Senin, Maret 23, 2026
Beranda blog Halaman 733

POCO C71: Smartphone Murah Dengan Layar 120Hz dan Kamera 32 MP

0


GALAMEDIA

– POCO kembali menggebrak pasaran smartphone Entry-Level di Indonesia dengan peluncuran POCO C71. Resmi diperkenalkan tanggal 15 Mei 2025, perangkat tersebut secara instan menarik minat publik karena memiliki spesifikasi mumpuni untuk harganya yang terjangkau. Ungkapannya bahkan sangat ambisius:
#SiPalingCadas
.

Dengan harga promosi sebesar Rp999.000, POCO C71 menawarkan nilai terbaik dalam segmen ini dengan fitur layar 120Hz, kamera utama beresolusi 32 MP, serta penyimpanan internal 128GB. Ideal bagi Anda yang mencari perangkat entry-level namun masih mampu mengakomodasi keperluan sehari-hari secara efisien.

Harga Resmi dari POCO C71 di Indonesia

  • Promo harga:Rp999.000 (15 hingga 25 Mei 2025)

  • Harga normal: Rp1.099.000

  • Ketersedian: Toko Resmi POCO (Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, Akulaku, Shopee, Blibli, Mi.com)

  • Varian memorinya adalah 4 GB RAM dan 128 GB ROM

Spesifikasi Lengkap POCO C71

Performa: Chipset UNISOC T7250

Walaupun belum mengadopsi prosesor Snapdragon ataupun MediaTek, perangkat POCO C71 masih kokoh berkat penggunaan chipset UNISOKU T7250 (12nm) yang dilengkapi CPU Okta-Kernell (2x Cortex-A75 dan 6x Cortex-A55). Skor AnTuTu dari gadget ini mencapai lebih dari 260.000 poin, cukup mumpuni untuk memainkan game ringan maupun menjelajahi media sosial tanpa kendala buffering berarti.

POCO melengkapi perangkat ini dengan RAM 4 GB ditambah pengembangan RAM sebesar 4 GB (total menjadi 8 GB), serta penyimpanan internal berkapasitas 128 GB (tipe eMMC 5.1) yang dapat diperluas menggunakan kartu microSD. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 Go Edition, yang dirancang untuk lebih ringan dan efisien bagi segmen pasar pemula.

Layar: Lebar, Lembut, dan Nyaman

Satu fitur menarik dari POCO C71 adalah ukuran layarnya yang sangat lebar:

  • Ukuran: 6,88 inci HD+

  • Refresh Rate: 120Hz

  • Touch Sampling Rate: 240Hz

  • Panel: Layar IPS LCD, terang hingga 450-600 nit

  • Fitur ekstra: Sertifikasi Low Blue Light dan Flicker-Free dari TÜV Rheinland

Campuran tampilan lebar dengan kecepatan pembaruan yang tinggi membuat aktivitas scrolling di TikTok, IG Reels, atau bermain game santai menjadi lebih halus.

Kamera: Tajam di Kelasnya

  • Kamera utama: 32 MP (f/2.0)

  • Kamera depan: 8 MP (f/2.0)

  • Perekaman video: Full HD 1080p (belakang & depan)

Upgrade dari seri sebelumnya cukup signifikan—baik kamera depan maupun belakang kini jauh lebih tajam. Hasil fotonya terang dan cukup tajam buat ukuran HP 1 jutaan. Kamera belakang juga sudah dilengkapi fitur HDR dan mode potret sederhana.

Baterai & Charging

  • Kapasitas: 5.200 mAh

  • Pengisian tenaga: 15W melalui USB-C

  • Klaim daya tahan: hingga 20 jam video playback atau 15 jam pemakaian intensif

  • Kinerja baterai: Tahan selama 1.000 kali pengisian ulang (masih di atas 80% daya mampu).

Cocok buat pengguna aktif yang butuh daya tahan seharian penuh tanpa sering cari colokan.

Fitur Tambahan

  • Sensor pemindai jari-jemri di tombol daya

  • Pembukaan Wajah melalui Kamera Depan

  • Dual SIM + microSD

  • Jack audio 3.5mm

  • Radio FM

  • Berat: 193 gram | Ketebalan: 8,26 mm

  • Warna: Black, Blue, Gold

POCO C71 tak hanya merupakan ponsel dengan harga terjangkau. Hanya bermodalkan sekitar satu juta rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan layar refresh rate 120Hz, kamera depan resolusi 32MP, daya tahan baterai besar, serta ruang penyimpanan luas. Pilihan ini cocok untuk siswa, pengguna pertama kali dari perangkat smartphone, ataupun bagi mereka yang mencari alternatif ponsel tambahan tanpa mengorbankan kecepatannya.

Dengan pendekatan pricing yang tegas serta fitur yang menarik, POCO C71 dapat menjadi salah satu smartphone kelas pemula dengan nilai terbaik pada tahun 2025. ***

Alat AI yang Akan Buat Kehidupan Mahasiswa Lebih Mudah

0


Zona Gadget

– Siapa mengatakan bahwa kuliah hanya melibatkan pembelajaran dan pengerjaan tugas? Mahasiswa masa kini dituntut untuk menyeimbangkan berbagai aktivitas seperti pekerjaan rumah yang menumpuk, batas waktu mendekati, bekerja paruh waktu, hingga tanggung jawab dalam organisasi. Belum lagi jika mereka juga harus menyunting video untuk proyek sekolah, membuat presentasi yang memikat, atau merancang kode program. Waktunya terasa selalu kurang! Berkat perkembangan teknologi modern, hadirlah teknologi AI atau Kecerdasan Buatan yang dapat membantu Anda menjawab tantangan tersebut.
super student
tanpa perlu menjadi robot dalam bekerja.

