Gugatan Class Action dan Tuduhan Terhadap Meta
Gugatan tersebut diajukan oleh sekelompok individu dari berbagai negara, termasuk Australia, Brazil, India, Meksiko, dan Afrika Selatan. Mereka mengklaim bahwa Meta telah mengklaim secara berlebihan mengenai sistem enkripsi end-to-end yang seharusnya melindungi privasi pengguna. Namun, mereka juga menuding bahwa sistem internal Meta berpotensi dapat mengakses percakapan WhatsApp pengguna, yang tentunya bertentangan dengan janji privasi yang mereka tawarkan.
Berita mengenai gugatan ini menjadi viral di media sosial, termasuk di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) yang dimiliki Musk. Dalam salah satu cuitannya, Musk mengungkapkan pendapatnya, “WhatsApp enggak aman. Bahkan Signal sekalipun dipertanyakan (keamanannya). Pakai X Chat.” Dalam pernyataannya, Musk tidak hanya meragukan keamanan WhatsApp, tetapi juga mengarahkan pengguna untuk mencoba fitur X Chat yang baru diluncurkan, yang merupakan sistem percakapan dalam platformnya.

