Senin, Mei 18, 2026
Beranda blog Halaman 704

Hasil Foto Siang Dan Malam Setajam DSLR, Kenali Ini 7 Deretan HP Canggih ber Kamera Leica 2025

0

ZONAGADGET – Di era digital ini, kualitas kamera pada ponsel pintar menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen. Kolaborasi antara produsen ponsel dan perusahaan kamera legendaris asal Jerman, Leica, telah menghasilkan deretan HP dengan kemampuan fotografi yang luar biasa. Lensa Leica dikenal mampu menghasilkan foto yang tajam, jernih, dan kaya warna, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Di tahun 2025, teknologi kamera pada HP semakin canggih, memungkinkan hasil foto setara dengan kamera DSLR.

Mengapa Memilih HP dengan Kamera Leica?

Kamera Leica menawarkan sejumlah keunggulan yang signifikan dibandingkan dengan kamera ponsel biasa:

  1. Kualitas Gambar Superior: Lensa Leica dikenal dengan standar kualitas optik yang tinggi, meminimalkan distorsi dan aberasi optik. Hasilnya, foto yang diambil sangat tajam dan detail.
  2. Akurasi Warna: Kamera Leica mampu menghasilkan warna yang akurat dan natural, sesuai dengan aslinya.
  3. Performa Cahaya Rendah: Teknologi pada kamera Leica memungkinkan pengambilan gambar yang terang dan minim noise (bintik-bintik) dalam kondisi minim cahaya.
  4. Mode Manual: Beberapa HP dengan kamera Leica menawarkan mode manual yang memungkinkan pengguna mengatur beragai parameter seperti ISO, aperture, dan white balance, layaknya kamera profesional.
  5. Teknologi Pengolahan Gambar Canggih: Selain kualitas lensa, Leica juga menawarkan teknologi pengolahan gambar yang canggih, menghasilkan foto yang lebih detail dan dinamis.

7 HP Canggih Berkamera Leica Terbaik di Tahun 2025

Berikut adalah 7 rekomendasi HP dengan kamera Leica terbaik di tahun 2025 yang layak Anda pertimbangkan:

  1. LEICA Leitz Phone 2

    • Dikembangkan langsung oleh Leica, Leitz Phone 2 hadir dengan sensor 1 inci beresolusi 47 MP dan lensa utama setara 19mm.
    • Ditenagai Snapdragon 8 Gen 1 dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB.
    • Menawarkan kualitas gambar luar biasa dengan detail yang sangat baik.
    • Dikenal dengan desain dan kualitas kamera Leica yang sangat detail dan alami, memberikan pengalaman fotografi mirip dengan kamera DSLR.
  2. Leitz Phone 3

    • Penerus Leitz Phone 2, dengan peningkatan signifikan pada kamera dan performa.
    • Kamera utama tetap 47 MP dengan sensor 1 inci, namun kini dibekali zoom optik 6x dan penutup lensa magnetik.
    • Ditenagai Snapdragon 8 Gen 2 dan RAM 12GB.
  3. Xiaomi 14

    • Dilengkapi tiga kamera utama 50MP dengan lensa Leica Summilux generasi terbaru (wide, telephoto, dan ultra-wide).
    • Teknologi Leica memungkinkan detail gambar yang tajam, warna natural, dan performa optimal di berbagai kondisi cahaya.
    • Cocok untuk pengguna yang mencari kamera kelas flagship dengan harga mid-range.
    • Resmi dirilis di Indonesia dengan harga sekitar Rp 11,9 juta.
  4. Xiaomi 14T

    • Menawarkan lensa Summilux dari Leica dan sensor Sony IMX906.
    • Kamera utama 50MP dengan aperture fleksibel (f/1.7 hingga f/2.2) untuk hasil foto yang lebih cerah dan minim noise, terutama di malam hari.
    • Didukung chipset Dimensity 8300 Ultra.
    • Diprediksi akan hadir di pasar Indonesia dengan harga yang relatif terjangkau.
  5. Huawei P60 Pro

    • Mengusung teknologi kamera Leica dengan kemampuan pemotretan sangat tajam dan kaya warna.
    • Dilengkapi mode malam yang sangat baik.
    • Memiliki kemampuan zoom optik 5x dan digital 50x, serta pemrosesan gambar yang sangat baik.
  6. Xiaomi 13 Ultra

    • Konfigurasi quad-camera 50MP (wide, ultra-wide, dan dua telephoto) dengan lensa Leica Summicron.
    • Menawarkan pengalaman memotret yang lebih maksimal dengan aksesoris tambahan seperti kamera grip dan shutter button fisik.
    • Mendekati performa kamera DSLR.
  7. Huawei Mate 40 Pro+

    • Menawarkan kekuatan utama pada sektor kamera, didukung berbagai konfigurasi lensa yang lengkap dan berkelas.
    • Menggunakan teknologi Leica, memiliki kemampuan zoom yang luar biasa dan kualitas foto yang sangat jernih, bahkan dalam kondisi cahaya rendah.

Tips Memotret dengan HP Berkamera Leica agar Hasilnya Maksimal

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan saat memotret menggunakan HP dengan kamera Leica:

  • Pilih Mode yang Tepat: Manfaatkan mode Leica Authentic untuk warna natural atau Leica Vibrant untuk warna yang lebih hidup.
  • Perhatikan Pencahayaan: Usahakan untuk memotret dengan pencahayaan yang cukup. Jika kondisi cahaya kurang, aktifkan mode malam.
  • Gunakan Mode Manual: Jika Anda memiliki pengetahuan tentang fotografi, jangan ragu untuk menggunakan mode manual dan mengatur parameter sesuai kebutuhan.
  • Eksplorasi Fitur: Pelajari dan manfaatkan fitur-fitur lain yang ditawarkan oleh kamera Leica, seperti zoom, mode potret, dan lain-lain.
  • Komposisi: Perhatikan komposisi foto agar hasilnya lebih menarik. Gunakan rule of thirds atau teknik komposisi lainnya.

