Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda blog Halaman 683

Kolaborasi Inovatif: Menjaga Kedaulatan Teknologi dengan Etika Pancasila

0


ZONA GADGET

Institut Teknologi Bandung melalui STEI ITB menyelenggarakan sebuah webinar bernama “Humanizing Artificial Intelligence”. Webinar tersebut diadakan pada tanggal 31 Mei 2025 dengan metode daring dan merupakan forum diskusi umum dari berbagai bidang untuk membahas masalah-masalah krusial sebagai dasar rancangan jalur menuju kecerdasan buatan di Indonesia yang didasari oleh prinsip-prinsip Pancasila.

Acara tersebut diselenggarakan untuk mendukung penggunaan kecerdasan buatan (AI) secara etis, inklusif, serta sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika.

Webinar tersebut diawali dengan sambutan dari Dekan STEI ITB Tutun Juhana yang mengingatkan agar pengembangan kecerdasan buatan jangan hanya fokus pada aspek efisiensi saja. “Perlu ditekankan bahwa penerapan AI harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip pancasila,” katanya.

Dia juga mendorong semua pihak yang terlibat untuk bekerja sama dan menjamin bahwa AI tidak menjadikan martabat manusia sebagai ancaman, melainkan justru meningkatkan derajat kemanusiaan.

Pada sesi awal dibahas tentang peran strategis Indonesia di panggung internasional terkait perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ardi Sutedja, yang juga sebagai Ketua Indonesia Cybersecurity Forum (ICSF), menyebutkan bahwa diperlukan suatu metode manajemen resiko untuk mencegah digitalisasi menjadi alat bagi negara lain hanya mempromosikan produk teknologinya di tanah air kita. Dia pun menyoroti betapa krusialnya pembentukan regulasi serta kerjasama antar bidang pada proses penerapan AI.

” Ini tidak hanya pekerjaan satu pihak, tetapi merupakan kolaborasi multipihak yang melibatkan beragam bidang ilmu,” ungkapnya.

Ajar Edi selaku SVP Government Affairs PT Indosat Tbk. menyampaikan urgensi membangun sovereign AI sebagai cara agar Indonesia tidak hanya jadi konsumen, tapi juga produsen teknologi. Ia menyatakan bahwa hilirisasi dan kedaulatan data adalah kunci.

“Ketika AI factory ada di Indonesia, maka seluruh datanya akan diolah di Indonesia,” jelasnya.

Diharapkan hal itu menjadi penting supaya penyelesaian masalah yang menggunakan AI sesuai dengan lingkungan setempat dan memiliki dampak ekonomi secara jangka waktu lama.

Panji Wasmana, yang menjabat sebagai Chief Technology Officer Nasional di Microsoft Indonesia, menyampaikan tentang tren penerapan kecerdasan buatan bertipe agentik dalam lingkungan kerja. Presentasi ini didasarkan pada penelitian Microsoft yang melibatkan lebih dari 31.000 responden secara global.

Dia menekankan bahwa kendali manusia tetap krusial meskipun AI semakin otonom. “Bagaimana kami empower pengguna untuk mengerti risiko dan mampu memastikan bahwa AI dapat dikontrol sedemikian rupa,” ujarnya, seraya menyebut literasi AI, pemikiran inovatif, dan adaptabilitas sebagai kemampuan kunci masa depan.

Sedangkan di sesi kedua memperdalam prinsip-prinsip pengembangan AI yang berpusat pada manusia. Ayu Purwarianti, peneliti dari Pusat AI ITB, menekankan bahwa AI harus selalu berada di bawah kendali manusia, menjamin keamanan data, serta transparan, dapat dijelaskan (explainable), dan akuntabel. Ia menyatakan, “AI tidak boleh berbahaya dan bertentangan dengan prinsip dan keamanan manusia.”

Di sisi lain, penguatan literasi kecerdasan artifisial juga menjadi prioritas, termasuk pemahaman etika, adaptif mindset, dan pendidikan karakter sejak dini.

Iradat Wirid dari CfDS UGM mengingatkan bahwa AI yang human-centered bukan hanya tentang hasilnya, tapi juga tentang bagaimana AI dirancang dan siapa yang dilibatkan. Merujuk pada pemikir awal AI seperti Norbert Wiener dan J.C.R. Licklider, ia menekankan bahwa inovasi teknologi harus berpihak pada manusia, bukan gadget worship. Ia juga menyoroti empat tantangan besar dalam era AI: keamanan data, disinformasi, ketimpangan ekonomi, dan etika.

Indriaswati Dyah dari ELSAM menyatakan bahwa konsep human-in-the-loop atau adanya peran manusia pada setiap tahap siklus AI, mulai dari pembuatan sampai dengan implementasinya, mesti menjadi pedoman pokok. Dia berpendapat bahwa posisi Indonesia yang merupakan pemakai teknologi bukan produsennya membuat penanganan Hak Asasi Manusia dalam bidang ini kian vital. “Masih sedikitnya kesadaran terkait ancaman potensial AI untuk memperkuat ketidaksetARAan dan diskriminasi,” katanya sambil menekankan betapa diperlukannya kerjasama lintas sektor diluar lingkup pemerintahan.

Sedangkan panel ketiga menyoroti pendidikan sebagai fondasi ekosistem AI yang beretika dan berkelanjutan. Henke Yunkins dari Indonesia AI Society mengungkap bahwa AI bukan dirancang untuk jujur, tetapi untuk terdengar meyakinkan. Ia menekankan pentingnya empat komponen dalam pendidikan AI: literasi dasar, eksperimen, sosial-emosional, dan hasil pembelajaran yang lebih bermakna. “Pendidikan bukan soal mengejar teknologi saja, tetapi membentuk manusia. Manusia yang harus menentukan arah perkembangan AI itu sendiri,” ujarnya.

Andy Ardian dari ECPAT Indonesia memperingatkan dampak AI terhadap privasi anak, terutama ketika anak-anak mulai berinteraksi dengan chatbot berbasis AI. Ia menyoroti risiko bias data yang bisa memperkuat stereotip sosial serta ketergantungan teknologi yang menggerus kemampuan berpikir kritis anak-anak. Sementara itu, Narenda Wicaksono dari Dicoding menekankan perlunya keterlibatan industri dalam menyusun kurikulum yang relevan. “Setelah tahu dan bisa, harus ada keinginan juga dalam menjadi bagian dari perkembangan teknologi ini,” tuturnya.

Diena Haryana dari SEJIWA Foundation menyatakan tambahan bahwa kemampuan fizikal, sosial, serta rohani anak perlu dipersiapkan terlebih dahulu sebelum mereka diperkenalkan dengan kecerdasan buatan (AI). Dia menebarkan pesan penting, “Kecerdasan buatan tak patut merengkahkan waktu bermain dan penjelajahan si anak.” Teknologi dapat dijadikan sarana pembantu namun jangan sampai menciderai perkembangan pertumbuhan mereka. Dalam hal ini guru juga memerlukan pemberdayaan sementara penggunaan teknologi semestinya hanya sebagai media, bukan tujuan utama dalam dunia pendidikan.


