Minggu, Mei 17, 2026
Beranda blog Halaman 726

Cara Mudah Mengetahui Apakah WhatsApp Anda Diretas atau Tidak: Kenali Tanda-tandanya yang Sering Dilupakan

0


ZONA GADGET

Pengenalan tentang tanda-tanda WhatsApp Web diretas yang kurang diperhatikan biasanya muncul dengan perlahan dan sulit diketahui oleh pengguna akun tersebut.

Contoh yang paling umum dari WhatsApp Web disadap adalah pesan yang tiba-tiba terbaca padahal Anda belum membukanya, atau status online yang aktif, padahal Anda sedang tidak menggunakan aplikasi.

Hal-hal seperti ini bisa menjadi tanda bahwa ada seseorang yang diam-diam mengakses WhatsApp Anda tanpa izin.

Selain itu, penyadapan WhatsApp Web juga bisa membuat aplikasi menjadi lambat, sering error atau muncul sesi aktif pada perangkat yang tidak Anda kenali saat memeriksa pengaturan WhatsApp.

Sayangnya, banyak pengguna yang tidak rutin mengecek aktivitas WhatsApp Web sehingga kejahatan ini terus berlangsung tanpa terdeteksi.

Mengutip situs resmi Whatsapp, inilah ciri-ciri WhatsApp Web disadap dan cara mengatasinya:

Ciri whatsapp web disadap yang perlu diwaspadai

  • Anda mendapat balasan atas pesan yang tidak pernah Anda kirim. Pesan masuk yang seolah-olah dari Anda, padahal tidak pernah mengirimnya.
  • Teman-teman mengeluh tentang pesan aneh yang datang dari akun Anda. Mereka menerima pesan yang mencurigakan atau tidak biasa.
  • Anda melihat pesan yang dihapus dalam obrolan, meskipun tidak pernah menghapus apa pun. Ini bisa berarti seseorang mengontrol akun Anda dari jarak jauh.
  • Anda menerima kode verifikasi login whatsApp yang tidak Anda minta atau harapkan. Hal ini menjadi penanda adanya seseorang yang mencoba mengakses akun Anda.
  • Akun Anda berstatus atau sudah memposting cerita yang bukan berasal dari Anda.
  • Gambar profil, nama atau deskripsi akun Anda berubah secara tidak terduga.
  • Anda telah ditambahkan ke obrolan atau grup yang tidak pernah Anda ikuti.

Cara peretas membajak akun whatsapp

1. Menambahkan perangkat lain menggunakan fitur “perangkat tertaut”

Dengan cara ini, mereka tetap bisa mengakses akun WhatsApp Anda tanpa mengganggu aktivitas Anda. Sehingga, Anda mungkin tidak menyadari adanya akses dari perangkat lain.

2. Mendaftarkan ulang akun Anda di perangkat mereka sendiri

Metode ini membuat Anda kehilangan akses ke akun WhatsApp. Ketika Anda mencoba login, Anda akan menerima pemberitahuan bahwa akun sedang aktif di perangkat lain.

Apa yang harus dilakukan jika akun whatsapp web diretas?

  • Verifikasi bahwa kartu SIM yang digunakan untuk WhatsApp telah tersedia di perangkat seluler Anda.
  • Luncurkan WhatsApp pada telepon seluler Anda. Bila aplikasinya dapat dibuka dengan normal, coba buka menu setelan > perangkat yang terhubung.
  • Periksa perangkat yang disebutkan dan keluarkan perangkat yang tak Anda kenali dengan mengklik opsi logout.
  • Apabila WhatsApp menyatakan bahwa Anda perlu melakukan pendaftaran kembali, silakan masukkan nomor telepon Anda. Mintalah kode verifikasi lewat SMS atau dengan panggilan suara.
  • Sisipkan kode itu untuk melakukan proses login lagi. Bila mengaktifkan opsi konfirmasi dengan PIN dua tahap, jangan lupa sertakan PIN Anda pula.
  • Apabila kode verifikasi dua faktor diretas dan diubah, Anda dapat mengatur ulang-nya. Cara untuk melakukannya adalah dengan melakukan reset PIN via alamat surel bila telah memasangkan email pada akun tersebut.
  • Apabila belum, Anda perlu menantikan satu minggu sebelum dapat memasuki akun tersebut lagi.

Cara melindungi akun whatsapp dari pembajakan

  • Jangan pernah membagikan kode verifikasi atau pin verifikasi dua langkah kepada siapa pun.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah dan tautkan alamat email untuk mengantisipasi lupa pin.
  • Gunakan kata sandi pesan suara yang sulit ditebak untuk mencegah akses tidak sah ke pesan suara.
  • Secara teratur cek perangkat yang telah tersambung lewat menu pengaturan WhatsApp > perangkat yang sudah ditautkan dan beri batas pada perangkat yang dianggap mencurigakan untuk dilogout.
  • Lindungi perangkat Anda dengan menambahkan PIN, pola, sidik jari, atau opsi keamanan tambahan untuk mencegah akses yang tak terotorisasi oleh pihak lain.
  • Nyalakan fitur keamanan WhatsApp dengan Touch ID atau Face ID (bagi pemilik iPhone), atau gunakan sensor sidik jari (pada perangkat Android) melalui opsi menu pengaturan > akun > privasi > kunci layar.
  • Hindari mengeklik link atau email yang meragukan yang menyatakan berasal dari WhatsApp kalau Anda tidak meminta kiriman tersebut.

Itulah penjelasan lengkap yang membahas tentang ciri-ciri WhatsApp web disadap dan tips mengatasinya. Ikuti juga cara-cara untuk melindungi akun agar tidak mudah disadap. (*)

Artikel ini telah tayang di
Kontan.co.id

Ikuti kabar terkini yang banyak dibicarakan di kanal-kanal ini:
Channel WA
,
Facebook
,
X (Twitter)
,
YouTube
,
Threads
,
Telegram

Viral di Media Sosial: Cara Membuat Gambar AI Realistik Menggunakan Gemini

0


ZONA GADGET

– Belum lama ini, di platform-media sosial seperti Instagram, Facebook, dan X, beredar luas gambar atau foto yang diciptakan oleh Kecerdasan Buatan (KB). Sebenarnya, gambargambar dari KB telah cukup menjalar ke seluruh jejaring sosial tersebut.

Namun, gambar buatan kecerdasan buatan yang sedang populer menampilkan sesuatu yang cukup memukau. Gambar-gambar tersebut terlihat sangat realistik dan sering menjadi perbincangan di media sosial baru-baru ini. Karakter dalam gambar itu tidak lagi nampak seperti hasil animasi biasa.

Wujud gambar karakter foto AI yang sangat mirip manusia sungguhan ini memiliki detil pada tekstur wajahnya yang mengesankan. Selanjutnya, latar belakang serta pencahyaannya terkesan begitu natural layaknya hasil jepretan kamera profesional.

