Senin, Mei 18, 2026
Beranda blog Halaman 735

Menghormati Bill Atkinson: Sang Pencipta Macintosh

0


BILL Atkinson

Insinyur yang terlibat dalam pengembangan komputer Macintosh bersama dengan berbagai produk Apple lainnya telah wafat pada umur 74 tahun. Atkinson meninggal dunia pada tanggal 5 Juni 2025. Keluarganya memberitahukan hal tersebut lewat postingan di Facebook dan menyatakan bahwa penyakit yang menjadi penyebab kematian beliau adalah kanker pankreas, demikian dilaporkan.
Tech Crunch
, Minggu, 8 Juni 2025.

Salah satu peran penting dalam catatan sejarah adalah sebagai

Apple

Atkinson dicatat sebagai pekerja ke-51 di perusahaan itu. Dia menjadi anggota dari kelompok pencipta versi awal Macintosh. Di projek ini, Atkinson berkontribusi dengan menciptakan komponen-komponen dari tampilan dan antarmuka pengguna (GUI).
user interface
) yang menjadi dasar dan tetap dipakai dalam sistem komputer kontemporer. Berbagai aspek dari pekerjaannya meliputi bilah menu, serta kapabilitas klik dua kali (
double-click
), dan fitur
selection lasso
.

Tentang Bill Atkinson

Di luar sumbangsihnya untuk perkembangan Macintosh, Atkinson juga turut serta dalam sejumlah proyek Apple lain di tahap awal pertumbuhan perusahaan ini. Dia memiliki andil besar dalam menghasilkan komputer Lisa yang termasuk salah satu dari beberapa komputer pertama menggunakan antarmuka grafik. Selain itu, ia pula merancang QuickDraw, yaitu sistem mesin grafis yang menjadi dasar penampilan visual komponen grafis pada komputer Mac.

Atkinson merancang prototype Magic Slate yang diyakininya menjadi leluhur dari iPad dan juga HyperCard. Perangkat lunak ini dikenali sebagai pendahulunya konsep World Wide Web (WWW) tersebut.

Setelah keluar dari Apple, Atkinson melanjutkan kariernya ikut mendirikan General Magic perusahaan teknologi yang berfokus pengembangan perangkat lunak dan elektronik. Perusahaan ini sempat bermitra dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Motorola dan Sony pada dekade 1990-an. Pada 2007, ia juga tercatat bergabung dengan Numenta, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Di bidang non-teknologi, Atkinson sangat tertarik pada fotografi alam. Dia secara reguler berbagi hasil jepretannya dengan penonton luas. Pada saat memberitahu masyarakat tentang diagnosa kankernya tahun 2024, Atkinson menuliskan di Facebook bahwa dia merasa sudah menjalani kehidupan yang spektakular dan memukau. Chief Executive Officer dari Apple, Tim Cook, mengucapkan duka cita lewat postingan di platform X tersebut. Menurutnya, Atkinson adalah seorang pencipta visius.

Apple Luncurkan iOS 26: Tampilan Transparan dan Fitur AI Keren Hadir di iPhone, Begini Detailnya!

0


KABAR JOGLOSEMAR –

Apple baru saja meluncurkan versi teranyanya dari sistem operasinya, iOS 26, pada acara tahunannya WWDC 2025 yang diselenggarakan di AS pada hari Senin tanggal 9 Juni 2025 waktu lokal.

Seperti biasa, update iOS selalu jadi momen yang ditunggu, dan kali ini Apple datang dengan segudang pembaruan.

Dimulai dengan desain yang semakin keren hingga teknologi AI canggih yang siap digunakan secara instan pada iPhone Anda, tanpa perlu terhubung ke server eksternal.

Craig Federighi, kepala divisi perangkat lunak Apple, mengatakan bahwa iOS 26 tidak hanya tampil menarik, tetapi juga semakin membantu pengguna dalam kegiatan harian mereka.

Berikut ini adalah sejumlah fitur terbaru dari iOS 26 agar tidak penasaran:


Desain Baru, Liquid Glass

Penampilan dari iPhone kini terlihat lebih jernih, lebih mendalam, serta lebih modern. Desain ini dikenal sebagai Liquid Glass oleh Apple.

Efek visualnya seperti kaca tembus pandang yang dapat memantulkan cahaya dari area layar. Ikona dan widget terlihat lebih bersih dan ekspresif.

Anda pun dapat menyesuaikan tampilan Beranda dan Layar Kunci agar terlihat lebih pribadi. Segalanya tampak baru namun tetap familiar, sehingga tidak akan membuat Anda kebingungan.

Aplikasi seperti Safari, Apple Music, dan Podcast pun mendapatkan sentuhan desain terbaru ini.

Di Safari, halaman web ngalir dari atas ke bawah dengan halus, dan tab mengambang di atas konten.


Kecerdasan Apple, AI Di Perangkat Yang Semakin Cerdas

Apple pun memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan terbaru yang disebut Apple Intelligence. Berbeda dengan sistem AI lainnya, teknologi ini dikelola secara langsung di dalam perangkat tanpa melalui jaringan internet.

jadi lebih cepat dan kerahasiaannya terjamin.

