Kamis, Maret 19, 2026
Beranda blog Halaman 749

Cara Sederhana dan Praktis Menggunakan Perplexity AI di WhatsApp

0

WhatsApp untuk Perplexity AI sudah tersedia dan membuatnya lebih mudah bagi pengguna untuk menggunakannya lewat ponsel cerdas atau tablet tanpa perlu menginstall aplikasi ekstra. Sebagaimana dilaporkan oleh Antara, CEO Perplexity AI, Aravind Srinivas, secara resmi menginformasikan tentang integrasi ini melalui akun resminya di X.

Sejauh ini, Perplexity AI terkenal sebagai mesin pencari yang didasarkan pada teknologi tersebut.
AI gratis
Yang bisa menyediakan informasi akurat berdasarkan referensi tepercaya. Perplexity AI dalam aplikasi WhatsApp punya kemampuan untuk memunculkan link sumber serta menciptakan gambar.

Tidak seperti mesin pencari tradisional, Perplexity AI mengutamakan penyampaian hasil dalam bentuk jawaban yang lengkap dan langsung, disertai dengan tautan ke sumber-sumber terpercaya agar pengguna bisa memverifikasinya.

Mechanismen dari Perplexity AI bekerja dengan menggunakan jaringan saraf atau model kecerdasan buatan yang sudah dipelajari melalui dataset yang ekstensif, yang dioperasikan menggunakan fasilitas teknologi dari Microsoft Azure. Dengan dukungan sistem pendukung ini, dapat menjamin bahwa perhitungan serta pengekstrakan informasi bisa berlangsung secara efisien dan tepat sasaran.

Perplexity AI dirancang untuk memproses input atau pertanyaan pengguna dengan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk kemudian menyajikan informasi berupa rangkuman yang diperoleh dari mesin pencari
Microsoft Bing
dengan bahasa, serta struktur kalimat dengan tepat dan mudah dipahami.

Layanan Perplexity AI ini tersedia dalam versi gratis dan berbayar yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Perplexity AI versi gratis menggunakan basis mode GPT-3.5. Sedangkan, versi berbayar menggunakan basis model GPT-4 yang lebih canggih untuk menangani pertanyaan yang lebih rumit atau kompleks.

Lantas, apa bedanya Perplexity AI dengan
Chat GPT
? Chat GPT yang dikembangkan oleh OpenAI lebih fokus menghadirkan percakapan yang fleksibel dan koheren, yang memanfaatkan model bahasa generatif. Sedangkan, Perplexity AI fokus pada penyajian informasi yang mudah dipahami, dan berasal dari sumber kredibel, sehingga cocok untuk riset.

Kelebihan Perplexity AI

Kapasitas Perplexity AI sungguh mengesankan dan menyediakan alternatif pencarian yang lebih efisien serta data yang tepat. Di bawah ini terdapat sejumlah keunggulan dari Perplexity AI:

Jawaban Langsung dari Sumber Terpercaya

Kelebihan utama Perplexity AI ini adalah memberikan jawaban atas pertanyaan pengguna secara langsung, ringkas, dan jelas. Selain itu, setiap jawaban yang disampaikan oleh Perplexity AI dilengkapi tautan dari sumber kredibel yang dapat dikunjungi oleh pengguna untuk keperluan verifikasi.

Antarmuka Chatbot Sederhana

Perplexity AI tampil dengan antarmuka seperti chatbot yang sederhana dan mudah digunakan. Selain itu, platform ini juga hadir dengan format percakapan yang natural.

Kemampuan Browsing Real-Time

Salah satu keuntungan tambahan yang diberikan oleh Perplexity AI adalah kemampuannya untuk mengeksplorasi internet secara langsung dalam waktu nyata guna mendapatkan data terbaru dari web. Ini memastikan bahwa informasi yang disampaikannya selalu up-to-date dan sesuai dengan perkembangan saat ini.

Tersedia di Banyak Platform

Perplexity AI tersedia di banyak platform, yakni web, aplikasi mobile, dan WhatsApp. Hal ini memudahkan pengguna mengakses Perplexity AI dari berbagai perangkat yang digunakan.

Cara Menggunakan Perplexity AI di WhatsApp

Kehadiran Perplexity AI
WhatsApp
dapat memudahkan pengguna untuk mengakses mesin pencari berbasis AI ini. Perplexity AI juga menjadi alternatif dari
Meta AI
yang telah hadir terlebih dahulu.

Lantas, bagaimana cara pakai Perplexity AI di WhatsApp? Berikut langkah mudah menggunakan Perplexity AI di WhatsApp:

  • Simpan nomor resmi Perplexity AI yaitu +1 (833) 436-3285 pada daftar kontak Anda.
  • Buka aplikasi WhatsApp kemudian perbarui daftar kontak Anda.
  • Mulai obrolan atau ajukan pertanyaan di WhatsApp Perplexity AI.
  • AI Perplexity akan menjawab pertanyaan para pengguna dengan informasi yang bermanfaat.

Cara operasional Perplexity AI di aplikasi WhatsApp
chatbot
Ini serupa dengan Meta AI yang menyediakan respons terhadap pertanyaan pengguna dengan informasi yang mendalam serta tautan ke sumber-sumber yang bisa dipercaya. Tambahan pula, Perplexity AI pada WhatsApp ini memiliki jangkauan global dan dapat digunakan di banyak daerah, termasuk juga Indonesia.

Sekian penjelasan ringkas mengenai cara menggunakan Perplexity AI di WhatsApp (WA). Kehadiran layanan kecerdasan buatan ini di platform WA, membuat pengguna bisa lebih mudah mengakses layanan ini dengan lebih cepat, dan di mana saja.

