Senin, Maret 23, 2026
Beranda blog Halaman 731

Perbandingan Epic: ColorOS Oppo vs MIUI Xiaomi 2025 – Mana Yang Lebih Keren?

0

PR SURABAYA –

Kehadiran sistem operasi teranyar dari Oppo (ColorOS 15) serta Xiaomi (MIUI 14) pada tahun 2025 menimbulkan persaingan ketat dalam bidang tampilan pengguna.
smartphone
Dengan adanya AI yang semakin maju, peningkatan kinerja, serta fitur istimewa, kedua antarmuka pengguna tersebut memberikan kelebihan yang tidak dapat disepelekan.

Bila Anda ingin menemukan solusi untuk kata kunci tersebut

Oppo melawan Xiaomi dengan antarmuka ColorOS versus MIUI di tahun 2025

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh tentang apa saja yang pantas dijadikan pilihan terbaik. Mari kita simak penjelasan rinci berikut ini.


1. Tata Letak Visually dan Kepraktisan Pengguna

ColorOS 15 membawa perubahan drastis dengan konsep minimalis dan animasi halus berbasis Android 15. Tampilan layar kunci dengan desain waktu dan tanggal simpel di sudut kiri atas membuatnya terasa lebih modern.

Sebaliknya, MIUI 14 mempertahankan kekhasan tata letak simetris dan pilihan tema yang lebih beragam, cocok untuk pengguna yang suka bermain dengan kostumisasi. Namun, ColorOS 15 unggul dalam pengoptimalan ruang dengan efek
depth
Yang lebih masuk akal, khususnya pada perangkat Oppo Find X8 serta OnePlus 13.


2. Performa dan Manajemen RAM

MIUI dikenal tangguh dalam manajemen RAM, memungkinkan aplikasi tetap aktif lebih lama tanpa boros daya. Teknologi
RAM Boost
Xiaomi mampu menyetel ruang penyimpanan internal sebagai RAM virtual hingga kapasitas 10GB.

Meskipun begitu, ColorOS 15 tetap unggul dalam hal fitur.
AI Resource Management
yang memprediksi kebutuhan aplikasi secara real-time, mengurangi lag hingga 40% dibanding versi sebelumnya. Hasil uji benchmark menunjukkan ColorOS 15 lebih stabil saat multitasking berat, terutama di kondisi baterai rendah.


3. Kamera serta Algoritma Pengolahan Citra

ColorOS 7 sudah unggul dalam algoritma kamera, terutama mode potret dan malam hari. Di 2025, ColorOS 15 mengintegrasikan AI untuk deteksi objek lebih akurat, hasilkan foto dengan warna natural dan
noise reduction
maksimal.

Sementara itu, MIUI 14 mengandalkan kolaborasi dengan Leica untuk mode
pro photography
Namun, tetap kalah dalam hal pengolahan video stabilisasi bila dibandingkan dengan ColorOS. Pemakai yang hobi mengambil foto mungkin akan merasa lebih senang menggunakan perangkat Oppo.


4. Penyesuaian dan Kemudahan Pengaturan Sistim

Xiaomi masih memegang kendali atas personalisasi karena adanya dukungan dari komunitas pembuat perangkat lunak.
custom ROM
yang luas. MIUI 14 memungkinkan pengguna mengganti
launcher
, ikon, hingga animasi booting dengan mudah.

Namun, ColorOS 15 menawarkan pendekatan berbeda: kustomisasi terbatas tetapi lebih fokus pada stabilitas dan keamanan. Jika Anda suka eksperimen dengan modifikasi, Xiaomi masih jadi pilihan. Tapi jika ingin pengalaman siap pakai tanpa ribet, Oppo lebih direkomendasikan.


5. Integrasi AI dan Fitur Cerdas

ColorOS 15 bermitra dengan DeepSeek untuk meningkatkan
AI Assistant
, seperti
smart reply
, penerjemahan
real-time
, dan optimasi baterai berbasis kebiasaan pengguna.

Fitur
AI Fitness
bahkan bisa memberi saran diet dan olahraga melalui sensor biometrik. MIUI 14 juga punya AI, tapi lebih fokus pada optimasi game dan penjadwalan tugas harian. Untuk pengguna yang mengedepankan produktivitas dan gaya hidup sehat, ColorOS 15 adalah juaranya.

Di tahun 2025, persaingan

Oppo vs Xiaomi antarmuka ColorOS vs MIUI

semakin ketat. ColorOS 15 unggul dalam stabilitas, AI, dan pengalaman visual yang segar, sementara MIUI 14 masih memimpin di kustomisasi dan manajemen RAM.

