Senin, Februari 23, 2026
BerandaNewsDesain Liquid Glass Aplikasi Android: Implikasi dan Reaksi Pengguna

Desain Liquid Glass Aplikasi Android: Implikasi dan Reaksi Pengguna

Judul: Munculnya Desain Liquid Glass di Aplikasi Android: Apa yang Terjadi?

Di dunia aplikasi mobile, desain menjadi salah satu aspek yang sangat penting. Terutama bagi pengguna Android, yang dikenal dengan fleksibilitas dan opsi kustomisasi tinggi. Namun, belakangan ini, banyak aplikasi Android yang mengadopsi desain Liquid Glass milik Apple, dan hal ini memicu perdebatan di kalangan pengguna. Mari kita telusuri lebih dalam tentang fenomena ini.

Ketergantungan pada Desain Apple

Banyak pengguna Android merasa resah melihat semakin banyak aplikasi yang mengadopsi bahasa desain Apple, atau versi setengah matang dari desain tersebut. Misalnya, aplikasi pencatatan populer, Obsidian, baru saja mendapatkan pembaruan yang membuat antarmukanya terasa sangat mirip dengan iOS. Tombol melayang berbentuk bulat, bar di bagian bawah, serta penggunaan warna yang minim membuat pengalaman pengguna terasa asing bagi pengguna Android.

Dalam konteks ini, masalah bukan terletak pada pengembang pihak ketiga yang memberikan opsi desain, tetapi pada pengembang aplikasi yang memilih bahasa desain Apple sebagai standar default. Hal ini menciptakan pengalaman yang tidak sesuai dengan estetika Android yang sudah dikenal.

RELATED ARTICLES

New Post

Most Popular