Google Luncurkan Aplikasi Gemini Spesial Untuk Pengguna iPad

0


Zona Gadget

– Google secara resmi meluncurkan aplikasi asisten digital yang didasarkan pada teknologi kecerdasan buatan (AI).
artificial intelligence
/Gemini untuk perangkat iPad.

Sekarang ini, aplikasi Gemini sebelumnya hanya tersedia bagi pemilik perangkat iOS yang menggunakan iPhone. Pengguna iPad dulu harus memanfaatkan mode kompatibility untuk dapat menjalankan versi iOS dari Gemini.

Mode ini membolehkan pemakaian menjalankan perangkat lunak yang belum dibuat khusus untuk tipe iPad tertentu.

Dengan dirilisnya aplikasi Gemini untuk iPad, pengguna kini dapat memanfaatkan aplikasi ini secara lebih optimal, baik dari segi fitur maupun tampilan karena sudah kompatibel dengan perangkat iPad.

Melansir dari
The Verge
, juru bicara Google, Elijah Lawal menjelaskan sejumlah kemampuan baru pada aplikasi Gemini.

Disebutkan bahwa pengguna iPad dapat memanfaatkan fitur
split view
untuk menampilkan aplikasi gemini dengan aplikasi lain. Elijah menyebut, fitur ini dapat membantu
multitasking
pengguna iPad.

Selain
split view
Elijah Lawal juga menyatakan bahwa terdapat lima fitur istimewa yang disertakan dalam versi Gemini untuk iPad.

Adapun kelima fitur tersebut meliputi Gemini Live, Deep Research, Audio Overview, Canvas, serta pembuatan gambar dan video langsung dari perangkat iPad.

Kelima fungsi dalam aplikasi Gemini untuk versi iPad tersebut

Fitur pertama yaitu
Gemini Live
. Fitur ini memungkinkan pengguna iPad untuk melakukan percakapan atau interaksi secara langsung dengan asisten AI (
Artificial Intelligence
) pada aplikasi Gemini.

Percakapan pada fitur Gemini Live didukung lebih dari 45 bahasa. Dukungan ini memungkinkan pengguna dari berbagai negara dapat menggunakan fitur Gemini Live tanpa kendala bahasa.

Fitur kedua adalah

Deep Research

. Fitur ini dapat digunakan untuk mencari informasi dan membuat laporan secara cepat.

Ini dianggap bisa sangat membantu saat pemakai iPad perlu menyelesaikan pekerjaan atau penelitian dengan cepat.

Fitur ketiga yakni

Audio Overview

. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk memproses dan memahami isi audio dengan mudah.

Pada saat diluncurkan pertama kali, fitur Audio Overview sebelumnya hanya menangani bahasa Inggris dan terbatas pada para pemakai Gemini serta Gemini Advanced.

Akan tetapi, saat ini, dukungan untuk bahasa tersebut telah ditingkatkan hingga mencakup 45 bahasa yang ada di berbagai belahan dunia. Disebutkan bahwa Google memperkenalkan tambahan dukungan bahasa ini berdasarkan respon positif yang mereka terima dari sejumlah besar pemakai pada tahap peresmian pertama kali.

Fitur keempat adalah

Canvas

. Fitur ini dapat dimanfaatkan pengguna untuk menulis, mengedit dokumen, atau membuat kode. Canvas pada aplikasi Gemini di iPad dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pengguna dengan AI secara
real-time
.

Fitur kelima yaitu

pembuatan gambar dan video

langsung dari aplikasi Gemini. Dengan fitur ini, pengguna dapat berkreasi dalam mewujudkan ide mereka secara visual tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan.

Pada pengumuman itu pula, aplikasi Gemini turut menyokong penambahan
widget
di layar utama iPad.

Disampaikan pula bahwa pemakai iPad bisa menyambungkan aplikasi Gemini ke perpustakaan Google Photos mereka.

Aplikasi Gemini bagi pengguna iPad saat ini telah diluncurkan di seluruh negera yang kompatibel dengan layanannya. Untuk mendapatkan aplikasi tersebut, para pengguna cukup mengunjungi “App Store” pada perangkat iPad mereka seperti dikumpulkan.
KompasTekno
dari
TheVerge
, Jumat (8/5/2025).

24 Kode Redeem FF Terbaru Jumat 9 Mei 2025: Dapatkan Skin & Jersey Secara GRATIS!

0


Zona Gadget

Berikut deretan kode redeem Free Fire (FF) yang masih bisa diklaim hari ini, Jumat (9/5/2025).

Garena kembali menghadirkan berbagai kode redeem FF yang bisa diklaim secara cuma-cuma.

Kode ini terdiri dari kombinasi huruf kapital dan angka unik yang bisa ditukarkan melalui situs resmi Free Fire.

Hadiahnya beragam, meliputi pet emoticon, ikat kepala, hingga kupon inkubator yang jarang ditemukan.

Perlu diingat bahwa tidak semua kupon FF berlaku tanpa batasan. Banyak kodenya punya masa kadaluarsa atau jumlah penggunaan yang terbatas.

Apabila Anda mencoba untuk mengklaim dan muncul pesan “Tidak Valid” atau “Kadaluarsa,” ini menandakan bahwa kode tersebut sudah tidak dapat dipakai lagi.