HP dengan kamera Leica di tahun 2025 menawarkan kualitas fotografi yang semakin mendekati kamera DSLR. Dengan memilih salah satu dari 7 HP di atas dan menerapkan tips yang telah disebutkan, Anda dapat menghasilkan foto-foto yang menakjubkan, baik siang maupun malam.

Puluhan Robot Ikuti Kontes ABU Indonesia 2025 di ITB,Ajang Seleksi untuk Tampil di Mongolia

0

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

ZONAGADGET, BANDUNG –Puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi mengikuti Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2025 di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Kompetisi tingkat nasional yang berlangsung pada Senin-Selasa (7-8/7/2025) tersebut diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek) RI.

Ketua Panitia KRAI 2025, Vani Virdyawan, mengatakan, ada 40 tim dari berbagai perguruan tinggi di bawah naungan Kemdiktisaintek RI mendaftar untuk seleksi awal kompetisi itu.

Namun, menurut dia, setelah melalui proses visitasi daring pada bulan lalu terdapat 24 tim yang dinyatakan lolos dan berhak bertanding di tingkat nasional termasuk tim ITB yang berstatus sebagai tuan rumah.

“Ajang ini merupakan bagian dari Kontes Robot Indonesia (KRI), dan tahun ini hanya mempertandingkan satu divisi, yakni KRAI,” kata Vani Virdyawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/7/2025).

Ia mengatakan, KRAI 2025 kali ini pun sekaligus menjadi babak seleksi untuk kompetisi ABU Robocon 2025 tingkat Asia Pasifik yang berlangsung di Mongolia pada bulan depan.

Vani mengatakan, KRAI 2025 mengusung misi besar dalam mendorong inovasi, kreativitas, dan penguasaan teknologi di kalangan mahasiswa Indonesia.

Terutama dalam memperkuat ekosistem riset dan rekayasa teknologi nasional di bidang robotika, sehingga KRAI 2025 menjadi wahana pengembangan talenta unggul di bidang robotika. 

“Selain kompetitif, kegiatan ini diharapkan turut memperkuat kolaborasi, membangun budaya akademik yang produktif, dan memperluas ketertarikan masyarakat terhadap teknologi robotika,” ujar Vani.

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyampaikan, sebagai tuan rumah, ITB telah menyiapkan arena pertandingan yang dirancang khusus sesuai tema tahun ini, yaitu Robot Basketball.

Selain itu, ITB pun menekankan pentingnya kenyamanan dan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta, juri, panitia, hingga penonton di ajang adu kecanggihan robot dan kebanggaan anak bangsa tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan bagi ITB menjadi tuan rumah KRAI 2025, karena bukan sekadar kompetisi, tetapi wahana untuk inovasi, belajar, dan memacu sportivitas untuk mencari talenta unggul di bidang robotika serta rekayasa sistem,” kata Tatacipta. (*)

10 HP 3 Jutaan 2025 dengan Lensa Ultrawide dan Makro yang Bikin Hasil Jepretan Kamera Setara Pro

0

PR SURABAYA – Di tahun 2025, tren kamera smartphone makin marak dengan hadirnya fitur ultrawide dan makro bahkan di rentang harga 3 jutaan. Kini kamu gak perlu smartphone mahal untuk dapat lensa sudut lebar dan detail macro; banyak pilihan HP murah berkualitas seperti Samsung, Poco, Vivo, Infinix, dan kenyamanan konten multimedia yang maksimal. Artikel ini bakal mengulas 10 HP 3 jutaan terbaik 2025 yang memiliki kamera ultrawide dan makro, lengkap dengan kelebihan tiap model untuk dukung kebutuhan foto, vlogging, atau sekadar posting Instagram. Yuk, simak!

1. Samsung Galaxy M54 5G (Rp 3,5 jutaan)

Samsung Galaxy M54 5G mengombinasikan kamera utama 108 MP OIS, lensa ultrawide 8 MP, dan lensa makro 2 MP, lengkap untuk foto landscape, detail close‑up, dan malam hari dengan stabil berkat OIS. Kamera depan 32 MP sanggup rekam video hingga 4K—pas untuk content creator muda. Layar Super AMOLED 6,7” 120 Hz bikin visual tajam saat editing feed atau nonton drama kesukaan.

2. Xiaomi Redmi Note 14 5G (Rp 3,2 jutaan)

Redmi Note 14 5G hadir dengan kamera utama 108 MP + OIS + EIS, didukung lensa ultrawide 8 MP dan kemampuan zoom lossless 3×, membuatnya unggul untuk eksplorasi jurusan luas sampai detail jauh. Cocok untuk kamu yang hobi foto malam atau landscape. Sudah pakai Dimensity 7025 Ultra dan layar AMOLED 120 Hz, keliatan keren dan smooth saat scroll.

3. Infinix Note 40 Pro (Rp 3,4 jutaan)

Dibekali sensor 108 MP OIS, lensa ultrawide dan depth 2 MP, ditambah kamera selfie 32 MP dengan dual‑LED flash. Video maksimal 1440p, baterai besar 5.000 mAh dengan fast charge 45 W. Layar AMOLED 6,78” 120 Hz dan IP53 membuat paketnya lengkap dan stylish.