Hebatnya nih, alat-alat AI nggak hanya untuk anak Teknik atau IT doang. Anak Desain, Sastra, bahkan Ekonomi juga bisa memanfaatkannya lho untuk menguntungkan diri sendiri biar hidup menjadi lebih mudah, produktivitas meningkat, sambil tetep ada waktu luang.
healing
Mari, kita diskusikan sejumlah alat kecerdasan buatan yang dapat menjadi teman setiamu saat menjalani studi!

1.

ChatGPT – Sang Pemberi Solusi Serbaguna

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan ChatGPT. Aplikasi ini dapat membantumu dalam proses brainstorming ide, menulis esai, menyimpulkan materi perkuliahan, hingga membuat draf skripsi (ya’ tahu sendiri, jangan disalahgunakan yah). Cukup tulis pertanyaan atau instruksimu, dan
voila
Jawaban langsung tampil. Sangat sesuai untuk Anda yang gemar mengejar batas waktu namun tetap menginginkan output berkualitas tinggi.


Gen Z vibes:

ChatGPT itu seperti sahabat kelas yang sangat cerdas namun tidak pelit berbagi pengetahuan.

2.

Grammarly – Agar Tugas Bahasa Inggris Tak Mengganggu Pikiran Anda

Jika Anda kerap menulis esai atau surel dalam Bahasa Inggris, Grammarly sangat direkomendasikan sebagai alat bantu. Kecerdasan buatan ini akan memeriksa tata bahasa, ejaan, serta gaya penulisan Anda. Fiturnya yang berupa detektor nada pun membuat tulisan Anda menjadi lebih tepat konteksnya — apakah ingin terdengar formal, informal, atau meyakinkan, cukup tentukan saja.


Istilah Gen Z:

Grammarly itu seperti penyaring Instagram untuk teks Anda—agar terlihat lebih baik.
polished
dan no typo.

3.

Notion AI – Mengatur Kehidupan dan Tugas Menjadi Lebih Terstruktur

Notion sudah dikenal sebagai platfrom serba guna untuk mencatat, daftar tugas, hingga manajemen proyek. Sekarang hadir versinya dengan teknologi AI yang lebih maju. Ini bisa membantu meringkaskan catatan kuliah Anda, membuat kerangka konten, atau bahkan menjelaskan topik-topik yang masih membingungkan.


Pro tip:

Padukan Notion AI dengan templat yang estetis, pasti akan meningkatkan antusiasme dalam belajar hingga 80%.

4.

Canva AI – Buat Presentasi dan Desain Tugas yang Unik

Ingin membuat sebuah presentasi menarik namun terbatas oleh waktu? Canva AI dapat membantu Anda! Cukup berikan ide atau tema, lalu kecerdasan buatannya akan mendesain tata letak, penulisan teks hingga gambar yang memukau. Tanpa harus ahli dalam bidang desain, hasil akhirnya tetap tampak profesional.
pro
.


Bonus point:

Bisa juga buat konten Instagram atau promosi acara kampus.

5.

Quillbot – Parafrase Kilat Anti Plagiat

Tugas kamu banyak ngutip atau harus parafrase dari berbagai sumber? Quillbot bisa bantu kamu rewrite kalimat dengan berbagai pilihan gaya bahasa. AI-nya juga punya grammar checker dan summarizer yang oke banget buat ngeringkas artikel panjang.


Anak skripsi wajib tahu:

Quillbot tuh kayak penyelamat di saat darurat “kok ini kalimat mirip banget ya sama sumbernya?”

6.

Otter.ai – Rekam & Transkrip Otomatis

Suka ketinggalan catatan waktu dosen ngomong cepet banget? Coba Otter.ai. AI ini bisa merekam suara dan langsung bikin transkripnya secara real-time. Cocok buat kamu yang suka nyatet sambil ngantuk atau yang sering wawancara buat tugas.


Extra point:

Bisa juga buat meeting organisasi atau podcast kampus.

Kuliah di zaman serba cepat dan digital ini emang penuh tantangan, tapi juga penuh solusi. Tool AI hadir bukan buat nyontek atau males-malesan, tapi jadi support system biar kamu bisa kerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Jadi, yuk manfaatin teknologi ini dengan bijak dan kreatif. Jangan sampai kalah sama AI, tapi justru jadikan AI sebagai partner kuliah kamu yang paling loyal.***

iPhone Lipatan Akan Dirilis, Netizen Bimbang: Apa Itu iPhone atau Samsung Galaxy Z Flip?

0


JABEJABE.CO

– Setelah bertahun-tahun menjadi subjek spekulasi dan impian bagi para pecinta Apple, pada akhirnya berbagai kebocoran informasi semakin menegaskan hal tersebut: iPhone yang bisa dilipat.
beneran
bakal hadir.

Katanya, iPhone yang bisa dilipat itu bakal dirilis sekitar tahun 2026, dan uniknya, bukannya hanya sebagai tambahan dalam seri produk, tetapi langsung disiapkan untuk menggantikan posisi iPhone Pro Max. Keren banget ya?

Desainya Seperti Samsung Fold, Tetapi Lebih Tipis

Jika Anda sudah mengenal Galaxy Z Fold dari Samsung, maka desain iPhone lipat ini cukup serupa. Ia memiliki bentuk flip phone atau seperti buku yang dibuka ke arah vertikal.

Ketika dibuka sepenuhnya, layarnya berukuran kira-kira 7,8 inci yang setara dengan iPad Mini. Dan saat tertutup, terdapat layar ekstra kecil di bagian depan dengan ukuran sekitar 5,5 inci, hampir sama besar seperti iPhone 13 Mini.

