Rabu, Mei 20, 2026
Beranda blog Halaman 789

Redmi A3 vs Infinix Smart 9: Mana yang Lebih Cocok di Tahun 2025? Bandingkan Spek dan Harganya!

0


ZONA GADGET

Ponsel kelas pemula semakin kompetitif di pasaran Indonesia, terlebih dalam rentang harga sekitar Rp1 juta. Salah satunya yang masih menjadi perbincangan adalah Redmi A3.

Walaupun telah diluncurkan pada bulan Februari 2024, Redmi A3 tetap mudah ditemukan di pasaran dan diminati oleh banyak orang dikarenakan harga yang bersaible serta tampilannya yang elegan.

Akan tetapi, dengan kehadiran kompetitor baru seperti Infinix Smart 9, pertanyaan pun timbul tentang apakah Redmi A3 masih worth untuk dibeli.

Artikel ini akan membahas secara mendetail spesifikasi, keunggulan, kelemahan, serta perbandingan antara Redmi A3 dengan kompetitornya pada akhir Mei 2025.


Desain Premium di Harga Terjangkau

Redmi A3 hadir dengan desain mewah berbodi kaca di bagian belakang dan tersedia dalam dua varian warna yang memukau: Midnight Black dan Star Blue.

Dimensinya memiliki ukuran layar sebesar 6,71 inci menggunakan teknologi panel IPS LCD dan telah dilengkapi dengan kecepatan pembaruan refresh rate 90Hz sehingga memberikan tampilan visual yang lebih halus.

Layar yang digunakan masih beresolusi HD+, oleh karena itu ketajaman gambarnya belum sebanding dengan perangkat kelas menengah.

Tapi kehadiran Gorilla Glass 3 memberikan perlindungan ekstra dari goresan ringan dalam pemakaian sehari-hari.

Performa dan Fitur Redmi A3

Redmi A3 dibekali chipset MediaTek Helio G36 octa-core 2,2 GHz, cukup mumpuni untuk aktivitas ringan sehari-hari.

Sistem operasi Android 13 Go Edition memastikan kinerja tetap ringan meskipun dengan spesifikasi terbatas.

Ponsel ini juga memiliki RAM 4GB yang bisa ditambah hingga 8GB dengan RAM virtual, serta penyimpanan internal 128GB.

Jika masih kurang, tersedia slot microSD hingga 1TB untuk menyimpan lebih banyak file, foto, dan video.


Kamera, Baterai, dan Kekurangan

Pada sektor kameranya, Redmi A3 menawarkan kamera belakang beresolusi 8MP serta kamera depan 5MP yang dilengkapi dengan cincin pencahayaan lembut.

Mutu gambar lumayan bagus pada saat siangan yang cerah, tetapi kurang sesuai untuk waktu malam dikarenakan kekurangan fasilitas penunjang.

Baterai 5000mAh mampu bertahan seharian penuh, tetapi pengisian 10W tergolong lambat di tahun 2025.

Fitur lain seperti sensor sidik jari di tombol daya, USB Type-C, jack audio 3,5 mm, dan dual SIM tetap jadi nilai plus.

Sayangnya, Redmi A3 belum dilengkapi dengan fitur NFC yang semakin penting untuk transaksi digital dan uang elektronik.


Harga dan Pesaing Terdekat

Pada akhir bulan Mei tahun 2025, harga dari varian Redmi A3 dengan kapasitas penyimpanan 4/128GB tetap berada dalam jangkauan antara Rp1.150.000 sampai dengan Rp1.250.000 di beberapa platform e-commerce yang ada.

Dengan harga yang sama, terdapat kompetitor seperti Infinix Smart 9 HD, OPPO A18, Samsung A06, serta Realme C53 yang menyediakan spesifikasi sebanding.

Sebagian diantaranya telah dilengkapi dengan fitur NFC, kamera yang superior, serta proses charging yang lebih cepat daripada Redmi A3.

Redmi A3 tetap dapat diperhitungkan pada tahun 2025 bagi pemula yang memprioritaskan tampilan luar dan penggunaan sehari-hari sederhana.

Tetapi untuk mereka yang memerlukan kinerja tambahan atau fitur terkini seperti NFC dan pengisian cepat, dapat mempertimbangkan pilihan lain.

Dengan banderol harga sekitarRp1 jutaan, Redmi A3 masih menjadi opsi yang masuk akal, namun ia tidaklah unggul di antara pesaing-pesaingnya dalam kategori tersebut. ***

Xiaomi Luncurkan Redmi Book 14 Ryzen Edition: Cek Speknya!

0


ZONA GADGET

Xiaomi secara resmi mengenalkan laptop terbarunya yang disebut Redmi Book 14 Ryzen Edition.

