Pembelajaran dari Pengalaman Masa Lalu
Pengalaman Samsung dengan chip Exynos sebelumnya, seperti Exynos 2500 yang digunakan dalam Galaxy Z Flip 7, menjadi pelajaran berharga. Meskipun chip tersebut diharapkan memberikan performa yang baik, hasil benchmark yang kurang memuaskan membuat Samsung lebih berhati-hati dalam merencanakan chip generasi selanjutnya. Keputusan untuk tidak terburu-buru dalam mengadopsi proses manufaktur baru menunjukkan bahwa perusahaan ini ingin memastikan bahwa Exynos 2800 akan menawarkan performa yang andal dan efisiensi yang baik.
Harapan untuk Galaxy S28 dan Exynos 2800
Dengan penekanan pada yield dan kualitas chip, Samsung tampaknya sangat ingin memastikan bahwa Galaxy S28 akan didukung oleh chip Exynos yang handal. Seorang eksekutif Samsung sebelumnya menyatakan keinginan untuk melihat silikon Exynos di dalam model Ultra, yang selama ini hanya menggunakan chip Snapdragon. Hal ini menunjukkan bahwa kita mungkin akan melihat Galaxy S28 Ultra dengan SoC Exynos setelah beberapa tahun model Ultra didominasi oleh Snapdragon.
Dalam konteks persaingan industri, meskipun ada kemungkinan bahwa proses manufaktur 2nm dari TSMC akan lebih unggul dalam hal performa dan efisiensi dibandingkan dengan proses 2nm Samsung, keputusan perusahaan untuk tidak terburu-buru dapat menjadi langkah strategis. Ini menunjukan bahwa Samsung lebih memilih untuk fokus pada kualitas dan stabilitas daripada hanya mengejar gelar “yang pertama”.
Dengan semua perkembangan ini, para penggemar gadget dan pengguna setia Galaxy tentu sangat menantikan peluncuran Galaxy S28. Chip Exynos 2800 diharapkan dapat membawa peningkatan signifikan dalam hal performa dan efisiensi, menjadikan perangkat ini salah satu yang paling dinanti di tahun depan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/samsung-galaxy-s28-exynos-2800-leak-3652160/