Menuju Ekosistem AI Indonesia yang Inklusif dan Berdaulat

Melalui tiga sesi panel yang merepresentasikan perspektif akademisi, masyarakat sipil, dan pelaku industri, webinar ini menandai pentingnya pendekatan kolaboratif dalam membangun ekosistem AI nasional yang inklusif dan berkeadilan. STEI ITB menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga nilai dan prinsip yang menopang penggunaannya. Dengan menjadikan manusia sebagai pusat dan tujuan dari inovasi, Indonesia diharapkan mampu menavigasi transformasi digital secara berdaulat, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaa.

Perbandingan Tepat: Fintech, PayLater, dan Kartu Kredit dalam Persaingan Bisnis Pembiayaan Konsumtif

0


ZONA GADGET.CO.ID – JAKARTA.

Bisnis kartu kredit bank tampaknya semakin terancam dengan kehadiran produk pembiayaan konsumtif fintech peer to peer lending (P2P) dan BNPL (paylater) yang menawarkan kemudahan dan fleksibilitas.

Tercermin dari pertumbuhan
outstanding
pembiayaan fintech dan BNPL lebih tinggi dibandingkan dengan kartu kredit.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
outstanding
pembiayaan konsumtif fintech telah mencapai Rp 51,93 triliun per Maret 2025. Jumlah ini mengambil porsi 64,9% dari total
outstanding
pembiayaan fintech yang tercatat sebesar Rp 80,02 triliun, naik 28,72% secara tahunan.

Di saat yang sama, utang masyarakat Indonesia di BNPL di perbankan mencapai Rp 22,78 triliun per Maret 2025. Angka tersebut meningkat 32,18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Porsi kredit paylater bank tercatat sebesar 0,29% dari kredit perbankan secara keseluruhan.

Sementara itu, jumlah rekening paylater di perbankan juga mencatatkan kenaikan menjadi 24,56 juta pengguna, dari bulan sebelumnya yang sebanyak 23,66 juta pengguna.

Sementara itu, nilai transaksi kartu kredit per Maret 2025 sebagaimana dicatat Bank Indonesia (BI) yakni sebesar Rp 37,82 triliun, hanya meningkat 4,7% yoy. Jumlah kartu yang beredar juga hanya meningkat 2,9% yoy, yakni sebanyak 18,67 juta kartu.

Pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran Arianto Muditomo menyampaikan, bahwa fintech P2P lending telah mengambil porsi dominan dalam pembiayaan konsumtif, melampaui kartu kredit perbankan maupun paylater dari perusahaan pembiayaan.

“Ini mencerminkan pergeseran preferensi konsumen ke layanan yang lebih mudah diakses, cepat, dan minim persyaratan administratif,” kata pria yang akrab disapa Didiet kepada ZONA GADGET.co.id, Minggu (1/6).

Persaingan dalam sektor pembiayaan konsumtif saat ini juga disebut menjadi semakin ketat, dengan fintech P2P menjadi pemain yang agresif berkat inovasi teknologi, penetrasi digital, serta pendekatan personalisasi berbasis data yang sulit ditandingi oleh produk konvensional seperti kartu kredit.

Didiet melihat, ke depan, bisnis kartu kredit bank berpotensi menjadi yang paling terancam jika tidak segera bertransformasi secara digital dan memperbaiki kecepatan serta fleksibilitas layanannya.

“Fintech P2P dan paylater menawarkan proses yang lebih instan, integrasi langsung dengan ekosistem e-commerce, serta promosi yang agresif. Kelebihan-kelebihan ini membuat generasi muda yang menjadi pasar utama pembiayaan konsumtif lebih memilih alternatif tersebut dibanding kartu kredit yang dianggap kaku dan lambat,” katanya.

Oleh karena itu, Bank disebut perlu berinovasi dan menyederhanakan proses agar tetap relevan dalam lanskap yang semakin kompetitif ini.

Berdasarkan dari Findex juga menyebutkan ada pergeseran sumber pembiayaan dari individu atau keluarga ke perangkat handphone. Orang saat ini tidak lagi meminjam uang di keluarga ataupun individu.

Selain itu, masih banyak yang tidak dapat mengakses perbankan karena satu dua hal. Praktik ini menyuburkan pembiayaan alternatif, terutama dari financial technology (fintech). Dua di antaranya adalah Buy Now Pay Later (BNPL) dan Pinjaman Daring (Pindar).

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda pun menilai, proses registrasi kartu kredit yang memakan waktu lama serta ketidakpastian akan terverifikasinya pengajuan pendaftaran membuat minat masyarakat berkurang akan kartu kredit.

Di saat yang sama, ada transformasi kebiasaan transaksi keuangan masyarakat ke ranah digital sehingga mereka lebih mengandalkan layanan keuangan berbasis teknologi dengan proses registrasi yang mudah, seperti ditawarkan paylater.

“Kartu kredit pun mulai ditinggalkan oleh Bank. Bank sekarang sudah mulai adopsi BNPL juga. Dan potensinya sangat besar terutama yang dari perbankan. Mereka sudah punya database nasabah yang bisa dijadikan pemilik BNPL juga. Data juga menunjukkan kinerja kartu kredit semakin menurun, di saat penyaluran BNPL dan pindar meningkat hingga dua digit,” jelas Huda.

Selain itu, kata Huda ada dorongan sisi konsumtif anak muda, terutama di tahun 2021-2022. Mereka menganut konsep YOLO, dimana selama masih hidup, mereka menikmati hidup sesuai keinginan dengan mereka.

“Tercatat dalam rentang tahun 2021 hingga 2022, pinjaman yang dialokasikan kepada kalangan remaja mengalami kenaikan cukup signifikan. Di masa tersebut, permintaan akan barang-barang konsumsi pun melonjak, seperti misalnya pembelian tiket konser serta hal lain serupa,” jelasnya.

PT Bank Mandiri Tbk (
BMRI
Mencatat peningkatan transaksi kartu kredit sebesar 23% per tahun (year-on-year/yoy) sampai dengan Maret 2025. Pada saat ini, total jumlah kartu kredit Bank Mandiri yang tersebar di kalangan publik sudah mencapai 2 juta unit.

Senior Vice President Kartu Kredit di Bank Mandiri, Agus Hendra Purnama, mengestimasi bahwa pertumbuhan transaksi kartu kredit bakal tetap berlangsung dan diproyeksikan bisa menyentuh angka 30% untuk seluruh tahun ini.

Sebaliknya, semenjak diperkenalkan di penghujung tahun 2023, jasa Livin’ Paylater secara berkelanjutan mengalami pertumbuhan yang positif. Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara, sampai triwulan pertama tahun 2025, jumlah transaksi dari Layanan ini sudah meningkat pesat dengan angka rata-rata pertambahan perbulan mencapai dua digit.

“Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi pertumbuhan frekuensi transaksi lebih dari 2,8 kali lipat, mencerminkan tingginya animo dan kepercayaan nasabah terhadap layanan ini, dengan kualitas kredit yang membaik, tercermin dari jumlah pengguna naik 2,3 kali lipat secara tahunan pada periode yang sama,” ungkap pria yang akrab disapa Ossy ini.

Saat ini, jumlah pengguna aktif Livin’ Paylater juga telah menembus lebih dari 160.000 nasabah, dengan dominasi berasal dari segmen milenial dan urban digital-savvy.