4. Poco X6 5G (Rp 3,4 jutaan)

HP ini punya triple camera: 64 MP + OIS, lensa ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP, mendukung video 1080p 60fps. Berjalan pakai Snapdragon 7s Gen 2, RAM besar, dan layar AMOLED 120 Hz. Cepat, jernih, dan responsif—pilihan mantap buat konten kreatif.

5. Redmi Note 13 Pro 5G (Rp 3,5 jutaan)

Sensor main 200 MP ISOCELL + OIS + EIS dipasangkan ultrawide + makro opsional. Layarnya AMOLED 6,67” 120 Hz, chipset Helio G99 Ultra. Cocok buat foto, zoom, video, sekaligus gaming ringan dengan performa gesit.

6. Infinix GT 20 Pro (Rp 3,7 jutaan)

Tercatat untuk gaming, tapi kamera juga top: 108 MP + OIS, dua sensor makro/depth 2 MP, rekam video 4K 60fps. Layar AMOLED 144 Hz, chipset Dimensity 8200 Ultra. Ideal bagi pengguna yang ingin performance tinggi plus fotografi maksimal.

7. Vivo V30e (Rp 3,2 jutaan)

Mengusung sensor utama 50 MP Sony IMX 882 + Aura Light, ultrawide 8 MP, kamera depan 32 MP—pas banget untuk vlogging. Walau tanpa OIS, EIS membantu stabilisasi video. Didukung Snapdragon 6 Gen 1, ngebut buat editing dan daily use.

8. Realme 13 Plus 5G (Rp 3,3 jutaan)

Sensor Sony 50 MP LYT‑600 + OIS dan AI Light Fusion Engine menghasilkan warna hidup dan tajam, ultrawide dan kamera depan juga mampu rekam video 4K. Cocok untuk kamu yang suka estetika feed Instagram.

9. Samsung Galaxy A34 5G (Rp 3,6 jutaan)

Main cam 48 MP + OIS, ultrawide 8 MP, makro 5 MP—lengkap untuk segala angle. Didukung layar Super AMOLED 6,6” 120 Hz, Dimensity 1080, lancar untuk multitasking, foto landscape, detail, dan sosial media.

10. TECNO Pova 6 Pro 5G (Rp 3,1 jutaan)

Walau utama didesain gaming, kameranya lengkap: 108 MP + 2 MP + 0.08 MP, selfie 32 MP. Baterai raksasa 6.000 mAh + fast charge 70W. Video dan foto jelas, dan performa tahan lama untuk produksi konten intensif.

Kenapa Pilihan Kamera Ultrawide & Makro Penting di 3 Jutaan?

  1. Lensa Ultrawide memperluas sudut pengambilan gambar, sangat cocok untuk landscape, grup, atau arsitektur. Kini hadir di HP murah seperti Poco X6 dan Infinix Note 40.

  2. Lensa Makro fokus pada detail kecil: bunga, tekstur, atau produk keren tanpa perlu kamera profesional. Ada di Galaxy M54, M34, dan Redmi Note.

  3. Stabilisasi (OIS/EIS) makin umum di kelas 3 jutaan, menghasilkan foto malam dan video tanpa blur, seperti pada Samsung dan Redmi.

Tips Memilih HP Kamera Maksimal di Kelas 3 Jutaan

  • Pilih HP dengan OIS jika fokus pada foto malam atau video tanpa guncangan.

  • Perhatikan kapasitas sensor ultrawide (minimal 8 MP) untuk hasil lebar tajam.

  • Pilih lensa macro minimal 2 MP—cukup untuk detail memadai.

  • Jangan lupa nilai tambahan seperti fast charging, RAM minimal 6 GB, dan layar AMOLED 120 Hz.

Dengan munculnya smartphone seperti Samsung Galaxy M54, Poco X6 5G, dan Infinix Note 40 Pro, kini kamu bisa memenuhi kebutuhan kamera ultrawide dan makro tanpa harus keluar dana besar. Setiap pilihan punya kelebihan tersendiri: ada yang jago foto malam, ada yang cepat untuk vlogging, ada pula yang spesial buat gaming sekaligus fotografi. Saat membeli, pastikan HP pilihan sesuai gaya konten dan preferensi visualmu. Yuk, abadikan momen paling kreatifmu di 2025 dengan smartphone 3 jutaan!

Semoga artikel ini membantu kamu bikin keputusan cerdas. Share ke temanmu yang butuh smartphone kamera keren tapi hemat budget! ***

Update Juli 2025! Cek Spesifikasi dan Harga Realme C75, Apakah Sudah 5G?

0

ZONAGADGET Realme kembali meramaikan pasar smartphone dengan menghadirkan Realme C75. Ponsel ini menyasar segmen menengah dengan menawarkan fitur tangguh.

Di Indonesia, Realme C75 cukup populer di kalangan pengguna aktif. Terutama mereka yang membutuhkan ponsel tahan banting dengan harga terjangkau.

Smartphone ini hadir dengan desain kokoh serta berbagai sertifikasi ketahanan. Tak heran jika Realme C75 disebut-sebut sebagai HP lapangan terbaik.

Lantas, bagaimana spesifikasi lengkap Realme C75? Apakah sudah mendukung jaringan 5G? Berikut ulasan lengkapnya untuk kamu.

Desain Tangguh, Tahan Air, dan Debu

Realme C75 mengusung desain ramping dengan bobot yang pas di tangan. Smartphone ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Lightning Gold dan Storm Black.

Salah satu keunggulan utamanya terletak pada sertifikasi ketahanan fisik. Ponsel ini mengantongi IP68, IP69, serta sertifikasi militer MIL-STD-810H.