Laptop ini adalah tambahan untuk Redmi Book 14 versi standar yang diluncurkan sekitar bulan Januari kemarin.

Seperti yang terdapat pada nama produknya, Redmi Book 14 Ryzen Edition dilengkapi dengan processor (CPU) AMD seri Ryzen. Terdapat dua pilihan CPU untuk laptop ini, yakni Ryzen 5 7535H serta Ryzen 7 7735H sebagaimana dikutip dari sumber tersebut.
Kompas
.

Prosesor Ryzen 5 7535H menawarkan jumlah core tertentu
(core)
mencapai 6 unit dengan 12
threads
, kecepatan
clock
dasar
(base)
3,3 GHz dan tertinggi
(boost)
mencapai 4,55 GHz, serta L2 cache sebesar 3 MB.

Sedangkan Ryzen 7 7735H dibekali jumlah inti 8
core
dengan 16
threads
, kecepatan
base clock
3,2 GHz dan
boost clock
4,75 GHz, dengan L2 cache sebesar 4 MB.

Prosesor CPU AMD Ryzen 5 7535H dilengkapi dengan pengolah grafis (GPU) terpadu Radeon 660M yang memiliki 6 Compute Unit (CU). Sedangkan Ryzen 7 7735H datang bersama GPU Radeon 680M yang lebih tinggi spesifikasinya, yaitu dengan 12 CU.

Meskipun terdapat perbedaan di antara keduanya, kedua varian Redmi Book 14 Ryzen Edition ini ternyata memiliki spesifikasi yang identik.

Laptop terbaru Xiaomi ini dibekali dengan konfigurasi RAM LPDDR5 16 GB, serta media penyimpanan
(storage)
SSD 512 GB.

Daya tahan baterai pada laptop tersebut sebesar 56 WHrs dan dijanjikan bisa menyediakan waktu putaran video 1080p yang tak terputus selama 17,8 jam.

Ketika habis, daya baterai bisa diisi dengan teknologi pengisian cepat 68 watt. Teknologi ini diklaim dapat mengisi baterai laptop sebanyak 58 persen dalam waktu sekitar 31 menit.

Fitur tambahan pada Redmi Book 14 Ryzen Edition meliputi panel IPS LCD berukuran 14 inci dengan resolusi Full HD, sistem pendingin ganda menggunakan teknologi “Kencang Badai”, sistem operasi Windows 11 Home, serta dukungan Wi-Fi 6 dual antena, dan masih banyak fitur menarik lainnya.

Laptop ini memiliki kelengkapan konektor mencakup 1x 3,5 mm audio jack, 1x HDMI 2.1, 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, dan 2x USB 3.2 Gen 2 Type-C, sebagaimana dirangkum
KompasTekno
dari
NotebookCheck,
Kamis (29/5/2025).

Di China, Redmi Book 14 Ryzen Edition dijual dengan harga 3.299 yuan (sekitar Rp 7,4 juta) untuk varian Ryzen 5 7535H dan 3.699 yuan (sekitar Rp 8,3 juta) untuk varian Ryzen 7 7735H.

Belum ada informasi kapan atau apakah laptop dengan bobot 1,35 kg dan dimensi ketebalan 15,9 mm ini akan masuk ke Indonesia atau tidak. Kita nantikan saja.


(*/Tribun Medan)


Baca berita
TRIBUN MEDAN
lainnya di
Google News


Ikuti juga informasi lainnya di
Faceboo
k,
Instagram
dan
Twitter
dan
WA Channel


Berita viral lainnya di
Tribun Medan

Video: Spanyol Coba Teknologi Rahasia Lawan Rudal dan Drone di Tank Leopard

0

Perusahaan teknologi Spanyol, Indra, berhasil melakukan uji coba radar pertahanan aktif canggih mereka, Nemus, pada tank tempur
Leopard
, di Pusat Latihan Satuan Tank (CENAD) Militer Darat yang berlokasi di Zaragoza.

+ Klik di sini untuk melihat video tersebut

Aksi demonstratif itu diikuti oleh Direktur Pengadaan Komando Logistik Angkatan Darat (MALE), Brigadir Jenderal Luis Sanz Muñoz, bersama dengan tim teknis dari Indra dan anggota militer Angkatan Darat Spanyol.


+
Video: Ukraina menciptakan menara perlindungan otomatik Sky Sentinel guna melawan serbuan drone dari Rusia.

Sasaran primer yaitu mengkonfirmasi integritas sistem Nemus saat dimasukkan ke dalam platform Leopard. Ujicoba ini melanjutkan serangkaian tes sebelumnya yang telah berlangsung pada bulan Juli di CEAR, atau Pusat Evaluasi dan Eksperimen Radioelektroni, di Guadalajara.