Pihaknya melihat tren penggunaan Livin’ Paylater yang terus meningkat secara konsisten dari waktu ke waktu, khususnya pada kategori transaksi e-commerce & groceries. Hal ini sejalan dengan pergeseran perilaku konsumen ke arah digital dan meningkatnya preferensi terhadap opsi pembiayaan fleksibel.

“Ke depan, kami optimistis pertumbuhan ini akan berlanjut dengan momentum yang positif, seiring dengan strategi kami memperluas kerja sama dengan berbagai mitra serta peningkatan kapabilitas fitur di Livin’ by Mandiri,” ungkapnya.

Sementara bisnis kartu kredit di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga terlihat tumbuh hingga kuartal l tahun ini.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, nilai transaksinya tumbuh 9% YoY menjadi Rp 32 triliun. Dengan total outstanding meningkat 13,9% YoY menjadi sebesar Rp 23,3 triliun.

Adapun, jumlah kartu kredit yang beredar saat ini kata Hera telah mencapai 4,91 juta.

Di saat yang sama, sejak diluncurkan pada Oktober 2023, BCA melihat animo yang tinggi dari masyarakat terhadap Paylater BCA. Hingga kuartal I 2025, outstanding Paylater BCA mencapai Rp 356 miliar atau naik sekitar 96% yoy.

“NPL Paylater juga BCA tetap terjaga baik, seiring komitmen BCA dalam penyaluran kredit yang pruden, sekaligus mempertimbangkan prinsip-prinsip kehati-hatian dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin,” ungkap Hera.

Pihaknya pun berharap transaksi menggunakan Paylater BCA dapat mencatatkan pertumbuhan positif pada 2025.

Adapun PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat kenaikan frekuensi transaksi kartu kredit hanya sebesar 7% secara tahunan per April 2025. Volume transaksinya juga meningkat 1% YoY dibanding April tahun sebelumnya.

General Manager Bisnis Kartu BNI, Grace Situmeang, menerangkan, pertumbuhan ini didorong oleh penajaman segmentasi nasabah sehingga kartu kredit yang ditawarkan menjadi lebih relevan dengan karakteristik mereka.

Selain itu, kampanye berbasis transaksi serta promosi di sektor travel, gaya hidup, dan e-commerce juga turut mendorong peningkatan penggunaannya.

Hal ini menurut Grace juga diperkuat oleh perluasan kerja sama BNI dengan berbagai merchant dan meningkatnya digitalisasi transaksi kredit lewat QR Code Indonesian Standard (QRIS).

“Kami melihat adanya pergeseran perilaku transaksi masyarakat ke arah pembayaran nontunai sebagai pendorong utama,” terang Grace.

Meskipun demikian, Grace menyebutkan bahwa terdapat peningkatan rasio pinjaman bermasalah atau
non performing loan
(NPL) kartu kredit BNI meskipun tidak menyebutkan jumlahnya. Dia mengatakan bahwa peningkatan tersebut dikarenakan oleh pergantian pola konsumsi serta kapabilitas pembayaran pelanggan. Seperti yang kita ketahui, menurut pendapatnya, Indonesia masih belum bisa melepaskan diri dari tekanan ekonomi domestik.

“Namun demikian, kita tetap memastikan bahwa kualitas portofolio pinjaman selalu dalam tahap sehat dengan meningkatkan pengelolaan risiko, melakukan evaluasi rutin pada debitur bermasalah, serta menerapkan strategi perlindungan yang lebih sigap dan teliti saat memberikan kredit,” jelas Grace.

Dengan demikian, Grace tetap optimitis bisnis kartu kredit BNI bakal terus berkembang hingga akhir 2025, seiring dengan layanan kartu kredit BNI yang terdigitalisasi.

Sementara PT Allo Bank juga mencatat jumlah aplikasi PayLater yang masuk terus meningkat dengan total kredit yang disalurkan naik lebih dari 200% hingga kuartal I-2025.

Indra Utoyo, Direktur Utama Allo Bank, menyebutkan bahwa sejak peluncuranannya, program Allo Bank PayLater telah mencatat pertumbuhan signifikan dalam hal jumlah nasabah dan volume transaksi meskipun saat ini sedang menghadapi situasi ekonomi makro yang rumit.

Dari sisi jumlah nasabah, sejak diluncurkan pada 20 Mei 2022 hingga Mei 2025, Allo Bank memiliki lebih 12 juta nasabah di seluruh Indonesia yang menawarkan beragam produk perbankan berbasis digital.

“Bila melihat trend pertumbuhan PayLater yang cukup baik pada tahun 2024, tentunya kami berkeinginan untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ini sepanjang tahun 2025,” katanya.

Pihaknya melihat, pertumbuhan BNPL masih sangat berpotensi ke depannya, mengikuti pertumbuhan tren transaksi online di e-commerce dan adopsi BNPL di merchant-merchant offline yang semakin meningkat, dimana tren ini juga turut meningkatkan kebutuhan akan fasilitas kredit yang cepat, tepat guna dan flexible.

Agar nasabah semakin aktif di Allo Bank, pihaknya terus berupaya menjalin kemitraan strategis dengan berbagai ekosistem terkemuka lainnya melalui penerapan model Open Banking dalam upaya mengembangkan ekosistem digital dan meningkatkan nilai layanan finansial yang disediakan oleh Bank secara contextual, terutama untuk sektor2 yang dekat dengan aspek-aspek kehidupan nasabah.

Adapun dari sisi fintech P2P landing, Perusahaan penyelenggara fintech P2P lending, PT Inovasi Terdepan Nusantara atau KrediOne mencatat penyaluran pinjaman sampai dengan kuartal I/2025 kurang lebih mencapai Rp 2 triliun.

“Pada kuartal I/2025 dibanding kuartal I/2024 kurang lebih kami tumbuh 60%, keseluruhan pembiayaan,” ungkap CEO KrediOne Kuseryansyah.

Seperti diketahui, KrediOne saat ini fokus pada pembiayaan segmen konsumtif. “Hari ini kami masih dengan cash loan, tapi kami sudah mencoba terus explore, pasang telinga tentang apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh generasi Y dan generazi Z, di mana kalangan ini adalah mayoritas pelanggan kita. Dengan keunikannya, kita harus punya cara untuk masuk segmen ini,” ujarnya.

Adapun fintech AdaKami, berhasil menyalurkan pinjaman konsumtif kepada nasabah sebesar Rp3,94 triliun pada kuartal pertama tahun 2025. Perusahaan P2P lending tersebut juga merinci terdapat 955.400

peminjam aktif pada periode tersebut.

“Keberhasilan ini juga diimbangi dengan tingkat keberhasilan pengembalian sebesar 99,82% yang memang cukup jauh di atas ambang batas 95% yang ditentukan oleh OJK,” ujar Chief of Public Affairs AdaKami, Karissa Sjawaldy.

Sampai saat ini, AdaKami juga telah menggaet 8,23 juta peminjam-perorangan, dengan jumlah peminjam aktif-perorangan sebanyak 1,43 juta transaksi.

Uji Baterai Flagship Tahun 2025: Samsung Galaxy S25 Edge dan Vivo X200 Pro Siapa yang Unggul?