Dengan sertifikasi tersebut, Realme C75 tahan terhadap debu, air, dan benturan keras. Cocok bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Desainnya juga tetap stylish meskipun berfokus pada ketangguhan fisik. Material bodinya nyaman digenggam dalam waktu lama.

Performa Cukup Tangguh untuk Harian

Di sektor performa, Realme C75 dibekali chipset MediaTek Helio G92 Max. Chipset ini menawarkan performa cukup baik untuk kebutuhan sehari-hari.

Realme C75 juga didukung RAM 8GB yang dapat diperluas secara virtual hingga total 24GB. Ini memudahkan aktivitas multitasking ringan hingga menengah.

Memori internalnya tersedia dalam dua opsi, yaitu 128GB dan 256GB. Kapasitas ini cukup lega untuk menyimpan berbagai file.

Sayangnya, performa gaming ponsel ini cukup terbatas. Game berat seperti Genshin Impact mengalami penurunan frame rate.

Kamera 50MP dan Baterai Jumbo 6000 mAh

Realme C75 mengandalkan kamera utama 50MP dengan fitur AI Clear Face Algorithm. Hasil fotonya cukup tajam di kondisi cahaya cukup terang.

Namun, kamera depannya hanya beresolusi 8MP. Kualitas perekaman video juga standar tanpa fitur stabilisasi bawaan.

Untuk sektor daya, Realme C75 dibekali baterai jumbo 6000 mAh. Baterai ini mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal.

Proses pengisian dayanya juga cepat berkat teknologi SUPERVOOC 45W. Pengisian dari nol hingga penuh hanya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

Harga Realme C75 Terbaru Juli 2025 dan Pesaingnya

Per Juli 2025, Realme C75 varian 8/128GB dijual Rp2,4 jutaan. Sementara varian 8/256GB dibanderol Rp2,8 juta di pasar Indonesia.

Beberapa pesaing terdekat Realme C75 di kelas ini adalah Vivo Y29, OPPO A60, serta Samsung Galaxy A06 5G.

Realme C75 adalah smartphone ideal bagi pengguna yang mencari ponsel tangguh. Baterai besar dan sertifikasi ketahanan menjadi keunggulan utamanya.

Meski belum mendukung 5G, Realme C75 tetap menarik untuk aktivitas harian. Performa dan kameranya juga cukup mumpuni di kelas harga ini.

Smartphone ini sangat cocok untuk pekerja lapangan atau pengguna aktif. Apalagi, harganya masih tergolong ramah kantong.***

Menkomdigi: Fokus Pengembangan AI Terkait Program Prioritas Presiden

0

ZONAGADGET.CO.ID, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pemerintah memilih fokus pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berkaitan dengan program prioritas presiden.

“Pemerintah memilih prioritas untuk pengembangan AI yang terkait dengan program prioritas presiden,” kata Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta pada Senin.

Menurutnya, arah pengembangan AI Indonesia akan diprioritaskan untuk mendukung program pemerintah terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

“Ada beberapa yang sedang kita lakukan pendampingan di Sragen, Klaten, dan Sukabumi yang terkait dengan perikanan dan smart farming,” ujar Meutya.

Dia menambahkan, pemerintah tidak menutup kemungkinan arah pengembangan AI juga akan dilakukan untuk bidang lain.

Selain itu, Kemkomdigi tengah meminta izin kepada Kementerian Sekretariat Negara untuk mengeluarkan Peta Jalan (Roadmap) AI sebagai panduan pengembangan ekosistem AI di Indonesia.

Diketahui, dalam penyusunan Peta Jalan Nasional AI, Kemkomdigi turut melibatkan 39 kementerian/lembaga dan pihak-pihak terkait. Peta jalan ini akan menjadi pedoman resmi pembangunan ekosistem AI Indonesia yang inklusif dan bertanggung jawab.

 

“Saat ini, pemerintah juga sedang menyusun white paper peta jalan AI sebagai dokumen rujukan dalam membentuk ekosistem dan tata kelola AI yang etis, bertanggung jawab, dan efektif. Tim penyusunnya terdiri atas kementerian/lembaga terkait yakni sebanyak 39 instansi, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil,” kata Meutya dalam Asia Economic Summit di Jakarta pada Kamis (26/6).

Lebih lanjut, Menkomdigi yakin bahwa kolaborasi aktif antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha adalah kunci utama untuk mewujudkan pengembangan AI yang merata dan bertanggung jawab. Kolaborasi inilah yang akan menjadikan potensi AI Indonesia sebagai manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat.

“Saya ingin menegaskan bahwa tata kelola AI harus menjadi dasar dari setiap langkah strategis bersama, demi membangun kepercayaan, memberdayakan, dan menciptakan peluang. AI adalah cerminan nilai dan posisi kemanusiaan, agar menjadi alat transformasi berkelanjutan, penggunaannya harus mengutamakan etika, transparansi, dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Meutya.

Robot Anjing di HUT Bhayangkara Curi Perhatian, Tapi Kok Mirip Produk Murah di Alibaba?

0

ZONAGADGETPerayaan HUT Bhayangkara ke 78 yang berlangsung meriah di Monas Jakarta, menyisakan satu momen yang paling mencuri perhatian publik—yaitu kehadiran robot anjing canggih yang dipamerkan oleh Polri. Robot berkaki empat dengan desain futuristik itu tampak berjalan lincah dan diproyeksikan sebagai salah satu teknologi pendukung “smart policing” di masa depan.

Namun, kehebohan itu tak lepas dari perdebatan. Banyak warganet menyamakan robot tersebut dengan produk robotik yang dijual bebas di platform e-commerce seperti Alibaba, dengan harga mulai dari belasan juta rupiah saja. Lalu, benarkah robot anjing yang dipamerkan Polri hanyalah barang pasaran yang dibungkus dengan klaim teknologi tinggi?