Salah satu ilustrasi foto buatan kecerdasan buatan (AI) yang menjadi perbincangan di media sosial merupakan gambar seorang wanita bertudung duduk di sebuah kafe dan terlihat latar belakang jendelanya memperlihatkan suasana jalan-jalan khas negeri ini.

Lantas, bagaimana cara bikin gambar realistis seperti yang viral di medsos? Jika tertartik mencobanya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara membuat foto realistis AI dengan mudah.

Cara membuat foto realistis via Gemini AI

Proses untuk menghasilkan gambar realistik menggunakan kecerdasan buatan (AI) seperti yang sedang populer dibagikan di media sosial sebenarnya sangat sederhana. Anda dapat menggunakan berbagai macam program AI dengan fitur pembuat citra. Contohnya adalah Gemini AI dari Google.

Dalam percobaan kali ini, Gemini mampu menghasilkan gambar dengan komposisi yang realistis. Adapun penjelasan mengenai cara membuat gambar realistis AI dengan menggunakan Gemini adalah sebagai berikut:

  • Buka website Gemini ini,
    https://gemini.google.com
    Dan pastikan sudah masuk ke akun Anda. Proses login dapat dilakukan dengan menggunakan akun Google (akun Gmail).
  • Berikutnya, di kotak masukan pesan, mohon tuliskan prompt atau instruksi teks agar dapat menghasilkan gambar yangrealistik berdasarkan deskripsi pilihan Anda.
  • Pada eksperimen ini, kita akan mencantumkan prompt guna menghasilkan gambar yang sangat detail dan nyata sebagaimana dimaksud:

    • Buattlah sebuah ilustrasi sangat realistik tentang seorang wanita muda Indonesia berusia dua puluh tahun lebih sedikit, bertubuh tinggi 155 sentimeter dan bermassa kurang lebih lima puluh empat kilogram. Wanita tersebut memiliki kulit sawo matang dan rambut lurus hitam hingga setengan bahunya. Saat itu dia tengah menyaksikan pertunjukan musik pop Korea di arena yang luar biasa indah dalam suasana malam.
      Dia tampil menggunakan jaket denim panjang hingga pinggang dengan warna biru cerah dikenakan bersama atasan putih polos, rok mini berwarna hitam, dan sneaker putih. Tangan kananya memegangi stik pencahayaan yang berkelip-kelip dengan variasi warna-warna pelangi. Ekspresinya begitu riang dan tak bisa disembunyikan, ditandai oleh tatapan mata yang berkilauan. Makeup-nya ringan hanya memberikan kesan segarnya saja; seperti blusher pink tipis di kedua pipi, bibir berlapis gloss pink lembut, dan beberapa highlighter halus di bagian tulang pipi membuat refleksi sinar lampu menjadi lebih terang lagi. Jam tangan dapat Anda lihat melilit pergelangan tangannya saat ia tersenyum.
      Latar belakangnya adalah panggung besar tempat acara digelar beserta layar LED ukuran super raksasa, spotlights, kabut teater, dan ribuan penonton lainnya juga ikut naik turun gerakan mereka sesuai irama lagu yang dibawakan para artis favorit mereka. Balon-balon dan serpihan-serpihan kertas cantik pun mengudara di angin. Seluruh scene ini membentuk suatu panorama bersemayam warna-warna, dinamisme, dan jeritan semangat fans yang langsung mendeskripsikan kenikmatan momen istimewa tersebut.
      Gambar ini difoto dengan format vertikal standar smartphone dengan proporsi 9:16. Sorotan utamanya ada pada sosok gadis tersebut. Posisi pemotretan dilakukan dari sudut pandang frontal atau tepat dari depan sehingga kita bisa melihat seluruh tubuh si gadis lengkap dengan wajahnya yang mengarah ke arah camera tanpa teduhan apapun. Cahaya alami dari panggung dan cahaya led konser telah berhasil menciptakan efek siluet dramatis di sekujur wajah dan iris mata gadis tersebut, mempertegas ekspresi sukacitarinya.
      Efek cahaya berwana ungu tua dan biru dari spotlight menambah kilatan spektakuler pada helai-heli rambutnya dan memberikan definisi tambahan bagi struktur wajahnya. Sinar lampu dari panggung yang datang dari posisi atas frame kadang meninggalkan jejak lens flare yang membuat pesona pagelaran menjadi semakin kuat. Penyesuaian fokus dan eksposur dirancang agar detil kulit, make-up, dan tekstur pakailannya tampak jernih namun masih menjaga mood glamor dari acara konser tersebut tetap hidup dan memesona.
  • Kirim prompt itu kepada Gemini.
  • Selanjutnya, Gemini bakal menyajikan gambar realistis sesuai perintah.
  • Apabila hasilnya belum cukup pas, pengguna dapat menyesuaikan lagi petunjuk tersebut dan meminta Gemini untuk mencoba kembali.

Cukup mudah bukan cara membuat gambar realistis AI via Gemini? Sebagai informasi, agar Gemini bisa menghasilkan foto yang sesuai keinginan, pengguna harus bisa mendeskripsikan prompt secara detail.

Pengguna dapat mulai menyusun prompt dengan membuat deskripsi karakter, seperti postur tubuh, wajah, rambut, dan ekspresi muka. Kemudian, pengguna dapat menambahkan deskripsi yang detail soal latar belakang dan posisi pengambilan foto.

Sebagai catatan penting, foto AI realistis hendaknya dipakai secara bijak. Pengguna sebaiknya tidak memakai gambar atau foto AI itu untuk membuat penipuan, meniru seseorang, menyebar fitnah, dan kejahatan lainnya.

Bila diposting ke media sosial, disarankan agar pengguna menyertakan keterangan apabila foto atau gambarnya adalah hasil editing AI. Berikut ini langkah-langkah untuk menghasilkan gambar realistis menggunakan AI melalui Gemini yang sederhana dan mudah dicoba. Selamat mencoba!

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link
https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a
Anda perlu menginstal aplikasi WhatsApp terlebih dahulu di telepon seluler Anda.

Cara Menghasilkan Gambar AI Nyata dengan Gemini yang Sedang Booming di Media Sosial

0


ZONA GADGET

– Belum lama ini, di platform-media sosial seperti Instagram, Facebook, dan X, beredar luas gambar ataupun fotografi yang diciptakan oleh Kecerdasan Buatan (KB). Sebenarnya, gambar hasil KB telah cukup menjamur di dunia maya tersebut.

Namun, gambar buatan kecerdasan buatan (AI) yang sedang populer menampilkan sesuatu yang cukup memukau. Gambar-gambar AI yang menjadi perbincangan di media sosial akhir-akhir ini terlihat sangat realistik. Detail dari karakter dalam gambarnya sudah tidak nampak seperti animasi lagi.

Penampilan dari gambar karakter foto AI yang realistik itu sangat mirip dengan manusia sungguhan, memiliki detil pada tekstur wajahnya yang bagus. Selanjutnya, latar belakang serta penerangan dalam gambarnya terkesan cukup natural layaknya hasil jepretan kamera biasa.

