Teknologi di Balik Pemantauan Tekanan Darah
Meski tampak menjanjikan, penting untuk memahami bahwa teknologi yang digunakan oleh Samsung untuk memantau tekanan darah tidak sepenuhnya akurat. Alih-alih mengukur tekanan darah secara langsung seperti mesin medis konvensional, Galaxy Watch memanfaatkan sensor optik untuk menganalisis pola gelombang denyut nadi. Dari sini, perangkat memperkirakan nilai sistolik dan diastolik serta detak jantung pengguna.
Untuk membuat perhitungan ini akurat, pengguna diharuskan melakukan kalibrasi dengan menggunakan manset tekanan darah konvensional setiap 28 hari. Ini berarti, meskipun Anda menggunakan smartwatch canggih, Anda tetap perlu melakukan kunjungan ke apotek atau membeli manset dari situs e-commerce untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Proses ini tentunya bisa menjadi agak merepotkan bagi mereka yang menginginkan kemudahan dalam pemantauan kesehatan.