Namun, Apple tidak ingin hanya menjadi pengikut. Dikabarkan mereka akan menghadirkan desain yang bahkan lebih ramping daripada Fold Samsung. Ketika ditutup, ketebalan ponsel ini hanya mencapai 9,2 mm, dan saat dibuka, mengecil hingga 4,6 mm saja.

Untuk membandingkan, Galaxy Z Fold 6 memiliki ketebalan hanya 5,6 mm saat terbuka. Bahan engsel diperkirakan menggunakan campuran kaca-logam atau aluminium titan untuk meningkatkan daya tahan dan mengurangi jejak lipatan.

Spesifikasi Canggih, Fitur Berbeda

Tentang layarnya, tidak perlu kuatir. Ukuran resolusinya sangat tinggi yaitu 2.713 x 1.920 piksel pada bagian dalam, serta 2.088 x 1.422 piksel di bagian luarnya. Untuk kameranya yang ada di depan menggunakan desain hole-punch di atas layar eksterior, sedangkan kamera internal mungkin akan dirancang tersembunyi dibelakang layar serupa dengan cara Samsung melakukan hal tersebut.

Satu poin penting adalah bahwa Apple diperkirakan akan menggantikan Fitur Face ID mereka dengan Touch ID pada bagian tepi perangkat. Ini cukup memberikan perbedaan dibandingkan dengan seri iPhone sebelumnya yang secara konsisten menggunakan pengenalan wajah.

Bukan Hanya Percobaan, Ini Flagship Terbaru

Kalau brand lain kayak Samsung dan Google masih anggap ponsel lipat sebagai tambahan, Apple beda. Mereka malah siap menjadikan iPhone lipat ini sebagai
bintang utama
, pengganti iPhone Pro Max yang selama ini jadi jagoan. Artinya, ponsel lipat ini bakal masuk dalam siklus tahunan rilis iPhone dan jadi ujung tombak di kelas premium.

Jadi bukan cuma ikut-ikutan tren, Apple serius total masuk ke dunia ponsel lipat.

Siap-Siap, Harganya Nggak Main-Main

Nama produknya adalah Apple dan dengan adanya teknologi terbaru, harganya untuk iPhone melipat ini tidak akan murah. Diperkirakan akan dipasarkan mulai dari US$2.000 hingga US$2.500 atau setara dengan kisaran Rp32 juta sampai Rp39 jutaan. Harga tersebut lebih tinggi daripada Samsung Galaxy Z Fold 6 yang saat ini ditawarkan di pasar seharga sekitar Rp31 jutaan.

Oleh karena itu, banyak ahli meramalkan bahwa varian iPhone melipat pertama ini akan memiliki penjualan yang terbatas. Di samping harga tingginya, kategori telepon genggam fleksibel juga masih menghadapi berbagai kesulitan teknis.

Apple vs Samsung: Musuh Serta Rekan Kerja?

Mengherankannya, walaupun akan menjadi pesaing kuat bagi Samsung, kemungkinan besar Samsung Display, sebuah anak perusahaan dari Samsung, malah akan menjadi penyedia layar fleksibel untuk iPhone.

Jadi di satu sisi bersaing, tapi di sisi lain bisa saling menguntungkan juga. Dunia teknologi memang penuh plot twist.

Singkatnya, iPhone lipat udah bukan wacana lagi. Apple siap melangkah ke era baru dengan perangkat yang bukan cuma keren, tapi juga ambisius.

Tampilan luar biasa, teknologi canggih, serta posisinya sebagai perangkat utama menjadikan iPhone lipat menjadi tantangan besar di segmen smartphone high-end.

Walaupun perlu menunggu satu atau dua tahun ke depan, antusiasmenya sudah sangat dirasakan. Apple berencana untuk bersaing secara signifikan dalam pasar ponsel lipat; apakah Anda pun sudah siap menghadapi hal ini? ***

Dari Nol Hingga Jago Coding dengan AI, Solusi Ideal untuk Pemula Non-IT

0


Zona Gadget

– Zaman sekarang, bisa coding itu udah kayak punya
superpower
Bagaimana menurutmu? Ada banyak sekali kesempatan untuk bekerja, termasuk sebagai freelancer atau mendirikan perusahaan start-up jika Anda ahli dalam pemrograman. Namun bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang di bidang TI, mempelajari coding dari awal dapat terasa seperti mencoba mendaki sebuah gunung tanpa perlengkapan — bingung tentang bagaimana harus memulainya, bahasa apa yang sebaiknya dipelajari lebih dulu, dan sering kali akhirnya berhenti di pertengahan jalan.

Tapi tenang, sekarang kamu nggak perlu takut lagi buat mulai belajar coding. Kenapa? Karena ada AI yang bisa nemenin kamu belajar dari nol—kayak punya mentor pribadi. Kamu nggak harus ngerti semua teori rumit dulu, cukup modal niat, koneksi internet, dan tools AI yang tepat. Yuk, simak beberapa platform dan tools AI yang bisa bantu kamu jadi jago coding meskipun kamu bukan anak teknik!

1.

ChatGPT – Teman Belajar Kode yang Sabar Banget

Kalau kamu baru belajar coding dan bingung sama konsep dasar, coba aja tanya langsung ke ChatGPT. Mau itu soal
syntax
, fungsi, error, atau bahkan minta dijelasin kode baris per baris—semua bisa. Kamu tinggal ketik: “Tolong jelasin kode Python ini buat pemula”, dan jawaban lengkapnya langsung keluar.