0


PR BEKASI

– Samsung sekali lagi membawa desain baru ke pasar dengan peluncuran Samsung Galaxy S25 Edge, yang dikenal karena bentuknya yang tipis dan kemampuan hemat energi yang baik. Akan tetapi, tes ketahanan baterai terbarunya malah mendapati beberapa batas penting pada perangkat tersebut.

Galaksi S25 Edge diluncurkan dengan panel seluas 6,7 inci serta baterai berdaya 3.900 mAh. Walaupun memberikan kinerja penggunaan energi sebanding dengan iPhone 16 Pro Max—dengan rasio konsumsi listrik 8,2 mAh/menit,—tapi durasi pemakaian keseluruhan ponsel tersebut masih jauh dibandingkan kompetitor-kompetitornya saat dites tahan baterainya.

Pada percobaan yang dijalankan oleh saluran YouTube The Tech Chap, smartphone Galaxy S25 Edge diperbandingkan dengan sebelas model high-end lainnya seperti Vivo X200 Pro, OnePlus 13, iPhone 16 Pro Max, dan juga Xiaomi 15 Ultra. Dari hasil uji coba tersebut, diketahui bahwa Samsung Galaxy S25 Edge memiliki masa pakai baterai terpendek yakni selama tujuh jam lima puluh tujuh menit saja, sehingga menjadi perangkat dengan performa daya tahan batrai terendah pada keseluruhan tes ini.

Terkadang, Vivo X200 Pro menjadi yang terdepan dalam hal masa pakai baterai mencapai 13 jam 11 menit, disusul oleh OnePlus 13 dan Oppo Find X8 Pro. Meskipun demikian, iPhone 16 Pro Max hanya dapat bertahan sekitar 9 jam 33 menit, menduduki peringkat lima.

Kinerja Samsung Galaxy S25 Edge layak untuk dipuji, namun bagi mereka yang mencari ketahanan baterai yang lebih baik dengan sekali charge, model ini mungkin tidak sepenuhnya sesuai. Walaupun efisien, baterei berkapasitas rendah masih menjadi kendala utama saat digunakan secara intensif, misalnya untuk main game atau merekam video.

Samsung sepertinya menerapkan gaya desain ramping dan ringan dengan pengorbanan terhadap ketahanannya. Hal ini merupakan faktor utama yang perlu dipikirkan oleh pembeli saat menentukan pilihan di antara penampilan dan kinerja.

RedMagic 9 Pro+, Raja Game Mobile Berkat Sistem pendingin Revolusioner

0


KABAR BANJAR

– Dalam arena gaming smartphone, Nubia RedMagic terkenal karena menjadi pioner dengan menawarkan fitur luar biasa demi mencapai kinerja tertinggi.

Pada tahun 2025,

RedMagic 9 Pro plus

melanjutkan tradisi tersebut, memposisikan dirinya sebagai pilihan superior bagi para gamer yang menginginkan
hardware
klas sosial tinggi serta solusi pendingin yang tidak terkalahkan.

Kekuatan Besar: Chipset Snapdragon 8 Gen 3 Mendukung Tampilan Modern

Jantung dari RedMagic 9 Pro+ adalah chipset

Snapdragon 8 Gen 3

, prosesor terdepan yang menjamin performa super cepat dan efisiensi daya optimal.

Kombinasi ini memungkinkan RedMagic 9 Pro plus untuk menjalankan game-game paling berat sekalipun tanpa
lag
atau penurunan
frame rate
.

Dengan

RAM 16GB

, kemampuan multitasking dan
loading
game menjadi sangat responsif, memastikan setiap aksi dalam game berjalan lancar. RedMagic tidak hanya mengejar angka, tetapi juga stabilitas performa yang krusial untuk kompetisi gaming.

Layar Imersif Tanpa Batas: Pengalaman Visual yang Menggoda

Salah satu daya tarik utama RedMagic 9 Pro plus adalah layarnya. Mengusung panel

AMOLED 120Hz

, layar ini menawarkan visual yang tajam, warna yang akurat, dan kontras yang mendalam.

Yang membedakannya adalah desain

layar penuh tanpa
notch
atau
punch-hole

berkat teknologi kamera bawah layar (under-display camera). Ini memberikan pengalaman visual yang benar-benar imersif dan tanpa gangguan, menjadikan setiap detail dalam game terlihat begitu nyata.

Responsivitas sentuh yang tinggi juga menjamin kontrol yang presisi dalam setiap permainan.

Baterai Raksasa dan Pendingin Revolusioner: Daya Tahan Juara

RedMagic 9 Pro plus dikenal karena dedikasinya terhadap daya tahan gaming. Dengan baterai berkapasitas

6500mAh

, ponsel pintar ini dapat mengikuti sesi permainan panjang tanpa harus khawatir baterenya habis saat sedang asyik berperangan.

Namun, inovasi terbesar terletak pada sistem pendinginnya. RedMagic 9 Pro+ seringkali dilengkapi dengan

kipas pendingin internal

yang terintegrasi langsung ke dalam bodi perangkat, ditambah dengan sistem pendingin multi-lapisan canggih lainnya.

Solusi pendingin aktif ini memastikan suhu perangkat tetap terkontrol, bahkan di bawah beban kerja terberat, mencegah
throttling
kinerja serta mempertahankan keseimbangan permainan dalam waktu yang lama.

Keunggulan Khusus bagi Pemain Sejati

Di luar kemampuan dasarnya, RedMagic 9 Pro plus juga diperkuat oleh sejumlah fitur yang dibuat secara khusus bagi para pemain game:


  • Trigger Bahu (Shoulder Triggers)

    : Tombol kapasitif yang responsif untuk kontrol tambahan dalam game.

  • Game Space

    : Pusat kontrol game yang memungkinkan optimasi performa, pengaturan notifikasi, dan manajemen fitur gaming lainnya.

  • Desain Futuristik

    Tampilan yang agresif serta biasanya dihiasi dengan lampu RGB yang bisa disesuaikan, mengukuhkan posisinya sebagai perangkat gaming otentik.

Dengan banderol harga sekitar antara Rp13.000.000 sampai dengan Rp15.000.000, RedMagic 9 Pro plus menghadirkan keseluruhan fitur yang dibutuhkan oleh para pemain game dalam mencari gabungan dari kemampuan performa mumpuni, tampilan grafis premium tanpa pengorbanan apapun serta sistem pendinginan canggih. Perangkat ini diciptakan guna merajai setiap pertandingan. ***

ASUS ROG Phone 8 Pro: Penguasaha Baru Dunia Game Mobile Tahun 2025

0


KABAR BANJAR

– Pada saat kompetisi ketat dalam industri ponsel pintar, ASUS sekali lagi membuktikan kekuatan mereka di sektor gaming dengan mengeluarkan produk terbaru.

ASUS ROG Phone 8 Pro

.

Tahun 2025, alat ini menjulang kuat menjadi salah satu preferensi terkemuka untuk pemain game mobile yang menginginkan kinerja luar biasa, tampilan realistis, serta pengalaman bertanding tanpa ada penurunan standar.

