– Motorola kembali mencetuskan kegemparan di pasaran peralatan elektronik global dengan rilis ponsel pintar unggulananyalah Motorola Edge 2025.
Hadir dengan teknologi canggih seperti AI Key unik, daya tahannya yang kuat, serta kamera berkualitas tinggi, perangkat tersebut diperkirakan bakal jadi bintang muda di segmen pasaran tengah-atas.
Salah satu fitur paling mencuri perhatian adalah AI Key, tombol khusus di sisi bodi ponsel yang menghadirkan akses instan ke berbagai fitur pintar berbasis AI, bernama Moto AI.
Cukup dengan tap and hold, pengguna bisa memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mempercepat aktivitas digital harian.
Beberapa Fitur Unggulan Moto AI
Next Move: Membaca layar dan menyarankan tindakan cerdas, seperti membuat playlist otomatis atau stiker gambar.
Catch Me Up: Mengumpulkan seluruhnotif untuk memastikan tak ada info penting yg terlewat.
Pay Attention: Merekam, mentranskripsi, dan meringkas percakapan secara real-time.
Ingat Ini: Membuat AI dapat menampung data dari berkas, catatan, hingga gambar agar bisa dirujuk lagi nanti.
Spek Layar serta Kamera: Resolusi Super HD, Ketepatan Warna Maksimal, dengan Kualitas Kameranya Seperti DSLR
Motorola Edge 2025 membawa layar pOLED Super HD berukuran 6,7 inci yang memiliki kecepatan pembaruan 120 Hz serta sertifikasi Pantone untuk ketepatan warnanya.
Resolusinya 13% lebih tinggi dari generasi sebelumnya, meski angka pastinya belum diungkap.
Di bidang kameranya, perangkat ini serius:
Kamera belakang beresolusi 50 MP menggunakan sensor Sony LYT-700C serta teknologi pengatur fokus semua piksel.
Kamera ultra-wide 50 MP yang memiliki sudut pandang sebesar 122 derajat serta dapat memotret objek dekat hingga jarak 2,5 cm.
Kamera telefoto 10 MP yang dilengkapi dengan zoom optik sebesar 3 kali.
Kamera depan 50 MP dengan fitur autofocus, cocok untuk pencinta selfie dan video call berkualitas tinggi.
Performa dan Daya Tahan: Android 15, Chipset Dimensity, dan Sertifikasi Militer
Ditenagai MediaTek Dimensity 7400, Edge 2025 hadir dengan kombinasi RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Perangkat ini menjalankan sistem operasi terbaru Android 15.
Soal ketahanan, Edge 2025 dirancang bak tank tempur. Dengan sertifikasi IP68/69 dan MIL-STD-810H, ponsel ini mampu bertahan dari:
Air sekitar kedalaman 1,5 meter selama 30 menit,
Debu ekstrem,
Goyangan, benturan, suhu ekstrem, serta uji jatuh dari ketinggian 1 meter tanpa perlindungan.
Layar pun masih sensitif ketika terkena air atau disentuh dengan jarimu yang lembab, sesuai digunakan dalam beragam situasi iklim.
Baterai dan Pengisian Daya
Ponsel ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5.200 mAh yang menyokong:
Fast charging 68W, dan
Wireless charging 15W.
Harga dan Ketersediaan
Motorola Edge 2025 hadir dengan pilihan warna khusus Pantone Deep Forest dan dijual dengan harga USD 549,99 (kira-kira Rp8,9 juta).
Pembelian resmi diawali pada tanggal 5 Juni 2025 lewat Best Buy, Amazon, serta website oficial Motorola. Bagi pasar Kanada, tersedianya produk ini pertama kali hanya dapat ditemukan di laman web Motorola saja.
belum ada kepastian resmi mengenai kedatangan Motorola Edge 2025 di pasaran Indonesia. Meski begitu, dengan spesifikasinya yang lengkap dan fiturnya yang memikat, para pembeli lokal pasti antusias untuk mencobanya sesegera mungkin. ***
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang baru-baru ini mengenalkan aplikasi bernama Stimulus (Sistem Informasi Pengumuman Kelulusan), yang dirancang khusus untuk menyampaikan hasil ujian bagi para siswa sekolah dasar dan menengah pertama pada tahun ajaran 2024/2025.
Aplikasi ini bertujuan untuk membantu satuan pendidikan atau pihak sekolah dalam menyediakan fasilitas bagi masyarakat, khususnya para orangtua murid.
Erwandy, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Pangkalpinang, menyampaikan bahwa pada tahun ini pengumuman hasil ujian bagi para siswa SD dan SMP di Pangkalpinang akan disajikan secara penuh online lewat platform Stimulus sebagai kali pertamanya.
Aplikasi ini dapat dijangkau melalui alamat
https://stimulus.pangkalpinangkota.go.id
atau
https://s.id/stimulus-pkp
.
Pemberitahuan tentang hasil ujian untuk murid-murid di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama akan disampaikan pada tanggal 2 Juni 2025 jam 10.00 waktu Indonesia Bagian Barat.
“Para siswa hanya perlu memasukkan NISN (nomor induk siswa nasional) sebagai nama pengguna dan sandi untuk proses login. Setelah sukses masuk, mereka dapat segera mengecek hasilnya yang mencakup gambar siswa tersebut, serta apabila telah dinyatakan lolos, akan ada pilihan untuk mendownload surat keterangan kelulusan (SKL),” jelas Erwandy.
Bangka Pos
, Kamis (29/5/2025).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menginformasikan bahwa jumlah peserta yang akan mengetahui hasil ujian adalah sebanyak 7.459 siswa pada tahun ini.
