gatot merupakan orang yang menyenangkan. Tidak hanya itu, Gatot juga tidak pernah mempermasalahkan rasa sakitnya.

“Mereka itu tidak pernah mengeluh jadi kita tidak tahu jika mereka sedang bermasalah,” ujar Makki saat ditemui setelah upacara pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Penggilingan Layur, Jakarta Timur, pada hari Selasa, 3 Juni 2025.

Saat Gatot sedang sakit, Makki serta anggota Ungu yang lain juga tidak mengetahui hal tersebut. Informasi itu hanya diperoleh mereka saat mendapat telepon dari keluarga Gatot.

“Kalau kayak gini juga, pas sakit tahu-tahu ngilang aja gitu. Kalau nggak dikabarin sama keluarganya, kita juga nggak tahu,” lanjutnya.

Selanjutnya, diketahui oleh Rowman bahwa Gatot mengidap kolesterol tinggi. Akan tetapi, Gatot sama sekali tidak peduli dengan kondisinya tersebut.

Pada akhirnya, Rowman menduga bahwa penyakit Gatot disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Hingga akhirnya tekanan darah naik dan menyebabkan pecah pembuluh darah.

“Apalagi karena penambahan berat badan tersebut, kami bertanya dan ternyata memang terdapat kolesterol. Terkadang orang tersebut mengabaikannya begitu saja,” jelaskannya.

“Maka makannya sesuka hati saja dia begitu. Terus berakhir dengan penumpukan yang membuat hal itu merangkak hingga ke atas (ke kepala). Ketika itu, tidak peduli apakah dia sedang marah atau memiliki pemikiran tertentu, kita tidak tahu pastinya, tapi kemungkinan besar ini dapat menyebabkan pembuluh darah meledak,” lanjut Rowman.

Saat Gatot mendapat perawatan intensif di rumah sakit, semua anggota grup Ungu sudah bergilir untuk menemaninya. Ketika itu, Gatot masih dapat memberikan respons melalui tanda-tanda.

“(Kondisi) sadar tapi nggak bisa ngomong ya. Belum bisa menjawab aja. (Menjawab) dengan pakai alat isyarat, digoyangin aja,” ujar Makki.

Meski demikian, Makki merasa senang dengan perkembangan Gatot pada saat itu. Dia merasa takjub dengan perjuangan Gatot untuk sembuh dari penyakitnya.

“Pada saat itu ya senang, dia sudah bisa merespon. Dan menurut saya, dia hebat. Semangat untuk hidupnya itu tinggi banget. Maksudnya dia berusaha untuk melawan penyakit,” tandas Makki.

Sebagai informasi, Gatot Kies Afierianto, keyboardis band Ungu yang dikenal dengan sapaan Gatz, meninggal dunia di usia 51 tahun pada Senin (2/6/2025) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Gatot Kies meninggal dunia karena pecah pembuluh darah di kepala. Dia sempat menjalani operasi dan dirawat intensif di ruang ICU RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, selama dua minggu sebelum mengembuskan napas terakhir.

Jenazah Gatot disemayamkan di kediamannya di Sunter Agung, Jakarta Utara, dan disalatkan di Masjid Diinul Qoyyimah dekat rumahnya. Kemudian, jenazah dimakamkan di TPU Penggilingan Layur, Jakarta Timur, Selasa (3/6/2025).

Diketahui, Gatz merupakan bagian dari formasi awal Ungu pada era 1990-an. Meski telah resmi hengkang sejak tahun 2002, ia tetap kerap tampil bersama sebagai additional player Ungu. (*)

Huawei Pura 80 Series Siap Rilis Juli 2025: Fokus pada Fotografi dan Kecerdasan Buatan

0


PR JABAR

– Huawei dilaporkan sedang mempersiapkan seri smartphone premium terbaru mereka, yaitu Huawei Pure 80 series, yang direncanakan akan dirilis pada Juli 2025.