Gen Z alert:

ChatGPT seperti guru yang selalu sabar menerima pertanyaan, termasuk saat Anda belajar tugas di tengah malam jelang pukul dua dini hari.

2.

Replit Ghostwriter – Ngoding Langsung di Browser, Auto-Lengkap Kodenya

RePLIT merupakan platform pemrograman daring yang disertai dengan Ghostwriter, asisten berbasis kecerdasan buatan yang dapat membantu Anda menuliskan kode, memberikan masukan, serta menjelaskan fungsinya. Untuk para pemula, hal ini sangat sesuai sebab tidak diperlukan instalasi program rumit. Cukup buka situs web melalui browser, pilah bahasa pemrograman (misalkan Python ataupun JavaScript), lalu langsung saja mulai mengkode.


Catatan:

Seperti halnya Google Docs yang sudah dikodekan — langsung mendukung kolaborasi dan bersama-sama dengan teman-teman Anda.

3.

Khan Academy + Kecerdasan Buatan – Proses Pembelajaran Seperti Bermain Game

Khan Academy memiliki program pembelajaran pemrograman interaktif yang kini telah diperbarui dengan penambahan asisten berbasis kecerdasan buatan bernama Khanmigo. Oleh karena itu, saat Anda mempelajari bahasa seperti JavaScript, HTML, atau SQL, Anda dapat langsung mendiskusikan materi tersebut dengan AI ini sebagai layaknya sedang mengobrol dengan seorang mentor. Program ini juga mencakup latihan, ujian, serta pelacakan kemajuan yang dapat diikuti oleh para peserta didik.


Vibes-nya:

Mempelajari pemrograman tetapi rasanya seperti bermain game pendidikan. Sesuai untuk Anda yang membutuhkan tampilan grafis dan interaksi.

4.

GitHub Copilot – Asisten AI yang Menyertai Kodemu

Jika Anda sudah memahami konsep dasar pemrograman dan ingin meningkatkan keterampilan, GitHub Copilot dapat menjadi pilihan.
partner in code
Kamu, AI ini akan memberikan saran kode secara otomatis saat kamu mengetik, termasuk dapat menyelesaikan fungsi penuh berdasarkan komentar yang kamu tulis. Sangat cocok untukmu yang sedang mengerjakan proyek skala kecil atau ingin belajar melalui praktik langsung.


Analoginya:

Copilot tuh kayak punya temen se-meja yang jago banget coding, dan selalu bantuin kamu.

5.

Codeium – Versi Berbayarnya Copilot yang Engga Kalah Hebat

Bagi Anda yang mencari alat kecerdasan buatan untuk coding secara gratis namun masih kuat, Codeium dapat menjadi pilihan. Alat ini mendukung berbagai macam bahasa pemrograman dan memiliki fungsi auto-lengkapi kode yang cepat serta tepat sasaran. Sangat cocok bagi siapa saja yang ingin belajar sekaligus menerapkan ilmunya, dan tentunya Anda bisa menggunakannya langsung melalui lingkungan pengembangan terfavorite seperti VS Code.


Rekomendasi:

Jika dana yang tersedia tergolong sempit namun ingin tetap mempelajari teknologi AI, solusinya ada di sini.

Belajar coding dari nol sekarang nggak seseram dulu. Dengan bantuan AI, kamu bisa belajar dengan cara yang lebih santai, interaktif, dan sesuai ritme kamu sendiri. Jadi, jangan nunggu sampai “nanti” buat mulai—karena sekarang udah ada teknologi yang bikin prosesnya jauh lebih gampang dan menyenangkan. Siapa tahu, dari iseng-iseng belajar coding, kamu malah bisa bikin project kece atau bahkan dapat kerjaan remote pertama kamu.***

5 Alasan Mengapa WhatsApp Web Selalu Keluar Sendiri

0



Zona Gadget


,


Jakarta


– Sebagian pemakai kemungkinan telah menemui akun
WhatsApp Web
terputus secara otomatis tanpa melakukan log out. Situasi ini kerap terjadi dan dapat mengganggu aktivitas, terutama saat sedang mengakses percakapan penting melalui komputer.

Walaupun kelihatannya hanya masalah teknis, putusnya sesi dengan sendirinya ini belum tentu disebabkan oleh sistem.
WhatsApp
Berikut beberapa alasan luaran yang bisa menyebabkan hentiannya suatu sesi.

Dilansir dari laman
Chategy
Berikut beberapa alasan mengapa WhatsApp Web sering melakukan logout secara otomatis:
1. Sesi di desktop/ponsel Anda telah berakhir.
2. Aplikasi atau browser yang digunakan tidak diperbarui.
3. Masalah jaringan internet.
4. Pengaturan keamanan perangkat mempengaruhi sesi login.
5. Ponsel pengguna sedang aktif dengan WhatsApp.
Mohon dicatat bahwa ini hanyalah daftar umum dan mungkin ada faktor lainnya.


1. Penyatuan Masih Tidak Lengkap Ketika Aplikasi Diakhiri

Salah satu alasan umumnya adalah ketika pengguna menutup jendela aplikasi sebelum proses sinkronisasi lengkap. WhatsApp memerlukan beberapa saat untuk mengakomodir pertukaran data di antara perangkat utama dan versi web-nya.

Jika aplikasi ditutup sebelum proses ini selesai yang biasanya ditandai dengan hilangnya ikon lingkaran biru kecil yang berputar, sistem dapat secara otomatis mengakhiri sesi tersebut.


2. Memakai Aplikasi WhatsApp Edisi Sebelumnya

Selisih antara versi dari aplikasi WhatsApp pada perangkat mobile dengan versi yang tersambung lewat WhatsApp Web bisa jadi alasan utama mengapa terjadi keluar otomatis.