Terdiri dari sebanyak 4.043 murid SD (terbagi menjadi 2.993 anak dari sekolah dasar negeri dan 1.050 lainnya dari sekolah dasar swasta), ditambah dengan 3.416 pelajar SMP (yang berasal dari 2.628 siswa di tingkat menengah pertama negeri dan 788 siswa dari institusi yang bersifat swasta).
Dengan kehadiran aplikasi Stimulus, Disdikbud Kota Pangkalpinang bertujuan agar proses pengumuman kelulusan menjadi lebih cepat, sederhana, serta bisa meminimalisir kemungkinan kesalahan dalam hal administrasi.
“Aplikasi ini turut mendorong pergerakan digitalisasi pendidikan yang sedang dicanangkan oleh kementerian,” kata Erwandy.
Di luar program Stimulus, inovasi tambahan yang diterapkan meliputi penerapan tanda tangan elektronik (TTE) ataupun tanda tangan digital dalam berkas-berkas seperti SKL, ijazah, serta transkrip nilaia untuk institusi pendidikan milik negara.
“Kita mungkin jadi satu-satunya provinsi di Kepulauan Bangka Belitung yang telah menerapkan TTE, dan hal ini dapat menjadi contoh bagi skala nasional,” kata Erwandy.
Untuk sekolah-sekolah swasta, seperti yang dijelaskan oleh Erwandy, pelaksanaan TTE masih bergantung pada peraturan tambahan dari pemerintah pusat.
“Sekarang ke depan, kita berupaya agar sekolah-sekolah swasta dapat pula memakai TTE sehingga semua sistem pendidikan di Pangkalpinang menjadi lebih maju, terbuka, dan hemat biaya,” katanya.
(t2)
– Di pasar smartphone kelas menengah yang makin ketat, realme kembali menghadirkan dua jagoan terbarunya: realme 13 dan realme 14T 5G. Keduanya sama-sama berada di kelas Rp3 jutaan, dibekali chipset Dimensity 6300 5G, layar AMOLED 120Hz, serta baterai besar dengan pengisian cepat.
Meskipun memiliki banyak persamaan, kedua produk tersebut sebenarnya dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang berbeda. Bagi Anda yang merasa sulit dalam menentukan pilihan diantara kedua model ini, artikel kami akan membahas dengan rinci tentang perbandingan spesifikasi, kemampuan kerja, fitur istimewa, serta ketahanan baterainya.
Dengan selisih harga sekitar Rp200 ribuan, keputusan akhirnya bakal tergantung pada prioritas kamu: apakah kamu gamer, pengguna aktif outdoor, atau lebih butuh keseimbangan performa dan fitur kamera?
1. Chipset dan Kinerja: Mirip Namun Berbeda
Kedua ponsel menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300 5G dengan fabrikasi 6nm dan GPU ARM Mali-G57. Namun, realme 14T 5G membawa peningkatan performa GPU sebesar 50% dan frame rate 13% lebih baik dibanding perangkat sekelas. Hal ini terasa saat digunakan untuk bermain game, di mana 14T 5G mampu menjalankan game seperti Free Fire pada 60FPS selama dua jam tanpa panas berlebih.
Sementara itu, realme 13 meskipun menggunakan chipset yang sama, lebih difokuskan pada penggunaan harian dan gaming ringan. Dengan dukungan AI Boost 2.0 dan GT Mode, performanya tetap stabil dan cukup lancar untuk multitasking, media sosial, hingga game seperti Mobile Legends atau PUBG di setting sedang.
2. Layar: Lebih Cerah vs Lebih Luas
Kedua perangkat ini mengadopsi panel AMOLED dengan resolusi Full HD+ serta dukungan refresh rate 120Hz untuk tampilan yang lancar dan jernih. Meskipun demikian, realme 14T 5G hadir dengan layar berukuran sedikit lebih kecil sebesar 6,67 inci; namun, ia menawarkan tingkat kecerahan mencapai 2100 nits yang membuatnya sangat berguna ketika digunakan dalam kondisi pencahayaan terbuka seperti sinaran mataharilangsung.
Meskipun realme 13 memiliki panel display berukuran lebih lebar, yaitu 6,72 inci, tingkat kecerahannya rata-rata hanya mencapai 580 nits. Untuk pemakaian dalam ruangan, tampilan tersebut masih terbilang nyaman digunakan, akan tetapi bisa jadi sedikit kurang optimal saat dipergunakan di luar ruangan pada sore atau pagi hari. Salah satu poin positifnya adalah adanya frekuensi sampling sentuh sebesar 240Hz, menjadikannya sangat gesit untuk permainan game serta menggeser halus konten secara instan.
3. Kamera: Serupa dengan 50MP, Namun Mana yang Lebih Stabil?
Kedua model dibekali kamera utama 50MP lengkap dengan OIS dan kamera kedua 2MP depth sensor. Untuk selfie, keduanya juga menggunakan kamera depan 16MP. Di atas kertas, konfigurasi ini nyaris identik, namun hasil akhirnya bisa berbeda tergantung pada optimasi software.
Realme 13 unggul dalam hasil foto yang stabil berkat OIS dan pengolahan gambar yang matang, menjadikannya pilihan solid untuk pengguna yang mengutamakan fotografi harian. Sementara realme 14T 5G unggul dalam perekaman video berkat kemampuan merekam hingga 1080p di 60fps dan penggunaan sensor Sony IMX480 untuk kamera depannya, yang memberikan detail lebih tajam.