Serangkaian produk ini diperkirakan akan menghadapi kompetisi ketat dari pemimpin pasar seperti Xiaomi 15 Ultra dan Samsung Galaxy S25 Ultra, terlebih lagi karena menonjolkan aspek inovatif dalam sektor kamera serta sistem operasi yang dikembangkan secara mandiri.

Ponsel tersebut diklaim menawarkan sistem kamera canggih, menggunakan sistem operasi asli dari Huawei bernama HarmonyOS, serta direncanakan untuk diluncurkan bersamaan dengan perayaan Dragon Boat Festival di China.

Informasi tersebut berasal dari whistleblower teknologi di Weibo bernama Fixed Focus Digital. Mereka mengklaim bahwa seri Huawei Pure 80 akan meluncurkan preorder segera setelah perayaan Festival Perahu Naga di Cina, yaitu antara tanggal 31 Mei sampai dengan 2 Juni tahun 2025.

Pelepasan secara resmi dijadwalkan untuk bulan Juli tahun 2025 dan akan diperkenalkan dengan HarmonyOS 5 versi terkini serta peningkatan fitur kecerdasan buatan.


Fitur Kamera yang Menarik serta Spesifikasi Unggulannya

Untuk varian khusus Huawei Pura 80 Ultra, dirancang agar menonjol dalam bidang fotografi dan videografi menggunakan sensor internal SmartSens SC5A0CS berukuran 1 inci.

Kamera sensor buatan divisi XMAGE dari Huawei ini memberikan janji pada kemampuan rekamannya yang mungkin bisa melampaui kompetitornya.

Ini diperkuat oleh kepekaan terhadap cahaya berkat teknologi matriks pixel RYYB unik dari Huawei.

Pengaturan kamera tersebut juga diharapkan mencakup sensor suhu warna 2MP meningkat dari 1,6MP di Pura 70 Ultra untuk meningkatkan akurasi warna.

Sayangnya, belum ada informasi yang dapat diandalkan tentang chipset yang akan digunakan pada seri Pura 80. Beberapa spekulasi mengarah pada Kirin 9020 yang baru.


Target Pasar dan Persaingan Global

Kemungkinan besar ponsel ini akan dipasarkan secara eksklusif untuk pasar China karena adanya pembatasan perdagangan yang masih berlaku.

Namun, peluncurannya tetap dapat menarik animo global, terutama di tengah acara WWDC Apple dan perilisan ponsel lipat Samsung yang juga dijadwalkan pada Juli mendatang.

Kehadiran Huawei Pura 80 series diharapkan dapat menambah panas persaingan di pasar ponsel premium.***

Rekomendasi AI Terbaik Untuk Segala Kebutuhan Pekerja dan Mahasiswa di Indonesia

0


ZONA GADGET

– Pada zaman digital hari ini, teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah menjadi sarana penting untuk para profesional dan pelajar. Melalui ragam program yang ada, AI mampu mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, serta mutu dalam bekerja maupun belajar. Berikut terdapat sejumlah anjuran dari aplikasi AI paling tepat yang bisa diandalkan oleh pekerja dan mahasiswa.

1. ChatGPT

ChatGPT merupakan salah satu varian kecerdasan buatan yang paling sering dipakai dan diminati. Dirancang oleh OpenAI, perangkat lunak ini bekerja sebagai asisten digital yang bisa mendukung dalam menyelesaikan pertanyaan ilmiah, menghasilkan konsep baru melalui brainstorming, serta merumuskan draf penulisan. Aplikasi tersebut mampu berkomunikasi langsung dengan para pemakainya layaknya percakapan antar manusia, sehingga amat efisien untuk dialog atau memperjelas konten pelajaran.