Kinerja Yang Tanpa Tandingan: Mesin Utama Pemenang

Jantung dari ROG Phone 8 Pro adalah prosesor terkini

Snapdragon 8 Gen 3

Chipset ini tidak hanya cepat, tetapi juga merupakan suaturevolusi dalam perhitungan mobilitas, memberikan kecepatan clock yang luar biasa, peningkatan efisiensi energi, serta kapabilitas grafis yang bisa memainkan game AAA terberat bahkan pada setelan tertinggi.

Ditambah lagi dengan opsi

RAM hingga 24GB

, multitasking ekstrem dan sesi gaming maraton bukan lagi masalah. Latensi nyaris nol dan
frame rate
yang stabil adalah janji yang ditepati oleh kombinasi hardware ini.

Memukau secara Visual: Layar yang Menghidupkan Dunia Permainan

Pengalaman visual adalah kunci dalam gaming, dan ROG Phone 8 Pro memahaminya dengan sangat baik.

Layar

AMOLED 165Hz

miliknya adalah sebuah mahakarya. Refresh rate yang sangat tinggi ini memastikan setiap gerakan dalam game terlihat sangat mulus, menghilangkan
blur
yang gangguan tersebut memberikan keuntungan bersaing yang lebih unggul.

Warna-warna yang kaya dan kontras yang dalam khas AMOLED semakin menghidupkan dunia game, dari detail terkecil hingga ledakan dahsyat. Kecerahan yang luar biasa juga memungkinkan pengalaman bermain yang nyaman bahkan di bawah sinar matahari langsung.

Daya Tahan Optimal: Baterai untuk Sesi Gaming Tanpa Henti

Salah satu hal yang menjadi fokus para pemain game mobile adalah daya tahan baterai. ASUS ROG Phone 8 Pro menangani masalah tersebut dengan dilengkapi baterai bertenaga tinggi.

5500mAh

.

Kapasitas ini memastikan daya tahan yang luar biasa, memungkinkan sesi gaming yang panjang tanpa perlu sering mencari colokan.

Ditambah dengan manajemen daya yang cerdas dari Snapdragon 8 Gen 3 dan optimasi perangkat lunak ASUS, gamer bisa fokus pada kemenangan tanpa terdistraksi oleh indikator baterai yang menipis.

Fitur Gaming Spesial: Lebih dari Sekadar Spesifikasi

ASUS ROG Phone 8 Pro tidak sekadar soal spesifikasinya saja. Ini merupakan sebuah ekosistem gaming utuh. Fitur-fiturnya seperti tombol bahu AirTrigger yang peka terhadap sentuhan, sistem pendinginan tingkat lanjut (biasanya disertai aksesoris tambahan seperti AeroActive Cooler), mode X untuk mencapai performa tertinggi, serta penyesuaian perangkat lunak melalui Game Genie, semua ini dibuat agar pemain mendapatkan keuntungan kompetitif dan kenyamanan optimal saat bermain. Tampilannya yang desain sporty dari ROG tetap nyaman digenggam dalam jangka waktu lama karena pertimbangan ergonomi.

Dengan harga yang dimulai dari Rp15.000.000 sampaiRp18.000.000, ASUS ROG Phone 8 Pro secara jelas mengarah ke pasar high-end.

Namun, untuk pemain sejati yang mengejar keunggulan tertinggi, investasinya setimpal dengan kualitas pengalaman bermain game seluler premium yang dihadirkannya.

ASUS ROG Phone 8 Pro menjadi bukti bahwa permainan mobile sudah menjangkau tingkat kecanggihan yang dulunya dianggap tidak mungkin tercapai. ***

HP Mu Sering Lemot? WhatsApp Mungkin Jadi Penyebabnya! Ini Dia Cara Membersihkannya

0


JABEJABE.CO

Pernakah kamu mengalami hal itu, sedang sibuk menggunakan ponselmu dan tiba-tiba segala aktivitas menjadi sangat lambat? Mengirim pesan pun dapat membuat perangkat mu berhenti sejenak, membuka gambar saja tampak seperti menanti badai mereda. Salah satu alasan di balik masalah tersebut mungkin berasal dari aplikasi populer bernama WhatsApp. Sebagai sebuah program yang banyak digunakan orang, ternyata WhatsApp cenderung menyimpan ‘kotoran’ digital yang dapat membuat ruang penyimpanan pada teleponmu cepat penuh.

Dari gambar, rekaman, berkas, hingga data sementara semua dapat mengendap tanpa disadari dan membuat ponsel menjadi lambat. Namun jangan khawatir, Anda tidak perlu langsung membeli hp yang baru. Hanya dengan membersihkan “data-data tersimpan” tersebut, ponsel Anda akan kembali cepat seperti saat pertama dibeli.

Mengapa WhatsApp Dapat Membuat Ponsel Terlihat Lebih Berat?

WhatsApp sangat aktif dalam menyimpan segala jenis media yang dikirim dan diterima. Mulai dari setiap foto komik dari grup keluarga, klip pendek dari teman sekerja, hingga berkas pekerjaan semua disimpan.

Selain itu, WhatsApp juga bikin cache alias data sementara yang sebenernya bikin proses loading jadi lebih cepat. Tapi kalau nggak pernah dibersihin? Ya, lama-lama cache dan media ini numpuk kayak cucian di akhir pekan.

Akhirnya, memori internal terisi penuh, kinerja laptop menjadi tidak stabil, dan WhatsApp mungkin mengalami penurunan kecepatan hingga sulit untuk diakses.

Cara Efektif Membersihkan ChatWhatsApp Agar Ponsel Tidak Lemot Lagi

1. Membersihkan Cache WhatsApp Melalui Setelan Ponsel

Ini langkah simpel tapi manjur banget:

  • Masuk ke
    Settings
    HP kamu.

  • Cari menu
    Aplikasi
    atau
    Apps Management
    .

  • Pilih WhatsApp dari daftar aplikasi.

  • Klik
    Hapus Cache
    atau
    Clear Cache
    .

Tenang, ini nggak bakal hapus chat atau file penting kok. Cuma ngilangin data sementara aja biar aplikasi jadi lebih ringan.

2. Pembersihan Internal Langsung di WhatsApp

WhatsApp sekarang punya fitur
Manage Storage
yang super membantu:

  • Buka WhatsApp, klik ikon tiga titik di pojok kanan atas.

  • Masuk ke
    Settings
    >
    Storage and Data
    >
    Manage Storage
    .

  • Di sini, kamu bisa lihat file yang makan banyak tempat—kayak video gede atau foto yang udah berkali-kali diteruskan.

  • Pilih mana yang mau dihapus, lalu tinggal tekan
    Delete
    .

Kamu juga bisa bersihin isi chat tertentu aja atau filter file yang ukurannya gede (misalnya lebih dari 5MB). Praktis, kan?

3. Buang Chat Lama yang Udah Nggak Relevan

Kadang kita suka simpen chat dari jaman dinosaurus, padahal udah nggak penting. Saatnya bersih-bersih:

  • Tekan lama chat yang mau dihapus, lalu klik ikon tempat sampah.

  • Jika ingin menghapus banyak item sekaligus, cukup gunakan fitur tersebut.
    Select
    di daftar chat.