Apabila versi dari aplikasi yang kamu gunakan belum diupdate dan tak cocok dengan versi paling baru yang didukung, bisa jadi koneksinya nggak bakalan lancar. Untuk itu, sebaiknya cek secara berkala pembaruan aplikasimu lewat App Store ataupun Google Play Store serta pasanglah versi terkini bila ada.


3. Jumlah Koneksi Aktif Telah Melampaui Kapasitas Tertinggi Yang Diperbolehkan

WhatsApp menetapkan batas jumlah perangkat yang dapat terhubung secara bersamaan dalam satu akun, yaitu sebanyak empat perangkat. Jika pengguna mengaktifkan lebih dari jumlah tersebut, sistem dapat memutuskan koneksi dari sesi yang dianggap tidak prioritas. Untuk menjaga stabilitas sesi, pengguna disarankan untuk memeriksa daftar perangkat aktif melalui menu pengaturan dan menghapus sesi yang tidak digunakan.


4. Aktivitas Pengguna yang Tidak Konsisten

Sesi WhatsApp Web juga dapat berakhir bila perangkat utama, seperti ponsel, tidak aktif atau tidak terhubung ke internet selama lebih dari 14 hari. Dalam kondisi ini, WhatsApp akan memperbarui sistem enkripsinya, yang dapat menyebabkan sesi di perangkat lain terputus.

Sebaliknya, jika aktivitas pengguna dinilai terlalu tinggi, misalnya mengirimkan pesan dalam jumlah besar dalam waktu singkat, sistem dapat mendeteksinya sebagai aktivitas tidak wajar atau spam, dan sebagai langkah pengamanan, sesi akan dihentikan.


5. Kapasitas Memori Perangkat yang Terbatas

Keterbatasan ruang penyimpanan pada perangkat seluler juga dapat berdampak pada stabilitas koneksi WhatsApp Web. Jika perangkat tidak memiliki cukup memori untuk menjalankan aplikasi dengan optimal, sistem dapat mengalami gangguan yang berujung pada keluarnya sesi secara otomatis.

Untuk mencegah hal ini, pengguna disarankan untuk secara berkala membersihkan
perangkat
dari file yang tidak diperlukan atau menggunakan aplikasi pembersih.


Andika Dwi

berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Ingin Jadi Ahli Teknologi? Ini 5 Kampus S2 Komputer Terbaik di Jakarta yang Wajib Kamu Tahu

0

Zona Gadget.CO.ID, JAKARTA – Keinginan akan tenaga kerja spesialis di sektor Teknologi Informasi semakin bertambah setiap tahunnya. Berbagai kalangan profesional baik pemula ataupun para alumni Sarjana cenderung melanjutkan pendidikan mereka ke tingkatan Magister atau Pascasarjana, lebih-lebih pada jurusan Ilmu Komputer.

Jakarta, sebagai pusat negara dan teknologi, secara alami menjadi tempat yang ideal bagi mereka yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana. Di bawah ini adalah sejumlah perguruan tinggi unggulan di Jakarta yang menyediakan program Magister dalam bidang ilmu komputer dan populer di antara banyak calon mahasiswa:
1.
2.
3.
4.
5.


1. Universitas Nusa Mandiri (UNM)

Universitas Nusa Mandiri, dengan julukan Kampus Digital Bisnis, merupakan opsi favorit bagi mereka yang berminat mengejar program S2 bidang Teknik Informatika di Jakarta. Progam Master Ilmu Komputer di UNM dibuat agar mencetak sarjana handal dalam teknologi terbaru seperti kecerdasan artificial.
big data
, keamanan siber, serta pembuatan perangkat lunak.

Berdasarkan kurikulumnya yang disesuaikan dengan permintaan pasar serta kemampuan untuk menyesuaikan jadwal belajar, UNM merupakan pilihan ideal bagi mereka yang berkarier dan menginginkan pengembangan diri sambil tetap bekerja. Tambahan lagi, letak kampus UNM yang ada di sejumlah tempat penting di Jakarta membuatnya lebih mudah dijangkau oleh siswa-siswa-nya.


2.Universitas Indonesia (UI)

Sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia, Universitas Indonesia menyediakan Program Pascasarjana dalam bidang Ilmu Komputer via Fakultas IlmuKomputernya. Progam studi ini berfokus kuat pada peningkatan kemampuan riset serta penguasaan teknologi terbaru. Ideal bagi mereka yang bercita-cita mengembangkan diri dalam lingkungan pendidikan, penyelidikan, ataupun industri digital.


3.Universitas Bina Nusantara (BINUS)

BINUS University juga menyediakan Program S2 Ilmu Komputer yang fokus pada teknologi inovatif seperti software engineering, data science, dan cyber security. BINUS dikenal dengan ekosistem digitalnya yang kuat, program internasional, serta koneksi industri yang luas.


4.Universitas Gunadarma

Gunadarmalah adalah salah satu pencetus dalam bidang pendidikan teknologi di Indonesia. Progam Master Ilmu Komputer yang ada di universitas ini sudah eksis selama bertahun-tahun dan fokus pada kombinasi antara pemahaman teoritis dengan keterampilan aplikatif di dunia nyata.


5.Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana juga menyediakan program Master dalam Ilmu Komputer berorientasi praktis guna merespons tuntutan industri digital saat ini. Progam studi tersebut sesuai bagi individu yang bertujuan memajukan jalur kariernya dalam sektor teknologi informasi serta sistem informasi perusahaan.

Kuliah S2 Komputer di Jakarta memberikan banyak keunggulan. Jakarta adalah pusat teknologi dan ekonomi digital, dengan banyaknya perusahaan IT, startup, dan proyek pemerintah berbasis teknologi.

