Keyboard yang Dapat Dilepas dan Modular
Lenovo juga memberikan inovasi yang cerdas dengan keyboard yang dapat dilepas. Anda dapat menukarnya dengan layar kedua dan menggunakan keyboard secara nirkabel, menciptakan workstation dengan dua layar yang lebih fleksibel. Pengalaman ini memberikan kesan bahwa Anda tidak hanya menggunakan laptop konsep, tetapi laptop yang jauh lebih fleksibel dari biasanya.
Port Modular untuk Kemudahan Penggunaan
Inovasi lain yang tidak kalah menarik adalah port yang dapat dilepas dan dipindah-pindahkan. Modul I/O dapat dipindahkan dari kiri ke kanan (dan sebaliknya) sesuai dengan kebutuhan setup meja Anda. Port USB-A, USB-C, dan HDMI semuanya modular dan dapat disesuaikan untuk kenyamanan pengguna. Selain itu, terdapat juga wadah kecil untuk menyimpan port yang dapat dilepas agar tidak hilang setelah digunakan.
Di balik semua inovasi ini, ThinkBook Modular AI PC ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 7 255H, memori 32GB, dan penyimpanan SSD M.2 PCIe sebesar 1TB. Meskipun baterainya hanya berkapasitas 33Wh, yang mungkin bukan yang terbaik, tetapi itu tidak menjadi fokus utama dari konsep ini. Lenovo tampaknya lebih berfokus pada desain modular dan fleksibilitas yang ditawarkan.
Dengan berbagai fitur inovatif dan desain yang menarik, ThinkBook Modular AI PC menunjukkan bahwa Lenovo bukan hanya ingin memamerkan kemampuan teknologinya, tetapi juga mengeksplorasi apa yang seharusnya dilakukan di masa depan. Meskipun kita mungkin tidak melihat laptop ini dalam bentuk lengkapnya di pasar, elemen modular dari desain ini bisa jadi akan muncul di produk Lenovo di masa mendatang.
Sumber: https://www.androidauthority.com/lenovo-thinkbook-modular-ai-pc-mwc-2026-3645382/

