Jumat, Maret 13, 2026
Beranda blog Halaman 762

Karakteristik dan Langkah Mudah untuk Laporkan Penipuan WhatsApp Online

0



Zona Gadget


,


Jakarta


– Pada zaman digital seperti saat ini,
WhatsApp
menjadi salah satu aplikasi komunikasi paling populer di dunia, termasuk di Indonesia. Sayangnya, popularitas ini juga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan online.

Pelaku mungkin mengirimkan pesan dengan tujuan untuk menipu Anda agar memberikan informasi pribadi atau keuangan, atau untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan.
Penipuan
Bisa terjadi di manapun dan dapat menyerang siapa pun, oleh karena itu perlu untuk mengidentifikasi dan melaporkan penipuan daring tersebut.


Ciri-ciri Pesan Mencurigakan

Dilansir dari
Pusat Bantuan WhatsApp
Berikut adalah beberapa petunjuk yang dapat memudahkan Anda dalam mendeteksi pesan yang mencurigakan atau menandai bahwa penulisnya mungkin tak terpercaya:

  • Adanya kesalahan ketik atau tata bahasa dalam pesan.
  • Permintaan untuk mengeklik tautan, mengaktifkan fitur baru lewat tautan, atau mengunduh aplikasi.
  • Tuntutan untuk menyebarkan data sensitif semacam nomor kartu kredit, akun perbankan, hari kelahiran, atau kode rahasia.
  • Permintaan agar pesan itu diteruskan kepada pihak lain.
  • Tuntutan dana atau klaim yang menyatakan bahwa Anda perlu membayar agar bisa menggunakannya WhatsApp.
  • Penipu berpura-pura menjadi seseorang yang Anda kenal.
  • Isi pesan berkaitan dengan undian, perjudian, tawaran pekerjaan, investasi, atau pinjaman.
  • Penyampi mengusahakan untuk membina rasa percaya melalui pembicaraan terlebih dahulu sebelum menanyakan data diri Anda.

Apabila Anda mendapatkan pesan dari suatu nomor yang belum tersimpan dalam daftar kontak Anda, WhatsApp akan menghadirkan berbagai indikator guna memudahkan Anda dalam merencakan langkah selanjutnya.

Gejala-gejalanya mencakup apakah pengirim termasuk dalam daftar kontak Anda, jika kalian berada dalam satu grup, dan apabila nomor telefonnya telah didaftarkan di suatu negara lain. Berdasar hal itu, kamu dapat mengambil keputusan untuk merespons pesan tersebut, menyimpan sebagai kontak baru, memblokir, atau melaporkannya.


Jenis-jenis Penipuan WhatsApp

Dikutip dari laman
Action Fraud
, berikut beraham jenis penipuan di WhatsApp:


1. Penipuan Kode Verifikasi

Penipu berpura-pura menjadi seseorang yang membutuhkan bantuan untuk membujuk pengguna membagikan kode verifikasi WhatsApp mereka, lalu mengambil alih akun tersebut secara ilegal.


2. Penipuan Kontes dan Hadiah Palsu

Pesan palsu menawarkan hadiah atau kompetisi yang menggiurkan, namun sebenarnya bertujuan mengumpulkan data pribadi atau meminta pembayaran untuk hadiah yang tidak pernah ada.


3. Penipuan Donasi atau Amal

Berdasarkan klaim membantu para korban bencana atau krisis, pencuri justru merugikan dengan memohon sumbangan lewat akun perbankan tiruan atau tautan transaksi yang mengecoh.


4. Penipuan Pekerjaan dan Investasi

Penjahat penipuan menghadirkan kesempatan pekerjaan atau investasi palsu dengan syarat harus membayar biaya untuk pelatihan atau proses verifikasi. Sesudah melakukan pembayaran, janji pekerjaannya tak kunjung menjadi kenyataan.


5. Penipuan Jual Beli

Metode ini mencakup penawaran produk atau layanan berharga baik lewat WhatsApp. Sesudah menerima pembayaran, barang yang dimaksud tak kunjung dikirm, sehingga korbannya pun merugi finansial.


6. Penipuan Dukungan Teknis

Pembohong menyamar sebagai anggota resmi dari WhatsApp dan menegaskan bahwa terdapat gangguan dalam akun Anda. Selanjutnya, mereka memintakan data pribadi penting atau sejumlah uang guna “mengatasi” permasalahan yang disebutkan.


7. Penipuan Undian Berhadiah dan Pemenang

Pesanan palsu menginformasikan bahwa Anda telah mendapatkan undian lotre atau hadiah berharga, tetapi mereka meminta pembayaran atau data pribadi sebagai bagian dari pengecekan validitas yang pada kenyataannya tidak ada.


Langkah Pelaporan Penipuan pada WhatsApp

WhatsApp mendapatkan lima pesan terakhir yang dikirim ke Anda oleh pihak pelapor—baik individu maupun kelompok—dan mereka tak akan diinformasikan mengenai hal ini. Selain itu, platform tersebut juga memperoleh identitas dari entitas atau grup yang melaporkan, termasuk detail waktu pengiriman pesan serta format kontennya seperti apakah berupa foto, video, ataupun hanya teks biasa.

Apabila Anda melaporkan suatu grup, maka otomatis Anda akan dihapuskan dari grup itu. Bila nantinya Anda berkeinginan untuk kembali tergabung dalam grup yang telah dilapor tersebut, administrator grup harus meminta Anda kembali masuk ke dalam grupnya.

  1. Ketuk pada area pojok kanan atas dari jendela Chat > Informasi Grup atau Informasi Kontak > Lapor Grup atau Lapor.
  2. Klik Laporkan {kontak} atau Laporkan {nomor telepon} atau Laporkan Grup > Blokir {kontak} atau Blokir {nomor telepon} atau Keluar grup dan bersihkan obrolan > Laporkan.

Cara Melaporkan Bisnis:

  1. Pukul chat dengan perusahaan itu, kemudian pilih nama usaha tersebut untuk mengakses profilnya.
  2. Scroll down dan pilih Laporkan Bisnis > Laporkan.
  3. Jika Anda juga ingin memblokir bisnis tersebut, ketuk Blokir Bisnis. Pilih alasan Anda di bawah Mengapa Anda memblokir bisnis ini? Lalu ketuk Blokir.