Hal ini memungkinkan mahasiswa lebih mudah mendapatkan peluang magang, riset, hingga kerja paruh waktu selama menempuh studi.

Selain itu, jaringan profesional, seminar teknologi, dan kolaborasi akademik-industri yang intensif menjadikan Jakarta sebagai tempat yang ideal untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman dalam bidang teknologi informasi.

Moto G56 Siap Rilis: Inilah Desain dan Spek Lengkapnya

0


ZONA PRIANGAN

– Motorola diperkirakan akan segera meluncurkan Moto G56, yaitu pengganti untuk Moto G55 yang rilisan pada tahun lalu. Walaupun belum ada pengumuman resmi, informasi terkini yang tersebar di dunia maya telah membongkar tampilan serta speksifikasinya selengkapnya. Laporan tersebut disampaikan oleh situs Gadget 360.

Situs teknologi asal Belanda,
Nieuwemobiel
, mengungkapkan render eksklusif yang diduga menunjukkan desain Moto G56 dari berbagai sudut.

Tampakannya hampir mirip dengan versi sebelumnya, terutama pada desain layarnya.
punch-hole
dan
bezel
bawah yang cukup tebal.


Terdapat 4 Opsi Warna Pantone yang Tersedia

Moto G56 diklaim bakal meluncur dengan empat pilihan warna memukau, yakni Pantone Black Oyster (hitam), Pantone Dazzling Blue (biru), Pantone Dill (hijau), serta sebuah warna tambahan yang belum diungkapkan, yaitu Pantone Gray Mist (abu-abu).

Di bagian belakang, smartphone ini memiliki dua kamera dengan tata letak mirip seri Motorola Edge. Tata letak tersebut semakin mengeraskan impresi kemewahan walaupun Moto G56 ditujukan untuk pasar mid-range.


Spek Moto G56: Layar Lebar, Kamera dari Sony, serta Anti-air

Berdasarkan informasi yang telah menyebar sebelumnya, Moto G56 dikabarkan akan mengusung panel LCD seluas 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ (1.080 x 2.400 piksel) serta memiliki tingkat pembaruan mencapai 120Hz. Untuk melindungi layarnya, perangkat tersebut diberikan lapisan Corning Gorilla Glass 7i guna meningkatkan daya tahan.

Performa Moto G56 akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7060, dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal hingga 256GB. Kombinasi ini menjanjikan performa lancar untuk aktivitas sehari-hari maupun gaming ringan.

Di bagian fotografi, Moto G56 dilengkapi dengan kamera utama beresolusi 50MP yang menggunakan sensor Sony LYT-600, dan juga memiliki kamera wide lainnya dengan resolusi 8MP.

Bagi selfie, terdapat kamera depan beresolusi 32MP. Menariknya lagi, perangkat tersebut dilaporkan telah mendapatkan sertifikasi IP68 serta IP69, sehingga membuatnya anti-air dan anti-debu.


Baterai Besar dan Penyalaan Kilat

Moto G56 bakal dibekali dengan baterai jumbo kapasitasi 5.200 mAh serta dukungan untuk charging super cepat hingga 33W. Kelebihan ini memastikan pemakainya tidak lagi cemas tentang ketahanan baterai sepanjang hari.


Harga Moto G56

Bagi pasaran Eropa, Moto G56 diproyeksikan akan dibanderol dengan kisaran harga 250 euro yang setara dengan sekitarRp4,6 juta untuk tipe RAM berkapasitas 8GB serta ruang penyimpanan internal senilai 256GB.

Belum diketahui kapan perangkat ini akan diluncurkan secara global, termasuk untuk pasar Indonesia.***

POCO C71 vs Itel A80: Sama Harga, Namun Kekuatan Fitur dan Performanya Bikin Terkejut!

0


Zona Gadget.PRMN

– Pasar smartphone di segmen harga sejutaan rupiah semakin padat dan menarik perhatian. Sekarang, ada dua peserta baru yang siap bertanding ketat: POCO C71 dan Itel A80. Kedua model tersebut dirancang bagi konsumen awal, mahasiswa, atau orang-orang yang membutuhkan telepon genggam tambahan dengan biaya terjangkau. Namun demikian, jangan sampai keliru; walaupun harganya terjangkau, spesifikasi teknis dari kedua produk ini sangat menggoda dan bukan main-main.

POCO C71 melanjutkan tradisi Xiaomi yang terkenal dengan kemampuan unggul namun dijual dengan harga bersahabat. Sedangkan Itel A80 hadir sebagai pesaing tangguh, menawarkan desain modis serta ketahanan baterai yang memikat. Berdasarkan spesifikasinya, kedua perangkat ini memiliki fitur-fitur yang saling menyambar mulai dari ukuran layar, kapasitas baterai, sampai lensa kameranya.

Selanjutnya, di antara kedua ponsel tersebut, manakah yang sebenarnya worth untuk dibeli pada tahun 2025? Ayo kita bahas secara mendalam, dari desain eksterior sampai performa di dalamnya.

Head to Head! POCO C71 vs Itel A80, Smartphone Harga Satu Jutaan dengan Fitur yang Mengagetkan!

Desain vs Tampilan:Mana Yang Lebih Menawan Pandangan?

Secara visual, POCO C71 terlihat sederhana dengan desain minimalis khas POCO, sementara Itel A80 berusaha tampil lebih kontemporer dan mewah, dengan modul kamera mirip ponsel kelas tengah. Jika Anda mengutamakan penampilan stylish, Itel A80 memiliki keunggulan di bidang estetika.

