Integrasi Lebih Dalam dengan Alexa+
Selain itu, Kindle Scribe kini juga terintegrasi lebih dalam dengan Alexa+, asisten virtual Amazon yang lebih canggih dan percakapan. Dengan Alexa+, pengguna bisa mengirim konten notebook ke cloud dan meminta asisten untuk memberikan panduan, membuat pengingat, atau menarik detail tertentu dari catatan Anda, sehingga tulisan tangan Anda menjadi interaktif. Namun, perlu dicatat bahwa Alexa+ berbasis langganan, sehingga tidak semua orang dapat mengakses fitur-fitur terdepan ini.
Pengalaman Scribe yang Tetap Utama
Meskipun ada banyak fitur baru, pengalaman inti menggunakan Kindle Scribe tetap sama. Perangkat ini masih merupakan tablet E Ink yang dirancang khusus untuk membaca dan menulis. Layarnya berukuran 10,2 inci, dilengkapi dengan stylus sensitif tekanan yang memiliki penghapus bawaan, serta layar yang bebas silau, membuat sesi membaca dan menulis menjadi lebih nyaman bagi mata. Kapasitas penyimpanan dimulai dari 16GB dan dapat meningkat, sementara daya tahan baterai tetap dalam kategori multi-minggu yang menjadi ciri khas Kindle.
Apakah Fitur Baru Ini Diperlukan?
Bagi mereka yang menggunakan Kindle Scribe terutama sebagai pembaca yang bebas gangguan, fitur-fitur baru ini mungkin terasa tidak terlalu diperlukan. Namun, bagi pengguna yang menjadikannya sebagai teman produktivitas sehari-hari, pembersihan otomatis dan pengorganisasian berbasis AI bisa menjadi sangat berguna. Amazon mengonfirmasi bahwa fitur AI ini mulai diluncurkan pada 12 Februari, dengan ketersediaan yang lebih luas diharapkan dalam beberapa minggu ke depan. Seperti biasa, waktu peluncuran mungkin bervariasi tergantung pada perangkat.
Secara keseluruhan, Amazon jelas melihat Kindle Scribe lebih dari sekadar Kindle berukuran besar dengan dukungan stylus. Dengan menambahkan kecerdasan buatan dan mengaitkannya dengan Alexa+, perusahaan ini memposisikan perangkat ini sebagai notebook pintar, bukan hanya sekadar digital.
Sumber: https://www.androidauthority.com/amazon-kindle-scribe-generative-ai-tools-3640638/