Berikut beberapa fitur kecerdasan buatan yang menarik pada iOS 26:


1. Live Translation

Bisa nerjemahin langsung di aplikasi Messages, FaceTime, dan telepon biasa.


2. Visual Intelligence

Bisa ngenalin objek dari screenshot atau kamera.


3. Fitur mirip Circle to Search

Anda dapat memilih area pada layar lalu bertanya tentang hal tersebut dengan bantuanChatGPT.


4. Ringkasan pesanan belanja online

Email pelacakan belanja bakal disimpulkan otomatis, bahkan dikasih rekomendasi produk serupa dari Google atau Etsy.


Pembaruan Aplikasi Inti

iOS 26 pun menghadirkan berbagai tambahan pada sejumlah aplikasi penting:


Aplikasi Phone

Fitur terbaru seperti Voicemail Summary atau Ringkasan Pesan Suara, Call Screening untuk menyaring panggilan masuk, serta Hold Assist yang membantu Anda ketika menunggu dalam percakapan telepon sudah tersedia.


Aplikasi Messages

Kini dapat membuat jajak pendapat, mengecek siapa yang sedang mengetik dalam grup, serta mengubah latar belakang obrolan dengan bebas.

iOS 26 benar-benar hadir dengan berbagai peningkatan. Tampilannya semakin modern, kecerdasan buatannya meningkat, serta fitur tambahan membuat iPhone tampak jauh lebih canggih daripada versi sebelumnya. ***

Laba Bersih Eraja Drop di Kuartal I 2025, Dampak Larangan Jual iPhone 16

0


JAKARTA, ZONA GADGET

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melaporkan penurunan keuntungan bersih di Kuartal I tahun 2025. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah kesulitan dalam menjual iPhone 16 di Indonesia beberapa bulan terakhir ini.

Patrick Adhiatmaja selaku Direktur Erajaya menyebutkan bahwa di awal tahun ini, tepatnya pada kuartal pertama, perusahaan menghadapi pengurangan keuntungan bersih sebanyak 22,6% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan angka turun dari Rp 274 miliar di Kuartal I-2024 hingga mencapai Rp 212 miliar di Kuartal I-2025.

Pengurangan keuntungan bersih ini dipicu oleh pendapatan kotor (net sales) yang berkurang pula sebesar 4,6% secara year-on-year, yaitu dari angkaRp 16,65 triliun di Kuarter I-2024 menjadi Rp 15,88 triliun di Kuarter I-2025.

“Pendapatan bersih Erajaya pada Triwulan Pertama tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024 menunjukkan penurunan mendekati 5 persen. Sementara itu, laba operasionalnya berkurang lebih dalam, yaitu sebesar 18 persen. Laba kotor pun mengalami sedikit penurunan hanya sekitar 2,3 persen. Sedangkan untuk laba bersih secara keseluruhan jatuh sebesar 22 persen,” ungkapnya ketika menyampaikan laporan kepada publik, Selasa (10/6/2025).

Patrick menyatakan bahwa penurunan performa perusahaan selama tiga bulan awal tahun 2025 ini dikarenakan larangan menjual iPhone 16 di Indonesia yang terjadi beberapa saat lalu.

Berikut adalah penyebab larangan menjual iPhone 16 di Indonesia: Apple, sebagai pembuat iPhone 16, belum mencapai standar Tingkat Kandungan dalam Negeri (TKDN) serta komitmennya untuk berinvestasi di negara ini.

Meskipun iPhone 16 sudah secara resmi diluncurkan pada tanggal 20 September 2024, tetapi akan baru tersedia di Indonesia pada 11 April 2025 sebab tahapannya waktu itu agak memakan waktu yang lama.

Erajaya sudah mulai mengimpor produk iPhone 16 pada minggu terakhir bulan Maret tahun 2025 atau di akhir Kuartal I, yang membuat mereka perlu menunda peluncurannya hingga ke Bulan April atau awal dari Kuartal II.

Maka biaya modal akan tercatat sebagai pengeluaran di Kuartal I, sementara pendapatan dari penjualan iPhone 16 baru akan direkam pada buku catatan Kuartal II.

“Untuk Erajaya sendiri hal tersebut sebenarnya sedikit banyak dipengaruhi juga dengan tidak adanya atau belum adanya iPhone 16,” ucapnya.

Pada periode yang sama, perusahaan juga mengurangi belanja moda (capital expenditure) sebesar 8,7 persen dari Rp 173 miliar di Kuartal I 2024 menjadi Rp 158 miliar di Kuartal I 2025.

“Ini karena kami juga sedikit mengerem pembukaan toko-toko baru di tengah latar belakang kondisi perekonomian baik lokal maupun global, jadi kami sedikit mengerem di situ,” ungkapnya.

Kendati demikian, dia optimistis kinerja yang turun ini tidak akan berlarut-larut ke kuartal-kuartal selanjutnya. Mengingat penyebab penurunan penjualan pada kuartal pertama sudah terselesaikan.

Selain itu, bisnis retail Erajaya juga meningkat pesat dengan angka kontribusi 71,6 persen atau lebih tinggi dari kontribusi bisnis distribusi yang sebesar 28,4 persen pada Kuartal I 2025. Hal ini menandakan transformasi bisnis dan investasi di sektor retail akan mulai terasa ke kinerja perseroan.