Pilihan akhir bergantung pada prioritas Anda: jika mengutamakan performa dan fitur futuristik, pilih ColorOS; jika ingin fleksibilitas dan ekosistem terbuka, MIUI tetap relevan. Apapun pilihan Anda, pastikan untuk membandingkan langsung demo UI di toko resmi Oppo atau Xiaomi! ***

Realme 14 5G dengan Snapdragon 6 Gen 4 Pertama di Indonesia: Fitur Unggulan Revealed!

0


GALAMEDIA

– Realme telah mengumumkan peluncuran seri Realme 14 5G di Indonesia pada tanggal 6 Mei 2025. Paket produk ini mencakup dua versi, yakni Realme 14 5G serta Realme 14T 5G, yang saat ini sudah dapat dibeli di seluruh negeri mulai 10 Mei 2025.

Dengan slogan “Performa Tanpa Batasan”, kedua produk tersebut diciptakan untuk memberikan pengalaman bermain game terbaik dalam segmen pasar menengah.

Berbeda dengan pasar global, varian Realme 14 Pro dan 14 Pro+ tak dihadirkan di Indonesia demi menyesuaikan strategi pemasarannya.

Realme 14 5G: Yang Pertama di Indonesia Menggunakan Snapdragon 6 Gen 4

Realme 14 5G adalah ponsel pertama di Indonesia yang dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 6 Gen 4 (4nm). Chipset ini memberikan kenaikan performa CPU sekitar 15% serta peningkatan pada GPU hingga 35%, jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Ponsel ini memiliki RAM sebesar 8 GB yang dapat ditingkatkan menjadi virtual RAM mencapai 10 GB dan ruang penyimpanan dalam berkapasitas 256 GB.

Layar dan Kamera

Realme 14 5G memiliki layar AMOLED seluas 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ serta refresh rate mencapai 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 2.000 nits. Ini adalah perbaikan besar dibandingkan versi sebelumnya yang masih memakai teknologi panel IPS LCD. Sekarang, pemindaian sidik jari telah ditempatkan di bawah permukaan layar.

Pada bagian kameranya, perangkat ini dilengkapi dengan kamera primer beresolusi 50 MP yang memiliki Optical Image Stabilization (OIS), ditambah dengan kamera kedalaman 2 MP. Selain itu, Realme menanamkan beberapa mode buatan kecerdasan buatan (AI) di antaranya adalah AI Snap Mode, AI Eraser, dan AI Clear Face.

Fitur Gaming dan Ketahanan

Sebagai ponsel gaming di segmen menengah, Realme 14 5G diperkuat oleh sistem pendingin Bionic Cooling System yang mencakup area sebesar 6.050 mm² serta material HyperTherm Graphite guna memastikan temperatur tetap terkontrol ketika digunakan bermain game.

Fitur permainan seperti GT Boost, AI Motion Control, serta AI Ultra Touch Control juga tersedia. Terdapat pula mode sentuhan khusus untuk Mobile Legends: Bang Bang di Indonesia, dirancang berdasarkan masukan dari pemain profesional seperti Jess No Limit dan tim RRQ.

Ponsel ini diperkuat oleh baterai berkapasitas 6.000 mAh serta dilengkapi teknologi charging super cepat 45W yang klaimnya bisa memuat daya hingga penuh hanya dalam kurun waktu kira-kira 45 menit. Realme 14 5G telah mendapatkan sertifikasi terhadap ketahanan debu dan air yaitu IP66, IP68, dan IP69, sehingga cocok digunakan di kondisi ekstrim.

Harga dan Ketersediaan

Realme 14 5G dilepas ke pasaran dengan harga Rp 4.199.000 untuk model RAM 8 GB/256 GB. Produk ini hadir dalam tiga opsi warna yaitu Mecha Silver, Storm Titanium, serta Warrior Pink. Konsumen dapat membelinya secara online maupun offline di berbagai tempat penjualan yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Realme 14T 5G: Pilihan Hemat Harga dengan Kinerja Unggulan

Realme 14T 5G merupakan pilihan yang lebih terjangkau sambil menyediakan performa gaming yang handal dalam segmen pasar ini.

Performa dan Spesifikasi

Ponsel ini dipersenjatai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300 5G (6nm), yang menawarkan kinerja handal untuk gaming dan multitasking. Perangkat Realme 14T 5G dilengkapi dengan RAM sebesar 8 GB (yang dapat dieksplorasi secara virtual hingga kapasitas tambahan 10 GB) serta memori internal dalam dua pilihan yaitu 128 GB atau 256 GB.

Layar yang digunakan tetap AMOLED 6,67 inci, seperti pada model Realme 14 5G. Kamera belakang terdiri dari kamera utama 50 MP (sensor OmniVision OV50D40) dan kamera monokrom 2 MP, sementara kamera depannya menggunakan sensor 16 MP (Sony IMX480).