4. Periksa Media yang Menumpuk Setiap Minggu

Sediakan satu jam setiap minggu untuk meninjau galeri atau folder WhatsApp Anda. Berilahi gambar yang kabur, video tidak perlu, atau dokumen yang sudah kadaluarsa. Jangan sampai menyimpan terlalu banyak hingga menghabiskan ruang penyimpanan.

Saran Ekstra Agar Ponsel Selalu Lentur dan Senang

  • Nonaktifkan opsi unduh otomatis pada WhatsApp agar file tidak secara otomatis terkirim ke galeri Anda.

  • Alihkan berkas penting ke cloud atau kartu SD sebelum menghapusnya dari WhatsApp.

  • Setelah melakukan pembersihan, matikan dan hidupkan kembali hp agar perfomanya menjadi lebih baik.

Jangan meremehkan ‘sampah’ di WhatsApp. Jika tidak ditangani, hal ini dapat membuat ponsel Anda menjadi lambat dan mengganggu. Dengan membersihkan cache secara teratur, menghapus berkas yang tak dibutuhkan, serta memanfaatkan fitur bawaan dari WhatsApp; hp Anda akan kembali cepat tanpa harus menggunakan aplikasi ekstra.

Ayo, biasakan membersihkan secara digital agar ponselmu tetap cepat dan tahan lama digunakan! ***

Fitur Lens di YouTube Shorts: Apa Sih Fungsinya?

0


YOUTUBE

akan menawarkan fitur pencarian visual melalui lensa di dalam Video Shorts. Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna bisa membuka Short dari aplikasi mobile YouTube. Melalui fitur ini, pengguna akan mampu mendapatkan informasi tambahan tentang benda-benda tertentu yang ada dalam video singkat, misalnya hewan, tanaman, dan lain-lain.
landmark
.


Fitur

Ini akan di-launching dalam tahap beta beberapa minggu mendatang. “Apabila Anda menyaksikan Shorts yang memperlihatkanصندIntialized 답변
landmark,
YouTube bisa menggunakkan Lens untuk melakukan pencarian
landmark
tersebut dan mengetahui lanjutan mengenai lokasi pengambilan video,” dikutip dari laporan
The Verge
pada Jumat, 30 Mei 2025

Fungsi Fitur Lens Shorts

Fitur Lens dalam aplikasi Shorts dirancang khusus untuk membantu pengguna mendapatkan informasi detail tentang berbagai elemen dalam Shorts. Seandainya pengguna tengah menyaksikan video Shorts yang dipotret di tempat wisata favorit mereka, maka dengan mudah dapat memakai Lens untuk mengenal sebuah gedung atau monumen populer. Lewat proses ini, para pemirsa akan mampu meningkatkan pengetahuan mereka tentang aspek-aspek budaya serta riwayat dari tujuan perjalanan itu.

Dengan menggunakan fitur terbaru ini, Anda dapat menjeda video lalu pilih opsi Google Lens yang muncul di sisi atas layar. Selanjutnya, gunakan tampilan untuk mengetuk, memberi sorotan, atau melukis pada area obyek yang ingin ditemukan. Aplikasi Google Lens akan langsung memeriksa gambar tersebut dan menyajikan hasil pencarian yang sesuai.

Hasil pencarian ini bisa berupa nama tempat, informasi sejarah, budaya, hingga referensi lain yang membuat pengguna memahami konteks di balik visual tersebut. Dengan begitu, pengalaman menonton Shorts tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan interaktif dan informatif.

Dikutip dari
Tech Crunch
Dengan mengintegrasikan Lens ke dalam Shorts, YouTube bertujuan untuk meningkatkan fungsi penelusuran gambar dan menyediakan pengguna dengan lebih banyak opsi untuk menemukan serta menjelajahi isi video de way of interactive manner. Ini adalah strategi yang dipakai YouTube guna memperkokoh sistem pencarian pada Shorts dengan menggunakan teknologi dari Google Lens.

Setelah fitur ini dirilis, pengguna dapat mencobanya dengan membuat jeda video Shorts, lalu memilih opsi Lens di menu atas. Pengguna bisa menyorot atau mengetuk objek yang ingin dicari. Lens akan menampilkan hasil pencarian visual yang relevan dan menampilkannya langsung di atas video Shorts. Pengguna bisa kembali melanjutkan menonton konten tersebut.

YouTube mengumumkan bahwa selama masa uji coba fitur Lens dalam Shorts, para penggunanya tidak akan menemui iklan pada hasil pencarian. Selain itu, perusahaan yang dimiliki oleh Google ini juga menyebutkan bahwa Lens tidakakan dapat digunakan pada Shorts yang terdapat tautan afiliasi YouTube Shopping ataupun promosi produk berbayar. Juga disampaikan oleh YouTube jika ketika pengguna telah memilih salah satu hasil pencariannya, maka mereka dapat dengan mudah kembali lagi ke video yang tengah diputar.

Terkait masalah privasi, YouTube menyatakan bahwa aplikasi Lens tidak menerapkan teknologi pengenalan wajah biometrik untuk mengidentifikasi individu dengan spesifik. Akan tetapi, sistem tersebut masih dapat memberikan hasil pencarian yang berhubungan dengan tokoh publik yang dikenal luas.


Defara Dhanya

berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini

Harga dan Fitur ASUS Zenfone 12 Ultra: Kemewahan dan Kekuatan yang Siap Menantang Flagship Terverken!

0


ZONA GADGET

ASUS kembali menantang pasar smartphone flagship dengan menghadirkan

Zenfone 12 Ultra

, adalah smartphone high-end yang menyatukan kemampuan perfoma superior bersamaan dengan fitur kamera canggih.

Desain khusus bagi mereka yang mencari daya kuat namun tetap mudah digenggam, Zenfone 12 Ultra melanjutkan seri Zenfone yang terkenal akan kemampuan unggulannya dan inovasinya.


Desain serta Tampilan dari ASUS Zenfone 12 Ultra

ASUS Zenfone 12 Ultra menampilkan desain mewah sambil menjaga bentuknya yang compact seperti pada varian sebelumnya. Perangkat ini menghadirkan panel AMOLED seluas 6,4 inci dengan resolusi Full HD+ serta memiliki frekuensi pembaruan hingga 144Hz, mendukung teknologi HDR10+, dan dilindungi oleh lapisan Corning Gorilla Glass Victus 2 untuk ketahanan tambahan. Desain bezel tipis memberikan rasio antara layar dan body yang besar sehingga meningkatkan sensasi visual bagi para pengguna.


Kinerja Tangguh Bersama Snapdragon 8 Gen 3

Dalam hal kinerja, Zenfone 12 Ultra dibekali dengan prosesor paling mutakhir.

Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3

, dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.0 sebesar 512GB. Sistem pendingin termal yang ditingkatkan menjamin suhu tetap stabil, bahkan saat menjalankan game berat atau multitasking ekstrem.


Kamera Flagship untuk Pecinta Fotografi

Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama ASUS Zenfone 12 Ultra. Terdapat sistem triple-camera dengan sensor utama Sony IMX989 1 inci beresolusi 50MP, didukung OIS dan kemampuan perekaman video 8K. Kamera ultrawide 13MP dan kamera telephoto 32MP dengan zoom optik 3x juga tersedia. Kamera depannya 32MP dengan autofokus, ideal untuk selfie maupun vlog.