Nemus adalah radar dengan pemindaian elektronik aktif (AESA) yang ringkas dan ringan, dirancang untuk melindungi kendaraan lapis baja dari ancaman modern seperti drone, mikrodrone, dan proyektil antitank — termasuk rudal, granat, dan amunisi hipersonik tipe panah. Radar ini memungkinkan deteksi, identifikasi, dan pelacakan ancaman secara real-time, serta secara otomatis mengaktifkan tindakan balasan yang diperlukan untuk menetralisirnya.

Di luar ketepatannya, sistem ini juga memiliki kecerdasan buatan guna mengenali objek sebenarnya dari sinyal palsu serta dapat bertahan melawan serangan jamming elektromagnetik dari lawan. Fitur tambahan lainnya ialah kapabilitasnya bekerja secara efektif di lingkungan cuaca ekstrim, seperti temperatur dingin maupun panas ekstreme dan atmosfer lembab.

Dikembangkan sepenuhnya di Eropa, radar Nemus menonjol sebagai salah satu dari sedikit sistem sejenis yang diproduksi di benua tersebut. Adopsinya dianggap strategis untuk menjamin kedaulatan dan otonomi operasional angkatan bersenjata Eropa, terutama menghadapi penggunaan intensif drone murah namun berbahaya dalam konflik modern.

Ini adalah komponen dari strategi Indra untuk mendorong digitalisasi serta peningkatan kemampuan intelejensia pada armada militernya. Baru-baru ini, perusahaan tersebut telah memperkokoh posisi mereka dalam bidang teknologi darat melalui pengambil-alihan kontrol atas Tess Defence, yang semakin memperkuat lini bisnis Indra Land Vehicles-nya, sementara juga membentuk kemitraan dengan para pelaku utama di sektor pertahanan.


Sumber serta ilustrasi: X @صند
indracompany
Konten ini telah disusun menggunakan dukungan dari AI lalu diperiksa ulang oleh tim editorial.

Kolaborasi Len dan Mendikti: Mendorong Eksistensi Ekosistem Riset dan Teknologi Nasional

0


BAGIKAN BERITA

– Untuk mencapai kerja sama dalam sektor penelitian dan teknologi, PT Len Industri (Persero), perusahaan induk dari holding BUMN bergerak di bidang industri pertahanan DEFEND ID, bersama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Kemendikti saintek), dipimpin oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., serta disokong Direktur Jenderal Riset Kemendikti saintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng, telah setuju untuk menggabungkan kekuatan demi meningkatkan koordinasi antara dunia industri dan perguruan tinggi guna mendukung otonomi teknologi lokal.

Di lokasi perusahaan PT Len Industri (Persero), tim tamu diperkenalkan kepada Ketua Eksekutif Perusahan, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., dan dia dibantu oleh Wakil Bidang Usaha, Irwan Ibrahim, bersama dengan seluruh Dewas Perusahaan Len Incorporated.

Pada pidato pembukaan, Direktur Utama Len mengungkapkan komitmen perusahaannya pada program Astacita Len untuk mensupport Program Astacita Presiden, “Program astacita milik Len sejalan dengan astacita dari presiden, misalnya berkaitan dengan industri semikonduktor. Ini sesuai juga dengan tujuan Kementerian Pendidikan dan Teknologi agar Indonesia menjadi negara yang lebih tangguh di sektor tersebut. Dengan demikian, bakat-bakat yang dibina oleh Mendikti serta kemampuan Len dapat bekerja sama,” jelas Joga.

“Pidato Presiden menjadi acuan utama bagi kami dalam menerapkan program kerja. Kami menginginkan bahwa pendidikan tetap terhubung erat dengan sektor industri agar para peneliti kami dapat memberi kontribusi pada bidang tersebut, terutama untuk industri yang didasari oleh teknologi. Kementerian Pendidikan bersama seluruh peneliti siap membantu Len serta menciptakan hasil karya anak negeri yang nantinya akan ikut memajukan Indonesia,” lanjut Brian sambil mengekspresikan rasa bangganya atas prestasi Len.

Implementasi dari bentuk kerjasama tersebut dilakukan melalui penandatanagn Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Len Industri (Persero) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi guna menciptakan lingkungan riset dan pengembangan spesifik pada industri semikonduktor, elektornik, serta supply chain yang mampu menopang kedaulatan sektor-sektor strategis nasional. MoU ini ditanda tangani langsung oleh Direktur Utama Len, Profesor Jogha Dharmasetia Wan, Ph.D., bersama Dirjen Riset Kemendikti saintek, Dr. Mohamad Fauzan Adziman,S.T.,M.Eng, dengaan hadiran pula dari Menteri Pendidikan Tinggi,Ilmu Pengetahuan,dan Teknologi Republik Indonesia.