Samsung Galaxy Z Fold 7 Dilaporkan Semakin Ramping, Baterai Z Flip 7 Makin Canggih

0

Samsung baru saja siap meluncurkan smartphone layar lipat teranyarnya, yaitu Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7, yang direncanakan untuk rilis pada paruh kedua tahun ini. Berbagai spekulasi tentang pengganti seri sebelumnya, yakni Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6, semakin sering muncul di dunia maya.

Kabar terbaru dari
Zona Gadget
Mengungkapkan bahwa Samsung Galaxy Z Fold 7 memiliki desain yang lebih ramping dibanding versi sebelumnya. Ponsel ini akan berketebalan hanya 8,2 mm saat terlipat, yang merupakan penurunan bila kita bandingkan dengan informasi sebelumnya yang menyebutkan ketebalannya mencapai 9,5 mm saat dalam keadaan lipatan.

Apabila klaim bahwa Galaxy Z Fold 7 mempunyai ketebalan 8,2 mm saat dilipat adalah tepat, maka perangkat tersebut akan mengungguli Oppo Find N5 yang berketebalan 8,9 mm. Selain itu, Galaxy Z Fold 7 juga terlihat lebih ramping dibandingkan dengan versi khusus Galaxy Z Fold sebelumnya yang memiliki ketebalan 10,6 mm.

Dalam hal kameranya, Galaxy Z Fold 7 diperkirakan akan membawa kamera utama beresolusi 200 MP mirip dengan Galaxy Z Fold Special Edition. Namun sayangnya, kamera telefoto serta ultra-wide belum mendapatkan peningkatan apapun.

Bagian dalam yang ada diharapkan untuk meningkat menjadi 8 inci, naik dari ukuran sebelumnya yaitu 7,6 inci, sedangkan layar eksternal akan ditambahkan dari 6,3 inci hingga 6,5 inci. Ukurannya serupa dengan Samsung Galaxy Z Fold Edisi Khusus.

Selanjutnya, Samsung Galaxy Z Flip 7 dikabarkan akan membawa layar depan yang lebih lebar hingga mencapai 4 inci. Perangkat ini juga dinyatakan sebagai versi yang lebih ramping dibanding model sebelumnya; meski demikian, ketebalan spesifiknya belum diungkapkan.

Rumor mengatakan bahwa baterai pada Galaxy Z Flip 7 meningkat, yaitu dari kapasitas sebelumnya yang berada di angka 4.000 mAh hingga mencapai 4.300 mAh. Untuk sistem kamernya, diperkirakan tidak ada perubahan signifikan seperti adopsi sensor kamera 200 MP; konfigurasi kameranya kemungkinan besar tetap mirip dengan model terdahulu.

Ke dua ponsel dengan layar yang dapat dilipat tersebut menggunakan chipset Snapdragon 8 untuk Samsung Galaxy sebagai otaknya.

Berita kurang menyenangkan, kemungkinan besar harga dari Galaxy Z Fold 7 akan bertambah sebesar 100 euro (kira-kira Rp 1,9 juta). Informasi tentang apakah harga Galaxy Z Flip 7 juga ikut meningkat masih belum pasti.

5 Monitor Acer Terbaik dengan Layar IPS dan Full HD, Harga di Bawah Rp2 Juta

0


ZONAGADGET

– Sedang mencari monitor bermutu dengan harga bersahabat? Tenang saja! Acer menyediakan bermacam-macam opsi monitor IPS Full HD yang tidak hanya memberikan kualitas gambar jernih, tetapi juga dilengkapi dengan fitur untuk gamer serta perlindungan bagi penglihatan Anda.

Menariknya lagi, semua monitor ini dibanderol di bawah Rp2 juta, jadi cocok buat kerja, belajar, hingga gaming ringan. Berikut 5 monitor Acer terbaik yang bisa kamu pilih dengan budget bersahabat!


1. Acer EK221QE3bi — 21,5 Inci FHD 100Hz, Harga Rp999 Ribuan

Monitor ini menawarkan refresh rate 100Hz, membuat tampilan gerakan lebih smooth dibandingkan monitor biasa. Dengan dukungan sRGB 99%, warna yang ditampilkan pun lebih akurat dan hidup, cocok buat nonton film atau desain ringan.


Spesifikasi Utama:


  • Ukuran:

    21,5 inci IPS Zero Frame

  • Resolusi:

    Full HD (1920×1080) @100Hz

  • Response Time:

    1ms (VRB)

  • Input:

    VGA + HDMI (1.4)

  • Fitur:

    Flicker-less, BluelightShield, ComfyView, Low-dimming, AMD FreeSync

Dilengkapi teknologi perlindungan mata seperti Flicker-less dan BlueLightShield, monitor ini nyaman digunakan dalam waktu lama.


2. Acer EK251Q Ebi — 24,5 Inci FHD 100Hz, Harga Rp1,3 Jutaan

Butuh layar lebih besar? Acer EK251Q Ebi hadir dengan ukuran 24,5 inci dan refresh rate 100Hz yang mulus. Tingkat akurasi warna tinggi dengan sRGB 99% menjadikan monitor ini ideal untuk pekerjaan visual.


Spesifikasi Utama:


  • Ukuran:

    24,5 inci Layar IPS Tanpa Bingkai

  • Resolusi:

    Full HD (1920×1080) @100Hz

  • Response Time:

    1ms (VRB)

  • Input:

    VGA + HDMI (1.4)

  • Fitur:

    Flicker-less, BluelightShield, ComfyView, Low-dimming, AMD FreeSync

Cocok banget buat kamu yang cari monitor besar dengan harga hemat tanpa mengorbankan kualitas.


3. Acer Nitro VG240Y — 23,8 inci FHD 200Hz, Dibandrol dengan harga sekitar Rp1,8 jutaan

Monitor untuk gaming ini memiliki kecepatan pembaruan mencapai 200Hz serta waktu respon sebesar 0,5ms, menjadikan permainan Anda lebih responsif dan jernih tanpa terjadi kabur gambar. Dengan sertifikasi HDR10, kualitas warna pada monitor menjadi lebih cerah dan mendekati kesempurnaan visual yang nyata.