Fitur Unggulan Lainnya

:

  • Sistem operasi Android 14 dengan ZenUI

  • Sertifikat ketahanan terhadap air dan debu mencapai standar IP68

  • Dual speaker stereo dengan teknologi Dirac Audio

  • Baterai berkapasitas 5.500mAh yang didukung oleh teknologi pengisian cepat hingga 65W serta fitur nirkabel sebesar 15W.

  • Koneksi terintegrasi penuh: Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, serta dual SIM 5G


Harga dan Ketersediaan

ASUS Zenfone 12 Ultra direncanakan akan hadir secara internasional pada Juli 2025. Di pasaran Indonesia, estimasi harganya diperkirakan berada dalam rentang tersebut.

Rp13.999.000 hingga Rp15.999.000

tergantung varian RAM dan memori internal. ASUS juga menghadirkan bundling eksklusif dengan aksesoris kamera dan casing rugged edition untuk pembelian awal.

Dengan performa super cepat, kamera sekelas profesional, dan desain kompak nan elegan,

ASUS Zenfone 12 Ultra

menjadi pesaing kuat di pasar flagship 2025. Ponsel ini ideal bagi pengguna profesional, content creator, hingga gamer yang menginginkan smartphone premium dengan fitur all-in-one.

Menyambut Masa Depan AI: Petunjuk dari Internet Menuju Arah Bangsa

0

Riwayat perkembangan peradaban manusia senantiasa diabadikan melalui kemajuan-kemajuan teknologi yang secara signifikan merombak berbagai aspek kehidupan. Mulai kurang lebih tiga dekade ini, kita telah menyaksikan proses transformasi masyarakat dan perekonomian Indonesia akibat hadirnya internet, suatu teknologi pada awalnya dirasakan sebagai sesuatu yang baru dan tidak biasa.

Saya, sebagian dari mereka yang turut ambil bagian dalam Program Sekolah 2000 (2000 sampai 2005), yaitu suatu gerakan pendidikan skala besar berniat menyebarkan pengetahuan tentang internet kepada mayoritas kota-kota utama di Indonesia, telah melihat sendiri prosesnya saat warga negara kita dari berbagai tingkatan sosial mulai mengenal dan mencoba memahaminya.

Pertanyaan sederhana seperti “apakah manfaat atau dampak negatif internet lebih dominan?” mencerminkan ketidakpastian itu. Sekarang, kita berada di tepi gelombang revolusi yang lebih luas dan rumit: Kecerdasan Buatan (AI).

Jika internet saja mampu menghadirkan disrupsi sekaligus kemudahan yang luar biasa dalam kurun waktu singkat, AI diprediksi akan merevolusi sistem dan tatanan peradaban manusia secara lebih signifikan.

Namun, pelajaran dari era internet harus menjadi bekal berharga. Seperti yang kita saksikan, adopsi masif internet tanpa diimbangi literasi digital dan etika yang memadai ternyata juga membawa dampak negatif, seperti merebaknya ketidaksopanan di ruang digital yang tercermin dalam survei global.

AI: Pedang Bermata Dua dalam Konteks Indonesia

Pembahasan terperinci tentang latar belakang Indonesia yang istimewa mengindikasikan bahwa pengaruh kecerdasan buatan akan menciptakan konsekuensi spesifik di sini yang memerlukan tinjauan cermat:

  • Beragam Jalur Pendidikan: Indonesia memiliki beragam jalur sistem pendidikan, di antaranya sistem pendidikan umum dan pondok pesantren. Pendekatan literasi dan pengembangan keterampilan AI harus mampu menjangkau seluruh jalur ini agar tidak tercipta kesenjangan pemahaman.

  • Keseimbangan Antara Nilai-Nilai Tradisional dan Teknologi: Secara umum, masyarakat Indonesia menginterpretasikan rasionalitas dengan cara khusus mereka sendiri. Selain itu, ada pula penghargaan tinggi terhadap prinsip-prinsip bersama dan sikap sangat taat kepada aspek-aspekt agama. Penerapan Artificial Intelligence tak boleh hanya meniru pola dari barat saja; sebaliknya, ia perlu dikawinkan dengan pengetahuan tradisional dan norma-norma sosial yang masih berlaku saat ini agar dapat dipastikan bahwa teknologi tersebut akan diterima dan dimanfaatkan dengan tepat oleh publik.

  • Tantangan Kohesi Sosial: Keberagaman suku dan keyakinan di Indonesia, di tengah kehidupan demokrasi yang masih muda, rentan terhadap polarisasi. AI, dengan kemampuannya menciptakan misinformasi dan
    deepfake
    yang sangat realistis, berpotensi memperparah situasi ini, mengancam stabilitas sosial dan persatuan bangsa.

  • Ketimpangan Sosioekonomi: Jika tidak ada campur tangan yang signifikan, keuntungan dari AI kemungkinan besar hanya akan dinikmati oleh para pemegang kapital dan kuasa. Pekerjaan berbasis prosedural dalam industri intensif tenaga kerja rawan terhadap otomatisasi, sehingga bisa menghasilkan lonjakan pengangguran baru sementara juga mengeraskan garis pembagian antara pihak-pihak yang adaptabel dengan perubahan tersebut dan mereka yang tersisa jauh di belakang.

AI: Penyemai Kemajuan Negara (Tantangan dan Peluang untuk Indonesia)

Di balik tantangan dan kekhawatiran yang mengiringi gelombang AI, terhampar pula potensi transformatif yang luar biasa bagi Indonesia. Jika dikelola dengan bijak, AI bukan sekadar ancaman, melainkan katalisator yang dapat mendorong lompatan kemajuan di berbagai sektor, bahkan membantu kita mengatasi berbagai masalah kronis yang selama ini dianggap cukup mengganggu stabilitas kehidupan bermasyarakat & bernegara.

Pertama, kecerdasan buatan (AI) memberikan efisiensi serta inovasi dalam berbagai bidang penting dari perekonomian kita. Coba bayangkan seperti apa jika AI dapat meningkatkan produktivitas tanam pada pertanian di daerah pedesaan, merancang rute terbaik untuk sistem logistik, ataupun menyempurnakan interaksi turis dengan tempat tujuan favorit mereka.

Di sektor manufaktur, otomasi cerdas dapat meningkatkan produktivitas, sementara di ranah UMKM, AI bisa menjadi asisten digital untuk pemasaran, analisis data pelanggan, dan manajemen operasional, membuka pasar baru dan meningkatkan daya saing.

Pertama-tama, AI memiliki potensi luar biasa untuk meningkatkan kualitas hidup serta pelayanan publik. Bidang kesehatan bisa mendapat manfaat dengan adanya AI karena dapat membantu proses diagnosa penyakit jadi lebih cepat dan tepat, termasuk di wilayah pedalaman yang jarang tersedia staf medis profesional, atau pun menyediakan fasilitas telemetri medis. Sedangkan dalam sektor pendidikan, AI memungkinan pembuatan program studi individual bagi setiap murid, melengkapi kekurangan jumlah guru berkualifikasi, ataupun menjadikan sistem belajar interaktif yang mencapai semua sudut negara kita. Tambahan lagi, teknologi ini juga efektif digunakan sebagai instrumen penting dalam usaha perlindungan ekosistem, misalnya pemantauan penipisan hutan, prediksi peristiwa bencana alam, sampai optimalisasi pengolahan sisa-sisa produksi industri.