Perjanjian Kerjasama (MoU) ini merupakan langkah pertama dan komitmen PT LEN Industries dalam mengundang kerja sama penelitian dan pengembangan teknologi bersama lembaga pendidikan. Joga dan M. Fauzan setuju bahwa sumber daya manusia berkualitas adalah elemen penting bagi mandiriannya teknologi lokal, fokusnya adalah memenuhi permintaan pasar dalam negeri melalui proses bertahap meningkatkan kemampuan produksi agar dapat menyelesaikan keperluan sektor industri dalam negeri dan juga bisa bersaing di pangsa pasaran internasional.

7 Smartphone Baru di Indonesia dengan Performa Mantap dan Fitur Keren

0


PR TANGERANG

– Industri ponsel pintar di Indonesia kian maju dengan kehadiran beragam perangkat terkini yang mengusung speksifikasi superior. Mulai dari kemampuan gaming sampai tampilan mewah, berikut ini tujuh Smartphone baru yang sudah secara resmi diluncurkan di Indonesia.


1. Infinix Note 50 X5G Plus: Kecepatan Performa dengan Harga yang Terbilang Murah

Infinix Note 50 X5G Plus diluncurkan dengan

prosesor MediaTek Dimensity 7300 Terbaik

, yang dapat mencapai skor

Antutu versi 10 mencapai skor 662.000 poin.

. Handphone ini dilengkapi dengan

RAM 8 GB

dan

penyimpanan internal 256 GB

, serta fitur

bypass charging

dan

sensor hardware giroskop

. Kamera utamanya beresolusi

50 MP

, dengan kemampuan merekam hingga

4K pada 30 fps

.


2. Nubia Neo 3 GT: Opsi Terbaik untuk Gamers dengan Harga Menggiurkan

Dirancang secara eksklusif bagi para pecinta permainan, Nubia Neo 3 GT dipakai

chipset Uni SOC T9100

,

RAM 8 GB LPDDR4X

, dan

Penyimpanan 256 GB dengan teknologi UFS 2.2

HP ini memiliki berbagai macam fitur untuk keperluan gaming seperti

dual gaming shoulder triggers

,

AI Gaming Space 3.0

, serta layar

AMOLED 6,8 inci Full HD+ 120 Hz

. Kamera utama

50 MP

juga hadir untuk kebutuhan fotografi.


3. iQ Z10: Baterai Tahan Lama dengan Performa Tinggi

iQ Z10 menawarkan

baterai 7.300 mAh

dengan teknologi

pengisian cepat 90 watt

, yang bisa bertahan sampai

dua hari penuh

Dengan pemakaian yang signifikan. Perangkat genggam tersebut didukung oleh

Qualcomm Snapdragon 7s Generasi 3 Chipset

,

RAM 8 GB/12 GB

, serta layar

quad COV AMOLED 120 Hz

. Kamera utama

50 MP

menggunakan

sensor Sony MX82

dengan dukungan

OIS

.


4. Infinix GT30 Pro: Mesin Gaming dengan Performa Optimal

Ditenagai oleh

chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate

, Infinix GT30 Pro mempunyai

RAM LPDDR5X 8 GB atau 12 GB

dan

penyimpanan internal UFS 4.0

. Telepon genggam ini pun sudah disertai dengan layar

AMOLED 6,78 inci dengan kecepatan refresh 144 Hz

dan kamera utama

108 MP

, yang memberikan hasil foto dan video maksimal.


5. Realme 14 5G: Kinerja Terbaik dengan Tampilan Mewah

Realme 14 5G menggunakan

chipset Qualcomm Snapdragon 6 Generasi 4

,

RAM 8 GB ditambahkan dengan Dynamic RAM sebesar 10 GB

, serta layar

AMOLED 6,67 inci dengan kecepatan refresh 120 Hz

. Kamera utama

50 MP

hadir dengan

Super YS dan Stabilisasi Digital Kedua

, menghasilkan foto yang lebih jernih dan stabil.


6. Motorola X60 Fusion: Gabungan Keindahan dengan Ketahanan

Motorola X60 Fusion diluncurkan bersamaan dengan

Layar kurva quad.curve pertamanya di dunia

, serta sertifikasi

IP68/IP69

Untuk kekebalan terhadap air serta debu. Ponsel ini didorong oleh tenaga.

MediaTek Dimensity T400

, serta dilengkapi dengan

RAM 12 GB

dan

penyimpanan internal 256 GB

.