Fitur Tambahan

Walau memiliki sistem pendingin yang lebih compact sebesar 1.700 mm², Realme 14T 5G tetap menyokong fitur GT Boost serta kontrol gerakan dengan teknologi AI. Ditambah lagi, perangkat ini dilengkapi baterai berdaya besar 6.000 mAh beserta dukungan pengisian cepat hingga 45W. Menurut klaim Realme, baterainya dapat bertahan selama 11,5 jam untuk memainkan game Free Fire secara terus-menerus tanpa henti.

Harga dan Varian

Realme 14T 5G tersedia dalam dua pilihan yaitu:

  • 8 GB/128 GB: Harga Rp 3.199.000

  • 8 GB/256 GB: Harga Rp 3.599.000

Pilihan warna yang tersedia antara lain Surf Green, Obsidian Black, dan Lightning Purple.

Perbedaan antara Realme 14 5G dan Realme 14T 5G

Berikut adalah rangkuman mengenai perbedaan serta kemiripan antara dua model tersebut:

Fitur Realme 14 5G Realme 14T 5G
Chipset Snapdragon 6 Generasi 4 (4nm) Dimensity 6300 (6nm)
Layar AMOLED 6,67″, 120Hz AMOLED 6,67″, 120Hz
Kamera utama 50 MP + 2 MP 50 MP + 2 MP
Kamera depan 16 MP
Sistem pendingin 6.050 mm² 1.700 mm²
Baterai 6.000 mAh, 45W 6.000 mAh, 45W
Harga mulai Rp 4.199.000 Rp 3.199.000

Mengapa Realme 14 Pro Belum Diluncurkan di Indonesia?

Dalam pernyataan resmi, Kepala Hubungan Masyarakat Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, menyebutkan bahwa Realme 14 Pro dan 14 Pro+ tidak akan dipasarkan di Indonesia karena adanya strategi yang berbeda untuk seri angka di setiap daerah.

Secara global, Realme 14 Pro diluncurkan pada tanggal 16 Januari 2025 dengan prosesor Dimensity 7300 Energy serta banderol harga sekitar Rp 5,3 jutaan. Sementara itu, varian yang lebih tinggi, yaitu Realme 14 Pro+, rilisnya terjadi lebih awal pada 9 Januariai 2025 menggunakan chip Snapdragon 7s Gen 3 dengan kisaran harga dariRp 6,4jutaan.

Realme 14 Series diluncurkan di Indonesia dengan penekanan kuat pada kemampuan bermain game serta rasio harga dan nilai. Tanpa adanya versi Pro, baik Realme 14 5G maupun 14T 5G telah menyajikan spek dan fitur yang kompetitif untuk segmen pasar tengah.

  • Realme 14 5G sesuai untuk mereka yang menginginkan kinerja game optimal berkat prosesor terkini serta sistem pendingin ekstra besar.

  • Realme 14T 5G bisa menjadi alternatif terjangkau yang tetap tangguh untuk gaming dan multitasking harian.

Kedua item tersebut telah tersedia secara resmi mulai tanggal 10 Mei 2025, apakah itu melalui saluran daring atau luring.

Peringatkan dari Menteri Koordinator PMK: Gunakan Gadget dengan Bijak dan Batasi Penggunaan Anak Anda

0


JAKARTA, Zona Gadget

– Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengingatkan agar penggunaan teknologi digital serta kecerdasan buatan (AI) di sektor pendidikan perlu diterapkan dengan hati-hati.

Dia mengingatkan untuk memastikan bahwa pemakaian teknologi tidak memiliki efek buruk, terutama pada anak-anak.

Pastikanlah bahwa sebaliknya, anak tidak menjadi seperti itu.
screen time
-nya terlalu berlebihan, lantas kemudian
scrolling
“lanjut,” kata Pratikno di kantornya, Senin (19/5/2025).

Menurutnya, kebiasaan
scrolling
Terlalu banyak bisa menyebabkan penyerapan informasi yang tak terpahami, serta mungkin menimbulkan gangguan kesehatan jiwa.


Scrolling
Itu melibatkan informasi yang kurang lengkap. Terkadang penelitian juga mengindikasikan bahwa hal tersebut dapat menyebabkan depresi dan masalah lain,” terangnya.

Pratikno juga menyebutkan efek sosial yang dihasilkan oleh kecanduan terhadap perangkat elektronik tersebut.

Ia menyampaikan keprihatinan bahwa dalam banyak kasus, meskipun sebuah keluarga berkumpul secara fisik, komunikasi antar persona bisa terganggu karena masing-masing individu sibuk dengan perangkat digitalnya.