2. Grammarly

Grammarly merupakan sebuah perangkat lunak kecerdasan buatan yang amat berguna untuk memperbaiki tata bahasa, ejaan, serta cara penyampaian teks. Melalui fasilitas pengecekan gaya komunikasi tertulis dan anjuran kata sinonim, Grammarly mendukung para pemakainya agar bisa menciptakan karya tulis yang lebih baik tanpa cacat. Perangkat ini mampu diselaraskan dengan sejumlah sistem pengolah kata seperti Microsoft Word dan Google Docs, sehingga menjadi solusi sempurna bagi pelajar maupun pegawai yang rutin melakukan aktivitas menulis.

3. Notion AI

Notion AI merupakan fasilitas di dalam program Notion yang mendukung pengguna dalam menata kegiatan dan dokumen. Ia mampu menyederhanakan konten kursus yang luas menjadi ringkasan kunci, menjadikannya asisten berharga bagi para siswa dalam mencatat ide-ide utama dengan rapi. Selain itu, fitur tersebut pun meningkatkan kerja sama antar anggota kelompok, membuatnya ideal sebagai sarana administratif projek untuk profesional.

4. Zotero

Zotero merupakan perangkat lunak pengaturan rujukan yang menerapkan teknologi kecerdasan buatan guna mendukung pengguna dalam merancang struktur bahan penelitian, menciptakan daftar pustaka secara mandiri, serta menjaga catatan kutipan. Melalui Zotero ini, para pelajar bisa mengekspedisi berkas jurnal, teks buku, hingga aset digital lainnya sebagai pegangan di kemudian hari. Fitur tersebut amat bernilai bagi individu-individu yang kerapkali terlibat dalam aktivitas riset dan butuh metode praktis untuk melacak informasi seputar rujukan.

5. Otter.ai

Otter.ai adalah aplikasi AI yang merekam dan mentranskripsikan percakapan secara real-time. Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa yang ingin merekam kuliah atau wawancara penelitian. Dengan fitur berbagi transkrip, pengguna dapat bekerja sama dalam tim dengan lebih efisien, sehingga meningkatkan produktivitas.

6. Canva AI

Canva merupakan sebuah platfom desain grafis yang terbilang sederhana bahkan untuk para pemula. Menggunakan teknologi Canva AI memungkinkan penggunanya menciptakan hasil karya profesional seperti poster, slide presentasi, serta diagram. Selanjutnya, aplikasi tersebut bisa pula merombak teks menjadi bentuk ilustrasi digital, sehingga membuat peranti ini semakin efektif dalam mendukung penyajian materi secara visual.

7. QuillBot

QuillBot merupakan sebuah perangkat lunak untuk melakukan paragrafisasi menggunakan teknologi AI yang dirancang untuk mendukung pengguna dalam merombak kembali kalimat mereka sambil mempertahankan arti asli namun mengoptimalkan kecerahan serta ciri khas cara penulisan. Alat ini amat bermanfaat bagi pelajar yang sedang mencari metode baru untuk mereformulasikan data dari teks ataupun jurnal sehingga tampak seperti tulisan sendiri dan bukannya salinan langsung. Tambahan lagi, QuillBat dilengkapi dengan fasilitas deteksi kesalahan ejaan dan susunan argumen essay yang dapat meringkas waktu diperlukan saat membuat dokumen.

8. Perplexity AI

Perplexity AI adalah mesin pencari berbasis AI yang dapat memberikan penjelasan rinci dan merangkum topik-topik kompleks dengan referensi terpercaya. Ini sangat berguna untuk mahasiswa dan pekerja yang membutuhkan informasi cepat dan akurat untuk tugas mereka. Dengan adanya aplikasi ini, pengguna dapat menghemat waktu dalam mencari informasi yang relevan

Samsung dan Perplexity AI Bersiap Lawan Google

0


ZONA GADGET–

Dunia teknologi bersiap menyambut kejutan baru. Samsung dilaporkan tengah mempersiapkan langkah strategis yang bisa mengubah lanskap pencarian digital di perangkat mobile. Menurut sumber internal, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu akan mengintegrasikan teknologi pencarian berbasis kecerdasan buatan milik Perplexity AI ke perangkat-perangkatnya tahun ini.

