Senin, Mei 18, 2026
Beranda blog Halaman 709

Perbandingan Fitur AI HP Terbaru: Galaxy AI vs Siri vs HyperOS, Siapa Paling Gila Fitur?

0

JABEJABE.CO – Di era smartphone canggih seperti sekarang, siapa yang nggak penasaran sama adu kekuatan fitur AI dari brand-brand top dunia? Dari Samsung Galaxy AI, Apple dengan Siri dan Apple Intelligence-nya, sampai Xiaomi lewat HyperOS AI—semuanya berlomba jadi asisten digital paling andal. Tapi… siapa sebenarnya yang paling unggul?

Pengguna aktif seperti Rama, yang doyan multitasking dan sering meeting online, bahkan bilang, “Fitur live translate-nya Samsung bikin panggilan lintas negara jadi kayak ngobrol tetangga.” Lalu, Nadya, pengguna setia Apple, mengakui, “Apple memang bukan yang pertama soal AI, tapi soal privasi dan smooth-nya? Nggak ada lawan.”

Yuk, kita bahas tuntas perbandingan fitur unggulan dari tiga raksasa teknologi ini, khususnya soal AI photo editing, voice command, dan live translation.

Samsung Galaxy AI: Canggih, Produktif, dan Visual Banget

Editing Foto: Kreatif Gak Pake Ribet

Samsung Galaxy AI datang dengan Generative Edit yang bisa hapus objek, perbesar latar, dan ubah angle foto tanpa harus pakai Photoshop. Fitur ini powerful buat yang suka hasil estetik tapi ogah ribet.

Ditambah dengan Sketch to Image, pengguna bisa gambar coret-coret lalu AI-nya otomatis ngubah jadi gambar realistis. Cocok banget buat content creator dan pelajar desain yang lagi belajar visualisasi.

Voice Command & Asisten: Nggak Sekadar Suruh Kirim Chat

Bixby emang sering disepelein, tapi dengan Galaxy AI, voice assistant ini punya Chat Assist, Writing Assist, dan bahkan Cross-App Command. Jadi misalnya pengen kirim email dengan tone formal atau ngubah pesan WhatsApp jadi lebih sopan, tinggal minta AI-nya aja.

Keren banget buat profesional yang pengen gaya komunikasi lebih rapi dan efisien.

Live Translate: Langsung, Dua Arah, Offline Pula

Fitur Live Translate Samsung udah support 13 bahasa dan bisa dipakai saat panggilan telepon, meeting, bahkan ngobrol langsung. Nggak perlu sinyal kuat, karena bisa dijalankan secara on-device—praktis banget buat traveler dan ekspat.

Apple Intelligence + Siri: Smart, Smooth, Tapi Masih Setengah Jalan

Editing Foto: Mulai Meningkat, Tapi Masih Dasar

Apple baru meluncurkan fitur Clean Up buat hapus objek di foto, tapi belum sekuat kompetitornya. Ada juga Image Playground dan Genmoji yang lebih ke arah hiburan visual dan pembuatan stiker lucu.

Walaupun baru permulaan, tapi desain Apple memang selalu rapi dan user-friendly. Buat pengguna loyal seperti Nadya, “yang penting gampang dan nggak bikin bingung.”

Voice Command: Siri Lebih Jago, Tapi Masih Kurang Fleksibel

Siri sekarang bisa konteksual berkat Apple Intelligence, tapi belum bisa jalanin cross-app actions seperti Galaxy. Kelebihannya, Siri lebih menyatu sama semua produk Apple—iPad, Mac, sampai Apple Watch.

Jadi, yang sudah dalam ekosistem Apple akan tetap nyaman pakai Siri, walaupun perintahnya belum terlalu kompleks.

Live Translate: Natural, Tapi Bukan yang Terbaik

Fitur terjemahan real-time tersedia di FaceTime, Messages, dan bahkan lewat kamera. Tapi ya gitu… harus dalam ekosistem Apple, dan kadang hasil terjemahannya terlalu literal. Cocok buat pemakaian santai, tapi bukan pilihan utama buat kebutuhan kerja lintas bahasa.

Xiaomi HyperOS AI: Kreatif, Fleksibel, dan Banyak Bonus Pintar

Editing Foto: Gampang dan Terarah

HyperOS Gallery Editor punya AI Erase 2.0 dan Background Expansion yang hasilnya cukup memuaskan. Buat pengguna awam maupun pro, Xiaomi kasih dua mode: standar dan pro—jadi semua bisa pakai tanpa takut “nyasar”.

Fitur ini cocok banget buat generasi konten TikTok atau Reels yang pengen fotonya bersih dan ready to post.

Voice Assistant: Xiao AI Udah Kayak Sekretaris Digital

Xiao AI sekarang bisa transkrip dan bikin ringkasan hasil rapat atau rekaman suara. Bahkan bisa digunakan buat kontrol smart home, cari dokumen dari galeri, dan isi otomatis form!

Dengan harga HP yang relatif lebih murah, fitur AI Xiaomi sangat bersaing di kelasnya.

Live Translate: Auto Subtitle, Auto Heboh!

Punya AI Interpreter buat ngobrol langsung, subtitle otomatis di video, sampai bisa nyalain translate waktu nonton YouTube. Ini fitur yang bikin HyperOS AI jadi teman setia mahasiswa internasional atau vlogger keliling dunia.

Pilih yang Mana? Tergantung Kebutuhan!

Kalau pengen AI yang produktif, pintar, dan bantu kerjaan—Samsung Galaxy AI cocok banget. Editing kuat, translate cepat, dan asisten yang aktif.

Untuk pengguna Apple, Siri dan Apple Intelligence memang belum sekomplit kompetitor, tapi segalanya terasa seamless, aman, dan premium.

Xiaomi jadi juara value. Fitur AI-nya merata, dari editing sampai terjemahan, cocok buat yang mau all-in-one tapi budget tetap aman.

Jadi, bukan soal siapa paling canggih, tapi siapa yang paling pas buat kebutuhanmu. Setuju nggak, Rama?***

Harga HP Samsung A16,A26,A36,dan A56 Juli 2025 Turun,Intip Speknya yang Paling Worth It Dibeli

0

ZONAGADGET Samsung kembali menarik perhatian pasar smartphone Indonesia dengan meluncurkan empat model terbaru Galaxy A Series untuk tahun 2025.

Bukan hanya satu atau dua, Samsung langsung memperkenalkan Galaxy A16 5G, A26 5G, A36 5G, dan A56 5G sebagai penerus dari lini A Series sebelumnya.

Keempat ponsel ini hadir membawa peningkatan di berbagai sisi, mulai dari desain yang lebih modern, performa yang ditingkatkan, hingga fitur-fitur canggih berbasis AI yang semakin pintar.

Dari semua model yang dirilis, Galaxy A56 5G menjadi bintang utama. Resmi meluncur di Indonesia pada Rabu, 5 Maret 2025, ponsel ini tampil dengan banyak penyempurnaan signifikan.

Desain kamera kini lebih elegan dan futuristik, performa semakin ngebut berkat prosesor baru, layar makin tajam, dan baterai tahan lama siap menemani aktivitas seharian.

Tak hanya unggul di sisi spesifikasi, Galaxy A56 5G juga menawarkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Cocok untuk kamu yang butuh ponsel kencang dan stylish, tanpa harus keluar banyak biaya.