4. Daya Tahan dan Pendinginan: Mana yang Lebih Tahan Banting?
Soal daya tahan, realme 14T 5G unggul jauh. Dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, smartphone ini tahan debu, air, bahkan semprotan air bersuhu tinggi. Cocok buat kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan atau suka traveling. Belum lagi sistem pendingin Bionic Cooling System dengan 9 lapis dan vapor chamber 1700mm² yang mampu menurunkan suhu CPU hingga 7°C.
Sebaliknya, realme 13 pun tak kalah handal dalam hal manajemen panas berkat sistem pendingin VC Stainless Steel dengan luasan mencapai 2249mm². Akan tetapi, perangkat ini belum dilengkiri dengan sertifikat tahan terhadap air atau debu. Ini artinya ponsel tersebut masih bisa digunakan secara intensif namun mungkin kurang tepat bagi mereka yang kerapkali berada dalam situasi ekstrim.
5. Baterai: Ukuran Lebih Besar vs Bobot yang lebih ringan
Secara kapasitas, realme 14T 5G kembali unggul berkat baterainya yang memiliki daya 6000mAh—sangat memadai untuk menjalankan aktivitas gaming berturut-turut selama 11,5 jam tanpa henti. Ketahanan ini dikombinasikan dengan fitur fast charging 45W, sehingga dapat memberikan energi cukup untuk 3,8 jam percakapan hanya dalam waktu lima menit charger.
Di sisi lain, realme 13 menawarkan baterai 5000mAh dengan pengisian cepat 45W yang juga efisien. Meski kapasitas lebih kecil, bobotnya pun lebih ringan, cocok untuk pengguna yang lebih sering mobile dan tidak terlalu sering bermain game berat.
6. Memori, Antarmuka Pengguna, dan Fitur Ekstra
Realme 13 dilengkapi dengan RAM mencapai 12GB beserta peningkatan RAM dinamis hingga total menjadi 26GB, serta memori penyimpanan UFS 3.1 berkecepatan tinggi hingga kapasitas 256GB. Sedangkan Realme 14T 5G menawarkan pilihan RAM sebesar 8GB atau 12GB, ditambah pengembangan RAM secara dinamis hingga maksimal 18GB. Kedua perangkat ini memiliki opsi ruang penyimpanan yang sama yaitu hingga 256GB.
Dalam hal perangkat lunak, realme 14T 5G mengoperasikan realme UI 6 lengkap dengan fitur GT Boost, AI Motion Control, serta AI Ultra Touch Control — fitur unik dari smartphone high-end yang memperbaiki pengalaman gaming dan kerja multi-tugas. Di sisi lain, realme 13 tetap menggunakan realme UI versi 5.0 dengan basis Android 14; sistem ini sudah cukup handal untuk kebutuhan harian.
Harga Per Mei 2025: Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Pada tanggal 29 Mei 2025, harga realme 13 diberikan sekitar Rp3.199.000 untuk tipe 8GB + 256GB. Sedangkan realme 14T 5G dengan spesifikasi 8GB + 128GB ditawarkan pada angka Rp3.399.000. Ini berarti terdapat gap harga kurang lebih Rp200 ribu antara kedua model tersebut. Bagi Anda yang menginginkan layar lebih cerah, kapasitas baterai ekstra, serta performa game canggih, realme 14T 5G tentunya menjadi opsi yang sangat menjanjikan. Di sisi lain, realme 13 masih memimpin dari segi penilaian harga-ke-kinerja, disertai RAM dan ruang penyimpanan luas, menjadikannya pilihan ideal bagi kebutuhan multitasking atau aktivitas harian secara umum.
Pilih yang Sesuai Kebutuhanmu
Apabila Anda merupakan gamer yang rajin bermain serta banyak menghabiskan waktu di luar rumah dan membutuhkan daya tahan baterai tambahan, realme 14T 5G menjadi pilihan ideal dalam rentang harga Rp3 jutaan. Namun, apabila prioritas utama Anda adalah memiliki RAM dengan kapasitas besar, layar lebar, dan sistem kamera handal untuk aktivitas harian, maka model realme 13 akan lebih sesuai dan juga budget-friendly.
Meski perbedaan harganya tidak terlalu besar, kedua smartphone ini memberikan nilai yang sangat baik. Tinggal tentukan mana yang lebih cocok dengan keperluan dan cara hidup kamu. ***
– Tahun 2025 membawa persaingan sengit dalam segmen smartphone flagship Android, dengan dua model utama yang mendapat sorotan yaitu OnePlus 13 dan Oppo Find X8s Plus. Kedua perangkat ini mewakili kemajuan teknologi Android terkini; akan tetapi, mereka memiliki kelebihan unik yang patut diperhitungkan, terutama bagi Anda yang membutuhkan performa luar biasa atau penawaran nilai terbaik sebanding dengan harganya.
Tampilan Elegan, Bahan yang Tersedia Bermacam-Macam
Secara eksterior, kedua perangkat tersebut dirancang menggunakan material berkualitas tinggi seperti kaca dan rangka alumunium, serta telah memperoleh sertifikat ketahanan terhadap air dan debu sekelas IP68/IP69. Model OnePlus 13 menyediakan variasi pilihan yang lebih luas termasuk kulit ramah lingkungan dan keramik, sehingga menciptakan impresi yang kokoh dan mewah. Di sisi lain, Oppo Find X8s Plus memiliki desain yang lebih minimalis dengan bagian belakang dari kaca saja, tetapi rasanya lebih ringan dan ramping saat digenggam.