Tampaknya, integrasi ini mungkin akan tampil pertama kali di seri Galaxy S26, yang diperkirakan dirilis pada awal tahun 2026. Namun demikian, sumber tersebut mengingatkan bahwa spesifikasinya masih dibahas dan dapat berubah.

Tindakan ini tidak semata-mata merupakan kerja sama rutin. Dalam putaran pendanaan paling baru, Samsung dikenal sebagai salah satu pemodal besar di Perplexity, sebuah perusahaan rintisan kecerdasan buatan yang sedang populer saat ini. Perplexity dilaporkan mengejar investasi hingga US$500 juta dan diproyeksikan memiliki penilaian valuasi luar biasa senilai US$14 miliar.

Rencana Samsung dianggap sebagai langkah guna memperkecil keterkaitan mereka terhadap Google, lebih spesifik lagi berkaitan dengan fitur penelusuran web serta pelayanan yang didasarkan pada data. Ini mirip dengan strategi Apple, yang sedang mencoba-coba opsi mesin telusur lain untuk produk-produk mereka, mungkin melibatkan kolaborasi dengan perusahaan rintisan teknologi kecerdasan buatan.

Apabila terealisasikan, kemitraan ini akan menjadi kerjasama terbesar yang dimiliki Perplexity dengan sebuah perusahaan perangkat genggam, melebihi kesepakatan sebelumnya dengan Motorola.

Perplexity terkenal sebagai penyedia kecerdasan buatan untuk mencari informasi dengan kecepatan tinggi, relevansi konteks, serta sedikitnya iklan, memberikan pengalaman unik dibandingkan mesin telusur tradisional. Berkat dukungan dari Samsung, teknologi ini memiliki potensi besar untuk memasuki pasar dunia secara massif.

Saat ini, baik Samsung maupun Perplexity belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut. Akan tetapi, rumor-rumor yang beredar telah menarik minat serta memicu spekulasi dari banyak pihak tentang seperti apa tampilan dan pengalaman menggunakan Galaxy S26 di masa depan.

Integrasi seperti itu juga mengindikasikan arah baru dalam industri teknologi, di mana proses mencari informasi bukan hanya sebatas mengetik kata kunci, tetapi telah berkembang menjadi interaksi langsung dengan asisten cerdas yang didukung oleh kecerdasan buatan.

Apabila Samsung memang bekerja sama dengan Perplexity, tidak mustahil bahwa masa depan penelusuran informasi bakal berevolusi dengan pesat menjadi lebih cekatan, bijaksana, serta terpersonalisasi. Sebagai imbasnya, Google—yang sebelumnya merajai pasar—mungkin perlu mulai bersikap hati-hati.

Otomatisasi Iklan Berbasis AI: Mengejar Visi di Tahun 2026

0

Meta Platforms mengumumkan rencana ambisius untuk sepenuhnya mengotomatisasi pembuatan dan penargetan iklan dengan kecerdasan buatan (AI), menurut
Wall Street Journal
Pada hari Senin (2/6/2025), Meta berencana untuk mengimplementasikan otomatisasi iklan yang ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2026. Ini merupakan titik balik signifikan di bidang periklanan digital, merangkul lebih dari 3,43 miliar pengguna aktif global milik Meta.

Melalui inovasi tersebut, merek cukup menyediakan gambar produk dan anggaran. Selanjutnya, AI Meta akan menghasilkan iklan dalam bentuk gambar, video, dan teks, sekaligus menentukan audiens yang tepat di platform seperti Instagram dan Facebook. Strategi ini bertujuan meningkatkan efisiensi, personalisasi, dan posisi Meta di pasar iklan global.

1. Perubahan iklan dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI)

Meta saat ini tengah merancang perangkat AI yang bisa menciptakan ragam variasi iklan dengan otomasi, di antaranya adalah pengaturan latar belakang berupa gambar atau video yang telah dipersonalisasi.
real-time
sesuai dengan lokasi dan keinginan pengguna.