Dibalik Desainnya yang Familiar, Ada Teknologi Lokal

Robot anjing yang tampil dalam peringatan HUT Bhayangkara bukanlah hasil impor langsung dari luar negeri. Robot itu merupakan hasil kolaborasi PT SARI Teknologi bersama tim peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka mengembangkan robot ini secara lokal dengan sentuhan teknologi canggih seperti.

  • Sensor deteksi gas berbahaya

  • Kamera night vision dan thermal

  • Komunikasi dua arah

  • Pemrosesan kecerdasan buatan (AI)

  • Kemampuan untuk tugas Search and Rescue (SAR)

Jadi, walau bentuk fisiknya mirip robot-robot komersial dari luar negeri, isi dan kemampuannya jelas berbeda.

Harga Robot Bisa Capai Rp 3 Miliar

Salah satu hal yang juga menjadi sorotan adalah soal harga. Pihak pengembang menyebutkan bahwa harga satu unit robot dengan spesifikasi lengkap bisa mencapai Rp 3 miliar. Ini mencakup biaya sensor, AI, integrasi sistem, serta riset dan pengembangan lokal. Bandingkan dengan robot sejenis dari China yang dijual di Alibaba seharga Rp 15–20 jutaan. Tentu saja, versi yang dijual di e-commerce itu hanya mencakup fungsi dasar seperti berjalan dan merekam video sederhana.

Polri: Belum Pakai Anggaran Negara

Menanggapi sorotan publik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kehadiran robot anjing tersebut masih dalam tahap uji coba. Polri belum mengalokasikan anggaran negara untuk membeli robot-robot tersebut. Saat ini, kehadirannya lebih sebagai demonstrasi teknologi dari pihak swasta yang potensial digunakan di masa depan.

Simbol Transformasi Digital Polri

Apapun perdebatan yang muncul, kehadiran robot ini menjadi simbol nyata bahwa Polri tidak ingin ketinggalan dalam perkembangan teknologi. Di era digital seperti sekarang, penggunaan robotik dan AI dalam dunia kepolisian bukan lagi hal mustahil. Negara-negara maju bahkan telah menggunakan robot dalam operasi penjinakan bom, pengawasan area, hingga patroli keamanan.

Jadi apakah robot anjing itu hanya barang pasaran? Jawabannya: tidak sesederhana itu. Meski mirip secara tampilan, teknologi yang dikembangkan di dalamnya jauh lebih kompleks. Robot ini adalah hasil inovasi anak bangsa yang patut diapresiasi, bukan sekadar mainan mewah yang bisa dibeli online.

World AI Show 2025 Hadir di Jakarta, Dorong Revolusi AI ASEAN

0

ZONAGADGET, JAKARTA – Perusahaan global penyelenggara event dan konsultasi bisnis, Trescon, akan menghadirkan edisi ke-45 dari World AI Show pada 8–9 Juli 2025 di JW Marriott, Jakarta.

Konferensi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indonesia sekaligus menjadi momentum kunci perkembangan kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara.

World AI Show – Indonesia 2025 bukan sekadar lanjutan dari rangkaian global prestisius, namun menjadi panggung strategis yang mendukung implementasi agenda nasional seperti Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA) dan Visi Indonesia 2045 melalui dialog, investasi, dan kolaborasi lintas sektor demi adopsi AI yang bertanggung jawab dan skalabel.

Area pameran akan menampilkan solusi inovatif dari perusahaan seperti Intiva, Kouventa, Fastra, Inoventi, Nusantech, Tictag, InsightGenie, dan Mekari—menawarkan teknologi mutakhir di bidang AI, kecerdasan data, otomatisasi, transformasi enterprise, kota pintar, dan infrastruktur digital.

Kolaborasi strategis juga diperkuat melalui kemitraan dengan berbagai organisasi nasional dan internasional, seperti:

BritCham Indonesia, KUMPUL, STARFINDO (Asosiasi StartUp for Industri Indonesia), APDI, APAII, dan Tamilar Startup.

Agenda Dua Hari Penuh Inovasi dan Kolaborasi

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan disuguhkan sesi berkualitas tinggi dengan tema strategis untuk menjawab kebutuhan industri saat ini dan visi jangka panjang. Beberapa topik utama yang akan dibahas meliputi:

  • AI yang Bertanggung Jawab dan Etis
  • Peran GenAI dalam Produktivitas Enterprise
  • Layanan Keuangan dan Deteksi Penipuan Berbasis AI
  • Keamanan Siber dan Privasi Data
  • Masa Depan Dunia Kerja dan Transformasi Tenaga Kerja oleh AI

Deretan Pembicara Bergengsi

Acara ini akan dihadiri oleh para tokoh terkemuka dari sektor publik dan swasta, di antaranya:

  • Prof. Hammam Riza – Presiden KORIKA
  • Hj. Diana Dewi, SE – Ketua KADIN Jakarta
  • Arif Ilham Adnan – Co-Chairman APDI / KADIN Jakarta
  • Vincent Henry Iswara – CEO DANA Indonesia
  • Restu Kresnadi – Chief Data Officer, Kalbe Farma
  • Sonny Supriyadi – Chief Data Officer, Maybank
  • Wilbertus Darmadi – CIO, Toyota Astra Motor
  • Renaldi Tjahaya – Chief Digital Officer, Kawan Lama Group
  • Yudhistira Nugraha – Kepala Pusat Data & TIK, Kemendikbudristek
  • Anindio Daneswara – SVP of IT & Digital, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Perwakilan dari Tiket.com, ID Food, Sinar Mas Land, dan Meratus juga akan hadir sebagai pembicara untuk memperkaya sesi lintas sektor.