7. Samsung Galaxy S25: Elegan dan Ramping

Samsung Galaxy S25 hadir dengan desain

ultra-tipis 5,8 mm

, menggunakan

prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite 4 Galaxy

,

RAM 12 GB

, dan

penyimpanan internal hingga 512 GB

. Kamera utama

200 MP

serta layar

dinamis LTPO AMOLED 2X 6,7 inci

dengan kecepatan adaptif beragam menjadikan HP ini pilihan premium bagi pengguna yang menginginkan performa terbaik.

Ke tujuh perangkat seluler terkini ini menyuguhkan bermacam-macam fungsi istimewa yang bisa memenuhi permintaan para pemakai, entah itu untuk aktivitas gaming, bidik foto, atau tugas-tugas rutin sehari-hari. Mengingat speknya yang kian canggih, industri telepon pintar di Indonesia makin bertumbuh pesat dan membuka peluang baru bagi pembeli. ***

PT Len Berkolaborasi dengan Kemenristekdikti untuk Mendorong Eksistensi R&D Teknologi Nasional

0


SUMEDANG BAGUS

Demi mencapai kerjasama di sektor penelitian dan teknologi, PT Len Industri (Persero), perusahaan induk dari kumpulan badan usaha milik negara yang bergerak pada industri pertahanan yakni DEFEND ID, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melakukan kolaborasi untuk menguatkan hubungan antara lingkup industri dengan perguruan tinggi.

Perjanjian itu disaksikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., dengan bantuan dari Dirjen Riset Kemendiktiasta, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng. Kesepakatan ini mencakup komitmen bersama untuk mendukung mandiri secara teknologis di tingkat negara.

Berlokasi di kantor PT Len Industri (Persero), delegasi tersebut diperkenalkan kepada Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., yang juga hadir bersama dengan Direktur Bisnis, Irwan Ibrahim, dan tim Direksi dari Len Incorporated.

Pada pidato pembukaan, Direktur Utama PT LEN Industries menegaskan komitmen perusahaannya terhadap program Astacita milik LEN untuk mensupport kebijakan Astacita dari pemerintah, “Program Astacita kami di LEN sejalan dengan visi besar tersebut khususnya pada aspek industri semikonduktor. Ini sesuai juga dengan tujuan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi supaya negara kita menjadi lebih mandiri dalam teknologi semikonduktor. Dengan demikian, para calon profesional yang dibesarkan oleh Mendikti dapat berkolaborasi secara efektif bersama kemampuan unggul LEN,” jelas Joga.

Saat itu, Mendikti bidang saintek, Brian menyatakan, “Visi Presiden menjadi landasan bagi kami untuk menerapkan program-program kerja. Kami menginginkan pendidikan tetap terhubung dengan dunia industri agar para peneliti kami dapat memberikan kontribusi pada sektor ini, lebih spesifik ke industri yang didasari oleh teknologi. Kemenristekdikti bersama para penelitinya siap membantu Len serta menciptakan hasil karya anak negeri yang nantinya akan memajukan Indonesia.”

Implementasi dari bentuk kerjasama itu dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Len Industri (Persero) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi guna menciptakan lingkungan riset dan pengembangan terutama pada sektor industri semikonduktor, elektronik, serta supply chain yang bisa mendorong kedaulatan sektor-sektor penting bagi negara. Perjanjian ini ditanda tangani oleh Ketua Umum Len, Profesor Joga Dharma Setiawan, Ph.D., bersama Dirjen Litbang Kemdikti sainstek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng, dengan hadiran juga Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Republik Indonesia.

Perjanjian MoU itu menandai langkah pertama dan komitmen dari Len untuk menghadirkan area kerja sama dalam penelitian dan pengembangan teknologi bersama lembaga pendidikan. Joga dan M. Fauzan setuju bahwa sumber daya manusia yang berkualitas adalah fondasi utama mandiri secara teknologis dengan fokus pada pangsa pasarnya sendiri di tanah air. Tahap selanjutnya meliputi penguatan kemampuan produksi agar bisa memenuhi permintaan industri lokal sekaligus dapat bersaing di kancah internasional.

WA GB Terbaru: Keajaiban atau Jebakan Digital? Ketahui Risikonya Sebelum Unduh!

0


JABEJABE.CO –

Di era di mana
notifikasi
Lebih kerap timbul dari pada suara hati nurani, muncullah seorang “penebus” yang bernamakan

GB WhatsApp

—versi modifikasi dari aplikasi WhatsApp yang katanya bisa mengubah segalanya. Bisa ganti tema sesuka hati? Centang biru bisa disembunyikan? Fitur privasi super? Tentu, semua itu terdengar seperti mimpi digital yang terlalu indah untuk dilewatkan.