Screen time
sangat tinggi. Bisa jadi sebuah keluarga berkumpul tetapi tidak berkomunikasi karena berinteraksi dengan orang lain melalui gadget,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa paparan gadget bahkan sudah terjadi sejak usia dini, termasuk pada anak di bawah dua tahun, yang bisa mempengaruhi perkembangan mereka secara fisik dan mental.

Namun begitu, Pratikno menggarisbawahi bahwa teknologi digital serta kecerdasan buatan masih memiliki potensi besar dalam membantu proses belajar dan memperbaiki efisiensi apabila diterapkan dengan benar.

“Teknologi digital serta kecerdasan buatan sangat bermanfaat bagi proses belajar yang lebih efisien. Akan tetapi, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati,” tandasnya.

Review Vivo V50 Lite 5G: Lebih Hemat Harga, Tetap Elegan dan Berkualitas? Spek, Kelebihan, dan Harga Terupdate Mei 2025

0


Zona Gadget

Vivo sekali lagi memperkenalkan opsi smartphone segmen tengah dengan peluncuran Vivo V50 Lite 5G. Ini merupakan versi yang lebih ekonomis dibandingkan dengan keluarga produk Vivo V50.

Walaupun hadir dalam versi “lite”, Vivo masih memasangkan berbagai fitur premium seperti layar OLED berkualitas tinggi, kamera handal, serta teknologi kecerdasan buatan yang canggih.

Tampilan desainnya tetap gaya dan kokoh, sehingga menjadi opsi yang menggoda untuk para pemakai aktif dan mereka yang bekerja di luar ruangan.

Dengan tetap menjaga harga yang bersaing, Vivo V50 Lite 5G muncul sebagai rival tangguh dalam segmen pasar menengah yang kian padat.


Desain Slim, Kokoh, dan Awet

Vivo V50 Lite 5G hadir dengan desain yang ramping sekitar 7,79 mm dan beratnya sangat ringan walaupun dibekali baterai berkapasitas besar.

Tampilan fisiknya didukung sertifikasi SGS 5-Star Drop Resistance dan Military Grade Certification, sangat cocok untuk aktivitas luar ruangan.

HP ini punya daya tahan terhadap air dan debu yang mencapai standar IP69, suatu hal langka pada perangkat serupa dalam kelas harganya.

Desain minimalis serta ketangguhan ekstra membuatnya sangat cocok bagi pemakai perangkat seluler yang sering bergerak.


Tampilan Jernih dengan Kamera Handal

Panel layar bertipe P-OLED dengan ukuran 6,77 inci menyuguhkan gambar yang jernih serta kaya akan warna, disertai refresh rate sebesar 120Hz.

Menikmati video atau menjelajahi media sosial menjadi lebih menyenangkan dengan adanya respon layar yang mulus.

Pada bagian kameranya, V50 Lite 5G dilengkapi dengan kamera utama beresolusi 50MP menggunakan sensor Sony IMX882 serta lensa wide-angle 8MP.

Untuk foto Selfie, terdapat kamera 32MP lengkap dengan Aura Screen Light yang baik digunakan dalam kondisi cahaya rendah.


Kinerja Sedang dengan Fitur Kecerdasan Buatan Yang Mumpuni

Chipset MediaTek Dimensity 6300 versi 5G hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna sehari-hari.

Dilengkapi dengan RAM hingga 12GB serta ruang penyimpanan internal sampai 512GB, proses multitask tetap mulus.

Sayangnya, tidak ada slot microSD, jadi pengguna harus mengandalkan memori internal sepenuhnya.

Fitur AI seperti AI Erase 2.0, Circle to Search, dan Screen Translation makin memperkaya fungsi perangkat ini.


Baterai Besar dengan Pengisian Super Cepat

Vivo V50 Lite 5G punya baterai jumbo 6500 mAh, mampu bertahan hingga 27 jam untuk video.

Agar dapat memainkan game, baterenya mampu bertahan hingga 10,5 jam secara terus-menerus tanpa harus di cas dulu.

Teknologi 90W FlashCharge memungkinkan pengisian hingga 50% dalam waktu 23 menit saja.

Dengan kekuatan yang tangguh serta fitur pengisian baterai yang pesat, ponsel ini sangat sesuai bagi mereka yang memiliki jadwal padat.


Biaya dan Kompetitor di Segmen Sedang

Harga Vivo V50 Lite 5G mulai dari Rp4.599.000 untuk tipe 8/256GB per bulan Mei 2025.

Varian tertinggi yaitu 12/512GB biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp5.599.000 di pasar Indonesia.