“Kami cukup berbesar hati terhadap angka-angka ini. Karena tadi belum ada iPhone 16 dan sebenarnya angka-angkanya is actually not too bad. Apalagi kalau kita lihat di komposisi dari penjualan distribusi dan penjualan retail,” tuturnya.

Cara Melacak iPhone yang Hilang Mirip Kasus Penumpang Garuda

0



ZONA GADGET

, JAKARTA — Kejadian ponsel milik penumpang Garuda Indonesia, Michael Tjendara, yang hilang ketika ia terbang dari Jakarta ke Melbourne, mendapat bantuan cukup signifikan.


fitur Find My
iPhone
, besutan Apple.


Meskipun pada akhirnya ia mencurigai bahwa iPhone-nya telah dilempar ke Sungai Yarra di Australia oleh oknum karyawan kabin penerbangan GA716, Michael tetap dapat memantau lokasi perangkat tersebut.


Bagi Anda pengguna iPhone ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk melacak perangkat yang hilang.


1. Melalui perangkat iPad atau Mac


Pastikan bahwa perangkat sudah tersambung dengan jaringan internet sebelum melanjutkan proses pelacakan. Setelah itu, jalankan aplikasi Find My iPhone dan navigasikan diri Anda ke bagian devices. Di sana, klik pada nama dari iPhone yang ingin dilacak.


Selanjutnya, Anda dapat memilih Play Sound supaya iPhone menghasilkan bunyi atau pilihan Directions yang akan memberi arahan menuju lokasi melalui aplikasi Apple Maps.

2. Melalui Apple Watch


Berikutnya, jika Anda mempunyai Apple Watch yang menggunakan watchOS 8 atau di atasnya. Mulailah dengan menekan Digital Crown tersebut, kemudian sila buka aplikasi bernama Find Devices. Setelah itu, pilih perangkat iPhone Anda dan lanjutkan dengan memakai fitur Play Sound ataupun Directions.


Untuk pengguna Apple Watch Series 9, Ultra 2, atau lebih baru dan iPhone 15 atau lebih baru, tersedia fitur Precision Finding yang memanfaatkan teknologi ultra-wideband (UWB) untuk melacak posisi iPhone secara akurat, bahkan jika tersembunyi di bawah bantal atau sofa.

3. Lewat Situs Web


Akhirnya, jika Anda tidak memiliki perangkat Apple lainnya, silakan mengunjungi laman web tersebut.

iCloud.com/find

Dari situ, masuk dengan menggunakan Apple ID. Selanjutnya, pilih perangkat yang hilang dari daftar tersebut. Klik tombol Putar Suara untuk membantu mencari perangkat apabila iPhone masih berada dalam jarak terdekat. Harap diperhatikan bahwa versi situs web ini tidak dapat secara langsung menyediakan panduan navigasi layaknya fitur Peta Apple pada aplikasi resmi.


Di samping itu, Anda pun dapat menghapus informasi dari iPhone saat hilang. Untuk melakukannya, silakan kunjungi halaman icloud.com/find dan login menggunakan akun Apple Anda. Di bagian kiri layar, cari opsi “Semua Perangkat” dan pilih gadget yang dimaksud. Setelahnya, jika ingin berpindah ke device lain dalam daftar tersebut, klik lagi pada ‘Semua Perangkat’ guna kembali ke jendela list, kemudian pilh perangkat yang baru.


Selanjutnya, tekan hapus perangkat ini.


.


Apabila diminta untuk memasukkan nomor telepon atau pesan, Anda dapat menyatakan perangkat ini hilang atau cara menghubungi Anda. Nomor dan pesan ditampilkan di Layar Terkunci perangkat.


Apabila perangkat sedang terhubung ke internet, proses hapus konten secara remote akan berlangsung sesuai dengan instruksi yang ditampilkan di layar. Sedangkan jika perangkat dalam kondisi tidak terkoneksi, tindakan hapus konten dari jarak jauh baru akan dilakukan ketika perangkat tersebut sudah kembali online.

Perubahan Drastis pada Seluruh Produk Apple: Dampak bagi Para Pengguna

0


ZONA GADGET

– Apple secara resmi meluncurkan tampilan baru yang bakal diterapkan di semua produk mereka, seperti iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, serta Apple TV. Penataan ulang ini akan dimulai dengan versi terkini dari berbagai sistem operasi mereka: iOS 26, iPadOS 26, macOS Tahoe 26, watchOS 26, dan tvOS 26.

Untuk para pengguna perangkat Apple terkhusus di Indonesia, update kali ini menghadirkan peningkatan visual yang cukup besar bersama dengan pengalaman menggunakan produk yang menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Menurut Apple, gaya desain baru mereka merupakan sebuah kemajuan dalam evolusi yang mempengaruhi hampir seluruh sisi dari antarmuka dan interaksi user.