Spesifikasi Utama:


  • Ukuran:

    23,8 inci IPS Zero Frame

  • Resolusi:

    Full HD (1920×1080) @200Hz

  • Response Time:

    0,5ms (GTG, Min.)

  • Input:

    HDMI (2.0) x2 + DisplayPort (1.2) + Audio Out + Speakers (2Wx2)

  • Fitur:

    HDR10, Pelindung Blu-light Pro, FreeSync Premium, Sertifikasi Eyesafe 2.0

Jika Anda seorang gamers atau pembuat konten dengan anggaran terbatas, Acer Nitro VG240Y merupakan opsi yang sulit untuk diabaikan.


4. Acer EK271G — Layar 27 Inci dengan Resolusi FHD dan Refresh Rate 120Hz, Dibanderol Sekitar Rp1,4 Juta

Butuh layar super besar untuk multitasking atau editing? Acer EK271G hadir dengan panel 27 inci IPS dan refresh rate 120Hz. Monitor ini juga mendukung AdaptiveSync untuk visual yang lebih halus tanpa tearing.


Spesifikasi Utama:


  • Ukuran:

    27 inci Layar IPS dengan Resolusi Full HD

  • Resolusi:

    Full HD (1920×1080) @120Hz

  • Response Time:

    1ms (VRB)

  • Input:

    VGA + HDMI

  • Fitur:

    Tanpa Flicker, Perlindungan Blue Light, Tampilan Nyaman, Reduksi Pencahayaan Rendah, Sertifikasi ENERGY STAR

Di banderol hanya seharga Rp1,4 jutaan, EK271G sungguh layak untuk produktivitas yang intensif atau sekedar menikmati hiburan multimedia dengan layar lebar.


5. Acer K243Y – Layar 24 Inci Full HD dengan Kecepatan Refresh 100Hz, Dibanderol Sekitar Rp1,2 Juta

Acer K243Y adalah monitor yang memberikan keseluruhan fitur ideal untuk kebutuhan sehari-hari Anda: memiliki panel IPS berukuran 24 inci dengan resolusi Full HD, frekuensi pembaruan mencapai 100Hz, serta telah disertai speaker built-in. Monitor ini pun menyediakan teknologi FreeSync guna meningkatkan kenyamanan saat digunakan untuk bermain game.


Spesifikasi Utama:


  • Ukuran:

    23,8 inci IPS

  • Resolusi:

    Full HD (1920×1080) @100Hz

  • Response Time:

    1ms (VRB)

  • Input:

    HDMI + VGA

  • Fitur:

    Flicker-less, BluelightShield, FreeSync, Speaker built-in

Desain Zero Frame-nya membuat tampilan lebih modern dan cocok untuk setup multi-monitor.***

iPhone 17 Air: Seberapa Tipis Ini Bisa Sampai?

0


Zona Gadget

– Sebelumnya, sebuah klip yang diyakini menunjukkan tampilan iPhone 17 Air telah tersebar di dunia online.

Model “Air” yang santer dirumorkan menjadi pengganti model “Plus” di iPhone generasi terbaru nanti, diyakini akan membawa bodi yang tipis.

Dari bocoran yang beredar, iPhone 17 Air diprediksi akan memiliki ketebalan 5,65 milimeter saja. Sebagai perbandingan, iPhone yang sudah dirilis sebelumnya memiliki ketebalan sekitar 7,8 mm (iPhone 16) atau 6,9 mm (iPhone 6).

Bocoran tersebut juga membandingkan bodi tiga model iPhone 17 lainnya, yakni iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.

Bila dilihat dari segi samping dan bawah, terlihat sebuah perangkat dengan desain body yang lebih ramping dibandingkan ketiga model lainnya. Tampilan tersebut dapat Anda lihat pada gambar berikut ini.

Jika
smartphone
yang diluncurkan tersebut memang diinformasikan, iPhone 17 Air diperkirakan akan menjadi ponsel pintar tertipis yang pernah dibuat oleh iPhone.

Lantaran mengusung bodi tipis, banyak yang penasaran dengan kapasitas baterai iPhone 17 Air nanti.

Pertanyaan ini kemungkinan tidak akan terjawab oleh Apple secara langsung. Sebab, perusahaan asal Cupertino, AS ini tidak pernah menyebut berapa kapasitas baterai di setiap iPhone yang mereka luncurkan.

iPhone 17 Air juga dirumorkan datang dengan spesifikasi yang lebih “ringan” karena akan ada beberapa pemangkasan. Salah satu laporan menyebut iPhone 17 Air akan membawa jumlah kamera yang lebih sedikit dibanding model lain.

Laporan lain juga memprediksi iPhone 17 Air tidak hadir memiliki slot kartu SIM fisik dan hanya mengandalkan teknologi eSIM sebagai gantinya.


Punya RAM 12 GB?

Berdasarkan perkiraan dari analis teknologi terkemuka yang umumnya memprediksikan rilisan produk baru Apple, yaitu Ming-Chi Kuo, diperkirakan bahwa iPhone 17 Air akan dilengkapi dengan pilihan RAM sebesar 12 GB seperti halnya pada model iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.

Ramalan ini cukup beragam dibandingkan dengan kebocoran sebelumnya, yang mengatakan pilihan RAM 12GB hanya bakal hadir terbatas pada versi Pro Max saja.

Sebagaimana dikutip
KompasTekno
dari
GSM Arena,
Kamis (1/5/2025), Apple dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan RAM 12 GB ke model reguler juga, yakni iPhone 17.

Namun, tampaknya perusahaan dari Cupertino di AS itu sedang menghadapi kendala dalam suplai barang. Kendati demikian, hal ini bisa saja membatasi kemampuan Apple untuk menambahkan pilihan RAM berkapasitas 12 GB pada versi standar produk mereka.