Dengan empat pilihan yang masing-masing punya kelebihan tersendiri, tentu menarik untuk membandingkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Yuk, simak perbandingan lengkap spesifikasi dan harga Samsung Galaxy A Series edisi Juni 2025—biar kamu nggak salah pilih!

Spesifikasi Samsung A56 5G

Samsung Galaxy A56 5G memiliki dimensi bodi 162,2 mm x 77,5 mm x 7,4 mm. Bobotnya sekitar 198 gram.

Ponsel ini mengantongi sertifikat rating IP67 untuk melindungi perangkat dari debu dan rendaman air tawar di kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit.

Untuk layar, Samsung A56 dibekali layar Super AMOLED 6,7 inci, resolusi Full HD Plus (1080 x 2340) dan dukungan refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahanan maksimal 1.200 nits.

Sebagai perbandingan, Galaxy A55 tahun lalu memiliki bentang layar 6,5 inci dan tingkat kecerahan maksimal 1.000 nits saja.

Selain IP67, Galaxy A56 5G juga sudah dilapisi kaca pelindung Gorilla Glass Victus+ Dari segi desain, bagian sisi atas layar dihiasi punch hole (lubang kamera) untuk menempatkan sensor kamera beresolusi 12 MP (f/2.2).

Sementara bagian punggung, kini dihiasi modul kamera belakang yang berbeda. Samsung A56 memiliki modul berbentuk oval dengan susunan sensor vertikal ke bawah.

Hal itu berbeda dengan Samsung A55 yang seolah-olah langsung menanamkan sensor kamera ke bodi.

Komposisi kamera belakang Galaxy A56 terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8, AF, OIS), kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), dan kamera makro 5 MP (f/2.4).

Di sektor hardware, spesifikasi Samsung Galaxy A56 5G dibekali chip Exynos 1580 dengan teknologi fabrikasi 4 nm. Chip ini memiliki komposisi CPU 8 core yang berkecepatan hingga 2,9 GHz dan GPU Samsung Xclipse 540.

Unit pemrosesan tersebut dipadukan dengan tiga varian RAM dan memori penyimpanan, yaitu 8 GB/128 GB, 8 GB/256 GB dan 12 GB/256 GB.

Untuk mendukung kinerja, Galaxy A56 5G dilengkapi dengan pendingin vapor chamber yang lebih besar dari pendahulunya.

Untuk sektor daya, spesifikasi Samsung A56 5G mengusung baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Pengisian ulangnya didukung fitur fast charging 45 watt, meningkat dibanding pendahulunya yang 25 watt.

Ponsel ini menjalankan sistem oeprasi Android 15 dan dilapisi antarmuka One UI 7.

Samsung menjanjikan Galaxy A56 akan mendapatkan update OS hingga enam tahun ke depan.

Fitur pendukung di ponsel ini antara lain, meliputi jaringan 5G, Dual Nano SIM, USB C, NFC, Bluetooth 5.3, WiFi 802.11a/b/g/n/ac/ax, in-display fingerprint, dan lainnya.

Peningkatan lain yang dibawa Samsung A56 adalah deretan fitur berbasis AI yang disebut Samsung Awesome Intelligence.

Fitur-fitur ini tersedia secara out of the box, alias secara bawaan.

Ini berbeda dari Galaxy A55 tahun lalu, di mana pengguna harus meng-update dulu secara manual untuk menginstal fitur-fitur AI.

Salah satunya adalah Circle to Search, yang memudahkan pengguna untuk “googling” hanya dengan melingkari obyek (foto)

 Fitur ini sejatinya sudah ada di Samsung A55, namun di Galaxy A56, Circle to Search dipercanggih, setara dengan Galaxy S25 series.

Fitur ini jadi tidak hanya dapat mengenali obyek dalam foto, tetapi juga nomor telepon, alamat e-mail, hingga tautan di layar ponsel.

Alhasil, ada lebih banyak hal yang bisa dicari lewat fitur Circle to Search yang tersedia di Galaxy A56.

Circle to Search yang ditingkatkan juga memungkinkan pengguna mencari lagu yang didengar dari konten sosial media atau dari ruangan sekitar.

Lalu, ada fitur Best Face yang bisa mengoreksi foto wajah agak tampak lebih ideal.

Fitur ini akan mengoreksi mata yang terpejam akibat berkedip.

Selain itu, Best Face juga bisa mengatur arah wajah dari foto aslinya.

Kemudian, ada fitur Object Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan di foto seperti objek orang dan bayangan.

Di Indonesia, Samsung Galaxy A56 5G hadir dalam empat varian warna, yaitu Awesome Lightgray, Awesome Graphite, Awesome Olive, dan Awesome Pink.

Harga

Samsung juga sudah mengumumkan harga Samsung A56 5G di Indonesia, sebagai berikut:

Harga Samsung A56 RAM 8/128 GB: Rp 6.199.000

Harga Samsung A56 RAM 8/256 GB: Rp 6.699.000

Harga Samsung A56 RAM 12/256 GB: Rp 7.199.000

Samsung A36 5G merupakan penerus generasi sebelumnya yakni Samsung A35 5G.

Hp ini baru saja dirilis oleh Samsung pada Minggu (2/3/2025).

Sebenarnya, selain Samsung A36 5G, ada juga Samsung A26 5G dan Samsung A56 5G yang dirilis bersamaan.

Namun, khusus untuk Samsung A36 5G berapa sih harganya dan seperti apa spesifikasinya?

Spesifikasi Samsung A36 5G

Samsung Galaxy A36 5G adalah penerus dari Galaxy A35 yang dirilis tahun lalu.

Hp ini mendapatkan sejumlah peningkatan.

Misalnya, kini Samsung A36 mengandalkan chip Snapdragon 6s Gen 3, serta dukungan charging 45W.

Dari segi bodi dan desain, ponsel ini memiliki layar lebih besar, desain lebih tipis menjadi 7,4 mm dan lebih ringan hanya 195 gram.

Selain itu, Galaxy A36 5G memiliki modul kamera belakang baru, yang kini terlihat menonjol berbentuk oval, sebagai rumah tiga kamera.

Samsung juga menyertakan kamera dengan fitur kecerdasan buatan yang disebut Awesome Intelligence (AI). Fitur kamera AI ala Galaxy S25 series ini bisa langsung digunakan pengguna setelah membuka kotak, bukan hadir sebagai update (pembaruan).

“Kami ingin memastikan para anak muda dapat menikmati pengalaman gaming tanpa lag, membuat konten berkualitas tinggi, juga menikmati hiburan dengan pengalaman visual serta audio terbaik,” ujar Ricky Bunardi, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia dalam keterangan yang diterima KompasTekno, Kamis (6/3/2025).

Samsung Galaxy A36 5G hadir dengan layar Infinity-O resolusi FHD+ materi Super AMOLED. Ukurannya juga kini lebih besar, 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, dibandingkan dengan Galaxy A35 yang layarnya 6,6 inci.

Kecerahan layar Galaxy A36 5G juga lebih tinggi, yaitu 1.200 nits (1.000 nits pada Galaxy A35).

Untuk hardware, selain chip Snapdragon 6s Gen 3 yang disebut di atas tadi, Galaxy A36 disertai tiga opsi memori RAM/penyimpanan, yaitu 8/128 GB, 8/256 GB, dan 12/256 GB.

Di sektor kamera, Galaxy A36 5G memiliki setup triple camera dengan kamera utama 50 MP, ultra-wide 8 MP, dan macro 5MP dengan fitur perekaman video HDR.

