Manfaat Kacamata Pintar dalam Dunia Kerja
Salah satu alasan kuat penulis ingin mencoba kacamata Android XR adalah kemampuannya untuk mendukung pekerjaan sehari-hari, terutama dalam membuat video hands-on saat acara peluncuran produk atau pameran teknologi. Dalam banyak kesempatan, penulis sering kali merasa terbatas karena harus memegang perangkat dengan satu tangan, sementara tangan lainnya tidak bebas untuk menunjukkan produk dengan optimal. Dengan kacamata pintar yang dilengkapi kamera, melakukan video tanpa harus menggunakan tangan menjadi sangat menarik dan praktis.
Harapan untuk Inovasi dari Pabrikan Terkenal
Penulis juga sangat menantikan kontribusi dari berbagai pabrikan smartphone dalam mengembangkan kacamata XR ini. Samsung, misalnya, diketahui sedang mengerjakan kacamata Android XR dan diharapkan dapat menghadirkan fitur-fitur kamera yang sudah dikenal dari ponsel Galaxy mereka. Beberapa fitur yang mungkin disertakan antara lain mode Single Take dan teknologi filter gambar khusus yang selama ini menjadi andalan perangkat Samsung. Dengan kualitas video yang tinggi, kacamata Galaxy diharapkan mampu menghasilkan rekaman yang tidak kalah menarik.
Google juga diharapkan dapat meluncurkan Google Pixel Glasses yang membawa teknologi kamera dari ponsel Pixel. Mengingat bahwa teknologi HDR+ yang mendasari kamera ponsel Pixel berasal dari Google Glass yang asli, akan sangat menarik melihat fitur-fitur seperti Super Res Zoom dan Action Pan diadaptasi ke dalam kacamata pintar. Penulis berharap Google dapat menghadirkan kembali fitur Photo Booth dan mode pengambilan gambar otomatis yang pernah ada pada kamera Google Clips yang sayangnya tidak berhasil.
Peluang bagi Pabrikan Lain
Selain Samsung dan Google, penulis juga berharap bahwa pabrikan lain seperti Xiaomi, OnePlus, dan OPPO turut serta dalam pengembangan kacamata XR dengan kamera. Mereka berpotensi membawa fitur menarik seperti profil warna bervariasi, deteksi scene pintar, hingga mode pemindaian dokumen. Beberapa merek dari China bahkan telah menawarkan mode teleprompter di ponsel mereka, sehingga ini dapat menjadi tambahan menarik untuk kacamata Android XR nanti.
Namun, sayangnya, Digitimes baru-baru ini melaporkan bahwa vivo tidak akan terjun ke segmen kacamata pintar, yang merupakan kerugian mengingat kualitas video dan profil warna yang ditawarkan oleh ponsel mereka.
Kesimpulan: Harapan di Tengah Keraguan
Walaupun penulis skeptis terhadap beberapa fitur AI yang akan ada di kacamata ini, seperti augmented reality mapping dan berbagi kamera Gemini Live, ketertarikan untuk melihat bagaimana pabrikan smartphone dapat mengintegrasikan pengalaman fotografi mereka ke dalam kacamata pintar tetap ada. Banyak fitur kamera yang bisa diadaptasi, dan penulis berharap akan ada inovasi menarik di kategori ini dalam waktu dekat.
Sumber: https://www.androidauthority.com/looking-forward-android-xr-glasses-gemini-3637159/