Kuo meramalkan bahwa iPhone 17 bakal dilengkapi dengan RAM sebesar 8GB saja, namun untuk seri iPhone 18 mendatang, Apple berencana menyematkan jumlah yang sama yakni 12GB pada semua varian ponselnya.

Kuo mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah gerakan yang dilakukan Apple untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya.
smartphone
-di tengah sengitnya kompetisi sektor ponsel pintar di pasar dunia.

Perlu dicatat bahwa bocoran di atas masih bersifat spekulasi, sehingga wujud asli dan spesifikasi resmi iPhone 17 Air dan model lain, bisa saja berbeda ketika nanti benar-benar dirilis.

Jangan Biarkan Penyesalan Mengintai! Kiat Vital Sebelum Membeli MacBook, Wajib Diketahui oleh Para Pembeli Potensial!

0



ZONAGADGET BENGKULU –


Siapa yang tak terpikat dengan MacBook? Desainnya yang elegan, performanya yang andal, dan ekosistem Apple yang terintegrasi memang menjadi daya tarik tersendiri.


Namun, sebelum Anda mengeluarkan sejumlah uang untuk memboyong laptop impian ini, ada beberapa hal krusial yang wajib Anda perhatikan.


Tujuannya jelas, agar Anda tidak kecewa dan mendapatkan MacBook berkualitas sesuai dengan harapan. Berikut adalah panduan lengkap tips penting saat membeli MacBook, baik baru maupun bekas!


  1. Riset yang Luas Sangat Diperlukan!


Sebelum Anda melangkah lebih jauh, luangkan waktu untuk melakukan riset. Kenali berbagai model MacBook yang ada, spesifikasinya, dan fitur-fitur unggulannya. Pertimbangkan kebutuhan Anda: apakah untuk pekerjaan ringan, desain grafis,


video editing


, atau penggunaan sehari-hari?


Melalui penelitian, Anda dapat memilih model MacBook yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.


budget


dan kebutuhan Anda. Jangan terburu-buru tergiur harga murah tanpa mengetahui spesifikasi dan kondisinya.


  1. Kelengkapan Itu Nomor Satu!


Saat membeli MacBook baru, pastikan semua kelengkapan standar ada di dalam kotak. Ini biasanya meliputi unit MacBook, adaptor daya (charger), kabel USB-C, dan buku manual. Jika Anda membeli MacBook bekas, tanyakan kelengkapan apa saja yang masih ada. Kelengkapan yang orisinal biasanya menandakan bahwa MacBook tersebut dirawat dengan baik.


  1. Cocokkan Nomor Seri, Identitas Asli MacBook Anda


Setiap MacBook memiliki nomor seri unik yang berfungsi sebagai identitas perangkat. Pastikan nomor seri pada unit fisik MacBook, kotak, dan informasi. Ini penting untuk memastikan keaslian MacBook dan menghindari barang curian atau palsu. Anda juga bisa memasukkan nomor seri ini di situs resmi Apple untuk mengecek status garansi dan informasi produk lainnya.


  1. Kesehatan Baterai Adalah Kunci: Cek


    Cycle Count


Bagi pengguna MacBook, baterai adalah komponen vital.


Cycle count


menunjukkan seberapa sering baterai sudah terisi penuh dan dibuang habis. Semakin kecilnilainya,


cycle count


, semakin baik kondisi baterainya. Anda bisa mengecek


cycle count


Dengan langkah-langkah berikut: Klik menu Apple > Tentang IPhone Ini > Laporan Sistem > Daya. Temukan detail “Hitungan Siklus”. Kemudian bandingkan nilai tersebut dengan jumlah maksimum yang ditentukan.


cycle count


untuk spesifikasi MacBook tertentu (Anda dapat menemukan informasi tersebut secara online)


  1. Uji Perangkat Keras dengan


    Apple Hardware Test


    (atau


    Apple Diagnostics


    )


Apple menyediakan alat bawaan untuk mendiagnosis masalah pada perangkat keras MacBook. Untuk model Intel, Anda bisa melakukan


Apple Hardware Test


Dengan metode menghidupkan MacBook sekaligus menekan tombol D.


Untuk model Apple Silicon (M1, M2, dst.), prosesnya sedikit berbeda, yaitu dengan menekan dan menahan tombol power hingga layar


startup


muncul, lalu pilih “Diagnostics”. Ikuti instruksi pada layar untuk menjalankan tes dan melihat apakah ada masalah pada komponen seperti memori, logic board, dll.


  1. Periksa Fisik dan Fungsi dengan Teliti


Inilah tahap akhir yang tetapi cukup krusial. Lakukan pemeriksaan komprehensif atas kondisi fizikal Macbook tersebut. Amati jika ada bekas garis, lekukan, atau masalah-masalah lainnya. Ulangi membuka serta menutup layarnya guna menguji fungsi engsel-nya dengan sempurna.


Selain fisik, uji juga fungsi-fungsi penting:


  • Layar:


    Periksa apakah ada


    dead pixel


    (bulan hitam atau dengan warna yang tetap),


    white spot


    (warna putih menjadi lebih cerah), atau masalah visual lainnya.

  • Keyboard:


    Tekan semua tombol satu per satu untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

  • Trackpad:


    Ayunkan jarimu ke segala arah pada permukaannya.


    trackpad


    dan coba berbagai gestur untuk memastikan responsivitasnya.

  • Kamera Depan (FaceTime HD):


    Buka aplikasi Photo Booth atau FaceTime dan coba kamera depan. Pastikan gambar yang dihasilkan jelas.

  • Speaker:


    Putar audio atau video untuk mengecek kejernihan suara serta memverifikasi bahwa kedua pengeras suara bekerja secara optimal.

  • Port:


    Uji coba seluruh port (USB, Thunderbolt, dsb.) guna mengecek apakah mereka bekerja secara optimal.


Dengan menerapkan saran-saran tersebut, Anda akan menjadi lebih terbantu dan yakin saat membelanjakan uang untuk mendapatkan MacBook yang selama ini didambakan. Jangan lupa, pastikan melakukan pemeriksaan dengan teliti agar bisa menghindari risiko merugi atau menyesal nantinya. Semoga sukses dalam pencarian MacBook idaman Anda!