Untuk kamera depan Galaxy A36 5G, resolusinya masih sama dengan Galaxy A35 5G tahun lalu, yaitu ultrawide 12 MP, namun kini Samsung menambahkan fitur HDR autofokus, Low-Noise Mode untuk pemotretan malam yang lebih baik, serta perekaman video 4K 30 fps.

Untuk baterai, Galaxy A36 5G mengusung daya baterai 5.000 mAh dan mendukung pengisian daya 45W dengan teknologi Super Fast Charge 2.0.

Untuk mendukung kinerja, Samsung A36 5G dilengkapi dengan pendingin vapor chamber yang lebih besar dibanding pendahulunya.

Smartphone ini menjalankan antarmuka One UI 7 berbasis Android 15 dengan jaminan update OS hingga enam tahun ke depan.

Ponsel ini juga disertai fitur-fitur Awesome Intelligence (AI) yang baru.

Adapun fitur-fitur AI-nya antara lain Circle to Search Google yang telah ditingkatkan, seperti mengenali nomor telepon, alamat e-mail dan URL di layar.

Pengguna juga dapat langsung mencari lagu yang mereka dengar tanpa perlu berpindah aplikasi.

Fitur AI lainnya adalah Object Eraser yang telah disempurnakan, dimana pengguna dapat menghapus obyek yang tidak diinginkan dari foto.

Samsung juga menyertakan dukungan Best Face di Samsung Galaxy A36 5G, yaitu fitur AI yang dapat mengoreksi subyek foto agar terlihat dalam pose terbaik.

Fitur lain yang disertakan adalah fitur keamanan Knox, serta ketahanan air rating IP67.

Harga Samsung A36 5G

Samsung A36 5G hadir dengan pilihan empat warna yang stylish, seperti Awesome Lavender, Awesome Black, Awesome White, dan Awesome Lime.

Untuk harga, Samsung A36 5G dijual di Indonesia dengan harga berikut:

Galaxy A36 5G 8/128 GB: Rp 5.199.000

Galaxy A36 5G 8/256 GB: Rp 5.699.000

Galaxy A36 5G 12/256 GB: Rp 6.199.000

Samsung A36 5G bisa dipesan di Indonesia pada 2-26 Maret 2025 di situs resmi Samsung Indonesia di tautan berikut ini.

Benefit pemesanan berupa potongan Rp3 00.000 (sudah termasuk deposit) saat check-out perangkat nantinya.

Spesifikasi Samsung A26 5G

Samsung A26 5G remsi dirilis pada Minggu (2/3/2025) lalu.

Lantas berapakah harga Samsung A26 5G yang merupakan penerus Samsung A25 5G ini?

Seperti apa spesifikasi dan apakah worht it dibeli?

Spesifikasi

Samsung A26 5G kini hadir dengan dukungan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) atau Samsung menyebutnya Awesome Intelligence, secara bawaan.

Ini menjadi peningkatan dibanding model sebelumnya yakni Galaxy A25 yang tidak dibekali fitur AI kekinian.

Menurut Samsung, fitur AI dihadirkan bagi Galaxy A26 dan Galaxy A-series terbaru lainnya, agar AI bisa digunakan oleh semua kalangan.

“Galaxy A series terbaru menandai langkah penting dalam misi kami menghadirkan pengalaman luar biasa mobile AI di Galaxy ke lebih banyak orang di seluruh dunia,” kata TM Roh, President and Head of Mobile Experience (MX) Business, Samsung Electronics dalam keterangan yang diterima KompasTekno.

Salah satu fitur AI yang melengkapi Galaxy A26, yaitu fitur Circle to Search. Fitur yang memungkinkan pengguna menelusuri sesuatu dengan cara melingkari obyek (foto) ini kini ditingkatkan dari sebelumnya.

Tidak hanya dapat mengenali obyek dalam foto, tetapi juga nomor telepon, alamat e-mail, hingga tautan di layar ponsel.

Walhasil, ada lebih banyak hal yang bisa ditelusur atau dimungkinkan lewat fitur Circle to Search. Circle to Search yang ditingkatkan juga memungkinkan pengguna mencari lagu yang didengar dari konten sosial media atau dari ruangan sekitar, tanpa perlu pindah aplikasi.

Caranya, dengan menekan tombol musik di fitur Circle to Search. Samsung juga menyertakan fitur Object Eraser yang ditingkatkan

Fitur ini bisa menghapus obyek yang tidak diinginkan pada foto. Misalnya foto pejalan kaki atau bayangan.

Fitur AI lainnya yaitu fitur Filters yang memungkinkan pengguna membuat filter khusus dengan mengekstraksi warna dan gaya dari foto yang ada.

Selanjutnya, pengguna bisa menerapkan efek yang unik dan dipersonalisasi untuk meningkatkan hasil foto.

Untuk pertama kalinya, Galaxy A26 juga didukung dengan sertifikasi ketahanan debu dan air dengan IP-rating IP67, setara Galaxy A36 dan Galaxy A56

Selain itu Samsung A26 5G hadir dengan layar Super AMOLED 6,7 inci, resolusi Full HD Plus, dan refresh rate 120 Hz.

Ukuran layarnya meningkat dibanding pendahulunya yang 6,5 inci.

Samsung juga meningkatkan aspek desain perangkat di mana kamera belakangnya kini disimpan dalam modul berbentuk oval, menyerupai kapsul.

Pada aspek kamera, smartphone ini dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8) dengan fitur stabilisasi OIS, kamera ultrawide 8 MP (f/2.2) dan kamera makro 2 MP (f/2.4). Sementara kamera depannya memiliki resolusi 13 MP (f/2.2).

Samsung tidak merinci chip yang dipasang di ponsel Galaxy A26 5G.

Namun menurut rumor yang beredar sebelumnya, Samsung A26 5G ini diotaki chip Exynos 1380.  Chip di Galaxy A26 5G dipadukan dengan dua opsi RAM dan penyimpanan, yaitu 8/128 GB dan 8/256 GB. Smartphone ini juga dilengkapi baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Pada aspek software, ponsel ini berjalan dengan sistem operasi Android 15 dan dilapisi sistem antarmuka One UI 7 disertai dukungan pembaruan sampai enam tahun ke depan.

Ponsel ini juga dilengkapi Samsung Knox Vault yang memberikan lapisan keamanan ekstra ke perangkat, sehingga melindungi data sensitif pengguna.

Harga

Samsung Galaxy A26 hadir dalam empat opsi warna, yaitu Black, White, Mint, dan Peach Pink. Smartphone ini memiliki dimensi 164 x 77,5 x 7,7 mm, dan bobot 200 gram.

Samsung belum mengungkap harga maupun ketersediaan Galaxy A26 5G, termasuk untuk di Indonesia.

Spesifikasi Samsung A16 5G 

Untuk spesifikasi Samsung Galaxy A16 5G bakal dibekali chipset baru, yakni MediaTek Dimensity 6300.

 Chipset ini lebih baru dibanding Dimensity 6100 Plus di Galaxy A15 5G.

Menurut Samsung, chipset ini dapat mendukung performa yang mulus saat ponsel digunakan untuk bermain game.

Serta menonton video berkualitas tinggi, dan multitasking.

Untuk layar, Galaxy A16 5G kini dengan layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci.

Layar ini lebih luas dari sebelumnya 6,5 inci pada Galaxy A15 5G.