Panel Layar: Tingkat Kecemerlangan dan Teknologi Terkini pada Ponsel OnePlus
Apabila kualitas layar menjadi faktor utama, OnePlus 13 mempunyai kelebihan signifikan. Ukuran layarnya adalah 6,82 inci yang mengaplikasikan teknologi LTPO 4.1 AMOLED dengan resolusi tinggi serta mencapai kecerahan maksimum sebesar 4500 nits. Jika dibandingkan dengan Oppo yang menyediakan panel AMOLED seluas 6,59 inci dengan titik tertinggi kecerahan hanya sampai 1600 nits, maka untuk penggunaan di luar ruangan atau menonton konten HDR, OnePlus terlihat lebih superior.
Perbandingan Kinerja: Snapdragon 8 Elite versus Dimensity 9400+
OnePlus 13 dilengkapi dengan prosesor teranyar Snapdragon 8 Elite yang dikembangkan khusus untuk mencapai efisiensi energi tingkat tinggi serta performa konstan, terlebih saat digunakan bermain game atau melakukan banyak tugas secara bersamaan. Sebaliknya, Oppo Find X8s+ dibekali Dimensity 9400+, sebuah chipset generasi 3nm yang handal tetapi masih belum dapat menyamai ketahanan dan kemampuan rendering grafis pada Adreno 830 yang dimiliki oleh OnePlus.
Kedua perangkat ini memiliki kapasitas baterai sebesar 6000 mAh, tetapi OnePlus unggul dalam hal kecepatan pengisian daya karena dilengkapi dengan teknologi isi ulang kabel hingga 100W yang memungkinkannya mencapai 50% charge hanya dalam waktu 13 menit. Sebaliknya, Oppo hanya menyediakan fitur pengisian nirkabel sampai 80W. Selain itu, untuk urusan transfer data, OnePlus memberikan performa yang lebih baik berkat adanya port USB 3.2.
Kamera: OnePlus Unggul pada Kamera Belakang, Oppo Unggul pada Kamera Depan
Kedua perangkat tersebut dilengkapi dengan kamera belakang 50MP yang telah dibekali teknologi canggih seperti Optical Image Stabilization (OIS) serta sistem Autofocus berteknologi laser. Meski demikian, model OnePlus 13 menawarkan ukuran sensor utama yang lebih besar dan mampu merekam video dalam resolusi mencapai 8K. Sedangkan untuk sektor kamera depan, Oppo unggul karena sudah termasuk fitur autofokus, sehingga dapat memberikan hasil foto selfi yang jelas dan terfokus dengan baik.
Harga dan Kesimpulan
Dengan biaya kurang lebih Rp11,9 juta untuk Oppo Find X8s Plus dan Rp15 juta untuk OnePlus 13, selisih sebesar Rp3 juta cukup mewakili peningkatan dalam hal kemampuan kerja dan fasilitas yang ditawarkan oleh OnePlus. Meskipun demikian, para pemakai yang mengutamakan smartphone premium dengan bobot ringan, hemat daya baterai, serta harga terjangkau masih akan tertarik pada pilihan Oppo. ***
Langkah awal untuk penerbangan hipersonik: prototipe kecepatan ekstrem diluncurkan dari Pangkalan Udara Edwards, California
Perusahaan Amerika
Hermeus
mencapai tonggak penting dalam pengembangan pesawat hipersonik dengan melakukan
Pertama kali terbang prototipe tidak berawak Quarterhorse Mk 1
. Uji coba dilakukan di
Pangkalan Udara Edwards
, California, menggunakannya permukaan yang rata dan kering dari Danau Rogers sebagai lintasan lepas landas.
+ Klik di sini untuk melihat video tersebut
Quarterhorse Mk 1
merupakan pesawat fungsional pertama buatan Hermeus dan dibekali dengan
mesin turbojet GE J85
Pengujian di darat selesai pada Desember 2023, mencakup pemeriksaan kecepatan tinggi menggunakan afterburner.
+
Rusia mengungkap gambar prototipe penerbangan kedua pesawat ringan LMS-901 Baikal
Perjalanan melalui empat prototipe
Hermeus berencana membangun empat varian yang berbeda dari pesawat tersebut, mulai từ
Mk 0 sampai Mk 3
, masing-masing dengan desain dan sistem propulsi yang berbeda. Setiap model mewakili fase penting dalam perjalanan menuju penerbangan hipersonik.
Prototipe berikutnya yang akan diuji adalah
Quarterhorse Mk 2
, yang saat ini sedang dalam tahap perakitan. Ia akan menggunakan sayap berbentuk delta dan ditenagai oleh
mesin Pratt & Whitney F100
, mampu mencapai kecepatan hingga
Mach 2,5
. Penerbangan perdananya dijadwalkan akhir tahun 2025.
Sementara itu,
Quarterhorse Mk 3
akan dilengkapi dengan sistem pendinginan udara-ke-udara inovatif yang memungkinkan
Kombinasi antara mesin turbojet dengan ramjet
. Inovasi ini penting untuk mencapai kecepatan di atas Mach 5 dan merupakan terobosan dalam rekayasa penerbangan modern.
Perlombaan hipersonik
Di luar Hermeus, beberapa perusahaan besar lainnya termasuk
GE Aerospace
dan
Stratolaunch
juga membangun teknologi hipersonik, dengan penekanan pada
pemanfaatan kembali kendaraan serta peningkatan efisiensi biaya operasional
.
Departemen Pertahanan AS
Pentagon dengan aktif mendukung usaha tersebut dan mengenali kegunaan strategis dari kapabilitas hipersonic yang bermanfaat tanto untuk pertahanan maupun perkembangan penerbangan sipil.
Kontrak bernilai jutaan dolar serta visi untuk masa depan
Proyek Quarterhorse dibuat di bawah
Kontrak bernilai US$ 60 juta dari Angkatan Udara Amerika Serikat telah ditandatangani.