Namun, tahan sebentar. Di balik seluruh aspek ‘lebih maju’ tersebut, terdapat sebuah pertanyaan penting yang tidak dapat dilupakan:

apakah WA GB terbaru ini benar-benar aman?

Tegar, yang telah menjadi anggota aktif WA GB sejak tahun 2023, menyatakan demikian.

“Awalnya pakai karena bisa baca pesan yang udah dihapus. Tapi lama-lama mikir juga, kok bisa lebih sakti dari WA asli ya?”

Berikut ini adalah paradoksal dari era digital saat ini. Ada aplikasi yang tidak dapat ditemukan di Google Play Store tetapi memiliki basis pengguna yang sangat loyal. Fenomena ini melawan akal sehat: semakin ‘tidak resmi’ suatu aplikasi, malah semakin banyak orang mencarinya. Sama halnya dengan perasaan cinta terlarang—menantang batas dan membuat penasaran.


Di antara Fitur Impian dan Mimpimu Buruk Kehidupan Pribadi

GB WhatsApp atau WA GB terbaru menawarkan segudang fitur yang bahkan membuat WhatsApp versi asli terlihat seperti aplikasi yang belum berkembang. Mulai dari fitur
anti-ban
,
hide online status
, kirim file besar, hingga kustomisasi tampilan.

Nadya, pelajar SMA yang menggunakan WA GB, berkata,

“Pakai WA GB itu kayak punya dunia rahasia. Bisa baca pesan tanpa ketahuan online. Tapi kadang suka ngerasa… kayak diawasi balik.”

Inilah aspek negatif dari WA GB. Ini adalah aplikasi buatan pihak ketiga dan tidak memiliki izin langsung dari Meta (pencipta WhatsApp). Akibatnya, privasi Anda mungkin terancam karena tak ada jaminan keamanannya. Informasi pribadi dapat dicuri atau dimonitor dengan mudah. Ditambah lagi, akun Anda berpotensi diblokir secara permanent oleh WhatsApp resmi.

Inilah tempat di mana kecantikan menjadi sebuah perangkap. Seperti mendapatkan sayap untuk terbang, tetapi melupakan bahwa angin yang menerbangan itu juga dapat berubah menjadi ribut kencang. Banyak konsumen yang pada mulanya tertarik dengan fasilitas mempesona ini, namun kemudian menyadari bahwa mengorbankan privasi tidak sepadan.


Haruskah Menjaga Keadaan Atau Memulai Untuk Berfikir Kembali?

Mengaplikasikan versi terkini dari WA GB mirip seperti berpacaran dengan seseorang yang selalu membawa kejutan. Di awal mungkin menyenangkan, namun seiring waktu bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Meskipun fiturnya sangat menguntungkan, ancaman keamanan tetap ada dan tidak kelihatan secara jelas.

Bima, seorang freelancer, menceritakan kisahnya mengenai pengalaman kerjanya:

Pertama-tama untuk keperluan pekerjaan. Sangat praktis karena dapat membalas secara otomatis. Namun setelah mengetahui bahwa data bisa bocor, saya segera menghapus aplikasi tersebut. Saya rasa itu terlalu beresiko.

Pilihan untuk menggunakan WhatsApp Group Bisnis terakhirnya bergantung pada prioritas masing-masing orang. Mana yang lebih diutamakan: fungsi tambahan atau tingkat keamanan? Pengguna internet memiliki hak pribadi dalam menentukan pilihan ini, tetapi dampak dan tanggung jawabnya harus diterima sepenuhnya.

Di tengah kebisingan aplikasi modifikasi dan janji fitur mewah, suara kecil bernama “kesadaran digital” perlu diberi tempat. Mungkin, sesekali perlu berhenti dan bertanya: apakah kenyamanan instan sebanding dengan risiko jangka panjang?***

Dapatkan Kode Redeem FF Spesial Hari Ini! Raih Skin Unik 29 Mei 2025

0

Petunjuk Tangerang – Yuk dapatkan segera kode redeem game FF (Free Fire) terkini pada tanggal 29 Mei 2025 yang saat ini diminati oleh para gamer.

Kode redeem untuk game Free Fire (FF) yang disediakan secara cuma-cuma oleh Garena dapat diklaim melalui halaman resmi tukar hadiah di website reward.ff.garena.com.

Anda dapat menukarkan kode redeem Free Fire saat ini dan mendapatkan skin yang menarik malam hari ini.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengklaim kode redeem di game FF (Free Fire):

1. Kunjungi
https://reward.ff.garena.com/id

2. Masuk dengan menggunakkan akun Facebook, VK, Google, Huawei, Apple, atau Twitter

3. Masukan Kode Redeem Free Fire

4. Klik confirm

Berbagai macam senjata dan diamond gratis menanti buat kamu.