Kode Redeem FF Jumat 9 Mei 2025

Berikut adalah kode redeem Free Fire yang masih berlaku, sebagaimana dilaporkan oleh situs Dunia Games:

  1. VENGY18EX472 – Pet Emote Fly
  2. 4F96ZWSWS2R4 – 100 persen Booyah Bandana
  3. HE3WH99A89S8 – Gilded Mask
  4. 5GBV2KFWZ7D8 – Jersey (Uji Coba 7 Hari) + Voucher
  5. J6V4NGGHSYKB – Incubator Voucher
  6. KIOSGAMERFF1
  7. TIMNASETB5J1
  8. INDOR0D4W8E6
  9. 4AZYG8SZ1FJ6 – Kupon Inkubator 3x Juni Expires
  10. JKTE8M89FM4M – Hadiah Skin Machete
  11. SGJKT48TOKEN – Bonus Token SG2
  12. TKNSG2WINDAH – Hadiah Token SG2
  13. JKT48TOKENSG – Hadiah Token SG2
  14. X5HCV6PVGHH3 – Hadiah Token SG2
  15. EMASOLIM2024 – Incubator Voucher
  16. TKNBUNDLEGYC – Pramuka Token
  17. WISHTX8J3NMR – 100x Token Wish N Win
  18. JKT48RAMADAN – Token Katana
  19. JEKATEFUTSAL – Kode Katana, Kode Seragam
  20. RIZKYRIDHOFF
  21. JEKETIJAMSUT – Token Katana
  22. ENHBVMTGGX8U – Tiket Incubator
  23. TIMNAS17INDO – Tiket Incubator
  24. OSCARGANTENG (Terbaru)

Kode redeem ff aktif lainnya yang bisa diklaim:

  • 432J-SD9S-2KL6
  • B49K-1M38-4LX2
  • C8C2-KMBL-43PZ
  • D56T-YG8J-CX3T
  • E67U-4JAD-5FV3
  • F76X-BXC3-A21S
  • X5HCV6PVGHH3
  • FFICDCTSL5FT
  • FFBI7FETDGE6
  • 4AZYG8SZ1FJ6
  • QQ95WS65XS21
  • FF34BN76OP90
  • GG45VB78MK98
  • X5HCV6PVGHH3
  • WISHTX8J3NMR
  • M2JN3KIO6PVB
  • Y4PKM8QN1XGT
  • JKTE8M89FM4M
  • JKT48TOKENSG
  • FFBC4SYBK3M4
  • TKNBUNDLEGYC
  • VFDSWER4567U
  • HJI8VFGTBNHY
  • EMASOLIM2024
  • SW32QAZX0OKM
  • HOLAMLBB
  • KO66EKLZM
  • M31CNSKDJSIQPDLS
  • NXJDJDHJS232CB
  • FF4FFR6GLVM8KFT9
  • F2A4S6D8F1G3H5J7
  • F9B8G2SGSG2RFFBG
  • FFESPORTSSQA
  • FA5S7D3F8G6H9J2K
  • FF4FFR6GLVM8KFT9
  • F2A4S6D8F1G3H5J7
  • F9B8G2SGSG2RFFBG
  • JM7DN8V7G59FKFS3
  • 7K3FF4M8X7N9G3SQ
  • 7K3FF4M8X7N9G3SQ
  • M9L76E3G2H5JC4SD
  • FF9M-J476-HDGW
  • FFPL-NZUW-MALS

Cara Klaim Kode Redeem FF di laman Garena Free Fire

1. Buka laman reward.ff.garena.com/id.

2. Lalu login menggunakan akun yang sudah di Bind, atau boleh pakai akun FB, VK dan lainnya.

3. Masukkan kode redeem FF yang dikombinasikan antara huruf dan angka.

4. Setelah kode dimasukan, klik tombol “Konfirmasi”.

5. Kemudian, cek pada game FF yang dimainkan, jika sudah selesai, atau klik “in-game-mail” di FF.

6. Otomatis maka hadiah akan muncul pada akun FF pengguna.


(Zona Gadget)

Mengenal Teknologi Voice Assistant dan Manfaatnya di Kehidupan Sehari-hari

0


Zona Gadget

– Pernah mendengar
voice assistant
Teknologi yang didasarkan pada suara ini sering kali terdapat di hampir semua gadget cerdas serta peralatan.
smart home
.

Voice assistant
atau asisten suara merupakan inovasi yang diprogram sedemikian rupa untuk menangkap suara pengguna menjadi sebuah perintah.


Cara Kerja
Voice Assistant

Sebuah studi mengenai teknologi
voice assistant
dalam
Journal of Social Science Research,
Menjabarkan fitur ini menggabungkan teknologi
Natural Language Processing
(NLP) bersama dengan kecerdasan buatan (AI).

Ketika pengguna menanyakan sesuatu atau memberikan instruksi kepada asisten suara, kata-kata yang disampaikannya akan dirubah menjadi
Automatic Speech Recognition
(ASR) atau disebut juga pengenalan ucapan otomatis.

Setelah ASR mentranskripsikan suara menjadi teks, instruksi selanjutnya akan dikenali oleh NLP. Sistem ini bertanggung jawab untuk menganalisis makna kalimat, pengertian kata-kata, serta konteksnya.

Setelah mesin menginterpretasikan kata-kata si pengguna, NLP akan menemukan jawaban yang tepat dan akurat.

Jawaban dari mesin itu kemudian diubah kembali dari teks menjadi lisan lewat teknologi
text-to-speech
(TTS), membuat
voice assistant
pengguna berbicara.


Voice Assistant
di Kehidupan Sehari-hari

Asisten suara yang umum digunakan yakni Google Assistant, Siri dari Apple, Alexa dari Amazon, dan Bixby dari Samsung. Mereka mampu mengenali suara penggunanya dan melakukan perintah yang diminta.

Ada banyak kegunaan asisten suara dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari hal kecil seperti meminta untuk memainkan musik, hingga mengirimi pesan. Ini beberapa kegunaan
voice assistant
yang mungkin Anda lakukan yang telah dilansir dari Wonderverse Indonesia:


1. Mendengarkan Musik

Menginstruksikan asisten suara untuk memutar lagu merupakan permintaan sederhana. Ketika pengguna kesulitan mengakses aplikasi pemusik, memberi perintah melalui suara kepada asisten menjadi pilihan terbaik.