***

Torch Targetkan Buka 100 Store Hingga Tembus Pasar Amerika

0


jabar.Zona Gadget

, BANDUNG – Brand perlengkapan traveling, Torch memasang target tinggi untuk mengembangkan bisnisnya.

Mereka percaya diri dengan kualitas yang dimiliki untuk melakukan ekspansi hingga ke luar negeri.

Co-founder and CEO Torch, Ben Wirawan mengatakan sejak resmi beroperasi sedekade lalu, brandnya sudah memiliki 11 toko di sejumlah wilayah Indonesia.

Di luar Bandung, barang-barang tersebut dapat ditemukan pula di Depok, Bekasi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Makassar, Medan hingga ke Lampung.

Selain offline store, mereka pun aktif menjual produk melalaui saluran e commerce.

“Kami rencananya dalam beberapa tahun ke depan memang mau ekspansi mengejar sampai 100 toko. Mudah-mudahan dari 11 sampai ke 100 ini bisa kami kejar dalam tiga tahun ke depan, insyaallah,” ucap pria yang akrab disapa Om Ben ini.

“Jadi, di semua toko yang 11 sekarang, orang bisa beli offline datang ke tokonya seperti biasa atau udah terbiasa beli di tokonya, mau beli dari rumah tinggal dikirim satu jam. Kalau udah 100 toko, insyaallah berarti bisa pengiriman satu hari atau satu jam karena akan dikirim dari toko itu,” lanjutnya.

Disampaikan tentang optimisnya meski menghadapi ketidakpastian dalam situasi ekonomi dunia, Pak Ben merasa peluang untuk memasuki pasaran internasional cukup besar. Terlebih lagi, pasar di Amerika Serikat telah terbuka lebar.

“Selama satu setengah tahun menjalankan bisnis di Amerika melalui platform Amazon, hasilnya cukup baik namun menantang. Menurut pandangan masyarakat negara-negara maju, pasar di Indonesia sebenarnya berada di posisi lebih tinggi daripada produk-produk dari Cina tapi masih kalah dengan merk-merk yang sudah memiliki usia ratusan tahun,” terangnya.

“Jadi sweet spot itu kami ambil, kami masuk dan itu sebenarnya berjalan dengan baik di Amerika. Rencananya mau kami kembangkan kemarin itu, kami kerja sama dengan satu perusahaan lagi di sana dan mereka semangat sekali untuk ngembangin torch,” Ben melanjutkan.

Ia berharap kondisi perang tarif yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump bisa segera rampung. Sejauh ini, tarif yang diberlakukan untuk Indonesia sebesar 10 persen. Namun, angka itu belum tahu bertahan selama apa.

Ben menyebut konsumen Torch terbagi sebesar 55 persen laki-laki, 45 persen perempuan di rentang usia 25 sampai 45 tahun. Segmen pasar tersebut lebih detil dengan kualitas dan material produk.

Berkaitan dengan itu, Ben menegaskan bahwa Torch selalu serius dalam melakukan pengembangan produk. Semua riset dan desain dibuat dengan data market yang berhasil dihimpun.

“Kami brand lokal yang bisa memberikan kualitas dan inovasi di atas rata-rata, bahkan punya standar yang bisa disandingkan dengan produk luar. Lebih kuat, lebih ringan, lebih penuh dengan inovasi. Makanya torch itu di belakangnya serius banget ketika mau berinovasi,” kata Ben.

(mar7/jpnn)

Induk Facebook Rilis Meta AI: Persiapan Menghadapi Tantangan ChatGPT

0

Perusahaan induk Facebook dan Instagram, yang bernama Meta, meluncurkan aplikasi baru bertajuk Meta AI. Aplikasi ini diciptakan agar dapat memberikan layanan pribadi, relevan sesuai konteks, serta kompatibel dengan beragam perangkat seperti kacamata cerdas Ray-Ban Meta dan halaman web meta.ai.

Sebelumnya, Meta AI sudah tersedia di platfrom seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Messenger. Dengan adanya aplikasi terpisah ini, para pemakai sekarang bisa berkomunikasi dengan cara yang lebih spesifik lewat fungsi obrolan berbasiskan suara yang jadi pusat dari interaksi baru dengan Meta AI.

“Aplikasi Meta AI dirancang agar memahami Anda dengan baik sehingga responsnya menjadi lebih bermanfaat. Aplikasinya mudah digunakan dalam percakapan, menjadikan interaksinya lebih lancar dan natural,” demikian disampaikan Meta melalui pernyataan resmi mereka pada hari Selasa, 29 April.

Aplikasi terpisah dari Meta akan menyediakan tanggapan yang lebih pribadi berdasarkan latar belakang serta aspek spesifik tentang profil Facebook dan Instagram user.

Llama 4, versi paling baru dari model bahasa raksasa buatan Meta, menyokong asisten Meta AI dan dibuat untuk bersaing dengan model-model kecerdasan buatan terkini dari OpenAI, Google, DeepSeek, serta Anthropic. Llama 4 dilengkapi dengan pemecahan masalah yang lebih baik, kapabilitas dalam berbagai bahasa, serta performa yang lebih efisien.

Dalam aplikasi baru ini, Meta menghadirkan pengalaman yang lebih personal, karena dirancang khusus untuk percakapan berbasis suara. Artinya, pengguna kini bisa berinteraksi dengan Meta AI layaknya berbicara langsung dengan seseorang.

Karena itu, Meta AI diperkuat dengan teknologi full-duplex, yang menciptakan interaksi audio lebih natural pada saat berdialog sehingga AI memproduksi suara tanpa harus membacakan teks responsnya. Fungsionalitas ini masih dalam tahap perkembangan dan hanya dapat digunakan di sejumlah kecil wilayah termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, serta Selandia Baru.

Meta AI telah mengintegrasikan fitur Discover Feed, sebuah aliran konten yang memudahkan pengguna untuk menjelajahi dan membagikan bagaimana orang lain menggunakan kecerdasan buatan. Melalui fitur ini, pengguna bisa mendapatkan inspirasi dari prompt, menggabungkan ide-ide tersebut, atau bahkan menerbitkan hasil karyanya sendiri. Ini semakin meningkatkan aspek sosial dalam pemanfaatian teknologi AI serta membuka ruang bagi kerja sama kreatif di antara para pemakainya.