Berikut kode redeem game FF (Free Fire) terbaru, Kamis 29 Mei 2025 yang bisa kalian bisa klaim.

Kode Redeem Free Fire 29 Mei 2025

– O3K6 J9H8 SG1F 7D2S

– 3GVX B2Z4 YK5H JW7R

– 7YXU 6R3N 2WPG 9BKA
(Sepertinya ini adalah kode atau sandi yang tidak perlu diubah maknanya.)

– YRX1 FGC8 VJN5 L6BZ

– Q5VZ L9KC 6JX1 R7G2

– Z1X7 CS8V 3B6N 9M5L

Penjelasan: Bila Kode Redeem Game FF (Free Fire) tak bisa diklaim, mungkin kuota telah habis. Meski begitu, tetap coba dulu sebabnya. ***

Perbandingan Vivo V50 5G vs Oppo Reno 13 5G: Apakah Selisih Harga Rp 2 Jutaannya Sepadan?

0


ZONA GADGET

Perhatikan perbedaan antara harga dan spek dari Vivo V50 5G dengan Oppo Reno 13 5G.

Kedua produk tersebut memiliki spesifikasi unggulannya tersendiri, dengan perbedaan harga sekitar dua juta rupiah.

Maka, manakah yang lebih unggul di antara Vivo V50 5G versus Oppo Reno 13 5G bila dilihat dari segi harga dan speknya?


Spesifikasi dan harga Vivo V50 5G

Vivo V50 mengusung layar AMOLED 6,77 inci yang memiliki resolusi 2392 x 1080 piksel, refresh rate 120 Hz, kerapatan piksel 387 ppi, dan tingkat kecerahan hingga 4.500 nits.

Di sana, terdapat lubang punch-hole yang digunakan untuk menempatkan kamera selfie 50 MP Zeiss (AF, f/2.0, sudut pandang 92 derajat).

Di bagian punggung, terdapat 2 kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP Zeiss dan kamera ultrawide 50 MP Zeiss.

Untuk sektor dapur pacu, spesifikasi Vivo V50 mengusung chipset Snapdragon 7 Gen 3 dengan teknologi fabrikasi 4 nm.

Chip ini memiliki komposisi CPU 8 core berkecepatan hingga 2,63 Ghz dan GPU Adreno 720.

Di sektor daya, spesifikasi Vivo V50 dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh yang didukung dengan fitur pengisian daya cepat 90 watt.

Untuk bagian software, ponsel ini mendukung untuk menjalankan sistem operasi Android 15 dan antarmuka (UI) Funtouch OS 15.

Sebagai media penyimpanan, ponsel ini memiliki tiga opsi untuk RAM dan ruang simpan, yaitu 8 GB/256 GB, 12 GB/256 GB, serta 12 GB/512 GB.

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, harga Vivo V50 dipatok mulai Rp 6.499.000 untuk varian 8 GB/256 GB.

Ada 3 pilihan warna memukau yang bisa dipilih, yaitu Merah Harmoni, Ungu Bahagia, dan Hitam Tegas.


Spek dan harga dari Oppo Reno 13 5G

Oppo Reno 13 5G dilengkapi dengan panel AMOLED berukuran 6,59 inci yang memiliki resolusi Full HD Plus (1256 x 2760 piksel). Perangkat ini juga menawarkan kecepatan pembaruan tampilan sebesar 120 Hz serta tingkat pencetapan sentuhan hingga 240 Hz.

Pada tampilan telepon genggam tersebut, ada lubang kecil yang digunakan untuk menempatkan kamera depan beresolusi 50 MP (f/2.0, AF).

Di bagian punggung, terdapat tiga kamera belakang, yang terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8, AF, OIS), kamera ultrawide 8 MP (f/2.2, AF), dan kamera monokrom 2 MP (f/2.4).

Untuk dapur pacu, ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8350 dengan konfigurasi CPU 8 cores dan GPU ARM Turse G615.

Saat ini di bagian energi, perangkat dilengkapi dengan baterai berdaya tinggi 5.600 mAh, yang sudah didukung oleh teknologi charging super cepat SuperVOOC 80 watt.

Berdasarkan spesifikasinya, harga dari Oppo Reno 13 5G dihargai sekitar Rp 8.999.000 untuk tipe dengan RAM dan ruang penyimpanan 12 GB/256 GB.

Varian warnanya adalah Plume White dan Luminous Blue.