2. Mendapatkan Informasi

Assistant suara mampu menyediakan segala jenis informasi asalkan data tersebut tersedia di dunia maya. Pelanggan dapat mengajukan pertanyaan tentang berita terbaru, kondisi iklim, situasi lalu lintas, bahkan hal-hal yang bersifat edukatif secara luas.


3. Mengontrol Perangkat Lain

Tidak hanya menjawab pertanyaan pengguna, ketika asisten suara dihubungkan pada
smart home
Mereka bisa menghidupkan peralatan tersebut meski penggunanya tak berada di dalam rumah, mulai dari televisi, lampu, hingga sistem keamanan cctv.


4. Menyusun Jadwal dan Mengirimi Pesan

Keunggulan asisten suara yang satu ini adalah kemampuan untuk menyusun jadwal sesuai keinginan pemakai. Tambahan pula, pengguna bisa mengirim pesan cukup dengan menggunakan perintah suara saja.


5. Perangkat Pendukung untuk Tunaraga dan Lansia

Assistant suara bisa sangat membantu orang tua dan penyandang disabilitas, khususnya tuna netra yang lebih bergantung pada audio.

Itulah pengenalan mengenai
voice assistant
dan manfaatnya di keseharian.
Voice assistant
menyediakan kenyamanan untuk orang-orang melalui keunggulannya yang mempermudah berbagai macam tugas pemakainya.

Forwarder.ai Berdayakan Logistik dengan Kecerdasan Buatan

0


Zona Gadget.CO.ID – JAKARTA.

Penggunaan teknologi digital serta kecerdasan buatan (AI) semakin menjadi faktor penting untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi proses operasional. Mengenali tren ini, forwarder.ai meluncurkan solusi revolusionernya yang dikenal sebagai Forsis dan Fordex.

Forsis, yang merupakan akronim untuk Forwarder Scalable Intelligence System, adalah sebuah sistem manajemen transportasi berbasis SaaS yang meliputi semua aspek logistik dari awal hingga akhir, termasuk database klien, penanganan pesanan, dan pembuatan faktur.

Diperkuat oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), Forsis dapat memperbaiki jalur pengiriman secara real-time dan menawarkan layanan pusat bantuan yang didukung AI, sehingga menjadi satu paket lengkap bagi transportasi darat, laut, atau udara.

Sementara itu, Fordex atau
Forwarder Data Exchange,
berfungsi sebagai API (
Application Programming Interface
yang mendukung kesinambungan lancar di antara berbagai sistem.

Melalui Fordex, jaringan logistik dari klien bisa secara langsung tersambung dengan panel utama forwarder.ai, mencakup pasar dalam negeri serta metode pembayaran elektronik, sehingga menghapuskan langkah-langkah manual yang sebelumnya menjadi sumber ketidakefisienan.

Chief Operations Officer
forwarder.ai, Ferna Arga Wijaya, menjelaskan bahwa produk ini hadir menjawab tiga tantangan utama logistik, yakni visibilitas, proses manual, dan sistem yang terfragmentasi.

Dia  mencontohkan, salah satu biang kerok kemacetan di pelabuhan adalah minimnya visibilitas informasi. “Bayangkan kalau kita bisa tahu secara real time bahwa dermaga A sudah penuh—maka kapal bisa langsung diarahkan ke dermaga lain sebelum antrean menumpuk. Itulah kekuatan visibilitas digital,” jelasnya, Kamis (8/5)

Ferna juga menyoroti masih banyaknya perusahaan logistik skala menengah ke bawah yang belum punya sistem digital mumpuni. Akhirnya semua dikerjakan manua, dari booking sampai pelaporan. Ini bukan cuma bikin lambat, tapi juga bikin alur kerja jadi kabur.

Selain menonjol dalam aspek teknologi, Forsis dan Fordex juga memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi biaya. Berkat adanya fitur optimasi rute, Ferna mengatakan bahwa biaya operasional para penggunanya dapat dikurangi sampai dengan 30 persen.

Chief Eksekutif dari forwarder.ai, Stephanus Sugiharti, mengatakan bahwa dengan menggunakan sistem mereka, efisiensi dalam pengiriman barang antarpulau dapat mengurangi biaya hingga 20% mulai dari pintu ke pintu atau door-to-door.

Dari sisi keamanan, forwarder.ai menjamin perlindungan data melalui perjanjian kerahasiaan (NDA), serta menyuguhkan ekosistem logistik yang transparan dan kolaboratif.

Stephanus bilang, pihaknya  ingin jadi platform logistik yang kompeten dan terpercaya. Kami sajikan rute terbaik, harga transparan, dan konektivitas yang luas—berdasarkan pengalaman dan data yang dimiliki perusahaan.

Menariknya, transformasi digital ini tidak hanya memfasilitasi hubungan antara pelanggan dan layanan, tetapi juga menciptakan kesempatan untuk kerja sama strategis. “Pada awalnya, kami berpikir bahwa hal ini akan merombak industri. Namun seiring waktu, banyak dari para pelanggan kami telah beralih menjadi mitra,” demikian katanya.

PT Helios Sudah Menggaet 20 Perusahaan untuk Mengadopsi Generative AI Kouventa

0


Zona Gadget

PT Helios Informatika Nusantara, penyedia layanan infrastruktur TI, cloud, serta digital, telah secara resmi memperkenalkan generatif AI bernama Kouventa. Teknologi ini diciptakan dengan tujuan mendukung perubahan digital di Tanah Air.

Hingga kini, jumlah perusahaan yang telah sukses diajak bekerja sama mencapai sekitar 20. Di sisi lain, ada puluhan perusahaan yang masih dalam proses negosiasi.