Untuk ukuran tampilannya, kedua perangkat ini memiliki panel berukuran 6.6 inci dengan resolusi HD+. Ukuran tersebut cukup ideal untuk aktivitas seperti menggulir media sosial, menonton video YouTube, ataupun belajar daring. Meski demikian, POCO C71 mendapat sedikit keuntungan karena memiliki tingkat kejernihan layar yang lebih baik saat terpapar cahaya mataharri secara langsung. Kedua ponsel ini memberikan responsibilitas pada level standar namun masih bisa memenuhi kebutuhan multitask ringan dengan baik.

Performa dan Baterai: Siapa Lebih Bertenaga dan Tahan Lama?

Dari segi performa, POCO C71 dilengkapi dengan chipset Unisoc T606, sementara itu Itel A80 memakai Unisoc SC9863A. Kedua perangkat ini menunjukkan respon yang baik untuk penggunaan sehari-hari seperti chat, berselancar di internet, dan panggilan video. Meski demikian, POCO C71 memiliki kestabilan yang sedikit lebih tinggi ketika menjalankan aplikasi berat.

Baterai 5.000 mAh hadir di kedua ponsel, cukup untuk seharian penuh penggunaan ringan hingga sedang. Sayangnya, keduanya masih memakai charger 10W via port microUSB, yang terasa sedikit ketinggalan zaman. Tapi di harga ini, kompromi seperti ini masih bisa dimaklumi.

Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Jika kamu mencari performa yang lebih andal dan nama besar yang sudah terpercaya, POCO C71 bisa jadi pilihan utama. Namun jika kamu ingin desain yang lebih segar dan tampilan stylish, maka Itel A80 layak dilirik. Keduanya punya kelebihan masing-masing dan ditujukan untuk kebutuhan ringan.

Di kelas harga Rp 1 jutaan, kamu tak bisa berharap fitur premium, tapi dengan pilihan yang tepat, kamu bisa mendapatkan HP yang tahan lama, fungsional, dan tetap nyaman digunakan. Jadi, POCO C71 atau Itel A80 pilihan ada di tanganmu.***(Lisyah)

Mengapa Nokia N75 Max 5G Dominan di Atas HP Harga Rp10 Juta?

0


KABAR BANJAR

– Di zaman modern ini, harga ponsel semakin melambung. Ponsel dengan banderolharga belasan juta rupiah sudah seperti patokan baru bagi mereka yang mencari performa tingkat tinggi, kamera canggih, serta fitur-fitur premium. Namun, secara mengejutkan, muncullah sebuah nama yang menjadi pembicaraan di kalangan pengguna gadget: Nokia N75 Max 5G. Perangkat ini membuat gempar publik berkat speksifikasi luar biasanya — lensa kamera resolusi 200 megapiksel, prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3, daya tampung baterai sampai 7100 miliamper jam, dan layar OLED berkualitas baik. Pertanyaannya adalah apakah perangkat tersebut benar-benar dapat bersaing dengan smartphone high-end lainnya yang memiliki harga lebih dari dua kali lipat? Mari kita bahas bersama-sama!

Desain Eksterior: Sederhana Namun Tangguh

Pertama-tama, tampilan luar Nokia N75 Max 5G ini udah bikin orang nengok dua kali. Bodinya slim tapi terasa solid, dengan material logam di frame dan back cover matte yang gak gampang ninggalin sidik jari. Desain kameranya juga gak neko-neko, tapi tetap kelihatan premium.

Kalau dibandingin sama HP flagship lain kayak Samsung Galaxy S24 atau iPhone 15 Pro, desain N75 Max emang gak terlalu “wah”, tapi punya aura tangguh dan elegan. Buat kamu yang suka desain simpel tapi tetap kece, HP ini udah cukup memuaskan.

Layar AMOLED 120Hz: Gak Kalah Sama Flagship

Layar ponsel ini menggunakan teknologi AMOLED Full HD+ berukuran 6,8 inci dengan tingkat pembaruan 120Hz. Kualitas warna sangat tajam, terutama pada area hitam yang tampak gelap sekali. Saat digunakan untuk menggulir halaman web maupun memainkan permainan, gerakan tersebut terasa lancar sempurna. Jika dibandingkan dengan smartphone di kisaran harga Rp10 jutaan lainnya, layar ini dapat dikatakan sebanding bahkan mungkin lebih baik.

Nonton Netflix, Youtube, atau main game kayak PUBG dan Genshin Impact, semua tampil mulus dan imersif. Tingkat kecerahannya juga tinggi, jadi tetap nyaman dipakai di luar ruangan.

Snapdragon 8 Gen 3: Performa Kelas Sultan

Hebatnya, bagian ini membuat banyak orang berdebar-debar. Handphone Nokia dengan banderol harga rendah namun menggunakan prosesor Snapdragon 8 Gen 3, yaitu chip paling canggih yang umumnya hanya ditemukan pada perangkat ratusan dollar. Campuran unik tersebut menjadikan Nokia N75 Max 5G sebagai monsternya kekuatan performa dalam segmen pasar menengah.

Multitasking berat, gaming, editing video—semua dilibas tanpa drama. AnTuTu-nya tembus lebih dari 1,6 juta poin! Bener-bener setara (atau bahkan lebih unggul) dari flagship Android terbaru.

Kamera 200MP: Informasinya Sangat Rinci

Keunggulan tambahan yang membuat ponsel ini menjadi perbincangan adalah kameranya dengan resolusi 200MP. Hasil foto dari kamera tersebut sangat detil, bahkan ketika diperbesar tetap jernih. Warna tampak alami, dinamik rentangnya lebar, serta performa dalam kondisi cahaya rendah pun baik.