Yang dilaporkan secara resmi pada November 2021, tujuan jangka panjang Hermeus adalah mengembangkan jet hipersonik transatlantik—termasuk juga pesawat presidensial AS di masa mendatang.
Sumber serta ilustrasi: X @hermeuscorp. Materi ini telah disiapkan menggunakan teknologi AI dan diperiksa oleh staf redaksi.
Komunitas Ritel Sampoerna (SRC) bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) meningkatkan kerja sama untuk mendorong percepatan transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan penyebaran produk UMKM lewat jaringan SRC.
Program SRC dianggap konsisten dengan tujuan Kementerian Perdagangan untuk menguatkan pasar domestik lewat pengembangan industri dan Usaha Mikro, Menengah, dan Kecil-Menengah (UMKM) lokal.
Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) Romulus Sutanto mengungkapkan bahwa mereka sangat menghargai kebersamaan yang ditunjukkan oleh Kemendag saat mencari kesempatan kerjasama.
“Terutama untuk mendorong transformasi digital UMKM warung dan mengembangkan jaringan sebaran barang-barang UMKM lokal,” ungkap Romulus dalam rilis pers, Kamis (29/5/2025).
Di masa mendatang, kerjasama antara Kementerian Perdagangan dan SRC akan direalisasikan lewat program Bedah Warung, yaitu satu langkah penting dalam rangka memperkuat persaingan warung kecil dengan cara melakukan transformasi digital serta mengembangkan kemampuan bisnis mereka.
Rencana ini dibuat supaya warung kecil dapat lebih siap menghadapi perkembangan jaman dan bisa bertahan dengan baik dalam waktu lama.
“Kami sungguh berterima kasih atas janji dan dukungan dari Kementerian Perdagangan kepada usaha SRC guna mendukung waralaba kecil menengah (UMKM) minimarket supaya dapat lebih peka terhadap perubahan jaman, khususnya pada aspek digitalisasi. Melalui program penataan kios yang dicanangkan oleh Kemenperin, kita percaya akan dapat membantu sejumlah besar toko kelontong meningkatkan tarafannya serta tumbuh pesat,” ungkap Romulus.
Tidak lepas dari prioritas nasional untuk mempercepat digitalisasi UMKM, SRC secara konsisten menggerakkan perubahan warung tradisional menjadi lebih modern menggunakan sistem digital AYO by SRC.
Pemilik toko dibekali dengan aplikasi seperti AYO Toko by SRC, AYO Mitra by SRC, dan My AYO by SRC untuk mempermudah pengelolaan usaha secara efisien.
Romulus menambahkan, kerja sama ini akan difokuskan pada dua pendekatan utama, yaitu pendampingan dan pembinaan langsung kepada Paguyuban SRC. Melalui pendekatan ini, pelaku UMKM toko kelontong akan mendapatkan edukasi praktis tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan bisnis mereka.
Dengan lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia, pemberdayaan sektor ini menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Program seperti Bedah Warung diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses digital, dan mengintegrasikan UMKM ke dalam ekosistem distribusi modern, sehingga mendorong produktivitas, perluasan pasar, serta menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag Dewi Rokhayati menekankan pentingnya penguatan kapasitas digital para pemilik toko, mulai dari pengelolaan bisnis berbasis aplikasi, pembayaran nontunai, penjualan produk digital dan UMKM lokal, hingga sistem pengantaran berbasis daring.
Program ini diharapkan dapat membantu toko kelontong meningkatkan omzet dan daya saing.
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung UMKM lokal, SRC juga menjalankan inisiatif Pojok Lokal, yang memungkinkan toko-toko SRC memasarkan produk UMKM di sekitar mereka.
Dengan kontribusi omzet mencapai Rp 5,65 triliun per tahun, Pojok Lokal telah memberikan dampak terhadap pertumbuhan UMKM dan perekonomian nasional.
“Melalui program Pojok Lokal, kami berharap SRC dapat berperan sebagai jalur distribusi bagi produk-produk UMKM yang tengah kami eksplorasi untuk dipasarkan secara lebih luas. Kolaborasi antara SRC dan Kemendag akan menjadi sinergi yang kuat, terutama dalam menjangkau lebih banyak toko tradisional dengan penataan yang lebih menarik dan modern,” jelas Dewi.
Dewi juga berharap agar Pojok Lokal mencakup produk pangan komersial berkualitas tinggi, termasuk produk UMKM binaan Kemendag yang telah tersertifikasi.
Ia menambahkan bahwa program Pasar Rakyat dari Kemendag dapat menjadi titik temu kolaborasi, khususnya dalam penataan rak yang baik agar daya tarik pasar rakyat meningkat dan masyarakat nyaman berbelanja.
Sebagai tahap pertama kerjasama ini, Kementerian Perdagangan berencana menggelar acara pembekalan pendidikan dan pelatihan untuk para anggota SRC di bulan Juni 2025. Acara tersebut dapat diikuti secara online atau tatap muka, serta akan dipandu langsung oleh pengelola Toko SRC.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal telah meresmikan kesepakatan kolaborasi dalam penggunaan teknologi satelit bersama dua firma antariksa dari China, yaitu STAR.VISION Aerospace Ltd. serta Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd.
Penandatanganan Letter of Intent (LoI) tersebut berlangsung pada Selasa (28/5/2025) di kantor pusat STAR.VISION, Kota Haiyang, Provinsi Shandong, Tiongkok.
Kegiatan ini turut dikoordinasikan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Satelit yang akan di launching dinamai sebagai Lampung-1.