Salah satu fokus dalam versi perbaikan kali ini ialah penerapan bahan visual baru dengan nama Liquid Glass. Bahan tersebut transparan dan dapat mencerminkan serta membiaskan sinar dan isi di sekelilingnya. Akibatnya, akan menghasilkan tampilan yang semakin berkesan, peka terhadap kondisi sekitar, dan aktif merespons setiap gerakan.

Untuk para pemakai, ini artinya penampilan komponen-komponen seperti tombol, simbol aplikasi, pegatur multimedia, sampai wallpaper homescreen bakal tampak lebih mendalam dan nyata, seakan dibuat dari bahan kaca yang memiliki kehidupan sendiri.

Apple telah mengimplementasikan desain baru ini sepenuhnya dalam keseluruhan rangkaian sistem operasi mereka. Ini berarti bahwa antarmuka dan atmosfer pada iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, serta Apple TV sekarang tampak semakin seragam namun masih menjaga ciri khas setiap perangkat tersebut.

Sebagai contoh, di iPhone (iOS 26), bilah navigasi sekarang akan menyusut ketika pengguna menggeser layar ke bawah dan kemudian perlahan membesar lagi saat mereka menggesernya ke atas. Hal ini memungkinkan pengguna untuk tetap terfokus pada isi konten sambil masih dapat mengakses menu navigasi dengan mudah dan cepat.

Pada iPad dan Mac, bilah samping sekarang terlihat lebih menarik karena dapat menyatu dan mencerminkan konten serta wallpaper di bagian belakangnya, menghasilkan efek kedalaman visual yang semakin realistis.

Selanjutnya, perubahan ini menghadirkan berbagai pilihan penyesuaiannya lebih lanjut, khusus pada sistem operasi macOS Tahoe 26. Para pengguna Mac di tanah air sekarang bisa memodifikasi antarmuka Dock serta lambang program mereka ke dalam nuansa cerah, gelap, atau campuran warna yang semakin bervariasi sambil masih menjaga kesesuaian dengan estetika unik dari merek Apple tersebut.

Pada layar kunci iPhone, elemen seperti jam kini menggunakan Liquid Glass, dan akan secara otomatis menyesuaikan tampilannya agar tidak menutupi subjek foto yang dijadikan wallpaper. Efek visual ini tak hanya indah, tapi juga membantu pengguna tetap fokus pada konten utama.

Perombakan desain tidak hanya mencakup tampilan antarmuka tetapi juga mengubah beberapa aplikasi default paling banyak digunakan seperti Kamera, Galeri, Safari, FaceTime, Apple Music, serta Apple Podcasts. Setiap aplikasi ini menerima penyegaran dalam aspek visual melalui efek Liquid Glass dan opsi kendali baru yang memberikan nuansa modern dan kesegaran pada cara Anda berinteraksi dengan setiap aplikasinya.

Untuk para pembuat aplikasi, Apple telah meluncurkan antarmuka pemrograman aplikasi (API) terbaru pada SwiftUI, UIKit, serta AppKit. Fitur ini mempermudah bagi aplikasi luar untuk menerapkan tampilan yang seragam dan koheren, sehingga membuat seluruh lingkungan Apple menjadi lebih sejalan dan tersusun rapi.

Apple belum mengumumkan tanggal pasti rilis untuk publik, tetapi biasanya pembaruan sistem operasi baru dirilis sekitar September bersamaan dengan peluncuran iPhone terbaru. Versi beta untuk pengembang sudah tersedia, dan versi beta publik diperkirakan akan hadir dalam beberapa minggu ke depan.

Bagi pengguna Apple, ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan pembaruan besar yang memadukan desain estetis dan fungsi intuitif. Dari layar kunci hingga kontrol navigasi, dari ikon aplikasi hingga bilah menu, semuanya dirombak untuk menciptakan pengalaman yang lebih menyatu, ekspresif, dan tetap familiar.

Apple Luncurkan iOS 26: Kecerdasan Buatan Lebih Canggih dengan Fitur Baru yang Totalitas Ubah Tampilan iPhone

0


ZONA GADGET

Apple secara resmi mengumumkan peluncuran iOS 26 selama acara Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025 yang diselenggarakan di AS. Rilis ini merupakan titik penting berkat peningkatan signifikan terhadap sistem operasi ponsel iPhone tersebut.

Di samping penataan visual yang segar, Apple pun meluncurkan sebuah sistem kecerdasan buatan yang dikenal sebagai Apple Intelligence. Kombinasi kedua fitur ini menjadikan iPhone menjadi perangkat yang semakin pribadi, modern, serta cemerlang dibanding versi sebelumnya.

Craig Federighi menggambarkan iOS 26 sebagai versi terindah dan paling berfungsi sampai sekarang. Tampilan yang direnovasi memberikan kesan kehidupan pada layar iPhone melalui efek visual yang dinamis dan interaktif.

Sementara itu, Apple Intelligence bekerja di dalam perangkat dan menjaga data tetap privat. iOS 26 tersedia untuk iPhone terbaru, tapi tak semua model lama mendukung update ini.


Desain Kaca Cair yang Semakin Modis dan Berkilauan

Fitur tampilan utama dari iOS 26 adalah desain terbaru dengan nama Liquid Glass yang sangat menonjol.

Liquid Glass menggunakan bahan transparan yang dapat mencerminkan dan membiaskan sinar di sekitarnya.

