Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Layanan Kesehatan Indonesia
Sejak tahun 2025, kecerdasan buatan (AI) tidak lagi hanya menjadi wacana di sektor kesehatan Indonesia, melainkan mulai hadir secara nyata dalam layanan medis sehari-hari. Teknologi ini berperan penting dalam diagnosis, pencegahan, dan pelayanan pasien, dengan berbagai inovasi yang menandai transformasi sistem kesehatan di Indonesia.
AI dalam Deteksi Radiologi untuk Tuberkulosis
AI dalam bidang radiologi memungkinkan komputer membaca foto toraks dan CT scan dengan kemampuan mengenali pola kelainan khas tuberkulosis (TB). Teknologi ini menggunakan metode deep learning yang sangat peka terhadap perubahan halus pada paru-paru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan penggunaan perangkat lunak deteksi berbantuan komputer (CAD) berbasis AI untuk membaca foto toraks digital sebagai alat skrining TB. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga bekerja sama dengan perusahaan teknologi Qure.ai untuk mempercepat deteksi dini TB berbasis AI dalam pencitraan sinar-X dada.
AI untuk Pembacaan Hasil Laboratorium
AI mulai mengubah cara hasil pemeriksaan laboratorium dibaca dan dianalisis. Dengan bantuan machine learning dan natural language processing (NLP), AI dapat mendeteksi nilai yang tidak normal, membaca pola perubahan hasil pemeriksaan dari waktu ke waktu, serta memberikan tanda peringatan dini pada biomarker yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Dalam bidang patologi digital, AI yang menganalisis whole slide images menunjukkan tingkat sensitivitas yang cukup tinggi, terutama untuk deteksi kanker payudara dan kanker saluran cerna.
AI Chatbot untuk Layanan Kesehatan Primer
AI triage dan chatbot kesehatan berfungsi sebagai “pintu gerbang digital” pertama di puskesmas atau klinik primer. Mereka menganalisis gejala pasien secara real-time melalui chat atau kuesioner untuk menentukan urgensi dan merekomendasikan langkah selanjutnya. Di Indonesia, penggunaan chatbot kesehatan masih berada pada fase adaptasi awal dan pendukung informasi, baik oleh masyarakat umum maupun dalam konteks layanan kesehatan masyarakat.
Stetoskop Pintar Berteknologi AI
AI telah merevolusi analisis elektrokardiogram (ECG) dengan deep learning yang mendeteksi berbagai penyakit jantung. Alat yang menggabungkan stetoskop dan ECG memungkinkan dokter mendengarkan dan mengamati irama jantung secara bersamaan. Penggunaan teknologi ini menjanjikan dalam diagnosis penyakit jantung, seperti stetoskop pintar berteknologi AI.
AI untuk Manajemen Rekam Medis dan Otomatisasi Administratif
AI kini membantu pengelolaan rekam medis elektronik dengan cara yang lebih praktis dan efisien. Dengan teknologi pemrosesan bahasa dan pembelajaran mesin, AI mampu membaca dan mengolah berbagai catatan medis yang sebelumnya tidak terstruktur. Informasi tersebut kemudian diubah menjadi data rapi yang siap masuk ke sistem rekam medis, sehingga pekerjaan administratif tenaga kesehatan bisa berkurang secara signifikan.
AI untuk Memprediksi Lonjakan Penyakit dan Pemantauan Wabah
AI digunakan untuk membantu memprediksi lonjakan kasus penyakit dan memperkuat pemantauan wabah. Teknologi ini menganalisis berbagai data, seperti rekam medis, kunjungan ke fasilitas kesehatan, pergerakan penduduk, hingga kondisi cuaca, untuk mendeteksi kenaikan kasus yang tidak biasa sejak dini. Di Indonesia, pemantauan penyakit mulai mengandalkan penggabungan data kesehatan, cuaca, dan pengamatan vektor guna mengantisipasi lonjakan kasus, terutama demam berdarah.
AI untuk Skrining Retinopati Diabetik
AI sudah menjadi bagian integral dari program skrining retinopati diabetik (DR) di berbagai negara. Algoritma deep learning mampu mendeteksi DR yang “referable” dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi. Di Indonesia, penggunaan AI untuk skrining DR belum diterapkan secara luas sebagai layanan rutin, tetapi perkembangannya mulai terlihat melalui berbagai inisiatif.
AI untuk Farmasi dan Manajemen Obat
AI dalam bidang farmasi dan pengelolaan obat digunakan untuk membantu memberi peringatan jika ada potensi interaksi obat, memprediksi efek samping obat yang berbahaya, serta menentukan pasien yang perlu diprioritaskan untuk peninjauan ulang obat. Dalam praktiknya, sistem AI dihubungkan dengan rekam medis elektronik dan perangkat lunak farmasi untuk memantau resep obat secara langsung.
Pemanfaatan AI untuk Skrining Kanker Serviks
AI untuk skrining kanker serviks yang berbasis gambar serviks terus berkembang pesat. Teknologi ini banyak diarahkan untuk digunakan di daerah dengan sumber daya terbatas serta dalam program “screen-and-treat”. Dengan menggunakan model deep learning, foto serviks yang diambil melalui kamera biasa, smartphone, atau kolposkop dapat dianalisis untuk membantu menilai adanya lesi prakanker.
AI Bedah (Robotik-Assisted Surgery and AI-Navigation)
Pada 2025, teknologi bedah berbasis robot yang dibantu AI dan sistem navigasi AI berkembang cepat. AI kini digunakan untuk membantu dokter bedah secara langsung saat operasi, melakukan beberapa tugas sederhana secara otomatis, serta memberikan panduan navigasi yang lebih presisi. Di Indonesia dan negara berkembang lainnya, penggunaan bedah robot berbasis AI dan navigasi AI masih tergolong terbatas. Teknologi ini umumnya baru tersedia di rumah sakit swasta besar dan rumah sakit pemerintah tingkat nasional.
Kesimpulan
Sepanjang 2025 terlihat bahwa kecerdasan buatan mulai mengambil peran nyata dalam layanan kesehatan di Indonesia, meski sebagian besar masih berada pada tahap awal adopsi. Dari skrining penyakit, pemantauan wabah, chatbot, hingga pengelolaan rekam medis dan obat, AI hadir sebagai alat bantu untuk mempercepat layanan, meningkatkan ketepatan, dan memperluas akses, bukan menggantikan peran tenaga kesehatan. Tantangan seperti regulasi, integrasi sistem, kesiapan infrastruktur, dan literasi digital masih perlu diatasi. Namun, berbagai inisiatif pemerintah, riset akademik, dan kolaborasi lintas sektor menunjukkan bahwa fondasi menuju layanan kesehatan yang lebih cerdas dan responsif sudah mulai terbentuk, menandai awal dari transformasi jangka panjang sistem kesehatan Indonesia di era AI.