Direncanakan agar satelit tersebut memulai misinya meng orbit di tahun ini dengan menandai kerjasama strategis antara Pemprov Lampung bersama sebuah firma luar angkasa asal Tiongkok.
“Langkah bersejarah bagi Lampung ini. Berkat kehadiran satelit tersebut, kita akan memulai perubahan menjadi provinsi yang didukung oleh teknologi canggih,” ungkap Gubernur Mirza pada pernyataannya.
Pertanian dan Penanggulangan Bencana
Gubernur menyatakan bahwa Satelit Lampung-1 dilengkapi dengan teknologi hyperspectral yang bakal digunakan dalam bidang pertanian serta perikanan.
Teknologi ini mengizinkan pengawasan kelembutan tanah, kadar klorofil di dedaunan, serta pendeteksian awal serangan hama dan penyakit.
Selain itu, teknologi ini juga dapat memberikan informasi jadwal tanam optimal berdasarkan iklim mikro serta prediksi pasokan air.
Di negeri-negeri seperti Cina, pemanfaatan satelit ternyata dapat memperbaiki produktivitas tanaman serta mengurangi beban biaya dalam sektor pertanian.
“Di India, perusahaan fintech seperti SatSure memanfaatkan data satelit untuk mengevaluasi apakah petani layak mendapat pinjaman. Hal ini penting bagi kami di Lampung mengingat sebagian besar penduduk kami bekerja sebagai petani,” jelas Mirza.
Selanjutnya, satelit tersebut akan memainkan peranan yang signifikan dalam penanganan bencana alam seperti flood, kebakaran hutan, dan tanah longsor, sekaligus mendukung penyusunan perencanaan zonasi wilayah dan pemantauan area konservasi secara langsung.
“Kita ingin pembangunan ke depan berbasis data, bukan lagi asumsi. Teknologi satelit ini akan membantu pemerintah dan masyarakat mengambil keputusan dengan lebih presisi,” tegasnya.
Kirim 100 Anak Muda
Sebagai bagian dari kerja sama, Pemprov Lampung berencana mengirim 100 generasi muda ke Tiongkok untuk mengikuti pelatihan penginderaan jauh dan sistem komunikasi satelit.
Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, seluruh proses operasional satelit bisa dilakukan oleh SDM asal Lampung sendiri.
Pemerintah Provinsi berencana mendirikan sebuah stasiun bumi di Lampung yang bertugas untuk menangkap dan memproses informasi dari satelit Lampong-1.
Ini akan menjadi tonggak awal pembangunan ekosistem riset luar angkasa pertama di Indonesia, dengan melibatkan perguruan tinggi dan industri teknologi nasional.
Adapun poin-poin penting dalam kerja sama ini mencakup:
1. Penamaan Satelit Lampung-1 sebagai simbol kemitraan strategis;
2. Penguatan kapasitas SDM Lampung di bidang teknologi luar angkasa;
3. Mengatur kunjungan ke pusat peluncurannya satelit laut di China;
4. Pengembangan fasilitas antena ground station guna memanfaatkan informasi dari satelit yang ada di Lampung.
Pertemuan dengan Walikota Yantai
Pada saat mengunjungi Tiongkok, Gubernur Mirza turut memeriksa secara langsung kapal pemantik roket milik STAR.VISION yang dipakai dalam proses peluncuran satelit dari lautan.
Teknologi ini termasuk canggih dan diharapkan dapat memperluas kesempatan kolaborasi internasional di sektor ruang angkasa.
Pada sore hari itu, Gubernur berjumpa dengan Walikota Yantai, Bapak Jiang Cheng. Mereka mengobrol tentang kemungkinan kolaborasi dalam memajukan pembangunan pelabuhan serta menggunakan data dari satelit untuk merancang zona dan mencegah bencana alam.
Kepala Bappeda Lampung, Elvira Umihanni, yang juga hadir sebagai pendamping, menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan menjadi titik penting dalam pengembangan berorientasi pada teknologi.
” Kami yakin, kolaborasi ini bakal menciptakan kesempatan inovatif luar biasa untuk Lampung. Tujuan kami adalah agar generasi muda kita kelak bisa mengendalikan teknologi ini dengan mandiri,” katanya.
Tindakan ini juga menjadi kelanjutan dari pertemuan sebelumnya di acara Shandong International Friendship Cities Cooperation and Exchange Week, yang menunjukkan komitmen Lampung untuk menguatkan kerjasama internasional guna mendukung perkembangan wilayah tersebut.
Berikut adalah biaya untuk iPhone paling baru pada akhir Mei tahun 2025 tersebut.
Harga iPhone bervariasi sesuai dengan jenisnya.
Untuk mereka yang berminat membeli iPhone, diharapkan untuk pertama kali mengecek harga produk tersebut.