“Sebanyak kira-kira dua puluh perusahaan telah berkolaborasi. Perusahaan-perusahaan tersebut mencakup bidang perbankan, multifinance, manufaktur, transportasi, termasuk kami memiliki layanan terkait penerbangan. Selain itu, ada beberapa usaha kecil dan menengah serta ritel yang turut bergabung. Dengan demikian, hampir seluruh sektor industri dilibatkan,” jelas Direktur Helios berserta Pendiri Kouventa, Suandy Lim ketika ditemui di Kepulauan Seribu, Jakarta pada hari Kamis, tanggal 8 Mei.

Mengenai jumlah perusahaan yang telah dihimpun, dia menyebutkan bahwa Kouventa tidak menargetkan sektor tertentu. Industri pertambangan hanya disebut-sebut sebagai bidang yang belum dirambah oleh PT Helios sama sekali.

“Sejujurnya, karena saya belum banyak berinteraksi dengan mereka, sebenarnya saya masih belum tahu tantangannya (untuk menarik perhatian industri pertambangan). Saya pribadi belum sering bertemu (dengan pemain di industri pertambangan), tapi mungkin saja jika berkaitan dengan minyak dan gas ini dapat menjadi sebuah kesempatan,” ungkapnya.

“Sebab di situ ada berbagai hal seperti_audit dokumen dan lain-lain. Hal-hal tersebut sebetulnya dapat digunakan untuk keperluan AI,” tambahnya.

Sementara itu, terkait sasarannya untuk tahun ini, Suandy tidak mau merencanakan hal yang terlalu ambisius. Akan tetapi, dia sangat yakin dapat menarik lebih banyak perusahaan lagi untuk berkolaborasi.

“Sejujurnya, saya tidak menetapkan target secara langsung, Pak. Yang jelas, kami menginginkan sebanyak mungkin,” ucapnya. (*)

AI dan Pemrograman Masuk Kurikulum SD 2025: Pelajaran Resmi Sejak Kelas 5

0


Zona Gadget

– Kemendikdasmen mengonfirmasi bahwa kurikulum tentang kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman akan dimulai di tahun ajaran 2025-2026. Namun, subjek tersebut masih bersifat opsional dan tidak termasuk dalam kategori wajib.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, setelah peresmian Gemini Academy serta Edukreator yang berlangsung di Jakarta pada hari Rabu, 7 Mei. Dia mengatakan bahwa dokumen pendidikan dan pencapaian belajar terkait dengan kecerdasan buatan (AI) serta pemrograman sudah selesai dibuat.

“AI, kurikulum tentang AI serta pemrograman telah menyelesaikan naskah akademisnya, termasuk capaian belajarnya yang pun sudah rampung. Saat ini, kita tengah memproses pengundangan aturan oleh menteri,” jelas Mu’ti.

Pada saat ini, usulan regulasi tersebut tengah diproses untuk penyusunan ulang bersama Departemen Hukum serta departemen-departemen terkait lainnya. Setelah mendapatkan persetujuan, kurikulum baru ini akan dilaksanakan secara berjenjang pada tingkat SD, SMP, dan SMA.

Mu’ti menggarisbawahi bahwa pembelajaran tentang kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman akan dimulai sejak kelas 5 sekolah dasar. Selanjutnya, murid-murid di jenjang SMP dan SMA pun bakal menerima bahan ajar yang disesuaikan dengan tingkatan mereka.

“Pelajaran ini sangat penting dan sebaiknya diajarkan sejak awal. Namun, tetap dibutuhkan bimbingan serta arahan bagi para pengajar,” ujar Mu’ti.

Pada proses pembuatan kurikulum tersebut, Kemendikdasmen bekerja sama dengan sejumlah mitra seperti perusahaan jasa pemrograman dan pendidikan teknologi. Tujuannya adalah agar bisa menyamai lajunya kemajuan kecerdasan buatan.

Mu’ti pula menekankan bahwa pemakaian kecerdasan buatan memiliki sejumlah risiko. Salah satu di antaranya adalah kemungkinan tersebarnya data yang tak tepat bila tidak dikelola secara cermat.

“Sebab ia dapat dijangkau dengan gampang serta berlangsung sangat cepat, oleh karena itu kekurangan utamanya ialah mungkin saja informasi yang didapat tersebut belum tentu merupakan data yang akurat,” tegasnya.

Melalui pengenalan kurikulum baru tersebut, Kemendikdasmen bertujuan agar para siswa di Indonesia lebih terampil dalam menyongsong zaman digital. Hal ini khususnya mencakup penguasaan konsep-konsep artificial intelligence serta pemrograman mulai dari usia muda.

7 Ciri Orang yang Senang Berbicara dengan ChatGPT Saat Sendirian

0


Zona Gadget

– Pernahkah kamu membuka
chatbot
tengah malam, bukan karena butuh jawaban, tapi hanya ingin ada yang bisa diajak ngobrol? Ya, belakangan ini mengobrol dengan ChatGPT menjadi kegemaran para kaum muda

Di zaman sekarang, ketika hubungan sosial lebih banyak terjadi secara digital daripada tatap muka, semakin banyak orang yang menjadikan percakapan dengan AI sebagai sarana untuk merasa nyaman, mendapatkan perspektif baru, atau sekadar merasa didengarkan.

Dilansir dari laman DMNewsv pada Rabu (07/05), inilah 7 karakteristik orang yang merasa nyaman bicara dengan ChatGPT di saat sepi. Sebagian dari mereka bekerja dari rumah dan memiliki sedikit interaksi sosial sepanjang hari. Yang lainnya mungkin hanya ingin mengeksplorasi pemikiran-pemikiran mereka dalam ruang yang tenang dan bebas tekanan.