Di bagian tengah atas layar, terdapat modul “Infinity-U” yang memuat kamera selfie 13 MP.

Peningkatan signifikan selanjutnya yang dibawa Galaxy A16 5G adalah dukungan pembaruan sistem operasi (update OS) Android yang lebih lama, yakni hingga enam generasi.

Kebijakan pembaruan software meningkat dari Samsung A15 5G yang mendapat jaminan update OS empat generasi saja.

Artinya, pengguna Samsung Galaxy A16 5G dipastikan akan mendapatkan dukungan hingga Android 20.

Dengan jaminan update OS yang lebih lama, usia penggunaan HP mid-range ini juga lebih panjang.

Itu sebabnya, Samsung Galaxy A16 5G menjadi “HP panjang umur”.

Selain dukungan OS selama enam generasi, Samsung A16 5G juga mendapat jaminan pembaruan keamanan hingga enam tahun ke depan.

Ini juga lebih lama dibanding Samsung A15 5G yang mendapat dukungan keamanan lima tahun.

Untuk tampilan antarmuka (UI) sendiri, OS Android 14 di ponsel ini dikombinasikan dengan UI khas Samsung, yaitu OneUI 6.1.

Fitur lain Untuk fotografi, Samsung A16 5G masih membawa konfigurasi tiga kamera belakang yang sama seperti pendahulunya, Galaxy A15.

Adapun kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP, ultrawide 5 MP, dan macro 2 MP.

Desain kamera ponsel ini mengikuti ponsel-ponsel lainnya di Galaxy A-Series, yakni di susun vertikal.

Samsung A16 5G ditopang dengan baterai berkapasitas jumbo 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25 watt.

Fitur pendukung lainnya yang ada di ponsel ini mencakup dukungan jaringan 5G.

Serta dilengkapi pemindai sidik jari yang ada di tombol power, tingkat ketahanan terhadap air dan debu dengan rating IP54.

Sekaligus memiliki fitur keamanan Samsung Knox.

Harga Samsung A16 5GGalaxy A16 5G 8/256 GB: Rp 3.438.400 

Galaxy A16 5G 12/256 GB: Rp 3.799.000

Harga ini biasanya akan kian turun atau naik setelah 4 Maret 2025 meski dari ke waktu penurunan dan kenaikannya relatif tak signifikan.

Jadi gimana, tertarik beli Samsung Series A yang mana?

(ZONAGADGET/Kompas.com)

Perbandingan Galaxy Z Fold5 vs OnePlus 12 vs iPhone 15 Pro: Mana Paling Jago Multitasking di Tahun 2025?

0

JABEJABE.CO – Dalam dunia gadget flagship, nama besar tidak selalu jadi jaminan untuk urusan multitasking. Saat aktivitas mobile makin padat—mulai dari kerja remote, belajar daring, sampai content creation—fitur seperti split-screen, RAM besar, stylus, dan gesture UI jadi kebutuhan nyata. Tiga smartphone papan atas: Galaxy Z Fold5, OnePlus 12, dan iPhone 15 Pro, hadir dengan pendekatan unik untuk produktivitas. Tapi… siapa yang benar-benar paling enak buat multitasking?

Galaxy Z Fold5: Laptop Mini di Saku Celana

Samsung tampaknya punya misi mulia: menggantikan laptop ringan dengan ponsel layar lipat. Galaxy Z Fold5 tidak sekadar ponsel, tapi perangkat multitasking dengan skala hampir setara tablet.

Dengan dukungan multi-window hingga 4 aplikasi sekaligus, Fold5 menjawab kebutuhan profesional yang sering berpindah antar aplikasi. Layar utama 7,6 inci AMOLED yang luas memberikan ruang kerja yang lega, dan S Pen bisa digunakan untuk mencatat, menandai dokumen, hingga menggambar tanpa lag. Kombinasi multitasking split view, floating apps, dan taskbar ala desktop bikin Fold5 seolah-olah punya sistem operasi hybrid.

“Pakai Fold5 kayak bawa laptop kecil, bisa buka Google Docs, Zoom, dan Chat sekaligus. Beneran bantu kerja mobile,” ujar Dian (31), editor media digital.

Samsung juga menyematkan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan 12 GB RAM LPDDR5X, bikin performa multitugas tetap stabil bahkan setelah berjam-jam.

Satu keunggulan tambahan adalah Flex Mode: saat ponsel dilipat sebagian, pengguna bisa menonton video di atas dan mengetik di bawah—praktis banget untuk Zoom call sambil nyatat meeting.

OnePlus 12: Performa Kencang dengan UI Gesit

Meski tampil lebih tradisional dari Fold5, OnePlus 12 tetap punya gigi tajam di arena multitasking. Dengan RAM 16 GB dan Snapdragon 8 Gen 3, perangkat ini nyaris mustahil nge-lag, bahkan untuk editing video ringan sambil buka browser dan WhatsApp.

OxygenOS 14 dan 15 juga punya fitur floating window yang fleksibel. Notifikasi bisa langsung ditarik turun jadi jendela mini. Navigasi lewat gesture juga lebih intuitif, membuat OnePlus 12 terasa luwes.

Sayangnya, OnePlus 12 tidak mendukung stylus. Bagi yang suka menulis atau menggambar tangan bebas, hal ini mungkin jadi dealbreaker. Tapi dari sisi raw power dan UI responsif, OnePlus 12 sangat kompeten.

“Sebagai content creator, yang penting bisa switch aplikasi cepat dan ringan. OnePlus 12 itu ngebut banget, enak buat ngedit cepat,” ungkap Raka (26), videografer freelance.

Meski split-screen-nya maksimal dua jendela, pengguna tetap bisa menjalankan floating app tambahan—cukup untuk kebanyakan tugas harian atau multitasking ringan.

iPhone 15 Pro: Gesit Tapi Terbatas untuk Multitasking Berat

Produk Apple selalu mengusung kesederhanaan. iPhone 15 Pro pun demikian. Dengan chip A17 Pro dan RAM 8 GB, performa single-task sangat mulus. Perpindahan antar aplikasi cepat, dan gesture UI iOS mungkin yang paling halus di pasar.

Namun, kekurangan besar adalah tidak adanya dukungan split-screen native. Hanya ada fitur Picture-in-Picture (PiP) untuk video. Untuk multitasking sejati, seperti membuka spreadsheet sambil browsing atau membalas email saat streaming, iPhone 15 Pro tak dirancang untuk itu.

Apple Pencil? Bisa, tapi hanya di iPad atau monitor eksternal. Artinya, multitasking produktif dengan stylus mustahil dilakukan langsung di iPhone ini.

iPhone 15 Pro lebih cocok untuk pengguna dengan gaya kerja minimalis—jalankan satu tugas dengan optimal, tanpa distraksi visual banyak jendela.

Ringkasan Perbandingan

FiturGalaxy Z Fold5OnePlus 12iPhone 15 Pro
Split-screen4 jendela2 jendela + floatingHanya PiP (video)
RAM12 GB LPDDR5X16 GB LPDDR5X8 GB LPDDR5
StylusYa (S Pen)TidakTidak
Gesture UIOne UI FlexOxygenOS gesitiOS super smooth
Cocok untukProfesional, multitugas beratKreator ringan, pengguna cepatPengguna minimalis

 

Kesimpulan Visioner

Galaxy Z Fold5 jelas unggul untuk multitasking berat dan visual. OnePlus 12 cocok untuk multitasking cepat dan praktis, meski tanpa stylus. iPhone 15 Pro ideal untuk pengguna setia Apple yang fokus satu tugas per waktu.