Berikut Adalah Harga iPhone Pada Bulan Mei Tahun 2025
Harga untuk iPhone 11, 12, serta 13
iPhone 11
64GB: Rp 6.249.000
128GB: Rp 7.749.000
iPhone 12
64GB: Rp 8.499.000
128GB: Rp 9.499.000
256GB: Rp 14.999.000
iPhone 13 Mini
128GB: Rp 10.249.000
256GB: Rp 12.749.000
512GB: Rp 12.999.000
Harga iPhone 15 Series
iPhone 15
128GB: Rp 13.999.000
256GB: Rp 16.999.000
512GB: Rp 20.999.000
iPhone 15 Plus
128GB: Rp 15.999.000
256GB: Rp 18.999.000
512GB: Rp 22.999.000
iPhone 15 Pro
128GB: Rp 18.999.000
256GB: Rp 21.999.000
512GB: Rp 25.999.000
1TB: Rp 29.999.000
iPhone 15 Pro Max 256GB: Rp 22.999.000
512GB: Rp 27.999.000
1TB: Rp 31.999.000
Harga iPhone 14 Series
iPhone 14
128GB: Rp 12.249.000
256GB: Rp 15.249.000
512GB: Rp 19.249.000
iPhone 14 Plus
128GB: Rp 12.499.000
256GB: Rp 14.999.000
512GB: Rp 17.999.000
iPhone 14 Pro
128GB: Rp 14.999.000
256GB: Rp 18.499.000
512GB: Rp 20.999.000
1TB: Rp 24.999.000
iPhone 14 Pro Max
128GB: Rp 17.999.000
256GB: Rp 20.499.000
512GB: Rp 24.499.000
1TB: Rp 25.999.000
Pernyataan Penyangkal: Harga bisa mengalami perubahan kapan saja tanpa adanya pengumuman lebih dulu. Stok produk mungkin akan berbeda-beda setiap daerah. Harap pastikan untuk mengecek tarif terbaru pada gerai resmi ataupun website yang tepercaya.
Pasarnya smartphone untuk gaming saat ini semakin dipanasi dengan kedatangan
Nubia Neo 3 GT 5G
Perangkat ini menghadirkan sejumlah fitur premium di segmen pasar dengan harga sekitar dua juta rupiah. Memiliki desain futuristis dan dilengkapi dengan tombol bahu untuk gaming, bersama dengan spesifikasi handal, ponsel pintar tersebut ditujukan sebagai pilihan utama bagi pemain game mobile yang mencari kinerja superior tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.
Neo 3 GT 5G
Dirancang spesifik untuk memenuhi kebutuhan gaming ekstrem, perangkat ini didorong oleh prosesor Unisoc T9100, memiliki layar OLED dengan refresh rate 120Hz, serta membawa daya tahan baterai besar sebesar 6000mAh dan sistem pendinginan vapor chamber. Semua komponen tersebut menjadikan telepon seluler ini siap menghadirkan sesi game lancar dan terjamin stabilitasnya. Tambahan adanya antarmuka AI Game Space 3.0 dan asisten digital dalam bentuk karakter anime semakin menambah keseruan saat digunakan.
Dengan harga sekitar Rp2.999.000,
Nubia Neo 3 GT 5G
tidak hanya menggoda dari segi spesifikasi, tapi juga dari desain. Paket penjualannya pun lengkap—termasuk charger 80W, kabel USB-C, pelindung layar yang sudah terpasang, hingga casing. Semuanya disiapkan untuk pengguna yang ingin langsung ‘gas’ tanpa harus beli aksesori tambahan.
Desain dari Nubia Neo 3 GT 5G disebut “Cyber Mecha” yang kental dengan nuansa futuristik. Lampu LED RGB strip di belakangnya membuat ponsel ini terlihat seperti gadget dari masa depan. Dual shoulder trigger di sisi kanan berfungsi layaknya tombol L1 dan R1 pada gamepad, sangat berguna saat bermain game FPS atau balapan.
Layar seluas 6,8 inci yang menggunakan teknologi OLED dengan tingkat peningkatan-refresh mencapai 120Hz menawarkan gambar jernih dan cepat merespons. Kecerahan maksimal layar ini bisa mencapai 1300 nit sehingga cocok digunakan di luar ruangan. Spektrum warna pada layar sangat luas sekitar 100% DCI-P3, ideal untuk streaming film atau video lainnya; namun mungkin sedikit berlebihan jika dipergunakan dalam proses penyuntingan konten visuales profesi.
Soal performa, SoC Unisoc T9100 disokong RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB (UFS 2.2). Dalam pengujian, skor Antutu tembus 530 ribuan dan berbagai game populer seperti Free Fire, Mobile Legends, hingga Real Racing 3 bisa dijalankan mulus. Game berat seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves pun masih playable di setting terendah.
Pengalaman gaming makin lengkap dengan AI Game Space 3.0 yang memungkinkan optimalisasi performa, pengaturan shoulder trigger, hingga mode “Rise” untuk boost performa saat main game. Fitur AI Virtual Assistant bernama Demi juga memberikan pengalaman interaktif unik ala karakter anime di layar depan.
Meski kamera bukan daya tarik utamanya, Nubia Neo 3 GT 5G masih menghadirkan kamera utama 50MP dan kamera selfie 16MP. Perekaman video bisa sampai 4K 30fps, dan meskipun hasilnya tak sekelas ponsel kamera profesional, cukup mumpuni untuk dokumentasi harian dan media sosial.
Daya baterai 6000 mAh merupakan aspek penting lainnya. Pada tes putaran video luring, ketahanan baterainya mencapai lebih dari 27 jam! Proses pengisian cepat hingga penuh dari 0%-100%, menggunakan adaptor 80W, memerlukan waktu kurang lebih 77 menit saja. Tambahan fiturnya adalah adanya opsi bypass charging yang membantu menjaga temperatur agar tetap dingin meski sedang digunakan dan diisi dayanya secara bersamaan.
Untuk aspek koneksi, Nubia Neo 3 GT 5G menyokong teknologi 5G, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, NFC, serta memiliki dual speaker. Pengoperasiannya didasari oleh sistem MyOS 15 yang dikembangkan atas dasar Android 15, di mana perangkat ini menjanjikan sekali upgrade utama untuk versi Android dan tambahan pula dukungan selama dua tahun dalam hal patch keamanan terbaru.