1. Mereka cenderung sangat introspektif

Orang-orang yang sering membuka percakapan dengan ChatGPT biasanya memiliki kehidupan batin yang dalam. Mereka senang merenung, mengingat masa lalu, merancang tujuan pribadi, atau hanya memikirkan perasaan mereka sendiri.

Saat sesuatu mengganggu, mereka biasanya tidak langsung bercerita ke orang lain. Tapi lebih suka mengolah pikiran terlebih dahulu secara diam-diam dan di sinilah ChatGPT sering kali menjadi perpanjangan alami dari proses tersebut.

Bagi mereka, berbicara dengan ChatGPT adalah cara aman dan nyaman untuk mengekspresikan perasaan tanpa tekanan sosial. Meski tidak bisa menggantikan obrolan dengan sesama manusia, ChatGPT bisa menjadi tempat menenangkan diri dan memproses emosi dengan tenang.


2. Mereka terbuka untuk bereksperimen

Tidak semua orang mau mencoba ngobrol dengan
chatbot
saat sedang merasa kesepian. Diperlukan pola pikir yang terbuka dan rasa ingin tahu untuk berpikir, “Kenapa tidak?”

Mereka yang mencoba ini biasanya cukup penasaran dan berani mencoba hal baru. Keterbukaan untuk mencoba hal yang tidak biasa ini menunjukkan bahwa mereka bersedia mengeksplorasi bentuk dukungan emosional yang berbeda.


3. Mereka menghargai ruang aman tanpa penghakiman

Salah satu daya tarik ChatGPT adalah jaminan bahwa apapun yang kamu katakan tidak akan dihakimi. Tak ada ekspresi sinis, tak ada komentar menyakitkan, hanya tempat tenang untuk berbagi pikiran.

Bagi mereka yang ragu untuk jujur pada teman karena takut penilaian atau reaksi negatif, ChatGPT menawarkan kenyamanan, tempat bercerita yang netral dan menerima. Ruang seperti ini bisa jadi sangat menyembuhkan, bahkan jika hanya dalam bentuk percakapan digital.


4. Mereka adalah pemikir kreatif dalam menyelesaikan masalah

Pengguna ChatGPT yang mencari dukungan emosional biasanya tidak hanya ingin curhat mereka ingin memahami dan menyelesaikan apa yang mereka rasakan. Mereka datang dengan kebingungan, pertanyaan, atau konflik, dan menggunakan ChatGPT sebagai mitra diskusi.

Seperti seseorang yang bingung menghadapi drama kantor dan akhirnya menemukan kejernihan setelah mengurai pikirannya lewat
chatbot.
Ini mencerminkan pola pikir kreatif dan aktif dengan memanfaatkan apa pun yang tersedia untuk mendapatkan pemahaman dan kejelasan.


5. Mereka menghargai interaksi kecil yang bermakna

Meski tak bisa menggantikan kehangatan teman sejati, obrolan singkat dengan ChatGPT bisa jadi percikan interaksi yang menyenangkan di hari yang sunyi. Layaknya menyapa tetangga atau mengobrol ringan dengan barista, berbicara dengan AI bisa memberikan rasa tersambung, walau hanya sejenak.

Studi mengenai perasaan kesepian menyatakan bahwa hal-hal sederhana dapat memiliki dampak besar pada kondisi psikis. Meskipun ChatGPT hanyalah sebuah alat teknologi, terkadang ia mampu memberikan pengalaman di mana pengguna merasakan adanya pendengar yang nyata dengan cukup mendalam.


6. Mereka merasa nyaman dengan ketergantungan pada teknologi

Tidak semua individu merasa tenang ketika memanfaatkan teknologi untuk keperluan personal, khususnya jika berkaitan dengan emosi. Akan tetapi, mayoritas pengguna ChatGPT biasanya merupakan orang-orang yang telah familiar dengan software untuk introspeksi diri, latihan relaksasi, atau terapi online.

Untuk mereka, teknologi tidak dianggap sebagai lawan, tetapi justru mitra yang mempermudah kehidupan sehari-hari. ChatGPT hanya merupakan salah satu dari berbagai perangkat yang digunakan oleh mereka untuk meningkatkan kualitas hidup. Mereka menyadari bahwa meskipun teknologi bukan jawaban akhir, namun dapat memberikan kontribusi kecil dalam menemani dan mengakomodasi keperluan emosional mereka.


7. Mereka ambil langkah untuk merasa lebih baik.

Akhirnya, mereka yang berbagi cerita dengan ChatGPT umumnya tidak menantikan agar orang lain menyadarinya. Sebaliknya, mereka cenderung bertindak terlebih dahulu dan mencari tempat untuk menuangkan perasaan mereka.

Sebagai gantinya dari terpuruk dalam perasaan kesendirian, mereka berkata pada diri sendiri, “saya memerlukan orang yang bisa mengerti saya di momen ini”, lalu memutuskan untuk berbagi melalui itu.
chatbot
.

Ungkapan seperti, “Saya sadar ini bukan manusia sebenarnya, tetapi saya cuma pengen ngomong-ngeluh,” mewakili tekad untuk tak patah semangat menghadapi kesendirian walaupun dengan cara yang sedikit berbeda dari biasanya. (*)

7 Keterampilan Penting Untuk Maju di Zaman AI yang Belum Tentu Kamu Pelajari di Sekolah

0


Zona Gadget

– Segala sesuatunya berubah dengan cepat. Era AI telah tiba, dan pengetahuan lama kita mungkin tidak lagi cukup.