Pada pengumumannya, aplikasi terbaru ini bakal tersambung dengan kacamata cerdas buatan Meta serta menyatu dengan program pendukung yang sudah ada.

Dengan rilis ini, Meta sekarang berdiri sama kuat dengan para pemain utama di industri pengembangan AI yang telah memiliki aplikasi tersendiri, seperti OpenAI ChatGPT dan Google Bard.

Menurut laporan CNBC International (29/4), Meta akan merilis sebuah chatbot berbasis AI pada September 2023 yang bertindak sebagai asisten digital dengan kecerdasan buatan. Selanjutnya, perusahaan tersebut mengembangkan aplikasi ini untuk dapat diintegrasikan kedalam aplikasi-aplikasi milik Meta lainnya termasuk Facebook, Instagram, serta WhatsApp.

Skandal Google: 300 Karyawan Menentang Bantuan ke Israel, IDF Gunakan AI untuk Mengidentifikasi Musuh

0

Zona Gadget.CO.ID, LONDON — Banyak pihak mengecam kebrutalan Israel berperang di Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah. Mereka tak ingin keadaan itu semakin parah. Pihak yang mengecam Israel adalah sekelompok karyawan Google berikut ini. Meski institusi Google membantu Israel, banyak karyawan mereka justru mengecam negara zionis yang mengabaikan nilai kemanusiaan dan keadilan tersebut.

Karyawan Google DeepMind di Inggris bergabung dengan serikat pekerja guna menentang keputusan perusahaan tersebut untuk menjual teknologi kecerdasan buatannya kepada kelompok advokasi yang terkait dengan pemerintah Israel, Financial Times melaporkan Sabtu.

Laporan itu, yang merujuk pada sumber-sumber terpercaya, menunjukkan bahwa hampir 300 pegawai Google DeepMind di London sudah mencoba untuk bergabung dengan Serikat Pekerja Telekomunikasi dalam beberapa minggu terakhir.

DeepMind dimiliki oleh Alphabet, perusahaan induk Google. Google, Google DeepMind, dan Serikat Pekerja Komunikasi tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.

Surat kabar itu mengabarkan bahwa laporan media yang menyatakan Google sedang menjual jasanya dalam layanan awan serta teknologi cerdasnya kepada Departemen Pertahanan Israel sudah memicu ketakutan di antara para pekerjanya.

Google sebelumnya menghadapi masalah terkait hubungannya dengan Israel, ketika memecat 28 karyawan tahun lalu setelah mereka memprotes kesepakatan layanan cloud yang dibuat perusahaan tersebut dengan pemerintah Israel.

AI jadi alat pembunuhan yang dilakukan Israel

Sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) telah membantu Israel untuk melacak dan membunuh lebih banyak militan dengan lebih cepat di Gaza dan Lebanon melalui kemampuan penyorotan tajam dalam kecerdasan buatan (AI) dan layanan komputasi.

Namun, jumlah kematian warga sipil juga meningkat, seiring dengan kekhawatiran bahwa alat-alat ini berkontribusi terhadap kematian orang-orang yang tidak bersalah, menurut penyelidikan oleh kantor berita Amerika Associated Press (AP).


Militer Israel telah membuat kontrak dengan perusahaan swasta untuk membangun senjata otonom khusus selama bertahun-tahun.

Perang Israel baru-baru ini menandai contoh menonjol dari model AI komersial yang diprogramkan oleh AS yang digunakan dalam perang aktif. Namun bukan tanpa masalah, hal itu memunculkan kekhawatiran bahwa model tersebut awalnya tidak dikembangkan untuk membantu memutuskan siapa yang hidup dan siapa yang mati.

Militer Israel menggunakan AI untuk menyaring sejumlah besar data intelijen, komunikasi yang disadap, dan pengawasan untuk menemukan ucapan atau perilaku yang mencurigakan dan mempelajari pergerakan musuh-musuhnya.

Setelah serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober 2023, penggunaan teknologi Microsoft dan OpenAI semakin masif.

Penemuan dari investigasi media tersebut menunjukkan informasi terbaru tentang proses di mana sistem AI memilih sasarannya serta metode kerjanya yang gagal, mencakup data yang tidak akurat atau algoritme yang rusak.

Investigasi ini didasarkan pada dokumen internal, data, dan wawancara eksklusif dengan pejabat dan karyawan Israel saat ini dan sebelumnya dari perusahaan terkait.

Tujuan Israel di balik serangan tersebut, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, adalah untuk membasmi Hamas.

Militer Israel menggambarkan AI sebagai “faktor penentu” yang memungkinkannya menemukan target dengan lebih cepat.

Sejak perang dimulai, lebih dari 50.000 orang telah tewas di Gaza dan Lebanon dan hampir 70 persen bangunan di Gaza telah hancur, menurut kementerian kesehatan Gaza dan Lebanon.

“Ini adalah konfirmasi pertama yang kami terima bahwa model AI komersial digunakan secara langsung dalam peperangan,” kata Heidy Khlaaf, kepala ilmuwan AI di AI Now Institute dan mantan insinyur keamanan di OpenAI.

“Dampaknya sangat besar terhadap peran teknologi dalam memungkinkan terjadinya peperangan yang tidak etis dan ilegal seperti ini di masa mendatang.”

Antara berbagai perusahaan teknologi di Amerika Serikat, Microsoft telah menjalin ikatan yang erat dengan militer Israel sejak bertahun-tahun lamanya.

Hubungan tersebut, beserta ikatan yang dimilikinya dengan perusahaan teknologi lain, memperkuat posisinya usai serangan oleh Hamas.

Tanggapan Israel terhadap perang tersebut membebani servernya sendiri dan meningkatkan ketergantungannya pada vendor luar, menurut sebuah presentasi tahun lalu oleh Kolonel Racheli Dembinsky, perwira teknologi informasi tertinggi militer.