Ikuti kanal Tribunnews Bogor di WhatsApp untuk mendapatkan berita terkini.


https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Perbandingan Oppo Reno12 F 4G vs Xiaomi POCO X7 5G: Apa Bedanya dengan Harga yang Cuma Selisih Rp 100 Ribuan?

0


ZONA GADGET

– Cek perbandingan Hp Oppo Reno12 F 4G vs Xiaomi POCO X7 5G yang harganya selisih Rp 100 ribu, bagus yang mana?

Oppo dan Xiaomi menyediakan berbagai ponsel dengan harga terjangkau tetapi memiliki beragam keunggulan.

Fitur unggulannya meliputi baterai berkapasitas tinggi, kinerja kamera superior, tampilan estetik, serta teknologi charging sangat cepat.

Ke dua smartphone ini saling bersaing ketat sehingga menawarkan harga yang hampir sama, terkadang perbedaan harganya hanya sekitar Rp 100 ribu.

Walau hanya berselisih Rp 100 ribu, keduanya tetap menampilkan perbedaan yang signifikan.

Contohnya ada Oppo Reno12 F 4G yang menyediakan RAM sebesar 8GB + 256GB yang didukung dengan RAM Expansion hingga 8GB yang dapat memperluas penyimpanan saat dibutuhkan.

Sedangkan dari kompetitornya, ada Xiaomi POCO X7 5G yang menyediakan dua pilihan RAM, yakni 8GB + 256GB dan 12GB + 512GB.

Oppo Reno12 F 4G ditenagai dengan kapasitas baterai 5.000mAh dan kecepatan pengisian daya 45W.

Xiaomi POCO X7 5G didukung oleh baterai berdaya 5.160 mAh dan memiliki tingkat charging yang setara dengan Oppo Reno12 F 4G, yaitu sebesar 45W.

Berpindah ke sektor kamera, Oppo Reno12 F 4G menyuguhkan lensa utama beresolusi 50MP di bagian belakang.

Kamera depannya memiliki resolusi 32MP.

Xiaomi POCO X7 5G menawarkan kemampuan kamera belakang identik dengan 50MP.

Untuk kameranya yang di bagian depan, belum bisa menandingi Oppo Reno12 F 4G dikarenakan resolusinya hanya mencapai 20MP.

Bersama-sama, keduanya menawarkan ketahanan terhadap air dan debu, namun menggunakan standar yang tidak sama.

Oppo Reno12 F 4G menawarkan ketahanan terhadap air dengan standar IP64 sedangkan dari Xiaomi POCO X7 5G standar IP68.

Berikut ini spesifikasi lebih lanjut dari Oppo Reno12 F 4G vs Xiaomi POCO X7 5G.


Chipset

Oppo Reno12 F 4G: Prosesor Qualcomm® KryoTM 685 dengan kecepatan CPU sebesar 2.8GHz

Xiaomi POCO X7 5G:  Dimensity 7300-Ultra


RAM dan ROM

Oppo Reno12 F 4G : 8GB + 256GB

Xiaomi POCO X7 5G: 8GB + 256GB dan 12GB + 512GB


Baterai dan kecepatan pengisian

Oppo Reno12 F 4G: Kapasitas Baterai 5000mAh, Daya Isi Cepat 45W

Xiaomi POCO X7 5G: Kapasitas Baterai 5.110mAh, Daya Isi Cepat Hingga 45W


Kamera

Oppo Reno12 F 4G: Kamera utama beresolusi 50MP dengan aperture f/1.8; sedangkan kamera depan memiliki resolusi 32MP dengan aperture f/2.4

Xiaomi POCO X7 5G memiliki kamera utama beresolusi 50MP dengan aperture f/1.5 serta kamera depan 20MP dengan aperture f/2.2


Dimensi

Oppo Reno12 F 4G memiliki dimensi 163,1mm x 75,8mm x 7,69mm dan bobot seberat 187 gram.

Xiaomi POCO X7 5G memiliki ukuran dimensi 162,33mm x 74,42mm x 8,4mm dan bobot seberat 185,5 gram.


Layar

Oppo Reno12 F 4G: Layar OLED datar, panel AMOLED rigida dengan resolusi FHD+ (2400 × 1080 piksel).

Xiaomi POCO X7 5G: Layar AMOLED CrystalRes dengan resolusi 2712 x 1220 (setara 1.5K)


Jaringan

Oppo Reno12 F 4G: 4G

Xiaomi POCO X7 5G: 5G


Harga

Oppo Reno12 F 4G : Rp 3.199.000

Xiaomi POCO X7 5G: Rp 3.299.000 (8GB + 256GB) dan Rp 3.899.000 (12GB + 512GB)

*Catatan

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan tergantung dari toko masing-masing.


(ZONA GADGET/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Aisha Nur Rohmah)