Bagi pekerja remote, pelajar aktif, dan kreator visual—Fold5 adalah investasi produktivitas. Tapi bagi yang mencari respons cepat tanpa layar lipat, OnePlus 12 adalah pesaing solid.***

Perbandingan Kamera Portrait iPhone 15 Pro vs Vivo V30 Pro vs Reno11 Pro: Siapa Raja Bokeh Sesungguhnya?

0

JABEJABE.CO – Tak semua bokeh diciptakan sama. Tiga nama besar – iPhone 15 Pro, Vivo V30 Pro, dan Oppo Reno11 Pro – berlomba-lomba dalam satu hal: menghasilkan portrait terbaik yang bisa membuat wajah tampil memesona, dan latar belakang menghilang seperti mantan yang sudah ikhlas.

Dimulai dari iPhone 15 Pro. Dengan sensor besar 48 MP dan AI pintar, depth terasa alami. Bahkan tanpa mengetuk ikon portrait, sistem tahu kapan sedang mengabadikan wajah. Inilah definisi “bokeh pintar”. Menurut Sinta, seorang content creator di Bandung, “Portrait mode iPhone tuh kayak make-up digital. Nggak lebay, tapi bikin pede pas di-zoom.”

Berlanjut ke Vivo V30 Pro. Kamera ZEISS dengan 3 modul 50 MP memberikan efek portrait yang bisa bikin fotografer wedding insecure. Aura Light 3.0 yang unik memberikan penerangan lembut tanpa menyiksa sensor. Di malam hari, hasilnya bisa mengejutkan. Bahkan menurut Denny, editor video freelance asal Jogja, “Kalau malem, Vivo itu kayak bawa lighting sendiri. Mukaku kayak habis facial, padahal baru bangun.”

Sementara Oppo Reno11 Pro menonjol dalam kondisi terang. Meski tidak segila dua rivalnya dalam hal sensor dan AI, hasil fotonya tetap tajam. Mode portrait-nya cukup rapi untuk post Instagram tanpa filter.

AI, Cahaya, dan Detail – Duel Otak Kamera

Teknologi AI kini bukan lagi gimmick. Di iPhone 15 Pro, AI digunakan bukan sekadar efek blur, tetapi untuk memahami konteks wajah, rambut, hingga aksesori. Transisi blur terasa se-natural kedipan mata. Bahkan bisa diatur ulang fokusnya setelah jepretan selesai.

Berbeda pendekatan dengan Vivo V30 Pro, yang menggunakan software ZEISS untuk simulasi lensa potret klasik. Hasilnya? Bokeh creamy khas lensa mahal. Dan Aura Light 3.0 menyelamatkan wajah dari kondisi pencahayaan kurang ajar seperti restoran remang-remang atau konser tenda.

Sementara Oppo Reno11 Pro menunjukkan kinerja lumayan, namun depth map-nya masih sesekali terpeleset, apalagi saat rambut gondrong atau subjek berbalik sedikit. Namun, kata Nadya, fotografer hobi asal Surabaya, “Kalau cuma buat IG feed siang hari, Oppo udah lebih dari cukup. Nggak semua orang butuh bokeh sekelas majalah Vogue.”

Malam Hari – Siapa yang Paling Bersinar?

Ini arena paling kejam untuk kamera smartphone. Dalam kondisi cahaya minim, iPhone tetap andal: noise ditekan, detail dipertahankan, dan tone kulit tetap realistis. Tak ada drama warna keunguan atau wajah pucat ala film horor.

Vivo V30 Pro justru makin bersinar di gelap. Aura Light memberi penerangan tambahan yang membuat wajah tetap cerah tanpa overexposure. Kombinasi ZEISS dan AI membuat hasil malam terasa seperti siang. Dalam banyak kasus, hasil potret Vivo lebih “Instagram-ready” di kegelapan dibanding rivalnya.

Sementara itu, Oppo Reno11 Pro cukup struggle di sini. Noise mulai muncul, dan tone warna kurang konsisten. Tapi kalau hanya untuk story 24 jam, hasilnya masih aman lah.

Kesimpulan Jujur & Cerdas

HPSiang HariMalam HariAI Depth & Editing
iPhone 15 ProAkurat, detail tajamNatural, noise rendahBisa edit depth pasca jepret
Vivo V30 ProHangat, bokeh creamyAura Light bantu, sangat cerahZEISS style bokeh dramatis
Oppo Reno11 ProTajam, cukup baik di terangKurang stabil, noise terlihatDepth biasa, editing terbatas

 

Jika bokeh adalah prioritas utama, iPhone 15 Pro memimpin berkat presisi dan kontrol penuh pasca-jepret. Untuk malam hari dan efek sinematik dramatis, Vivo V30 Pro tampil superior. Sementara Oppo Reno11 Pro cocok untuk pengguna casual yang ingin tampil kece tanpa ribet.***

Capcom Rilis Game Baru Resident Evil untuk Android & iOS

0


ZONAGADGET

– Capcom mengungkapkan judul game terbaru dari franchise Resident Evil yaitu ”
Resident Evil
Unit Kelangsungan Hidup” yang akan dirilis untuk perangkat ponsel dengan sistem operasi iOS dan Android.

Walaupun info terbatas, Capcom merencanakan pengumuman detail game tersebut dalam sebuah showcase yang akan dihelat pada tanggal 10 Juli jam 18.00 waktu ET atau 11 Juli jam 05.00 WIB.

Data yang telah diverifikasi hingga saat ini menyebutkan bahwa game tersebut dibuat secara bersamaan oleh Aniplex Inc. dan developer dari Korea Selatan, Joycity.

JoyCity terkenal sebagai perusahaan pengembang game strategi seperti “Pirates of the Caribbean: Tides of War”, yang mendapatkan kesuksesan signifikan di pasaran seluler dengan nilai rating sebesar 4.4 berdasarkan lebih dari 210 ribu komentar di Google Play Store.

Saat ini, mereka juga tengah mengerjakan “Disney Realm Breakers”, gim strategi lainnya yang menampilkan karakter dari berbagai IP Disney termasuk Toy Story dan The Incredibles.

Jenis game strategi ternyata menjadi fokus utama Joycity, dan dengan pengumuman resmi berjudul “Resident Evil: Survival Unit”, mereka mengungkapkan bahwa permainan ini bertujuan untuk memperluas komunitas pemain Resident Evil di seluruh dunia ke platform ponsel.

Dengan begitu, memungkinkan pemain menikmati dunia Resident Evil dengan pendekatan baru yang berbeda dari seri sebelumnya.

Capcom juga menjamin bahwa permainan dibuat melalui kerja sama yang dekat agar tetap menjaga autentisitas serta mutu yang sesuai dengan standar dari franchise Resident Evil.

Di sisi lain, “Resident Evil Requiem” (nama resmi dari Resident Evil 9) sebelumnya diperkenalkan pada bulan Juni tahun ini selama acara Summer Game Fest 2025.

Permainan ini akan mengenalkan tokoh baru yang diberi nama Grace Ashcroft, serta untuk kali pertama dalam sejarah serialnya, pemain dapat memilih antara perspektif mata kedua atau ketiga dari awal permainan.