Ikona dan widgets tampak lebih jelas, bersinar, dan memberikan sensasi yang hidup ketika ditekan atau diusap. Pengguna dapat menyesuaikan tampilan Halaman Utama dan Layar Kunci sesuai dengan preferensi individu mereka.

Efek 3D pada dinding kertas tembok memberi kesan bahwa layar menjadi lebih hidup ketika Anda memindahkan iPhone. Jam di Layar Kunci pun dapat mengubah orientasi gambar dengan sendirinya sesuai posisinya.

Desain ini menghasilkan kesan kontemporer dan berkelas layaknya kaca cair yang indah.


Kecerdasan Apple: KI Canggih Di Setiap Perangkat

iOS 26 diluncurkan bersamaan dengan Apple Intelligence, yaitu sebuah sistem kecerdasan buatan yang beroperasi secara lokal pada perangkat tersebut. Sistem AI ini dibuat agar dapat melindungi privasi pengguna dan tidak memerlukan pengiriman data ke server cloud.

Sebagian fasilitas AI khususnya tersedia pada model iPhone 15 Pro dan yang lebih baru lantaran memerlukan daya hitung yang besar.

Kecerdasan Apple mendukung penggunanya dalam penulisan, menyimpulkan pesan, serta mengatur jadwal.

Fitur ini juga terintegrasi ke aplikasi utama seperti Messages, Mail, dan Notes. Apple Intelligence akan belajar dari kebiasaan pengguna dan menyarankan tindakan yang relevan.

Dengan menggunakan AI dalam negeri, para pemakai tidak perlu risau tentang pelacakan data maupun masalah keamanan.


Fungsi Ekstra serta Kepatuhan dengan Perangkat

iOS 26 menghadirkan perbaikan signifikan pada fitur Kameranya dengan hasil jepretan yang lebih baik.

Baterai kini dikelola lebih pintar dengan analisa kebiasaan pemakaian pengguna.

Estimasi waktu pengisian daya kini ditampilkan langsung di Lock Screen. Aplikasi seperti Phone, Maps, Wallet, dan Messages mendapatkan penyegaran antarmuka.

Ada juga fitur baru bernama Apple Games, dan tambahan fitur di Apple Music dan CarPlay. Namun, iPhone XS dan XR tidak lagi mendapatkan update iOS 26 karena keterbatasan chipset.

Model tersebut tetap mendapat pembaruan keamanan, meski tak dapat fitur terbaru.

iOS 26 diluncurkan sebagai pemutakhiran signifikan yang menggabungkan estetika modern dengan kecerdasan buatan tingkat lanjut. Tampilannya diperhalus oleh Kaca Cair, sedangkan Inteligensi Apple meningkatkan berbagai aktivitas sehari-hari Anda.

Fitur-fitur terbaru membuat iPhone semakin canggih dan memudahkan penggunanya untuk menjadi lebih produktif. Pengguna dapat mencoba iOS 26 dengan bergabung dalam program beta publik yang akan diluncurkan pada bulan Juli tahun 2025.

Untuk pemilik iPhone yang sesuai, kini adalah waktu untuk memasuki babak baru dalam menjelajahi iOS. ***

AMD Luncurkan Chip Ryzen AI Z2 Extreme Khusus untuk PC Gaming Portabel

0


ZONA GADGET

– AMD resmi merilis
chip
Accelerated Processing Unit (APU) terbarunya untuk PC
gaming handheld
pekan ini.
Chip
yang dinamai Ryzen AI Z2 Extreme dan merupakan salah satu varian paling baru dalam seri AMD Ryzen Z2 Series yang diluncurkan kurang lebih di awal tahun ini.

APU adalah prosesor yang menyatukan fungsi CPU (Unit Pemrosesan Sentral) dan GPU (Unit Pemrosesan Grafis) ke dalam sebuah chip tunggal.

Seperti namanya, APU terbaru dari AMD itu adalah satu-satunya prosesor APU di seri Ryzen Z2 yang telah dilengkapi dengan
chip
Kecerdasan Buatan (AI) yang disebut juga sebagai Unit Pemrosesan Saraf (NPU).

AMD mengklaim bahwa NPU tersebut mampu melakukan hingga 50 triliun operasi kecerdasan buatan setiap detik (TOPS). Berkat adanya NPU ini, komputer menjadi lebih canggih.
gaming handheld
Yang menggunakan Ryzen AI Z2 Extreme juga kompatibel dengan fitur Copilot Plus dari Microsoft.

Alat yang menggunakan APU secara otomatis termasuk ke dalam kelas laptop AI dengan standar Copilot Plus PC.

Karena itu, unit pemrosesan neural (NPU) pada Ryzen AI Z2 Extreme melebihi ambang batas yang telah ditentukan oleh Microsoft, yakni setidaknya 40 TOPS.

Terlepas dari NPU, spesifikasi dan kemampuan AMD Ryzen AI Z2 Extreme bisa dibilang serupa seperti Ryzen Z2 Extreme yang tak dilabeli embel-embel “AI”.