FutureTech World Cup: Spotlight Inovasi Startup Asia

Salah satu sorotan utama World AI Show adalah FutureTech World Cup, yang akan diselenggarakan pada 9 Juli 2025 di JW Marriott, Jakarta. Kompetisi pitch ini menghadirkan 10 startup terpilih dari berbagai negara Asia yang menampilkan solusi inovatif dan berdampak di bidang:

  • Artificial Intelligence
  • Smart Cities & Urban Tech
  • FinTech & Infrastruktur Digital
  • HealthTech & BioAI
  • Climate Tech & Keberlanjutan

Para startup akan mempresentasikan ide mereka di hadapan juri elit dari dunia investasi:

  • Navas Ebin Muhammed – MD & Head of APAC, Mars Growth Capital (Singapura)
  • Wiljadi Tan – Managing Partner, Protemus Capital (Indonesia)
  • Derisa Zahara – VP of Value Creation, AC Ventures (Indonesia)
  • Agung Bezharie Hadinegoro – Partner, Antler (Indonesia)
  • Eddy Gunawan – IT Security Expert, PT Pertamina (Persero)

Pemenang kompetisi akan melaju ke Grand Finale Dubai AI Festival 2026, memberikan eksposur global bagi startup pemenang.

Mendorong Kemajuan AI Nasional

World AI Show – Indonesia 2025 bukan sekadar konferensi, melainkan katalisator strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor, pengambilan kebijakan, dan implementasi teknologi masa depan.

Prof. Hammam Riza, Presiden KORIKA, menegaskan,

“Perjalanan AI Indonesia membutuhkan inovasi dan kebijaksanaan. Lewat kepemimpinan KORIKA, kita membentuk ekosistem AI yang mencerminkan nilai-nilai nasional dan mendorong kemajuan teknologi. World AI Show menjadi wadah penting untuk memastikan transformasi digital kita bersifat inklusif dan berdampak.”

Kini saatnya menempatkan organisasi Anda di pusat revolusi AI Indonesia. Jadilah bagian dari percakapan—dan aksi nyata—yang akan membentuk masa depan ekonomi digital kawasan.

10 HP Android Terkencang Juni 2025 Versi AnTuTu: Red Magic hingga Oppo Bersaing Ketat

0

ZONAGADGET–Lembaga benchmark ternama, AnTuTu, kembali mengumumkan daftar 10 HP Android terkencang untuk periode Juni 2025.

Daftar ini menjadi salah satu rujukan penting bagi para pecinta gadget yang ingin mengetahui ponsel mana saja yang memiliki performa terbaik di kelas flagship.

Seperti biasa, hasil ini berdasarkan pengujian performa perangkat yang beredar di pasar China sepanjang 1–30 Juni 2025.

   

Nilai benchmark yang dirilis AnTuTu mencakup pengujian CPU, GPU, memori, hingga penyimpanan internal.

Skor yang ditampilkan merupakan rata-rata dari minimal 1.000 kali pengujian per perangkat, sehingga cukup mencerminkan performa ponsel di penggunaan sehari-hari.

Chipset Snapdragon 8 Elite mendominasi daftar kali ini, membuktikan masih menjadi pilihan utama ponsel flagship.

   

Dari 10 ponsel teratas, tujuh di antaranya memakai chipset flagship terbaru Qualcomm, baik versi standar maupun overclock (OC).

Red Magic 10S Pro+ kembali mempertahankan posisi puncak dengan skor fantastis 2.907.137 poin.

Ponsel gaming besutan Nubia ini dilengkapi Snapdragon 8 Elite (OC), RAM 24 GB, dan penyimpanan internal 1 TB.

   

Tak hanya itu, kecepatan CPU mencapai 4,47 GHz serta GPU 1,2 GHz, didukung sistem pendingin canggih yang membuatnya jadi primadona gamer.

Posisi kedua dihuni Vivo X200 Ultra dengan skor 2.885.215 poin, tetap konsisten seperti bulan lalu.

Meski dikenal sebagai ponsel kamera berkat tiga lensa utamanya (14 mm, 35 mm, dan 85 mm), performa keseluruhan Vivo X200 Ultra juga tak kalah impresif.

   

Ponsel ini memakai Snapdragon 8 Extreme Edition, menghadirkan keseimbangan antara fotografi kelas atas dan kecepatan pemrosesan.

Di peringkat ketiga ada Oppo Find X8 Ultra Satellite Edition, mencetak skor 2.883.092 poin.

Selain menawarkan konektivitas satelit, Oppo Find X8 Ultra fokus pada fotografi portrait dan akurasi warna saat low light.

   

Peringkat keempat menjadi milik Vivo X200s yang menjadi satu-satunya ponsel non-Snapdragon di lima besar, dengan skor 2.874.982 poin.

Vivo X200s mengandalkan MediaTek Dimensity 9400+, mencatatkan diri sebagai perangkat berbasis Dimensity tercepat bulan ini.

Tempat kelima ditempati iQoo Neo 10 Pro+ dengan skor 2.868.057 poin, juga berbasis Snapdragon 8 Elite.

   

Sementara Honor GT Pro berada di posisi keenam, mencetak skor 2.840.216 poin, memanfaatkan Snapdragon 8 Extreme Edition (OC) untuk performa gaming tinggi.

Tiga posisi berikutnya ditempati trio ponsel Snapdragon 8 Elite: OnePlus Ace 5 Pro, OnePlus 13, dan iQoo 13, dengan skor di kisaran 2,7 juta poin.

Menutup daftar adalah Redmi K80 Pro+, satu-satunya ponsel di daftar ini dengan varian penyimpanan lebih rendah, yakni 512 GB.