(engadget/ant/jpnn)

9 Juli: Pesan Sekarang! Galaxy Z Fold 7 & Z Flip 7 Hadir di Indonesia

0


ZONAGADGET

– Samsung Indonesia dipastikan akan membuka sesi pemesanan awal atau pre-order perangkat foldable terbarunya pada 9 Juli 2025 pukul 21.00 WIB.

Pemesanan produk dimulai pada saat yang bersamaan dengan gelaran peluncuran global Galaxy Unpacked di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.

Kami sudah secara resmi mengumumkan bahwa
Kami telah secara sah memberitahukan bahwa
Kami telah menyerahkan dengan resmi bahwa
Kami sudah memperkenalkan secara formal bahwa
Kami telah menyampaikan secara resmi bahwa
next foldable
Segera hadir, dan acara Galaxy Unpacked akan diadakan pada tanggal 9 Juli pukul 21.00 WIB,” kata Ilham Indrawan, Senior Manager Pemasaran Produk MX dari Samsung Elektronik Indonesia, dalam pernyataan resmi yang diterima oleh KompasTekno, hari Minggu (6/7/2025).

Samsung juga membuka program Samsung Reservation+ via
tautan ini
yang memungkinkan pelanggan melakukan pendaftaran terlebih dahulu sebelum masa pra-pemesanan resmi dimulai.

Pelanggan dapat mendaftar serta menyetor dana sebesar Rp 300.000 dari tanggal 24 Juni sampai dengan 9 Juli menjelang pembelian awal dimulai.

Selanjutnya, pelanggan akan menerima potongan harga maksimal sebesar Rp 1,5 juta serta voucher elektronik tambahan untuk pembelian case dengan nilai Rp 1 juta.

Samsung sendiri belum secara eksplisit menyebutkan nama perangkat yang akan diluncurkan.

Namun, berbagai
teaser
dan bocoran mengindikasikan kehadiran Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7.

Sebelumnya, Samsung membagikan sebuah video yang menampilkan siluet perangkat lipat beserta teks “Sambut Era Baru Ultra”, sekaligus memberi petunjuk tentang penekanan signifikan terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Ilham mengatakan, Galaxy Z Series terkini akan membawa teknologi lipat ke tahap yang lebih maju.

Acara Galaxy Unpacked kedua tahun ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Samsung Indonesia pada waktu yang sama.

Samsung mengatakan bahwa perangkat terbarunya akan dilengkapi dengan tampilan yang lebih ramping dan ringan, beserta pengembangan pada fitur Galaxy AI.

Acara Galaxy Unpacked 2025 akan diselenggarakan kembali di New York setelah sempat tidak terselenggara selama dua tahun terakhir. Sebelumnya, perusahaan Samsung menggelar acara Unpacked rutin mereka di Korea Selatan pada 2023 serta di Paris, Perancis pada 2024.

Pemimpin OpenAI Terkejut Banyak Orang Percayai ChatGPT, Meski Sering Salah

0


ZONAGADGET

– Sam Altman, CEO OpenAI, merasa kaget karena banyak orang langsung percaya pada ChatGPT tanpa melakukannya pemeriksaan lebih lanjut. Padahal, bot obrolan kecerdasan buatan seperti ChatGPT sering mengalami gangguan atau membuat hal-hal yang tidak nyata.

Ia menyampaikannya dalam episode pertama podcast ini.
(podcast)
Resmi dari OpenAI, dengan judul “Sam Altman tentang AGI, GPT-5, dan apa yang akan datang — Podkast OpenAI Edisi 1.”

Di
podcast
itu, tokoh utama di belakang OpenAI secara langsung menyampaikan kekurangan ChatGPT serta cara yang semestinya dilakukan oleh para pengguna.

“Orang-orang memiliki tingkat keyakinan yang sangat besar terhadap ChatGPT, hal ini agak mengherankan, mengingat AI masih sering ‘mengalami delusi’,” ujar Altman.

Dalam dunia
artificial intelligence,
Kata “hallucination” tidak berarti bahwa AI sebenarnya sedang bermimpi atau membayangkan hal-hal seperti manusia, melainkan menunjukkan kemungkinan model AI seperti ChatGPT memberikan data yang tidak akurat, meskipun penyampaiannya tampak percaya diri dan yakin.

Verifikasi informasi wajib dilakukan

Altman menyarankan agar pengguna selalu memverifikasi informasi yang diberikan oleh ChatGPT, terutama jika digunakan untuk hal penting seperti pendidikan, pekerjaan, riset, kesehatan, atau keuangan.

“Teknologi ini masih belum sepenuhnya dapat dipercaya. Kita perlu jujur dan transparan mengakui hal tersebut,” ujar Altman dalam
podcast
berdurasi sekitar 40 menit itu.

Altman mengatakan bahwa ChatGPT beroperasi dengan memperkirakan kata selanjutnya dalam suatu frasa, didasarkan pada pola bahasa dari data yang dipakai saat proses pembelajaran.

Maknanya, bot obrolan ini sebenarnya tidak sepenuhnya “memahami” topik yang sedang dibicarakan, tetapi hanya mengimitasi pola bahasa yang umum ditemukan di internet, buku, serta dokumen-dokumen lainnya.

Jadi, meski hasilnya sering terasa benar, tetap saja ada kemungkinan besar jawaban yang diberikan AI tidak akurat, keliru, atau bahkan sepenuhnya salah.

Maka dari itu, kata Altman, ChatGPT sebaiknya dipakai seperti kita menggunakan alat bantu lainnya (seperti kalkulator atau kamus), bukan sebagai satu-satunya sumber kebenaran.

Dengan peringatan langsung dari CEO OpenAI ini, pengguna diingatkan untuk tidak menggunakan ChatGPT sebagai satu-satunya sumber informasi.

ChatGPT sangat berguna untuk membantu menulis, merangkum, menjawab pertanyaan, hingga belajar sesuatu yang baru, tapi hasilnya tetap harus dicek dan dikonfirmasi kembali.

“ChatGPT itu alat bantu, bukan pengganti akal sehat kita,” begitu kira-kira pesan yang ingin disampaikan oleh Sam Altman, sebagaimana dihimpun
KompasTekno
dari
NDTV
.

Jika digunakan dengan bijak, ChatGPT bisa sangat membantu. Sebaliknya, jika digunakan tanpa berpikir kritis, bisa jadi justru menyesatkan.

Oleh karena itu, pengguna tetap perlu memverifikasi kembali informasi yang diberikan, serta tidak langsung percaya sepenuhnya kepada jawaban dari chatbot berbasis kecerdasan buatan.

Potensi monetisasi ChatGPT

Masih dalam
podcast
yang sama, Altman juga mengungkap soal potensi monetisasi ChatGPT di masa depan, seperti adanya iklan dan fitur berbayar.

Ia menyatakan bahwa jika suatu saat ada iklan, maka itu harus jelas dan tidak boleh memengaruhi isi jawaban AI.

“Jika jawaban ChatGPT terpengaruh oleh siapa yang membayar lebih besar, hal ini akan merusak kepercayaan pengguna,” ujar pria lahir di Chicago tahun 1985 tersebut.

Altman memahami bahwa menjaga keyakinan pengguna merupakan prioritas utama dalam teknologi berbasis AI.

Oleh karena itu, dia berharap agar respons yang diberikan oleh ChatGPT tidak dimanipulasi semata-mata demi kepentingan bisnis. Dalam podcast Sam Altman, ia membahas tentang pentingnya tidak terlalu percaya pada jawaban lengkap yang diberikan oleh ChatGPT. Selengkapnya dapat disaksikan melalui video di bawah ini.