“Kami ingin membangun solusi AI yang memberikan hasil terukur dalam skala besar,” ujar CEO Meta Mark Zuckerberg, dikutip dari
Wall Street Journal.

Alat ini juga dapat mengoptimalkan anggaran dengan menyarankan alokasi dana yang paling efektif. Pendekatan ini mengurangi proses manual, memungkinkan pengiklan fokus pada strategi. Meta mencatat peningkatan performa iklan melalui alat seperti Meta Lattice, yang mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 22 persen pada kuartal kedua 2024, dilansir
Marketing Dive.

Meski demikian, otomatisasi ini menimbulkan kekhawatiran.

“Sentuhan manusia tetap penting untuk menjaga tanggung jawab dan etika dalam periklanan,” kata Mike Proulx, Wakil Presiden Forrester, dikutip dari
Marketing Dive.

Dia menggarisbawahi kebutuhan akan keseimbangan di antara teknologi dan kreasi manusia supaya iklan tetap otentik serta relevan.

2. Dampak pada pengiklan dan pasar

Lebih dari 4 juta pengiklan telah menggunakan alat AI generatif Meta seperti Advantage+ untuk mengoptimalkan berbagai format iklan. Pada Kamis (30/1/2025), Meta melaporkan peningkatan efisiensi signifikan, terutama di sektor
e-commerce, gaming
, dan media.
Bloomberg
mencatat pertumbuhan pendapatan iklan Meta sebesar 22 persen pada kuartal kedua 2024, melampaui ekspektasi Wall Street.

Langkah ini juga menjadi respons terhadap persaingan dengan Google dan Amazon dalam teknologi iklan berbasis AI.

“Meta ingin menjadi pusat layanan terpadu bagi pengiklan—cukup tetapkan tujuan dan anggaran, sisanya ditangani platform,” kata Zuckerberg, dikutip dari
Marketing Dive.

Namun, sebagian pengiklan khawatir kehilangan kontrol kreatif. AdExchanger melaporkan bahwa beberapa fitur penargetan manual akan dihentikan, memicu kekhawatiran soal fleksibilitas kampanye. Meta menanggapi dengan memperkenalkan
opportunity scores
untuk memberi rekomendasi peningkatan performa.

3. Tantangan dan prospek masa depan

Otomatisasi ini menghadapi tantangan serius, seperti isu privasi dan risiko penyalahgunaan AI, termasuk penyebaran
deepfake.
Akademi Pendidikan Berkelanjutan merekam bahwa 67% marketer cemas tentang ketiadaan latihan AI, sementara 47% lainya merasakan ancaman dari teknologi AI terhadap pekerjaan mereka. Hanya sekitar 36% perusahaan yang telah menerapkan pedoman etis untuk AI, hal ini menunjukkan pentingnya adanya aturan yang lebih tegas dalam bidang tersebut.

Meta juga menemui rintangan dalam hal teknologi, termasuk penangguhan pengenalan model AI “Behemoth” berkat keprihatinan terkait kemampuannya tersebut, sebagaimana diberitakan.
Reuters.

Meskipun demikian, perusahaan masih sangat yakin terhadap rencana penanaman modal senilai 60-65 miliar dolar AS (sekitar Rp974,7 triliun hingga Rp1 kuadriliun) yang akan diinvestasikan dalam bidang infrastruktur kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2025.

“Kami menganggap tahun 2025 sangat penting bagi perkembangan AI,” kata Zuckerberg.

Dengan proyek Otomatisasi Iklan Meta berbasis kecerdasan buatan, perusahaan tersebut bertujuan untuk
Meta AI
bisa mencapai 1 miliar pengguna aktif setiap bulan diakhir tahun 2025, meningkat dari 700 juta seperti sekarang. Menurut
Marketing Dive,
Ini menunjukkan kesanggupan Meta dalam membimbing perubahan iklan digital dengan menggunakan kecerdasan buatan, sambil menghadapi berbagai masalah etika dan teknis yang timbul bersamanya.