Ketika ia menyebutkan bahwa AI sudah memberikan “ke_efektivan_operasional_yang_sangat_signifikan” kepada Israel di Gaza, logonya Microsoft Azure, Google Cloud, serta Amazon Web Services tampil besar di belakangnya.

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dari Microsoft dan OpenAI oleh tentara Israel meningkat drastis mencapai sekitar 200 kali lebih tinggi di bulan Maret dibandingkan dengan pekan sebelum serangan tanggal 7 Oktober, seperti ditemukan dalam analisis data internal perusahaan oleh Associated Press (AP).

Jumlah data yang disimpan di server Microsoft berlipat ganda antara saat itu dan Juli 2024 menjadi lebih dari 13,6 petabita — sekitar 350 kali penyimpanan digital yang dibutuhkan untuk menyimpan semua buku di Perpustakaan Kongres.

Pemanfaatan server komputer skala besar dari Microsoft oleh tentara pun naik mendekati tiga kali lipat di awal dua bulan perang.

Microsoft enggan berkomentar mengenai berita tersebut dan tak merespons serangkaian pertanyaan rinci secara tertulis terkait teknologi kecerdasan buatan serta layanan cloud yang mereka sediakan bagi militer Israel.

Di pengumuman yang cukup detail di laman resmi milik mereka, perusahaan itu menyebutkan bahwasanya “penghargaan terhadap hak-hak dasar individu merupakan prinsip utama bagi Microsoft” serta mereka bersumpah akan “berkontribusi dalam mempromosikan dampak positif dari perkembangan teknologi secara global.”

Di dalam Dokumen Tranparansi Kecerdasan Buatan yang Bertanggung Jawab senilai 40 halaman di tahun 2024, Microsoft bersumpah akan ‘mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memantau risiko dari kecerdasan buatan generatif selama proses pembuatan guna mengurangi ancaman’, namun perusahaan ini tak membahas tentang kesepakatannya terkait kontrak militer dengan pihak tertentu.

Model kecerdasan buatan yang advanced ini dikembangkan oleh OpenAI, pengembang dari ChatGPT, lewat layanan cloud Azure besutan Microsoft. Dokumen serta data menunjukkan bahwa model tersebut telah diakuisisi oleh militer Israel.

Skandal Google: 300 Karyawan Menentang Bantuan ke Israel, IDF Gunakan AI untuk Penyerangan Militer

0

Zona Gadget.CO.ID, LONDON – Sejumlah orang menyuarakan keprihatinan atas tindakan keras Israel dalam konflik di Gaza, Tepi Barat, Lebanon, serta Suriah. Mereka khawatir situasi akan memburuk lebih lanjut. Grup pegawai dari perusahaan Google merupakan salah satu kelompok yang telah mengkritik langkah-langkah Israel. Walaupun Google sendiri mendukung Israel, tetapi banyak stafnya malah mencela negara dengan orientasi Zionisme karena dinilai melupakan aspek kemanusiaan dan keadilan.

Karyawan dari Google DeepMind di Britania Raya telah bersatu dengan serikat buruh dalam upaya menentang langkah perusahaan mereka yang berencana menjual teknologi kecerdasan buatan mereka kepada organisasi pendukung yang memiliki hubungan dengan pemerintahan Israel, demikian laporan Financial Times pada hari Sabtu.

Laporan tersebut, yang mengutip sumber informasi, mengindikasikan bahwa sekitar 300 karyawan Google DeepMind di London telah berupaya bergabung dengan Serikat Pekerja Komunikasi selama berminggu-minggu.

DeepMind dimiliki oleh Alphabet, perusahaan induk Google. Google, Google DeepMind, dan Serikat Pekerja Komunikasi tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters.

Surat kabar tersebut melaporkan bahwa laporan media yang menunjukkan bahwa Google menjual layanan cloud dan teknologi kecerdasan buatannya kepada Kementerian Pertahanan Israel telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan.

Google sebelumnya menghadapi masalah terkait hubungannya dengan Israel, ketika memecat 28 karyawan tahun lalu setelah mereka memprotes kesepakatan layanan cloud yang dibuat perusahaan tersebut dengan pemerintah Israel.

AI menjadi senjata pengeboman yang digunakan oleh Israel.

Beberapa perusahaan besar teknologi dari Amerika Serikat (AS) sudah mendukung Israel dalam menemukan dan menghentikan sekelompok militan yang lebih banyak serta lebih cepat di wilayah Gaza dan Lebanon menggunakan kemampuan analisis presisi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan jasa komputasi mereka.

Namun, angka kematiannya pun ikut bertambah di kalangan masyarakat sipil, dan hal ini semakin memunculkan keprihatinan bahwa peralatan tersebut turut menyebabkan kematian bagi mereka yang tak bersalah, sesuai hasil investigasi dari Kantor Berita Amerika Associated Press (AP).


Militer Israel telah membuat kontrak dengan perusahaan swasta untuk membangun senjata otonom khusus selama bertahun-tahun.

Perang terbaru Israel merupakan ilustrasi jelas tentang bagaimana model AI komersial yang dibuat oleh Amerika Serikat telah dimanfaatkan dalam konflik militer berlangsung. Meski demikian, pendekatan ini juga menghadirkan sejumlah tantangan, dengan alasan utama adalah adanya keprihatinan bahwa teknologi tersebut pada dasarnya belum dirancang guna mendukung penentuan nasib manusia antara nyawa atau kematian.

MILITER ISRAEL mengggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menyortir berbagai macam informasi rahasia, pesan-pesan yang direkam, serta pemantauan dalam rangka mendeteksi perkataan atau tindakan yang mencurigakan dan menganalisis gerak-gerik lawannya.

Setelah serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober 2023, penggunaan teknologi Microsoft dan OpenAI semakin masif.

Penyelidikan oleh media ini juga mengungkap detail baru tentang bagaimana sistem AI memilih target dan cara kegagalannya, termasuk data yang salah atau algoritma yang cacat.

Investigasi ini didasarkan pada dokumen internal, data, dan wawancara eksklusif dengan pejabat dan karyawan Israel saat ini dan sebelumnya dari perusahaan terkait.