Sebuah foto buatan kecerdasan buatan yang terlihat sangat nyata dan populer di media sosial menggambarkan seorang perempuan bertudung duduk di sebuah kafe sambil melihat pemandangan jalan-jalan khas Indonesia lewat jendelanya.

Lantas, bagaimana cara bikin gambar realistis seperti yang viral di medsos? Jika tertartik mencobanya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara membuat foto realistis AI dengan mudah.

Bagaimana Membuat Foto Realistik Menggunakan Gemini AI

Proses menghasilkan gambar realistik menggunakan kecerdasan buatan, sebagaimana sedang populer di media sosial, ternyata sangat sederhana. Anda dapat menggunakan bermacam-macam perangkat lunak AI yang dilengkapi dengan fitur pembuat citra. Contohnya adalah Gemini AI dari Google.

Pada eksperimen terbaru ini, Gemini berhasil menciptakan gambar dengan kualitas visual yang sangat mendekati kehidupan nyata. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat gambar realistik menggunakan Gemini:

  • Buka website Gemini ini,
    https://gemini.google.com
    dan dan pastikan telah login akun. Login bisa menggunakan akun Google (akun Gmail).
  • Selanjutnya, pada kolom pengetikan pesan, silakan ketik prompt atau teks perintah untuk membuat gambar realistis dengan deskripsi sesuai keinginan.
  • Dalam percobaan kali ini, kami memasukkan prompt untuk membuat gambar realistis seperti ini:

    • Buat gambar yang sangat realistis seorang wanita muda Indonesia berusia 20-an, yang memiliki tinggi badan 155 cm dengan bobot sekitar 54 kg. Dia memiliki kulit kuning langsat dan rambut lurus hitam pendek sebahu. Dia sedang menonton konser musik K-pop pada gelanggang yang megah di malam hari. Ia mengenakan crop jacket denim warna biru muda dipadukan dengan kaos putih, serta rok mini hitam, dan sneakers putih. Di tangannya tergenggam lightstick bergemerlap dengan warna yang terus berubah. Wajahnya menunjukkan ekspresi gembira dan kagum, dengan mata berbinar. Di wajahnya, terdapat makeup natural, blush on merah muda di pipi, lip tint merah muda glossy, dan sedikit highlighter di tulang pipi yang memantulkan cahaya lampu. Di pergelangan tangannya tampak memakai jam. Latar belakang memperlihatkan panggung konser besar dengan layar LED raksasa, lampu sorot, asap panggung, dan kerumunan penonton yang mengangkat lightstick dan banner. Beberapa balon dan confetti beterbangan di udara. Suasana penuh warna, energi, dan sorakan antusias yang menggambarkan kemeriahan konser secara hidup. Foto ini diambil dengan kamera HP berukuran 9:16 dan fokus tertuju pada wanita. Sudut pengambilan dari depan full body dengan wajah wanita menghadap lurus ke kamera. Lighting alami dari panggung dan cahaya LED konser menciptakan pantulan dramatis di wajah dan mata, menonjolkan ekspresi kagumnya. Efek cahaya berwarna magenta dan biru dari lampu sorot menciptakan kilauan pada rambutnya dan memperjelas kontur wajahnya. Terdapat sedikit lens flare dari cahaya lampu panggung di sisi atas gambar, memperkuat nuansa konser yang semarak. Fokus dan eksposur disesuaikan untuk menampilkan detail kulit, riasan, dan tekstur pakaian dengan sangat jelas, sekaligus menjaga atmosfer gemerlap konser tetap nyata dan memukau.
  • Kirim prompt tersebut ke Gemini.
  • Selanjutnya, Gemini bakal menyajikan gambar realistis sesuai perintah.
  • Jika hasilnya dirasa masih kurang sesuai, pengguna bisa mengatur kembali prompt dan meminta Gemini untuk mengolah ulang.

Sangat sederhana bukannya proses pembuatan gambar realistis menggunakan AI melalui Gemini? Perlu diingat bahwa untuk memperoleh hasil seperti yang Anda inginkan, Anda perlu memberikan deskripsi prompt dengan sangat rinci kepada Gemini.

Pengguna bisa memulai merumuskan prompt dengan mendeskripsikan ciri fisik tokoh, misalnya tinggi badan, bentuk wajah, gaya rambut, serta ekspresi mereka. Setelah itu, pengguna dapat melanjutkan dengan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang setting tempat dan susunan dalam gambar tersebut.

Perlu diingat bahwa penggunaan foto hasil AI yang terlihat nyata harus dilakukan dengan hati-hati. Sebaiknya jangan menggunakan gambar atau foto buatan AI tersebut untuk tujuan pemalsuan, menyamar sebagai orang tertentu, menyebarkan informasi palsu, maupun melakukan tindakan kriminal lainnya.

Jika diunggah di media sosial, pengguna sebaiknya memberi penjelasan jika foto atau gambar merupakan hasil olahan AI. Itulah penjelasan cara membuat gambar realistis AI via Gemini dengan mudah, selamat mencoba.

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link
https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a
Anda perlu menginstal aplikasi WhatsApp terlebih dahulu di telepon seluler Anda.

Kemudahan Atau Ancaman? Mengungkap Fenomena Penggunaan Gadget pada Anak-Anak

0

Pada masa serba digital ini, pemakaian perangkat elektronik semacam ponsel tak hanya terpusat di kalangan orang dewasa saja. Saat ini anak kecil sampai remaja pun telah familiar dengan touchscreen, dunia maya, serta jejaring sosial. Sudah bukan hal baru jika kita menemui bayi mampu mengoperasikan aplikasi YouTube, bermain game daring, atau bahkan melakukan panggilan video. Hal tersebut menjadi indikator dari perkembangan teknologi yang pesat; meski demikian, fenomena itu sekaligus meninggalkan banyak tanda tanya: Apakah ini merupakan suatu kemudahan bagi generasi mendatang, atau malah bisa menjadi ancaman tersendiri?

Sebuah sisinya, peralatan elektronik ini benar-benar menyediakan kepraktisan yang luar biasa. Anak-anak dapat belajar melalui bermacam-macam aplikasi pendidikan, mendapatkan akses ke informasi dunia, serta tetap menjaga hubungan dengan keluarga mereka dimanapun lokasinya. Saat pandemik COVID-19 menerjang, alat-alat tersebut menjadi metode primer untuk proses pembelajaran daring. Lebih lanjut lagi, anak-anak saat ini memiliki kesempatan untuk mulai belajar pemrograman komputer, bahasa internasional, dan juga ketrampilan digital sedari awal usianya. Tentunya hal itu mencirikan bahwa teknologi dapat bertindak sebagai penghubung menuju perkembangan lebih luas.