Lain halnya dengan flagship HP lain yang mungkin memiliki kemampuan kamera canggih, N75 Max menawarkan nilai lebih mengingat harganya. Bahkan, kameranya di bagian depan mencapai resolusi 50MP, sangat sesuai bagi Anda penyuka foto diri (selfie) atau membuat konten visual.

Baterai 7100mAh: Dua Hari Tanpa Cas? Tetap Berhasil!

Flagship lain biasanya punya baterai di kisaran 4500–5000mAh. Tapi Nokia N75 Max 5G nyediain 7100mAh. Ini gila sih. Dipakai seharian full buat kerja, main, nonton, masih nyisa. Bahkan bisa tembus dua hari kalau pemakaian ringan.

Fast charging-nya juga udah 66W, jadi ngecas dari 0 ke 100% gak butuh waktu lama. Kombinasi kapasitas jumbo dan kecepatan isi ulang ini jadi nilai jual utama.

Fitur Pelengkap yang Gak Dianggap Remeh

Di luar spesifikasi utamanya, Nokia N75 Max 5G juga dilengkapi dengan berbagai fitur ekstra yang semakin menambah nilai jualnya:

Stereo speaker kencang dan jernih

Sertifikasi IP54 tahan cipratan air dan debu

NFC dan infrared

Pemutusan lengkap, mencakup giroskop perangkat keras tersebut.

Segala hal membuat menggunakan ponsel ini menjadi lebih mewah tanpa perlu mengeluarkan biaya tinggi.

Harga: Cuma Rp3 Jutaan?!

Yang membuat banyak orang kagum, seluruh spesifikasi tersebut ditawar dengan harga sekitar Rp 3 jutaan saja. Mengherankan kan? Bahkan di berbagai toko online dari negara lain, harganya dapat lebih terjangkau lagi.

Bandingin sama flagship Android dan iPhone yang harga belasan juta, jelas banget value for money-nya luar biasa. Ini yang bikin banyak netizen bilang: “HP ini gila sih, udah kayak flagship yang disamar jadi HP murah.”

Kelemahan yang Perlu Diperhatiin

Tidak adil jika hanya membahas sisi positifnya saja. Nokia N75 Max 5G ternyata memiliki beberapa kelemahan:

Bisa jadi belum secara resmi dirilis di Indonesia, sehingga Anda mungkin perlu membelinya dari luar negeri.

Tidak setiap perangkat mendapatkan dukungan pembaruan perangkat lunak dalam jangka waktu yang lama.

Build quality bagus, tapi belum sekuat seri-seri Nokia yang tahan banting banget

Namun untuk harga tersebut, kelainan ini masih dapat ditolerir.

Cocok Buat Siapa?

Nokia N75 Max 5G ini cocok banget buat:

Pemain game yang menginginkan kinerja optimal tetapi memiliki anggaran terbatas

Content creator pemula yang butuh kamera oke

Pengguna intensif yang butuh baterai gede

Yang ingin memiliki ponsel kelas atas tetapi dana masih kurang adalah kamu.

Pada intinyanya, ini adalah ponsel serba bisa yang mampu mengungguli harapan.

N75 Max 5G, Sejati Penakluk Flagship Sesungguhnya

Dalam kondisi di mana smartphone semakin melambung harganya, Nokia N75 Max 5G datang seperti embusan udara segar. Dengan banderol sekitar tiga juta rupiah, Anda mendapatkan performa, layar, kamera, serta daya tahannya yang dapat menandingi perangkat dengan harga di atas sepuluh juta rupiah. Meskipun terdapat beberapa kelemahan minor, pada dasarnya ponsel ini sangat patut dipertimbangkan.

Penasaran bagaimana sensasi menggunakan HP sekeren Nokia N75 Max 5G? Pantau terus Kabar Banjar untuk mendapatkan informasi terupdate tentang teknologi, tinjauan mengenai perangkat gadgets paling baru, serta aneka rekomendasi smartphone keren lainnya. Jangan khawatir mencari hp idaman, semuanya tersedia disana!

Pemprov Malut Perkenalkan Aplikasi Kehadiran dengan Teknologi Vein Palms, Ganti Sistem Sidik Jari untuk ASN

0


SUARA TERNATE

– Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara resmi menghadirkan aplikasi kehadiran teranyar yang menggunakan teknologi scanning pembuluh tangan atau Palm Vein, sejalan dengan usaha mereka untuk meningkatkan kedisiplinan dan pertanggungjawaban di antara Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Peluncuran yang berlangsung pada Senin, 19 Mei 2025, dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Shely Tjoanda Laos. Dalam keterangannya, Gubernur menyebut sistem Palm Vein sebagai inovasi yang lebih akurat dan sulit dipalsukan dibandingkan sistem absensi berbasis sidik jari.

“Aplikasi kehadiran Palm Vein, yang merupakan sistem kehadiran berdasarkan pemeriksaan telapak tangan, diklaim lebih tepat dan sulit untuk ditipu daripada sistem sidik jari,” kata Shely.

Ia menegaskan bahwa peluncuran teknologi ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan disiplin ASN serta mendorong birokrasi yang lebih transparan.

“Peluncuran Palm Vein adalah langkah awal menuju sistem kerja ASN yang transparan dan akuntabel. Ini bukan sekadar alat absensi, tapi bagian dari penguatan etos kerja di lingkungan birokrasi,” tegas Shely.

Kegiatan peluncuran turut dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural, antara lain Kepala Dinas Kominfosan, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas PMD, serta beberapa kepala biro di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi.

Gubernur dan Wakil Gubernur juga berkesempatan melakukan uji coba langsung terhadap sistem absensi baru tersebut.***