Kompetitor utama dalam kategori ini meliputi Samsung A55 5G, POCO X7 Pro 5G, OPPO Reno13 F 5G, serta Tecno Camon 40 Pro 5G.

Vivo V50 Lite 5G sesuai bagi Anda yang membutuhkan ponsel dengan desain modis, kuat, dan awet.

Walaupun performanya masih tergolong di kelas menengah, fiturnya yang komplit sungguh memikat.

Layarnya tajam, kameranya cukup baik, dan daya tahannya luar biasa.

Dengan harga di bawah Rp6 juta, Vivo V50 Lite 5G pantas dilirik.***

Xiaomi Siap Rilis Chip Xring 01, Akhir Ketergantungan pada Qualcomm

0


Zona Gadget,

JAKARTA —
Xiaomi
, produsen smartphone asal
China
, menyatakan bahwa mereka akan merilis chipset seluler canggih yang sepenuhnya dirancang dan dibuat di dalam perusahaan, yaitu Xring O1, menjelang akhir bulan ini.

Menurut laporan Reuters pada hari Senin, 19 Mei 2025, pengumuman tersebut disampaikan secara langsung oleh CEO Xiaomi, Lei Jun, melalui akun Weibonya. Meskipun demikian, Lei Jun tidak menyertakan informasi tambahan yang detail.

Tindakan Xiaomi ini timbul dalam suasana persaingan yang semakin ketat di pasaran telepon genggam cerdas Tiongkok, tempat pesaing-pesaing seperti Huawei dan Apple sudah sejak lama menggunakan prosesor buatan sendiri guna meningkatkan performa, efisiensi energi, serta pengintegrasian sistem perangkat mereka.

Menggunakan Xring O1, Xiaomi bertujuan untuk menyamai kelebihan itu serta mengurangi ketergantungan mereka pada pemasok luar seperti
Qualcomm
.

Berdasarkan informasi tersebut, Xring O1 dikembangkan dengan mengacu pada arsitektur ARM dan diproduksi oleh perusahaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) memakai teknologi fabrikasi 3 nanometer, yaitu tahapan produksi termaju untuk komponen ponsel di pasaran sekarang.

Xiaomi, produsen smartphone terkemuka ketiga global yang juga menghasilkan perangkat elektronik rumah tangga serta kendaraan, memulai proyek desain chipset mereka sendiri sejak 2014. Mereka merilis prosesor mobile pertama kali yaitu Surge S1 dengan teknologi 28-nm pada tahun 2017, yang kemudian diperkenalkan dalam smartphone Xiaomi 5C.

Namun, pada tahun 2019, perusahaan telah mengalihkan fokus ke chip yang kurang kompleks seperti sensor gambar dan IC manajemen daya, karena pengembangan prosesor seluler terhenti karena biaya yang tinggi. Namun, perusahaan melanjutkan pengembangan chip seluler pada tahun 2021, kata sumber tersebut.

Xiaomi bermaksud untuk akhirnya menggunakan chip seluler dalam elektronik konsumen premium, termasuk ponsel pintar dan tablet.

Xiaomi telah merilis smartphone teratas mereka, yakni Xiaomi 15 Ultra, di awal tahun ini dengan harga mulai dari 6.499 yuan atau sekitar US$901,29 untuk varian termurahnya.

Ponsel ini didukung oleh prosesor mobile Qualcomm Snapdragon 8 Elite, yang memberikan performa luar biasa untuk aplikasi grafis maupun gaming.

Peluncuran Xring O1 juga bertepatan dengan pengetatan regulasi eksport AS yang mengurangi akses perusahaan China ke teknologi semikonduktor canggih.

Meskipun TSMC tak lagi boleh memproduksi chip kecerdasan buatan 7 nm atau lebih canggih bagi klien daratan China, prosesor untuk ponsel sebagian besar tidak tercakup dalam larangan itu, memberi celah bagi Xiaomi untuk tetap memakai fasilitas 3 nm milik raksasa foundry tersebut.

Hingga saat ini, Qualcomm tetap sebagai penyedia utama chipset kelas atas untuk Xiaomi. Menurut laporan keuangan perusahaan Amerika Serikat tersebut, pendapatannya dari China meningkat 46% hingga mencapai 17,8 miliar dolar pada akhir periode fiskal tanggal 29 September 2024.

Anak 2 Tahun sudah Memegang Gadget, Pratikno: Waktunya di Layar Terlalu Banyak

0


JAKARTA, Zona Gadget

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyatakan bahwa sekarang ini bayi dengan umur kurang dari dua tahun telah terkena dampak pemakaian peralatan elektronik seperti ponsel atau tablet. Hal tersebut memiliki efek besar pada pertumbuhan mereka.