Meskipun demikian, pemakaian perangkat elektronika tanpa adanya pembatasan serta pantauan pun memiliki dampak negatif yang signifikan. Ada banyak buah hati kita yang menjadi ketagihan dalam memainkan video games dan bersantai selama berjam-jam di hadapan layar komputer atau smartphone mereka dengan sangat minimnya interaksi langsung satu sama lain. Tidak hanya itu saja, beberapa dari mereka malahan mengekspos dirinya pada materi-materi yang seharusnya belum waktunya untuk diketahuinya, merasakan kesulitan dalam fokus maupun istirahat cukup, bahkan ada pula yang menderita masalah pada indra melihat dan posisi badannya sendiri-sendiri. Bahaya lebih lanjut adalah jika si Kecil mulai menggunakan telepon genggam secara dini dan intens dapat menghalangi pertumbuhan aspek emosi dan hubungan interpersonalnya.

Peranan orangtua dan guru amat vital untuk menjaga fenomena ini. Anak harus diajak berkembang gunakan teknologi seluler dengan cara yang baik, terkendali, dan tepat sasaran. Jika tidak diblokir sepenuhnya, tetapi didampingi dan ditentukan aturannya dengan tegas. Sebagai contoh, bikinlah jadwal pemakaian alat elektronik tersebut, pilih materi pembelajaran, juga suguhkan aktivitas lain yang mendorong imajinasinya dan komunikasi sosialnya, misalkan main keluar rumah atau baca buku konvensional.

Kenaikan penggunaan perangkat elektronik dalam kelompok anak-anak mencerminkan era perkembangan yang pesat. Akan tetapi, evolusi ini tak seharusnya menjadikan kita sembrono. Teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana penopang, bukan substitusi bagi fungsi pembelajaran serta dukungan dari komunitas setempat. Apabila tidak ditata secara cermat, hal yang kami lihat sebagai kemajuan dapat berbalik arah menjadi jebakan yang menghancurkan potensi pemudi dan pemuda ke depannya.

Ikuti Langkah AS, China Pasang Chip ke Otak Manusia

0


ZONA GADGET

– China tidak ingin mengalahkan Amerika Serikat. Negri Tirai Bambu berada di posisi kedua setelah AS dalam hal investasi.
chip
ke dalam otak manusia.
Chip
Dirancang untuk memungkinkan otak yang ditanam dapat mengontrol perangkat menggunakan pikirannya saja.

Pengujian
chip
Ke otak manusia tersebut diberikan kepada seorang pasien yang berumur 37 tahun. Dia telah kehilangan kedua lengannya serta kaki-kakinya karena suatu kecelakaan yang terjadi 13 tahun silam.

Pasien tersebut menerima implan
chip
Pada tanggal 25 Maret 2025. Sekitar tiga minggu setelah prosedur medis tersebut, pasien dinyatakan mampu mengontrol komputer dan memainkannya.
game
hanya dengan pikirannya.

“Kini aku bisa memanipulasi komputer hanya dengan menggunakan pikiranku. Sepertinya aku memiliki kebebasan untuk melakukan apa saja yang kuinginkan,” ungkap pasien yang tidak mau menyebarkan nama dirinya itu, demikian dilansir KompasTekno dari
Tomshardware,
Rabu (18/6/2025).

Proses penanaman
chip
ini merupakan bagian dari rangkaian uji coba klinis China untuk perangkat Brain-Computer Interface (BCI) pertama mereka.

BCI sendiri adalah istilah teknologi yang memungkinkan komunikasi langsung antara otak manusia dan perangkat komputer atau mesin tanpa melibatkan jalur saraf dan otot perifer.

Uji coba ini dilakukan di lembaga riset Center for Excellence in Brain Science and Intelligence Technologi (CEBSIT). Lembaga ini merupakan bagian dari Chinese Academy of Sciences yang berpusat di kota Shanghai, China.

Prosedur BCI yang dikerjakan oleh CEBSIT pada pasien itu dilaksanakan dengan menyisipkan elektroda saraf seukuran kecil ke dalam otak pasien via lubang tipis di tulang kepala.

Melalui elektroda tersebut,
chip
akan beroperasi melalui deteksi dan pembacaan kegiatan saraf pada otak si pasien. Kemudian, sinyal dari otak yang didapatkan tersebut akan diringkas oleh komputer menjadi bentuk instruksi digital guna mengontrol alat tersebut.

Chip
kecil dan fleksibel

CEBSIT menyatakan bahwa elektrodanya padaصند
chip
buatannya merupakan yang paling kecil dan fleksibel dibanding
chip
BCI paling baru dari perusahaan Amerika Serikat bernama Neuralink disebutkan itu.
chip
Yang dihasilkan oleh CEBSIT berdiameter 26 mm dan tebalnya kurang dari 6 mm.

Tidak hanya lebih kecil,
chip
Ini juga dikenal memiliki area permukaan yang hanya sepertiga hingga satu per enam ukuran milik Neuralink. Kelembutan dan kelenturannya pun diyakini melebihi seratus kali lipat daripadanya.
chip
BCI pesaingnya.

“Electrode tersebut terlalu lembut hingga kekuatan yang diperlukan untuk melengkungkannya setara dengan kekuatan interaksi antara dua sel saraf dalam otak,” jelaskan Zhao Zhengtuo, salah satu peneliti dari CEBSIT.

Mengingat ukuran dan kefleksibelannya itu, para pasien yang menggunakannya menjadi lebih mudah dalam hal apa saja.
chip
BCI CEBSIT disebutkan hampir tidak akan menyadari adanya perangkat itu di kepala mereka.
Chip
ini juga diyakini dapat meminimalkan risiko kerusakan pada jaringan otak dalam jangka panjang.

Dipasarkan pada 2028

CEBSIT berharap bahwa teknologi penanaman
chip
ke otak manusia tersebut dapat dengan cepat mendapatkan persetujuan peraturan dari pemerintahan China. Dengan begitu, tujuan untuk mengenalkannya ke pasar pun dapat tercapai.
chip
Ini dapat secara luas dicapai pada tahun 2028 yang akan datang.

Disebutkan bahwa
chip
Perangkat tersebut kemudian akan diluncurkan sebagai alat medis bagi pasien dengan cedera tulang belakang, amputasi tungkai atas ganda, serta sklerosis lateral amiotrofik (ALS).

Rupanya tim peneliti sedang merancang untuk memperluas pengembangan pula.
chip
Serupa. Tetapi, tidak digunakan untuk mengontrol perangkat digital seperti komputer, melainkan lengan robotik atau agen kecerdasan buatan (AI).

Menyusul Amerika

Cina yang turut membangun teknologi tanamannya merupakan bagian dari perkembangan ini.
chip
BCI yang bersifat invasif untuk otak manusia kemudian diikuti oleh langkah-langkah dari negara Amerika yang telah lebih dahulu mengenalkan teknologi sejenis lewat perusahaan milik Elon Musk, yaitu Neuralink.

