Kemudahan dalam Penelitian dan Pekerjaan Harian
Saya menggunakan Gemini untuk berbagai keperluan, mulai dari penelitian dengan banyak tab, menganalisis dokumen PDF yang panjang, hingga menghasilkan gambar dan membantu dalam alur kerja yang kompleks. Fitur ini benar-benar memenuhi harapan saya dari asisten AI. Keunggulan utama Gemini adalah kemampuannya untuk menarik konteks dari tab yang terbuka, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada saya untuk memberikan setiap detail kecil.
Gemini memiliki kemampuan untuk melihat apa yang saya lihat. Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi kekuatan ini memungkinkan Gemini untuk mendapatkan konteks yang sangat dalam yang sulit diberikan secara manual. Misalnya, saya berhasil menyesuaikan investasi saya dengan bantuan Gemini dalam waktu tiga jam, sementara sebelumnya aktivitas serupa membutuhkan waktu akhir pekan penuh meskipun saya sudah mengikuti perkembangan portofolio saya.
Perbandingan Dengan Alternatif Lain
Tentu saja, saya tidak langsung beralih dari Arc ke Chrome. Sebelumnya, saya mencoba Dia, yang merupakan alternatif terdekat dengan Arc dan memiliki sidebar yang didukung AI. Namun, Dia membatasi penggunaan AI dan memerlukan biaya tambahan $20 per bulan. Dengan Gemini yang sudah termasuk dalam paket Google One saya, tidak ada alasan untuk menambah langganan AI lainnya. Integrasi Gemini di Chrome juga lebih kaya, dengan fitur seperti Gemini Live.
Alternatif lain yang saya coba adalah Comet dari Perplexity, yang cukup mengesankan dengan kemampuan canggihnya. Meskipun Comet dapat melakukan tindakan atas nama saya, seperti menambahkan bahan belanja ke keranjang Amazon berdasarkan resep, saya merasa terlalu bergantung pada Perplexity dan kurang memiliki akses untuk menjelajahi mesin pencari tradisional. Oleh karena itu, saya lebih suka menggunakan mode AI yang seimbang antara pencarian AI dan pencarian biasa.
Kelemahan yang Dirasakan dari Arc
Sangat disayangkan bahwa pembuat Arc harus menghentikan produk yang solid ini. Meskipun saya menghargai integrasi Gemini lebih dari fitur lainnya dari Arc, saya masih merindukan beberapa fitur organisasi yang sulit direplikasi di tempat lain. Arc memiliki banyak pintasan keyboard, dan yang paling sering saya gunakan adalah Cmd+S untuk menyembunyikan sidebar dan Cmd+Shift+C untuk menyalin URL. Ini sangat membantu, terutama bagi saya yang sering menyalin URL.
Selain itu, saya juga merindukan bilah tab kiri yang dimiliki Arc. Meskipun Chrome sedang mengembangkan versinya sendiri, implementasi Arc sangat unggul sehingga Chrome perlu beberapa iterasi untuk menyusul. Arc memiliki alat pengorganisasian tab yang luar biasa, seperti pengelompokan otomatis dan pelabelan, serta detail kecil yang membuatnya sangat praktis.
Efisiensi Chrome yang Tak Terduga
Setelah beralih, saya terkejut melihat bahwa Google Chrome tidak hanya efisien dalam penggunaan RAM, tetapi juga hemat daya. Ini berlaku meskipun saya membuka banyak tab dan berinteraksi dengan sidebar Gemini selama berjam-jam. Beban kerja yang intens seperti ini biasanya akan membebani browser lainnya, namun Chrome berhasil menjalankannya dengan baik.
Keberadaan Gemini di samping saya adalah nilai tambah yang besar, dan kini saya memiliki browser yang jauh lebih efisien. Perpindahan ini ternyata tidak hanya memberi saya akses ke asisten AI yang hebat, tetapi juga pengalaman browsing yang lebih baik. Saya tidak bisa meminta lebih dari kembalinya saya ke dunia browser.
Sumber: https://www.androidauthority.com/chrome-vs-arc-gemini-sidebar-switch-3652390/