Target Israel dalam serangan itu, yang mengakibatkan kematian sekitar 1.200 orang dan pengambilan sandera terhadap lebih dari 250 individu, adalah untuk membersihkan organisasi Hamas.

Militer Israel menyebutkan bahwa AI merupakan “elemen kunci” yang membantu mereka mengidentifikasi sasaran dengan kecepatan lebih tinggi.

Sejak perang dimulai, lebih dari 50.000 orang telah tewas di Gaza dan Lebanon dan hampir 70 persen bangunan di Gaza telah hancur, menurut kementerian kesehatan Gaza dan Lebanon.

“Ini adalah konfirmasi pertama yang kami terima bahwa model AI komersial digunakan secara langsung dalam peperangan,” kata Heidy Khlaaf, kepala ilmuwan AI di AI Now Institute dan mantan insinyur keamanan di OpenAI.

“Dampaknya sangat besar terhadap peran teknologi dalam memungkinkan terjadinya peperangan yang tidak etis dan ilegal seperti ini di masa mendatang.”

Antara perusahaan teknologi di Amerika Serikat, Microsoft telah menjalin keterkaitan erat dengan angkatan bersenjata Israel dalam kurun waktu puluhan tahun.

Hubungan tersebut, beserta ikatan dengan perusahaan teknologi lainnya, memperkuat posisi mereka usai serangan oleh Hamas.

Israel mengalami beban berat pada server mereka akibat perang itu dan semakin bergantung kepada pemasok dari luar negeri, demikian disampaikan dalam presentasi yang diberikan Kolonel Racheli Dembinsky, petinggi bidang teknologi informasi angkatan militernya, di masa lalu.

Ketika ia menyebutkan bahwa AI telah memberikan “ke_efektivan_operasional_yang_sangat_signifikan” kepada Israel di Gaza, logo-Logo milik Microsoft Azure, Google Cloud, serta Amazon Web Services tampil di layar lebar di belakangnya.

Penerapan teknologi kecerdasan buatan dari Microsoft dan OpenAI oleh militer Israel meningkat drastis pada bulan Maret, mencapai kenaikan sekitar 200 kali lebih tinggi dibandingkan dengan pekan sebelum serangan tanggal 7 Oktober, seperti ditemukan dalam analisis data internal perusahaan oleh Associated Press (AP).

Ukuran data yang tersimpan pada server milik Microsoft meningkat berkali-kali lipat mulai waktu itu hingga Juli 2024, mencapai angka melebihi 13,6 petabit – kira-kira setara dengan 350 kali kapasitas penyimpanan yang diperlukan untuk menampung seluruh koleksi buku di Perpustakaan Kongres.

Pemanfaatan infrastruktur server komputernya yang luas oleh militer Microsoft pun naik mendekati 67% hanya pada paruh awal perang tersebut.

Microsoft menolak memberikan komentar apa pun untuk berita ini dan tidak menanggapi daftar pertanyaan tertulis terperinci tentang kecerdasan buatan dan layanan cloud yang disediakannya untuk militer Israel.

Di pengumuman yang cukup panjang di laman resminya, perusahaan itu menyebutkan bahwa “penghargaan terhadap hak-hak dasar individu merupakan prinsip utama bagi Microsoft” serta mereka bersumpah akan “terus mendorong dampak baik dari teknologi secara global.”

Dalam Dokumen Transparansi Kecerdasan Buatan yang Bertanggung Jawab senilai 40 halaman di tahun 2024, Microsoft bersumpah akan ‘menganalisis, mengevaluasi, dan memantau potensi ancaman dari kecerdasan buatan generatif selama proses pembuatan agar dapat mengurangi kemungkinan dampak negatif’, namun perusahaan tersebut tak membahas tentang kesepakatannya dalam bidang militer yang merugikan kepada pihak mana pun.

Model kecerdasan buatan yang advanced ini diproseskan oleh OpenAI, pengembang dari ChatGPT, lewat infrastruktur awan Azure yang dimiliki Microsoft. Model tersebut kemudian diakuisisi oleh tentara Israel seperti terlihat pada berkas dan informasi-data lainnya.

Teknologi Hybrid 4WD Hi4-T GWM, Bisa buat Offroad Ekstrem

0


SHANGHAI, Zona Gadget

– Perusahaan global Great Wall Motor (GWM) meluncurkan teknologi hibrid 4WD Hi4-T khusus untuk mobil petualangan luar biasa di medan offroad. Inovasi ini menggabungkan elemen-elemen canggih dengan bagian-bagian tradisional agar mencapai efisiensi optimal.

Bukan hanya menggunakan mesin Hybrid sebagai sumber tenaga utama, poros penggerak di kedua roda depan dan belakang pun dilengkapi dengan motor listrik.

Lebih dari itu, mesin primer tetap terkoneksikan ke seluruh roda pemindah daya, yang bertujuan untuk meningkatkan performa kendaraan saat diperlukan.

Mu Feng, Presiden dari Great Wall Motor (GWM), menyebut bahwa teknologi HI4-T adalah sistem penggerak empat roda (4WD) yang tidak dapat dipisahkan dan berbasis mekanik dirancang khusus untuk kendaraan off-road berkualitas tinggi.

“Mobil yang menggunakan teknologi Hi4-T dilengkapi dengan mesin 2.0T atau 3.0T serta transmisi hybrid HAT 9 kecepatan, memberikan performa yang semakin handal,” jelas Mu Feng saat acara Auto Shanghai pada hari Rabu (23/4/2025).

Mu Feng menyebutkan bahwa sistem tersebut menjaga fitur luar biasa dari medan off-road seperti poros penjelajah dan penguncian gardan tengah, sambil tetap menciptakan keseimbangan antara konsumsi bahan bakar yang hemat dengan kemampuan melibas berbagai tantangan di medan terjal.

“Solusi ini merupakan pilihan optimal bagi arsitektur luar jalur campuran tersebut sebab mampu mengoptimalkan seluruh energi tersedia dan mentransmisikan dayanya kepada setiap roda,” jelas Mu Feng.