Neuralink juga mengembangkan
chip
BCI lewat percobaan terhadap pasien
quadriplegia,
yakni kelumpuhan pada empat ekstremitas (kedua lengan dan kedua kaki).

Sepertinya Musk menginginkan agar teknologi tersebut menjadi lebih terbuka dan dapat diakses oleh banyak orang.
chip
Hal itu dapat diterapkan secara luas pada setiap orang untuk “menghubungkan” manusia dengan kecerdasan buatan (AI) di masa yang akan datang.

“Bila segalanya berlangsung sesuai rencana, nantinya akan ada ratusan individu yang memiliki Neuralink dalam beberapa tahun ke depan, kemudian bisa mencapai puluhan ribu di lima tahun mendatang, dan hingga jutaan pada sepuluh tahun dari sekarang,” ujar Musk seperti dilansir.
KompasTekno
dari
The Independent
, Kamis (19/6/2025).

Viral di Medsos: Begini Cara Buat Gambar AI yang Nyatavia Website Gemini

0


ZONA GADGET

Di platform-media seperti Instagram, Facebook, dan X, beredar luas gambar atau foto yang diciptakan oleh Kecerdasan Buatan (KB).

Ternyata, gambar buatan kecerdasan buatan yang sedang ramai ini memiliki penampilan yang cukup memukau dan tampak sangat realistis.

Gambar-gambar buatan kecerdasan buatan yang sedang ramai dibicarakan di media sosial akhir-akhir ini terlihat sangat hidup dan nyata.

Tekstur karakter di dalamnya tak lagi tampak seperti animasi.

Tampilan karakter foto AI realistis ini tampak menyerupai manusia asli, dengan tekstur wajah yang cukup detail.

Kemudian, latar belakang dan pencahayaannya tampak cukup alami seperti foto yang dihasilkan kamera.

Salah satu contoh foto AI realistis yang viral di medsos adalah gambar seorang wanita berkerudung di kafe dengan pemandangan dari jendela yang menampilkan kondisi jalanan khas Indonesia.

Lantas, bagaimana cara bikin gambar realistis seperti yang viral di medsos?

Jika tertartik mencobanya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara membuat foto realistis AI dengan mudah.

Cara membuat foto realistis via Gemini AI

Cara membuat foto realistis AI seperti yang tengah ramai dibagikan di medsos itu pada dasarnya cukup mudah.

Pengguna bisa memakai beragam program AI yang mendukung alat image generator.

Salah satunya seperti Gemini AI buatan Google.

Dalam percobaan kali ini, Gemini mampu menghasilkan gambar dengan komposisi yang realistis.

Berikut ini merupakan petunjuk untuk menciptakan gambar realistis AI dengan memakai Gemini:

  1. Buka website Gemini ini,
    https://gemini.google.com
    Dan pastikan sudah masuk ke akun Anda.
  2. Anda dapat melakukan login dengan menggunakan akun Google (akun Gmail).
  3. Berikutnya, di kotak masukan pesan, mohon tuliskan prompt atau instruksi teks guna menghasilkan gambar yangrealistik berdasarkan deskripsi pilihan Anda.
  4. Pada eksperimen ini, kami mengirimkan perintah untuk menciptakan gambar yang sangat detail dan nyata sebagaimana berikut:
  • Ciptakan ilustrasi sangat detail dari seorang perempuan muda asal Indonesia berumur dua puluh tahunan, dia memiliki tinggi 155 cm dan berat sekitar 54 kilogram.
  • Dia berkulit kuning langsat dengan rambut hitam lurus yang memanjang sampai bahunya.
  • Ia tengah menyaksikan pertunjukan musik K-pop di arena besar saat senja.
  • Dia memakai jaket denim berwarna biru muda yang pendek dipasangkan bersama kaus putih, rok mini hitam, dan sepatu sneaker putih.
  • Ia memegang erat tongkat cahaya yang bersinar dengan warna-warna yang selalu beralih.
  • Wajahnya terlihat penuh kegembiraan serta ketertarikan, dengan matanya bersinar-sinar.
  • Wajahnya didandani dengan riasan alami, blusher berwarna pink lembut pada pipinya, lip gloss berwarna jingga ringan, serta sentuhan highlighter tipis di tulang pipi yang bersinar ketika tertimpa sinar lampu.
  • Di pergelangan tangannya tampak memakai jam. Latar belakang memperlihatkan panggung konser besar dengan layar LED raksasa, lampu sorot, asap panggung, dan kerumunan penonton yang mengangkat lightstick dan banner.
  • Sejumlah balon dan serpihan-serpihan confetti mengambang di langit.
  • Kesan berwarna-warni, semangat tinggi, serta teriakan kegembiraan mencerminkan keramaian pertunjukan dengan langsung.
  • Gambar tersebut dihasilkan menggunakan kamera ponsel dengan rasio aspek 9:16 dan mengarah ke seorang wanita sebagai subjek utamanya.
  • Posisi pengambilan gambar dari depan yang menunjukkan seluruh tubuh wanita dan wajahnya tertuju langsung ke arah kamera.
  • Cahaya alami yang berasal dari panggung bersama dengan sinar LED konser menghasilkan pantulan dramatis pada wajah dan mata, memperlihatkan ekspresi kekagumannya.
  • Efek cahaya berwarna magenta dan biru dari lampu sorot menciptakan kilauan pada rambutnya dan memperjelas kontur wajahnya.
  • Terdapat sedikit lens flare dari cahaya lampu panggung di sisi atas gambar, memperkuat nuansa konser yang semarak.
  • Fokus dan eksposur disesuaikan untuk menampilkan detail kulit, riasan, dan tekstur pakaian dengan sangat jelas, sekaligus menjaga atmosfer gemerlap konser tetap nyata dan memukau.

5. Kirim prompt tersebut ke Gemini.

6. Selanjutnya, Gemini bakal menyajikan gambar realistis sesuai perintah.

7. Jika hasilnya dirasa masih kurang sesuai, pengguna bisa mengatur kembali prompt dan meminta Gemini untuk mengolah ulang.

Sebagai informasi, agar Gemini bisa menghasilkan foto yang sesuai keinginan, pengguna harus bisa mendeskripsikan prompt secara detail.

Pengguna dapat mulai menyusun prompt dengan membuat deskripsi karakter, seperti postur tubuh, wajah, rambut, dan ekspresi muka.

Selanjutnya, pengguna bisa melengkapi dengan informasi lebih lanjut mengenai asal-usul serta lokasi di mana gambar tersebut ditangkap.

Perlu diingat bahwa penggunaan gambar buatan kecerdasan buatan yang terlihat nyata sebaiknya dilakukan dengan bertanggung jawab.

Pengguna sebaiknya tidak memakai gambar atau foto AI itu untuk membuat penipuan, meniru seseorang, menyebar fitnah, dan kejahatan lainnya.