AS Larang Ekspor Chip AI ke Malaysia & Thailand, Khawatir Diselundup ke Tiongkok

0

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memiliki rencana untuk mengurangi pengiriman atau ekspor barang ke luar negeri.
chip
kecerdasan buatan (AI) ke Malaysia dan Thailand. Langkah ini diambil guna mencegah dugaan penyelundupan chip ke Cina melalui negara ketiga.

Rancangan aturan yang tengah disiapkan oleh Departemen Perdagangan AS akan mewajibkan penjualan chip AI ke kedua negara Asia Tenggara itu hanya dilakukan setelah mendapat persetujuan resmi dari pemerintah AS. Meski demikian, aturan ini belum final dan masih bisa mengalami perubahan.

Kami berharap mitra-mitra kami dapat terus melakukan pembelian
chip
“AI, selama penggunaannya diawasi oleh operator pusat data dari Amerika Serikat yang sudah mendapatkan izin,” kata Secretary of Commerce AS, Howard Lutnick, dalam kesaksiannya di depan Kongres AS beberapa waktu lalu, dilaporkan oleh Bloomberg News, Jumat (4/7).

Kebijakan ini muncul dalam kondisi khawatir bahwa Tiongkok, yang sudah dilarang mendapatkan prosesor AI mutakhir sejak tahun 2022, masih dapat memperolehnya secara tak langsung lewat mitranya di wilayah ASEAN.

  • Spesifikasi Tecno Pova 7 5G, Pova 7 Ultra 5G, Pova Curve 5G, Harga Rp 2 Jutaan
  • Komisi Digital Bersiap Membuat Sistem Peringkat dan Menetapkan Batasan Umur bagi Game Online yang Dikhususkan untuk Anak-anak
  • Kondisi udara Kota Bandung menjadi terburuk di Nusantara pagi ini

Selain itu, rencana pembatasan ke Malaysia dan Thailand disiapkan bersamaan dengan rencana pencabutan AI Diffusion Rule, kebijakan era Presiden Joe Biden yang sebelumnya mengatur penyebaran teknologi AI. Aturan itu menuai protes dari sekutu AS dan sejumlah perusahaan teknologi karena dianggap terlalu luas dan tidak fleksibel.

Jika disahkan, aturan baru era Trump akan menggantikan kerangka kerja sebelumnya. Pemerintah AS juga masih mengevaluasi apakah pembatasan serupa akan diberlakukan ke negara lain di luar Malaysia dan Thailand.

Namun produsen
chip
Nvidia Corp enggan memberikan komentar mengenai kebijakan tersebut. Sebelumnya, CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya bukti terkait penyaluran chip AI kepada pihak yang tidak memiliki wewenang, meskipun pernyataannya tidak merujuk langsung pada nama suatu negara.


Mengapa Malaysia dan Thailand menjadi tujuan?

Malaysia kini tengah mendapat perhatian luar biasa akibat peningkatan jumlah pengiriman chip AI ke negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini semakin kuat setelah munculnya investasi besar dari perusahaan internasional seperti Oracle Corp yang mengembangkan pusat data baru di Malaysia.

Meski pemerintah Malaysia mengklaim telah memperketat pengawasan impor semikonduktor, AS tetap mengkhawatirkan potensi kebocoran teknologi ke Cina.

Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Di Singapura, tiga orang didakwa memalsukan tujuan pengiriman server AI yang awalnya dikirim ke Malaysia. Perangkat tersebut diduga mengandung chip produksi Nvidia, meski perusahaan asal AS itu tidak terlibat dalam kasus hukum tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Thailand menyatakan masih menunggu kejelasan dari Washington terkait rencana pembatasan ini. Sementara Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia menekankan pentingnya kepastian regulasi dalam mendukung perkembangan sektor teknologi nasional.

Rancangan aturan AS juga akan memberikan pengecualian kepada perusahaan-perusahaan asal AS dan negara sekutu, agar mereka tetap dapat mengirim chip tanpa memerlukan izin khusus selama masa transisi.

Meski begitu, AS mengaku tetap berupaya menghindari gangguan rantai pasok global. Pasalnya, sebagian besar perusahaan semikonduktor dunia masih bergantung pada fasilitas di Asia Tenggara untuk proses penting seperti pengemasan
chip
sebelum dimanfaatkan pada alat elektronik.

Cara Tambahkan Visual Video di Pictory: Kunci Jawaban Modul 3.7 PINTAR Kemenag 2025

0

Langkah memasukkan elemen visual dalam video menggunakan Pictory, jawaban soal Modul 3.7 mengenai Pengembangan Materi Pembelajaran Berbentuk Video berbasis AI dari pelatihan Smart Kemendikbud Tahun 2025.


ZONAGADGET

Artikel ini memberikan jawaban lengkap mengenai Modul 3.7 yang berjudul Penyusunan Materi Pembelajaran Berbentuk Video dengan Pendekatan AI bagian kedua, dalam rangka pelatihan Smart Training Kemenag 2025. Pelatihan AI Master Class Smart dalam penyusunan bahan pembelajaran angkatan pertama diadakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan, Kementerian Agama Republik Indonesia (Smart Kemenag).

Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, yakni tanggal 17 sampai 21 Maret 2024, menggunakan sistem MOOC (Massive Open Online Course), bersifat tidak sinkron, dan sepenuhnya dilaksanakan secara daring. Materi tentang Pengembangan Bahan Ajar Video Menggunakan Teknologi AI terbagi dalam dua bagian: Bagian 1 tersedia di Modul 3.6 dan Bagian 2 dapat ditemukan di Modul 3.7. Di bawah ini merupakan jawaban utama untuk Modul 3.7, yang dikutip dari channel YouTube Si Pintar Madrasah. Karena pertanyaannya muncul secara acak, sangat penting bagi peserta untuk membaca soal dan jawaban dengan cermat.

1 dari 10 Soal

Bagaimana cara menambahkan visual ke video di Pictory?


Jawaban Kunci: C. Memuat foto dan video dari perpustakaan media atau memakai templat grafis yang tersedia

2 dari 10 Soal

Kegunaan utama Tom application dalam pembuatan video pembelajaran berbasis Ai adalah …


Jawaban yang Benar: A. menyunting video menggunakan efek tertentu

3 dari 10 Soal

Apa prinsip dasar penggunaan video pembelajaran dalam pendidikan ?


Jawaban Kunci: C. Memberikan data dalam bentuk grafis dan suara guna memperkuat pemahaman serta daya ingat

4 dari 10 Soal

Agar mendapatkan kualitas suara yang bagus melalui ttsmaker.com/id, perlu diperhatikan pengaturan tertentu seperti apa saja?


Kunci Jawaban: B. Format MP3, laju 0,9 persen, volume 120 persen , pitch control-low pitch5 % , jeda baris 800 MS

Soal 5 dari 10

Apa kelebihan utama dari penggunaan video pembelajaran dibandingkan dengan metode pembelajaran berbasis teks?


Kunci Jawaban: D. Video pembelajaran memungkinkan penyampaian informasi secara audio-visual, meningkatkan keterlibatan dan pemahaman

6 dari 10 Soal

Prinsip ke-7, ke-8, ke-9 dalam pembuatan video pembelajaran berbasis AI?


Jawaban Kunci: A. Pengulangan dan penyimpulan, keterjangkauan, singkat serta jelas

7 dari 10 Soal

Setelah masuk ke dalam aplikasi idid, langkah apa saja yang perlu Anda lakukan agar dapat mulai membuat video pembelajaran?