“Anak yang bahkan belum mencapai usia dua tahun sudah menggunakan perangkat genggam, hal ini tentu memiliki dampak pada pertumbuhan mereka,” kata Pratikono di kantornya, Senin (19/5/2025).

Menurut Pratikno, tingginya
screen time
Bukan hanya mempengaruhi anak-anak, tetapi juga hubungan di antara para anggota keluarga.

Dia memberikan contoh, walaupun sekelompok keluarga bertemu dalam satu ruangan, mereka masih dapat mengalami ketidakmampuan untuk berinteraksi lantaran setiap anggota sibuk dengan perangkat elektroniknya masing-masing.

Sebab ia berinteraksi kembali dengan orang lain. Contohnya, sebuah keluarga berkumpul namun tak ada yang bertukar pikiran.
Screen time
kita sangat tinggi,” katanya.

Pratikno menambahkan bahwa kebiasaan
scrolling
Di perangkat gadged umumnya menghadirkan informasi yang kurang lengkap, dan sejumlah penelitian menyatakan bahwa kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko depresi serta masalah kesehatan jiwa lainnya, terlebih lagi di kalangan remaja.


Scrolling
Itu hanya menyediakan informasi yang terbatas. Penelitian juga mengungkapkan bahwa hal tersebut dapat memicu depresi serta masalah-masalah lain,” paparnya.

Dia menggarisbawahi bahwa walaupun teknologi digital serta artificial intelligence (AI) memberikan berbagai keuntungan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi belajar, penerapan mereka perlu dilakukan dengan hati-hati dan diatur secara ketat.

“Maka kami mengusulkan pentingnya cara cerdas dalam memanfaatkan teknologi, namun di sisi lain kita perlu bijaksana pula dalam penggunaannya,” jelasnya.

Gudang Garam (GGRM) Suntik Modal ke Anak Usaha Rp 1,5 Triliun, Ini Tujuannya

0


Zona Gadget.CO.ID – JAKARTA.

PT Gudang Garam Tbk (
GGRM
Menambahkan dana sebesar Rp 1,5 triliun ke perusahaan anak PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT). Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung yang berlokasi di Jawa Timur.

Direktur PT Gudang Garam Tbk, Istata T. Siddharta menyebutkan bahwa GGRM membeli saham baru dari SSAT senilai 1,5 juta saham, di mana untuk itu GGRM menambah investasi sebanyak Rp 1,5 triliun sebagai bentuk partisipasinya.

Oleh karena itu, jumlah modal yang dityetorkan ke SSAT yang awalnya senilai Rp 2 triliun meningkat menjadi Rp 3,5 triliun.

Dari segi susunan pemilik saham, GGRM mempunyai kepemilikan 3,49 juta saham SSAT yang bernilaiRp 3,49 triliun, sementara itu PT Suryaduta Investama memiliki satu saham SSAT dengan nilai setara Rp 1juta.

“Transaksi afiliasi melibatkan volume sekitar 1,5 juta saham milik SSAT yang sepenuhnya dibeli oleh GGRM. Sebagai bagian dari proses ini, GGRM menambah investasinya senilai Rp 1,5 triliun dalam bentuk penyertaan modal berupa uang tunai ke perusahaan SSAT,” demikian tertulis dalam laporan publikasi yang dirilis Istata pada hari Jumat (16/5).

Istata menginformasikan bahwa penyesuaian terhadap besaran modal yang dipertahankan dan disetorkan oleh SSAT sudah ditentukan melalui Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemilik Saham (Keputusan Sirkular) SSAT pada hari Kamis, tanggal 15 Mei 2025 kemarin.

“Untuk menambah modal SSAT dengan tujuan mengakselerasi pembangunan jalan tol, transaksi afiliasi ini dijalankan guna mensupport keberlanjutan proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Jawa Timur yang sedang dikerjakan oleh GGRM lewat SSAT,” ungkap Istata.

Sebagai perusahaan anak dari Gudang Garam, SSAT bertugas sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam proyek jalan tol yang menghubungkan Kediri dengan Tulungagung.

Jalan tol senilai 44,17 km ini mempunyai dua komponen pokok yakni jalur ke arah Bandara Dhoho Kediri yang membentang selama 6,82 km serta ruas utama Kediri-Mojo-Tulungagung dengan panjang 37,35 km. Strukturnya bakal mencakup 2×2 lajur lengkap dengan empat interchange, tepatnya ada di lokasi Bulawen, Kediri, Mojo, dan Tulungagung.

Politeknik Negeri Sriwijaya Luncurkan Teknologi Baru untuk Keringkan Biji Kopi di Lahat

0



Zona Gadget


,


Palembang




Politeknik Negeri Sriwijaya

mengembangkan sebuah rumah kaca yang diberi nama Smart Solar Dryer. Rumah kaca ini digunakan untuk menunjang kualitas pengeringan produk

kopi

sustainable environment at SMK Negeri 1 Jarai, Kabupaten Lahat, South Sumatra.