Meski demikian, Redmi K80 Pro+ tetap mencatat skor 2.662.420 poin berkat Dimensity 9400+, menawarkan performa flagship dengan harga yang lebih kompetitif.

   

Berikut daftar lengkap 10 HP Android terkencang Juni 2025 versi AnTuTu:

  1. Red Magic 10S Pro+ (Snapdragon 8 Elite OC, RAM 24GB / 1TB) – 2.907.137 poin
  2. Vivo X200 Ultra (Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB / 1TB) – 2.885.215 poin
  3. Oppo Find X8 Ultra Satellite Edition (Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB / 1TB) – 2.883.092 poin
  4. Vivo X200s (Dimensity 9400+, RAM 16GB / 1TB) – 2.874.982 poin
  5. iQoo Neo 10 Pro+ (Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB / 1TB) – 2.868.057 poin
  6. Honor GT Pro (Snapdragon 8 Elite OC, RAM 16GB / 1TB) – 2.840.216 poin
  7. OnePlus Ace 5 Pro (Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB / 1TB) – 2.726.504 poin
  8. OnePlus 13 (Snapdragon 8 Elite, RAM 24GB / 1TB) – 2.713.111 poin
  9. iQoo 13 (Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB / 1TB) – 2.701.069 poin
  10. Redmi K80 Pro+ (Dimensity 9400+, RAM 16GB / 512GB) – 2.662.420 poin

Daftar ini menjadi rujukan penting bagi siapa saja yang tengah mempertimbangkan membeli ponsel Android flagship dengan performa terbaik.

(*)

Canva Luncurkan MCP Server dan Konektor untuk ChatGPT: Mudahkan AI

0

Canva baru-baru ini via rilis mengumumkan peluncuran dua hal baru yang membolehkan sejumlah alat AI untuk mengakses data maupun ruang kerja para pengguna di Canva. Canva menjelaskan dengan kedua hal baru tersebut, suatu pengguna Canva antara lain bisa menggunakan AI di sejumlah alat AI seperti ChatGPT terhadap datanya di Canva secara langsung pada alat-alat AI bersangkutan. Kedua hal yang diluncurkan Canva adalah deep research connector with ChatGPT dan MCP (Model Context Protocol) Server. 

Canva menambahkan bahwa saat ini banyak bisnis dan kreator yang mengadopsi alur kerja yang mengandalkan AI (artificial intelligence), seperti menganalisis kampanye pemasaran, membuat draf rencana bisnis, dan membuat konten media sosial. Dengan hal-hal baru yang diluncurkan Canva, kini mereka bisa bertukar pikiran, mendesain, serta memublikasikan konten tanpa perlu beralih dari alat-alat AI yang digunakan sehingga bisa bekerja dengan lebih cepat dan kreatif. 

“Para agen dan asisten AI telah menjadi bagian penting dalam proses kreatif, tetapi saat ini para pengguna masih kesulitan karena harus menambahkan konteks atau referensi secara manual,” ujar Anwar Haneef (GM dan Head of Ecosystem di Canva). “Kami menyematkan Canva langsung ke dalam alat-alat AI yang digunakan orang sehari-hari agar mereka bisa bertukar pikiran, berkreasi, dan memublikasikan konten lebih cepat. Ini merupakan sebuah langkah besar untuk mewujudkan visi kami, yaitu mengeliminasi segala kerumitan dan menciptakan alur kerja AI serbaguna yang aman serta bisa dimanfaatkan oleh siapa saja.” 

Canva Deep Research Connector with ChatGPT 

Canva menyebutkan deep research connector with ChatGPT akan menghubungkan desain-desain para pengguna Canva secara langsung ke model AI paling canggih milik OpenAI. Canva mengeklaim konektor untuk ChatGPT ini membolehkan berbagai respons dari model AI bersangkutan—alat-alat AI yang memakainya—untuk spesifik, relevan, dan mendalam sesuai hasil-hasil karya para pengguna sebelumnya. 

Dengannya, seorang pengguna bisa memberi perintah ke ChatGPT untuk menganalisis atau mengedit konten di Canva Docs, Presentations, dan sebagainya tanpa perlu lagi beralih antara tab maupun menggali informasi. Canva menegaskan integrasi seperti ini mengurangi hambatan serta membuat kreasi dan kolaborasi antara platform menjadi lebih mulus. 

Canva pun mencontohkan beberapa skenario yang dimudahkan oleh deep research connector with ChatGPT. Canva deep research connector with ChatGPT misalnya memudahkan seorang pemasar untuk merangkum laporan kampanye, mengambil pesan-pesang penting dari pedoman merek, dan merujuk rencana peluncuran; memudahkan suatu pemilik bisnis untuk menganalisis laporan bisnis, merangkum catatan rapat, dan melakukan eksplorasi rencana pemekaran usaha; serta memudahkan seorang pengajar mengambil poin-poin penting untuk rencana pembelajaran dan kurikulum maupun merujuk tujuan-tujuan pembelajaran yang lalu. 

Canva MCP Server 

Canva menyatakan bahwa MCP Server membolehkan asisten AI apa saja untuk mengakses langsung seluruh ruang kerja Canva milik pengguna; seperti riwayat desain, alat-alat kreatif, dan aneka template kreatif; semuanya dalam sebuah alur percakapan yang alami. Canva MCP Server diklaim menghadirkan konteks real-time kepada setiap interaksi sehingga memungkinkan AI yang digunakan untuk menghasilkan konten yang lebih relevan dan kaya yang bisa segera dipakai. 