Jawaban: B. Mengklik pilihan ‘Buat Proyek Baru’ serta memilah model video sesuai kebutuhan

8 dari 10 Soal

Yang mempengaruhi lamanya proses exporting untuk memperoleh hasil download


Kunci Jawaban:A. Spesifikasi laptop/PC dan jaringan internet

9 dari 10 Soal

Pilihlah tombol yang tepat untuk menginisiasi pembuatan proyek baru di dalam aplikasi Tome


Kunci Jawaban: A. Create

10 dari 10 Soal

Langkah terberat dalam penyusunan video pembelajaran dengan memanfaatkan AI?


Jawaban Kunci: B. menyusun naskah


*) Disclaimer

Hanya petunjuk penyelesaian yang diberikan untuk guru pengajar dari Kementerian Agama. Soal bersifat tidak tetap, sehingga bisa disusun secara berbeda dan mungkin memiliki jawaban selain yang tercantum.

Berikut adalah hasil parafraze dari teks yang diberikan:
Sebagai tambahan, Jawaban Uji Kompetensi, Modul 3.7 Pengembangan Materi Pembelajaran Berbentuk Video Menggunakan Teknologi AI Bagian 2, Pintar Kemenag Tahun 2025.

(
TribunSumsel.com/Vanda Rosetiati/ZONAGADGET/Melshanda Vristiyan
)

Apa Itu ChatGPT? Jawaban Modul 3.4 Buku Ajar AI PINTAR Kemenag 2025

0


ZONAGADGET

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut:
1. Artikel ini membahas tentang jawaban kunci yang terdapat pada Modul 3.4 Pengembangan Materi Ajar Cetak Menggunakan Teknologi AI.
2. Isi artikel ini menjelaskan solusi atau kunci jawaban untuk Modul 3.4 Membuat Media Ajar Cetak dengan Pendekatan Kecerdasan Buatan.
3. Tulisan ini memberikan informasi mengenai petunjuk jawaban di dalam Modul 3.4 Penyusunan Bahan Ajar Berkualitas Berbasis Artificial Intelligence.
4. Artikel kali ini menyampaikan pembahasan seputar jawaban benar dalam Modul 3.4 Pemanfaatan AI Untuk Membuat Materi Ajar Cetak.
5. Dalam tulisan ini dibahas mengenai panduan dan kunci jawaban yang tersedia di Modul 3.4 Pembuatan Alat Bantu Belajar Cetak menggunakan sistem kecerdasan buatan.
Jika kamu ingin saya lanjutkan dengan paragraf lainnya, silakan bagikan teks lengkapnya!

Selanjutnya, topik yang dibicarakan adalah bagian dari Program Pelatihan Mandiri Berijazah Kementerian Agama (Kemenag) melalui platform PINTAR Kemenag.

Salah satu materi dalam pelatihan di PINTAR Kemenag adalah Pelatihan AI Masterclass: Pintar Membuat Bahan Ajar.

Nantinya, peserta akan mendapatkan materi serta mengerjakan sejumlah soal dalam Modul 3.4 Pembuatan Bahan Ajar Cetak Berbasis AI.

Peserta bisa mengacu pada contoh soal beserta jawabannya yang tercantum di bawah ini.


Jawaban Soal Modul 3.4 Pengembangan Materi Ajar cetak yang Menggunakan Teknologi Kecerdasan Buatan


1 dari 10 Soal

Yang tidak termasuk tahapan dalam pembuatan prompt adalah …

A. Menyusun jawaban

B. Menentukan Persona

C. Memberi konteks

D. Memberikan contoh


Kunci Jawaban:

A. Menyusun jawaban


2 dari 10 Soal

Apa itu ChatGPT?

A. Aplikasi permainan edukasi

B. Model bahasa berbasis AI untuk menghasilkan teks

C. Suatu platform media sosial

D. Alat pencarian data berbasis internet


Kunci Jawaban:

B. Model bahasa berbasis kecerdasan buatan yang digunakan untuk menghasilkan tulisan


3 dari 10 Soal

Berikut ini merupakan tahapan yang harus diambil dalam menyusun materi pembelajaran tercetak menggunakan Chat-GPT kecuali…

A. Login ke platform Chat-GPT

B. Verifikasi jawaban Chatbot

C. Mengatur akun pada AIPRM

D. Menentukan peran Chatbot


Kunci Jawaban:

C. Menghasilkan akun di AIPRM


4 dari 10 Soal

Persona atau peran dalam Promt berfungsi untuk …

A. Memilih format tampilan

B. Mengatur nada suara

C. Mengarahkan tugas chatbot

D. Membatasi penggunaan AI


Kunci Jawaban:

C. Mengarahkan tugas Chatbot


5 dari 10 Soal

Mengapa Chat-GPT dianggap mampu menyesuaikan diri dalam berbagai situasi?

A. Karena mampu menghasilkan data kuantitatif

B. Karena merupakan aplikasi cetak bahan ajar

C. Karena dirancang untuk keperluan penulisan saja

D. Karena telah dilatih menggunakan kumpulan teks yang sangat besar


Kunci Jawaban:

A. Karena mampu memberikan informasi berupa angka-angka


6 dari 10 Soal

Komponen utama yang harus dimasukkan dalam Prompt untuk skenario pembelajaran yaitu…

A. Tahapan pembelajaran dan tanggung jawab guru

B. Judul pelajaran dan jenis peserta didik

C. Personalisasi, tanggung jawab, dan bentuk format

D. Rancangan pembelajaran dan tujuan


Kunci Jawaban:

C. Karakteristik, fungsi, dan bentuk


7 dari 10 Soal

Yang merupakan contoh bahan ajar berupa buku, selain…

A. Modul

B. Leaflet

C. Lembar kerja

D. Video pembelajaran


Kunci Jawaban:

D. Video pembelajaran


8 dari 10 Soal

Apa maksud dari “format/nuansa” saat membuat Prompt?

A. penyesuaian teks dan jenis huruf

B. Gaya dan Struktur Jawaban Chatbot

C. Desain halaman modul

D. Tata letak tampilan media pembelajaran
D. Penyajian visual materi ajar
D. Susunan gambar dan desain alat bantu belajar
D. Representasi grafis dalam proses pembelajaran
D. Bentuk penyampaian visual dari sumber belajar


Kunci Jawaban:

A. Pengaturan teks dan font


9 dari 10 Soal

Langkah pertama dalam penggunaan chat-GPT adalah

A. Mengunduh aplikasi tambahan

B. Mengikuti pelatihan desain grafis

C. Membuat akun atau log in

D. Membuat prompt efektif


Kunci Jawaban:

C. Membuat akun atau log in


10 dari 10 Soal membuat

Bahan ajar yang berbentuk cetakan merujuk pada

A. Materi yang dipresentasikan dalam format video

B. Bahan ajar yang diberikan secara langsung

C. Media belajar berupa kertas

D. Materi pembelajaran yang dipublikasikan melalui jaringan internet


Kunci Jawaban:

C. Media belajar berupa kertas


Disclaimer:

Jawaban tersebut hanya dimaksudkan sebagai panduan bagi Bapak/Ibu Guru dalam menyelesaikan PINTAR Kemenag Pelatihan Layanan Publik.

Susunan pertanyaan dan jawaban dapat berbeda-beda secara acak.


(ZONAGADGET)