Sebagian dari kita mungkin dapat menyesuaikan diri dengan lebih cepat dibandingkan yang lain. Namun satu hal yang pasti, agar bisa melanjutkan kemajuanmu, kamu memerlukannya.
skill
untuk berkembang yang jarang diajarkan di sekolah.

Dilansir dari News Reports, berikut ini adalah 7
skill
untuk berkembang yang wajib kamu miliki agar tetap relevan dan unggul di tengah derasnya arus teknologi dan kecerdasan buatan.


1. Kecerdasan Emosional

Ingatkah kamu ketika masih sekolah, dan emosi dianggap hal pribadi yang tidak relevan dengan pelajaran? Di era AI, paradigma itu berubah total. Bukan hanya soal pemrograman atau algoritma, tapi juga soal memahami sisi manusia dari setiap interaksi.

AI dapat mengevaluasi informasi, namun cuma manusia yang sanggup sungguh-sungguh merasakannya. Anda yang memiliki simpati, sensitif terhadap perasaan orang lain, serta mampu memahami atmosfer sekitar tentunya bakal unggul.

Kecerdasan emosional membuatmu mampu menciptakan antarmuka ramah pengguna, konten yang menyentuh, atau bahkan AI yang terasa “manusiawi”.


2. Beradaptasi dengan Perubahan

Zaman ini bergerak cepat. Teknologi terus berkembang, AI makin cerdas, dan hal-hal yang kamu pelajari tahun lalu bisa jadi sudah basi hari ini. Kemampuan untuk belajar ulang, berpikir ulang, dan bertindak cepat adalah
skill
untuk berkembang yang tak tergantikan.

Sekolah mungkin memberimu pondasi, tapi dunia nyata menuntut fleksibilitas. Di tengah perubahan besar yang dipicu oleh era AI, mereka yang lentur dan terus belajar akan tetap bertahan dan melesat lebih jauh.


3. Berpikir Kritis

Pernah merasa soal logika di pelajaran matematika itu terlalu rumit? Faktanya, latihan itu membentuk dasar dari berpikir kritis, kemampuan yang sangat kamu butuhkan saat ini.

AI bisa mengolah jutaan data dalam hitungan detik, tapi tidak bisa memutuskan mana yang masuk akal dan mana yang manipulatif. Manusia, dengan naluri dan intuisi, bisa menganalisis, mempertanyakan, dan menyimpulkan dengan konteks.

Dan itulah yang membuat kita tetap unggul dalam mengambil keputusan. Di tengah banjir informasi dan algoritma, kemampuan berpikir kritis menjadi pelindungmu.


4. Kreativitas

AI bisa menulis, menggambar, bahkan menciptakan musik. Tapi kreativitas manusia tetap tak tergantikan. Bukan hanya karena orisinalitas, tetapi karena kemampuan untuk merasakan dan menghubungkan hal-hal yang sebelumnya tidak terlihat berhubungan.

Dalam dunia teknologi yang kian kompleks, kreativitas adalah bensin bagi inovasi. Kamu yang berani berpikir berbeda, yang melihat peluang di balik masalah, akan menjadi pionir di tengah revolusi era AI.


5. Pembelajaran Seumur Hidup

Dulu, tamat sekolah atau kuliah berarti selesai belajar. Sekarang? Itu baru permulaan. Di dunia yang terus didorong oleh teknologi, pembelajaran seumur hidup bukan hanya kelebihan, tapi keharusan.

Kamu bisa belajar bahasa pemrograman baru, mengikuti perkembangan AI, atau menggali keahlian baru lewat kursus daring. Dengan mindset pembelajar, kamu punya
skill
untuk berkembang yang akan selalu relevan, apa pun tantangannya.


6. Kolaborasi

Dulu kamu mungkin kesal saat dipaksa kerja kelompok. Tapi sebenarnya, itu latihan penting untuk kolaborasi—keterampilan inti di era AI.

Kini, Anda tak sekadar bekerja sama dengan orang lain, tetapi juga bersama peralatan teknologi. Tim yang menemani Anda bisa berasal dari berbagai bidang seperti desainer, pengembang software, hingga ahli analisis data, di antara banyak profesi lainnya.

Kesuksesan suatu projek biasanya tidak ditentukan oleh orang terpintar, melainkan oleh mereka yang dapat berkolaborasi dengan baik. Kerjasama lebih dari sekadar menggabungkan pikiran, tetapi juga tentang menciptakan penghubUNG antara perbedaan-perbedaan.


7. Kesadaran Digital

Kami berada dalam sebuah dunia yang selalu terhubung setiap saat, dan kecerdasan buatan dapat mensimulasikan banyak tingkah laku manusia. Tetapi hanya Anda sendiri yang mampu menyadari sepenuhnya tentang konsekuensi dari semua interaksi digital yang dilakukan.

Pemahaman digital melibatkan mengetahui waktu yang tepat untuk terhubung secara daring, menjaga kerahasiaan pribadi, menggunakan informasi dengan cerdas, serta bersikap sopan saat berkomunikasi di internet. Dalam era serba teknologi, pemahaman tersebut merupakan dasar agar kita bisa bertahan sambil tetap memiliki kepekaan sebagai makhluk manusia.

Bukan setiap hal yang berarti dipelajari di dalam kelas. Namun saat ini, Anda telah mengetahui bahwa dengan mengasah ketujuh tersebut,
skill
Untuk maju dalam hal ini, Anda perlu tetap fleksibel, inventif, dan berprestasi meskipun menghadapi arus utama zaman kecerdasan buatan. Sudah siap untuk terus bertumbuh?

Politeknik AI Budi Mulia Yogyakarta Siap Sambut Mahasiswa Baru

0

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

Zona Gadget, YOGYA – Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua (PLAI BMD) yang berada di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Budi Mulia Dua segera membuka penerimaan mahasiswa baru untuk kuliah perdana pertengahan tahun nanti.

