Zona Gadget
– Dulu, head unit mobil hanya berfungsi sebagai pemutar radio atau CD. Namun sekarang, alat ini telah berevolusi menjadi pusat kendali utama dalam mobil. Layar sentuh yang besar dan responsif kini menjadi standar di banyak mobil baru.
Head Unit Mobil Semakin Canggih, Layar Sentuh Jadi Kontrol Utama
Mobil Lebih Cerdas dengan Sistem Infotainment Berbasis AI
Zona Gadget
– Di era mobil modern, kecerdasan buatan atau
Artificial Intelligence
Mulai menjadi elemen krusial dalam bidang hiburan dan informasi mobil, AI tidak hanya mendukung pengemudi tetapi juga mengubah pengalaman berkendara jadi lebih menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan individu.
online (over-the-air)
Ini memungkinkan mobil untuk mendapatkan fitur-fitur baru tanpa harus dibawa ke bengkel. Pemilik kendaraan hanya perlu tersambung ke internet dan sistem tersebut akan diperbaharui dengan cara yang otomatis.
Menjelajahi Vehicle Infotainment: Kemewahan Teknologi Hiburan Modern di Kendaraan Anda
Zona Gadget
– Industri otomotif selalu berkembangan mengikuti perkembangan teknologi. Fitur yang semakin digandrungi serta jadi fokus utama pada kendaraan modern ialah sistem infotainment. Selain menyediakan hiburan, teknologi tersebut pun turut menjadi sumber informasi dan kenyamanan untuk supir maupun penumpang.
Sidik Jari Kapasitif vs Ultrasonik, Mana yang Lebih Unggul dalam Keamanan?
Zona Gadget
– Teknologi pemindai sidik jari masih menjadi andalan utama dalam menjaga keamanan ponsel. Saat ini, ada dua jenis utama yang digunakan: sensor kapasitif dan sensor ultrasonik.
Apakah Face Recognition yang Cepat dan Mudah Benar-Benar Aman?
Zona Gadget
– Kehadiran teknologi deteksi wajah saat ini sedang naik daun untuk digunakan dalam pemblokiran ponsel. Hanya dengan mengarahkan layar pada muka Anda sendiri, alat tersebut akan segera aktif tanpa harus memasukkan kata sandi atau kode PIN.
Pelajari Kenyataan Pentingnya Metode Otentikasi Kekuatan pada Perangkat Seluler Anda
Zona Gadget
– Keamanan gadget seluler amat vital pada zaman serba digital ini. Berbagai urusan penting dikerjakan melalui telepon genggam, seperti berkomunikasi, melakukan pembayaran elektronik, sampai menyimpan informasi rahasia. Segala aspek tersebut mengharuskan adanya proteksi terhadap ancaman sebisa mungkin.
8 Aplikasi AI Paling Keren untuk Kelola Media Sosial Tahun 2025, Kerjanya Jadi Lebih Cepat dan Hemat Waktu
Zona Gadget
– Dalam zaman digital saat ini, pengelolaan media sosial tidak lagi menjadi tugas yang mudah. Berbagai tantangan muncul dalam hal ini.
brand
UMKM serta content creator memerlukan dukungan teknologi untuk menjaga kinerja yang konsisten dan efisiensinya.
1. FeedHive – Mengulang Kembali Konten dan Perkiraan Prestasi
conditional posting
, Anda dapat menyesuaikan kontennya supaya tampil hanya ketika kinerjanya baik. Terdapat pula asisten AI semacam ChatGPT yang membantu dalam pembuatan caption serta ide konten dengan cepat.
2. Buffer – Penyusunan Isi Konten Secara Otomatis
3. Flick – Asisten AI Untuk Media Sosial Sehari-hari
content planner
,, Anda dapat merencanakan jadwal isi konten untuk satu bulan penuh secara bersamaan.
4. Predis.ai – Sang RajaCarousel dan Video Pendek
carousel
Baik Instagram maupun TikTok, Predis.ai tetap sesuai digunakan. Teknologinya dapat secara otomatis menghasilkan desain visual yang menarik berdasarkan frasa singkat atau topik umum.
storytelling
dan promosi produk. Kamu bisa mengedit hasilnya sesuai gaya
brand
Anda kemudian segera mengatur jadwal postingnya.
5. Publer – Gabungkan Caption dan Gambar secara Otomatis
auto watermark
, dan URL
shortener
. Cocok untuk bisnis kecil yang ingin tampil profesional tanpa repot.
6. ContentStudio – Eksplorator Trend Media Sosial
real-time.
AI dapat membantumu menemukan konsep isi yang tengah populer, bersamaan dengan kalender editorial secara menyeluruh.
influencer discovery
.