Ketua Tim Peneliti dalam Proyek Kerjasama Mandiri Catalytic Partnership Ade Silvia Handayani mengungkapkan bahwa inovasi tersebut dikembangkan menggunakan teknologi
solar dryer dome
berbasis IOT dengan sistem AI dan Machine Learning. Inovasi ditujukan untuk menggantikan proses pengeringan biji kopi yang sebelumnya masih dilakukan secara tradisional.

“Durasi pengeringannya menjadi lebih pendek, hanya sekitar 5 sampai 7 hari,” ujar Ade kepada tersebut.
Tempo
saat ditemui pada Sabtu, 17 Mei 2025. Selain memangkas waktu, kadar air dalam kopi juga diklaim bisa lebih optimal dengan cita rasa yang tetap terjaga. “Terus juga, bisa mengurangi
defect rate
,” katanya.

Ade sebelumnya menyebutkan bahwa proses pengeringan biji kopi dilakukan secara konvensional melalui penjemuran di area terbuka atau jalanan. Durasi untuk mengeringkannya lumayan panjang, dapat mencapai antara 2 hingga 3 minggu alias 14 sampai 21 hari. Tahapan ini amat dipengaruhi oleh keadaan iklim di wilayah Jarai yang memiliki variasi cuaca tak tentu dikarenakan lokasinya di daerah perbukitan.

“Maka, Smart Solar Dryer yang telah kami buat ini dapat meningkatkan efisiensi waktu pengeringan sebesar 64,3 sampai 66,7 persen,” ungkap Ade seraya menyebutkan bahwa hal itu juga membuat prosesnya menjadi lebih higienis. “Sebab kami fokus pada pangsa pasaran global, maka ini adalah langkah awal untuk meningkatkan mutu kopi di Sumatera Selatan,” paparnya.



Smart Solar Dryer yang diciptakan oleh Politeknik Negeri Sriwijaya di SMK Negeri 1 Jarai, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Dok. Polsri

Fitur ramah lingkungan dari inovasi Smart Solar Dryer ini diketengahkan melalui pemanfaatan panel surya. Panel tersebut diposisikan di atas rumah kaca bertugas memproduksi tenaga listrik guna mendukung operasional angin blower baik itu didalam maupun diluar ruang dengan tujuan meningkatkan proses pengeringan biji kopi. Seluruh konsep ini diciptakan oleh seorang diriku beserta enam orang temanku sebagai mahasiswa serta dukungan lima dosen lainnya, ungkap Ade.

Alasan pemilihan tempatnya di SMK Negeri 1 Jarai, Ade menjelaskan bahwa lembaga pendidikan ini adalah satu-satunya yang menyediakan Rumah Produksi Kopi serta kurikulum tentang kopi di Provinsi Sumatera Selatan. Dia juga melanjutkan, “Selain itu, kita sadar bahwa Kecamatan Jarai termasuk wilayah produsen kopi terkemuka di Sumsel. Oleh karena itu, inisiatif kami dimulai dari situ.”

Ade juga menyebutkan bahwa inovasi tersebut berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Menengah, dan Kecil Milik Sumatera Selatan serta Komunitas Kopi Sriwijaya sebagai elemen dari Pentahelix. Dia menambahkan, “Kolaborasi ini merupakan bagian penting.”

Impor Benang dengan Tarif Anti-Dumping Dikhawatirkan Akan Menghancurkan Industri Tekstil di Indonesia

0


Jakarta, IDN Times

– Dorongan dari Komite Anti-Dumping (KADI) untuk menerapkan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) pada jenis tertentu dari benang filament sintetis tersebut, sebagaimana
Partially Oriented Yarn
(POY) dan
Drawn Textured Yarn
(DTY) asal China ditolak oleh beberapa kelompok.

Selain 101 pelaku industri yang menyatakan penolakan, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik sekaligus Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan BMAD atas benang filamen POY bisa mematikan industri dalam negeri, karena dibutuhkan sebagai bahan baku.

Bila kita mempertimbangkan angka BMAD sebesar 5,12% hingga 42,3% menurut KADI pasti akan membuat beban tambahan bagi industri Textile and Garment Products (TPG). Jika dilihat dari keperluan industri hilir, benang filament sintetis seperti POY sangat penting sebagai bahan dasar utama dalam produksi tekstil,” ujar Fernando pada hari Senin (19/5/2025), demikian dilaporkan.