Bagian dari APU tersebut terdiri atas sejumlah core.
(core)
Prosesor (CPU) yang didesain dengan arsitektur Zen 5 mampu menjangkau 8 unit dengan 16.
threads
. Unit pengolah grafis (GPU) yang ada di
chip
ini mencapai 16
compute units
(CUs) dengan arsitektur RDNA 3.5.

Spesifikasi lain untuk APU teranyar AMD ini mencakup dukungan memori (RAM) LPDDR5X berkecepatan 8.000 MHz, serta tingkat konsumsi daya (TDP) 15-35
watt
.

AMD Ryzen AI Z2 Extreme sudah mentenagai salah satu perangkat PC
gaming handheld
terbaru kolaborasi Asus ROG dan Microsoft Xbox, yaitu ROG Xbox Ally X yang diumumkan pada 8 Juni 2025 lalu.


AMD Ryzen Z2 A

Selain Ryzen AI Z2 Extreme, AMD juga turut meluncurkan satu APU Ryzen Z2 Series lainnya yang bernama Ryzen Z2 A.

APU ini memiliki spesifikasi yang paling rendah dibanding empat model Ryzen Z2 Series.

Secara berurutan, AMD Ryzen AI Z2 Extreme berada di paling atas, diikuti Ryzen Z2 Extreme, Ryzen Z2, Ryzen Z2 Go, dan terakhir Ryzen Z2 A.

Ryzen Z2 A dirancang khusus untuk PC gaming.
handheld
Kelas bawah diperuntukkan bagi Ryzen AI Z2 Basic, sementara Ryzen AI Z2 Extreme dikhususkan untuk kategori premium.
(flagship)
.

Pada sektor
hardware
, AMD Ryzen Z2 dilengkapi dengan prosesor 4
cores
dengan 8
threads
, GPU dengan 8 CUs, dukungan memori LPDDR5 yang berkecepatan hingga 6.400 MHz, serta TDP antara 6 sampai 20 W
watt
.

Mirip dengan ROG Xbox Ally X, perangkat keras ini juga diperkenalkan awalnya di komputer pribadi.
gaming handheld
besutan Asus ROG bersama Microsoft, tetapi menggunakan nama yang berbeda yakni ROG Xbox Ally, sesuai seperti dikemas
KompasTekno
daro
TechPowerUp,
Selasa (10/6/2025).

ROG Xbox Ally dilengkapi dengan memori RAM sebesar 16 GB serta storage untuk menyimpan data.
(storage)
SSD berkapasitas 512 GB. Varian “X” dilengkapi dengan RAM sebesar 24 GB dan
storage
SSD 1 TB.

Informasinya belum tersedia untuk perangkat PC gaming tersebut.
handheld
siapakah yang akan menggunakan keduanya?
chip
terbaru AMD ini, selain ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X.

Ada kemungkinan APU yang sudah pakai AI ini akan hadir di perangkat yang dibuat vendor lain di masa depan. Kita nantikan saja.

iPhone Yang Tak Akan Dapat Update ke iOS 16: Daftar Resmi

0


ZONA GADGET

– Apple secara resmi meluncurkan iOS 26 sebagai pengganti iOS 18 bagi sistem operasi pada perangkat iPhone.

Pada konferensi pengembang global (WWDC) yang berlangsung tanggal 9 Juni 2025 lalu, Apple secara resmi mengubah tatanama sistem operasi untuk semua perangkat mereka.

Sistem operasi berikutnya tidak akan dilengkapi dengan angka atau nomor versi OS, melainkan diatur mengikuti format tahun sejak pembaruan dirilis.

Sistem operasi paling baru untuk iPhone sekarang adalah iOS 18. Sementara itu, Apple berencana meluncurkan iOS 26 pada tahun 2026 sebagai penanda versi tersebut dirilis di tahun tersebut.

Maka, model iPhone apa sajakah yang akan atau tidak akan menerima update ke iOS 26?

Daftar perangkat iPhone yang tak akan menerima pembaruan iOS 13

Dilansir dari laman resmi
Apple Newsroom
, update software iOS 26 sudah tersedia untuk iPhone 11 dan yang lebih baru.

Artinya, chipset minimum yang digunakan iPhone untuk bisa mendapat update ke iOS 26 adalah Bionic A13 dan yang lebih baru.

Berikut ini adalah varian iPhone yang bakal menerima pembaruan iOS 26:

  • iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, dan iPhone 16 e
  • iPhone 15, iPhone 15 Plus, iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max
  • iPhone 14, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, iPhone 14 Pro Max
  • iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro, iPhone 13 Pro Max
  • iPhone 12, iPhone 12 Mini, iPhone 12 Pro, iPhone 12 Pro Max
  • iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Max.

Berikut ini adalah daftar iPhone yang tidak dapat diperbarui hingga versi iOS 26:

  • iPhone XS
  • iPhone XS Max
  • iPhone XR.

Tiga varian iPhone yang disebutkan sebelumnya masih dapat mengoperasikan iOS terkini yaitu iOS 18.

