Kinerja Pengisian Daya yang Mengesankan
Galaxy S26 Ultra kini dilengkapi dengan pengisian daya kabel 60W yang diklaim dapat mengisi daya hingga 75% dalam waktu hanya 35 menit. Meskipun belum secepat pengisian daya pada ponsel OnePlus, kecepatan ini masih jauh lebih baik dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max. Pengisian daya nirkabel juga mengalami peningkatan menjadi 25W, meskipun Samsung kembali melewatkan fitur pengisian nirkabel magnetik Qi2 yang sudah dimiliki oleh ponsel lain seperti Pixel 10.
Ini tentu saja menjadi kekecewaan tersendiri, terutama bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakan pengisi daya magnetik. Setiap tahun, pengguna harus mencari aksesori tambahan untuk mendapatkan pengalaman tersebut.
Kamera dan Fitur AI yang Mumpuni
Walaupun akan ada pengujian lebih lanjut untuk memvalidasi klaim Samsung, pengaturan kamera belakang pada Galaxy S26 Ultra diharapkan jauh lebih terang dibandingkan pendahulunya. Bahkan, lensa telefoto juga diperbesar untuk menangkap lebih banyak detail, terutama dalam kondisi pencahayaan yang sulit. Jika Galaxy S25 Ultra sudah menawarkan kualitas kamera yang baik, saya optimis bahwa penerusnya ini tidak akan mengecewakan.
Tidak hanya itu, Galaxy S26 Ultra juga dilengkapi dengan berbagai alat AI canggih. Salah satu fitur baru adalah audio erasure yang kini dapat digunakan bahkan dalam aplikasi pihak ketiga seperti YouTube dan Instagram Live. Samsung juga menghadirkan Screenshot Analyzer yang mirip dengan milik Pixel, menawarkan analisis dan organisasi berbasis AI yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi Galeri, bukan sebagai aplikasi terpisah. Jika dibandingkan dengan Apple Intelligence yang sedang dalam kondisi kurang baik, Samsung memiliki keunggulan di sini.
Layar Inovatif dengan Fitur Keamanan
Rumor tentang Galaxy S26 Ultra ternyata benar. Samsung tidak hanya menghadirkan layar 10-bit yang lebih berwarna, tetapi juga memperkenalkan fitur bernama Privacy Screen. Fitur ini dapat menyembunyikan konten sensitif dari pandangan orang-orang di samping, sementara tetap terlihat jelas bagi pengguna yang melihat langsung ke layar. Ini adalah inovasi yang sangat berguna, terutama bagi mereka yang sering bepergian menggunakan transportasi umum yang padat.
Dengan berbagai peningkatan ini, Samsung tampaknya memang berusaha untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada penggunanya. Meskipun mereka masih memiliki reputasi dalam memuat ponsel dengan bloatware, masalah ini tampaknya tidak terlalu mengganggu dengan banyaknya fitur baru yang ditawarkan pada Galaxy S26 Ultra.
Jika Anda berencana untuk beralih dari iOS ke Android, Galaxy S26 Ultra tampaknya menjadi pilihan yang tepat. Dengan segala peningkatan yang ada, ponsel ini mungkin akan lebih terasa lengkap dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max.
Sumber: https://www.androidauthority.com/galaxy-s26-ultra-vs-iphone-17-pro-max-3643593/

