Perkembangan Pasar Smartphone di Indonesia
Pasar smartphone di Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan munculnya empat model ponsel baru dari merek Realme dan Vivo. Ponsel-ponsel ini hadir dalam rentang harga antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta, menargetkan segmen pengguna yang mencari perangkat dengan spesifikasi kompetitif untuk kebutuhan harian.
Realme meluncurkan tiga model sekaligus, yaitu Realme P3 Lite, Realme C85, dan Realme C85 Pro. Ketiganya menawarkan berbagai fitur unggulan seperti kapasitas baterai besar, layar dengan refresh rate tinggi, serta dukungan fitur AI. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,4 juta hingga Rp 3,3 juta, cocok bagi pengguna yang menginginkan ponsel terjangkau namun tetap modern.
Di sisi lain, Vivo merilis Vivo Y21d yang dikenal dengan ketahanan bodi yang luar biasa. Ponsel ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, serta standar ketahanan militer, sehingga cocok digunakan dalam kondisi ekstrem seperti hujan deras atau semprotan air bertekanan tinggi. Harganya dimulai dari Rp 2,1 juta, menargetkan pengguna aktif yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Realme P3 Lite 4G: Pilihan Entry-Level yang Menarik
Realme P3 Lite 4G hadir sebagai opsi entry-level dengan baterai besar sebesar 6.300 mAh dan bodi tipis sekitar 7,79 mm. Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,67 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan hingga 725 nits, fitur yang jarang ditemui di kelas harga Rp 1 jutaan. Untuk kamera, tersedia sensor utama 50 MP dengan Ring LED dan LED Flash, serta kamera depan 5 MP untuk kebutuhan swafoto dasar.
Performa Realme P3 Lite didukung oleh chipset Unisoc T7250, RAM 4 GB, dan penyimpanan 128 GB, cukup untuk aktivitas harian ringan hingga menengah. Fitur pendukung seperti NFC 360 derajat, sertifikasi IP54, serta fitur AI seperti Google Gemini dan Circle to Search menjadikannya pilihan menarik. Pilihan warna yang tersedia adalah Pine Green dan Cloud White, dengan harga di Indonesia sekitar Rp 1,4 juta.
Realme C85: Spesifikasi yang Kompetitif
Realme C85 reguler menawarkan layar IPS 6,8 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate hingga 144 Hz dan kecerahan puncak 1.200 nits. Perbedaan utama dengan versi Pro terletak pada jenis panel, karena model ini masih menggunakan teknologi IPS. Dapur pacu menggunakan Snapdragon 685 fabrikasi 6 nm, dengan pilihan RAM dan penyimpanan hingga 8/256 GB untuk menunjang penggunaan harian.
Kamera utama 50 MP dipadukan dengan kamera depan 8 MP serta dukungan fitur fotografi berbasis AI. Baterai 7.000 mAh menjadi salah satu daya tarik utama, lengkap dengan fast charging 45 watt. Sistem operasi Android 15 dengan Realme UI 6.0 menghadirkan berbagai fitur AI dan integrasi Google Gemini. Dukungan 4G, NFC, serta pilihan warna yang beragam menempatkan ponsel ini sebagai alternatif menarik di kelas Rp 2 jutaan. Di Indonesia, harganya mulai dari Rp 2,6 juta untuk varian 6/128 GB, Rp 2,8 juta untuk 8/128 GB, dan Rp 3 juta untuk 8/256 GB.
Vivo Y21d: Ponsel Tangguh untuk Kondisi Ekstrem
Vivo Y21d resmi diluncurkan sebagai ponsel tangguh di kelas harga Rp 2 jutaan. Perangkat ini mengantongi sertifikasi IP68, IP69, dan IP69+ serta standar ketahanan militer, sehingga cocok untuk kondisi ekstrem seperti hujan deras, semprotan air bertekanan tinggi, hingga benturan. Target penggunanya pekerja lapangan dan mereka yang membutuhkan ponsel dengan daya tahan ekstra.
Layarnya berukuran 6,68 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 90 Hz dan kecerahan hingga 1.000 nits. Performa ditopang oleh chipset Unisoc T7225, berjalan di Android 15 berbasis Funtouch OS 15, serta baterai 6.500 mAh dengan dukungan 44W FlashCharge. Untuk kamera, tersedia sensor utama 50 MP dan kamera depan 5 MP, termasuk mode foto bawah air berkat perlindungan IP69+. Ponsel ini sudah tersedia di seluruh Indonesia sejak 24 Oktober 2025 melalui kanal online dan offline, dengan harga Rp 2,1 juta untuk varian 4/128 GB, Rp 2,4 juta untuk 6/128 GB, serta Rp 2,6 juta untuk opsi 6/256 GB dan 8/128 GB.
Realme C85 Pro: Varian Premium yang Lebih Tinggi
Sebagai varian tertinggi, Realme C85 Pro hadir dengan peningkatan spesifikasi yang lebih premium dibanding versi reguler. Baterai besar 7.000 mAh tetap dipertahankan, bersama sertifikasi ketahanan IP69K, IP69, IP68, dan IP66 yang dikemas sebagai IP69 Pro. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,8 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan hingga 4.000 nits.
Chipset Snapdragon 685 kembali digunakan, dipadukan dengan RAM 8 GB serta pilihan penyimpanan 128 GB atau 256 GB. Kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP didukung fitur AI, sementara pengisian cepat 45 watt melengkapi kapasitas baterai besarnya. Sistem operasi Android 15 dengan Realme UI 6.0 menjadi basis antarmuka, dan pilihan warna yang tersedia meliputi Parrot Purple, Kingfisher Blue, serta Swan Black. Harga resminya di Indonesia berada di angka Rp 3 juta untuk varian 8/128 GB dan Rp 3,3 juta untuk varian 8/256 GB.
Persaingan yang Semakin Ketat
Dengan kehadiran empat ponsel baru ini, persaingan di kelas Rp 1–3 jutaan semakin ramai. Pengguna kini memiliki lebih banyak pilihan, baik yang mengutamakan baterai besar, layar halus, fitur AI, maupun bodi tangguh untuk aktivitas luar ruangan. Hal ini menunjukkan bahwa pasar smartphone di Indonesia terus berkembang dengan inovasi dan peningkatan kualitas produk yang semakin pesat.