Perangkat iPhone lebih lama atau yang hanya sampai pada pembaruan iOS 17 atau lebih lama, otomatis tidak dapat update ke iOS 26, seperti:

  • iPhone X
  • iPhone 8 dan iPhone 8 Plus
  • iPhone 7 dan iPhone 7 Plus
  • iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6S, serta iPhone 6S Plus
  • iPhone SE generasi pertama
  • iPhone 5, iPhone 5s, iPhone 5c.

Pemutakhiran iOS 26 kini sudah bisa diuji coba lewat Apple Developer Program yang ada di situs developer.apple.com.

Selanjutnya, versi beta publik akan dirilis pada bulan Agustus melalui program Apple Beta Software di alamat beta.apple.com.

Untuk iOS 26 yang beredar secara resmi diharapkan akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini atau sekitar September 2025.

Apple Luncurkan iOS 26 pada WWDC 2025: Semakin Pribadi, Cerdas, dan Menawan

0


ZONA GADGET

– Pada rangkaian acara Worldwide Developer Conference atau WWDC 2025, Apple memperkenalkan iOS 26, sistem operasi terbaru untuk iPhone yang hadir dengan tampilan baru, kecerdasan buatan canggih, dan peningkatan fitur-fitur penting yang kita gunakan setiap hari.

Kehadiran iOS 26 memberikan kejutan besar di industri teknologi. Mengingat bahwa saat ini sistem operasi terbaru untuk perangkat iPhone masih berada pada iOS 19, lompatan signifikan dari rilis awalnya.

Konsep desainnya memberikan kesan segar sambil tetap mempertahankan familiaritas. Tampilan antarmukanya sekarang menjadi semakin ekspresif dengan adanya Liquid Glass, yaitu unsur visual yang transparan dan interaktif. Ikonya, widget, serta sistem navigasinya tampak lebih dinamis dan dapat diadaptasi menyesuaikan preferensi individu masing-masing penggunanya.

Beranda dan layar kunci sekarang menjadi lebih pribadi; contohnya, jam akan secara otomatis mengatur ulang posisinya sehingga tidak menutupi gambar pada latar belakang. Selain itu, ketika Anda memindahkan iPhone, wallpaper dapat tampak seperti memiliki efek 3D.

Sejumlah aplikasi asli juga menerima pembaharuan signifikan. Kamera sekarang menjadi lebih intuitif dan terfokus, sedangkan aplikasi Foto mengubah tampilan antarmuka Perpustakaan dan Koleksi untuk mempermudah penjelajahan.

Di Safari, laman web ditampilkan dengan full screen dan terlihat lebih rapi. Aplikasi seperti Apple Music, News, serta Podcasts sekarang memiliki bilah navigasi yang bergerak floating dan akan menyesuaikan diri sendiri ketika kita scroll melalui isi kontennya.

Semuanya terasa lebih luwes dan menyenangkan, dan pengembang aplikasi juga bisa ikut mengadopsi desain baru ini lewat API yang disediakan Apple.

iOS 26 meluncurkan Apple Intelligence, yaitu sebuah sistem kecerdasan buatan yang telah tertanam secara langsung dalam perangkat tersebut. Hal ini menjamin bahwa privasi para penggunanya akan tetap aman.

Fitur Terjemahan Langsung kini hadir di Pesan, FaceTime, dan Telepon. Kirim teks atau bicara dengan pengguna dari negara lain? iPhone bisa langsung menerjemahkannya, baik suara maupun teks, tanpa harus koneksi internet—semua diproses di perangkat.

Fungsionalitas kecerdasan visual turut memudahkan pengguna dalam mendeteksi serta merespons elemen-elemen yang terdapat pada layar. Sebagai contoh, saat Anda melihat sebuah poster konser, iPhone mampu mengidentifikasinya dan secara otomatis akan memberikan opsi untuk menyimpan informasi acara tersebut ke dalam kalender termasuk tanggal dan tempatnya.

Apple Intelligence juga dapat merangkum informasi utama dari surel, seperti status pengiriman atau detail pesanan, dan kemudian menampilkan rangkumannya dengan singkat dalam satu lokasi, meskipun transaksinya dilakukan di luar Apple Pay.

Kemudian, aplikasi Telepon dan Pesan kini juga lebih pintar dalam memfilter gangguan, seperti panggilan spam atau notifikasi yang tidak penting. Kamu tetap bisa terhubung dengan yang penting, tanpa harus terganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan peluncuran iOS 26, Apple memberikan sentuhan lebih personal, dukungan tambahan, serta keseruan ekstra pada pemakaian iPhone sehari-hari. Pembaharuan ini bakal dirilis bagi para penggunanya dalam waktu beberapa bulan mendatang.

iOS 26 Dirilis Resmi, Inilah iPhone-Iphone yang Kini Diperbarui

0

Akhirnya Apple merilis sistem operasi terbaru untuk iPhone pada hari Selasa (10/6) WIB. Nama yang diberikan adalah iOS 26, tidak menggunakan versi sebelumnya seperti iOS 19, karena perusahaan ini memilih pola penamaan berdasarkan tahun pengenalan sebagai cara standarisasi bagi seluruh platform sistem operasinya.