Ketiga, AI dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kohesi sosial dan melestarikan budaya bangsa. Dengan teknologi ini, kita dapat mendigitalisasi sekaligus melestarikan bahasa daerah, seni tradisional, dan situs bersejarah yang mungkin terancam punah. AI juga dapat digunakan untuk menganalisis sentimen publik secara cerdas, memfasilitasi dialog konstruktif antar kelompok, atau bahkan menjadi garda terdepan dalam memerangi ujaran kebencian dan informasi palsu dengan lebih efektif. Lebih dari itu, AI akan mendorong lahirnya inovasi-inovasi lokal yang spesifik dan relevan dengan kondisi & kebutuhan masyarakat Indonesia, memastikan solusi yang diciptakan benar-benar membumi.

Peluang-peluang ini menunjukkan bahwa AI, jika diarahkan dengan strategi yang tepat, bukan hanya akan mengatasi dampak negatif, tetapi juga secara aktif membuka jalan bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Peran Sentral Negara sebagai Lokomotif

Menghadapi berbagai tantangan serta kesempatan yang sangat luas, terlihat dengan jelas bahwa pemerintah perlu bertindak sebagai motor penggerak primer dalam mengarahkan transformasi digital AI ini. Pergeseran tersebut sebaiknya didukung oleh narasi yang meyakinkan agar dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Hanya lembaga negara yang dilengkapi dengan kemampuan, cakupan operasional, ketentuan hukum, dan sumber daya untuk:

  • Menciptakan Literasi dan Penyesuaian Digital yang Merata: Melalui Program
    re-skilling
    dan
    up-skilling
    Skala nasional beserta pengintegrasian bahan-bahan dasar AI yang sesuai dengan konteks ke dalam kurikulum pendidikan baik formal maupun non-formal, termasuk juga pesantren.

  • Membuat Rancangan Kebijakan dan Aturan Adaptif: Menghasilkan suatu tata kelola etika kecerdasan buatan yang didasarkan pada nilai-nilai nasional mulia, peraturan tenaga kerja yang melindungi hak-hak pekerja, serta dorongan untuk menghasilkan terobosan teknologi AI yang efektif dalam menyelesaikan tantangan setempat.

  • Menguatkan Kohesi Sosial: Melalui peningkatan literasi media untuk menangkal disinformasi AI, serta pemanfaatan AI untuk mempromosikan dialog dan toleransi antar kelompok.

  • Mendistribusikan Kembali Infrastruktur Digital: Menjamin ketersediaan jaringan internet berkinerja baik di setiap sudut negara serta menggalakkan pembangunan ekosistem data dalam negeri.

Pembelajaran dari zaman internet menunjukkan kepada kita bahwa teknologi, jika tidak didukung oleh dasar-dasar seperti persiapan masyarakat, etika, serta regulasi yang solid, bisa jadi merugikan. Perubahan besar dalam bidang AI memberi kami peluang untuk menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai guru, bertindak dengan cepat, dan memastikan bahwa perkembangan teknologi ini sungguh-sungguh mendukung kemajuan nasional Indonesia secara luas, bukannya malah meningkatkan ketimpangan dan permusuhan.

Tingkat keberhasilan peradaban kita dalam menghadapi zaman AI akan sangat ditentukan oleh sejauh mana persiapan yang dilakukan secara kolektif. Pemerintah negara wajib menjadi pemimpin utama guna menjamin bahwa teknologi AI berfungsi demi kemajuan manusia serta kesejahteraan semua penduduk Indonesia.

Cara Mudah Unduh Video YouTube ke Galeri HP Anda dengan Cepat!

0


PIKIRAN RAKYAT BENGKULU

– Sering menemukan video menarik di YouTube tapi ingin menyimpannya untuk ditonton offline? Anda tidak sendiri! Banyak pengguna mencari tahu

cara download video di YouTube lewat HP

agar bisa diakses kapan saja tanpa koneksi internet. Pertanyaan seperti ”

Bisakah saya mengunduh video YouTube di galeri ponsel?

Tambahan kejadian tersebut juga kerap timbul. Tentunya jawabannya adalah ya!

YouTube sendiri memiliki fitur unduh video, namun biasanya video tersebut hanya bisa ditonton di dalam aplikasi YouTube. Jika Anda ingin video tersebut tersimpan di galeri ponsel Anda, ada beberapa metode dan

aplikasi download video YouTube

pihak ketiga yang dapat menolong.

Berikut adalah beberapa

tips download video YouTube

ke galeri HP Anda:

1. Memanfaatkan Layanan YouTube Premium

Jika Anda berlangganan YouTube Premium, Anda bisa mengunduh video langsung dari aplikasi YouTube. Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, video yang diunduh melalui fitur ini hanya dapat diputar di aplikasi YouTube itu sendiri, tidak tersimpan di galeri ponsel Anda.

2. Memanfaatkan Aplikasi dari Pihak Ketiga

Ada berbagai aplikasi pihak ketiga yang memungkinkan Anda mengunduh video YouTube dan menyimpannya langsung ke galeri. Beberapa di antaranya adalah:

Nama Aplikasi Fitur Utama

Snaptube
Populer untuk mengunduh video dari berbagai platform, termasuk YouTube. Mudah digunakan dengan menyalin dan menempel tautan.

TubeMate
Pilihan favorit untuk mengunduh video YouTube, memungkinkan pilihan kualitas video yang ingin diunduh.

VidMate
Menawarkan fitur unduhan video dari YouTube dengan berbagai pilihan resolusi.

Perlu Diingat: Pastikan Anda mendownload aplikasi pihak ketiga hanya dari tempat yang dapat dipercaya agar terhindar dari ancaman potensial seperti malware atau virus.

3. Menggunakan Situs Web Pengunduh Video Online

Selain aplikasi, ada banyak situs web yang menyediakan layanan untuk mengunduh video YouTube. Anda hanya perlu menyalin tautan video YouTube, menempelkannya di situs web tersebut, lalu pilih format dan kualitas video yang diinginkan. Contoh situs populer adalah Savefrom.net atau Y2Mate.

  • Kunjungi video YouTube yang ingin Anda unduh.
  • Salin tautan video dari bilah alamat.
  • Buka salah satu situs pengunduh video online (misal Savefrom.net).
  • Tempel tautan video di kolom yang tersedia.
  • Pilih resolusi serta jenis file video, kemudian tekan tombol download.

Dengan menggunakan metode-metode tersebut, Anda tak perlu khawatir lagi menghadapi kebingungan.

cara download video di YouTube lewat HP

Dan dapat langsung disimpan ke galeri ponsel Anda. Semoga berhasil!


Disclaimer:

Mendownload video beralih cipta tanpa persetujuan bisa melanggar aturan platform YouTube serta undang-undang tentang kekayaan intelektual. Selalu pastikan bahwa Anda hanya mendownload konten yang diperbolehkan untuk didownload atau sudah masuk dalam kategori publik. ***