7. Hootsuite – Variasi Caption AI yang Kreatif
caption
dari satu ide saja. Kamu tinggal pilih
tone
dan gaya yang diinginkan.
8. StoryChief – Konten Multi-Channel dalam Sekali Klik
assistant
, cocok untuk agensi atau tim konten yang butuh
workflow
rapi dan efisien.
Pahami Ciri-ciri Aplikasi Media Sosial AI Terbaik Sebelum Memutuskan!
Zona Gadget
– Agar dapat mengidentifikasi aplikasi AI paling efektif untuk pengelolaan media sosial, sejumlah faktor penilaian pokok perlu dipertimbangkan. Tidak setiap program menyediakan opsi serupa, sehingga sangat penting untuk membuat pilihan berdasarkan persyaratan spesifik Anda.
Inilah 3 Pekerjaan Aman dari Serangan AI, Kata Bill Gates
Zona Gadget,
JAKARTA — Satu dari para pemimpin utama dalam bidang tersebut adalah:
teknologi
,
Bill Gates
, menduga pekerjaan yang tahan terhadap ancaman pemakaian kecerdasan buatan (AI) untuk menggantikannya.
Pendiri Microsoft tersebut mengungkapkan pandangannya mengenai Kecerdasan Buatan dan menyebutkan tiga pekerjaan yang diyakininya tak bisa diganti oleh kemajuan teknologi semacam itu.
Dilansir dari Marca, Gates memprediksi bahwa tiga karier akan aman dari AI: ahli biologi, ahli energi, dan programmer.
Berdasarkan Gates, para ilmuwan biologi telah mendukung berbagai kemajuan dan temuan manusia, semua ini terjadi melalui suatu proses kreatif dan intuitif yang kompleks dan belum bisa sepenuhnya direplikasi oleh kecerdasan buatan.
Menurut dia, walaupun kecerdasian buatan dapat menjadi perangkat yang luar biasa untuk riset serta memecah informasi, otak manusia tetap unggul dalam merumuskan hipotesis dan melompati langkah-langkah pemikiran, hal ini pada gilirannya bisa menciptakan beberapa kemajuan terpenting dalam sejarah umat manusia.
Sejalan dengan hal tersebut untuk para ahli dan pengembang program energi. Dia menyatakan bahwa walaupun kecerdasan buatan dapat mengatasi riset serta manajemen data berukuran besar, namun AI belum bisa mencapai kapabilitas yang ada pada pikiran manusia.
Kapasitas dalam otak manusia membolehkan pembuatan perangkat lunak kompleks atau penyesuaian terhadap tantangan energi global, khususnya di era yang semakin sulit ditebak.
Gates membahas AI karena teknologi tersebut telah mendapatkan tempat yang lebih menonjol dalam budaya, membuat orang tetap mendapat informasi tentang masa depan kita yang tidak pasti.
Gates juga menyebutkan beberapa tugas lain yang dijamin aman dari kecerdasan buatan.
Pada percakapan bersama Jimmy Fallon, Gates menyebutkan pula bahwa atlet kemungkinan besar akan selamat dari pekerjaan mereka yang berisiko tergantikan.
“Anda tahu, sama seperti dengan baseball. Kami tidak mau melihat komputer main baseball. Oleh karena itu, kami akan menyimpan beberapa aspek untuk diri kami sendiri, namun ketika membahas pembuatan sesuatu atau pemindahan objek, hingga penanaman bahan pangan, selama bertahun-tahun ke depan, ini pada akhirnya akan menjadi permasalahan yang dapat diatasi oleh AI,” jelasnya.
Siapa yang Kini Mengendalikan Apple Berdasarkan Saham Tertinggi?
Zona Gadget
Apple Inc adalah salah satu perusahaan teknologi paling ikonik dan berpengaruh di dunia. Dengan logo buah apel tergigit yang khas, Apple menjadi simbol gaya hidup dan kualitas produk premium.
Apple Inc dibentuk pada tanggal 1 April 1976 oleh tiga orang yaitu Steve Jobs, Steve Wozniak, serta Ronald Wayne. Nama perusahaan semula adalah Apple Computer Inc dengan spesialisasi dalam pengembangan komputer untuk individu.
Mereka merakit komputer pertamanya, yaitu Apple I, dengan cara manual Wozniak sementara Jobs bertanggung jawab untuk penjualan produk tersebut. Keduanya benar-benar berbeda tetapi saling melengkapi satu sama lain. Sifat Wozniak cenderung tertutup, namun dia memiliki kecerdasan luar biasa dalam memahami teknis dari suatu perangkat komputer.
Rekan sejawatnya, Steve Jobs terkenal sebagai marketer handal dengan keterampilan komunikasi luar biasa serta keahlian dalam membujuk banyak orang. Dia juga dikenali karena sifat perfeksionismenya yang tinggi.