Tentu saja ada beberapa kelemahan. Salah satunya adalah kurangnya kamera ultra lebar, tidak mendukung Netflix HD dikarenakan status Widevine L3, dan belum adanya always-on display walaupun panel layar menggunakan teknologi OLED. Akan tetapi, kekurangan-kekurangan itu nampaknya menjadi hal sepele ketika kita mempertimbangkan kemampuan performa dan fitur gaming yang disajikan oleh perangkat ini.
Oleh karena itu, apabila Anda tengah mencari ponsel gaming di kisaran harga Rp2 jutan,
Nubia Neo 3 GT 5G
harus menjadi bagian dari daftar pertimbangan Anda. Gabungan antara layar OLED, dua buah pengendali (dual trigger), baterai berkapasitas tinggi, serta sistem pendingin membuatnya menjadi salah satu opsi terunggul bagi pemain game yang menginginkan performa optimal namun dengan efisiensi biaya. ***
Benelli, produsen sepeda motor ikonik dari Italia yang saat ini aktif di pasaran Indonesia, sedang menarik minat para penggemar otomotif. Dua varian klasik unggulannya, Patagonian Eagle dan Motobi 200 Evo, semakin populer di kalangan masyarakat yang menginginkan kendaraan bermotor gaya retro dengan harga terjangkau.
Kedua produk ini memiliki daya tarik masing-masing dan sama-sama membawa gaya klasik yang memukau. Patagonian Eagle dijual sekitar Rp 37 jutaan, sedangkan Motobi 200 Evo dapat diperoleh dengan harga kurang dari itu, yaitu sekitar Rp 29 jutaan. Namun, manakah yang paling pantas untuk melengkapi koleksi kendaraan Anda? Mari kita bahas lebih lanjut!
Kinerja Mesin: Kekuatan Patagonian versus Hemat Bahan Bakar pada Motobi
Dari segi dapur pacu, Patagonian Eagle tampil lebih bertenaga. Mengusung mesin 250 cc dua silinder segaris, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 17,4 hp pada 8.000 rpm, dengan torsi puncak 16,5 Nm pada 6.000 rpm.
Klasis mobilnya masih menggunakan karburator berukuran besar; walaupun simpel, hal ini malah menjadikan fitur tersebut sebagai daya tarik untuk para pecinta kendaraan lawas. Bunyi mesinnya pun sangat memukau—bulat dengan ciri khas tersendiri, hampir mirip dengan suara dari mesin empat silinder.
Di sisi lain, Motobi 200 Evo dibekali mesin berkapasitas 197 cc dengan konfigurasi satu silinder dan SOHC serta sudah menggunakan sistem pengabut bahan bakar EFI. Daya yang dihasilkan sedikit lebih rendah, yaitu mencapai puncak tenaga sebesar 12,7 tk pada putaran 7.500 rpm dan torsi tertinggi 13,9 Nm pada putaran 6.000 rpm.
Walaupun lebih hemat karena menggunakan sistem penyuntikkan bahan bakar, suara mesinnya tidak secantik Patagonian. Akan tetapi, untuk orang yang mengejar kenyamanan dalam pemeliharaan dan ingin konsumsi bahan bakarnya lebih irit, Motobi Evo dapat menjadi pilihan tepat.
Fitur dan Kenyamanan: Modernitas di Motobi, Gaya Klasik di Patagonian
Soal fitur, kedua motor ini memang tak mengandalkan teknologi canggih, sebab segmentasinya jelas: motor klasik.
– Burung Garuda Patagonia masih mempertahankan desain klasiknya dengan menggunakan headlamp bundar berbohlam dan dashboard analog sederhana. Tak terdapat layar digital untuk mengindikasikan level bahan bakar, jadi pengguna perlu mengecek secara manual dengan membuka penutup tangki. Ideal bagi para pecinta nuansa “lawas” yang otentik.
– Motobi 200 Evo lebih praktis dengan panel meter digital yang menampilkan informasi lengkap seperti speedometer, tachometer, tripmeter, odometer, dan indikator bensin. Bagi pemula atau mereka yang ingin menikmati motor klasik dengan sentuhan modern, fitur ini jelas memberi nilai plus.
Gaya dan Harga: Pilih Karisma atau Praktikalitas?
Dari segi harga, selisih Rp 8 jutaan antara Patagonian Eagle dan Motobi 200 Evo cukup signifikan. Namun, keduanya tetap masuk dalam kategori motor retro yang terjangkau.
– Patagonian Eagle unggul dalam hal desain gagah, suara mesin yang memikat, dan tenaga lebih besar. Cocok bagi pengendara yang ingin tampil beda di jalanan atau menjadikannya sebagai motor koleksi sekaligus gaya hidup.
– Motobi 200 Evo menawarkan kemudahan perawatan, sistem injeksi modern, dan fitur digital yang praktis. Pilihan pas untuk pengendara sehari-hari yang tetap ingin menonjolkan gaya klasik tanpa repot.
Apa Yang Sesuai Untuk Kamu?
Apabila Anda mencari sepeda motor dengan performa superior, tampilan mengagumkan, serta suara mesin yang unik, Benelli Patagonian Eagle pantas menjadi prioritas pertama. Kendaraan ini tak sekadar sebagai moda transportasi, melainkan juga ekspresi dari gaya hidup Anda.
Namun, bila Anda menginginkan motor klasik dengan teknologi modern, perawatan lebih mudah, dan harga yang lebih bersahabat, Benelli Motobi 200 Evo menjadi alternatif yang menarik.
Apa pun pilihannya, keduanya akan menyertai perjalanan Anda dengan gaya retro yang abadi. Apakah Anda sudah siap untuk memutuskan? (***)