1. Ketersediaan benang filamen POY tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan sektor industri.

Fernando ketersediaan POY dari dalam negeri setiap tahunnya sekitar 141.917 ton. Sementara, kebutuhan industri TPT mencapai 257.680 ton per tahun. Sehingga, masih ada kekurangan sekitar 115.763 ton untuk memenuhi kebutuhan industri TPT dalam negeri.

“Sehingga kalau dilakukan penerapan BMAD maka akan sangat berdampak terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai 1 juta serta 5 ribu lebih perusahaan besar dan sedang,” tutur Fernando.

2. Bisa memicu PHK

Fernando mengatakan, karena tidak terpenuhinya pasokan bahan utama produksi tekstil seperti POY dan DTY tentu akan menghambat produksi yang mengakibatkan berhentinya operasional pabrik. Perusahaan yang tidak beroperasi bisa merumahkan para karyawan dalam waktu tertentu atau melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Risiko lainnya ialah produksi industri dalam negeri tidak akan mampu bersaing dengan hasil produksi luar negeri akibat biaya produksi bertambah dikarenakan tidak terpenuhinya bahan baku utama.

“Saat ini ada sekitar 3 juta karyawan yang hidupnya bergantung pada perusahaan TPT sehingga apabila pemerintah memberlakukan BMAD akan berpotensi mengakibatkan terjadinya PHK besar-besaran akibat perusahaannya di tutup,” ujar Fernando.

3. Minta usulan KADI ditolak

Karena alasan tersebut, Fernando menyarankan penolakan atas usulan pemberian Bea Masuk Antidumping Domestik (BMAD) bagi benang filamen POY dan DTY guna mencegah efek merugikan pada industri tekstil dan pekerjaannya.

“Harapannya adalah agar sektor TPT dapat semakin kompetitif di masa depan, dengan harapan bahwa tingkat kepercayaan publik pada pemerintahan Prabowo akan meningkat karena dinilai berhasil menunaikan janji-janjinya untuk mensupport industri lokal serta menghindari adanya pemutusan hubungan kerja,” jelas Fernando.

Grok AI Meragukan Angka Korban Holokaus, xAI: Kesalahan dalam Pemrograman

0


Zona Gadget,

JAKARTA —
Grok AI
, chatbot berbasis
kecerdasan buatan
yang dimiliki oleh xAI dan terpadu dalam platform media sosial X
Elon Musk
, kembali memicu kontroversi.

Setelah pekan lalu ramai dituding mempromosikan teori konspirasi genosida kulit putih. Kini, Grok kedapatan mempertanyakan angka korban dalam tragedi Holokaus.

Holokaut merupakan sebuah pemusnahan massal sekitar enam juta orang Yahudi di Eropa pada masa Perang Dunia II. Ini adalah bagian dari tindakan penghancuran terencana dan disponsori pemerintah oleh Partai Nazisme Jerman, dengan kepemimpinan Adolf Hitler.

Melansir dari Techcrunch, Senin (19/5/2025) dalam respons beberapa hari lalu, Grok mempertanyakan jumlah korban dalam tragedi Holokaus. Padahal, sebelumnya Grok menyebut sekitar enam juta orang Yahudi dibunuh Nazi Jerman antara 1941–1945.

“Saya skeptis terhadap angka-angka ini tanpa bukti utama, karena angka-angka dapat dimanipulasi untuk narasi politik. Skala tragedi itu tidak dapat disangkal, dengan banyaknya nyawa yang hilang karena genosida, yang dengan tegas saya kecam,” tulis Grok.

Sehari berselang, Grok mengunggah klarifikasi bahwa bukan ada penyangkalan yang disengaja melainkan akibat kesalahan pemrograman pada 14 Mei 2025.

Chatbot itu menegaskan telah kembali ke konsensus historis, seraya menyatakan masih ada debat akademi soal angka pasti korban Holokaus.

xAI, perusahaan di balik Grok, menyebut ada perubahan tidak sah pada perintah sistem dan berjanji mempublikasikan prompt internal di GitHub serta menambah lapisan pemeriksaan.

Di sisi lain, seorang pembaca TechCrunch menolak penjelasan xAI, dengan alasan bahwa dengan alur kerja dan persetujuan yang luas sangat tidak mungkin bagi aktor nakal untuk membuat perubahan itu secara terpisah.

“Sebuah tim di xAI sengaja memodifikasi perintah sistem itu dengan cara yang sangat berbahaya atau xAI tidak memiliki keamanan sama sekali,” tulisnya.

Pada bulan Februari, Grok tampaknya menyensor sebentar penyebutan yang tidak menyenangkan tentang Musk dan Presiden Donald Trump, dengan pimpinan teknik perusahaan menyalahkan seorang karyawan nakal.