Jika diunggah di media sosial, pengguna sebaiknya memberi penjelasan jika foto atau gambar merupakan hasil olahan AI. Itulah penjelasan cara membuat gambar realistis AI via Gemini dengan mudah, selamat mencoba.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ”
Cara Membuat Gambar AI Realistis via Gemini yang Lagi Viral di Medsos

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut:
Channel WA
,
Facebook
,
X (Twitter)
,
YouTube
,
Threads
,
Telegram

Spesifikasi Resmi: POCO F7, POCO F7 Pro & POCO F7 Ultra Siap Rilis 25 Juni

0

POCO F7 siap diluncurkan di Indonesia pada tanggal 25 Juni. Variasi ini akan menyempurnakan kehadiran POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra yang telah ada sebelumnya.

Product PR Manager POCO Indonesia Abee Hakiim menjelaskan, varian POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra diluncurkan lebih dulu karena berkaca dari animo masyarakat pada model sebelumnya yakni POCO F6.

Menurutnya, pada waktu itu cukup banyak pelanggan yang mengharapkan POCO meluncurkan ponsel seri F dengan spesifikasi di atas varian standar.

“Oleh karena itu, kami menyediakan lebih dulu POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra,” ujar Abee dikutip dari Antara, Rabu (18/6).

  • Spesifikasi POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra, Resmi Dirilis 15 April
  • Harga dan Spesifikasi POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra yang Resmi Dirilis
  • Perbandingan Spesifikasi dan Harga Vivo V50 Lite, POCO F7 Ultra, POCO F7 Pro

Abee menjanjikan bahwa POCO F7 akan hadir dengan spesifikasi dan performa gahar dengan harga yang lebih terjangkau di kelasnya, seperti yang selalu diunggulkan POCO pada seri F sebelumnya.

Spesifikasi POCO F7
:

  • Dimensi: 163,1 cm x 77,9 cm x 8,2 cm
  • Berat: 215,7 gram
  • Bahan: Depan kaca, rangka aluminium, bagian belakang kaca
  • Dual SIM: Dua SIM (Nano-SIM + Nano-SIM)
  • Sertifikasinya adalah IP68 yang bertahan terhadap debu dan air (mampu bertahan hingga kedalaman 2 meter dalam waktu 30 menit).
  • Tipe layar; AMOLED, 68 miliar warna, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, HDR Vivid
  • Kecerahan layar: 800 nits (typ), 1800 nits (HBM), 3200 nits (peak)
  • Ukuran layar: 6,83 inci
  • Resolusi tampilan: 1280 kali 2772 piksel
  • OS: Android 15, HyperOS 2
  • Cip: Qualcomm SM8735 Snapdragon 8s Gen 4 (4 nm)
  • CPU: Oktakernel (1×3.21 GHz Cortex-X4 & 3×3.0 GHz Cortex-A720 & 2×3.8 GHz Cortex-A720 & 2×2.0 GHz Cortex-A720)
  • GPU: Adreno 825
  • Memori: 256GB + 12GB RAM dan 512GB + 12GB RAM
  • Kamera belakang:
  1. 50 MP, f/1.5, 26mm (lebar), 1/1.95″, OIS
  2. 8 MP, f/2.2, 15mm (ultralebar), 1/4.0″, 1.12µm
  3. Fitur: Dua lampu kilat LED, HDR, panorama
  4. Video: 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, gyro-EIS
  • Kamera depan:
  1. 20 MP, f/2.2, 1/4″
  2. Video: 1080p@30/60fps
  • Fitur lainnya:
  1. NFC: Ya
  2. USB: USB Type-C 2.0, mendukung OTG
  3. Sensor: Fingerprint (di bawah layar, optik), akselerometer, gyro, proximity, kompas
  • Kapasitas baterai: 6500 mAh (model internasional)
  • Pengisian daya: 90W wired,
  • Warna: Hitam, Putih, Silver

Sementara itu, spesifikasi POCO F7 Pro dan POCO F7 Ultra sebagai berikut:

Spesifikasi POCO F7 Pro
:

  • Ukuran: 160,3 x 75 x 8,1 mm
  • Berat: 206 gram
  • Bahan: Layar depan terbuat dari kaca Gorilla Glass 7i, bagian belakang juga menggunakan kaca, dengan kerangka yang dibuat dari alumunium.
  • Dual SIM: Dua SIM (Nano-SIM + Nano-SIM)
  • Sertifikasinya: IP68 anti debu dan tahan terhadap air (bisa bertahan di kedalaman 2,5 meter selama 30 menit).
  • Jenis layar: AMOLED, 68 miliar warna, refresh rate 120Hz, teknologi PWM 3840Hz, sertifikasi Dolby Vision dan HDR10+, serta dukungan HBM
  • Intensitas cahaya layar: Sampai dengan 3200 nits
  • Ukuran layar: 6.67 inci
  • Resolusi tampilan: 1440 kali 3200 piksel, aspek rasio 20 banding 9 (~526 ppi)
  • Pelindung layar: Corning Gorilla Glass 7i
  • OS: Android 15, HyperOS 2
  • Cip: Qualcomm SM8650-AB Snapdragon 8 Generasi 3 (4 nm)
  • CPU: Oktakernel (1×3,3 GHz Cortex-X4 & 3×3,2 GHz Cortex-A720 & 2×3,0 GHz Cortex-A720 & 2×2,3 GHz Cortex-A520)
  • GPU: Adreno 750
  • Memori: 256GB dengan 12GB RAM serta 512GB dengan 12GB RAM
  • Kamera belakang:
  1. 50 MP, f/1.6, 24mm (lebar), 1/1.55″, 1.0µm, dual pixel PDAF, OIS
  2. 8 MP, f/2.2 (lens ultralebar), 1/4.0″, 1.12µm
  3. Fitur: Sensor spektrum warna, lampu kilat LED, HDR, panoramik
  4. Video: 8K @ 24 fps, 4K @ 24/30/60 fps, 1080p @ 30/60/120/240/960 fps, 720p @ 1920 fps, Gyro-EIS
  • Kamera depan:
  1. 20 MP (wide)
  2. Fitur: HDR
  3. Video: 1080p@30/60fps, gyro-EIS
  • Fitur lainnya:
  1. NFC
  2. USB: USB Type-C, OTG
  3. Sensor: Sidik jari (di bawah layar, ultrasonik), akselerometer, proximity, giroskop, kompas
  • Kapasitas baterai: Li-Po dengan daya 6000 mAh
  • Pengisian daya: 90W wired
  • Warna: Hitam, Biru, Silver

Spesifikasi POCO F7 Ultra
:

  • Tipe layar: AMOLED, 68B warna, refresh rate 120Hz, Dolby Vision, HDR10+
  • Kejernihan tampilan: 1800 nits (HBM), 3200 nits (puncak)
  • Ukuran layar: 6.67 inci (~89.3% screen-to-body ratio)
  • Resolusi tampilan: 1440 kali 3200 pixel (~526 ppi)
  • Pelindung layar: Poco Shield Glass
  • OS: Android 15, HyperOS 2
  • Chipset: Qualcomm SM8750-AB Snapdragon 8 Elite 3 (3 nm)
  • CPU: Okta-kernel (2×4.32 GHz Oryon V2 Phoenix L + 6×3.53 GHz Oryon V2 Phoenix M)
  • GPU: Adreno 830
  • Memori: 256GB 12GB RAM dan 512GB 16GB RAM
  • Kamera Belakang:
  1. 50 MP, f/1.6, 24mm (wide), 1/1.55″, 1.0μm, multi-directional PDAF, OIS
  2. 50 MP, f/2.0, 60mm (lensa telefoto), sensor ukuran 1/2.76″, piksel berukuran 0.64μm, fitur auto-fokus multarah (coverage jarak dari 10 cm hingga tak terhingga), Optical Image Stabilization (OIS), dan kemampuan perbesaran optik sebanyak 2,5 kali.
  3. 32 MP, f/2.2, 15mm, 120° (ultra lebar), 1/3.42″, 0.64μm
  • Kamera Depan: 32 MP, f/2.0, 24mm (lebar), 1/3.42″, 0.64μm
  • Fitur lain:
  1. Navigasi: GPS (L1+L5), GLONASS (G1), BDS (B1I+B1c+B2a), GALILEO (E1+E5a), QZSS (L1+L5), NavIC (L5)
  2. NFC
  3. USB: Type-C, OTG

Sensor: Sidik Jari (di bawah layar, ultrasonik), Accelorometer, Dekat, Giroskop. Kompass

  • Baterai: 5300 mAh, dilengkapi dengan teknologi isi ulang cepat 120W kabel
  • Warna: Black, Yellow

Menurut Jeksen, POCO F7 Pro pas untuk para pecinta fotografi. Di sisi lain, POCO F7 Ultra lebih direkomendasikan bagi pemain game.

Jeksan, Product Marketing Manager POCO Indonesia, mengatakan bahwa POCO F7 dipersenjatai oleh prosesor dari Qualcomm. Perangkat tersebut dilengkapi dengan kerangka aluminium alloy CNC serta penutup belakang berbahan kaca untuk memperkuat desain mewah layaknya smartphone premium.

“Setiap aspek dari POCO F7 dirancang untuk mendukung gaya hidup fearless yang tidak ingin mengikuti alur mainstream,” jelas Jeksen.

Ambisi Meta Meraih Tujuan: Mengembangkan AI Selevel Manusia

0


ZONA GADGET

– Meta, induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, berambisi besar di dunia kecerdasan buatan (AI).

CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mengembangkan Artificial General Intelligence (AGI), AI canggih yang diyakini mampu menyaingi bahkan melampaui kecerdasan manusia.

AGI adalah konsep kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu melakukan tugas tertentu, melainkan bisa meniru kemampuan otak manusia secara menyeluruh, seperti memahami bahasa, membuat keputusan, dan menyelesaikan masalah kompleks secara mandiri.

Mimpi ini saat ini juga ditgejarkan oleh raksasa teknologi lain seperti OpenAI dan Google.

“AGI adalah fokus penting bagi pengembangan AI masa kini,” ujar Zuckerberg dalam wawancaranya dengan
The Verge
.

Ia menegaskan, proyek ini bukan sekadar wacana, melainkan target jangka panjang Meta, yang sudah dimulai lewat model bahasa besar (Large Language Model/LLM) Llama.

Llama 2, yang diluncurkan 2023 lalu mampu menghasilkan kode pemrograman secara mandiri.

Menurut Zuckerberg, kemampuan ini penting karena
coding
membantu AI membangun logika dan intuisi yang lebih terstruktur, dua elemen kunci dalam mewujudkan AGI.

“Dengan Llama 3 dan model-model berikutnya, kami berharap dapat membangun LLM tercanggih di industri,” kata Zuckerberg pada 2024 lalu.

Tak hanya itu, Meta juga menggelontorkan investasi besar-besaran untuk infrastruktur AI senilai 65 miliar dollar AS (setara Rp 1.050 triliun) pada 2025.

Bahkan, perusahaan ini dilaporkan akan menanamkan dana sebesar 15 miliar dollar AS (sekitar Rp 244 triliun) untuk mewujudkan “Superintelligence AI”, sebuah konsep AI yang kecerdasannya jauh melampaui manusia.

Langkah lainnya adalah pembentukan tim khusus “superintelligence” yang dipimpin langsung oleh Zuckerberg.

Tim ini terdiri dari 50 ahli terpilih yang dikabarkan bekerja dekat dengan kantor pribadi Zuckerberg di Menlo Park, California. Zuckerberg bahkan dilaporkan mengubah tata letak kantor untuk mempercepat kolaborasi tim ini.

Ambisi ini didukung akuisisi 49 persen saham di Scale AI, startup pelabelan data terkemuka asal AS.

Scale AI dikenal sebagai penyedia data berkualitas tinggi untuk pelatihan model AI, termasuk untuk Google dan OpenAI. Dengan menggandeng Scale AI dan melibatkan langsung CEO-nya, Alexandr Wang, Meta berharap dapat mempercepat pengembangan Superintelligence AI.

Namun, jalan menuju AGI atau Superintelligence AI bukan tanpa tantangan. Para ahli menilai bahwa kecerdasan setara manusia masih jauh dari jangkauan teknologi saat ini. AI modern seperti ChatGPT atau Google Gemini masih tergolong narrow AI yang terbatas pada tugas tertentu.

Bahkan, sebagian kalangan memperingatkan risiko jika pengembangan AI canggih ini dikuasai segelintir perusahaan besar. Mereka menyerukan perlunya lembaga riset global seperti CERN di bidang AI, demi menjaga keterbukaan, transparansi, dan kolaborasi lintas negara.

Ambisi Meta membangun AI setara manusia juga menjadi upaya bangkit setelah proyek Metaverse-nya gagal merebut pasar. Proyek virtual reality yang sempat digadang-gadang sebagai masa depan internet itu justru tak membuahkan hasil signifikan.

“Ini tampak seperti usaha Meta untuk merebut kembali posisi strategisnya setelah Metaverse gagal total,” ujar Michael Wooldridge, profesor AI dari Universitas Oxford.

GB WhatsApp Pro MOD v18.00 2025: Amannya?, Ketahui Risikonya, Fitur Tersembunyi & Link Anti Banned

0


PORTAL BELITUNG –

GB WhatsApp WA GB Pro MOD Apk v18.00 2025 sekarang menjadi salah satu varian modifikasi WhatsApp yang sangat digemari oleh para pengguna Android. Ini adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan secara independen dan menyediakan beragam fungsi ekstra yang tak ditemukan dalam versi asli WhatsApp milik Meta. Berkat sifatnya yang lentah serta kemampuan penyesuaian profil, banyak konsumen tertarik untuk menggunakannya agar mendapatkan interaksi sosial yang lebih hidup.

