Penerapan Robot Humanoid di Lini Produksi Baterai
Industri manufaktur kembali mengalami perubahan besar dengan munculnya inovasi teknologi yang memperkuat transformasi menuju pabrik cerdas. Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), berhasil menerapkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam lini produksi baterai energi baru. Ini menjadi langkah penting dalam pengembangan industri manufaktur modern.
Penggunaan Robot “Moz” dalam Produksi
Robot humanoid yang diberi nama “Moz” telah diimplementasikan secara skala besar di fasilitas Zhongzhou milik CATL. Robot ini diklaim mampu melakukan tugas kompleks yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia, seperti menghubungkan konektor baterai tegangan tinggi dengan presisi tinggi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar konsep teori, tetapi sudah hadir langsung di lantai produksi.
Menggantikan Pekerjaan Berisiko Tinggi
Moz digunakan dalam proses End of Line (EOL) dan Direct Current Resistance (DCR), tahapan pengujian akhir yang krusial sebelum paket baterai dikirim ke pelanggan. Sebelumnya, pekerja manusia harus menghubungkan steker uji bertegangan ratusan volt ke titik tertentu pada paket baterai. Kondisi ini memiliki risiko percikan api tegangan tinggi serta ketidakkonsistenan efisiensi dan kualitas produksi. Dengan hadirnya Moz, risiko tersebut dapat diminimalkan secara signifikan.
Teknologi AI yang Mendukung Moz
Moz bekerja menggunakan model end-to-end vision-language-action (VLA). Teknologi ini memberikan kemampuan persepsi lingkungan, pemahaman konteks, serta eksekusi tindakan yang presisi. Kemampuan ini membuat Moz mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi produksi dan menjalankan tugas kompleks secara konsisten.
CATL menyebutkan bahwa robot humanoid ini unggul dalam tiga aspek utama:
– Adaptasi presisi tinggi
– Pengoperasian fleksibel
– Efisiensi dan keandalan jangka panjang
Selain itu, Moz juga mampu mendeteksi status koneksi rangkaian kabel secara otomatis, melaporkan anomali secara real time, serta beralih ke mode inspeksi proaktif di sela-sela operasi.
Peningkatan Produktivitas yang Signifikan
Dalam kondisi produksi berkelanjutan dengan berbagai model baterai, Moz dilaporkan mampu meningkatkan beban kerja harian hingga tiga kali lipat tanpa mengorbankan stabilitas maupun konsistensi kualitas. Pencapaian ini memperkuat klaim bahwa robot humanoid berbasis AI dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas sekaligus keselamatan kerja di industri energi baru.
Kolaborasi dalam Ekosistem CATL
Moz dikembangkan oleh Spirit AI, perusahaan robotika yang berada dalam ekosistem CATL. Robot ini juga ditenagai oleh baterai hasil pengembangan internal CATL, mencerminkan kolaborasi rantai pasokan yang terintegrasi. Untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan lapangan, CATL mengoordinasikan berbagai departemen guna menerjemahkan kebutuhan produksi nyata ke dalam spesifikasi teknis, sekaligus menyeimbangkan visi jangka panjang dengan penerapan praktis.
Langkah ini semakin menegaskan posisi CATL sebagai pelopor otomatisasi cerdas di industri baterai global, sekaligus membuka jalan bagi adopsi robot humanoid AI secara lebih luas di sektor manufaktur.