Perusahaan telah merilis iOS 26 versi percobaan awal bagi para pembuat aplikasi yang menggunakan sistem operasi iOS sejak tanggal 10 Juni 2025 lewat program Apple Developer. Di sisi lain, masyarakat umum akan dapat mencoba software terbaru tersebut melalui platform Apple Beta Software mulai minggu ini.

iOS 26 direncanakan dirilis secara resmi sebagai pembaruan perangkat lunak gratis pada musim gugur mendatang dan akan tersedia untuk model iPhone terbaru mulai dari iPhone 11 ke atas. Di bawah ini adalah daftar lengkap ponsel iPhone yang masih bisa menggunakan iOS 26:
1. iPhone 11
2. iPhone 11 Pro
3. iPhone 11 Pro Max
4. iPhone SE (Generasi kedua)
5. iPhone 12 mini
6. iPhone 12
7. iPhone 12 Pro
8. iPhone 12 Pro Max
9. iPhone 13 mini
10. iPhone 13
11. iPhone 13 Pro
12. iPhone 13 Pro Max
13. iPhone SE (Generasi ketiga)

  • iPhone 16e

  • iPhone 16

  • iPhone 16 Plus

  • iPhone 16 Pro

  • iPhone 16 Pro Max

  • iPhone 15

  • iPhone 15 Plus

  • iPhone 15 Pro

  • iPhone 15 Pro Max

  • iPhone 14

  • iPhone 14 Plus

  • iPhone 14 Pro

  • iPhone 14 Pro Max

  • iPhone 13

  • iPhone 13 mini

  • iPhone 13 Pro

  • iPhone 13 Pro Max

  • iPhone 12

  • iPhone 12 mini

  • iPhone 12 Pro

  • iPhone 12 Pro Max

  • iPhone 11

  • iPhone 11 Pro

  • iPhone 11 Pro Max

  • iPhone SE (versi kedua dan setelahnya)

Setiap kali Apple merilis iOS terbaru, selalu ada potensi bahwa beberapa model iPhone lama mungkin tidak mendapatkan dukungan. Namun, hal ini tak berlaku untuk iOS 18 karena tetap dapat diperbarui pada perangkat yang menjalankan sistem operasi iOS 17 sebelumnya.

Pembaruan pada kompatibilitas model akan diberlakukan kembali di iOS 26. Ponsel yang terpengaruh dalam hal ini adalah iPhone XS, XS Max, serta XR, yang mana dikonfirmasi bahwa mereka tidak akan mendapatkan dukungan untuk versi iOS baru tersebut.

Fitur Baru iOS 26

iOS 26 diperkenalkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) pada hari Selasa (10/6) WIB. Sistem operasi ini datang dengan tampilan antarmuka baru yang dinamakan Liquid Glass.

Liquid Glass merombak tampilan antarmuka agar tampak lebih jernih, dinamis, dan berenergi. Gaya desain yang terinspirasi oleh visionOS ini membawa efek seperti kaca Kristal serta interaksi yang lebih natural di seantero antarmuka, mulai dari layar kunci (lock screen) sampai ke aplikasi Kamera dan Galeri Foto.

Kunci layar semakin peka terhadap penggunaan sekarang, di mana widget waktu dapat disesuaikan dengan gambar latar belakang serta adaptif terhadap notifikasi yang diterima. Apple juga mengenalkan pemandangan ruang baru yang menciptakan efek tiga dimensi pada wallpaper.

Tampilan antarmuka pada aplikasi Kamera sekarang menjadi bulat dan satu kali putar bisa menunjukkan seluruh opsi pengaturannya, sedangkan aplikasi Galeri telah ditambahkan fitur Tab Perpustakaan dan Pengumpulan. Untuk peramban web Safari, terdapat bilah tab yang lebih ramping serta responsif, yang akan bercampur dengan halaman ketika digeser dan mengecil secara otomatis sesuai kebutuhan.

Fitur FaceTime telah ditingkatkan dengan antarmuka utama baru yang menampilkan poster kontak pribadi, sedangkan aplikasi Telepon sekarang memiliki tab untuk nomor favorit beserta daftar pesan terkini dan pesan suara di bagian bawah layar. Tambahan lainnya adalah fitur Call Screening guna memblokir panggilan masuk tidak diinginkan, serta fungsi Hold Assist yang akan memberikan informasi kepada orang yang diajak berbicara tentang status percakapan telepon Anda saat ini.

Aplikasi Pesan memiliki dasar yang baru, di mana percakapan kelompok sekarang dapat melakukan pemungutan suara dan dilengkapi dengan indikator ketik. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan fungsi filter spam mirip seperti pada aplikasi Telpon.

Apple telah mengubah fungsi dari Fitur Terjemahan Langsung pada Siri, sekarang sudah tersedia dalam aplikasi Pesan, Telepon, dan FaceTime. Selain itu, Apple Music juga mendapatkan peningkatan berupa kemampuan menerjemahkan dan menyuarakan lirik lagu beserta animasi sampul album 3D di layar kunci. Di samping itu, perusahaan meluncurkan aplikasi baru yang diberi nama ‘Games’, sebuah platform bagi pemilik iPhone untuk menemukan daftar koleksi game mereka sendiri, menjelajahi judul-judul baru, bahkan bergabung dengan komunitas gamer dan acara-acara gaming terbaru.