Saat ini, Canva MCP Server mendukung one-click integration dengan OpenAI ChatGPT dan Salesforce Agentforce. Canva pun memastikan ke depannya dukungan ini akan bertambah. Seperti Canva deep research connector with ChatGPT, dicontohkan pula beberapa skenario yang dibolehkan oleh Canva MCP Server untuk para asisten AI dan agen AI. 

Canva misalnya menyampaikan bahwa para asisten AI dan agen AI itu bisa menghasilkan tipe desain apa pun, mulai dari konten media sosial sampai presentasi menggunakan konteks dari obrolan pengguna; mengisi secara otomatis bagan dengan dengan data yang telah dilabeli dan diformat berdasarkan insight dari AI; mengubah ukuran dan mengekspor template merek usaha, seperti dari Presentations maupun Canva Docs, dengan teks yang sesuai konteks dan desain yang konsisten dengan gaya desain merek; serta mengimpor PDF atau berkas lain secara langsung dari suatu tautan tanpa perlu diunggah.

Apa Itu NPU pada Laptop AI? Ini Fungsi dan Keunggulannya

0

Seiring berkembangnya teknologi AI (Artificial Intelligence), berbagai aktivitas harian di laptop kini bisa dilakukan lebih cepat dan praktis. Mulai dari pengolahan gambar, noise cancellation, hingga fitur otomatisasi yang bantu produktivitas.

Di balik semua itu, ada peran penting NPU atau Neural Processing Unit yang dirancang untuk menangani tugas-tugas berbasis AI secara efisien.

Untuk memahami bagaimana laptop masa kini bekerja lebih cerdas, penting untuk mengenal fungsi dan keunggulan NPU secara lebih dekat agar pemakaian laptop AI makin optimal.

Maka itu, ZONAGADGET akan bagikan informasi tentang apa itu NPU pada laptop AI? Ini fungsi dan keunggulannya. Simak di bawah!

1. Apa itu NPU pada laptop AI?

NPU atau Neural Processing Unit adalah sebuah prosesor khusus yang dirancang untuk menangani komputasi berbasis AI, khususnya yang melibatkan machine learning dan deep learning.

NPU berbeda dengan CPU (Central Processing Unit) dan GPU (Graphics Processing Unit). Kalau CPU bertugas sebagai otak utama dan GPU diandalkan dalam urusan grafis, NPU ini fokus mengolah data AI dengan efisien dan cepat.

Menariknya, NPU bekerja dengan meniru cara kerja otak manusia dalam mengenali pola. Keahliannya memungkinkan perangkat menjalankan berbagai tugas AI secara paralel tanpa membebani sistem secara berat.

Contoh penggunaannya bisa ditemukan dalam fitur-fitur yang mungkin sudah akrab di keseharian kita. Misalnya, pengenalan wajah untuk membuka kunci perangkat atau peningkatan kualitas foto secara otomatis.

“Banyak pengguna mungkin nggak sadar, tapi fitur-fitur seperti noise cancellation otomatis, perbaikan gambar real-time, sampai pengenalan suara di laptop AI semuanya bergantung pada NPU. Performanya pun makin cepat dan baterai lebih awet,” jelas Hendry Lim, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, dalam acara ‘Grand Launching Lenovo Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 3OO Series’, pada Senin (30/06/2025).

2. Fungsi NPU pada laptop AI

NPU bukan sekadar tambahan dalam daftar spesifikasi. Kehadirannya membawa banyak manfaat yang bikin pengalaman menggunakan laptop jadi jauh lebih praktis dan efektif.

  • Membantu proses AI jadi lebih maksimal, seperti pengenalan wajah, suara, atau penggunaan aplikasi generatif. Semua berjalan lebih mulus, tanpa harus menunggu lama.

  • Lebih hemat daya dan tetap bertenaga, dibandingkan CPU atau GPU yang butuh daya besar saat menjalankan tugas AI, NPU bisa menyelesaikannya dengan energi yang jauh lebih rendah.

  • Bisa beroperasi tanpa internet, kelebihan NPU lainnya adalah menjalankan fitur-fitur AI langsung di perangkat, tanpa koneksi internet. Contohnya bisa dilihat pada Copilot+ di laptop Windows.

  • Pengolahan gambar dan video yang lebih cepat, misalnya, saat menghapus objek di foto atau memperbaiki pencahayaan secara otomatis. Cocok buat kamu yang sering mengedit konten.

  • Tersedia fitur cerdas saat video call, seperti ubah background, pengaturan fokus otomatis, hingga koreksi arah pandangan mata saat video call yang bekerja real-time.

3. Manfaat laptop AI bagi penggunanya

Keberadaan NPU benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari. Segala proses di laptop jadi lebih mulus, mulai dari booting, buka aplikasi. Tidak hanya itu, fitur AI seperti pengetikan otomatis atau pengeditan gambar berjalan lebih responsif.

Fitur-fitur pintar juga makin maksimal, seperti subtitle otomatis saat meeting, noise cancellation, hingga fitur HD saat conference video.

Beban kerja yang dibagi ke NPU bikin laptop nggak cepat panas, dan baterai pun bisa bertahan lebih lama. Tentunya teknologi satu ini berguna banget untuk kamu yang sering kerja mobile seharian.

Itu dia sekilas informasi tentang apa itu NPU pada laptop AI serta fungsi dan keunggulannya. Kehadiran prosesor tersebut, pengalaman memakai laptop jadi lebih cerdas, efisien, dan siap mendukung berbagai kebutuhan berbasis AI di era digital saat ini.

Rekomendasi Laptop Gaming, Tahan Banting dan Awet 10 Rekomendasi Laptop Lenovo untuk Sekolah Amankah Menaruh Laptop di Perut saat Hamil?