Hal tersebut bisa dilakukan setelah serah terima Surat Keputusan (SK) Izin Pendirian Kampus, Kamis (8/5/2025).

Ketua Yayasan Budi Mulia Dunia, Tasniem Fauzia Rais mengatakan, serah terima SK itu menjadi babak baru PLAI BMD bisa menerima mahasiswa baru.

PLAI BMD berada di Jalan Raya Tajem Km 3, Panjen, Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

Tasniem mengatakan, pendirian PLAI BMD berawal dari sebuah keprihatinan minimnya talenta digital di Indonesia.

“Di Malaysia, setiap 1 juta orang memiliki sekitar 1.800 bakat digital yang berkompeten. Demikian pula di India dengan jumlah 1.200 bakat digital per 1 juta penduduk. Sementara itu, di Indonesia baru ada 250 bakat digital untuk setiap 1 juta orang,” ungkap Tasniem.

Menurut dia, Indonesia perlu memiliki lebih banyak pakar dalam bidang AI karena semakin seringnya insiden kriminal cyber muncul baru-baru ini, misalnya dengan adanya serangan ransomware pada sebuah bank BUMN beberapa tahun yang lampau dan juga bocornya database nasional di penghujung tahun kemarin.

“Pada masa kini, data sering dibandingkan dengan emas baru. Karena alasan tersebut, kehilangan data setara dengan tindakan pencurian atau perampokan. Inilah yang mendorong saya, seseorang yang telah lama terlibat dalam bidang pendidikan, untuk melakukan suatu hal,” ungkap Tasniem.

Menurutnya, PLAI BMD akan menyediakan tiga prodi unggulan yakni Kecerdasan Buatan & Robotika, Sains Data Terapan, serta Rekayasa Keamanan Siber.

Program studi yang dijalankan mengutamakan 70% praktik dan 30% teori dalam kurikulumsnya. Sampai saat ini, PLAI BMD telah bekerja sama dengan total 13 perusahaan industrinya.

Dengan mempertemukan industri dengan proses belajar-mengajarnya, diharapkan para mahasiswa mampu menciptakan produk berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sudah siap untuk diperdagangkan. Selain itu, tujuannya juga agar solusi bagi permasalahan nasional dapat ditawarkannya dan menjadikannya lulusan-lulusan yang telah memiliki pengalaman sehingga siap bersaing dalam dunia pekerjaan,” ungkap Tasniem.

Pemimpin dari Yayasan Budi Mulia Dua, Amien Rais, turut merasakan kegembiraan atas penerbitan surat keputusan pembentukan PLAI BMD.

Dia tidak mengira bahwa bangunan pertama yang dia dirikan untuk membentuk stasiun TV swasta itu akhirnya berkembang menjadi asas pendirian sebuah perguruan tinggi.

“Saya berharap pimpinan dan dosen-dosennya bekerja sebaik mungkin dengan performa yang sebagus-bagusnya. Mudah-mudahan Allah melancarkan niat baik kita,” kata tokoh reformasi tersebut.

Sementara itu, dalam paparannya, Direktur PLAI BMD, Ridho Rahmadi mengutarakan visi kampus tersebut di antaranya adalah membangun pusat riset AI, pusat talenta AI, pusat bisnis AI, serta pusat komputasi dan data.

Selain itu, PLAI BMD juga akan menginisiasi proyek-proyek prototipe di antaranya adalah aplikasi percakapan bernama SANTUN, prototipe roket yang dinamakan ROS-13, serta sebuah kendaraan cerdas bernama VELOQU.

“Kami targetkan akan ada sebanyak 30 inisiasi produk serta sebanyak 150 talenta AI berkualifikasi tinggi yang dihasilkan selama setahun,” kata Ridho yang berambisi menjadikan Indonesia sebagai salah satu referensi dunia dalam bidang AI tersebut.

Ridho juga merasa bahwa PLAI BMD hadir dalam kondisi yang cukup sulit. Terlebih lagi, sekarang hanya sisa sekitar empat bulan waktu bagi dia untuk meyakinkan para orangtua supaya bersedia mendaftarkan anak-anak mereka ke perguruan tinggi yang dipimpinnya itu.

“Maka tujuan praktis kita pada tahap ini yaitu mencapai hingga 50 mahasiswa setiap program studi atau keseluruhan sekitar 150 mahasiswa. Akan tetapi apabila terdapat penerimaan sampai dengan 300 mahasiswa, tentunya kita sudah bersiap,” jelas Ridho sang ahli IT itu.

Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi Indartono, menyampaikan ucapan selamat kepada PLAI BMD atas peluncuran formalnya. Menurut dia, PLAI BMD sebagai institusi pendidikannya merupakan kampus swasta nomor seratus yang terdaftar di Yogyakarta dan muncul dalam kondisi yang cukup menantang.

“Sebab dari seratus universitas swasta itu hanya sembilan saja yang berkualifikasi unggul. Sementara dari lebih tujuh ratus program studi yang tersedia sekarang, cuma seratus tujuh puluh satu yang terpilih sebagai unggulan. Ini merupakan salah satu alasan mengapa minat mahasiswa untuk belajar di Yogyakarta ikut merosot,” jelas dia.

Dia menginginkan agar PLAI BMD dapat melaksanakan pengelolaan institusi pendidikan tingkat tinggi dan mempertahankan keseimbangan dari Trilateral University Mandala dengan tepat.

Dia juga menekankan bahwa kualitas dosen merupakan hal penting bagi sebuah universitas, sebab sesuai dengan hasil survey BAN-PT, dosen menjadi salah satu faktor utama yang membuat mahasiswa tertarik ke Yogyakarta selain masalah akreditasi. (Ard)