Walaupun menawarkan kelebihan terkait penyesuaian tampilan dan kontrol privasi, penting untuk diingat bahwa

GBWhatsApp bukanlah suatu aplikasi resmi yang dikeluarkan ataupun di dukung oleh Meta Platforms Inc.

Karena adalah versi modificated, GB WhatsApp tidak mempunyai izin legal dan bukan berasal dari Google Play Store. Hal ini mengartikan bahwa para pemakainya sepenuhnya menanggung segala kemungkinan risiko ketika mendayagunakan aplikasi tersebut.

Salah satu alasan utama mengapa banyak orang tertarik menggunakan GB WhatsApp adalah fitur-fitur premiumnya, seperti kemampuan menyembunyikan status online, membaca pesan tanpa tanda centang biru, mengganti tema antarmuka, dan mengirim file dengan ukuran besar yang tidak didukung oleh WhatsApp standar. Tak hanya itu, pengguna juga bisa mengatur tampilan sesuai selera, mengganti font, hingga mengunci obrolan tertentu dengan kata sandi.

Namun, dibalik semua keunggulan tersebut,

ada sejumlah risiko yang harus dipertimbangkan dengan serius

. Salah satu yang paling krusial adalah masalah keamanan. Tidak seperti WhatsApp resmi yang menggunakan enkripsi end-to-end untuk melindungi isi pesan, GB WhatsApp belum tentu menawarkan sistem perlindungan seketat itu. Ini membuat data dan percakapan pengguna berpotensi lebih mudah diakses oleh pihak ketiga, termasuk pengembang aplikasi atau bahkan peretas.

Selain persoalan keamanan,

Penggunaan aplikasi pengubah semacam ini bisa menyebabkan akun WhatsApp Anda ditutup sementara atau bahkan permanen oleh Meta.

. WhatsApp resmi secara rutin melakukan pendeteksian terhadap aplikasi tidak sah, dan akan menindak pengguna yang melanggar kebijakan layanannya. Banyak kasus terjadi di mana pengguna GB WhatsApp tiba-tiba kehilangan akses ke akun utama mereka karena terdeteksi menggunakan aplikasi tidak resmi.

Kekhawatiran lainnya datang dari sisi teknis. Karena bukan aplikasi yang dikembangkan secara profesional dengan pengawasan ketat,

GB WhatsApp bisa saja membawa risiko malware atau software berbahaya yang menyusup ke dalam perangkat Anda

. Tanpa jaminan pembaruan keamanan rutin, perangkat Anda menjadi lebih rentan terhadap ancaman digital yang merusak atau mencuri data.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut,

pengguna disarankan untuk berhati-hati dan tidak gegabah dalam memilih aplikasi pesan instan

. Jika kenyamanan, keamanan, dan privasi adalah prioritas utama, maka WhatsApp versi resmi dari Meta tetap menjadi pilihan terbaik. Aplikasi resmi ini tidak hanya memiliki sistem keamanan yang lebih kuat, tapi juga terjamin pembaruannya secara berkala.

Untuk para pengguna yang masih berkeinginan untuk menggunakan GB WhatsApp, sangat penting bagi mereka untuk mengenali dan menyetujui potensi bahaya yang bisa terjadi, seperti blokir akun atau penyalahgunaan informasi pribadi. Aplikasi alternatif ini harus digunakan dengan kebijaksanaan, sambil selalu menjaga keselamatan gadget dan kerahasiana diri secara komprehensif.

Apabila Anda lebih suka menjaga keamanan,

unduh versi resmi WhatsApp secara langsung dari sumber resmi milik Meta

Ini adalah tindakan paling efektif untuk menjamin bahwa seluruh fungsi komunikasi beroperasional dengan baik tanpa adanya risiko penonaktifan atau masalah keamanan.


Unduh Versi Resmi dari WhatsApp Di Sini

: [
Klik di sini untuk mengunduh WhatsApp resmi
].

***

OpenAI Hentikan Kolaborasi dengan Scale AI Pasca Investasi Meta Senilai Rp472 Triliun

0


ZONA GADGET,

JAKARTA —
OpenAI
, perusahaan di balik
ChatGPT
, menyatakan penghentian kerjasama dengan Scale AI, perusahaan yang menawarkan layanan pelabelan data, tak lama setelah Meta (perusahan induk Facebook) berinvestasi sebesar US$14,3 miliar atau kurang lebihRp472 triliun serta memegang 49% saham di dalamnya.

Di luar penyuntikkan modal yang signifikan, Meta pun telah menarik CEO dari Scale AI, yakni Alexandr Wang, guna mengarahkan divisi “superintelligence” terbarunya.

Berdasarkan laporan dari Techcrunch dan Bloomberg pada hari Kamis tanggal 19 Juni 2025, perwakilan resmi OpenAI menyatakan bahwa langkah untuk mengakhiri kolaborasi tersebut telah dimulai sekitar 6 sampai 12 bulan yang lalu, jauh sebelum adanya pengumuman tentang investasi oleh Meta.

OpenAI mengungkapkan bahwa mereka sedang mengeksplorasi sumber data tambahan yang lebih khusus guna mendukung pengembangan model-model AI generasi baru dengan kemampuan yang semakin maju.

Scale AI telah lama diakui sebagai mitra utama untuk berbagai perusahaan teknologi terkemuka seperti OpenAI.
Google
, serta Meta, yang berperan dalam penyediaan data untuk melatih model AI. Akan tetapi, pengambilalihan skala besar oleh Meta menimbulkan keraguan di antara para klien lainnya, terutama berkaitan dengan kemungkinan akses Meta ke informasi pribadi milik pesaing mereka.

Bukan hanya OpenAI, Google dikabarkan juga sedang mengambil pertimbangan untuk mencabut kemitraannya dengan Scale AI. Ini menyebabkan kekhawatiran signifikan terhadap arah masa depan operasi utama Scale AI dalam sektor penandaan data.

Beberapa kompetitor Scale AI justru mengungkapkan peningkatan permintaan dari para pembuat model AI yang saat ini sedang mencari partner data dengan citra lebih “adil”.

Merespons ketidaknyamanan itu, Scale AI menyatakan tegas bahwa Meta tidak akan menerima perlakuan istimewa atau mengakses data pribadi pelanggan lainnya. Selain itu, diketahui juga bahwa Alexandr Wang tak akan berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari perusahaan pasca gabung dengan Meta. Akan tetapi, fakta bahwa beberapa klien utama sudah mulai meninggalkan Scale AI menjadi indikator penting bahwa perusahaan harus merombak strateginya untuk memajukan bisnis mereka.

Di sebuah blog terpisah, CEO sementara dari Scale AI, Jason Droege, mengumumkan bahwa perusahaan tersebut berencana untuk meningkatkan fokus pada bisnis aplikasi kecerdasan buatan dengan menciptakan solusi AI yang disesuaikan secara khusus untuk pemerintahan serta korporasi besar.