Setelah mencapai kesuksesan dengan Apple I, kedua pendirinya meluncurkan Apple II yang kemudian mendorong kelanjutan keberhasilan perusahaan. Mereka merambah lebih jauh ke dunia teknologi dengan mengenalkan Macintosh, komputer pribadi pertama yang dilengkapi dengan antarmuka grafis pengguna (GUI) di tahun 1984.
Walau Steve Jobs dipercaya sebagai pencipta dan pemegang saham utama Apple karena tetap memegang beberapa bagian saham di perusahaan tersebut, dia harus meninggalkan Apple pada tahun 1958 akibat pertikaian dengan CEO Apple saat itu yaitu John Sculley.
Jobs dan Sculley berkonflik mengenai taktik penjualan untuk produk Macintosh. Akan tetapi, dewan komisaris serta para pemilik saham mendukung Sculley, menyebabkan Steve Jobs diusir dari bisnis yang dia dirikan sendiri.
Baru-baru ini, Steve Jobs kembali ke Apple tahun 1997. Sejak saat itu, Apple mulai merajai pasaran telepon genggam setelah meluncurkan iPod pada tahun 2001 dan dilanjutkan oleh rilis iPhone pada tahun 2007.
Setelah itu, nama Apple Computer Inc diubah menjadi Apple Inc oleh Apple, yang menunjukkan perkembangan usahanya dari semula sebagai pembuat komputer pribadi hingga kini menjelma sebagai pelaku dalam industri telepon genggam. Siapa saja para pemegang saham perusahaan Apple saat ini?
Siapa pemilik Apple sekarang?
Mengutip laman
Nasdaq,
Pemilik utama dari Apple yang memiliki saham mayoritas meliputi perusahaan-perusahaan seperti The Vanguard Group dalam bidang investasi, BlackRock Inc., State Street Corp., Geode Capital Management Llc, fmr Llc, Berkshire Hathaway Inc., serta Morgan Stanley.
Vanguard Group, raksasa perusahaan investasi dunia, kini telah menjadi pemegang saham terbesar di Apple dengan memiliki sekitar 1.400.790.809 lembar saham yang bernilai hingga 295,93 miliar dolar AS dan jika dikonversi ke dalam rupiah nilainya mendekati 4.870 triliun Rupiah (mengacu pada nilai tukar 16.457 Rupiah per Dolar AS).
Meskipun demikian, BlackRock yang populer sebagai raksasa perusahaan pengelola investasi global, memiliki saham Apple dalam jumlah terbanyak kedua yaitu sekitar 1.140.202.870 lembar saham senilai 240 miliar dolar AS, menjadikannya pemegang saham utama bagi perusahaan tersebut.
Mayoritas kepemilikan saham di Apple dimiliki oleh institusi. Di sisi lain, persentase pemilik saham perseorangan cukup rendah.
Pemilik Apple individu
Sementara mengutip
Investopedia
, di luar pemilik Apple dari lembaga yang memiliki mayoritas saham, sejumlah orang juga dicatat sebagai pemegang saham Apple dengan porsi yang signifikan.
Satu di antaranya adalah Arthur Levinson. Pada tanggal 2 Januari 2025, ia memegang 4.217.092 lembar saham milik Apple. Selain itu, Levinson telah menjabat sebagai kepala dari dewan direktur Apple sejak tahun 2011.
Levinson adalah mantan CEO perusahaan bioteknologi Genentech Inc dan merupakan CEO perusahaan bioteknologi lainnya yakni Calico.
Kepemilikan saham Apple oleh para pemegang saham perseorangan termasuk di antaranya Tim Cook. Dia memegang sebanyak 3.280.180 saham Apple pada tanggal 2 Januari 2025.
Cook terpilih menjadi CEO Apple pada tahun 2011 usai kematian pendirinya serta mantan CEO, Steve Jobs. Ia mulai bersatu dengan perusahaan tersebut pada tahun 1998 dan berperan sebagai chief operating officer (COO), membidani segala aspek penjualan dan operasional global sebelum akhirnya ditunjuk sebagai pemimpin utama.
Di urutan terakhir dari daftar individu yang merupakan pemegang saham signifikan di Apple adalah Jeff Williams. Dia kini berperan sebagai Chief Operating Officer (COO) di Apple dan memegang sebanyak 389.944 lembar saham milik Apple pada tanggal 2 Januari 2025.
Williams memimpin operasi internasional Apple serta pengembangan Apple Watch. Sebelumnya, dia menempati posisi penting di IBM selama periode 1985 sampai 1998 sebelum akhirnya hijrah ke Apple. Jadi Anda pasti ingin tahu siapa yang saat ini menjadi pemegang kendali di Apple?

